SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 34 PART 2

The Whirlwind Girl 2
All Images By : Hunan Tv
The Whirlwind Girl 2 Episode 34 PART 1


perlahan Chang An berdiri dan meminta Bai Cao untuk tak mengatakan apapun pada Ting Hao karena Ting hao yang sekarang bukan Ting Hao dari balai Xian Wu tapi dari balai Feng Yun.
Ting Hao berkata jika Chang An ingin mempertahan kan kaki nya maka harus mengakui kekalahannya.


"Fang Ting hao" teriak Bai Cao berkaca kaca.


kalau begitu Chang An meminta Ting Hao menunjukkan peningkatan nya beberapa tahun ini.
wasit bertanya apakah Chang An mau melanjutkan pertandingan. Chang An mengiyakan nya.

"pelatih Chang An kau tak bisa bertarung lagi" isak nya Bai Cao dipinggir arena.
Chang An tetap melanjutkan,


Ting Hao terus menyerang bagian cedera Chang An, sampai Xiao Ying dan yang lain nya menutupi wajah nya dengan tangan karena tak tega melihat pelatih nya.
skor menjadi 3 : 5 unggul di Feng Yun.


Ting Hao memberi keempatan terakhir Chang An untuk meninggalkan Song Bai, An Yang dan Bai Cao, dan Ting Hao akan memberi Chang An poin lagi.
perlahan Chang An berdiri.


dengan menahan tangis Bai cao berteriak agar pelatih Chang An tak bertarung lagi.
dari atas arena Chang An menatap Bai Cao.
"pelatih Chang An jangan bertarung lagi, kau sudah berjanji padaku" isak Bai Cao.


Chang An tersenyum menatap Bai Cao dalam batin nya "Bai Cao demi kau, aku harus menang"
Chang An dengan yakin berkata pada Ting Hao kalau tidak akan meninggalkan song Bai, An Yang dan yang paling penting Chang An tidak mau meninggalkan Bai Cao.

"aku menyukai nya maka aku akan tetapberada di sisi nya selamanya" Chang An yakin.

"kau memaksaku melakukan ini" jawab Ting Hao.

dan keduanya langsung saling menyerang Ting Hao terus berusaha melumpuhkan Chang an tapi Chang An bisa menghindar dan bisa menendang balik Ting Hao.
skor menjadi 6 : 7 unggul Feng Yun satu angka.


keduanya sama sama kuat bahkan sama sama saling menendang.
MC mengatakan kalau skor sementara 9 : 9 dan waktu kurang 7 detik.

didetik detik terakhir Ting Hao membayangkan akan melakukan penyerangan dengan merobohkan Chang an melalui cederanya kemudian menendang nya.
saat akan melakukan tendangan Chang An lebih dulu menendang Ting Hao, dan saat Ting Hao akan membalas wasit menghentikan pertandingan karena waktu sudah habis.


dan akhirnya pertandingan dimenangkan oleh Chang An dengan skor 10 : 9.
semua langsung bersorak senang, begitupun juga Ting Yi walaupun hanya tersenyum tipis.
Ting Hao kembali ke kursi nya dengan kesal dan lunglai.


Chang An turun arena dibantu oleh Bai Cao, sesampai nya di kursi Fei Yu bertanya tentang cedera nya, tapi Chang An hanya menjawab nya dengan senyuman menandakan kalau dia tidak apa apa.


kemudian Chang An menatap dan menaruh tangan nya dipundak Bai cao.

"mulai sekarang kau tidak diizinkan untuk menangis lagi"
Bai Cao mengelap air matanya. sekarang kau tau kan betapa tertekannya aku ketika melihat kau berkompetisi dengan Ting Yi. ucap Chang An lagi.
Bai Cao bertanya apakah kaki pelatih nya benar benar tidak apa apa.


Chang An langsung kesakitan dan memeluk Bai Cao. Bai Cao yang panik meminta Bantuan teman teman nya.
tapi teman teman nya tak satupun yang membantu nya karena mereka tahu hanya permainan pelatih Chang An agar memeluk Bai Cao.


Ting Hao semakin kesal melihat nya. Ting Yi menghampiri Ting Hao dengan di dorong Guang Ya.
Ting Yi memberi lap untuk kakak nya. Guang Ya menebak kalau Ting Hao bertanding ingin menang agar En Xiu tidak bertanding dengan Bai Cao.
"apakah En Xiu setangguh itu" tanya Guang Ya.


Ting Hao langsung menatap En Xiu yang disamping nya sedang menggunakan sarung tangan untuk siap bertanding.

"kau masih sangat pedui Bai Cao, tapi kenapa kau masih membantu Feng Yun" ucap Ting Yi kemudian mengajak Guang Ya untuk pergi.


Chang An dan Xiao Ying membantu Bai Cao pengaman dan helm untuk bertanding. Chang An meminta Bai cao untuk tidak cedera.

"jia kau terluka aku akan menirumu?" kata Chang An.
Bai Cao bingung.
Chang An menjawab kalau akan meniru Bai Cao menangis dipinggir arena.
Bai Cao malu dan langsung naik ke arena.
Xiao Ying sangat cemas karena mengingatkan nya saat Bai Cao berkompetisi dengan Ting Yi.
"yang bertanding orang lain kenapa kau begitu cemas, lakukan saja tugasmu" goda Yi Feng.
Ting Hao terlihat sangat cemas dikursinya.


Wasit meminta keduanya memberi hormat. lalu bersiap.
sebelum menyerang En Xiu berkata kalau sebelum nya dia mendengar serangan khusus mu adalah tendangan Tornado dan dikembangkan menjadi tiga Tornado ganda.
dan seharus nya sakarang kau sudah terbiasa.


En Xiu langsung berlari dan menggunakan jurus Tornado.
dalam batin Bai Cao "tendangan Tornado ku"

En Xiu bergumam kalau Bai Cao menggunakan tornado ada batas nya sedangkan dia tak terbatas.
dan En Xiu terus menerus menggunakan tendangan Tornado. hingga semua yang menonton tercengang.
bahkan Bai Cao pun juga kaget.

Xiao YIng:"tendangan tornado tiga kali lipat"

Ting Yi :"bagaimana mungkin"

MC mengatakan kalau tendangan En Xiu ini lebih mengesankan dari pada Qi Bai Cao sendiri, akankah Qi Bai Cao mampu menghindari nya?
Jing Min Zhoo berteriak "kalahkan dia untuk ku"


Bai Cao terus menghindar setiap tendangan tornado yang dilakukan En Xiu.
saat tornado yang ketiga Xiao Ying sampai tak berani melihat Bai Cao karena takut Bai Cao terkena tendangan. Bahkan Ting Hao sampai berdiri.
Chang An dalam hatinya berkata "Bai Cao kau pasti bisa melakukan nya"
seperti bisa mendengar Chang An, Bai Cao mengingat saat latihan bersama Chang An yaitu untuk memanfaat kan kekuatan lawan untuk balik menyerang.
Bai Cao langsung menggunakan kaki En Xiu untuk bisa naik ke atas, terjadilah Bai Cao diatas En Xiu.
dan Bai Cao bisa mengatasi nya.
Ting Hao yang cemas duduk kembali.

Jing Min Zhoo"aku puas dengan penampilan mu"
Ting Yi tersenyum melihat nya.


kali ini En Xiu menggunakan jurus Jing Min Zhoo, tendangan 18 kali terus menerus.
Jing MIn Zhoo yang menyadari nya berteriak teriak tak terima di bangku penonton. dia tak rela En Xiu menggunakan nya.
tapi walaupun En Xiu sangat lincah menggunakan jurus Jing MIn Zhoo, Bai Cao bisa menghindari nya secepat angin.


"apakah kau hanya tahu cara nya bersembunyi" tanya En Xiu.
Bai Cao bertanya kenapa En Xiu menggunakan jurus jurus dari orang lain. karena aku membencimu dan membenci orang orang yang memiliki bakat alami.
aku ingin kalian semua meminta belas kasihan di kaki ku.

Bai Cao bertanya lagi apakah En Xiu berlatih Yuan Wu dao hanya untuk kebencian?
En Xiu menjawab kalau tidak tahu rasa nya dicintai jadi yang dia tahu hanya lah kebencian, karena kebencian bisa membuat nya lebih kuat.
En Xiu langsung menyerang Bai Cao dengan jurus Ting Yi serangan api halilintar.
Xiao Ying takut karena Bai Cao memiliki luka serius setelah terkena serangan api halilintar. lalu bertanya pada pelatih Chang An apa yang harus dilakukan?

"percaya saja pada Bai Cao" Chang an mencoba tetap tenang.

Ting Yi menyadari kalau kekuatan En Xiu melebihi kekuatan Ting Yi ketika tahun itu berkompetisi dengan Bai Cao.
karena En Xiu menggunakan jurus Ting Yi, Bai Cao teringat saat Ting Yi akan menendang nya.
Bai Cao memejamkan matanya. Chang An membatin "Bai Cao kalahkan dirimu, kau pasti bisa melakukan nya"


"aku pasti bisa" batin Bai Cao dan langsung membuka mata nya untuk menghadapi En Xiu, Bai Cao hampir saja terkena tendangan.
sampai ting Hao berdiri lagi. tapi akhirnya Bai Cao bisa memecahkan serangan api halilintar dari En Xiu.
Ting Hao kembali duduk. Ting Yi tersenyum senang melihat keberhasilan Bai Cao.


En Xiu dan Bai Cao dalam posisi bersiap.
Sebelum menyerang En Xiu menyindir Bai Cao mampu menangani jurus jurus dari orang lain karena jurus yang begitu lemah dan sekarang En Xiu akan menunjukkan jurus dari pesaing yang terkuat yaitu jurus En Xiu sendiri.


En Xiu langsung berlari untuk melakukan serangan dengan jurus nya yaitu sapuan seribu tentara.
En Xiu seperti berputar putar diatas siap untuk menyerang Bai Cao.
semua terkejut saat En Xiu menggunakan jurus nya Bahkan Chang An yang awal nya tenang sampai juga terbelalak cemas.



Bai Cao tetap tenang dan bertahan, tapi pada akhirnya Bai Cao mampu menghindari dan mengatasi jurus En Xiu.
sontak penonton langsung bersorak untuk Bai Cao.

MC mengatakan kalau hanya Bai Cao lah satu satu nya peserta yang tak memberi En Xiu untuk mencetak poin dengan sapuan seribu tentara nya.
terlihat Ting Hao duduk dengan lega, bahkan Chang An tersenyum melihat Bai Cao.


Bai Cao dan En Xiu terus bertarung dan melakukan penyerangan satu sama lain, tapi keduanya belum ada yang mendapatkan poin satupun.
MC berkomentar kalau keduanya dalam keadaan kelelahan yang ekstrim.

murid pelatih yang bertubuh besar berkomentar kalau Bai Cao nampak kelelahan tapi masih memancarkan banyak energi.
pelatih disamping nya menjawab kalau Bai Cao menunggu kesempatan untuk menyerang dan ketika bertarung dengan master peluang untuk menang datang dengan sekejap dan berlalu dengan cepat.


MC mengumumkan kalau waktu kurang 20 detik lagi.

En Xiu langsung melakukan penyerangan dengan jurus nya lagi, karena berputar putar diatas Bai Cao juga langsung menhentakkan kaki nya untuk naik ke atas.
dan posisi nya sekarang Bai Cao diatas En Xiu.
Baik Chang An maupun Ting Hao sama sama terlihat tegang.


pelatih Jing Min Zhoo berkomentar kalau En Xiu ingin menyerang Bai Cao dari bawah namun posisi kaki dan lengan nya terlalu rendah benar benar isi kepalanya hanya tertuju pada Bai Cao.
Jing Min Zhoo langsung berteriak "menangkap peluang"

dalam hati En Xiu "aku pasti menang karena aku yang terkuat"


sedangkan Bai Cao dalam hati nya juga berkata jika dia menggunakan tendangan ke bawah maka dia akan meng K.O nya
dalam bayangan nya Bai Cao akan menendang En Xiu dari atas dan tepat dibagian kepalanya.

Bersambung Episode 35

Catatan :
Maaf kalau masih ada Typo dan kurang faham dengan tulisan saya..

0 Response to "SINOPSIS The Whirlwind Girl 2 Episode 34 PART 2 "

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel