SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 13 Part 1

All Images By : Hunan Tv
The Whirlwind Girl 2 Episode 13 Part 1


Bai Cao akan menyerang menggunakan tendangan Tornado.


Flashback
Di taman sakura Chang An melatih Bai Cao, Bai Cao menendang pohon yang diberi tanda dan itu adalah tanda Tinggi badan Jia Teng Bai He,
Tapi Bai Cao kesusahan karena Tinggi Badan Jia Teng terlampau tinggi untuk dijangkau Bai Cao,
kemudian Chang An menghentikan Bai Cao yang kesusahan untuk mencapai titik tanda dipohon itu.


Chang An menjelaskan kalau titik ini adalah titik ketinggian Jia Teng Bai He, bagaimana pun juga kau harus mencapai nya,
"Bagaimana Cara nya" tanya Bai Cao yang terengah engah.

"terus berlatih" jawab Chang An.

Flasback end


Bai Cao bersiap menyerang dalam hati Bai Cao mengatakan aku pasti bisa melakukan ini,
sedangkan Chang An dikursi juga mengatakan kau pasti bisa melakukan ini.

Bai Cao siap menyerang menggunakan tendangan tornado , Jia Teng bai He nampak tenang menunggu tendangan dari Bai Cao,
sedangkan Xiao Ying mengeluh karena lagi lagi Bai Cao menggunakan Tornado, padahal tadi sudah tiga kali gagal menggunakan Tornado.

Bai Cao teringat saat latihan bersama Chang An, ketika Bai Cao akan menendang titik dipohon itu, Chang An memegang pinggul Bai Cao dari belakang.
Bai Cao terkejut dan Chang An memberi isyarat kalau Chang An akan membantu Bai Cao meraih titik itu.
dan Chang An mengangkat pinggul Bai Cao hingga akhirnya Bai Cao bisa menendang titik itu.



kembali ke arena pertandingan, Bai Cao berputar putar melayang diatas bersiap untuk melakukan tendangan.
Ting Hao yang melihat nya kaget dan berkomentar kalau ini bukan tendangan Tornado,
Jia Teng Bai He yang awal nya tenang, terkejut melihat Bai Cao sudah diatas nya.
dan Brakkkk... tendangan Bai Cao menegenai tepat dikepala Jia Teng Bai He, sama persis seperti saat Bai Cao menendang di titik pohon dengan di Bantu pelatih Chang An.



semua penonton terdiam melihat tendangan Bai Cao.
MC :"apa yang baru kita saksikan tadi, Bai Cao beputar putar diatas dua kali dan memecahkan batas ketinggian"
ting hao menatap layar nya dengan serius saat Sheng Bo berkomentar tentang Bai Cao yang menembus ketinggian.

walaupun terkena tendangan Jia Teng Bai He masih bisa melanjutkan pertandingan, namun muka nya berubah sangat menakutkan.
kedua nya bersiap melakukan penyerangan.


Fang Ting Hao:"ini akan ada dua pilihan yang sulit untuk Jia Teng Bai He,pertama kalau Jia Teng Bai He menyerang langsung maka Bai Cao akan menggunakan Tornado kebawah untuk menendang kepalanya dari atas,
kedua kalau dia memilih mundur maka Bai Cao akan menggunakan tendangan tiga tornado nya".

Bai cao bersiap melakukan tendangan Tornado, Jia Teng Bai He menghalang kaki Bai Cao,
"serang" lirih Chang An.
Bai Cao langsung berputar keatas siap menendang.


semua nya terlihat tegang menunggu tendangan Bai Cao,
Jia Teng Bai He yang bingung melihat keatas langsung terkena tendangan Bai Cao dari atas tepat dikepalanya,membuat Jia Teng Bai He jatuh tersungkur
Chang An langsung berdiri dan tersenyum.

wasit menghitung sampai 10 dan Jia Teng Bai He ingin sekali bangun tapi tak sanggup walaupun adik nya menyuruh nya untuk bangun,
kemudian wasit mengumumkan kemenangan Bai Cao.

penonton dan teman teman di song Bai langsung bersorak untuk Bai Cao,


Bai Cao yang senang langsung berlari kepelatih Chang An dan langsung memeluk nya.
MC:"Qi bai Cao berlari memeluk pelatih nya untuk merayakan kemenangan nya" komentar MC


Ting Hao yang melihat di layar kaca langsung menutup paksa laptop nya.

Bai Cao melepaskan pelukan nya :"pelatih akhirnya aku bisa melakukan nya"
Chang An memegang pundak Bai Cao dan mengatakan kau bekerja keras,
"Pelatih Chang An kau yang bekerja keras, terima kasih" balas Bai Cao.


Chang An langsung meraih tangan Bai Cao dan membantu melepaskan kaos tangan Bai Cao,tiba tiba banyak jepretann kamera wartawan yang ingin mewawancarai Baii Cao, Chang An mempersilahkan Bai Cao untuk diwawancarai.


wartawan menanyakan kalau lawan Bai Cao sangat lah kuat, dan Bai Cao merasa terhormat bisa bertanding melawan Jia Teng Ying Bai He dan mengalahkan nya,
lalu wartawan bertanya pada Bai Cao adakah pesan terima kasih secara khusus,
Bai Cao menjawab dia ingin berterima kasih secara khusus kepada pelatih Chang An, beruntung sekali dia tidak pernah menyerah terhadap ku.
chang An tersenyum mendengar nya.


diluar Chang An senyum senyum sendiri saat mengingat Bai Cao memeluk nya tadi, seperti tak ingin melupakan kejadian itu.


Ting Hao yang merasa tak tenang melihat Bai Cao memeluk Chang An di arena,menyuruh Sheng Bo memesan kan tiket ke Tokyo.
Sheng Bo bertanya pada Ting Hao kenapa Senior Ting Hao ingin pergi ke tokyo dan memesan hotel yang sama dengan Chang An dan Bai Cao, kan pertandingan sudah selesai , kenapa tak menunggu mereka pulang saja.

"justru pertandingan sudah selesai, itu tak ada alasan untuk mereka tinggal disana terlalu lama" jawab Ting Hao
lalu menyuruh Sheng Bo untuk menjaga ibu nya.


Di Tokyo jepang prosesi penyerahan medali, telihat Jing Min Zhu memamerkan medali emas nya pada Bai Cao dan Bai Cao hanya tersenyum menanggapi nya.
Bai Cao senang walaupun mendapat perunggu,dia melihat kearah pelatih nya dan terlihat seperti ada bayangan Senior Ruo Bai disamping pelatih Chang An.
Bai Cao tersenyum dan melambaikan medali nya.



Di depan hotel Chang An menunggu Bai Cao, karena sudah terlalu lama Chang An ingin menyusul nya begitu berbalik Chang An terkejut melihat dandanan Bai Cao yang berbeda dari biasanya,
rambut Bai Cao digerai , Chang An terus menatap Bai Cao sampai Bai Cao bingung melihat kearah baju nya dan penampilan nya.


"pelatih" sapa Bai cao membuyarkan lamunan Chang An.
lalu Chang An mengatakan kalau tadi mesin cuci nya rusak, dan Bai Cao menjawab kalau tadi menunggu sedikit lebih lama ke petugas sampai pada akhirnya ada Baju ini yang bisa dipinjam.
kalau pelatih merasa ini tak cocok dengan ku maka aku tak akan pergi.

Chang An yang agak gengsi beralasan kalau yang mencari oleh oleh untuk teman teman nya di Song Bai adalah Bai Cao,jadi aku tidak bisa memilih kalau harus pergi sendirian.
"ayo pergi" ajak Chang An yang langsung berbalik membelakangi Bai Cao, dan terlihat perasaan gugup didiri Chang An karena melihat Bai Cao yang terlihat berbeda.
sedangkan Bai Cao terus melihat Baju dan penampilan nya.


Chang An dan Bai Cao berada di tengah tengah kerumunan orang.
Bai Cao melihat lihat dengan berjalan mundur, tak disangkanya dibelakang Chang An berhenti.terjadilah Bai Cao menabrak Chang An.
Bai Cao meminta maaf pada Chang An.
Chang An:" walaupun berdesak desak an kau tak boleh tersesat, mengerti" pinta Chang An.
Lalu menengadahkan tangan nya agar Bai Cao menggandeng nya, tapi saat Bai Cao ingin meraih tangan Chang An Bai Cao terhenti karena tak enak dengan pelatih nya.


"kenapa kau malah melamun" tanya Chang An yang langsung meraih tangan Bai Cao dan mengajak nya pergi.
keduanya masuk kedalam pusat oleh oleh dengan bergandengan tangan.


Bai Cao terlihat memilih milih parfum tapi Chang An menolak nya karena tak cocok.
kemudian memilih accesoris dan Chang An tetap menolak.

lalu Bai Cao melihat lihat gantungan kunci yang unik unik disitu Chang An langsung menyetujui nya.
tapi saat Bai Cao mengajak untuk bayar, Chang An melihat Uang nya yang tinggal seberapa.


sampai malam hari keduanya tetap mencari cari oleh oleh. hingga akhirnya Bai Cao melihat ada ikan emas dan ingin mencoba menjaring nya lalu mengajak Chang An untu menjaring ikan itu,
pemilik ikan emas memberi Bai Cao jaring yang jarring nya kertas, Bai Cao mencoba menjaring ikan ikan itu namun kertas itu sudah sobek duluan.


"kau terlalu serakah" canda Chang An
lalu pemilik ikan emas memberikan jaring kertas lagi untuk mencoba.
Bai Cao tetap tak bisa kemudian Chang An yang melihat nya langsung membantu Bai Cao untuk menjaring ikan emas,membuat keduanya terlalu dekat.


Chang An:"kau tak boleh terlalu serakah kalau menangkap ikan emas, karena kalau ikan nya terlalu berat maka jaring nya tidak akan tahan, jadi harus cepat"
tak begitu lama Chang An dan Baio Cao bisa menangkap ikan emas, dan mencoba nya lagi , Bai Cao senang akhirnya bisa menangkap ikan itu,
lalu pemilik ikan itu memberikan ikan itu ke Bai Cao.


tiba tiba Bai Cao teringat sesuatu kalau Xiao Ying meminta nya untuk berfoto tapi aku malah sibuk bertanding dan tidak berfoto sama sekali,
lalu Chang An menyuruh nya unuk berfoto sekarang.
bai Cao meminta pemilik ikan emas untuk memfoto mereka.
saat jarak antara Bai cao dan Chang An agak jauh, pemilik ikan meminta nya untuk lebih mendekat,
Bai Cao mendekat, tapi masih kurang dekat "mendekatlah kepacarmu nona" kata pemilik ikan.

"Bukan .. bukan seperti itu tapi..." jelas Bai cao.
dengan sigap Chang An langsung merangkul Bai Cao, membuat Bai Cao kaget.



keduanya masih lanjut untuk mencari oleh oleh. saat akan pulang Bai Cao bertanya pada pelatih nya "pelatih masih berapa uang yang kau punya?"
Chang An merogoh saku dan memperlihat kan uang nya yang tinggal selembar, dengan cepat Bai cao mengambil uang itu dan menyuruh pelatih nya menunggu sebentar.
"Hei Bai Cao ayo kita pergi sama sama"teriak Chang An, tapi Bai Cao malah berlari dan tak mendengar pelatih nya.


Chang an masih menunggu Bai Cao, dan akhirnya Bai cao kembali dengan membawa sesuatu untuk Chang An.
Chang An kaget dan sedikit terharu karena Bai Cao membelikan sesuatu untuk nya, lalu membuka nya dan ternyata itu Case ponsel yang bergambar tokoh manga favorit Chang An,
"aku ingat dulu ketika kita Baru sampai distasiun jepang kau mengidolakan Ying Mu hau dao dan seri manga Slam dunk jadi aku memberimu ini" ceria Bai Cao.
Chang An mengingat saat baru datang ke jepang bersama Bai Cao.



"pelatih kau menyukai nya" tanya Bai cao membuyarkan lamunan Chang An.
Chang An seperti ingin menitikkan air mata dan langsung beralasan kalau sudah selesai membeli oleh oleh ayo kita kembali. lalu berjalan mendahului Bai Cao.
Bai Cao bingung melihat nya. tapi ketika berjalan Chang An tersenyum sambil melihat hadiah dari Bai Cao.


Di hotel Chang An memasukkan Baju baju Bai Cao dan milik nya kedalam koper, Chang An melihat ada kotak milik Bai Cao dan membuka nya ternyata isi nya jepit rambut strobery'
saat melihat epit itu Chang An teringat kata kata Baio Cao "pelatih terima kasih karena tidak menyerah terhadap ku"
Chang An tersenyum lalu memasukkan kotak itu kedalam koper juga.


Seseorang membuka pintu "Qi Bai Cao" teriak Jing Min Zhu mencari bai Cao.
Chang An yang melihat nya hanya diam, lalu Jing Min Zhu menanyakan keberadaan Bai cao pada Chang An, tapi Bai Cao sudah muncul di belakang nya.
Bai cao memberi salam kepada pelatih Min Sheng Hao (pelatih Jing MIn Zhu)


Jing min zhu menantang Bai Cao untuk bertanding karena kata peatih nya kau bisa mengalahkan ku sekarang.
lalu Bai cao menolak nya dan mengajak untuk sama sama belajar untuk bertemu dikompetisi junior nasional.
tapi Jing Min Zhu bertanya memang nya Bai Cao bisa mengikuti kompetisi junior Nasional sedangkan peringkat nya jauh tertinggal.


Bai cao melihat Chang An dan berkata :"aku percaya kalau pelatih Chang An akan mencarikan cara agar aku bisa masuk ke kompetisi junior nasional"
Jing Min Zhu :"woooooww berarti pelatih baru mu sangat kuat" Chang an menyembunyikan senyum mendengarnya.

tiba tiba petugas hotel datang dan menanyakan apakah besok nona Qi Bai Cao akan Check out, lalu merekomendasikan kepada Bai Cao untuk mencoba pemandian air panas nya.
lalu seperti Biasa dengan gaya sombong nya Jing Min Zhu mengatakan kalau Bai Cao itu cuma juara ketiga.
petugas hotel yang mengetahui JIng Min Zhu juara satu Yuan Wu dao langsung menawari nya pemandian air panas secara cuma cuma.
Bai Cao menolak nya tapi Jing Min Zhu langsung saja menarik Bai Cao untuk pergi bersama sama .

chang An yang sama sekali tak tertarik dipaksa juga oleh petugas hotel, jadi mau tak mau Chang An ikut juga.


Jing Min zhu dan Bai Cao bermain air dengan gembira, dan mengatakan kalau dia masih ingin bertarung dengan Bai cao,
Bai cao bertanya apa yang dilihat Jing Min Zhu, "kunang kunang biru" jawab Jing Min Zhu yang melihat kunang kunang.

dengan cepat Bai Cao langsung melakukan permohonan, Jing Min Zhu langsung mengatakan pada Bai cao kalau itu bukan bintang jatuh kenapa kau melakukan permohonan.
Bai Cao :"apa kau tak pernah mendengar kalau kunang unang biru itu mendatang kan keberuntungan"


"benarkah" Balas Jing Min Zhu yang langsung naik keluar kolam untuk menangkap kunang kunang biru dan meminta bantuan pelatih nya yang bersama Chang An.
Bai cao berteriak teriak memanggi Jing Min Zhu tapi Jing Min Zhu tetap mengejar kunang kunang itu.
Bai Cao:"sebenar nya hanya dengan melihat nya saja kau sudah akan mendapat keberuntungan" kata Bai Cao.

Chang An melihat Bai cao sendirian lalu mendekat dan Bai Cao juga mendekat keduanya saling membelakangi dan hanya terhalang oleh pagar pembatas.
Chang An melihat Bai Cao dan terenyum:"kadang kadang hanya dengan melihat nya saja kau akan mendapatkan keberuntungan" kata Chang An.
Bai Cao juga tersenyum mendengar nya lalu "pelatih Chang An... terima kasih sudah datang ke Song Bai" kata Bai Cao


Chang An mengingat saat Bai Cao mencarinya kalau dia mencari Chang An bukan karena sedang membutuhkan nya tapi karena dia ingin mengajak pelatih nya pulang.
Chang An menjawab kalau dia juga tak pernah berfkir kalau akan tinggal di Song Bai begitu lama.


kedua nya melihat kunang kunang terbang diatasnya, Bai cao tersenyum lalu memejamkan matanya.

Chang An meraih kunang kunang itu ditangan nya lalu berkata :"tapi sekarang aku berharap waktu akan berhenti di waktu itu"
lama sekali Chang An tak mendengar sahutan Bai Cao, Chang An melihat kearah Bai Cao dan memanggil manggil nya namun Bai Cao tetap diam, seketika Chang An langsung berlari kearah Bai Cao.

Di luar Ting Hao diantar petugas hotel untuk menemui Bai Cao

Lanjut  Part 2

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 13 Part 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...