SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 4 PART 2

All Images By : Anhui TV

Across The Ocean To See You Episode 4 PART 2


Zheng Chu sedang ada di Bar milik teman nya bersama Tang Min dan Guo Guo.
Zheng Chu ingin minum tapi Tang Guo melarang nya dan akan memesankan minuman biasa saja.


"kalau aku disini tidak minum, apa gunannya datang kesini?" ucap Zheng Chu.

"guo Guo kau hanya mengkhawatirkan Zheng Chu saja, kau tak peduli dengan kakak mu kau hanya menganggap ku angin disini,benar benar gak punya hati" canda Tang Min.

Zheng Chu:" aku juga kakak nya, berhenti mengeluh"
Tang Guo yang disamping nya langsung memukul Zheng Chu "sudah berapa kali ku bilang kalau aku bukan adik mu"


Zheng Chu:"ini karena kau belum menemukan cintamu, nanti kalau kau sudah menemukan cintamu maka kau tak akan peduli lagi padaku" kata Zheng Chu dengan tersenyum.
Zheng Chu bertanya pada Tang Min kalau terakhir kali bilang sudah tak kembali lagi keluar negeri, apakah kau berencana bekerja di rumah sakit keluargamu?
Tang Min menjawab akan tahu setelah beberapa hari dan menyuruh Zheng Chu untuk datang bersenang senang kerumah sakit tempat nya bekerja.

Zheng Chu malah mengeluh kalau rumah sakit bukan tempat yang menyenangkan kenapa harus bersenang senang dirumah sakit.


Tang Min bertanya pada Zheng Chu kalau nampak tak sehat. Zheng Chu menjawab mungkin lelah bekerja.
lalu Tang Min melanjutkan memberi saran untuk mengobati orang patah hati.
seketika Tang Guo langsung memepetkan duduk nya ke Zheng Chu.


"aku tahu.. tapi aku rasa menjadi lajang cukup bagus untuk sekarang" jawab Zheng Chu sambil menyodok Tang guo hingga berguling kesamping.
Tang Min yang melihat nya adik nya hanya senyum senyum sambil minum.


lalu Tang Guo bangkit dan bertanya "Chu CHu.. kau tidak mungkin masih merindukan Chen Shan Shan kan?"

sambil mengarahkan pandangan ke Tang Guo "biar kuberitahu, dalam kamusku hanya saat ini dan masa yang akan datang, tidak ada masa lalu.meskipun sekarang dia datang dan memohon padaku sekarang, aku tidak akan kembali padanya."

"benarkah" tanya Shan Shan.

"benar.. karena aku harus memfokuskan energiku untuk pekerjaan ku dan melawan bos iblis wanita itu" jawab Zheng Chu sambil memejamkan matanya.

"Bos iblis wanita" gumam Tang Guo.


Zheng Chu mengatakan kalau Bos baru nya adalah Su Mang.
Tang Guo yang kaget berteriak "Su Mang"
Zheng Chu langsung mengajak Tos Tang guo karena masih mengingat Su Mang. Tang guo langsung menampik tangan Zheng Chu dan memeluk nya.
"Chu Chu.. berarti kau tak boleh bertahan disana, ini tidak normal, bagaimana ini" ucap Tang Guo.



Tang Min disamping hanya senyum senyum melihat Tingkah adik nya. Tang Guo meneruskan kalau kau harus bekerja diperusahaan ayah ku.
tapi Zheng Chu langsung menyahut tidak mau. walaupun aku sudah mengundurkan diri aku tidak akan bekerja di perusahaan ayah mu.,aku sudah mencari pekerjaan lain dan aku yakin akan ada panggilan beberapa hari lagi.
ucap Zheng Chu dengan sedikit mabuk.


"Zheng Chu.. kau mengundurkan diri bukan karena wanita itu kan?" tanya Tang Min.
Zheng Chu menjawab kalau keputusan nya keluar dari perusahaan adalah murni untuk kebaikan nya sendiri dan tak ada hubungan nya dengan wanita itu.
dengan saat bersamaan terlihat Shan Shan sedang bersama teman nya melewati Tang Min dan yang lain nya.


Tang guo yang melihat nya langsung mengatakan "Bos iblis wanita lebih gampang ditakhlukan daripada pelac*r kan?"
Zheng Chu yang tak mengerti maksud Tang guo, melirik kearah Tang Guo. dan Tang guo memberi tahu Zheng Chu dengan menunjuk dengan kaca mata nya kalau diseberang ada Shan Shan.
tapi Shan Shan sama sekali tak mengetahu keberadaan ketiga nya.



Tang Min mengajak untuk pindah Bar saja. tapi Zheng Chu beralasan kalau belum menghabiskan minuman nya.
Tang guo membenarkan dan langsung merangkul Zheng Chu "Chu Chu.. kau tenang saja, aku akan melindungi mu disini" ucap Tang Guo.
Zheng Chu jadi tak bersemangat, dia meminum minuman nya lalu bangkit dan berkata akan keluar mencari udara segar.
Tang Guo berusaha mencegah Zheng Chu tapi tak berhasil.



seperginya Zheng Chu, Tang Guo memberi tahu kakak nya dengan menunjuk keberadaan Shan Shan "kak lihat lah setelah membuat Zheng Chu sakit hati dan sekarang dia bisa tertawa seenak nya bukan kah dia itu tidak punya hati"
Tang Min mencoba menenangkan adik nya kalau Shan Shan adalah teman sekelas nya dan sebuah hubungan itu tak bisa dipaksakan, jangan asal menyimpulkan begitu saja.

Tang Guo menjawab justru karena teman sekelas nya jadi aku sangat mengenal nya, keadaan sulit apa nya? dia itu penuh kejahatan.
Tang Min yang disamping nya merasa Tang Guo sudah bicara kemana mana.


Shan Shan yang tak tahu dari tadi diperhatikan Guo Guo masih saja tersenyum gembira.
saat ketika teman Shan Shan pamit untuk ke toilet, Tang Guo langsung memakai kaca mata nya dan bangkit.
Tang Min langsung mencegah nya dan berkata "kau mau kemana jangan membuat masalah disini, ingat identitasmu kau seoarang artis, kau ingin membuat berita besar".

Tang Guo meminta kakak nya untuk tidak khawatir, karena aku tahu batasan. lalu Tang Guo memaksa kakak nya untuk duduk.


Tang guo menghampiri Shan Shan dan berdiri di samping nya. Shan Shan yang bingung melihat seseorang disamping nya hanya melihat Tang guo dari atas kebawah lalu berkata "apa ada sesuatu"
hingga akhirnya Tang guo melepaskan kaca mata nya "bahkan kau tak mengenaliku,kau benar benar hanya bisa melihat laki laki ya?" tanya Tang guo sinis.
Shan Shan mengingat ternyata Tang Guo Guo sambil memukul akrab Tang guo guo.



Tang Guo protes karena tak mengenali teman sekelasmu, pantas saja hubungan mu dengan Zheng Cu yang sudah begitu lama bisa berakhir begitu saja. ejek Tang guo.
Shan Shan hanya diam. lalu Tang guo menambahkan Chen Shan shan kau benar benar wanita matrealistis dan tak berhati nurani.

Shan Shan malah menuduh Tang guo yang melakukan semua ini karena menyukai Zheng Chu kan, aku berharap bukan hanya karena masalah pria kita jadi berantem seperti ini. enteng Shan Shan.
Tang Ming harap harap cemas melihat keduanya dari belakang.


Tang Guo guo :" Chen Shan Shan berhenti berlagak sok polos, mungkin kau bisa membodohi yang lain tapi kau tak bisa membodohi ku".
Shan Shan dengan perlahan berdiri dan mendekati Tang guo berbisik lirih:" Tang Guo guo.. hal yang tak aku inginkan jika kau mau, ambil saja" ucap nya sinis lalu kembali duduk.



Tang guo yang tak tahan melihat Shan Shan langsung mengambil gelas didepan nya dan menumpahkan ke rambut shan Shan.
sontak Tang Min langsung menghampiri kedua nya dan memberi Tissu ke Shan Shan.


Tang Guo melarang kakak nya karena menurut nya Shan Shan hanya membodohi nya, jangan biarkan dirimu dibodohi gadis seperti dia kalau kau tak mau keluarga Tang hancur jauhi dia,

Chen Shan Shan kau pikir dengan bersikap seperti itu akan membuat laki laki menyukai mu.
setelah berteriak meluapkan kekesalan nya Tang Guo langsung keluar.


Tang Guo yang kesal berhenti disamping Zheng Chu yan dari tadi masih berdiri di depan pintu.
Tang Guo:"baru saja kau bilang kalau itu hanya masa lalu, tapi kenapa hanya melihat nya kau bisa semarah itu" ucap nya kesal.

Zheng Chu menjawab bagaimanapun juga aku dan dia sudah berhubungan bertahun tahun lamanya, bagaimana bisa aku menjamin kalau aku tak punya perasaan apa apa ketika melihat nya.
Tang Guo:"dia tidak punya perasaan apa apa, bahkan bisa makan minum dan tertawa bahagia"


Tang Min membantu Shan Shan mengelap rambut nya.
kau disini juga kak Tang Min. ucap Shan shan So polos.

Tang Min meminta maaf atas sikap adik nya dan meminta untuk jangan di masukkan kedalam hati.
dengan sok polos nya Shan Shan bertanya Kak Tang Min apakah aku orang yang jahat?


Tang Min menjawab tidak mungkin kita ini kan teman. Shan Shan bertanya jadi kak Tang Min masih menganggap ku teman.
Tang Min mengangguk. lalu Shan Shan menyuruh kak Tang Min untuk menyusul Tang guo guo karena dia tidak apa apa,
setelah Tang Min pergi Shan Shan menunjukkan wajah asli nya yang kesal karena dipermalukan oleh Tang Guo, senyum menyeringai menghiasi bibir nya.



Tang Min menemui Tang guo dan Zheng Chu diluar. Tamg Min bertanya pada Zheng Chu apakah baik baik saja.
Zheng Chu menjawab sedikit lelah dan ingin pulang saja. Tang Guo menawarkan untuk mengantar nya tapi Zheng Chu menolak.
Tang Min malah memaksa Zheng Chu agar mau diantar Tang Guo karena kalau masih berada disini hanya akan buat masalah.
Zheng Chu bersedia diantar tapi meminta Tang guo untuk diam.


Sesampai nya dirumah Zheng Chu, Tang Guo terus mengikuti Zheng Chu masuk, tapi Zheng Chu mendorong nya dan menyuruh nya untuk pulang.
Tang Guo hanya bisa melambaikan tangan ketika pintu nya ditutup.
saat berjalan keluar Su Chang melihat nya lalu menyapa nya "Hei Tang guo guo apa yang kau lakukan disini"


Tang Guo dengan santai menjawab sedang mengantar pacar nya. Su Chang bertanya apakah sudah mengumumkan ke publik.
Tang Guo menjawab kalau tak mau orang lain mengganggu kehidupan pribadinya.
Su Chang mengejek Tang Guo kalau pacar nya itu Brengs*k, bukan nya mengantarmu malah kau yang mengantar nya.

Tang Guo langsung memukul nya karena menyebut nya brengs*k.
karena tak mau berlama lama Tang Guo memilih pergi tapi Su Chang menegejar nya dan mengajak untuk makan.
"Tak mudah membuat janji dengan ku" jawab Tang Guo langsung pergi.



Keesokan nya Su Mang dan Tang Guo sedang berada di Toko pakaian dalam.
Tanpa disadari, kedua nya berada di ruang ganti yang bersebelahan.

saat Tang Guo ditelpon ayah nya "ayah sudah ku bilang kalau Zheng Chu harus di posisi kan di managerial jika dipindah nanti,kenapa kau membutuhkan resume untuk merekomendasikan seseorang,
Cepat telepon dia, jangan sebutkan aku juga, dan gaji nya tidak boleh rendah" kata Tang Guo.



Shu Mang disamping mendengar semua, lalu keluar untuk membayar.
di kasir Tang Guo yang belum menyadari adanya Su Mang meminta untuk diberikan ukuran yang lebih kecil.
tapi pegawai toko memberi tahu kalau tak ada ukuran yang lebih kecil. "apa" tanya Tang Guo.
Su Mang yang disamping nya tersenyum.
Tang Guo yang menyadarikalau itu Su Mang langsung mengatakan kalau kau memilih warna yang sama dengan ku, bisakah kau menggunakan warna untuk orang muda.


Su Mang malah membalas "kau seharus nya pergi ke toko anak anak, ukuran disini tidak cocok untuk mu" sambil tersenyum mengejek lalu pergi.


Tang Guo guo yang tak terima langsung meminta pada kasir untuk memberikan ukuran yang lebih besar.tapi ketika dia menyadari ukuran dada nya yang tak begitu besar dia langsung bersendekap.


Su Mang nampak senang ketika masuk dan melihat lihat perlengkapan bayi.
Su Mang juga pergi nonton, tak disangka Direktur Fei melihat nya dan langsung menerobos antrian dibelakang Su Mang.


Direktur Fei bertanya apakah Direktur Su kesini untuk mengawasi pegawai?. Su Mang menjawab kalau mau menonton dengan tenang.
Direktur Fei bertanya tentang perlengkapan Bayi yang dibawa oleh Su Mang. Su Mang menjawab kalau ini untuk keponakan nya.


saat akan membayar tiket nonton kasir memberi tahu kalau ada diskon untuk tiket berpasangan. Su Mang meminta bayar sendiri tapi Direktur Fei malah membayar nya duluan untuk berpasangan.
Su Mang mengeluh kenapa Direktur Fei membayar nya. agar dapat diskon. balas Direktur Fei.


tanpa disadari mereka. ella sekretaris Su Mang juga sedang menonton bersama mantan Direktur sebelum Su Mang.
keduanya kalau ternyata Direktur Fei itu mempunyai selera wanita yang unik. mantan direktur itu memberi tahu ella kalau bakalan ada pertunjukan yang menarik.


setelah keluar dari bioskop, Direktur Fei masih berusaha mengajak Su Mang untuk makan tapi Su Mang menolak karena sudah malam dan besok masih akan bekerja.

Direktur Fei menawari lain kali akan mentraktirnya makan, dan mengatakan akan mengantar nya pulang tapi Su Mang lagi lagi menolak karena dia juga punya mobil.


Su Mang nampak kesulitan membawa barang nya dikardus untuk dimasukkan kedalam rumah nya.
Dia menyeret nya dan berjalan mundur tapi tak disangka Zheng Chu berada dibelakang nya dan terjadilah saling tabrak. Zheng Chu membawa barang barang bekas Su Mang yang diperbaiki untuk diserah kan ke BiBi Chen.


keduanya saling kaget satu sama lain, Su Mang menuduh Zheng cHu yang mengikutinya. tapi Zheng Chu mengaku kalau dia tinggal disini.
Su Mang tak percaya. lalu Zheng Chu memberitahu nya kalau sudah 5 tahun tinggal disini, dan Zheng Chu baru menyadari kalau Su Mang baru pindah.



Shu Mang langsung memukuli Zheng Chu.
Zheng Chu mengeluh kalau pagi di siksa dikantor dan sekarang malam hari kau juga akan menyiksaku dirumah.
"hei siapa yang menyiksamu, selalu terjadi hal buruk padaku kalau saat bersamamu" keluh Su Mang.

"sama " enteng Zheng Chu lalu melangkah melewatinya.



Shu Mang menghentikan nya dan bertanya bukan kah perusahaan memberi mu gaji layak tapi kenapa kau masih memunguti sampah.
Zheng Chu tak menyangkal "ini yang namanya menyokong hidup". apa kau menggunakan uang mu untuk membiayai pacar kecil mu itu? tuduh Su Mang.
Zheng Chu memperingatkan kalau Tang Guo bukan pacar nya tapi adik nya.


Saat Zheng Chu akan pergi lagi, Su mang menghentikan nya dan menyuruh untuk menaruh barang nya karena itu milik nya.
Zheng Chu tak mau karena Su Mang sudah membuang nya. Su Mang beralasan kalau tak membuangnya.


tiba tiba BiBi Chen Datang dia bilang kalau sedang mencari Zheng Chu.
"apakah kau sudah memperbaiki nya" tanya Bibi.
Zheng Chu memberikan lampu bekas itu kepada BiBi dan bilang kalau sudah memperbaiki nya.

Bibi Chen "sudah kuduga, kau pasti bisa memperbaiki nya, yang awalnya sampah bisa jadi harta karun, wanita yang tinggal disana otak nya memang bermasalah" ucap bibi yang tak tahu kalau su Mang tetangga baru nya.
seketika Zheng Chu tertawa lebar bersama Bibi itu.


Su Mang yang tak terima langsung merebut semua barang barang nya.
Bibi bertanya siapa kau?. Su Mang menjawab otakku rusak jadi aku lupa kalau membuang nya, dan sekarang aku tak jadi membuang nya. kata Shu Mang langsung memasukkan barang barang nya kekardus dan membawa masuk kerumah nya.
seperginya Su Mang bibi itu mengeluh kalau wanita itu sangat kejam.


Zheng Chu mengintip Su Mang yang sedang membawa masuk barang nya. saat Su Mang melihat nya Zheng Chu mengalihkan pandangan nya.


di dalam Su Mang mendapat telepon dari Cai Ling, dan Su Mang mengangkat nya dengan nada bicara yang berbeda.
Cai Ling bertanya apakah suasana hati mu sedang buruk. Su Mang beralasan kalau baru saja ketemu dengan pria mesum menyebalkan.
Su Mang juga mengatakan kalau lagi beres beres karena sudah pindah rumah. Cai Ling menyarankan Su Mang untuk jangan terlalu kerja keras, dan menyuruh nya membuka semua jendela karena udara rumah yang baru direnovasi tidak baik untuk bayi.


tapi Su Mang menenangkan nya agar tak khawatir karena membeli rumah lama jadi tak merenovasi nya sama sekali.
Cai Ling juga memperingatkan agar Su Mang tak terlalu galak kepada bawahan nya. Shu mang mengiyakan nya dengan tersenyum.


Keesokan pagi nya Zheng Chu berjongkok disamping Ban Mobil nya Shu Mang.
saat Su Mang keluar dia kaget mendapati Zheng Chu berjongkok disamping Ban. Zheng Chu memberi tahu kalau Ban Su Mang kempes. tapi Su Mang malah menuduh Zheng Chu yang sudah mengempeskan nya padahal ini belum dibayar sepenuh nya.



Zheng Chu menjelaskan kalau bukan dia yang mengempesnya, dia hanya memberi tahu kalau Su Mang memarkinkan mobil nya terlalu ke depan sehingga menghalangi jalan yang lain.
dan ini peringatan dari mereka. jelas Zheng Chu.

Shu mang berkata meskipun aku menghalangi jalan mereka tak seharus nya kan mereka mengempeskan ban ku.
Zheng Chu tak menyangka Su Mang masih tak merasa bersalah.

Shu Mang:"bagaimana aku tahu kalau ini bukan pekerjaanmu?" tuduh Su Mang.

"ku katakan padamu, aku mencoba berbaik hati dan memeriksanya untuk mu" jawab Zheng Chu.

"apakah kau sebaik itu" tanya Su Mang lagi. Zheng Chu kesal lalu akan pergi.
tapi Su Mang menghentikan nya karena tak tahu cara mengganti Ban.

Dengan Cepat Zheng Chu meminta kunci mobil nya. Su Mang bingung kenapa malah meminta kunci mobil. Zheng Chu menjawab kalau mau menggantikan ban mobil nya.
Shu Mang memberikan kuncinya sambil bergumam "kau seharus nya bilang begitu"



Zheng Chu :"kau ini meminta bantuan orang lain tapi masih bersikap arogan"

Sementara Zheng Chu mengambil alat di Bagasi mobil Su Mang berjongkok melihat lihat Ban Kempes nya.
Zheng Chu bertanya apa yang kau lakukan apakah kau bisa memperbaiki nya.
Tidak , jawab Shu Mang.

kalau kau tidak bisa minggirlah jangan membuang waktu. ucap Zheng Chu.
Su Mang lalu berdiri melihat Zheng Chu mengganti Ban.


setelah beberapa saat akhirnya Ban sudah selesai diganti.
Shu Mang memuji Zheng Chu yang bisa berbagai hal. tapi Zheng Chu malah mengejek nya kalau dirinya tidak sama dengan Su mang yang tak bisa apa apa.

Su Mang yang kesal bergumam "aku biarkan kau sombong kali ini, kau mau berangkat bersama?" tanya Shu Mang.

Zheng Chu menolak karena membawa sepeda yang lebih sehat dan kemungkinan kecil untuk terjebak macet.
Shu Mang yang melihat Zheng Chu sedikit sombong memperingatkan untuk tidak datang terlambat.
Zheng Chu menyahut jamgan khawatir aku tidak akan datang terlambat dan hari ini aku akan menyerahkan laporan nya kepadamu dan menyatakan dengan resmi kalau aku BeBas. tegas Zheng Chu.


Ditengah perjalanan Shu Mang memperingat kan Zheng Chu untuk tidak terlambat.
Zheng Chu kesal langsung mengayuh sepedanya dengan cepat.



tak disangka dijalan sangat macet panjang karena didepan ada dua orang yang saling menyalahkan dan belum temu titik terang nya.
Zheg Chu yang berada disamping mobil shu mang mengetuk kaca jendela nya. lalu Shu Mang membuka nya.



Zheng Chu bilang memang hangat didalam mobil tapi kau lihat itu macet nya sangat panjang dan nampak nya orang didepan itu masih lama berdebat nya jadi jangan terlambat.
kata Zheng Chu dengan senyum lebar membalikkan perkataan Shu Mang tadi.

Shu mang yang kesal mencoba menahan emosinya "tenang jangan marah.. maaf ya nak.. aku tidak boleh marah" kata Su Mang dengan ekspresi kesal nya melihat Zheng Chu sudah mendahuluinya.



Diperjalanan Zheng Chu berhenti karena mendapat telepon yang mengabarkan untuk interview kerja.
tapi Zheng Chu mengatakan kalau tak ingat pernah memasukkan surat lamaran ke perusahaan nya.
Zheng Chu juga menjelaskan kalau saat ini masih menyelesaikan pekerjaan diperusahaan lama nya sebelum datang keprusahaan anda.
Zheng Chu berterimakasih sebelum menutup telepon nya. lalu bergumam jadi ini yang dinamakan berkat turun dari langit.


sesampainya dikantor Zheng Chu menari nari gembira karena melihat kursi Su Mang masih kosong.
saat Su Mang berjalan keruangan nya.


"Selamat pagi Direktur Su" sapa Zheng Chu dengan muka mengejek nya. Shu Mang terlihat kesal menatap nya.

Bersambung Episode 5

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 4 PART 2"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...