SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 15 PART 2

All Images By : Hunan Tv

The Whirlwind Girl 2 Episode 15 PART 2


Bai Cao dan yang lain nya menghampiri Fei Yu dan gerombolan nya lalu bertanya "kalian begitu banyak,mau berkelahi?" tanya Xiao Ying.
Lu Fei Yu jelaskan pada kami apa tujuan mu kemari, kalau saja kau akan seperti ini kaki Babi dari Bai Cao seharusnya diberikan saja pada anjing. teriak Xiao Ying.


Tapi Fei Yu dengan melas mengatakan.. Xiao Ying.. sebenarnya kedantangan kita kemari..
Xiao Ying langsung menyahutnya aku tak peduli apa tujuan mu kali ini, aku bilang kalau kau muncul lagi di Song Bai maka aku akan memukul mu. Bai Cao disamping Xiao Ying meminta Xiao Ying untuk tenang.


seorang pria yang dipanggil Fei Yu paman muda, mengamati bendera Song Baii lalu mengatakan tak tampak seperti dilukisan.

"tentu saja karena sudah 80 tahun yang lalu paman" sahut Fei Yu.

Xiao Ying dan teman teman nya bingung mendengar Fei Yu lalu bertanya 80 tahun? sebenar nya kalian ini siapa?

Fei Yu menjelaskan "kami adalah.. Xin Zhou Balai Song Bai"

karena kaget dengan serempak Bai Cao dan Xiao Ying mengatakan "Song Bai... nama yang sama dengan balai kita"

"kami lah Song Bai yang Asli"kata Fei Yu.
lalu Fei Yu mengatakan 80 tahun yang lalu pendiri kami seharusnya mewarisi Song Bai ini, tapi akhirnya jatuh kepada persekongkolan orang berbahaya.
selama pertandingan kompetisi 3 orang mereka menang dengan serangan mendadak, menyerang tanpa ampun, lalu menendang keluar pendiri dan dua guru dari An Yang, sejak saat itu pendiri kami keluar dari Song Bai dan membiarkan moralitas Song Bai dan intisari beladiri menyebar sampai hari ini.
dan pada hari ini akhirnya pendiri kami kembali.


Xiao Ying yang merasa seperti gurauan mengatakan "oohh.. jadi kau kesini untuk mengembalikan leluhur dan asal usul nya. lalu mendekati Fei Yu dan paman nya.
Xiao Ying mengajak Fei Yu beserta gerombolan nya untuk masuk dan makan lalu boleh pergi. ajak Xiao Ying sambil mengelus elus poni Fei Yu.
sontak semua pengikut Fei Yu langsung berteriak "Hentikan.. jangan sentuh rambut Tuan muda kami"

Xiao Ying dan teman teman nya kaget mendengar Fei Yu dipanggil Tuan muda,
Xiao Ying :" Tuan muda? Dia?" sambil menunjuk Fei Yu. Fei Yu langsung merasa percaya diri karena nya.


lalu Xiao Ying mengatakan kalau orang yang menyebut Tuan muda seperti Fei Yu pasti orang yang bertentangan dengan balaimu.
Fei Yu dengan santai menjawab walaupun begitu aku Lu Fei Yu, pemuda yang tampan, punya kemampuan yang bagus, keluarga Lu kami lolos ke generasi berikut nya dan memberikan namanya padaku. jelas Fei Yu dengan percaya diri.

paman Fei Yu menyudahi pertentangan antara Fei Yu dan Xiao Ying lalu mengatakan kalau sebenar nya kedatangan nya kesini adalah untuk mengambil kendali Balai Song Bai An Yang mulai dari sekarang.


Hu Yi Feng yang baru datang bertanya ada apa?
paman Fei Yu memerintahkan pengikut nya untuk memberikan surat nya dan berkata itu adalah orang yang mengusir pendiri kami untuk keluar dari Song Bai 18 tahun yang lalu.
dan belakangan, diketahui satu Guru Song Bai An Yang meninggalkan ini,kami juga melalui banyak kesulitan hingga akhirnya mendapatkan surat wasiat ini.


Flashback
Fei Yu memanjat dan menemukan wasiat dibelakang papan Song Bai.


Flashback End

paman Fei Yu menjelaskan kalau Tuhan memberikan kami kesempatan untuk memberikan pendiri kami nama yang sah.

Bai Cao dan Xiao Ying membaca surat wasiat yang berisi "senior Ruo Lu Long dan penerus nya untuk mengambil alih An Yang Song Bai"
saat Xiao Ying protes mengenai surat wasiat yang usang tak mungkin bisa dipercaya . paman Fei Yu menjelaskan kalau disurat wasiat itu menggunakan Stemple yang masih digunakan guru Balai Song Bai kalian.

Xiao Ying dan teman teman di Song Bai tak terima jika harus diusir dari Balai Song Bai, mereka terus berdebat hingga akhirnya Senior Yi Feng mengajak junior junior nya untuk berbicara menjauh


Ditempat yang agak jauh dari gerombolan Fei Yu senior Yi Feng memberi tahu kalau semua itu benar adanya.
Xiao Ying dan Bai Cao tak percaya. Tapi senioor Yi Feng menjelaskan kalau ini yang diinginkan guru Balai Yu dan guru balai yang lama, karena sebelum aku kembali aku bertemu dengan guru Balai Yu, dan kemungkinan Lu Fei Yu merupakan buyut dari senior Lu Long.
dahulu dia adalah pemilik bersama dari dua senior lain nya, bertarung dengan jepang sampai akhir, sejak saat itu guru balai meninggalkan wasiat,selama keturunan ketiga itu datang kepada kita maka kita harus memberikan Song Bai sebagai warisan.

Xiao Ying menanyakan pada Senior Yi Feng tentang terakhir kali yang dikatakan nya kalau Song Bai kita akan mengalami masalah besar, benarkah ini?
Yi Feng mengangguk sedih.


Xiao Ying masih saja tak bisa menerima karena mereka semua seperti merampok Song Bai kita, Di Song Bai sudah seperti rumahku, aku belajar Yuan Wu dao di Song Bai,dan bersama sama di Song Bai, aku tak bisa meninggalkan Song Bai.

"senior Yi Feng.. aku tak mau pergi dari Song Bai" imbuh Bai Cao. diikuti juga teman teman lain nya yang mengatakan tak akan pergi dari song Bai.
tapi Senior Yi Feng menghentikan rengekan junior nya, lalu berkata berapa tahun pun lama nya tapi balai Song Bai kita tak akan mematahkan yang namanya janji.


saat Xiao Ying terus menangis karena harus melepaskan Song Bai, senior Yi Feng mengatakan "Baiklah yang harus kita lakukan adalah hanya melepaskan tempat ini, Selama kita masih bersama sama Song Bai kita masih akan tetap ada, kalian harus nya menjamu para tamu dan aku akan menghubungi guru Balai Yu dulu"


Tempat sudah beralih ke tempat latihan di Song Bai, Bai Cao mewakili teman teman nya untuk mengatakan kepada segerombolan Fei Yu kalau sebagai keturunan song bai An Yang kami akan menghormati janji guru balai yang lama, kami akan meninggalkan Song Bai An Yang, aku harap kau akan terus mengembangkan semangat Song Bai"


Fei Yu dengan gaya lucu nya mengatakan kalau itu bagus.
tapi paman Fei Yu dengan dingin mengatakan "pindah.. kau bercanda.. dalam surat wasiat bahwa kami akan mengambil alih Song Bai, dan kalian tidak ada hak lagi menggunakan lambang Song Bai"


semua anggota Song Bai protes karena menurut mereka itu berlebihan kenapa kita tak bisa menggunakan lambang Song Bai.
lalu paman Fei Yu menyuruh Fei Yu untuk menunjukkan sesuatu.
saat Fei Yu berjalan ke arah papan Song Bai tiba tiba Chang An menghentikan langkah Fei Yu dan mengatakan "sekarang waktu nya latihan.. kenapa kalian belum siap siap".
"kakak kepercayaan" sapa Fei Yu. semua melihat kearah Chang An dan Fei Yu.



"kau Chang An.. dari balai Feng Yun" kata paman Fei Yu yang ternyata juga mengenal Chang An.
Fei Yu berbisik pada paman nya: paman.. kau juga mengenal pelatih Chang An.?

Chang An menghampiri paman Fei Yu " Chang An dari Feng Yun.. ahli Yuan Wu Dao nomor satu siapa yang tak tahu dia" kata paman Fei Yu sambil menatap Chang An.


lalu dengan Dingin Chang An mengatakan "kalau aku tak salah kau adalah satu dari tiga orang kompetisi Yuan Wu Dao yang paling luar biasa, Ye Chong.. benar?" (jadi namanya Ye Chong)
aku baru tahu di cina ini Yuan Wu Dao begitu dihormati oleh Ye Chong, yang akan menggertak dan memilih yang lebih kecil daripadamu?. imbuh Chang An dengan nada mengejek.
Bai Cao terkejut mendengar nya. "apa maksudmu" tanya Ye Chong.

lalu dengan tegas Chang An mengatakan kau tiba tiba membawa orang orang sebanyak ini dan mengatakan kalau kau akan mengambil alih balai ini, kau pikir itu adalah cara yang benar. kata Chang An dengan nada tinggi.
Xiu Da dbelakang membenarkan kata pelatih Chang An.


Fei Yu tiba tiba mendekat pada paman Ye Chong "paman... menurut sebagian orang, seharusnya kita memberikan mereka waktu beberapa hari untuk ini semua karena kalau tidak.... kita tidak akan mampu berdebat dengan pelatih Chang An" bisik Fei Yu samil melirik pelatih Chang An dengan takut.
"Baiklah aku akan memberimu waktu selama  hari, setelah 3 hari aku akan mengambil alih lagi balai Song Bai An Yang" kata Ye Chong dengan Senyum ramah. lalu pergi. disusul juga dengan Fei Yu.


seperginya segerombolan fei Yu anggota Song Bai beserta pelatih Chang An membicarakan tentang paman Fei Yu yang sangat menakutkan,
semua mengeluh kalau tak ingin pergi dari Song Bai dan akan mencari cara untuk memprtahan kan Song Bai.
Chang An yang mendengar nya nampak memikirkan sesuatu.


keesokan nya Ting hao sedang dikantor dia terus menatapi kue strobery dari Bai cao, tapi Sheng Bo yang baru datang mengagetkan Ting Hao dan seketika menyembunyikan kue strobery nya,
Sheng Bo mengabarkan pada Ting Hao kalau ada sekelompok orang telah mengaku menerima surat wasiat dari guru Balai untuk mengambil alih Balai Song Bai,mereka punya hak dan orang orang di balai tak bisa mendebat nya.


Ting hao yang mendengar nya langsung bergegas tapi niat nya terhenti seketika, karena mengingat dia sudah mengatakan kalau tak akan peduli pada Bai Cao lagi.
Sheng Bo yang tak percaya menanyakan kalau balai ini balai nya Bai Cao kau tak peduli? . Ting Hao menjawab tak peduli.

Sheng Bo yang masih berdiri didepan Ting Hao nampak berfikir dan membatin "apa yang diucapkan nya sangat berbeda dengan hatinya".
Tapi Ting Hao langsung menyodoknya dengan Tongkat Golf "apa yang kau fikirkan" . Sheng Bo mengaku tak ada yang difikirkan lalu pamit untuk pergi.


Di Song Bai semuanya hanya Berdiam tak berbicara sepatah kata pun di tempat latihan,
hingga akhirnya Xiao Ying buka suara dan meminta semua nya agar bicara dan mencari solusi , tapi semua nya masih hanya diam.
Yang Rui:"Senior dan guru Balai Yu sedang berdiskusi sangat lama, bahkan mungkin tak akan bisa menemukan solusi nya" jawab Yang Rui ditengah keheningan.


Xiao Ying berkomentar kalau kita harus memberontak, saat ditanya harus memberonak bagaimana Xiao ying menawab nya kalau tak bisa memberontak dengan cara kasar , maka kita bisa  memberontak dengan cara halus.
dalam Bayangan Xiao Ying semua anggota Song Bai berlutut bahkan menyembah memohon pada paman Ye Chong.
tapi Yang Rui menyadarkan kalau Fei Yu dan Ye Chong orang yang kasar dan berhati dingin, jadi tak mungkin berhasil dengan cara itu.


Bai Cao mengingatkan kalau memikirkan hal semacam itu tak akan membantu,kita dibero waktu selama  hari jadi kita harus memanfaat kan waktu selama 3 hari itu, mungkin kita bisa menyelesaikan masalah dengan berdamai.
tapi Xiao Ying mengatakan mana mungkin bisa berdamai sedang kan 80 tahun memendam kebencian.
saat semua nya sedang memikirkan cara Senior Sheng Bo datang dan mengatakan "kalau kalian tak bisa mungkin orang lain bisa melakukan nya"


semua anggota Song Bai langsung bangkit dan menghampiri Senior Sheng Bo. Sheng Bo mengatakan "kalian pasti tahu orang yang mempunyai ide ide di Yuan Wu Dao dari An Yang"
Semuanya nampak berfikir, tiba tiba Xiao Ying yang menyadari nya langsung berteriak "aahhh Senior Ting Hao.. kenapa aku begitu bodoh,aku tak berfikiran ke Senior Ting Hao, dia kan dewa keberuntungan untuk Song Bai"
dengan seketika Xiao Ying mengajak teman teman nya bergegas ke senior Ting Hao.
tapi Sheng Bo menghentikan nya dan mengatakan kalau pastinya tak nyaman kan jika pergi kesana beramai ramai, lebih cocok kalau yang pergi adalah... Sheng Bo menatap ke Bai Cao.


Chang An masuk kekamar sepertinya baru pulang dari suatu tempat, dia terkejut melihat sesuatu dimejanya dan mengambilnya ternyata sebuah cincin bergambar naga yang sama persis diberikan Fei Yu kepada Ting Hao ketika menyusup di Song Bai.



Dikantor Ting Hao terus memegangi Kue strobery dari Bai Cao. tak berselang lama Sheng Bo mengabarkan lewat telepon kalau Bai Cao datang,
Ting Hao langsung melihat nya dari jendela.


Xiao Ying dan Ba Cao sudah sampai didepan kantor Ting Hao,karena ragu ragu Bai Cao menghentikan langkah Xiao Ying.
"Xiao Ying kita tak bisa kesana" kata Bai Cao.


"kenapa tidak" tanya Xiao Ying panik.
Bai Cao hanya diam dan teringat kata kata penolakan nya kepada senior Ting Hao di jepang yang mengatakan bahwa dirinya tak memiliki perasaan apapun kepada senior Ting Hao.


Xiao Ying yang melihat Bai Cao tak menjawab mengatakan kita kan begitu dekat dengan senior Ting Hao,dan senior Ting hao juga sering membantu Song Bai kita,
jadi tak masalah kan kalau kita meminta bantuan nya sekali lagi.
"justru itu, kita sering merepot kan senior Ting Hao, ayolah kita urus Song Bai kita sendiri" jelas Bai Cao.

Xiao Ying masih ingin pergi meminta bantuan senior Ting Hao karena menurut nya senior Ting hao pasti akan membantu nya.
Bai Cao meminta Xiao Ying untuk tak mengganggu senior Ting Hao lagi, terakhir kali aku sudah meninggalkan nya patah hati dan bersedih, walaupun untuk Song Bai aku tetap tak enak hati, dan memang seharus nya Song Bai kita yang mengurus nya.
bukan kah Yuan Wu Dao mengajarkan kita untuk menghadapi dan memecahkan masalah.


Xiao Ying akhirnya mengerti perasaan Bai Cao "Baiklah kita masih punya waktu 3 hari, aku fikir kita masih punya cukup waktu untuk menemukan cara"
Kemudia Bai Cao dan Xiao Ying sepakat untuk kembali ke Song Bai dan mengurungkan niat nya meminta bantuan pada Senior Ting Hao.


Dari jendela lantai atas Ting Hao melihta kepergian Bai Cao dan Xiao YIng.
Dalam batin Ting Hao kadang aku berfikir aku adalah seorang yang bisa mengambil dan melepaskan sesuatu,siapa tahu saat menyangkut perasaan aku benar benar tak bisa mengontrol diriku.


semua anggota Song Bai cemas menunggu kedatangan Xiao Ying dan Bai Cao.
sesampainya Bai Cao dan Xiao Ying semua langsung menghampirinya dan bertanya tentang usahanya menemui senior Ting Hao.
tak menjawab wajah Bai Cao dan Xiao Ying menunjukkan ekspresi datar, dan itu membuat semuanya penasaran.
Yang Rui :"jangan menakut nakuti kami, ayo katakan kalian membawa kabar baik kan?"


Bai Cao hanya diam sampai akhirnya Xiao Ying buka suara "Heii... melihat satu persatu dari kalian,yang kalian fikirkan cuma memberi tanpa membuahkan hasil, kami Tidak pergi ke senior Ting Hao" jawab Xiao Ying.
"Hah" teriak semua anggota Song Bai.

Xiao Ying yang kesal :"Hah...kalian jangan seperti ini, kalian harus punya ambisi, lihatlah itu" sambil menunjuk papan Song Bai yang bertuliskan "GIGIH" itu adalah Jiwa song Bai kita,hanya karena beberapa guru datang ke balai kita kau menjadi takut. imbuh Xiao Ying.
saat semuanya membicarakan masalah Song Bai, Bai Cao teringat sesuatu dan menanyakan apakah ada yang melihat pelatih Chang An.


Yang Rui menjawab "mungkinkah terjadi sesuatu yang buruk pada pelatih Chang An"

Di pacuan kuda Chang An mencari seseorang. dan seorang wanita menunggang kuda melaju kearah Chang An dengan cepat.
Chang An sama sekali tak menghindar ketika kuda itu melaju kearah nya. tapi wanita itu menghentikan kudanya tepat didepan Chang An.
"pelatih.. lama tak bertemu" sapa En Xiu mantan murid Chang An di balai Feng yun.
Chang An menatap nya dingin lalu melemparkan Cincin bergambar naga itu ke En Xiu, dan En Xiu menangkap nya.



tak berselang lama semua pasukan En Xiu datang dengan membawa Tongkat pemukul dan menatap Chang An dengan tajam.


Dirumah Ting Hao melihat foto nya dulu yang sedang bertanding dengan Ye Chong.
Dia berfikir sejenak hingga akhirnya dia mengeluarkan Baju Yuan Wu Dao nya dari dalam lemari.



Di balai Bai Cao sedang mencari pelatih Chang An ke kamar nya, dia mengetuk pintu kamar pelatih Chang An berulang kali, namun tak ada sahutan. lalu mengintip nya dari kaca dan tak ada orang didalam.
"bukan kah kemarin pelatih berkata agar aku menemuinya, apakah aku salah waktu perjanjian nya" gumam Bai Cao .


Chang An berbincang dengan En Xiu.
En Xiu mengatakan selamat pelatih.. aku dengar kau mendapat murid baru, dan murid baru mu itu semua patuh padamu, seperti aku.
Tapi Chang An menyangkal nya "Dia berbeda dengan mu".

"berbeda apa nya" tanya En Xiu.


karena Chang An hanya diam En Xiu meneruskan "pelatih.. sebelum nya ketika aku bertanya padamu, kau selalu menjawabku tapi sekarang kau bahkan tak mau bicara dengan ku,
aku pernah memperingat kan mu agar kau tak berhubungan lagi dengan Yuan Wu dao,
bagaimana bisa kau melatih murid baru, bahkan murid baru mu itu memenangkan gelar juara ketika Feng Yun jadi Tuan rumahnya.

"juara yang kau dukung adalah Jia Teng bersaudara dari Ying Hua Liu kan?" tebak Chang An dingin.

"pelatih kau punya mata yang tajam" puji En Xiu.

"kau juga yang memberitahukan metode tendangan tornado kan?" tambah Chang An lagi.


En Xiu:" iya.. hanya saja karena keahlian mu yang terlalu tinggi, walapun tendangan tornado terpecahkan kau masih saja bisa menemukan metode untuk mengajar murid baru mu itu,
tapi.. aku penasaran diantara aku dan murid baru mu itu siapa yang lebih bekerja keras? siapa yang paling pandai? siapa yang lebih kau kagumi?" tanya En Xiu.


Chang An berhenti: "kau.. tak ada hak istimewa sama sekali dibanding kan dengan nya"
En Xiu mengernyit lalu mengatakan padahal murid baru mu itu tak bisa menjadi juara di kompetisi jepang.

"bukan kah JIa Teng yang kau dukung juga tidak menang" balas Chang An.

"itu sebuah kekeliruan ku sehingga menguntungkan bagi gadis dari Balai Chang hai memenangkan kompetisi itu" jelas En Xiu.


Chang An  dengan tajam bertanya "Di Song Bai kemarin .. itu ulah mu kan?"
En Xiu menatap Chang An dan tak menjawab lalu jalan mendahului Chang An.

Bersambung Episode 16

Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 15 PART 2"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...