SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 12 PART 1

 
Across The Ocean To See You Episode 12 PART 1
All Images By : Anhui Tv
Across The Ocean To See You Episode 12 PART 1


Dirumah sakit Shu Mang melihat Zhengchu memberi uang kepada Xiao Qiu.
Zheng Chu bilang akan mencarikan sisa nya nanti.
Xiao Qiu berterimakasih karena Zheng Chu sudah menolong nya. dan meminta maaf karena sudah menyusahkan nya.
Zheng Chu melarang Xiao Qiu berbicara seperti itu karena Tuan Yan dulu juga sangat baik kepada nya, jadi sudah sepantas nya bagi Zheng Chu melakukan ini.
Xiao Qiu benar benar berterimakasih pada Zheng Chu dan mengeluh pasti shan shan akan menyesal sudah melepaskan mu.
Zheng Chu menyuruh Xiao Qiu untuk segera kembali kekamar paman karena sendirian.


SHu Mang langsung bersembunyi agar tak ketahuan Zheng Chu.
Shu Mang mengejek Zheng Chu laki laki yang suka menyakiti banyak wanita.


Di mobil Shu Mang menelepon Cai LIng.
Shu Mang menanyakan menurut Kakak Ling apa maksud seorang pria jika memberi uang pada wanita dirumah sakit.
menurut Cai Ling sudah dipastikan kalau pria itu sudah menghamili wanita itu dan memberi uang untuk aborsi.
Lalu Cai Ling mengejek Su Mang kalau Su Mang tak jatuh cinta pada Pria brengs*k lagi kan.
tentu saja tidak, lagipula tidak semua pria seperti Chen Jia Ming. jawab Su Mang menutup teleponnya karena sedang menyetir.


setelah menutup telepon Shu Mang menggerutu sendiri kalau kali ini dia mengetahui rahasia Zhrng Chu lagi, dan ini sudah yang ketiga.
kau memang banyak utang cinta. dasar mata keranjan lihat saja aku akan menghukummu.


Di Club Su Chang mengajak Zheng Chu untuk bertemu. Su Chang menuangkan minum untuk Zheng Chu tapi heng Chu tak meminumnya.
kali ini Su Chang lebih sopan terhadap Zheng Chu bahkan memanggil nya kak Chu.
tentu saja Zheng Chu penasaran dan heran melihat perubahan Su Chang. Zheng Chu nenyuruh Su Chang untuk terus terang saja.

Su Chang meminta maaf saat kejadian di perusahaan Tang Guo kemarin. Suchang merasa sangat malu dan menyesal.
Zheng Chu memuji Su Chang yang ada kemajuan karena mau meminta maaf. dan Zheng Chu juga mengatakan kalau tak memasukkan semua itu kedalam hati.
Bahkan Zheng Chu juga merasa bersalah karena bicara terlalu keras pada Su Chang.


Su Chang tak enak hati Zheng Chu malah meminta maaf. karena seharus nya berterimakasih.

"walaupun waktu itu aku mengacaukan acara kencan nya tapi diruangan permainan itu....aku memperoleh keberuntungan tak terduga" ucap Su Chang malu malu.

"apa yang kau lakukan pada Guo Guo?" tuduh zheng Chu.

"aku tidak melakukan apa apa.. aku cuma.." kata Su Chang salah tingkah.


kemudian Su Chang beralasan agar Zheng Chu membantunya membereskan masalah ini.
kali ini Zheng Chu tak bisa membantunya karena waktu itu sudah menghianati Tang Guo. jadi kemungkinan Tang GUo tak akan menghubungi nya dalam waktu dekat.
tapi itu bagus buat Zheng Chu karena bisa bebas untuk sementara waktu. kata Zheng Chu sambil menari nari.

Su Chang mengeluh karena Zheng Chu selalu difikiran Tang Guo walaupun Zheng Chu sudah menghianati nya.
dan tetap meminta Zheng Chu untuk membantu nya memikirkan cara mendekati Tang Guo.
Zheng Chu tak bisa karena bukan ahli cinta.

Su Chang langsung berlutut ala prajurit kerajaan. "Guru tolong terima penghormatan dari muridmu"
Zheng Chu mengambil ponselnnya memotret Su Chang dan bilang akan mengirim nya ke kakak nya.
Su Chang langsung merebut ponsel Zheng Chu agar tak memotretnya.


Su Chang tetap memaksa Zheng Chu untuk membantu nya karena kalau Zheng Chu tak mau berarti Zheng Chu punya perasaan pada Tang Guo.
Zheng Chu menuduh karakter Su Chang itu sama dengan kakak nya.

"itu berarti kau sangat dekat dengan kakak ku?" balas Su Chang.

Su Chang menambahkan hanya orang terdekat nya saja yang bisa membuat nya gelisah. Su Chang bertanya apakah ada kemajuan saat di ruang permainan itu?
Zheng Chu terlihat salah tingkah membuat suchang menebak kalau itu memang terjadi sesuatu dengan kakak nya.
Zheng Chu menyangkal nya dan mengatakan kalau sebenar nya hubungan nya dengan kakak nya seperti air mendidih.

jawaban itu membuat Su Chang berfikiran bermacam macam. Zheng Chu langsung menyangkal nya dengan salah tingkah.


"sejujurnya kakak mu itu..sungguh membingungkan karena ditempat kerja dia seperti mesin perang yang siap menembak siapa saja, tapi ketika dirumah dia seperti orang bodoh yang tak bisa mengerjakan apapun"
jelas Zheng Chu.

SuChang malah menjodohkan kakak nya dengan Zheng Chu dan meminta Zheng Chu untuk tak menghiraukan anak nya.
Su Chang menggoda Zheng Chu untuk jadi ayah anak kakak nya. dan menjadi kakak ipar nya.

Zheng Chu langsung menghentikan ucapan Su Chang dan kembali ke pembicaraan awal yaitu masalah nya Su Chang.
Zheng CHu mengatakan kalau sebenar nya Tang Guo gadis baik sedangkan kau bersifat provokatif seperti seolah olah dirimu penting.
Su Chang hanya tersenyum mendengar Zhneg Chu.
Zheng Chu juga mengatakan kalau Tang Guo sudah dianggap nya seperti adik nya sendiri jadi jika Su Chang benar benar mempunyai perasaan yang tulus padanya maka Zheng Chu akan merestui nya.
karena Zheng Chu tak mau Tang Guo menghabiskan masa mudanya hanya karena mengejar Zheng Chu.


Dikantor Zheng Chu mencari kepala bagian keuangan yaitu ketua Chen.
Zheng Chu mencarinya karena ingin mengajukan pembayaran gaji dimuka 2 bulan. dan perlu tanda tangan nya.
ketua Chen menjelaskan memang peraturan perusahaan mengharuskan tanda tangan nya tapi masih ada satu lagi.
karena Zheng Chu dari departemen operasional. maka Zheng Chu harus meminta tanda tangan dulu pada kepala departemen nya yaitu Direktur Su.
Zheng Chu mengeluh kenapa harus meminta tanda tangan nya dulu.
ketua Chen membisiki Zheng Chu kalau mendengar gosip tentang Zheng Chu dan Direktur Su. tentu nya dia tak kan mempersulit proses nya.
Zheng Chu langsung menyangkalnya dan meminta tanda tangan nya sebentar dan selesai.
sekali lagi ketua Chen meminta maaf karena sudah peraturan perusahaan.


dimejanya Zheng Chu berlatih cara untuk meminta tanda tangan direktur Su. Zheng Chu mengubah posisi duduk nya sambil kemayu.
Xiao Gu yang disamping nya merasa heran dan mengatai apakah pennyakit wasir nya kambuh.
"kau yang terkena wasir" balas Zheng Chu.



Xiao Gu sampai tak bisa menahan tawa nya melihat sikap Zheng Chu. tapi Xiao Gu malah menakut nakuti Zheng Chu kalau kemarin Ella membuat kesalahan yang tak seberapa dan Direktur Su memarahi nya habis habis an sampai menangis.
Xiao Gu curiga kalau akhir akhir ini Direktur Su mengalami ketidakseimbangan hormon.
akhirnya Zheng Chu bertekad untuk masuk ruangan dan menyuruh Xiao gu menunggu mayat nya.
Xiao Gu meneriaki Zheng Chu agar tak masuk.


Sebelum masuk ruangan Zheng Chu senam wajah dulu, dan ketika sudah masuk Zheng CHu dengan terbata bata memberikan dokumen nya tadi dengan beralasan kalau itu laporan kerja nya di Shang hai dan sanya.
Zheng Chu meminta agar Direktur Su membacanya. karena Su Mang lagi sibuk Su mang menaruh berkas nya dimeja dan akan membacanya nanti.
Zheng Chu yang terkejut bingung. shu Mang bertanya apakah ada lagi? Zheng Chu masih bingung mau mengatakan sesuatu.


"Oh ya untuk sementara waktu ini kau bisa berhenti dulu sebagai ahli pariwisata, karena perusahaan akan ada proyek baru" jelas Shu Mang.
kemudian ShuMang memberikan berkas dan meminta Zheng Chu untuk membuatkan proposal. belum cukup sampai disitu Shu Mang memberi setumpuk dokumen yang harus diurus jadi Zhneg Chu tak akan membuang waktu yang tak berguna.
Zheng CHu hendak protes. Shu Mang sudah menyela kalau Zheng Chu tak perlu merendah karena dia sudah melihat tulisan Zheng Chu, dan Zheng Chu memiliki banyak followers di weibo.

Zheng Chu hanya bisa pasrah karena tak memiliki kesempatan untuk bicara. akhirnya Zheng Chu membawa banyak dokumen itu keluar.
Shu Mang tersenyum puas dibelakang Zheng CHu.


saat dipintu Zheng Chu menggerutu kesal"kenapa kau tak bicara saja kalau memang butuh tanda tangan"
Shu Mang langsung meneriaki Zheng Chu kenapa masih belum keluar juga apakah pekerjaan nya kurang banyak.
sontak Zheng Chu langsung menghentikan Boss nya itu dan mendekat ke meja lagi.

"aku rasa aku....." Zheng Chu sulit sekali untuk mengatakan.

"jangan khawatir kali ini aku akan menulis namamu di proposal" jawab ShUmang.

Zheng Chu seperti ingin menangis karena tak punya kesempatan bicara

"kau tak perlu berterimakasih, sudah sewajar nya atasan mengkhawatirkan karyawan nya"

akhirnya Zheng Chu memberanikan diri mengambil dokumen yang diletakkan di meja tadi dan mengutarakan kalau dia ingin meminta gaji nya 2 bulan dimuka.
dan memohon persetujuan dari Direktur Su.

Su Mang membaca alasan yang ditulis Zheng Chu alasan spesial. dan butuh uang segera.Zheng CHu hanya mengangguk ketakutan.
Shu Mang langsung menuduh Zheng Chu sudah menghabiskan uang nya untuk pacar nya.
Zheng Chu menyangkal nya kalau ini akan digunakan dalam hal yang benar.
Shu Mang mengejek Zheng Chu yang terburu buru.

Shu Mang mengambil ATM nya dan memberikan kepada Zheng Chu karena gaji 2 bulan tak perlu merepotkan divisi keuangan.
Zhneg cHu menolak nya karena merasa tak pantas dan memilih untuk mengambil gaji nya saja.


"kau tak mau..kalau tak mau ya sudah lupakan saja" jelas Shu mang sambil menyodorkan ATM nya.

Zheng Chu langsung berusahan mengambil kartu itu. tapi tak semudah itu. Shu Mang masih bertanya karena itu uang pribadi Shu Mang jadi Shu Mang ingin tahu untuk apa uang nya digunakan.
takut nya kalau untuk judi atau prostitusi.
Zheng Chu langsung mengeluh apakah dia kelihatan seperti orang yang melakukan kejahatan seperti itu.

"mana aku tahu aku juga tak begitu mengenalmu?" jawab ShuMang

"Baiklah aku membantu seorang teman" ucap Zheng Chu.

"teman apa"

"teman biasa"

"teman biasa gaji 2 bulan dimuka" teriak Shu Mang tak percaya.

Zheng cHU hanya bisa diam dan pasrah. akhirnya Shu Mang memberikan ATm nya karena dia bukan orang yang kolot.
walaupun Zheng Chu berbuat seperti itu tapi dia tak akan menyulitkan Zheng Chu.


"meskipun kau kekurangan moral, kita masih bisa mengandalkan bantuan kan?" jelas Shu Mang.
tentu saja Zheng Chu bingung dengan apa yang dikatakan Shu Mang. apa maksudmu? tanya Zheng Chu bingung.

"maksudku adalah..jika kau membuat teman mu begini..?" ucap Shu Mang sambil memeragakan perut hamil.


seketika Zheng Chu bangkit dan tak mengerti apa yang dikatakan Shu Mang, bilang saja kalau kau tak mau meminjamkan uang padaku.
tapi Shu Mang menghentikan nya dan memberi nya Atm karena tak mau disebut pelit.
akhirnya Zheng Chu mengambil ATM itu dan berkata bisakah mengembalikan nya lebih sedikit karena Shu mang belum membayar gaji menjadi pengasuh nya.

"kalau kau tak segera keluar aku akan memecatmu" Zheng Chu langsung berlari keluar.


Dirumahsakit Xiao Qiu berniat untuk membayar biaya operasi ayah nya walaupun masih kurang akan mencari sisa nya dengan cepat.
tapi Suster bagian administrasi mengatakan kalau Biaya nya sudah di bayar oelah seseorang.
Xiao Qiu bertanya siapakah orang itu. dan Suster menjawab kalau Dokter Tang Min yang membayar nya.
Xiao Qiu terkejut karena dr Tang Min mau membayar biaya nya.


kemudian Xiao Qiu menelepon Zheng Chu mengatakan kalau Zheng Chu tak perlu mencari pinjaman lagi.
Zheng Chu tak enak dan meminta agar Xiao Qiu tak perlu sungkan. tapi Xiao Qiu menjelaskan kalau biaya operasi nya sudah dibayar dokter yang menangani ayah nya.
jadi Zheng Chu tak perlu khawatir dan lain kali ingin bertemu jika ada waktu.


setelah menutup telepon nya Zheng Chu mengeluh karena baru saja meminjam dan sekarang sudah mengembalikan.
Zheng Chu yakin pasti akan dibunuh boss nya.


Zheng Chu memberanikan diri untuk mengembalikan atm nya.
diruangan Shu mang Zheng Chu menyodorkan atm. belum sempat mengatakan sesuatu Shu Mang sudah menebak kalau Zheng Chu menranfernya ke Atm nya karena begitu cepat.
Zheng Chu meyakinkan Shu Mang kalau belum menyentuh uang didalam nya.


karena Shu Mang tak kunjung mengambil nya Zheng Chu menggodanya "mau tidak.."
saat akan diambil Zheng Chu menarik nya. tepat saat itu Dong Jia yang mau masuk meminta tanda tangan langsung terkejut melihat keakraban keduanya.
Dong Jia terbata bata menyuruh mereka berdua untuk melanjutkan ngobrol nya dan Dong Jia langsung kembali.


Zheng Chu yag tak enak ingin berlari menjelaskan ke Dong JIa.
Shu Mang menyuruh nya berhenti dan tak bergerak. Shu mang mendekati Zheng Chu dan menginjak kaki nya. Zheng Chu kesakitan lalu meminta maaf.
"kau pikir kita sedang main rumah rumah an" ucap Shu Mang sambil menendang kaki Zheng Chu lalu keluar.
sesampainya dimeja kerjanya Dong Jia langsung bergosip kalau sedang melihat Zheng Chu memberikan atm ke ..
belum sempat meneruskan Dong Jia kaget karena ada Sumang yang mengawasi nya.
Shu Mang :"karena kita satu divisi operasi berarti kita satu Tim.dalam satu Tim ada beberapa orang, orang yang mengikutimu, membantumu dan melawanmu, tentu saja ini keputusan mu sendiri kau mau jadi seperti apa,
aku harap kalian bisa menjadi orang yang bisa diandalkan oleh atasan, bukan malah bergosip dibelakang orang. dan menjadi setitik nila rusak susu sebelanga"


Zheng Chu yang baru datang melihat aneh keteman teman nya yang dimarahi Shu Mang.
tapi sesaat kemudian dia bilang kalau mau kekamar mandi.

seperginya Zheng Chu dan Shu Mang. Dong Jia langsung bergosip lagi. Dong jia berrcerita tadi melihat Zheng Chu memberikan ATM ke Direktur Su itu berarti tahap keduanya sudah serius karena Zheng Chu memberikan gaji nya untuk Direktur Su.
Xiao Gu meminta Dong JIa untuk tak berprasangka buruk. Donh JIa malah mengatai Xiao Gu bodoh.


Diparkiran Shu Mang merasa kalau Zheng Chu mengikutinya. Shu mang langsung bertanya kenapa Zheng Chu mengikutinya.
terus terang Zheng Chu ingin menumpang. Shu mang tak mau karena Zheng Chu bisa pulang sendiri.
Zhengg Chu langsung menutup pintu mobil Shu Mang dan menuntut jawaban kenapa akhir akhir ini Shu Mang begitu aneh ketika berbicara dengan nya.


"aku tidak mau bicara dengan pria tak bertanggung jawab, pria tak bertanggung jawab jangan sentuh mobilku" ucap Shu mang sambil menyngkirkan tangan Zheng Chu dari mobilnya.


Zheng Chu tak percaya Shu mang menyebutnya pria tak bertanggung jawab. Shu mang meminta agar Zheng Chu segera bertobat.
kemudian Shu mang masuk mobil. Zheng Chu menyuruh agar Shu mang hati hati dan sampai jumpa dengan bahasa dari berbagai negara.


Zheng Chu menemui Tang Min yang sudah menunggu nya.
Zheng Chu mengeluh akhirnya Tang MIn mengingat nya juga. Tang Min beralsan kalau sedang sibuk dirumah sakit. dan sudah memesan arena Tinju didekat rumah sakit.
apakah kau mau bertanding dengan ku.tantang Tang Min. "tentu saja" awab Zheng Chu.

Tang Min menanyakan bagaimana keadaan Zheng Chu. "setelah melihat bos mu dilapangan golf itu aku merasa kalian sangat cocok, jangan melajang lagi tidak cocok untuk fisik dan mentalmu"
Zheng Chu hanya tertawa dan meminta Tang Min agar berhenti menjadi mak comblang nya.
Tang Min membenar kan karena dia sendiri juga selalu gagal dalam percintaan.

"apa maksudmu" tanya Zheng Chu.


karena hubungan Zheng Chu dan Shan shan sudah putus akhirnya Tang Min mau mengaku kalau dulu saat sekolah bersama Tang Min menyukai Shan Shan.
melihat ekspresi Zheng Chu, Tang Min bertanya kenapa kau tak terkejut sama sekali.
Zheng chu menjawab kalau selalu peka terhadap pesaing nya. kerena dulu Tang Min selalu memperhatikan shan shan ketika disekolah.
Tang MIn protes kalau dulu mengetahuinya tapi Zheng Chu masih saja menunjukkan keroomantisan nya didepan Tang MIn.
Zheng Chu tak punya pilihan lain karena dulu saling mencintai.
Zheng Chu meminta kali ini untuk tak membahas hal tak penting ini. dan sekarang jika Tang Min ingin mengejar Shan Shan lagi Tang MIn bisa lakukan tanpa mengkhawatirkan nya.


Tang Min bercerita jujur saja ketika mendengar kau dan Shan Shan putus aku terkejut,dan fikiran ku tentang shan shan ketika pulang dari luar negri sepertinya Shan Shan masih sama dengan waktu disekolah dulu,
tapi sekarang ketika aku pulang aku merasa harus mengenal Shan Shan dari awal lagi. Zheng Chu bertanya apa karena aku putus dengan Shan Shan.


Tang Min mengaku kalau sedang lelah saja dan tak punya waktu. Zheng Chu menyaran kan agar Tang Min istirahat agar tak mati mendadak karena kelelahan.
keduanya saling bercengkrama.

Lanjut Part 2

0 Response to "SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 12 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel