SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 3 PART 1

  Images By: Hunan Tv
The Whirlwind Girl 2 Episode 3 PART 1


Pelatih Chang An menyuruh Bai Cao untuk memecahkan Pot besar berisi air jika ingin mengikuti kompetisi Gadis cantik,
Bai cao sudah siap untuk menendang pot tersebut, dan disaksikan teman teman nya.
Dengan yakin penuh percaya diri Bai Cao menendang pot, tapi tetap saja pot itu tidak pecah.
Pelatih Chang An menyuruh Bai Cao untuk menyerah jika tidak bisa melakukan nya, dan melanjutkan latihan.
Teman teman Bai Cao mengeluh jika Bai He yang akan jadi lawan Bai Cao tidak sama dengan pot.
Dan beranggapan jika pelatih nya hanya mempermainkan Bai Cao.



Lalu mereka berencana melatih Bai Cao sendiri karena itu hanya sebuah pot,
Xiu Da mengajari Bai Cao cara memecahkan pot dengan jurusnya,
Lalu menyuruh Bai Cao menendang nya tapi tetap saja tak bisa,
Begitu juga Xiao Ying, yang akhirnya kabur juga.
Pelatih Chang An hanya melihat nya dengan menghela nafas.


Kemudian Bai Cao berlatih sendiri lagi sampai larut malam.
Keesokan hari nya Bai Cao berlatih kembali menendang pot,
Pelatih Chang An melihat Bai Cao berlatih dengan keras, lalu Bai Cao menghampiri nya dan berkata jika dia bisa menendang pot tersebut hingga air nya tumpah namun pot itu terlalu tebal untuk dipecahkan”
Pelatih Chang An menjawab “Jika kau belum bisa memecahkan, maka terus tendang lah”
Bai Cao memulai latihan menendang pot lagi ditemani Pelatih Chang An.


Tiba tiba Senior Ting Hao datang menyapa Chang An dan mengatakan pada Chang An kalau Chang An membawa pelatihan nya di Feng Yun untuk Bai Cao.
Dan mengkritik cara pelatihan Chang An bahwa untuk menghadapi Xiao Bai He si Hujan sakura itu tidak ada hubungan nya dengan menendang pot.
Tapi Chang An hanya diam saja,
Hingga akhirnya Ting Hao berteriak marah :”Chang An aku sedang Berbicara dengan mu”
Chang AN menjawab dengan santai kalau dia masih ingat Ting Hao dulu sangat menghormatinya dan memanggil nya pelatih.


Ting Hao dengan marah bilang jika dia mengingat apa yang terjadi dulu dia sudah menghormati Chang An dengan tidak menendang Chang An keluar dari An Yang.
Lalu Ting Hao bertanya apa alasan Chang An datang ke An Yang?
Chang An: “apakah kau benar benar tidak tau apa alasanku?”
Ting Hao :”apa?”
Chang An menatap Ting Hao lalu menjawab dengan santai :” dulu sekali seseorang dengan lencana nya meminta kalau akupunya waktu aku harus datang ke An Yang”


==Flashback==
Chang An muda melatih para juniornya, Ting Hao datang dengan membawaseperti medali nya untuk ditunjukkan ke pelatih nya yaitu Chang An,
Ting Hao muda berkata jika dia mendapat lencana kompetitor terbaik di turnamen pemuda nasional,dan meminta penghargaan lain dari Chang An,
Ting Hao muda meminta agar Chang An datang kekampung halaman nya di An Yang jika ada waktu,
Karena An Yang pusat lahir nya bela diri.
Chang An muda mengiyakan nya dan tersenyum.
==Flashback END==


Ting Hao mengingatnya dan berkata kalau itu alasan yang bagus,
Tapi dia tidak percaya itu alasannya.
Chang An dengan tersenyum bilang terserah jika kau mau percaya atau tidak.
Disaat itu pula Bai cao kesakitan.
Sontak Chang An dan Ting Hao panik namun Ting Hao sudah berlari duluan dan menggendong Bai Cao dan mendudukkan ke bangku.


Bai Cao bilang pada seniornya kalau dia tidak apa apa dan akan melanjutkan latihan.
Tapi Ting Hao melarang  nya latihan sambil melihat kkaki Bai Cao.
Chang An menyindir ke Bai Cao dan Ting Hao jika ingin bermesraan sebaiknya mencari tempat lain, karena tempat ini buat latihan, lalu pergi.
Kemudian Bai Cao pamit pada Senior Ting Hao kalau mau lanjut latihan.
Ting Hao kesal dari jauh dia mengamatii bai Cao yang sedang memijat kaki nya karena sakit.


Malam hari nya Ting Hao melihat acara Tv yang acaranya memperlihatkan Xiao Bai he terus menjadi juara,
Ting Hao akhirnya memutuskan untuk membantu Bai Cao,
Keesokan harinya Ting Hao menghampiri Bai cao yang sedang latihan, dan memberitahu cara nya untuk memecahkan pot tersebut.
Dia bertanya pada Bai Cao apakah bai cao bisa memecahkan balon dengan kepalanya.
Bai Cao menjawab tidak,
Lalu ting Hao menjelaskan menjelaskan memecahkan balon harus menggunakan jarum agar balon tersebut pecah.
Jadi intinya bukan kecepatan dan taktik yang harus dilakukan dalam memcah pot,tapi harus dengan kekuatan di satu titik.


Bai Cao mulai berfikir dan Ting hao menyuruh nya untuk fokus dan santai dengan menendang satu titik yang ingin ditendang.
Bai Cao memejamkan mata meresapi apa yang dikatakan senior nya itu.
Dan bersiap siap untuk menendang pot.
Disaat Ting Hao memberi aba aba untuk menendang , Bai cao membuka matanya dan dengan penuh percaya diri dia menendang pot besar itu.
Dan benar saja pot itu langsung pecah dan air nya mengalir keluar.


Sontak semua teman nya berteriak senang pada Baii Cao karena akhirnya bisa memecahkan pot dan itu artinya Bai Cao bisa segera mengikuti Kompetisi.
Pelatih Chang An datang tak lama kemudian, dan Bai Cao menghampiri nya dengan semangat bertanya apakah dia bisa mengikuti kompetisi sekarang.
Masih dengan gaya santainya pelatih Chang An menjawab jika pelatihan nya masih dimulai sekarang.
Tentu saja semua nya bingung.


Malam harinya Bai Cao hanya berlatih berdua dengan Chang An.
Chang An menunjukakan 5 bola ping pong yang salah satu nya diberi tanda merah,
Chang An akan melempar secra bersamaan dan Bai Cao harus menendan satu bola yang hanya ada tanda merah nya.
Chang An bersiap untuk melemparnya dan Bai Cao tak bisa menendang nya karena bingung mencari yang ada tanda merah nya.
Berulang ulang Bai Cao gagal dan akhirnya Pelatih Chang An menyuruh nya untuk memikirkan dulu dan latihan selesai.


Bai Cao sedang berjalan bersama Ting hao,
Ting Hao menunjukan minyak oles untuk Bai Cao dia juga mengatakan kalau dia mahir dalam memijat.


Bai Cao menjawab dengan tersenyum kalau itu tidak perlu.
Tng Hao terus ingin membantu Bai cao dan mencoba meraih tangan Bai Cao,namun Bai cao melepaskan tangan Ting hao dan bilang kalau akan pergi ke suatu tempat.
Lalu pamit pada Ting Hao dan berlari pergi.
Ting Hao memanggil nya dan Bai cao sudah berlari,
Disitu Guang Ya melihat Ting Hao melihat kepergian Bai Cao dan kemudian menyapa Ting Hao.
Lalu menawarkan untuk membantu Ting Hao.



Ditempat latihan Bai Cao sudah bersiap menendang bola ping pong dari Chang An,
Mulai dari 5 bola dan Bai cao bisa menendang bola yang ada tandanya,
Kemudian 10 bola,20 bola.
Dan terakhir 50 bola dengan disaksikan teman teman nya.
Akhirnya Bai Cao bisa menendang nya.


Dan semua nya bersorak senang tak menyangka Bai cao bisa melakukan nya,
Kemudian Xiao Ying bertanya pada pelatih Chang An:”Apakah sekarang Bai Cao Bisa ikut Kompetisi”
Chang An menatap Bai Cao dan mengatakan:”Besok aku akan menunjukkan cara bertanding untuk Bai Cao”
Xiao Ying tak menyangka Pelatihnya itu sudah mendaftarkan Bai Cao.
Sontak semuanya senang mendengarnya.


Ting Hao melihat siaran jika besok adalah pertandingan antara Xiao Bai He pemegang 7 kejuaraan, dan Qi Bai Cao dari An Yang.
Xiao Ying dan yang lain nya dikamar sedang bingung memikirkan apakah yang harus dikenakan Bai Cao besok saat akan bertanding, waktunya terlalu terburu buru.
Hingga akhirnya mereka membeli secara online.


Keesokan harinya sudah live acara tv MC mengumumkan pertandingan antara Bai He dan Qi Bai Cao.


Disana sudah ada Chang An dan murid murid nya melihat bai Cao,
Xiao Ying mengatakan kalau Bai Cao terlihat cantik, dan ingin menunjukkan pada semua orang kalau Bai Cao cantik dan berbakat.
Chang An yang mendengar nya hanya sedikit tersenyum.
Sebelum bertanding Bai cao menghampiri pelatih dan kawan kawan nya.


Sebenarnya dia agak risih dan malu dengan penampilan dan rambutnya,
Saat Bai Cao protes dengan rambut nya Bai Cao memegangi rambut nya lalu pelatih Chang An membenarkan tatanan rambut Bai Cao sambil berkata “kalau bertanding kau harus tetap fokus”
Bai Cao menatap nya dalam, mungkin tak percaya pelatih nya mau memegangi rambutnya hehhe.


Tak jauh dari mereka orang orang membicarakan bai cao kalau Bai Cao pasti kalah, karena Bai He peringkatnya jauh diatas Bai Cao.
Chang An yang mendengarnya hanya tersenyum sambil menatap Bai Cao.


Ting Hao membatalkan semua meeting nya karena ingin melihat bai Cao bertanding.
Teman teman Bai Cao memberi semangat pada Bai cao kalau dia yakin Bai cao pasti bisa melakukan nya, semua bernyanyi senang untuk Bai Cao.
Kemudian pelatih Chang An menghentikan nya :”apakah sudah selesai dengan narsisisme kalian?”
Chang An menatap Bai Cao:”Bersiaplah”


Diluar Fang Ting Yi berkaca hitam datang untuk melihat Bai Cao dan duduk disamping Juniornya, dan sesaat kemudian Ting Hao juga datang,
Junniornya tak percaya jika seniornya juga datang .
Fang Ting Yi protes pada kakaknya “apakah Qi Bai Cao begitu penting Bagimu”
Lalu Ting Hao mendekatkan kursinya dan berkata  :”walaupun Bai Cao penting dia tak sepenting adikku” dengan narsis.
Lalu kedua nya tersenyum nyengir.
Fang Ting Yi dengan jutek :”kau pikir aku percaya itu”
Lalu ada penggemar Bai Cao memberi makanan sebagai bentuk mendukung Bai Cao.
Ting Hao tak percaya penggemarnya sampai memberi makanan dengan judul “Rasa Bai Cao “ “apakah tidak ada rasa Ting Hao” canda Ting Hao.


MC pria berkomentar tentang ramalan nya terhadap Bai Cao, dia menginginkan Bai Cao menang namun rasanya tidak mungkin, dan berharap Bai Cao mengejutkan semuanya.
Sebelum bertanding Bai Cao memejamkan mata dan memikirkan Ruo Bai, dia percaya Ruo Bai berada disisinya saat ini.


Pertandingan akan segara dimulai dan wasit meminta keduanya memberi salam.
Dan “Mulai” wasit memberi aba aba.
Kedua nya bertanding dan diawal pertandingan Bai Cao sudah memberi tendangan tiga kali Tornado nya, sehingga mendapatkan tiga poin.



Disamping Chang An xiao ying terus berteriak jika Bai Cao sangat mengagumkan.
Namun Chang An hanya diam.


Saat akan memulai menyerang lagi Bai Cao mengingat percakapan nya dengan Chang An saat latihan Bai Cao bertanya: “Haruskah Bai Cao menghemat tenaganya diawal dan menyerang diakhir dengan tenanga penuh”
Lalu Chang An menjawab:” kau punya ritme sendiri, Bai He juga punya ritme sendiri, mengapakau harus mengikuti ritme nya, kau harus memecahkan ritme nya mengerti”
Dipertandingan Bai cao menatap kearah chang An dan Chang An melihat nya dengan anggukan dan tersenyum,
Lalu Bai Cao membalas nya dengan senyuman juga.(cieeee)
Bai He dan Bai Cao bertanding kembali
Diluar Junior nya Ting Hao berkomentar kalau setiap tendangan tornado dari Bai Cao mempunyai kekuatan, karena ditahun yang lalu hanya ditendangan terakhir yang mempunyai kekuatan.
Lalu Ting Hao menambahkan jika Bai Cao selalu menganggap dirinya tidak punya bakat, jadi dia selalu rajin berlatih, sambil melirik Fang Ting Yi.
Fang Ting Yi hanya cemberut mendengar kakaknya memuji Bai Cao.
 Lanjut ke PART 2

0 Response to "SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 3 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel