SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 EPISODE 7 PART 2


Image By : HUNAN TV
The Whirlwind Girl 2 EPISODE 7 Part 2


Ting Hao dan yang lain nya terlihat tegang melihat pertandingan Bai cao,
Jia Teng Ying Bai He berkata pada Bai Cao kalau dia bukan lah lawan yang layak bagi nya,
"Kompetisi nya belum berakhir" jawab Bai Cao.
Jia Teng Ying Bai He :" maka sekarang akan segera berakhir"




Jia Teng Ying akan menyerang Bai Cao,
Ting Hao terlihat cemas,
Bai Cao memejamkan mata dan berkata dalam hati:"Untuk kompetisi junior Nasional, untuk senior Ruo Bai, tak peduli apapun aku tidak boleh kalah"
lalu membuka mata dan mengingat latihan nya di roda putar, latihan dengan bola ping pong, dan latihan ketika dipanah.


Jia Teng Ying sudah bersiap dengan Tendangan sakura rain nya.
Chang An langsung berdiri dan berteriak pada Bai Cao:"posisi berdirimu"



Bai Cao yang melihat nya langsung mengerti dan semua tendangan Jia Teng Ying Bai He bisa di tepis nya,
bahkan Bai He kena tendangan dari Bai Cao dan menambah angka Bai Cao menjadi 2 : 6
teman teman Bai Cao bersorak senang untuk Bai Cao,

kemudian ChangAn dengan serius memberi aba aba lagi Untuk Bai Cao:"Tendangan Triple tornado mu"
Ting Hao melihat sinis ke arah Chang An.


Bai Cao langsung menuruti perintah pelatih Chang An,
namun sheng Bo dan yang lain nya mengeluhkan kenapa harus menggunakan Jurus Tiga tornado nya,
padahal tendangan sebelum sebelum nya selalu gagal.

Pada saat Bai Cao menendang dengan jurus Tornado nya Jia Teng juga menggunakan Tornado milik Bai Cao untuk melawan balik,
dalam hati Jia Teng  berkata : "kau hanya mempunyai tendangan Tornado, sangat sederhana sekali bai cao"

benar saja saat keduanya sama sama menggunakan tendangan Tornado,
pelatih Chang An berteriak kembali :" Lagi"
dan Bai Cao langsung menggunakan Tornado nya lagi dan menyerang Jia Teng yang baru saja menggunakan Tornado.


Ting Hao langsung berdiri, dan Sheng Bo berkomentar kalau Bai Cao menggunakan jurus tornado berulang,
sehingga lawan tidak punya kesempatan untuk mengambil nafas dan beraksi.
Chang An sedikit tersenyum.


Saat Jia Teng terjatuh wasit memberi waktu,
Bai cao mengingat saat latihan bersama Chang An diroda putar.

Flashback
Chang An bertanya apakah Bai Cao sudah tidak merasa pusing,
Bai cao menjawab kalau sudah lebih baik sambil tersenyum,
dan Chang An juga menjelaskan kalau bai Cao sudah bisa mengatasi pusing saat berputar diketinggian,
bahkan kecepatan Bai cao lebih besar dibanding Jia Teng Ying Bai He, dan dia juga akan menggunakan jurus tornado,
lalu Chang An bertanya pada bai Cao:"lalu apa yang akan kau lakukan untuk mengalahkan dia"
Bai Cao nampak berfikir dan Chang An tersenyum, lalu Bai Cao juga tersenyum tanda Bai Cao mengerti maksud pelatih nya itu.

Flashback end



wasit memberi hitungan pada JIa Teng Ying yang K.O
Chang An merasa kalau Jia Teng sudah pasti kalah, lalu pergi meninggalkan lapangan melewati Ting Hao.
Ting Hao hanya melihat nya sinis.

akhirnya Wasit mengumumkan kalau pemenang nya adalah Qi Bai cao,
semua teman teman Bai Cao langsung berhambur untuk memeluk Bai Cao,
namun Bai Cao nampak mencari cari dan melihat dibangku Chang An duduk tapi sudah tidak ada Chang An yang ada hanya Ting Hao dan Sheng Bo.



Xiao Ying dan Teman teman nya berterima kasih pada Ting Hao karena sudah melatih Bai Cao sehingga jadi pemenang.
tapi Ting Hao menyangkal nya dan berkata kalau yang mengajari Bai Cao Tiga tornado berulang adalah Roda putar.

sambil menunggu Bai cao sedang wawancara, Ting Hao dan yang lainnya sudah berada di dekat Roda putar.
Xiao ying bertanya tentang maksud Ting Hao yang membantu Bai Cao adalah Roda putar.


Flashback
Ting Hao melihat Chang An sedang melatih Bai Cao menggunakan Roda putar,
dan Ting Hao juga melihat Chang an membantu Bai Cao mengelap keringat,
dengan sedikit cemburu dia berkata dalam hati;" Bai Cao aku sudah memperingatkan kalau dia orang yang berbahaya, tapi kau masih ingin berlatih dengan nya"



Flashback End

lalu Ting Hao menjelaskan ke Xiao Ying dan yang lain nya kalau Bai Cao berlatih otot pinggang dan mengatasi pusing saat berputar, dan meningkatkan kecepatan nya melalui roda putar.
jadi dari situlah tendangan Tornado berulang bisa dia dapat dalam waktu singkat.

Xiao ying mengatakan kalau metode pelatih ChangAn luar biasa.
lalu mereka menyapa Chang An yang baru datang.


Ting Hao mengatakan jika Chang An kali ini menang telah membuat Bai cao menang dikompetisi.
tapi Ting Hao lebih senang kalau Bai Cao kalah dalam pertandingandari pada harus berlatih menggunakan metode Chang An,
Ting Hao juga mengakui kalau ChangAn memang terbaik dalam hal melatih,
Chang An menanggapi nya dengan santai:"memang selalu begitu kan"



Xiao Ying yang melihat ada aura aura ketegangan diantara Ting Hao dan Chang An langsung pamit mengajak teman teman nya untuk pergi.

stelah semuanya pergi, Chang An mencoba menjelaskan pada Ting Hao tentang Xing Yao.
tapi Ting Hao menghentikan nya dan menuduh metode Chang An itu berbahaya,
Ting Hao mengingatkan Chang An kalau dia tidak ingin Bai Cao dilatih seperti orang orang di Balai Feng Yun
karena takut Bai Cao akan berubah menjadi orang yang seperti monster.
Chang an diam menanggapi nya


dbalik semak semak Xiao ying dan Yang lain nya menguping pembicaraan Ting Hao dan chang an,
Xiao ying mengaku ada dipihak Ting Hao,
sedangkan Yang rui merasa kalau pelatih Chang An tidak ada salahnya,
karena latihan juga untuk menang,
tapi Xiao Ying tidak mau Bai Cao berubah menjadi monster seperti orang orang di balai Feng Yun.


Chang An menjelaskan walaupun monster tapi tetap jadi juaranya,lalu melangkah pergi.
Ting Hao menghentikan nya dan berkata kalau juara tidak akan bertahan lama dan mengingatkan seperti apa Chang An dulu,
dan sekarang begitu menyedihkan,
Chang an hanya diam dan lalu melangkah pergi.


dibalik semak Yang rui kembali menjelaskan kalau metode pelatih Chang AN memang juga digunakan oleh pilot internasional,

Ting Hao masih diam memikirkan Xing Yao.

Flashback
Ting Hao kecil sedang berlatih dan Xing Yao menghampiri Ting Hao,
Xing Yao mengatakan kalau dia Lelah, lalu Ting Hao menyurh nya istirahat dan berkata kalau yang pelatih Chang An bilang dia harus bertahan.


keesokan nya Ting Hao mendengar pelatih Chang An sedang memberitahu Xing Yao kalau Xing Yao harus pergi dari balai Feng Yun,
karena pelatihan di Balai feng Yun tidak cocok untuk nya,
Ting Hao yang mendengar meminta pelatih Chang An untuk tetap menizinkan Xing yao di Feng Yun,
tapi pelatih Chang An tetap tak mau mendengar nya dan memberi waktu sampai besok pagi,
dan menjelaskan prisip Balai Feng Yun jika yang kuat akan bertahan, dan yang lemah akan dieliminasi.


malam hari nya Ting Hao menemani Xing Yao berlatih di roda putar,
dan mengatakan kalau Xiao Ying kelelahan dan menyuruh nya istirahat,
tapi Xing Yao tidak mau dan akan terus berlatih agar pelatih Chang An mau mengizinkan nya tetap tinggal,
dan setelah itu xing Yao langsung menundukkan kepalanya dan meninggal di atas roda putar,
ting Hao berteriak histeris melihat nya.


Flashback end

Ting Hao menunggu Bai Cao yang sedang wawancara dan akan mengajak Bai Cao untuk makan untuk merayakan kemenangan Bai Cao,
tapi Bai Cao bertanya tentang Xiao Ying dan yang lain nya,
Ting Hao menjawab kalau sudah mengurus nya dan langsung memaksa Bai Cao masuk ke mobil.


Bai Cao dibawa kerumah Ting Hao,
dan Ting Hao akan memsak kan khusus untuk Bai Cao,
dengan gaya keren nya Fang Ting Hao mulai memasak namun saat akan membalik daging Ting hao malah takut dan menyuruh chef untuk membalik kan nya.

fang Ting Hao menghidangkan makanan untuk Bai Cao,
dan mengatakan jika ini murni untuk kemenangan Bai Cao.


namun Bai Cao malah berbicara tentang keinginannya mengikuti kompetisi junior nasional,
dan dia berterima kasih kepada Ting Hao dan Chang an.
Ting Hao terdiam lalu mengatakan kalau dia akan melatih Bai Cao dan menjadikan nya juara,
dia akan melatih lebih baik dari Chang An,
lalu Bai cao beranggapan kalau pelatih Chang An tidak buruk dalam melatih.

Ting hao langsung mendekat ke Bai cao dan berkata kalau dia tidak ingin Bai cao berlatih dengan Chang An,
karena nantinya Bai Cao akan jadi orang yang berbeda seperti di Feng Yun.


Bai cao tetap menjelaskan kalau dia tidak berubah dan pelatih Chang An masih kaku.
Ting Hao membenarkan kalau Chang An memang kaku, dan hampir mirip dengan Ruo Bai,
tapi pada akhirnya nanti Bai cao akan terus ingin berlatih lagi, dan berlatih lagi,
karena Ting Hao juga pernah mengalami nya hingga akhir nya dia melihat Xing Yao meninggal dihadapan nya.
lalu Ting Hao meminta Bai Cao untuk meninggalkan Chang An untuk kebaikan Bai Cao sendiri.


Bai Cao berdiri dan menjelaskan kalau dia ingin tetap berlatih dengan Chang An,
karena dia ingin ikut kompetisi junior nasional, dan bertemu Ruo Bai.
Ting Hao menjelaskan kalau dia juga akan melatih Bai Cao dan menjadikan nya juara dan meminta Bai cao mempercaya nya.
Bai cao mempercayai nya dan setiap hari selalu menggunakan metode ting Hao dan Chang an.

karena Bai Cao terus menolak akhirnya Ting Hao memberi pilihan jika Bai Cao disuruh memilih salah satu pelatih,
Bai Cao akan memilih Ting Hao atau Chang An.


Bai Cao terdiam.
Ting Hao berteriak lagi kalau seandainya Bai Cao memilih Chang An maka ting Hao tidak akan peduli pada Bai Cao lagi.

Bai Cao:"maafkan aku senior Ting Hao, pilihan ku.... aku tak bisa memilih"
lalu berlari pergi meninggalkan Ting Hao,
Ting Hao marah melihat kepergian Bai Cao.


di Song Bai xiao Ying dan yang lain nya menunggu Chang An untuk berlatih,
Li Yin datang dan memberi tahu jika pelatih Chang An tidak ada dikamarnya.

Xiao Ying mengira jika pelatih ChangAn marah karena bertengkar dengan senior Ting Hao,
Bai cao kaget mendengar nya, lalu bertanya pada Xiao Ying,
walau agak berat akhirnya Xiao Ying mengatakan kalau memang benar pelatih Chang An dan senior Ting Hao bertengkar.
dan memberi tahu alasan nya kalau senior Ting Hao marah terhadap pelatih Chang An yang melatih Bai Cao dengan metode Feng Yun,
karena hanya akan melatih monster yang selalu ingin menang, dan penuh kekerasan.
dan Xiao Ying juga membela pelatih Chang An kalau sebenarnya belajar Yuan Wu Dao untuk menang.


sementara yang lain nya berdebat tentang membela senior Ting Hao dan yang satu nya membela pelatih Chang An,
Bai Cao langsung mengambil ponsel nya dan mencoba menelepon pelatih nya,
namun Chang An mematikan ponsel nya,
lalu Bai Cao pamit kalau dia mau mencari pelatih Chang An.


Chang An sudah berada di makam Xing Yao.

Flashback
Chang An muda memberikan ukiran dari kayu kepada juniornya,
lalu Xing Yao datang dan meminta juga diberikan Ukiran
tapi Chang An menjawab kalau ukiran itu hanya untuk orang yang luar biasa dalam kompetisi,
Xing Yao menunduk sedih mendengarnya.


Flashback End

Chang An sedih seperti menyesali sesuatu,
lalu berjongkok memberikan patung ukiran diletakkan didepan makam Xing Yao,
dan berkata kalau dia berhutang satu ukir kayu pada Xing Yao,
dan sekarang dia datang untuk memberi nya.
Chang An:"Fang Ting Hao mungkin benar, Feng Yun sudah melatih orang menjadi monster, dan aku sekarang menjadi monster"


lalu sambil tersenyum Chang an menceritakan kalau sekarang berada di Balai yang aneh,
dan didalam balai itu orang orang nya tidak terlalu pandai,
belum sempat melanjutkan, Ting Hao datang dan menanyakan kenapa Chang An berada dimakam Xing Yao.


dengan tenang Chang An menjawab apa salah nya dia berada di makam Xing Yao,
Ting Hao yang marah langsung melempar bunga yang dibawa nya ke Chang An,
karena menurut Ting Hao Chang AN tidak berhak berada dimakam Xing Yao.


lalu dengan cepat Chang An menendang bunga yang dilayangkan kepadanya,
kedua nya pun bertarung sampai akhirnya keduanya saling menatap tajam.




Ting Hao:"Dia terbaring disana karena kau, apa hak mu untuk datang kesini" sambil menunjuk makam Xing Yao.

"sudah kukatakan padamu sebelum nya, kalau kondisi tubuhnya tidak cocok untuk berlatih di balai Feng Yun,
itulah sebab nya aku menyuruh dia untuk pergi dari Balai Feng Yun" jawab Chang An.

Ting Hao tetap tak percaya karena itu cuma alasan Chang An dan Ting Hao juga menuduh Chang An kalau dia hanya mencari yang terbaik,
dan membuat Xing Yao berlatih sendiri hingga akhirnya meninggal.


Chang An hanya terdiam dan tak mau berdebat lalu pergi tapi Ting Hao menyuruh nya berhenti,
dan mengambil Patung ukir di makam Xing Yao lalu melemparkan ke Chang An sambil mengatakan:"Xing Yao tidak akan pernah memaafkan mu, dan aku juga"

lalu Ting Hao menghina Chang An kalau sekarang menjadi makhluk tak berguna yang ditendang oleh Balai Feng Yun,
"kau menghancurkan Xing Yao, kau hancurkan dirimu sendiri, dan aku peringatkan jangan kau gunakan metode tak berguna untuk melatih Bai Cao"teriak Ting hao.



Chang An marah dan mengepalkan tangan nya.

Bersambung ke Episode 8

0 Response to "SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 EPISODE 7 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel