SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 4 PART 1

All Images By : Hunan Tv
The Whirlwind Girl 2 Episode 4 Part 1


Senior Ting Hao menanyakan tentang Yu Chu Yuan kepada Bai Cao,
Ting Hao juga bertanya pada Bai Cao apakah Chang An direkomendasikan oleh YU Chu Yuan?
Bai Cao mengangguk.
Xiao Ying, Yi Lin dan Ping Ping menghampiri Ting Hao dan Bai Cao,
karena ingi menjodohkan Bai cao dengan Ting Hao ketiganya mencari cari alasan untuk mengajak Ting Hao berkemah,
meminjam perahu untuk mengajari Bai Cao,
sedangkan Li Yin meminta Ting Hao untuk mengajak Bai Cao nonton,
"itu ide Bagus" jawab Ting Hao.
Bai cao bingung dengan tingkah teman teman nya lalu meminta agar tidak ada ide yang aneh aneh lagi.




kemudian Bai Cao pamit pada Ting Hao untuk berenang dan mengajak teman teman nya.
sebelum pergi berenang Xiao Ying memberi semangat pada Ting Hao.
dari Kejauhan Guang Ya hanya menatap sedih dan menyendiri.
Bai Cao dan yang yang lain nya berenang dengan gembira, mereka bermain air.
Ting Hao melihat Chang An yang sedang berbaring dikursi pinggir kolam sendirian,
Lalu menghampiri Chang An,


tanpa Basa basi Ting Hao langsung mengatakan Kapan Chang An akan meninggalkan song Bai.
dengan masih tiduran Chang An berbalik tanya "Mengapa aku harus pergi? bukan kah kau yang mengundang ku"
Ting Hao:"Baiklah hari ini aku akan membiarkan mu bersenang senang, tapi besok kau harus meninggalkan An Yang"
Chang An lalu menegak kan kepala nya dan berkata "apa ini perintah?"
"lebih tepat nya ini ancaman, kalau kau tidak pergi segera aku akan memberi tahu semua nya dengan apa yang telah kau lakukan sebelum nya"jawab Ting Hao.
Chang An dengan santai :"silahkan kasih tau mereka"
Ting Hao yang kesal bertanya pada Chang An mengapa Chang an melatih Bai Cao, padahal pelatihan nya keras dan dingin, karena semakin keras tendangan nya maka akan semakin besar pengaruh nya.
"itu akan berdampak buruk untuk Bai Cao" lanjut Ting Hao.


Chang An:"ternyata ingatan mu sangat buruk,Kau bilang tehnik menendang pot air, aku tidak mengatakan itu kan?"
Ting Hao nampak berpikir, dan

= Flashback =

Chang an muda sedang melatih junior junior nya termasuk Ting Hao,
Chang An muda mengatakan"Dengan cara apa kau menggunakan tenaga untuk memecahkan pot itu? kau harus memfokuskan tenagamu,
tenaga tubuhmu, juga kaki mu, dan meledakkan disatu titik, itu merupakan tenagamu yang paling kuat"
nampak Ting Hao muda berlatih dengan keras.

= Flashback End =


Ting Hao marah dan berdiri sambil berkata kalau dia memberi tahu Bai cao tehnik menendang pot karena takut Bai Cao akan cedera,
dan Ting hao malah menuduh kalau Chang An hanya menginginkan Bai Cao menang dalam kompetisi tanpa memperdulikan cedera dan hidup Bai Cao.
dengan santai Chang An menjawab:"kalau kau ingin yang terbaik, maka kau harus menerima konsekuensinya, tidak ada yang mudah di dunia ini."
karena kesal Ting Hao mendekatkan wajah nya ke Chang An dan berkata:"Bunuh seribu, korbankan delapan ratus, kau ingin Bai Cao menjadi seperti itu kan?"


Chang An berdiri dan hendak pergi tapi sebelum pergi dia mengatakan lirih pada Ting Hao:"Karena kau tahu segalanya beritahu dia,
apakah Bai Cao akan mendengarkanmu dan meninggalkan aku,atau bai Cao akan tetap berlatih dengan ku,cobalah"
Lalu Chang An melangkah pergi dengan menepuk pelan dadaTing Hao.

Sambil tersenyum Bai Cao memandangi teman teman nya bermain air,
dengan pelan Bai Cao menenggelamkan dirinya kedalam kolam dan tiduran di dasar kolam,
Bayangan Bai Cao, Ruo Bai mengatakan jika Bai cao membutuhkan ruo Bai , maka Ruo Bai akan selalu ada untuk Bai Cao,
dan saat menoleh Ruo Bai berada disamping Bai Cao dengan terpejam.
Bai Cao mengatakan dalam hatinya jika dia berjanji akan memperjuangkan mimpi mimpi nya dulu bersama Ruo Bai yaitu mempromosikan Song Bai,
dan ketika tangan Bai Cao akan meraih Ruo Bai, tiba tiba bayangan Ruo Bai menghilang.




Saat Chang An berjalan pergi dia melihat seseorang tenggelam didalam kolam,
dan mengamati semua nya dan menyadari kalau itu Bai Cao,
sontak dia langsung melepas kaca mata dan bajunya untuk menolong Bai Cao.
Chang An langsung mengangkat Bai Cao, Ting Hao yang melihat nya langsung panik dan menghampiri Bai Cao.
Ting Hao langsung menggendong Bai Cao ke kursi dan menanyakan keadaan nya dengan panik.
Xiao Ying:"Bai cao kenapa kau bodoh sekali"
Guang Ya:"aku tau kau merindukan Ruo Bai, namun kau tidak perlu bunuh diri"
Ting Hao langsung menggertak Guang Ya karena mengatai Bai cao akan bunuh diri,dan menyuruh semua diam


sambil terbatuk batuk Bai Cao mengatakan kalau dia tidak apa apa, dia hanya sedikit lelah.
Xiao Ying menyuruh Bai cao untuk mencari cara lain untuk menghilangkan lelah.
Bai Cao kembali meminta maaf karena sudah membuat semua khawatir,
Chang An yang sedari tadi diam karena khawatir mengatakan dengan tegas kalau mulai sekarang Bai Cao tidak usah mengikuti Latihan latihan lagi.
Bai cao tak terima , namun Ting Hao memberi tahu Chang An untuk mengingat kata katanya.
Lalu Ting Hao menggendong Bai Cao ke dalam rumah agar Bai Cao ganti Baju.
Guang Ya dan Chang An hanya menatap kepergian Ting Hao dan Bai Cao.


Bai Cao menolak dikeringkan rambut nya oleh Ting Hao karena bisa melakukan sendiri,
dan Bai cao masih mengkhawatirkan pelatih nya yang maarah.
lalu Ting Hao memberitahu Bai Cao kalau dia tidak perlu berlatih dengan Chang An karena dia sangat berbahaya,
Bai Cao ingin menolak tapi hanya terdiam.
Ting Hao senyum senyum sambil mengeringkan rambut Bai Cao,
tapi tiba tiba Bai Cao bangkit dan mengatakan:"aku harus kembali, pelatih Chang An sedang menungguku"


Bai Cao kembali ke Balai Song Bai dan mencari cari Chang An dan menemukan nya ditempat latihan,
Bai cao mendekat dan hendak mengataknan sesuatu,
namun Chang An langsung menyela nya dengan berkata kalau Bai Cao tidak perlu datang latihan lagi,


Bai Cao ingin menjelaskan, kalau sebenarnya dia tidak bunuh diri, tapi hanya sedikit lelah.
Chang An menatap nya tajam dan mengatakan:"apakah kau tidak tahu kalau itu sangat berbahaya, kita semua hidup sambil bertanggung jawab atas tindakan kita,
kalau kau seperti itu, itu tindakan orang lemah, kau bilang itu bukan bunuh diri, tapi sama hal nya dengan kau membunuh dirimu,
seseorang yang tidak tau cara menghormati dan mencintai dirinya,seseorang yang tidak menjaga keselamatan nya hanya unuk orang yang sudah meninggal,
apakah kau pikir seseorang itu layak untuk mengikuti pelatihan bela diri, latihan seperti ini tidak ada artinya."

Bai cao menjawab kalau Senior Ruo Bai belum meninggal.
"meninggal atau hidup kau tau jawabannya lebih baik dariku" jawab Chang An dengan tajam.
lalu Bai Cao menagih janji chang An kalau dia akan melatih nya dan mengikuti kompetisi pemuda nasional.
Chang An membenarkan dia pernah berjanji tapi dia tidak mau membuang waktu untuk hal tak berguna, lalu melangkah pergi,
Bai cao menghentikan nya,tapi Chang An malah mngusirnya dan meminta untuk tidak muncul lagi.


Ting Hao sedang melamun didepan Drum, dia mengingat bagaimana Chang An menyelamat kan Bai Cao dikolam renang,
lalu dengan kesal menabuh drum dengan sangat keras,
muncul Guang Ya didepan Ting Hao dia mengkhawatirkan Ting Hao karena sedari tadi tidak makan, maka Guang Ya ingin mengajak Ting Hao makan,
tapi Ting Hao malah bertanya pada Guang Ya tentang Bagaimana cara melupakan seseorang, karena sangat sulit bagi Ting Hao untuk menghapus seseorang dalam hidup nya.


Bai Cao sedang duduk dikamar karena tidak diizinkan untuk latihan,
Xiao Ying Yang Baru latihan langsung tidur dipangkuan Bai Cao.
Bai Cao bertanya tentang bagaimana latihan nya.
sambil mengeluh kesal Xiao Ying menjawab :"jangan ingatkan aku, karena pelatih Chang An sangat gila hari ini, dia hampir membunuh kami"


xiao Ying bertanya pada Bai Cao kenapa Hari ini tidak ikut latihan,
dengan sedih Bai Cao menjawab kalau dia sudah ditendang keluar oleh pelatih Chang An,
namun Xiao Ying malah bahagia akhirnya Bai Cao bisa bebas dari pelatihan Chang An,
tapi Bai Cao terus memaksa Xiao Ying untuk membantunya agar dia bisa kembali berlatih lagi dengan pelatih Chang An.

Xiao Ying tak percaya Bai Cao sangat begitu ingin sekali kembali berlatih, kemudian memberi saran agar memberi pelatih Chang An sesuatu yang dia sukai,
Bai Cao nampak berfikir tentang apa yang disukai pelatih nya.
Xiao Ying memikirkan tentang barang kesukaan untuk type orang, yang dingin, terlihat panas, kesepian , dan menakutkan.
lalu Bai Cao mengingat kerajinan kayu yang dilihat nya kemarin dikamar Chang An, seketika Bai Cao langsung keluar.


keesokan nya terlihat Bai Cao membeli sebuah balok kayu.
dimalam hari nya Chang An sedang mengerjakan kerajinan kayu nya tapi malah patah dan membuang kerajinan itu tepat saat Bai Cao datang,
Bai Cao mengambil nya dan dengan ragu ragu masuk kedalam kamar Chang An dan meletakkan di meja nya,


Chang An hanya cuek mengetahui nya.
Bai Cao mengeluarkan Balok dari Tas nya lalu memberikan pada Chang An, dan berkata kalau dia tau pelatih nya menyukai ukiran maka dia membeli nya,
dan mengatakan kalau penjualnya bilang itu kayu bagus,
Chang An menanggapinya dengan berkata itu bukan lah barang bagus,


Bai Cao menarik kembali kayu itu,lalu meminta maaf dan pamit pergi.
Chang An menghentikan nya dan bertanya kenapa Bai Cao datang mencarinya.
Bai Cao menjawab agar dia tetap diizinkan untuk berlatih kembali,
"Bisakah kau melupakan orang itu(Ruo Bai)?" Tanya Chang An.
saat Bai Cao akan menjawab, Chang An Langsung mengatakan kalau dia tidak mau membuang buang energi nya hanya untuk masalah sembarangan.
"Jadi apakah kau bisa melakukan nya" tanya Chang An sekali lagi.
dengan Tegas Bai Cao menjawab Bisa.
lalu Chan An mengatakan kalau latihan nya sangat keras, kalau Bai Cao bisa melalui nya maka Bai Cao akan jadi unggul,
tapi kalau Bai Cao tidak bisa maka akan jadi produk gagal akhirnya dibuang seperti ukiran nya yang baru saja dibuang.
lalu bertanya apakah Bai Cao bisa melewatinya,
Bai Cao mengiyakan nya.


"kau boleh pergi" kata Chang An.
Bai Cao bingung dan bertanya tentang latihan nya.
lalu Chang An menjawab kalau besok latihan nya harus tepat waktu, jangan sampai terlambat.
Bai Cao senang dan langsung pamit untuk kembali.

Chang An menghentikan nya menyurh meninggalkan balok yang dibawanya.
tapi Bai Cao beralasan kalau kayu nya jelek dan akan mencarikan nya lagi yang bagus.
"tinggalkan barang itu, aku sendiri yang akan membuang nya" ketus Chang An.
setelah Bai Cao pergi Chang An menciumi aroma kayu itu dan bergumam kalau kayu itu lumayan bagus.

Lanjut Part 2

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 4 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...