Sinopsis Suspicious Partner EPISODE 1


Image By : SBS
Di awali dengan seorang wanita yang sedang menulis di atas kertas
"aku hanya harus menulis seperti surat lamaran kan, aku sering melihat nya namun aku baru pertama kali membuat nya,
ketika kecil aku..."


 Suspicious Partner Episode 1


Seorang wanita bernama Eun Bong Hee (Nam ji Hyun) menaiki kereta bawah tanah,
terlihat juga serang pria berpakaian rapi bernama Noh ji wook (Ji Chang Wook) sedang berhimpitan dengan penumpang lain nya ketika ingin duduk,
namun ji Wok tak mendapat kan kursi,
akhirnya ji Wook berdiri bersebelahan dengan Bong Hee,

Saat kereta berjalan, seorang pria disebelah Bong Hee mencoba untuk memegang pantat Bong Hee,
Bong He yang merasa aneh melirik ke arah ji Wook disebelahnya,
ji wook hanya menatap polos,


karena tidak ketahuan pria tadi mencoba untuk memegang nya lagi,
Bong He hanya menatap sinis kearah Ji wook,

saat kereta terguncang Ji wok oleng kearah Bong He,
Ji wook:"maaf"

"maaf, itu kau kan?" sambil senyum sinis

"aku" jawab Ji wook dengan polos,

"10 kali aku naik kereta, dan aku selalu bertemu dengan orang sepertimu, senang bertemu dengan mu" tegas Bong Hee

Ji wook masih dengan polos nya bertanya :"dengan ku, apakah kau kenal dengan ku"


Bong He bicara pada ji Wook kalau berkat orang sepertinya Bong Hee menjadi trauma terhadap pria cabul,
Ji wook yang tak tau apa apa dan merasa tak melakukan nya langsung bingung disebut pria cabul,
dan melihat orang disekeliling nya sudah melihat kearah nya ,
sedangkan pria yang memegang pantat Bong Hee merasa aman karena tak ketahuan,


"apa , kau bilang aku cabul, kau anggap apa aku"

Bong He dengan keras mengatakan kalau kau sudah memegang pantat ku dengan sangat menjijikkan,

Ji Wook balas menjawab kenapa aku memegang pantatmu,

"harus nya aku yang bertanya kenapa kau memegang panatatku" jawab Bong He

sambil melihat kesemua orang Ji wook mengatakan kalau bukan dia yang menyentuhnya
dan bertanya kenapa aku harus menyentuhmu,

"kau pikir ini baru pertama kalinya aku melihat orang cabul berpakaian rapi," omel Bong He


Bong He menjelaskan kalau ini tindak kekerasan seksual berdasarkan pasal 13, kau akan kena penjara selama satu tahun dan uang denda 3 juta won,
lalu JI wook membenarkan kalau bukan pasal 13 tapi pasal 11,
dan itu membuat Bong He semakin yakin kalau Ji wook sering melakukan kejaahatan.

Bong He bertanya apa sebenarnya alasan Ji wook menyentuh pantat nya , apakah dia senang menyentuh bokong orang asing,
apakah menyenangkan melakukan ditempat umum, kenapa kau tidak melepas bajumu saja.

Ji wook :"kenapa aku harus melepasnya,"

Bong He:"kenapa kau pergi kehotel dengan wanita lain padahal kau punya pacar,kenapa kau ke hotel"

Ji Wook:"kenapa kau melakukan ini padaku"

lalu Bong He meminta paman yang cabul tadi untuk melaporkan Ji Wook ke polisi
, pria itu dengan salah tingkah mau saja melaporkan dan menyebut kalau ji wook itu pria kotor,


ji wook tak terima dan mengatakan kalau dia tidak kotor,

kereta berhenti dan Bong He turun,



semua melihat kearah Ji wook dan mengatakan kalau dia tidak melakukan nya.
hingga dia menyadari kalau dia juga harus turun,

saat akan turun Bong He menghalangi jalan Ji wook sampai Ji wook tak bisa keluar hingga pintu kereta ditutup,

Bong He tertawa senang melihat Ji wook tak bisa turun dan lanjut jalan lagi dengan kereta.


Bong He jalan dengan puas tiba tiba saja dia mengingat tujuan nya datang kesini, karena sebelum nya Bong He mendapat pesan dari nomor tak dikenal,

awalnya Bong He tak percaya dan menganggap lelucon,
tapi di hotel Bong He melihat pacar nya sedang berjalan dengan memeluk wanita lain,pacar Bong He juga mengetahui keberadaan Bong He,
karena melihat Bong He dia menyuruh pacar barunya untuk jalan duluan dan berbalik mendekati Bong he,



disaat yang sama dan tempat yang sama pula Ji wook datang menemui seorang pria, dan mengatakan kalau dia terlambat
dan menyarankan sebaik nya jangan naik kereta jalur 6,karena akan bertemu dengan wanita gila,


pacar Bong He atau hee Joon duduk tak jauh dari Ji Wook duduk,
Bong he bertanya pada Hee Joon kenapa dia bersama wanita di hotel,
Hee joon menganggap tidak ada yang perlu dijelaskan karena memang dia melakukan kesalahan, tapi He Joon masih sangat mencintai Bong He,
dan perasaan nya pada Bong He tak pernah berubah.

Bong He bertanya berapa kali He Joon melakukan ini,
dengan sangat tenang He joon enjawab kalau ini baru pertama kali kau tak akan percaya, tapi kalau aku jawab sudah berulang kali kau akan terluka.


dalam batin Bong He sudah mencurigai He Joon sebelum nya , dia mulai merasa ketika sms dari He Joon berubah,
ketika kursi mobil he Joon seperti ada yang menumpangi selain Bong He, dan respon yang berbeda dari telepon nya,
semua terlihat mencurigakan, dan kau itu tukang selingkuh yang menyebalkan, Bong He seperti ingin menangis,



Tanpa rasa menyesal He Joon menjawab kalau dia salah dan berjanji tidak akan melakukan nya lagi.

"apa ini lelucon untukmu" serius Bong he

He Joon:"lalu apa yang harus aku lakukan?"

"cobalah untuk serius dan jujur" kata Bong He sambil menahan tangis,

lalu He Joon dengan santai menjawab kalau dia masih muda, dan ada wanita yang menawarkan,
terkadang pria bisa saja menolak tapi itu hanya satu malam.
Bong He yang kesal menjawab kalau kau pria muda berarti kau tak bisa menolak,

"aku tidak akan melakukan nya lagi"jawab He Joon,
"kau mencoba untuk tidak tertangkap lagi" sahut Bong He


karena tak mau mendengar penjelasan He Joon, Bong He akhirnya memutuskan untuk pergi
He Joon mengejar Bong He dan mengatakan kalau dia salahlalu Bong He memlintir tangan He Joon sambil berkata kalau kau minta maaf berarti tidak ada yang terjadi,
tanpa disadari semua orang melihat kearah mereka,

sambil menahan sakit tangan nya He Joon menjawab kalau begitu kita putus,
Bong He :"apa, aku yang akan memutuskan kapan kita putus"sambil melempar tangan He Joon


lalu Bong He mengatakan pada He Joon karena dia juga masih muda maka dia juga akanmelakukan cinta satu malam nya, setelah itu terserah kau mau putus atau tidak.
Hee Jon tak terima karena Bong He seorang Wanita,
Bong He akan membuktikan nya, dan mengatakan kalau dia akan tidur dengan pria yang pertama menyentuh nya,
lalu melangkah pergi

tapi tiba tiba didepan nya ada seorang pria tua sontak Bong He langsung menghindarinya dan jatuh,
He Joon seperti meremehkan nya,


Bong He berdiri dan membetulkan dandanan nya lalu berjalan maju
tiba tiba Bong He menghapus mata nya dan softlen nya lepas
karena menunduk tiba tiba pria bejalan menabrak Bong He,

He Joon dibelakang berteriak dan menyuruh Bong He untuk menyerah


Bong He tanpa basa basi langsung bertanya pada pria itu "apakah kau mau tidur dengan ku"
saat menoleh ternyata pria itu Ji wook" baiklah , ayo"

Bong He yang begitu samar samar mengatakan kalau untung kau masih muda dan tampan,
Ji Wook mendekat dan bertanya "benarkah"

Bong he yang seperti menyadari sesuatu langsung mendekat kan wajah nya dan melihat dengan samar samar ternyata pria itu adalah pria yang disebutnya cabul dikereta,
Bong Hee langsung mendelik dan mengatakan si cabul bawah tanah.


lalu Ji Wook langsung mengajak Bong He pergi dengan menarik tangan nya,
He Joon terus meneriaki Bong He dan Ji Wook agar berhenti,

kedua nya berhenti dan Hee Joon mengatakan kalau semua nya akan berakhir jika Bong He meninggalkan nya seperti ini.
tanpa ragu Bong He malah merangkulkan tangan Ji wook kelehernya, dan mengajak pergi.
tanpa menghiraukan teriakan He Joon,


Diluar keduanya saling melepaskan tangan,
Bong He mengatakan kalau dia tidak benar benar serius dan mengaku level 4 di tae kwon do,

Ji wook kesal dan menjelaskan kalau dia bukan pemabuk seperti yang dikatakan Bong he,
bong He tak percaya dia menarik nya keluar hanya untuk mengatakan itu,

JI Wook:"kau pikir aku serius, haruskah kita pesan kamar disini"
Bong He:"kalau dipikir pikir kau ini sangat kasar"

Ji wook yang tak terima membalas kalau Bong He lebih buruk karena membuat orang tak bersalah menjadi orang cabul.
lalu berteriak kalau dia belum pernah dipermalukan seperti ini selama hidup nya.


Bong He:"jadi kau tidak melakukan nya"

sudah kukatakan beberapa kali akau tidalkmelakukan nya jadi tolong jangan menuduh orang tak bersalah lagi.
dan melangkah pergi.

Bong he mengeluh dengan kejadian hari ini, tiba tiba Ji Wook kembali dan memperingatkan Bong He untuk tidak bertemu pria dijalanan karena banyak pria jahat yang ingi tidur dengan nya,
lalu pergi lagi dan dengan percaya diri mengatakan kalau dia terlalu keren.


Bong He melihat He jOon mengejarnya sontak dia langsung berlari dan ikut naik ke taxi Ji Wook,
dan meminta bantuan nya sekali lagi, lalu menyuruh sopir untuk jalan,
ditengah perjalanan Bong He meminta maaf dan berterimakasih pada Ji wook,
namun Ji wook menolak dan tak mau memaafkan Bong He,
lalu Bong Hen mengajak Ji Wook untuk minum bersamanya untuk ucapan terimakasih, namun Ji Wook menolak juga,
akhirnya Bong He minta diturunkan di sudut jalan,

Bong He masuk ke kedai sendirian,
Bong He minum soju dan melihat ponsel nya tapi tak ada satupun sms atau telepon untuk nya,
dia merasa kesepian, dengan samar samar dia melihat Ji Wook didepan nya,
namun saat melihat nya dengan begitu jelas ternyata bukan Ji Wook,


Tiba tiba pria tersebut duduk didepan Bong He , walaupun Bong He melarang pria tersebut ingin menemani Bong He karena terlihat kesepian,
lalu Bong He mengeluarkan kartu tanda nya Tae Kwon Do,
"mengapa kau belum pergi juga" ancam Bong He tanpa melihat pria didepan nya.


"Kau ingin aku pergi" tanya Ji Wook didepan nya.
Bong He mendekat dan tak percaya Ji Wook ada didepan nya,
Ji Wook mengembalikan bedak Bong He dan menuduh Bong He sengaja melakukan nya,


karena sedikit mabuk Bong He malah senang ada Ji Wook didepan nya karena dia tidak mendapat satu sms atau panggilan pun diponsel nya,
namun setelah melihat wajah yang dia kenal , dia merasa senang.
Bong He mengajak minum Ji Wook, tapi Ji Wook menolak karena dia datang untuk mengembalikan bedak,
namun saat Ji Wook memberikan bedak nya, Bong He malah mengganti nya dengan gelas dan menuangkan minum untuk nya,
jadi Ji Wook mau tak mau menurutinya dan duduk didepan nya.


Pagi nya Bong he terbangun di bawah kursi dan langsung meningat kejadian di hotel ketika Bong He mengajak tidur Ji Wook,
dan mengingat saat ji Wook melarang nya minum karena sudah terlalu banyak,
Bong He yang sedikit sedikit mengingat kejadian semalam jadi histeris, di tambah lagi ada jas yang menyelimuti tubuh nya,dan langsung membuang nya.
"dimana aku"


Bong He mengingat lagi semalam sudah menggoda Ji Wook dengan memberi Kiss Bye, membuat nya semakin histeris
Bong He juga mengingat semalam dia tiduran di bangku taman dan mengaku pada Ji Wook kalau dia tidak punya rumah,


dan disitulah ternyata Bong He semalam pulang digendong oleh Ji Wook dan begitu sampai dirumah Ji Wook Bong He langsung mendorong Ji Wook ke shofa,
dan menggoda Ji Wook,

"apa aku tidur dengan nya?"sontak Bong He langsung histeris berguling guling dan mengacak acak rambutnya.


Ji Wook sedang mandi,sementara Bong He sedang mengendap endap dan mendengar kalau Ji Wook sedang mandi,
Bong He bingung harus bagaimana menghadapi Ji Wook nanti nya , apakah dia harus menyapa nya, minta maaf atau berterima kasih?


Ji Wook sudah keluar dari kamar mandi dan melihat ada pesan permintaan maaf dari Bong He,
sementara itu Bong He keluar dengan berlari tanpa alas kaki dan penampilan yang acak acak an,


Bong He berada di dalam bus dan melihat Ponsel nya masih saja tak ada pesan dan panggilan untuk nya,lalu Bong He mencoba untuk mengirim sms ke Hee Joon, tapi diurungkan nya ,

Ji Wook sedang menelepon Tuan Byun Young Hee
dia mengatakan kalau panggilan nya 31 kali,
Tuan Byun langsung menuduh kalau Ji Wook semalam tidur dengan wanita itu kan?

"aku mendapat telepon 31 kali dari orang yang sama" jawab JI Wook.


Tuan  Byun tetap menanyakan apakah Ji Wook semalam tidur dengan wanita itu, aku sangat penasaran,
semalam aku tak bisa tidur setelah melihat kejadian itu,

"entahlah itu sedikit samar samar"

jadi apakah kau tidur dengan nya, Ji wook menjawab entahlah sambil tersenyum.
Pria itu tetap penasaran dan mengatakan semenjak Ji wook pisah dengan Yoo Jung , Ji Wook terlihat belum pernah dengan wanita lain lagi,
raut wajah Ji Wook jadi muram dan menutup telepon nya,

 Flashback
Ji Wook ingin masuk ke apartemen kekasih nya dengan mengendap endap sambil membawa bunga,
karena ingin memberi kejutan untuk kekasih nya,tapi dia melihat ada sepatu Pria dibalik pintu,
dia juga melihat ada baju berserakan dilantai, dan mengambil dasi pria.


Ji Wook tetap tenang hinga akhirnya Yoo Jung keluar dari kamar dan dikamar ada seorang pria yang memakai handuk mandi terlihat hanya punggung nya,
ji wook hanya diam,
Flashback end

Ji Wook masih memikirkan tentang perasaan nya lalu tiba tiba dia mengingat Bong He yang mengatakan pada Hee Joon
kalau yang memutuskan untuk putus adalah Bong He bukan He Joon, Ji Wook bisa merasakan perasaan Bong He.
dan Bong He juga mengatakan pada He Joon kalau dia akan tidur dengan pria pertama yang ditemui nya,
sontak Ji wook langsung berdiri menolong Bong He,


dalam Batin Ji wook "aku melakukan yang seharus nya tidak aku lakukan" Ji Wook tampak menyesal.

Seorang pengacara Ji Eun Hyuk masuk keruangan Tuan Byun, dan mengatakan
kau sudah datang, lalu Tuan Byun berkata kalau kemarin bertemu dengan Ji Wook,
sepertinya dia tidak mau memberikan pekerjaan nya,

Eun Hyuk berkata kalau mimpinya sudah mati sebagai jaksa,
Tuan Byun menebak kalau kedua nya masih bertengkar.



Eun Hyuk tak menjawab dan langsung membicarakan pekerjaan nya kalau dia akan mengambil kasus pro bono,
(kasus tanpa dipungut biaya) dan memberikan berkas pada Tuan Byun

pengacara Ji kau mencoba untuk masuk politik kan? tanya Tuan Byun
Eun Hyuk hanya tersenyum lalu memberi tahu Tuan Byun kalau kita harus memberikan selamat pada Ji Wook.
"untuk apa" tanya Tuan Byun

Ji Wook sedang berjalan masuk kekantor,
diruangan semua rekan kerja Ji Wook sedang menonton acara yang menyiarkan soal evaluasi 10 jaksa terburuk,
saat Ji Wook masuk rekan nya langsung mematikan tv dan langsung berkata " kau yang terbaik" sambil tepuk tangan
ji Wook masih terpaku, dan berkata ada apa sepagi ini? kenapa anda dikantorku



wow kami sangat bangga padamu sambil tepuk tangan,

"aku" Bingung Ji Wook

salah satu dari mereka mengatakan "jaksa terburuk"


tanpa disangka Ji Wook malah mengatakan "baguslah, semakin banyak pengacara membenciku semakin aku cinta menjadi jaksa"

bukan begitu maksud nya kau menjadi jaksa, kau mengabaikan hak asasi manusia, kau kuat, tanpa ampun dan sok polos.
kau seorang yang layak diberi ungkapan sifat negatif. teriak atasan Ji Wook



"aku benar benar benci penjahat, dan aku benci pengacara yang berbicara tentang HAM, tetapi jika mereka membenciku tak ada pujian yang lebih baik dari itu"
jawab Ji Wook.

lalu atasan Ji Wook menjawab kalau bukan hanya mereka yang membencimu, tapi aku juga.
pantas saja diruanganmu tidak ada ucapan terimakasih sama sekali sedangkan jaksa lain banyak menerima ucapan terima kasih,


Ibu ji Wook menelepon nya, dan mengatakan kalau dia mendengar Ji Wook masuk 10 jaksa terburuk,
Ji wook yang tak ingin membahasnya malah menutup telpon ibu nya,


Ibu Ji wook sedang berada Di SPA dan mengatakan kalau anak nya menjadi jaksa terburuk karena aksa bersih dan benar
ahjumma yang sedang memijat mengaku kalau putrinya adalah hakim jadi dia tau dari waktu ke waktu,jawab nya dengan sinis.


ibu Ji Wook tak percaya kalau putri ahumma seorang hakim, kenapa akhir akhir ini banyak sekali hakim pengacara dan jaksa, bahkan kuda dan kucing menjadi hakim,
ahjumma tak terima anak nya dibilang Kucing dan kuda dan membalas perkataan ibu Jiwook kalau putra nya lah yang kucing dan Kuda,
ibu ji Wook langsung bangkit putra nya dikatai Kucing dan Kuda, karena dia sudah berbeda sejak dlahirkan.


Ahjumma itu tak terima dipanggil ahjumma karena semua orang memanggilnya manager park,
karena ibu Ji wook terus membanggakan putra nya ahjumma pemijat langsung menarik nya dan memijat nya dengan sangat keras.

 Bersambung Ke Episode 2

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sinopsis Suspicious Partner EPISODE 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...