SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 5 PART 1

Image By : Hunan Tv
The Whirlwind Girl 2 EPISODE 5 PART 1


Di balai song Bai Chang An sedang tidur di shofa dia bermimpi saat masih bergabung di Balai seni beladiri Feng Yun,
Chang An muda sedang bertanding dan memenangkan pertandingan,
nampak kaki Chang An sudah cedera, dan teman teman nya mengandalkan Chang An dalam setiap pertandingan.
Chang An terbangun dan sedih memikirkan mimpinya sambil memegangi kaki nya yang cedera.


FlashBack
Chang An sedang bertanding..
dalam hati Chang An berkata:"aku tak pernah menyangka, jika orang yang paling melukai, aalah orang yang paling kupercayai"
lawan Chang An dalam pertandingan itu seorang yang bernama She Chen Hong,yang sepertinya sudah mengetahui cedera kaki Chang An,
langsung menendang kaki Chang An, hingga Chang An jatuh.
She Chen hong juga mengatakan jika dia adalah yang terkuat.
Flashback End



Ting HAo dan Bai Cao tertidur di mobil karena kehabisan Bensin,
tanpa disengaja kepala Bai Cao jatuh kepundak Ting Hao,
Ting Hao terbangun merasakan nya, lalu ingin menyentuh pipi Bai Cao tapi takut itu akan membangun kan Bai Cao.
lalu Ting Hao hanya melihat Bai Cao dari kaca sepion sambil menyandarkan kepala nya ke kepala Bai Cao,
dalam hati Ting Hao bergumam:"Bai Cao lupakan lah hari ini, dan tidurlah yang nyenyak"


hari sudah pagi,Bai cao terbangun dengan panik dia membangunkan senior Ting Hao menyadari karena dia akan terlambat berlatih,
lalu Ting Hao menelepon seseorang untuk menjemput mereka.
Bai Cao diantar Ting Hao ke balai Song Bai, Bai Cao langsung berlari masuk sambil mengucapkan terima kasih kepada seniornya.
tapi dipanggil kembali oleh Ting Hao dan mengatakan jika dia mendukung semua keputusan Bai Cao tapi Bai Cao tidak boleh terlalu dekat dengan Chang An.



Bai Cao yang terburu buru hanya mengiya iyakan saja perkataan seniornya itu.
Bai Cao langsung menuju ketempat latihan namun tak ada seorang pun disana,

lalu Xiao Ying yang datang langsung kaget dan senang melihat Bai Cao kembali, mengatakan jika hari ini tidak ada latihan pagi,
Xiao Ying mengeluh pada Bai Cao yang ditelepon semalaman tapi tidak diangkat,
Bai Cao menjawab jika batery nya sedang habis.
lalu Xiao Ying memberitahu Bai Cao jika hari ini dia pasti habis oleh pelatih Chang An,
dan menceritakan tentang kemarin saat Bai Cao pergi dengan Ting HAo pelatih Chang An memanggil manggil menyuruh nya kembali,namun bai Cao tak mau kembali.
Xiao Ying menceritakan dengan penuh ketakukan "Dia diam disini sepanjang malam, dengan aura teguh dan membunuh"

lalu Bai Cao ingin pergi meminta maaf, tapi dilarang oleh Xiao Ying.
Xiao Ying takut nanti akan terkena masalah, jadi Bai Cao harus berfikir dulu bagaimana cara membuka hati pelatih nya.
Bai Cao nampak berfikir dan langsung berlari kekamar mencari obat oles.


sampai dikamar Pelatih Chang An Bai cao memanggil manggil pelatih nya, namun tak ada sahutan.
setelah beberapa kali mengetuk pintu akhirnya Chang An membuka pintu,tapi hanya diam.
kemudian Bai Cao memberanikan diri untuk memberikan obat oles itu dan memberi tahu jika itu obat bagus buat kaki yang cedera.

"tidak perlu, kapan kaki ku cidera?" dingin Chang An.
Bai Cao menjawab kemarin,
lalu Chang An menanyakan pukul berapa sekarang dan menyuruh Bai cao pergi, sambil menutup pintu.
tapi Bai Cao malah menengahkan tangan nya ketengah pintu sehingga tangan nya terjepit, dan kesakitan.
Chang An yang mengetahui nya langsung panik dan mengatai nya"apakah kau gila, kau bodoh?" lalu menyuruh masuk.


Chang AN menutup pintu dan menyuruh Bai Cao duduk,
Bai cao duduk dengan sangat tegang karena Chang An hanya melihat nya dengan tajam,
seketika Bai Cao bangkit dan langsung meminta maaf.
lalu Chang An memberitahu Bai Cao:"mulai sekarang jika aku sedang melatih mu,kau tidak boleh pergi dengan siapapun"
Bai Cao mengiyakan nya dengan senang.

kemudian Chang An bertanya tentang Obat yang dibawa Bai Cao,
Bai cao dengan antusias ingin memmakaikan pada kaki Chang An,
tapi Chang An malah meminta bai Cao untuk memakaikan pada tangan nya yang terkena pintu tadi.
Bai Cao langsung berdiri dan bingung.


"apakah tangan mu itu terbuat dari batu, tahan dari sakit" tanya Chang An
Bai cao menyembunyikan tangan nya dan bilang jika tangan nya tidak apa apa,
"cepat oleskan obat nya, kau tidak dengar" perintah Chang An.
Bai Cao yang takut tak sanggup menolak dan kesulitan membuka tutup obat itu namun direbut oleh Chang An yang menyuruh nya untuk duduk,
Chang an mengoles obat nya dengan sangat kasar sehingga Bai Cao terlihat menahan kesakitan,
Chang An melihat nya dan mulai memijat dengan agak pelan. sweet banget.

keesokan nya pelatih Chang An datang ketempat latihan, dengan disambut murid muridnya,
chang An melihat Bai Cao dan tersenyum karenanya.

"Wow kau menenangkan nya secepat ini" bisik Xiao Ying ke Bai Cao
lalu Chang An memulai latihan nya.
dirumah Ting Hao sedang bercakap dengan Juniornya tentang keputusan nya yang akan melatih di Balai Song Bai dan meninggalkan Balai Xan wu.
Ting Yi yang baru datang mendegarnya langsung marah pada kakaknya.
Ting Yi menanyakan kenapa kakak nya ingin melatih disana,

Ting Hao menjawab jika di Song bai ada pelatih seperti setan dan dia tidak mau Bai Cao dilatih oleh nya.
"Qi Bai Cao, dia Lagi" tanya Ting Yi tak percaya kakaknya ingin melatih di Song Bai karena alasan pribadi.
"Fang Ting Hao sadarlah" teriak Ting Yi.
Ting Hao yang menyayangi adik nya lalu pamit pergi dan mengatakan jika telepon nya akan hidup 24 jam untuk Ting Yi dengan berlari.

Di balai Song Bai Chang An sedang melatih murid muridnya.
tiba tiba ada seorang melangkah masuk dengan keempat bodyguard dibelakangnya.
Semuanya melihat terkejut dan terpesona karena Ting Hao datang.
Ting Hao melepas kacamatanya dengan keren dan melemparkan ke bodyguard dibelakang nya tapi si Bodiguard tidak bisa menangkap,
ting Hao langsung meringis melihat bodyguard nya tadi karena jadi tidak terlihat keren, lalu bodyguard mengambil kacamata itu dengan melirik Ting Hao.

Tanpa Basa basi Ting Hao langsung mengumumkan jika mulai sekarang dia aka melatih di Song Bai,
sontak semuanya terkejut, lalu Ting Hao bertanya apakah dia tidak diterima.
tentu saja semua nya langsung mengiyakan nya dengan senang.
Ping Ping dan Li Yin berbisik karena melihat Guang Ya yang aneh senyum senyum sendiri melihat Ting Hao.

Bai Cao:"Senior Ting Hao jangan permainkan kami?"
Ting Hao menjawab tentu saja tidak, Chang An Hanya terdiam menatap nya.
Chang An melirik ke murid nya yang begitu senang, sontak semuanya jadi terdiam.
lalu Chang An bertanya pada Ting hao apakah pantas dia mencampakkan Balai Xian Wu hanya untuk mengejar seorang wanita.

dengan santai Ting Hao menjawab jika itu bukan mencampakkan karena kita semua keluarga Yuan wu Dao jadi pantas saja saling bertukar dan belajar.
dan Ting Hao menuduh Chang An berfikiran sempit.
tanpa disangka Ting Hao membenarkan Jika dia menyukai Bai Cao didepan semua nya,
sontak semua nya bersorak mendengarnya.

Xiao Ying menyodok Bai cao dan menyuruh mengatakan sesuatu karena Ting Hao sudah menyatakan perasaan nya didepan semua orang,
dengan ragu Bai cao berkata:"senior Ting Hao tolong jangan menggodaku, dan kembalilah, selain itu kami juga sudah punya pelatih"


Chang An hanya melihatnya.
Xiao Ying berbisik pada Bai cao:"kau Bodoh sekali, ini suatu kehormatan mendapat senior Ting Hao untuk melatih kita"
lalu Xiao Ying membungkam mulut Bai Cao dan mengatakan jika semuanya menerima nya sebagai pelatih disini dengan senang hati.
dan Ting Hao mengatakan jika mulai sekarang akan ada dua pelatih yaitu dia dan Chang An,
Chang An hanya tersenyum sinis menanggapinya lalu pergi.


Xiao Ying mengajak Bai cao berbicara berdua, Bai Cao protes kenapa xiao Ying membungkam nya.
Xiao Ying beralasan kalau dia tak tega melihat senior Ting Hao patah hati disana.
tapi Bai cao takut kalau seniornya itu melatih disini akan terjadi salah faham dan membuat nya jatuh cinta lebih dalam lagi dan Bai Cao tidak punya perasaan apa apa.
lalu Xiao Ying mengungkap kan kalau pasti ada jalan untuk menolak nya perlahan lahan tanpa menyakitinya,
Xiao ying terus meyakinkan Bai Cao agar tidak khawatir "Siapa tahu Senior Ting Hao akan jatuh cinta pada wanita lain" kata Xiao Ying sambil tersenyum.

Guang Ya mengikuti Ting Hao ke halaman, Guang Ya mengembalikan obat oles yang diberikan nya untuk memijat Bai Cao dan
mengatakan jika Bai Cao tidak menyukai Ting Hao walaupun senior Ting Hao sudah banyak melakukan usaha.
Ting Hao menjawab kalau dia juga tau Bai Cao hanya menganggapnya teman dari dulu.


di balik pohon Xiao Ying dan Bai Cao mengintip Guang Ya dan Ting Hao lagi berbincang,
dan disaat itu pula Guang Ya sedang menyatakan perasaan nya,
Ting Hao kaget mendengar pernyataan cinta dari Guang Ya,
Xiao Ying dan Bai Cao senang melihat Guang Ya menyatakan cinta pada Ting hao karena ini kesempatan Bai Cao lepas dari Ting HAo.


Ting Hao menolak Cinta Guang Ya dengan mengatakan kalau sebenarnya dia gadis yang Baik,
tapi itu disalah artikan oleh Bai Cao dan xiao Ying mereka menganggap senior Ting Hao menerima cinta Guang Ya,dan Bai Cao,Xiao Ying pergi sebelum mendengarkan kelanjutan perbincangan antara Guang Ya dan Ting Hao.
Ting hao tak ingin Guang Ya salah faham tentang sikap nya, dan tidak ingin merusak persahabatan antara Bai Cao dan Guang Ya karena masalah percintaan.
Guang Ya sedih dan merasa iri pada Bai Cao.


malam hari nya Ting Hao mendatangi tempat latihan dan mendapati Bai Cao sedang mengepel lantai,
Bai cao menyapanya dengan senyuman lebar.
"kau terlihat senang, bukankah tadi kau tidak menyambutku dan menyuruhku kembali" sapa Ting Hao.
Bai Cao mengatakan kalau dia berikir sudah salah faham pada senior Ting Hao.


"salah faham apa" tanya Ting hao.
Bai Cao langsung menebak kalau senior Ting Hao punya gadis lain yang disukai, Ting Hao yang terkejut langsung mengiyakan saja perkataan Bai Cao,
bahkan dia menyudutkan Bai Cao ketembok dan mengakui kalau dia sudah menyukai bai Cao dari dulu dan sekarang malah menyukai gadis lain, dan bertanya apakah Bai cao cemburu.



Bai cao langsung menghindar dan mengatakan "tentu saja tidak cemburu kalian berdua temanku,dan kalian terlihat cocok"
Ting Hao terlihat kecewa dan sedih, tapi berusaha menutupi nya.

Bai cao bertanya kenapa tiba tiba senior Ting Hao mau melatih Song Bai,
dengan gaya menggurui Ting Hao mengatakan kalau dia tidak suka Chang An dan akan melatih Bai Cao mulai sekarang,
"lagipula hanya aku yang boleh melatihmu mulai sekarang, kalau tidak kau akan menerima konsekuensi nya" sambil menunjuk bai Cao.
namun saat akan melangkah, kaki kanan Ting Hao malah masuk ke ember pel nya Bai Cao,yaa tentu malu lah hehee.


Lanjut Part 2

0 Response to "SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 5 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel