SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 17 PART 1


All Images and Contents By : HUNAN TV

= The Whirlwind Girl 2 EPISODE 17 PART 2 =


Fei Yu terus ngotot untuk tetap mempertahan kan pelatih Chang An.
Ye Chong tak bisa menyembunyikan kekesalan nya pada Fei Yu.



"Sampai JUmpa di Kompetisi" Ucap Ye Chong seraya pergi meninggalkan tempat latihan.
Fei Yu yang mendengar nya langsung tersenyum puas. berbeda dengan anggota Song Bai yang masih belum mengerti maksud dari Ye Chong. hingga akhirnya Fei Yu menjelaskan kalau itu artinya sudah tidak ada masalah tentang pelatih Chang An.


sebelum  pergi Fei Yu memberi salam "Xiao Ying,penyelamat, kakak kepercayaan.. sampai jumpa"
seperginya Fei Yu semua anggota Song Bai langsung menghampiri pelatih Chang An.lalu Yang Rui mnengatakan "pelatih Chang An.. kami tidak akan membiarkan mu pergi"
BAi Cao juga menanyakan tentang kenapa paman Fei Yu tiba tiba ingin mengeluarkan mu dari Song Bai.
Chang An hanya tersenyum.



"Fei YU saja tau, masak kau tidak tahu.. itu karena paman Fei Yu ingin memprsulit kita" jelas Xiao Ying.
Chang An yang terus tersenyum langsung berdiri dan bertanya pada Xiu Da "apakah pepatah inggris yang kau ucapkan tadi?"
Xiu Da langsung mengangkat tangan nya dan berkata "WE ARE FAMILY" bukan kah itu keren.



"Pergilah untuk les bahasa inggris dulu" Canda Chang An . membuat seluruh anggota Song Bai tertawa.

"Satu Menit.. mulai" perintah Chang An untuk memulai latihan.

"siap" jawab semua anggota Song Bai lalu bergegas menyiapkan untuk latihan.

Di Luar Fei Yu mengejar Ye Chong "Paman.. aku atahu kau seoarang pahlawan yang tidak akn menindas yang lemah,
tadi kau cuma menakuti mereka kan?" tebak Fei Yu.


Ye Chong menjawab "apapun yang terjadi dimasa depan, paling tidak aku bisa menghaapi nuraniku" jawab Ye Chong dengan tersenyum.
Fei Yu yang mendengar nya jadi sendu "Paman.. apa kau marah, tadi aku bicara kasar padamu"
Ye Chong memegang lengan Fei Yu dan berkata "Tidak.. kau sudah dewasa sekarang" lalu tersenyum dan melangkah mendahului Fei Yu. Fei Yu senyum tak percaya dan menyusul paman nya.


Keesokan nya Chang An dikamar sedang menata boneka ukiran nya yang bergambar kan BAi Cao dan semua anggota Song Bai,
sebelum memasukkan Chang An mengingat saat Bai Cao mencari nya untuk diajak pulang, lalu mengingat saat Xiu Da mengatakan We are Family untuk semua anggota Song Bai, nampak nya Chang An sudah menemukan keluarga di Song BAi.
saat Chang An akan berdiri membawa boneka ukir nya Chang An merasa sakit di kakinya, tapi tetap ditahan nya.




Chang an membawa kotak menemui Bai Cao yang sedang latihan dihalaman.
"Bai Cao" panggil Chang An. Bai Cao yang mendengar nya langsung menghampiri pelatih nya.
"kenapa kau berlatih disini sendirian" tanya Chang An.

Bai Cao menjawab jika pagi hari dia harus menunggu Senior Ting hao jadi aku berlatih disini untuk mengganti waktu ku yang hilang.


"Bagaimana cedera Ting Hao, apakah sudahh sembuh?" tanya Chang An lagi.

"cukup serius.. membuatku dan Xiao Ying takut sekali semalam, tapi sepertinya operasi berjalan dengan lancar, sehingga 2 hari lagi dia bisa pulang" jawab Bai Cao.

"bagus lah, kalau ada waktu.. aku akan mengunjungi nya" ucap Chang An.

"terima kasih untuk hari ini" kata Chang An yang mengagetkan Bai Cao.


chang An melanjutkan perkataan nya Jika kau membiarkan aku berada Di Song Bai , kau bisa saja kehilangan Song Bai.. apa kau tak menyesalinya?
Bai cao menjawab dengan yakin "tentu saja tidak, bukan hanya aku.. tapi semua juga begitu, aku adalah pelatih kami, jadi kau bagian dari Song Bai, kita tidak akan pernah menyerah"

Chang An tersenyum mendengar nya lalu memberikan kotak yang berisi boneka ukir semua anggota Song Bai.
Bai cao takjub dan senang melihat nya.



"sebenarnya aku ingin memberikan ini ketika kita makan semalam,case ponsel yang kau berikan padaku waktu itu aku sangat menyukai nya jadi aku selalu berfikir untuk membalas itu, tapi sekarang aku tak yakin kau akan menyukai dariku" Kata Chang An
Bai Cao mengatakan kalau ini gambaran keluarga kita, Bai Cao terus tersenyum melihat boneka ukir dari Chang An,

"kau menyukai nya" tanya Chang An. Bai Cao mengangguk.



"Semua ada disini, disini ada saemuanya" ucap Chang An membuat Bai Cao tertegun mengingat saat dia membelikan Case Chang An dii Jepang yang mengatakan semua orang ada disini, disini  ada setiap orang.

"pelatih... kau mengingat nya" tanya Bai Cao.

"tentu saja..seperti diseri Slam Dunk , saat saat berharga ketika bersama sama" jawab Chang An
kedua saling tersenyum.

"hadiah ini sangat berharga .. aku menyukai nya" ucap Bai Cao.

"benarkah" balas Chang An tersenyum, lalu menyentuh kening Bai Cao untuk mengelap keringat Bai Cao.
Bai Cao jadi canggung.



Bai Cao mengamati satu persatu Boneka nya lalu bertanya "pelatih.. kenapa kau tak ada disini"
Chang An dengan ragu bertanya.. "itu.. kau sungguh ingin aku ada disitu?"

"tentu saja, kau harus ada disini" jelas Bai Cao.
Chang an belum menjawab Bai Cao mendapat telepon dari Ting Hao.


"Bai Cao apa yang kau lakukan, aku dengar mereka sudah pergi, aku tahu kau sibuk,tapi ika nanti kau kesini bawakan makanan aku lapar tapi aku tak menyukai makanan Rumah sakit" kata Ting Hao
Bai Cao memberi tahu Ting Hao di laci samping nya ada buah buah an. tapi Ting Hao beralasan kalau buah buah an nya harus di cuci, tapi.. tidak apa apa aku akan mencobanya sendiri.
Ting Hao menjatuhkan semua buku disamping nya lalu pura pura mengerang kesakitan. Bai Cao panik dan bertanya apa yang terjadi.


Ting Hao menjawab tidak apa apa aku menyenggol barang, disitu ada suster yang membereskan buku buku yang jatuh.
Bai Cao yang merasa khawatir mengatakan kalau akan ke rumah sakit sekarang. Ting Hao langsung bersorak "Yes" karena berhasil membuat alasan agar Bai Cao datang.


Bai Cao pamit pada Chang An untuk pergi kerumah sakit, sebelum pergi Bai Cao mengatakan kalau hadiah ini aku sangat menyukai nya, jadi pelatih... kau juga harus membuat boneka mu,

karena di Song Bai.. semua orang ada disini, dan disini ada semua orang. lalu tersenyum.
Chang An juga tersenyum walaupun terlihat agak kecewa Bai Cao mengkhawatirkan Ting Hao.



Di rumah sakit Ting hao ingin meraih gelas disamping nya tapi terlalu jauh, tiba tiba Sheng Bo datang dan mengatakan akan membantunya. Ting Hao terlihat kesal "kenapa kau datang" ucap Ting Hao.
Sheng Bo mengeluh kenapa kau tak mengizinkann orang lain merawat mu, lihat dirimu.. kau terlihat menyedihhkan.

Ting Hao menjelaskan "kau ini... kalau banyak orang yang merawatku, Bai Cao tak akan mau datang merawatku,sekarang pergilah" perintah Ting Hao.
Sheng BO hanya tersenyum tak percaya senior nya akan melakukan hal seperti itu.
"Baiklah kalau begitu aku akan pergi" pamit Sheng bO.


malam hari di Song Bai Chang An memberi tahu tentang pertandingan 3 orang.
"dalam dunia Yuan Wu Dao,kompetisi 3 lawan tiga dalam satu grup masing masing harus terdiri satu pria dan satu wanita, Yi Feng dan Bai Cao paling kuat diantara semuanya jadi sudah pasti masuk,peserta terakhir akan diputuskan melalui kompetisi" jelas Chang An.

Yang Rui membisiki Xiu Da "Xiu Da itu pasti kau".
kemudian pelatih Chang An menyuruh semuanya untuk bersiap melakukan uji coba.


semua anggota Song Bai sudah berbaris, dan pelatih Chang An mengatakan kalian yang tersisa masih kurang dan lemah, tapi kerjasama tim yang diperlukan dalam kompetisi ini.
aku butuh berat nya yang ringan untuk membantu Bai Cao.


sudah beberap orang menimbang berat badan tapi belum ada yang pas menurut pelatih Chang An, tapi tiba saat nya Xiao Ying malah masuk.
Xiu Da dan Yang Rui mencandai Xiao Ying.
"Grup seperti ini.. sudah pastilah mereka" kata Xiu Da.
Yang Rui yang disamping nya menyahut "merekalah yang pasti kalah"


membuat Xiao Ying percaya diri mengatakan "dengan ku Fan Xiao Ying grup ini akan menjadi yang no 1 di dunia, dan kami pasti akan menang"

Fei YU di halaman Song Bai memayungi Bai Cao dengan canggung. Bai cao yang tak tahan bertanya "Fei Yu.. ada apa denganmu, apakah ada yang ingin kau katakan"

fei Yu ragu ragu mengatakan "penyelamat.. maafkan aku aku sudah menyembunyikan sesuatu padamu"


"Ohh tidak apa apa, Guang Ya sudah memberitahuku kalau kau mengira aku Xiao Ying, kau monyet kecil  itu kan?" jawab Bai Cao.
Fei Yu yang bersedih langsung berdiri dan mengatakan kalau aku memang monyet kecil yang membuat janji itu.
Bai Cao menjawab bahkan aku tidak ingat soal kontrak pernikahan itu, kau suka Xiao Ying kan?


"iya.. ketika Xiao Ying menolak ku aku tak merasa terluka, hingga suatu ketika aku melihat nya, dia sedih aku ikut sedih, dia terluka aku ikut terluka, aku rasa itu adalah cinta" Fei Yu terus mengucapkan kata kata seprti berpuisi.
Bai Cao yang bingung memberi tahu Fei YU kalau tak seserius itu. lalu Fei Yu menjelaskan lagi kalau dia sudah terjebak pada cinta yang salah, aku ini pengkhianat penyelamat.
Bai Cao masih bingung melihat fei yu.


lalu Fei Yu dengan serius "Bai Cao.." . aku tidak terbiasa memanggilmu Bai cao.

"aku juga tak terbiasa mendegar nya" ucap Bai Cao. kalau begitu aku panggil penyelamat saja. Bai Cao mengangguk.

"penyelamat.. aku tahu aku salah padamu,aku tahu aku bukan orang yang setia,aku sudah memberikan hatiku oada Xiao Ying" keluh Fei YU.

Bai Cao :"Fei Yu .. itu bukan hal yang serius, bagaimana bisa kau mempercayai janji anak anak kecil" Bai Cao mencoba menenangkan Fei Yu.


Fei Yu langsung berbinar. benarkah? kau tidak marah? tanya Fei Yu.
Bai Cao menjawab tentu saja tidak. Fei Yu langsung berlutut mengatakan "Terima kasih penyelamat.. aku akan serius mengejar Xiao Ying"
Bai Cao langsung menyuruh Fei YU bangun. Fei Yu juga mengatakan "penyelamat semoga kau akan segera menemukan kakakmu"


"kakak" ucap Bai cao yang bingung sambil memegangi rambut samping nya.
Fei Yu yang juga memegangi rambut samping nya mengatakan aku ingat saat kau kecil kau akan mencari kakakmu.
"apa itu terlalu lama hingga aku lupa" kata Bai Cao.


tiba tiba Fei Yu mengatakan kalau dia ingin menyusun rencana untuk mengejar Xiao Ying lagi lalu berlari.
Bai Cao berteriak memanggil Fei untuk tak mengejar Xiao Ying karena Xiao Ying sudah bersama Yi Feng. tapi Fei Yu tak mendengar nya.


Malam hari nya Chang An mengingat saat Bai Cao mengatakan kalau harus ada Boneka ukir Chang An juga, Chang An langsung semangat untuk mengukir.


Pagi nya Chang An melatih Bai Cao, Xiao Ying dan Yi FEng untuk kompetisi 3 orang,ketiganya diikat dalam satu tali agar bekerjasama dengan Tim.
karena belum pernah mengikuti kompetisi 3 orang, Bai Cao, Yi Feng dan juga Xiao Ying mengalami kesulitan hingga saling bertabrakan bahkan Xiao Ying terus terjatuh.

Chang An memberi tahu kalau kerjasama tim itu yang sangat penting, pertama atur irama kalian, kedua atur pola nafas dan yang terakhir menyerang.


Ting Hao mencoba menghubungi Bai Cao. tapi tak ada jawaban.
ketika menghubungi Bai Cao Sheng Bo datang menjenguk Ting Hao.
"tepat sekali kau datang, bantu aku untuk keluar dari rumah sakit sekarang" pinta Ting hao.

"Senior kemarin.. baru saja tangan mu disambung, sekarang sudah mau keluar, mana mungkin dokter setuju" jawab Sheng Bo.

"yang tau keadaan tubuhku itu aku sendiri,kau urus saja kepulangan ku" pinta Ting Hao lagi.


Sheng Bo:"Senior.. aku datang kesini untuk memberi mu suatu hal yang penting, dulu kau menyuruh ku untuk menyelidiki tentang Xing Yao, dan sekarang ini hasil nya sudah selesai"

Ting Hao membaca soal penyelidikan Xing Yao "Xing Yao mempunyai penyakit jantung dan seharusnya tidak boleh mengikuti pelatihan Yuan Wu dao,Tapi dia menyembunyikan semua itu tanpa memberi tahu semuanya"


= Flashback =

pelatih Chang An muda sedang melatih di Feng Yun, lalu menyuruh menghentikan roda putar yang sedang memutar Xing Yao,
Xing Yao terlihat lemas "tubuh mu terlalu lemas, latihan ini tak cocok untuk mu" Jelas Chang An muda.


Xing Yao:"pelatih.. percayalah padaku, aku pasti bisa melakukan nya"
lalu Chang An memberi waktu Xing Yao semalam untuk berkemas dan meninggalkan Feng Yun.
Xing Yao masih saja tak mau pergi. Ting hao yang disamping Xing Yao meminta pelatih Chang An untuk memberi kesempatan Xing Yao untuk tetap berlatih di Feng Yun.
Tapi Chang An tetap memaksa agar besok Xing Yao segera meninggalkan Feng Yun.

Malam hari nya Xing Yao memaksa untuk berlatih di roda putar sendiri ditemani Ting hao, karena kelelahan Ting hao menyuruh Xing Yao untuk istirahat tapi Xing Yao tak mau karena ingin menunjukkan ke pelatih Chang An bahwa dia bisa melakukan nya lalu menyuruh Ting Hao untuk memutar nya lagi.
setelah beberapa saat diputar Xing Yao akhirnya meninggal didepan mata Ting Hao.


= Flashback End =

kembali ke rumah sakit Ting hao membatin "jadi aku salah faham tentang Chang An, dia tidak ada sama sekali dengan kematian Xiang Yao, bahkan dia ingin menghentikan Xing Yao"
Ting Hao seperti menyesal telah menuduh Chang An selama ini.


Chang An sedang melatih Yi feng , Bai Cao dan Xiao Ying,
Chang An memberi tahu jika sekarang setiap orang sudah berlatih dengan baik, lalu pelatih Chang An akan mempraktekkan tentang kerjasama tim di kompetisi 3 orang.
Yi Feng dan Xiao Ying satu grup, sedangkan Bai Cao akan berlatih segrup bersamaku.

Xiao Ying dengan percaya diri kalau akan menunjukkan gaya terbaik nya. lalu Chang An memberi isyarat untuk melakukan nya.
Yi Feng mengangkat Xiao Ying dengan bertumpu kaki Yi Feng.


"pelatih Chang An.. apakah kau yakin kita sedang latihan Yuan Wu Dao, aku rasa aku tidak sedang latihan Yuan Wu Dao" tanya Xiao Ying asal.
Chang An mengernyit.

lalu Yi Feng mencandai nya dengan berkata "aku seperti latihan angkat beban".


Xiao Ying langsung tak terima karena menurut nya dia itu ringan seperti layang layang. "iya iya" kata Yi Feng lalu Yi Feng menengadahkan tangan nya dan disambut oleh Xiao Ying yang terbang dengan bantuan Yi Feng.
keduanya berlatih layak nya pasangan yang sedang dimabuk asmara.



Kemudian giliran Bai Cao yang diangkat Oleh Chang An, Chang An memberitahu Bai Cao kalau Bai cao harus percaya dengan rekan setim, lalu melakukan terus penyerangan dan kemudian terus bertahan, mengerti?" jelas Chang An.
Bai cao mengangguk. "ayo kita mulai lagi" ucap Chang An.


Bai cao langsung menginjak kaki Chang An untuk bertumpu, walaupun begitu sepertinya Chang An bertahan untuk menutupinya.
keduanya berlatih dengan sangat intens bahkan Chang An terus menatap kearah Bai Cao.



tanpa disadari Ting Hao melihat latihan mereka . Ting Hao mengingat mulai saat Chang An menggendong Bai Cao saat tenggelam di kolam. lalu mengingat Chang An menggendong Bai cao di hotel jepang karena pingsan.
terakhir mengingat saat Bai cao memeluk Chang An karena Bai cao menang pertandingan.



Dalam Batin Ting Hao "sebelum ini aku salah paham padamu, tapi.. Bai Cao milik ku, aku tak mau kehilangan Bai Cao, maafkan aku"
saat itu pula Bai cao salah melakukan gerakan hingga dia akan terjatuh namun dengan sigap Chang An menarik nya.


"Hebat" teriak Ting hao langsung mengaget kan semua nya.
Ting Hao menghampiri Bai Cao.


= Lanjut Part 2 =

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 17 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...