SINOPSIS Behind Your Smile Episode 2 PART 2

BeHind Your Smile
All Images By : SET Tv
Behind Your Smile Episode 2 PART 2


perlahan Xin Yu membuka pintu yang bersegel dari pengadilan. dan ternyata pintu bisa terbuka
keduanya masuk dan Xiao Yue melihat takjub kalau inikah rumah orang kaya.
dan memuji kalau hidup Xin Yu enak memilki rumah yang bagus.


"bukan rumah ku lagi" jawab Xin Yu sedih.

Xiao Yue hanya bisa diam.
perlahan Xin Yu menghampiri barang barang yang berserakan dan melihat ada foto dirinya dengan ibunya yang bingkai nya sudah pecah.
Xin Yu menangis dan hendak membersihkan kacanya dengan tangan. sigap Xiao Yue langsung merebut nya karena bahaya tangan nya bisa kena kaca.
Xiao Yue membuang kaca nya dan menyimpan foto itu didalam tas nya karena tak ingin Xin Yu sedih.


Xin Yu langsung bergegas menuju kesebuah ruangan dan Xiao Yue mengikutinya.
diruangan itu Xin Yu melihat ada piano yang dulunya selalu dimainkan nya bersama ibu nya.


Xin Yu mengingat dulu ibu nya menyuruh nya jika sedang bersedih untuk memainkan piano, dan ibunya akan menemani nya melalui piano.
Xin Yu memejamkan matanya memainkan piano.

Flashback


Xin Yu kecil sedang bermain piano dengan cemberut.
Lin Man ibunya menghampirinya bertanya ada apa? kemudian ibu memangkunya dan mencium nya sembari berkata semua akan baik baik saja.
ibu menawarkan untuk bermain piano bersama. dan keduanya bermain piano dengan gembira.


flashback end

jari jari Xin Yu sangat lihai memainkan piano tapi saat ini dia memainkan nya sendiri.
Xiao Yue memuji indah sekali. dan menebak judul lagu nya bintang kecilku tapi sedikit berbeda.
Xin Yu menjelaskan kalau lagu ini diadaptasi dari lagu perancis judulnya "Ah akan kutakan ibu". jadi lagu ini bisa disebut variasi dalam musik.



Xiao Yue bertanya apakah belum ada kabar tentang ibu nya.
Xinn Yu menggeleng dan mendongak kan kepalanya keatas agar air matanya tak jatuh. Xiao Yue langsung mendekatinya.
dan menenangkan agar Xin Yu tak bersedih lagi mungkin ibumu punya alasan sendiri atau mungkin dia juga kehilangan ponsel seperti dirimu.
Xiao Yue tak mau Xin Yu menyalahkan dirinya atas kejadian akhir akhir ini, dan menyarankan agar Xin Yu fokus untuk mencari uang agar bisa membeli ponsel untuk menghubungi ibu nya.
Xiao yue menyuruh Xin Yu agar mengatakan sekeras keras nya kalau ingin menghasilkan uang.
dan Xin Yu menuruti nya.


kemudian keduanya langsung beralih ke kamar Xin Yu untuk mengambil baju baju nya. beruntung sekali baju baju nya tak ikut disita.
Xiao Yue bertanya apakah Xin Yu tidak kesal. kesal kenapa? tanya Xin Yu sambil memilih milih baju.

Xiao Yue kesal karena orang orang membuat rumahmu berantakan kalau aku jadi kau sudah ku kutuk mereka semua.
kau mau mengutuk apa? tanya Xin Yu.


Xiao Yue:"kurang ajar, br*ngsek,anak laki laki mu kurang ajar, kau tahu siapa aku, berani berani nya mengambil barang barang ku, keluargamu penuh dengan orang kurang ajar,
kau mengambil barang orang lain kau mau jadi pengemis"

Xin Yu terkejut melihat Xiao Yue sedang menyumpah dan memuji kalau Xiao Yue pemberani.
Xiao Yue menyarankan agar Xin Yu mencobanya karena Xin Yu pasti juga bisa.

Xin Yu celingukan disuruh mencobanya.
sambil memilih baju Xin Yu berkata "kurang ajar" tapi sangat pelan dan lembut.

"apa?" ucap Xiao Yue heran.


"kurang ajar" ucap Xin Yu masih pelan, sampai Xin Yu mengulangi sampai 3 kali dan masih pelan dan lembut walaupun berteriak.

membuat Xiao Yue tertawa keras. dia tak percaya karena dalam pandangan nya selama ini perempuan kaya tidak seperti itu.
mungkin perempuan kaya selalu jahat dan sadis.


Xiao Yue takjub karena baju baju nya rancangan dari desainer terkenal. dan menyarankan baju baju nya untuk dijual.
Xin Yu bilang bukan baju nya lagi. Xiao Yue langsung meyakinkan kalau itu baju baju nya Xin Yu jika diambil oleh Xin Yu.

Xiao Yue melihat baju berwarna putih dan memuji nya sangat indah.
Xin Yu bertanya apakah Xiao Yue menyukai nya. Xiao Yue beralasan kalau dia tidak cocok memakai nya.
kemudian mengajak Xin Yu untuk mencari tas untuk membawa nya.
keduanya memasuk kan baju baju itu ke dalam tas dan membawanya.


Keesokan nya Xin Yu pulang kerja membawa beberapa baju nya dengan sedikit kesusahan karena berat.
dijalan dia mengelu seandai nya ada taksi pasti akan lebih memudahkan nya tapi dia ingat kalau dirinya tak punya uang.
tiba tiba mobil berhenti membunyikan klakson nya.

"Nona Lei, kau mau pergi kemana? aku akan mengantarmu" sapa Shi Huan.


sejenak Xin Yu melihat kearah jok belakang dan sepertinya Yi Ting oke oke saja jadi dia memberanikan diri masuk mobil.


dijalan Xin Yu melirik Yi Ting yang sedari tadi tak bersuara.
karena terus melirik dan tersenyum akhirnya Yi Ting menatap nya dan bertanya apa yang difikirkan Xin Yu.
Xin Yu hanya merasa kalau sangat beruntung karena setiap Xin Yu butuh pertolongan pasti Yi Ting datang menolong nya.

"ini hanya sebuah kebetulan" jawab Yi Ting cuek.



Xin Yu langsung menunduk dan tersenyum. Yi Ting tanya kenapa?
Xin Yu menjawab kalau teringat kudanya namanya 'keberuntungan'.
sontak Shi Huan dan Yi Ting menatap nya heran.
Xin Yu yang menyadari nya langsung meminta maaf kalau bukan maksudnya menyamakan Yi Ting dengan seekor kuda.
tapi maksudnya Xin Yu sangat beruntung karena bertemu dengan Yi Ting.

"seperti saat ini..semua orang menghindariku, hanya kau..." ucap xin Yu terpotong.

"jangan anggap serius" potong Yi Ting.



Shi Huan melirik boss nya. Yi Ting mengaku kalau dirinya juga pernah kehilangan semuanya tak ada satupun yang menolong nya. tapi seorang pria mengajari nya cara bertahan hidup seorang diri.
"jika kau butuh bantuan kau bisa menghubungi ku, anggap saja aku tak ingin orang lain mengalami seperti ku dulu" ucap Yi Ting.

Xin Yu tersenyum dan bersemangat untuk saling bertukar nomor telepon.
tapi Xin Yu menyadari kalau ternyata ponsel nya hilang.

"mungkin sekarang nomormu menjadi target para jaksa dan penanam saham, dan pasti juga banyak orang yang mencari Lin Man melalui ponsel mu" ucap Yi Ting.

Xin Yu mengeluh mengeluh mungkin sebenarnya ibu nya ingin mencarinya tapi tidak bisa.
Yi Ting meminta Xin Yu agar memikirkan kembali apakah ada cara untuk menghubungi ibu nya.
Xin Yu nampak berfikir.


Yi Ting meminta agar Shi Huan menghentikan nya didepan.
Yi Ting membawa Xin Yu ketoko, Yi Ting menyuruh Xin Yu untuk memilih salah satu.
Xin Yu bertanya ini bukan karena dia bilang kalau kehilangan ponsel kan.

"bagaimana dengan yang ini" tanya Yi Ting memegang ponsel hitam.

"ini terlalu Manly" jawab Xin Yu.

"kalau yang ini" ganti yang warna putih.

"tidak buruk" jawab Xin Yu pelan.


tanpa pikir panjang Yi Ting langsung mengambil nya, Xin Yu menghentikan nya.
Yi Ting bertanya bukankah Xin Yu menyukai ponsel yang warna putih. Xin Yu bilang tidak terlalu buruk tapi aku tak punya uang untuk membelinya.

"aku belikan" jawab Yi Ting lalu beregas.

tapi Xin Yu mengehentikan nya lagi dan bilang kalau tak bisa menerima kebaikan nya lagi karena sudah menolongnya berkali kali.
Yi Ting menganggap kalau itu hanya uang sedikit baginya. Bukan masalah uang. jawab Xin Yu.


akhirnya Yi Ting membuat perjanjian kalau suatu saat nanti jika Yi Ting butuh bantuan maka Xin Yu harus membantu nya.
aku dalam situsai seperti ini apa yang bisa aku lakukan?. keluh Xin Yu.

"sekarang adalah sekarang, kau tak bisa seperti ini selamanya, atau kau khawatir dengan ku, tenang saja aku tak akan memintamu berbuat jahat" jawab Yi Ting.

Dengan tegas Xin Yu mengatakan kalau dia tidak khawatir karena Yi Ting tak pernah menyakitinya.
Yi Ting langsung menatap Xin Yu dalam.



Xin Yu mengulurkan tangan nya karena tak perlu melakukan nya sebagai sebuah janji tapi sebagai persahabatan.
Yi Ting menyetujui nya dan menyambut tangan Xin Yu dengan tersenyum.

"jadi sekarang kita adalah teman?" tanya Xin Yu meyakinkan.

Yi Ting mengangguk. Xin Yu memegang tangan Yi Ting dan mengatakan kalau akan mengembalikan uang ponsel nya nanti.
"terima kasih.. teman ku" ucap Xin Yu kemudian melewati nya.



di balik Xin Yu senyum Yi Ting langsung menghilang.


Dirumah nya Xiao Yue bergumam sendiri kalau belum bisa bayar uang kontrakan.
sesaat kemudian Xin Yu pulang. melihat Xiao Yue bergumam sendiri Xin Yu bertanya ada apa dengan Xiao Yue.
Karena melihat Xin Yu, Xiao Yue langsung teringat sesuatu. Xiao Yue mengobrak abrik kursi nya mencari baju baju mahal Xin Yu.


Xin Yu langsung mengeluarkan segepok uang. dari penjualan baju bekas nya.
Xiao Yue langsung berbinar melihat uang. bahkan menari nari.
tapi seketika berhenti mengingat uang nya hanya sedikit padahal bajunya banyak.


Xin Yu mengaku kalau pemilik toko mengenali nya dan menurut hukum baju nya itu bukan lagi milik Xin Yu.
Xiao Yue mengeluh dan ngambek karena Xin Yu yang menjual barang seharga 700.000 dolar hanya dengan 70.000 dolar saja.

"kau benar, jika aku mengetahui nya lebih dulu maka aku akan menjual baju ini juga" kata Xin Yu sambil mengeluarkan Baju putih yang disukai Xiao Yue.

"ini baju yang kusuka" tanya Xiao Yue pura pura cuek.



Xin Yu sengaja menyimpan nya karena tahu Xiao Yue menyukai nya agar bisa dipakai saat audisi.
dengan nada cuek Xiao Yue bertanya kenapa Xin Yu baik padanya. Xin Yu langsung merangkulnya dan mengatakan kalau Xiao Yue lebih baik kepada nya karena sudah mencarikan pekerjaan dan membolehkan tinggal dirumah nya.

Xiao Yue langsung menghindar dan mengatakan kalau dirinya seorang aktis jadi tidak takutkah Xin Yu kalau kebaikan nya hanya akting.
Xin Yu menaruh kepalanya lagi dipundak Xiao Yue sembari berkata sebagus itu kah kemampuan akting mu?


"lebih baik dari yang kau fikir" jawab Xiao Yue sambil menjauhkan kepala Xin Yu dengan kasar.

kedua nya merasa canggung. kemudian Xiao Yu menyuruh Xin Yu untuk membayar uang sewa.
Xin Yu mengaku kalau dirinya tidak tahu rumah nya. Xiao Yue menjawab bagus kalau tidak tahu kalau saja Xin Yu tahu pasti akan menyesal seumur hidup nya.

"mengapa?" tanya Xin Yu.

"karena dia pemilik rumah yang sangat kejam, dia orang yang licik, cara dia melihat orang , kau tidak akan tahu apa yang dipikir kan nya,
dia orang aneh penuh misteri,dia suka mencari rahasia orang untuk memeras nya, jalan nya tak bersuara dan nafas nya terasa dingin,
bila melihat nya musim panas bisa berubah menjadi musim dingin" Cerita Xiao Yue panjang lebar membuat Xin Yu takut.


"Dia menakutkan dan kau ingin aku pergi?"

Xiao Yue memaksa Xin Yu untuk ergi. tapi sesaat Xiao yue berpura pura akan membayar nya sendiri kalau memang Xin Yu tak mau.
Xiao Yue menyindir kalau mengira kebaikan nya akan terbalas. Xin Yu langsung menyanggupi permintaan Xiao Yue untuk membayar uang sewa.
Xiao Yue kegirangan berterimakasih pada Xin Yu lalu berlari masuk kamar.


Xin Yu sampai didepan hotel, dan sangat heran melihat alamat nya kalau seorang Tuan Tanah menginap di hotel.
Xin Yu bergumam kalau pasti orang nya sangat menakutkan karena Xiao Yue begitu sangat takut.


sampai dikamar nya seorang pegawai hotel keluar memberi tahu kalau baru saja membersihkan ruangan nya.
Xin Yu mengangguk lalu masuk dan menutup pintu nya.

"maaf ada orangkah disini?" sapa Xin Yu mencari cari pemilik kamar.

Xin Yu mendengar dari balkon ada seseorang sedang bercakap cakap. perlahan Xin Yu berjalan. dilayar kaca ada DVD yang terputar tentang cara berdansa.
sampai dibalkon Xin Yu melihat seorang laki laki membelakangi nya sedang bercakap dengan robot.
aneh nya robot itu selalu menjawab semua pertanyaan yang diberikan Tuan nya.



Pria itu berkata kalau perasaan itu tidaklah penting kan? . robot belum menjawab Xin Yu sudah menjawab nya "Bohong"
membuat pria itu kaget dan langsung bangkit. dan ternyata Tuan Tanah yang dimaksud adalah Zhao Yi Ting.


Xin Yu yang juga terkejut langsung minta maaf dan bukan maksudnya untuk menguping karena maksud kedatangan nya untuk membayar uang sewa.
kemudian Xin Yu menunjukkan uang nya kalau benar benar mau membayar sewa.
saat menghitung uang nya tanpa sengaja Xin Yu menumpahkan wine kebajunya.


Yi Ting menyuruh Xin Yu menunggu nya karena akan mengambilkan baju ganti untuk nya.
Xin Yu menolak tapi Yi Ting memaksanya karena tidak mungkin Xin Yu pulang dengan pakaian seperti itu.
sambil membersihkan meja yang terkena tumpahan wine. Xin Yu berkata kalau tak menyangkan ternyata Yi Ting adalah Tuan yang menyewakan rumah nya untuk Xiao Yue.

"aku juga tak menyangka kalau kau yang akan membayar uang sewa hari ini" balas Yi Ting.

Xin Yu bertanya apakah Yi Ting pemilik tanah bangunan yang disewakan nya? Yi Ting menjawab kalau hanya memiliki tempat kosong kemudian Xiao Yue butuh tempat tinggal.

Yi Ting memberikan baju untuk Xin Yu berganti. setelah berganti baju Xin Yu mencuci uang nya yang terkena tumpahan wine.
Xin Yu mengaku sekarang baru menyadari begitu penting nya uang.
sesaat Xin Yu melihat di layar orang sedang berdansa. lalu tersenyum.



ada yang membuat mu tersenyum? tanya Yi Ting. Xin Yu langsung berbalik dan menjawab kalau tidak ada.
setelah mengganti baju Yi Ting meminta agar Xin Yu cepat keluar dari rumah nya. Xin Yu menghentikan nya dan berkata kalau dia tahu caranya.
Cara apa? tanya Yi Ting. Xin Yu melihat ke arah layar dan menjawab berdansa.



Xin yu mengenakan handuk mandi Yi Ting untuk rok dan mengatakan kalau sudah siap.
Xin Yu mendekati Yi Ting dan mengatakan kalau pemula hanya membutuhkan 3 langkah dasar.
pertama Xin Yu meletakkan tangan Yi Ting di pingang nya dan membiarkan wanitamu menggunakan gaun yang elegan.
Xin Yu menggenggam tangan Yi Ting yang sebelah nya lalu berkata bergerak mengikuti alunan musik dan jangan melawan.



Xin Yu memberi intruksi kanan kiri kanan kiri. karena Yi Ting terus menunduk Xin Yu meminta agar Yi Ting tak melihat lantai.

"lihat aku"



Yi Ting mengikuti arahan dari Xin Yu. dan Yi Ting terus menatap Xin Yu. kedua nya berdansa lama sekali.
saat berdansa Xin Yu bertanya "apakah kau.. sangat kesepian?"



Yi Ting langsung melepaskan tangan Xin Yu dan berhenti berdansa.
Yi Ting hanya diam dan berbalik. perlahan Xin Yu mendekati Yi Ting memegang tangan nya dan menaruh nya lagi dipinggang nya.



"sebelum kau melepaskan pasanganmu kau harus memberi tahu dulu,juga kau harus ingat kau harus menarik nya kembali kesisi mu" ucap Xin Yu;

Yi Ting menatap Xin Yu dalam tapi tiba tiba bel pintu berbunyi. Yi Ting mengatakan kalau mau membuka pintu dulu.



Yi Ting membuka pintu dan ternyata Qianni. Qianni bersemangat karena dengar dari ayah nya kalau Yi Ting mau mengajaknya kepesta kalangan atas jadi Qianni datang sengaja untuk mengajari Yi Ting berdansa.
Yi Ting tak menjawab dan melangkah kedalam Qianni mengikuti nya sembari berkata kalau Yi Ting tak bisa berdansa kenapa tak memanggil nya.
dengan santai Yi Ting menjawab kalau tak butuh karena sudah memiliki seorang guru.
apa maksudmu? tanya Qianni. Yi Ting menunjuk Xin Yu yang tak berani menatap nya dari tadi.



Qianni terkejut bertanya kenapa dia disini? Xin Yu menyahut kalau dirinya kesini untuk membayar sewa.

"sejak kapan kau menyewa tempat Yi Ting" tanya Qianni sinis

"aku membayar sewa yang disewakan oleh Yi Ting"

"perlukah kau memakai baju nya ketika membayar sewa?"

Xin Yu menjelaskan kalau tadi baju nya terkena anggur merah, Qianni langsung menyahut perlukah membayar sewa minum anggur merah.
dengan terbata bata Xin Yu menjawab kalau tidak minum tapi cuma tak sengaja menumpahkan nya saja.


"kau harus menggunakan jaz mandi Yi Ting saat membayar sewa?"

Xin Yu langsung melepasnya dan mengeluarkan uang untuk membayar sewa. Qianni menyuruh Xin Yu menaruh uang nya dan segera keluar. Xin Yu menyodorkan uang ke Yi Ting.

"ada kata lain yang ingin kau ucap kan pada tunangan ku?"

Xin Yu langsng menaruh uang nya dimeja dan bergegas keluar. sebelum keluar Xin Yu meminta maaf pada Qianni karena sudah membuat nya kesulitan.
dan pamit pada Yi Ting kalau akan mengembalikan baju nya setelah dicuci.


Sepergi nya Xin Yu, Yi Ting hanya diam.

"tidak adakah yang ingin kau katakan padaku?" tanya Qianni

"memangnya apa yang ingin kukatakan padamu?" balas Yi Ting.

"kenapa kau begitu baik pada Lei Xin Yu"

"apa dimatamu aku seperti menolong nya?"


Qianni melihat Yi Ting sedng membuat Mie instan. Qianni bertanya apa yang dilakukan Yi Ting?
Yi Ting menjawab kalau seang menyiapkan makan malam.


- flashback -

Qianni mengunjungi tempat kerja ayah nya. kemudian dia melihat Yi Ting yang dandanan nya lusuh dan kumal sedang makan Mie instan.
Qianni menghampiri Yi Ting "hei..cari tempat makan lain karena sangat tak enak dilihat makan dipintu masuk kontruksi"


Yi Ting tak menghiraukan nya dan terus makan. Qianni membentak nya apa tak dengar apa yang dia bilang?

Yi Ting melihat ada orang membawa tangga yang akan mengenai Qianni. dengan sigap Yi Ting menjatuhkan Mie nya dan langsung menarik Qianni kepelukan nya hingga dirinya yang terkena tangganya.
orang yang membawa tangga meminta maaf. Yi Ting tak masalah .



Qianni membentak Yi Ting karena berani menarik nya. sesaat kemudian Seorang pria menyapa Qianni.
Qianni memanggil nya paman Qing. paman Qing datang bersama ayah qianni.

"ada masalah apa?" tanya paman Qing

"aku baru datang, kau sudah mau pergi" keluh Qianni.

"apa yang kau katakan, memang nya aku bisa menolak pekerjaan yang diberikan ayahmu padaku"

kemudian paman Qing pamit pada ayah Qianni kalau akan menghubungi nya setelah mendapatkan tanah.
Tuan Tang menyapa Yi Ting dengan ramah lalu meyuruh nya mencuci muka dan segera menemui nya dikantor.



Diruangan ayah nya Qianni bertanya siapakah pengemis didepan tadi. Tuan Tang menjawab kalau dia itu pemuda bermasa depan cemerlang.
Qianni tak percaya pemuda berpenampilan lusuh bermasa depan cemerlang.

"jangan memandang rendah orang, dia baru saja membantuku menangani akuisisi kasus tanah yang tak bisa ditangani oleh perusahaan manapun,
kalau aku punya anak laki laki aku mau nya seperti dia" jelas Tuan Tang

"ayah..." keluh Qianni.


Tuan Tang meminta Qianni untuk tak sering datang ketempat kerja ayahnya.
sesaat kemudian Yi Ting masuk.

Qianni nampak terpesona setelah melihat Yi Ting mencuci mukanya.
Tuan Tang menyuruh Yi Ting masuk dan memperkenal kan anak perempuan nya paling berharga Tang Qianni.
Qianni langsung menyapa nya dengan senyum lebar. tapi Yi Ting hanya menatap nya dingin lalu bertanya pada Tuan Tang apakah masih ada Mie karena tadi menjatuhkan nya.



Tuan Tang mengatakan kalau masih punya satu. Yi Ting berterimakasih lalu pamit keluar.
Qianni kesal karena Yi Ting sangat cuek.


"dia sangat kasar, dan ayah masih bilang kalau dia bermasa depan cerah?" keluh Qianni kesal.

Tuan Tang hanya tersenyum.

- Flashback end -

Qianni menyuruh Yi Ting berhenti makan Mie dan akan memasak kan nya sesuatu.
ketika membuka kulkas tak ada satu pun makanan didalam nya. Qianni berinisiatif akan memesan kan makanan.
tapi Yi Ting melarang nya karena dia masih terbiasa makan mie.



Keesokan nya Xiao Yue keluar dari rumah mendapat email dari Su Zhongwen untuk Xin Yu yang menanyakan kabar Xin yu.
dari belakang Xin Yu menanyakan ada apa? tentu saja Xiao Yue kaget. dan langsung beralasan kalau lupa membawa kunci dan dompet nya.
kemudian Xao Yue berpura pura mencari kunci dan dompet nya di tas dan ternyata ada semua.
Xin Yu mengingatkan Xiao Yue sebelum keluar rumah untuk memeriksa barang yang dibawanya.



Di restauran manager memanggil Xin Yu.manager memerintah Xin Yu untuk mengurus nenek yang sedari tadi hanya duduk tapi tak memesan apapun.


Xin Yu dengan ramah menanyai nenek apakah mau memesan sesuatu. nenek membolak balik daftar menu dan berkata kalau masih mau memeriksa.
kemudian Xin Yu bertanya lagi apakah nenek membutuhkan rekomendasi darinya. nenek langsung menunjuk ke meja pelanggan sebelah yang sedang makan. ternyata daritadi nenek tidak langsung memesan karena masih mengamati yang dimakan oleh pelanggan di meja sebelah nya.
Xin Yu langsung memberi tahu nenek untuk memesankan seperti yang di meja sebelah.
nenek memuji Xin Yu yang sangat ramah dan sabar. Xin Yu berterimakasih.



saat akan memesan ke dapur Xin Yu dicegat beberapa orang berpakaian rapi.
orang itu mengaku sebagai pengacara yang menangani kasus transaksi ilegal Nyonya Lin Man.
jadi Xin Yu dibawa paksa karena ingin dimintai keterangan untuk membantu penyelidikan.


Xin Yu mengatakan kalau masih bekerja. tapi petugas langsung menyiduk nya.
bertepatan saat Xin Yu dibawa keluar dari restoran Yi Ting tiba dengan terus menatap nya.
Terlihat Qianni tersenyum puas. perlahan Yi Ting menghampiri Qianni dengan tatapan tajam.


tapi sesaat kemudian Yi Ting malah tersenyum.

Bersambung Episode 3

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "SINOPSIS Behind Your Smile Episode 2 PART 2"

  1. wuahhhhh... si yi ting ternyata-------- kyknya xiao yu juga sruhannya yi ting deh.ksihan bnget xin yu hdupnya dklilingi oleh org2 yang licik,nggk tulus sma dia. pling kejam tu yi ting. biarpun ibunya xin yu salah, jgn blsx di anknya dong. kan xin yu nya nggk tau ap2.

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...