SINOPSIS Behind Your Smile Episode 9 PART 1

Behind Your Smile Episode 9 Part 1
All Images By : SET TV


Xin Yu berlari menghampiri Yi Ting. Xin Yu mengatakan kalau kebetulan bertemu dengan nya disini dan kebetulan juga mau beli sarapan.
apakah kau mau ikut? tanya Xin YU.
Yi Ting melihat ke atas balkon ada Xiao Yue yang melihat nya. kemudian Xiao Yue masuk kedalam.
Yi Ting tak mau dan hendak pergi. tapi Xin Yu terus memaksa dan bertanya apakah Boss sudah makan?
Belum. jawab Yi Ting cuek. kalau begitu ayo sarapan bersama. pinta Xin Yu.
Yi Ting beralasan kalau tak mau jalan.



"Baiklah kita tidak akan jalan" jawab Xin Yu membuat Yi Ting bingung.


dengan nafas tak beraturan Xin Yu membonceng Yi Ting naik sepeda. di perjalanan Yi Ting mengeluh kalau tak merasakan kekuatan dari kuda perkasa ini.
Xin Yu merasa tersindir langsung menggenjot sepedanya kencang kencang. Yi Ting mengingat sesuatu.


Flashback
Yi Ting dulu berpenampilan lusuh sedang berjalan linglung. tiba tiba ada sepeda yang akan menabrak nya.
dengan cepat Xin Yu menarik nya.
"kau tak apa?" tanya Xin Yu ramah.


Yi Ting seperti terpesona melihat Xin Yu. Xin Yu bertanya kenapa banyak kotoran dan goresan.
Yi Ting tersenyum kalau ini hanya kotoran karena baru pulang dari tempat konstruksi. Xin Yu memberikan saputangan untuk membersihkan kotoran di wajah Yi Ting.
Yi Ting merasa tak enak dan menolak nya.


"tak apa,ambilah" Xin Yu meraih tangan Yi Ting dan memberikan sapu tangan nya.
Yi Ting berterimakasih menatap Xin Yu. sesaat kemudian ada bel mobil menjemput Xin Yu.
Xin Yu berteriak "mama aku disini".
seketika wajah Yi Ting berubah dan berlalu pergi menjatuhkan saputangan Xin Yu.


Yi Ting makan Mie instan dengan sangat lahap. kemudian Qianni menyuruh nya minggir dengan sinis karena mengganggu pemandangan.
Flashback End

mengingat semua itu Yi Ting menyuruh Xin Yu untuk mengayuh sepedanya dengan lebih cepat.
"apa? kurang cepat?" jawab Xin Yu ngos ngosan. bingung padahal mengayuh nya sudah sangat cepat.

sudah sampai Xin Yu mengambilkan Pancake untuk Yi Ting.
"aku sudah bilang kalau aku tak mau makan"

"bagaimana bisa, tadi kau cuma bilang tak mau jalan"


Yi Ting tetap menolak makan. Xin Yu mengeluh kalau makan Mie instans setiap hari tidak lah bergizi. Yi Ting menjawab siapa yang peduli aku makan bergizi atau tidak.
Xin Yu makan sambil menggerutu kau benar benar keras kepala,bahkan kau tak mengatakan apapun kalau sedang menolak seseorang.kau benar benar pria dengan sedikit perkataan.

"saya sudah begitu memperlihat kan penghormatan ku padamu" ucap Yi Ting.

"yang mana?"

"jika pada orang lain aku hanya akan mengatakan 'makan'.tapi tadi aku 'jangan pedulikan dan makan lah' lihatlah aku sudah menambahkan banyak kata disitu,
itu berarti aku sudah menunjukkan betapa penghormatan ku padamu" jelas Yi Ting.

Xin Yu meraih tangan Yi Ting dan memberikan Sumpit kemudian berkata "karena kau begitu menghormatiku sekarang makan lah pancake nya".
Yi Ting hanya diam memegang sumpit dan berkeras tak mau makan.


kemudian Xin Yu mengajak Yi Ting suit Gunting batu kertas. dan jika Yi Ting kalah maka Yi Ting harus makan.
tanpa menunggu Yi Ting langsung berkata 1,2,3. keduanya langsung bersuit. Yi Ting penuh percaya diri karena menang.
Xin Yu beralasan kalau dia kalah karena tangan nya menggenggam plastik dan meminta agar diulang.
diulang berapa kali pun Xin Yu tetap kalah. karena melihat Xin Yu frustasi Yi Ting menyuruh Xin Yu memakan pancake nya saja.

"tidak bisa, aku selalu mendapatkan apa yang aku inginkan,jika kau tidak makan pancake nya aku tidak akan tidur malam ini" jelas Xin Yu.


kemudian muncul sebuah ide. Xin Yu langsung mengambil Tisu. Xin Yu menuliskan sesuatu dan membuat sebagai kupon panggilan.
Kupon panggilan berisi panggilan untuk membuat sebuah lelucon jika suasana hati sedang buruk.

"Boss. jika kau makan pancake aku akan menukarnya dengan kupon ini, setuju?" pinta Xin Yu.


Yi Ting bertanya apakah kau bagus dalam membuat lelucon? tidak terlalu. jawab Xin Yu down.
Yi Ting langsung mengambil kupon itu dari tangan Xin Yu sembari berkata satu gigitan satu kupon.
Xin Yu bingung berapa kupon nanti dia akan menulis.

"baiklah kalau begitu tak perlu" Yi Ting cuek.


Xin Yu langsung menyetujuinya dan menyuapi Yi Ting. kemudian Xin Yu mengambil Tisu lagi sambil bergumam "si pemanfaat".
Yi Ting bertanya apa yang kau katakan tadi. Xin Yu langsung beralasan kalau hanya bilang seperti ini sungguh merusak diriku.
Yi Ting tersenyum.


Kupon kedua Xin Yu menuliskan Kupon Tugas yaitu akan muncul setiap kali diperlukan.
Yi Ting mengambil kupon itu dan mengatakan kalau yang ini cukup bagus sepertinya sangat diperlukan.
Xin Yu langsung menyuapi Yi Ting lagi. belum sempat memakan nya Xin Yu berkata "kau tak bahagia karena orang orang di peternakan?
apakah mereka berfikir kau menghianati mereka dan mereka memperlakukan mu dengan buruk?"

Yi Ting tak menjawab dan memilih untuk memakan Pancake nya.

"kenapa kau bertanya?"


"aku pikir kau tak benar benar menghianati mereka, mungkin karena kau tak suka menjelaskan dirimu, itu tak bagus lihat lah aku cara semua orang memperlakukan aku karena ulah ibuku
aku sudah sangat bersedih,dalam situasi mu kau bahkan tak melakukan apa apa kenapa kau menerima kebencian mereka, dan juga pandangan mu terhadap Bibi penuh dengan kepedihan"

kata kata Xin Yu membuat Yi Ting sedih sehingga mengalihkan pandangan nya dari Xin Yu. Xin Yu terus menatap Yi Ting.
"Bos .. Boss.." Xin Yu melambai lambai kan tangan nya.

Yi Ting mengambil tisu dan menyuruh Xin Yu menulis kupon "jangan lihat aku 10 menit".


Xin Yu merasa aneh tapi tetap menulis nya dan memberikan ke Yi Ting. Yi Ting langsung memeberikan balik kupon itu dan menggunakan nya sekarang.

"sekarang" tanya Xin Yu bingung tapi malah menatap Yi Ting. Bos apa kau tak suka ada orang lain melihat kelemahan mu? tanya Xin Yu.
Yi Ting langsung menyodorkan kupon nya "jangan lihat aku selama 10 menit".
dengan cemberut Xin Yu meninggalkan meja ternyata Xin Yu mengambilkan minum untuk Yi Ting dan kembali.


"Belum" Yi Ting protes karena belum ada 10 menit Xin Yu sudah kembali.

Sambil memejamkan mata Xin Yu berkata aku tak akan melihatmu, 10 menit akan berlalu dengan cepat.dan ketika waktu nya habis aku akan terus menatap mu.
Yi Ting malah menatap Xin Yu penuh arti bahkan sampai mendekat kan wajah nya untuk menatap Xin Yu.


"apa 10 menit belum lewat kenapa lama sekali" protes Xin Yu membuat Yi Ting kaget dan agak menjauh.

"belum" jawab Yi Ting.

"kalau begitu makan lah aku akan bayar tagihan nya" ucap Xin Yu yang masih terpejam.

Saat bertanya pada kasir berapa tagihan nya Xin Yu mencari cari dompet nya dan ternyata Xin Yu lupa membawa dompet nya.
perlahan Xin Yu melirik Boss nya. Yi Ting menghela nafas "Bukan kah kau tadi keluar untuk beli sarapan?"
Xin Yu tak bisa menyembunyikan malu nya. jadi lah Yi Ting yang membayar tagihan nya.


Pulang nya Yi Ting yang ganti membonceng Xin Yu.terlihat Xin Yu berpegangan pada besi boncengan.
"Boss, alasan ku memegang tangan Xiaomao waktu itu karena.."


"kau tak perlu menjelaskan nya tak apa"sahut Yi Ting

Xin Yu menarik narik baju Yi Ting karena kesal Yi Ting tak mau mendengar nya. Yi Ting yang merasa langsung bertanya kenapa alasan nya.


Xin Yu menjelaskan kalau ada gadis jahat yang mengganggu Xiaomao,jadi aku menolong nya itu saja.
karena penjelasan Xin YU membuat Yi Ting tertawa. Xin Yu bertanya kenapa kau tertawa. tapi Dukkkk sepeda Yi Ting melompati polisi tidur membuat Xin Yu melesat kedepan.
sehingga memeluk Yi Ting.


 Yi Ting yang membetulkan pegangan Xin YU. Yi Ting terus tersenyum sampai akhirnya Yi Ting mengeratkan pegangan Xin Yu.

"Berpegangan yang erat karena aku akan menambah kecepatan nya" pinta Yi Ting dengan mengayuh sepedanya.


baik Xin Yu maupun Yi Ting terus tersenyum di sepanjang perjalanan. tanpa disadari Tuan Tang melihat keduanya ketika menyebrangi jalan.
jadi Yi Ting memiliki waktu bersantai. Gumam Tuan Tang.


Sampai dirumah Yi Ting senyum senyum sendiri sampai akhirnya dia salah tingkah ketika ada Shihuan.
Yi Ting bertanya ada masalah apa? tadi kau menelepon kau bilang ada yang mendesak?
Shihuan memberitahu kalau LinMan sudah kembali ke Taiwan. Yi Ting langsung terkejut bahkan protes karena kabar sepenting ini tak mengatakan dari tadi.
tapi kemudian Yi Ting menyadari kalau tadi Shihuan sudah memberitahu nya. Yi Ting bertanya lagi apakah orang yang mengejar nya sampai ke philiphine yang membuat nya embali ke taiwan.

"Bukan, orang orang tersebut masih kelihatan mencari nya" jawab Shihuan.


Yi Ting langsung menelepon Xiao Yue. Yi Ting memberi tahu kalau Lin Man sudah kembali ke Taiwan dan meminta Xiao Yue agar peka terhadap orang orang disekitar Xin Yu,awasi jika ada yang aneh.
Xiao Yue mengerti lalu menutup telepon nya.


Tuan Tang bertanya apakah ada perkembangan tentang tugas yang diberikan. asisten mejawab kalau Lin Man belum ditemukan.
Tuan Tang terus menyuruh agar menyelidiki keberadaan Lin Man karena kondisi nya benar benar buruk saat ini.

"Lin Man Lin Man, kita teman berbisnis bertahun tahun dulu nya bahkan meskipun aku membantu Yi Ting aku tak mau melihat kamu kehilangan segalanya,atau mungkinkah
dia sudah menghubungi Lei Xin YU?" gumam Tuan Tang


Xiao Yue terkejut melihat Xin Yu sedang menghitung uang. Xiao Yue bertanya apa yang akan dilakukan Xin Yu.
Xin YU mengungkapkan kalau ingin melakukan sesuatu yang bebakti sebagai seorang putri. Xiao Yue terkejut apakah kau sudah menghubungi ibumu?
Bukan ibuku tapi ibu nya Xiaomao, karena dia sudah baik padaku maka aku akan menjaganya. jawab Xin Yu.
Xiao Yue tersenyum lega. Xin Yu bertanya apakah kau besok free?


Keesokan nya Xin Yu sudah membawa ibu Xiaomao dan Xiao Yue ke salon. Xin Yu memuji ibu Xiaomao yang terlihat cantik.
Bibi tersenyum berterimakasih pada Xin Yu. Xiao Yue yang juga sedang di rias melihat nya ikut tersenyum.


"Bagaimana dengan mu" Tanya Xiao Yue.
Xin Yu mendekati Xiao Yue kemudian berkata "hari ini tugasku hanyalah mengagumi para wanita cantik.
sontak pegawai salon tersenyum mendengar nya.

"kakak, putrimu sungguh berbakti" ucap pegawai salon.

"kau berfikir kita ini seperti ibu dan putri ya?" tanya bibi.

"Bukan kah kalian..?"

Xin Yu langsung meraih tangan Bibi sembari mengatakan hubungan kami sebagus ibu dan putri. Bibi tersenyum dan sangat senang kalau memang seperti itu.


"jadi kau adik perempuan nya?" tanya pegawai pria kepada Xiao Yue.

Xiao Yue menyangkal kalau sebenar nya dia kakak tertua. Xin Yu yang mendengar nya menggoda kalau mengenai tinggi badan itu pasti menjadi yang tertua.
dan yang mungil tak mungkin tertua.

"kau Tinggi.. baiklah jangan minta aku memeluk mu nanti" goda Xiao Yue membuat semua tertawa.
Xin Yu memeluk Xiao Yue meminta agar tak mengatakan seperti itu. kau tau kan aku sangat menyayangimu.
Bibi tersenyum mendengar gurauan Xin Yu dan Xiao Yue membuat Bibi teringat dengan Xiaomao dan Damao.


Flashback
Xiaomao dan Damao sedang berjalan. keduanya terus berebut siapa yang tertua dan bukan.

"pokoknya yang bisa menggendong anak sapi itu yang tertua" ucap Xiaomao.

"bisakah kau menyebut kapan tanggal ulang tahun mu?" balas Damao.

"apa kau menggertakku karena aku tidak tahu kapan ulang tahun ku?"


Yi Ting langsung menyodok Xiaomao kemudian lari sambil berkata si penggertak bisa jadi yang tertua.
Xiaomao langsung mengejar Yi Ting karena tak terima Yi Ting jadi kakak nya hanya karena menggertak nya.
keduanya berlari penuh bahagia.
Flashback End


Bibi tersenyum mengingat semua itu. kemudian Bibi bergumam kalau anak anak kecil selalu ribut masalah peringkat.
perlahan senyum Bibi menghilang sambil bertanya tanya kenapa mereka selalu ribut dan kenapa harus bertengkar.
Xin Yu yang melihat nya langsung mengajak Bibi untuk berfoto. Xiao Yue melihat keduanya begitu bahagia kemudian memfotonya kemudian mengirimkan ke Yi Ting.


Yi Ting tersenyum melihat foto ibunya bersama Xin Yu. Yi Ting menunjukkan ke Xiao Bi.
"Xiao Bi ini ibuku, ini pertama kalinya kau melihat mereka berdua kan? bilang Hai"

"sudah lama sekali aku tak melihat nya tersenyum bahagia seperti ini" ucap Yi Ting.

"Benarkah.. aku ikut bahagia" jawab Xiao Bi.


Pulang Xin Yu terus tersenyum sampai Xiao Yue bertanya apakah kau bahagia sepanjang perjalanan kau tersenyum terus.
Xin Yu menjawab tentu saja aku bahagia. Bibi bahagia dan kau juga bahagia.
Xin Yu berterimakasih pada Xiao Yue karena sudah membuat bahagia.
"kenapa kau bilang seperti itu, kau menghabiskan uangmu dan aku menghabiskan tenagaku, ini pasti sangat mahal" jawab Xiao Yue sambil meniup niup kuku nya.

Xin Yu menjawab tak seberapa kalau untuk kebahagiaan. kemudian Xin Yu menyuruh Xiao Yue berlagak seperti di red carpet karena Xin Yu akan memfotonya.
Xiao Yue terus berlenggak lenggok layak nya model yang sedang di foto. sesaat kemudian bel berbunyi.
Xin Yu mengangkat kalau ada kiriman paket untuk Lei Xin Yu. Xin YU berteriak ke Xiao Yue kalau akan turun mengambil paket.
Xiaoo Yue meneriaki Xin Yu yang sudah berlari turun "kiriman paket akan diantar ke atas"


Xin Yu menemui seorang pengirim paket. orang itu memberikan barang dan mengatakan kalau disuruh ibunya memberikan barang.
Xin Yu membuka barang itu ternyata anting ibu nya.

"kau siapa? kenapa kau bisa memiliki anting ibuku?"

pengirim paket menjelaskan kalau dia hanya disuruh ibunya dan meminta agar Lei Xin Yu berhati hati agar polisi tak mengetahui nya.
setelah mengatakan itu pria pengirim paket langsung pergi.Xin Yu memanggil manggil pria itu tapi pria itu tak bergeming.
Xin Yu membuka pesan yang ada dalam paket tersebut "Xin Yu ibu ingin bertemu, ibu akan menunggu mu"


Xin Yu sangat bahagia akhirnya ibu nya muncul juga. Xin Yu langsung bergegas pergi. Xiao Yue menelepon nya kenapa lama sekali turun.
Xin Yu menceritakan kalau ibunya sudah kembali dan akan menemui nya. Xiao Yue mencoba mengehentikan Xin Yu apakah kau yakin itu ibumu.
Xin Yu sangat yakin karena pria tadi mengirimkan anting tua milik ibunya. dari balkon Xiao Yue melihat Xin Yu mencegat taksi. Xiao Yue bertanya kapan Xin Yu bertemu ibunya.

"jam 4 kami sepakat bertemu di pavilliun Jinguashi" kata Xin Yu kemudian menutup telepon nya dan naik taksi karena takut terlambat.


setelah masuk taksi. pria pengirim paket melaporkan kalau Lei Xin Yu sudah dalam perjalanan apa langkah selanjutnya?


Dibalkon Xiao Yue bingung dan hendak menelepon Zhao Yi Ting, tapi diurungkan nya karena Lei Xin Yu belum lama ketemu dengan ibu nya.
Xiao Yue terus galau sampai berteriak teriak sendiri. tapi akhirnya Yi Ting mengangkat telepon dari Xiao Yue. Yi Ting terkejut karena Lei Xin Yu akan menemui Lin Man.


Xin Yu menaiki bukit dan sampai di pavilliun. lama sekali Xin Yu menunggu tapi Lin Man tak kunjung datang.
dalam batin Xin Yu "aku ingin sekali bertemu dengan mu ibu,apa kau hidup dengan baik, sulit sekali berpura pura kalau setiap hari aku baik baik saja,ibu setiap hari aku bekerja keras untuk hidup"


sesaat kemudian ada dua pria berpura pura sedang bertanya pada Xin Yu.Xin Yu meminta maaf karena tak begitu mengenal daerah sini.
dua pria itu mengaku kalau dari luar negeri dan meminta agar Xin Yu membacakan denah nya. saat Xin Yu berusaha membacakan nya.
salah satu pria mengeluarkan senjatanya. dari arah depan Yi Ting berteriak "Lei Xin Yu"
salah satu pria langsung menodongkan pisau ke leher Xin Yu. sedangkan yang satu nya berusaha menghalangi Yi Ting.


"jangan mendekat, lebih baik kau urusi urusan mu sendiri" pinta pria itu pada Yi Ting sambil menodong kan palu.

Yi Ting langsung melepaskan jaket nya dan membuat nya senjata untuk memukul.bahkan Yi Ting menendang pria itu.
Xin Yu menggigit tangan pria yang mencengkeram nya. dan akhirnya Xin Yu bisa lepas dan langsung berlari kearah Yi Ting.
Yi Ting meminta Xin Yu untuk mundur dulu.


"siapa yang menyuruh mu,aku akan memberimu uang 2 kali lipat" ucap Yi Ting.

kedua pria itu menolak dan langsung menyerang Yi Ting. Yi Ting terus berkelahi dan bisa melumpuhkan kedua nya.
karena 2 lawan 1 Xin Yu menarik Yi Ting untuk kabur saja. kedua pria itu terus mengejar Xin Yu dan Yi Ting menuruni bukit.


karena tak mungkin terus berlari Yi Ting menarik Xin Yu kesemak semak untuk bersembunyi. Dua pria itu berhenti tepat disebelah Yi Ting dan Xin Yu bersembunyi.
karena Xin Yu ketakutan Yi Ting memeluk erat Xin Yu. sedangkan kedua pria itu semakin dekat dan terus mencari.


kemudian muncul ide Xin Yu membuat alarm di ponselnya dan Yi Ting langsung melempar ponselnya ke semak semak agak jauh. Yi Ting kembali memeluk Xin Yu sampai Xin Yu mengipas ngipaskan tangan nya.
Xin Yu kepanasan karena gugup. saat alarm ponsel Xin Yu berbunyi kedua pria itu langsung mencari arah bunyi ponsel tersebut.
Yi Ting mengajak Xin YU keluar dari semak dan menarik nya kembali ke atas bukit lagi.


Yi Ting dan Xin Yu bersembunyi di dalam rumah kosong.
"aku takut kalau mereka menangkap kita saat menuruni bukit jadi sementara waktu kita disini dulu" ucap Yi Ting.

Xin Yu yang gugup mencoba memejamkan matanya. Yi Ting menenangkan Xin Yu agar tak khawatir ibunya pasti tidak dalam bahaya.
Xin Yu menatap Yi Ting.

"kau pasti tahu aku kesini diberi tahu oleh siapa?" ujar Yi Ting.

"Xiao Yue" jawab Xin YU.


Yi Ting mengangguk kemudian menjelaskan kalau Target sebenar nya adalah ibumu. orang orang tadi menculikmu untuk memanfaat kan mu agar ibumu muncul.
jadi itu berarti ibumu bukan yang menyuruh mereka.

"kau bilang seperti itu bukan karena menghiburku kan?" tanya Xin Yu.

perlahan Yi Ting meraih tangan Xin Yu dan menggenggam nya. Xin Yu merasa tenang kemudian mengungkapkan kalau sebenar nya sangat khawatir pada ibunya. apakah dia hidup dengan baik.
dia pasti punya alasan kenapa tidak menghubungiku. aku ingin tahu jika dia baik baik saja.


Dua orang pria masih saja mencari keberadaan Xin Yu di semak semak. karena tak kunjung dapat hasil akhirnya kedua pria tersebut memutuskan untuk naik ke bukit lagi.


hingga malam hari Xin Yu dan Yi Ting terjebak di rumah kosong. Xin Yu merasa kedinginan dan khawatir Bos nya juga kedinginan karena jaket nya tadi tertinggal di pavilliun saat berkelahi.
Yi Ting mengatakan kalau dirinya tak apa apa.
Xin YU bertanya sampai kapan kita menunggu disini? lebih baik kalau kita menunggu lebih lama lagi. jawab Yi Ting.
Xin Yu mengangguk kemudian muncul ide akan menelepon polisi. tapi Xin Yu teringat kalau Ponsel nya dilempar disemak semak tadi.
kemudian Xin Yu bertanya Bos bagaimana kalau menggunakan ponselmu. Yi Ting menjawab kalau ponsel nya di tinggal di Mobil.


"Ohhh.. kalau begitu kita hanya bisa menunggu saja" Ucap Xin Yu.

Perlahan Yi Ting berdiri dan berjalan agak menjauh dari Xin Yu. diam diam yi Ting merogoh ponsel nya lalu mematikan nya.
dalam batin nya "Zhao Yi Ting apa kau gila? kenapa kau mematikan ponsel mu, dua orang di dalam ruangan akankah hubungan kita berbeda"


Xin Yu memanggil Bos nya dan menyuruh nya duduk.kemudian Xin Yu menyuruh Yi Ting mengulurkan kedua tangan nya seperti yang dilakukan nya.
walaupun ragu ragu dengan paksaan Xin Yu akhirnya Yi Ting mau mengulurkan tangan nya.

"kau merasakan nya" tanya Xin Yu.

"apa?" Yi Ting bingung.

"panas, bayangkan ada penghangat disini" jawab Xin YU.


sambil memejamkan mata Xin Yu menyuruh Yi Ting membayangkan ada api yang hangat. Yi Ting tersenyum melihat Xin YU.
Xin Yu bercerita sesuatu yang dipelaari dari Xiao Yue yaitu suka berimajinasi. karena berimajinasi bisa membawamu kemana mana.
Xin Yu mulai memejamkan mata lagi. dan Yi Ting terkejut di depan nya seperti ada api sungguhan. perlahan Yi Ting mulai mengulurkan tangan nya di atas api.


"ketika menghadapi kesulitan kau pasti tidak akan berfikir hal hal yang sedih" ucap Xiao Yue memejamkan matanya.

Yi Ting memejamkan mata nya dan perlahan tangan nya bersentuhan dengan tangan Xin Yu. walaupun sedikit terkejut tapi Yi Ting menyentuh nya lagi.
"jadi bagaimana apa kau merasakan nya?" tanya Xin Yu masih terpejam.

"Ya..sangat hangat" jawab Yi Ting tersenyum.

Xin Yu membuka mata "jika kau belum merasa hangat kau bisa memikirkan hal lain, contohnya.."


Dalam imajinasi.
Xin Yu memapah Yi Ting yang sedang terluka masuk kedalam rumah kosong. Xin Yu menidurkan Yi Ting dan berusaha melepaskan dasi Yi Ting karena akan melihat lukanya.
tapi Yi Ting menghentikan nya karena dia tidak terluka. Xin Yu langsung menarik Yi Ting hingga wajah keduanya mendekat.

"ini adalah imajinasiku tolong hormatilah" ucap Xin YU. kemudian Yi Ting langsung berbaring dan Xin Yu mulai melakukan CPR.
Yi Ting menghentikan nya lagi lalu bertanya apakah kau sebelum nya sudah pernah melakukan kompresi dada, kalau belum tulang rusuk ku bisa patah.


"benarkah? kalau begitu nafas buatan saja" jawab Xin Yu. Yi Ting langsung tersenyum dan Xin Yu hendak memberinya nafas buatan.

"tunggu sepertinya terlalu rendah"kata Xin Yu lalu melipat jaketnya dan memasangkan di kepala Yi Ting.
perlahan Xin Yu mendekatkan bibir nya.


"tunggu, kenapa kau selalu suka melipat jaket mu untuk bantal?" tanya Yi Ting.
Xin Yu langsung menjauhkan wajah nya.
"selalu?" tanya Xin Yu bingung.
Imajinasi Selesai.

"selalu" tanya Xin Yu kaget. Yi Ting juga terkejut. Xin Yu mengingatkan Yi Ting padahal Xin Yu tak selalu melipat jaketnya untuk bantal.
hanya hari ini dan... Xin Yu mengingat saat dirumah Yi Ting. Xin Yu melipat jaket nya untuk Yi Ting lalu berciuman.


"apa masalahnya?" tanya Yi Ting berlagak santai.
Xin Yu mendekat kan pandangan nya dengan tatapan aneh. Yi Ting perlahan menghindari tatapan Xin Yu.
Xin Yu mengingat kata kata Yi Ting kalau Yi Ting tak menyukai barang yang terlihat bagus tapi tak ada gunanya dan Yi Ting menyukai semua yang praktis.

"kau sebenarnya mengingat semua nya kan?" tanya Xin Yu.

"apa?"

"waktu itu..aku memasak mie untuk mu dan diatas sofamu" ucap Xin Yu terbata bata.


"Lei Xin Yu apa yang kau bicarakan? kenapa aku harus mengingat hal hal yang konyol" sahut Yi Ting lalu berdiri menjauhi Xin Yu.
dibalik Xin Yu Yi Ting memejamkan mata karena tak seharusnya bicara seperti itu.
Xin Yu sendiri juga membatin sedih "hal konyol, berarti itu tak berarti sama sekali untuk nya,dia sama sekali tak mau menyebutkannya,Lei Xin Yu itu berarti dia menyebutnya dengan jelas kalau dia tak menyukaimu sama sekali"


dibalik Yi Ting Xin Yu meneteskan air mata. kemudian Yi Ting berbalik dan melihat Xin Yu menangis.

Yi Ting bertanya ada masalah apa? Xin Yu langsung beralasan kalau terlalu dingin sampai membuatnya menangis.
Xin Yu mencoba menyembunyikan tangis nya dan mencari cari dimana apinya dan mencari cari imajinasi nya lagi.
karena Yi Ting terus menatap nya. sambil menangis Xin Yu meyakinkan kalau dirinya tak apa apa, ini hanya kedinginan.


Yi Ting jongkok didepan Xin Yu "Lei Xin Yu aku minta maaf ini salahku, aku janji tak akan mengulangi kesalahan yang sama"

"kesalahan?? oh iya benar ini memang suatu kesalahan, aku tak keberatan sama sekali, aku tak memasukkan nya dalam hati" ucap Xin YU menenangkan dirinya.

Yi Ting menatap Xin Yu yang terus mengulangi kata katanya tak keberatan sama sekali sambil menangis.


Xin Yu menangis tapi selalu tersenyum karena ingin menunjukkan kalau dirinya baik baik saja.
Yi Ting hanya duduk diam karena bingung apa yang harus dilakukan.

Lanjut Part 2

2 Responses to "SINOPSIS Behind Your Smile Episode 9 PART 1"

  1. Ditunggu eps selanjutnya ya min jgn lama2....😁

    ReplyDelete
  2. So sweet ceritanya suka bgt sama face xin yu ...lanjut ya min thanks so much bgt dh buat admin ....

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel