SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 28 Part 2

SINOPSIS The Whirlwind Girl 2
All Images By : Hunan Tv
The Whirlwind Girl 2 Episode 28 Part 2


keesokan nya pelatih Chang An dan semua murid nya merayakan kemenangan pertandingan kemarin.
semua bercanda dengan suasana kekeluargaan. Xiu da dan Yang Rui berebut es krim.
Xiao Ying memberikan Bai Cao kacang tapi Chang An merebut nya karena kacang nya sulit untuk dikupas jadi Chang An mengupaskan untuk Bai Cao.


Xiao Ying dan yang lain nya saling melirik melihat nya.
Li Yin "ahh aku benar benar melihat nya kalau pelatih Chang An ternyata begitu perhatian,aku ingin seseorang mengupaskan kulit kacang untuk ku juga, pelatih Chang An sangat tampan ketika mengupas kacang"

Ping Ping "ternyata Pelatih Chang An memiliki hati yang hangat, apalagi untuk Bai Cao"


melihat Yang Rui dan Xiu da saling bertukar sendok es krim Xiao Ying langsung mengeluh kalau sudah tak sanggup melihat nya. Xiao Ying menyuruh nya untuk belajar dari pelatih Chang An yang mengupaskan kacang untuk Bai Cao.
lalu Xiao Ying mengambil kacang Bai Cao. Yang Rui protes jika kacang Bai Cao kau makan maka Bai Cao makan apa?


"makanya kau kupaskan untuk kami para gadis" omel Xiao Ying.
Chang An langsung memberikan kacang nya untuk Bai Cao.

setelah makan bersama semuanya berjalan masuk ke dalam balai.
Xiao Ying terus mengomeli Xiu Da dan Yang Rui. Yang Rui membalas kalau Xiao Ying tetap jahat seperti itu maka Senior Yi FEng pasti tak akan mau lagi dengan Xiao Ying.
Xiao Ying langsung mengejar nya.

Guang Ya menyuruh pelatih Chang An dan Bai Cao untuk bersantai dan tak perlu tergesa gesa.


mereka semua meninggal kan Bai Cao dan pelatih Chang An.
Bai Cao mengungkapkan kalau sangat beruntung masih bisa berada di Song Bai karena seperti sebuah keluarga.
Bai Cao bercerita kalau sejak kecil sudah yatim piatu sehingga dia berada di Song Bai dan mempelajari YUan Wu Dao.
awalnya Bai Cao tak percaya diri tapi senior Ruo Bai selalu memberi nya kepercayaan diri dan selalu menyuruh Bai Cao untuk bekerja keras agar bisa masuk kompetisi junior internasional dan mengalahkan senior Ting Yi.


"walaupun sekarang senior Ruo Bai sudah tiada tapi aku selalu mendengar nya berkata 'Bai Cao semangat' ditelingaku, aku harus tetap menjaga Song Bai untuk dia"
Chang An terdiam mendengar Bai Cao bercerita tentang Ruo Bai.


"pelatih Chang An aku mohon bantu aku, tetaplah melatih ku" pinta Bai Cao.

Chang An tersenyum lalu bertanya apakah Bai cao masih ingin bertanding. Bai Cao mengangguk.
Chang An :"aku suka dengan Song Bai seperti kamu yang selalu bekerja keras, jadi aku akan tekun melatih mu"
Bai Cao berterima kasih.


"maka kita harus sepakat" Ucap Chang An menautkan jari kelingking nya.
Bai Cao membalasnya dengan menautkan kelingking nya juga.
dalam hati ChAng An "aku harap aku bisa selalu bersamamu, bersamamu selamanya"


malam harinya Chang An melatih Bai Cao.
Chang An menyuruh Bai Cao yntuk menyerang nya. Bai cao bersiap menendang tapi di urungkan nya. Chang An yang melihat nya langsung menyerang Bai Cao.
Bai Cao selalu bisa menghindar dan berkesempatan menendang pelatih Chang An tapi di turunkan lagi kaki nya.
Chang An melihat langsung menyerang nya lagi dengan sigap Bai Cao mengambil selendang dikursi untuk menutupi matanya.


Bai Cao menyerang Chang An dengan mata tertutup. Chang An menghindari tendangan Bai Cao dan langsung melepas selendang yang menutupi mata Bai Cao.
"apa kau akan bertanding dengan menutup matamu selamanya" tanya Chang An.



Chang An memarahi Bai Cao kalau waktu kemarin itu lawan nya tak begitu kuat, tapi lawan berikut nya adalah murid dari pelatih Zheng ning sangat kuat dan cepat, jika Bai Cao tetap menutup mata, maka Chang An yakin pasti tidak akan menang.
Bai Cao hanya diam.

Chang An langsung menyerang Bai Cao. sambil menyerang Bai Cao Chang An mengatakan "kau tidak diperbolehkan menutup mata, ayo tendang"
keduanya sudah saling akan menendang tapi Bai Cao berhenti dan tak bisa menendang.


"pelatih Chang An .. maaf" ujar Bai Cao.

"aku kasih kau kesempatan sekali lagi, ayo" ucap pelatih.

Bai cao menyerang Chang An dan menendang nya dengan menunduk, dan Chang an hanya menampik kaki Bai Cao.
karena Bai Cao terus menunduk tak berani melihat lawan. Chang An meminta Bai Cao untuk membuka matanya dan melihat Chang An.
tapi Bai Cao tetap tak berani membuka mata.


"aku katakan sekali lagi buka matamu" teriak Chang An.
Bai Cao tetap tak berani membuka mata nya.

"jangan bilang aku tak pernah memperingatkan mu ya" ucap Chang An dengan mendekati Bai Cao lalu mendekatkan wajah nya ke wajah Bai Cao.
Bai Cao kaget langsung membuka matanya dan langsung menendang pelatih Chang An. tapi Chang An menghindarinya.



"sepertinya metode ini cukup efektif, apakah sekarang kau sudah bisa fokus"
Chang An meminta agar Bai Cao lebih berani menyerang nya.
Chang An langsung menyerang Bai Cao lagi.
"ayo serang balik, jangan pernah tutup matamu, lihat aku" ucap Chang An sambil menyerang Bai Cao.


Bai Cao terus mundur mendapat serangan Chang an bertubi tubi hingga akhirnya Bai Cao akan terjatuh, dengan sigap Chang An menarik tangan Bai Cao dan berkata setidak nya kau harus mendapat satu poin dalam latihan kali ini.
Bai Cao langsung menendang tangan pelatih Chang An yang memegang Bai Cao tapi Chang An langsung melepaskan tangan nya hingga tak terkena tendangan.

tapi Bai Cao malah jatuh, Chang An kali ini menangkap badan Bai Cao.


keduanya lama bertatapan . Bai Cao langsung menendang bahu Chang An dari arah depan.
sehingga Chang An melepaskan pegangan nya.

"pelatih .. apakah dengan ini aku sudah mendapatkan satu poin"tanya Bai Cao canggung.

Chang An tersenyum sambil memegangi bahu nya. Chang An mengatakan kalau sudah bisa dibilang lulus.
"tapi kau harus ingat" ucap Chang An sambil mendekati Bai Cao. "baik itu latihan atau kompetisi kau harus membuka matamu"


"aku mengerti pelatih" jawab Bai Cao gugup.
Chang An maju satu langkah "aku bilang mengerti" ucap Bai Cao bingung karena Chang An terus maju menyudutkan nya.

Chang An hanya tersenyum dan maju satu langkah lagi kemudian memegang tangan Bai Cao erat dan mendekatkan wajah nya.


Bai Cao langsung menutup matanya rapat rapat.
"kau yang menutup matamu sendiri" ucap chang An dan perlahan Chang An mengecup mata Bai Cao.
Bai Cao kaget dan membuka mata nya. awal nya Chang An biasa saja tapi setelah berbalik membelakangi Bai Cao Chang An menunjukkan kalau dirinya sangat gugup.
Bai Cao sendiri hanya terbelalak setelah nya.


Di kamar Bai Cao terus memegangi matanya.
Xiao Ying yang baru datang melihat Bai cao memegangi matanya jadi panik karena takut Bai Cao sakit mata kemudian mengambilkan obat dan akan mengoleskan nya.
tapi Xiao Ying melihat mata Bai Cao tak apa apa.


Bai Cao ak menjawab lalu melanjutkan melamun nya.
"kau kenapa? kau aneh hari ini" tanya Xiao Ying Curiga. Bai Cao menjawab kalau tidak ada apa apa.
Xiao Ying langsung mendekat kan untuk melihat Bai Cao dengan curiga.
Bai Cao bingung kenapa Xiao Ying menatap nya seperti itu?.


Xiao Ying "setelah makan siang hari ini kita semua langsung pergi, dan hanya tinggal kau dan pelatih Chang An, mana mungkin kalian hanya mengobrol dan mengobrol,selama itu?"
Bai Cao mengangguk gugup.
"apa kau benar benar tak melakukan hal lain nya?" tanya Xiao Ying lagi. Bai cao langsung menoyor dahi Xiao Ying "kemana perginya imajinasimu"
Xiao Ying langsung pamit untuk mandi.
seperginya Xiao Ying Bai Cao memegangi matanya lagi. Xiao Ying yang masih mengintip nya dari balik tembok menggoda kalau wajah Bai Cao memerah.


Bai Cao melihat patung ukiran semua anggota Song Bai dan pelatih Chang An.


flashback
saat Bai Cao belum bisa mengikuti kompetisi diruang latihan Chang An memberikan patung ukiran nya didepan murid murid nya.
Chang An dengan canggung mengatakan kalau itu untuk Bai Cao. Bai Cao berterima kasih.
karena pelatih Chang An adalah pelatih nya maka patung nya harus ditengah sehingga berdekatan dengan Bai Cao.



Xiu Da mengatakan "we are family" dan semuanya langsung duduk dikursi dengan mendorong agar Bai cao dan pelatih Chang An berdekatan.


Flashback end

Bai Cao terus mengingat kejadian bersama Chang An sebelum sebelum nya.
begitujuga Chang An dikamar nya juga tersenyum mengingat kejadian bersama Bai Cao,
bahkan dia membuat animasi untuk Bai Cao.



Diruang latihan Bai Cao sedang menunggu Chang An.
Bai Cao terus menunduk dan memejamkan mata karena tak bisa melupakan saat Chang An mencium mata nya.


Chang An yang baru tiba tersenyum melihat Bai Cao menunduk dengan mata terpejam.
kemudian mendekati Bai Cao dan melihat nya dari dekat "ada apa?" tanya Chang An mengagetkan Bai Cao.



Bai Cao langsung berdiri menjawab kalau tidak apa apa.
"tadi malam..aku memikir kan nya sepanjang malam" kata Chang An canggung.

Bai Cao yang mengerti maksud pelatih nya juga malu malu.
kemudian CHang An mengajak Bai Cao untuk menemui guru Yuan Wu Dao yang bisa melepaskan simpul dihati Bai Cao ketika berkompetisi.
Chang An langsung menggandeng tangan Bai Cao. tapi Bai Cao menghentikan nya karena merasa tak enak jika bergandengan.
tapi Chang An terus menggandeng nya.

Dihalaman Song Bai Bai Cao bertanya siapakah sebenar nya guru yang ingin dikenalkan pelatih nya.
Chang An menjawab kalau akan segera mengetahui nya.


keduanya berlari gembira dengan berpegangan tangan. tanpa disadari Ting Hao melihat kedua nya dengan tatapan cemburu.

Bersambung Episode 29

1 Response to "SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 28 Part 2"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel