SINOPSIS Drama Spesial : If We Were A Season 1 PART 2

If We Were A Season 1 PART 2
Images By : KBS2

Keesokan nya Hae Rim benar mengikuti ayah nya. Hae Rim berkaca kaca melihat ayah nya ternyata benar bersama seorang wanita.




Hae Rim terus mengikuti ayah nya yang masuk kedalam rumah bersama wanita. Hae Rim mendengarkan percakapan dari luar pintu namun tak terdengar sama sekali.
kemudian Hae Rim berlari mendekat ke jendela namun Hae Rim malah bertemu dengan Dong Kyung yang sama sedang mengintai ibu nya.
ternyata yang didalam bersama ayah Hae Rim adalah Ibu Dong Kyung.


Hae Rim menangis dibawah jendela di temani Dong Kyung.
"jadi ayahmu dan ibuku sedang bersama" ucap Dong kyung membuat Hae Rim menangis keras.
Dong Kyung hendak masuk menemui ibunya namun Hae Rim menghentikan nya karena ingin ikut. Dong Kyung bertanya apakah Hae Rom tak apa apa?
Hae Rim menjawab baik baik saja tapi dengan sesenggukan.


Dong Kyung dan Hae Rim mencoba mengintip apa yang dilakukan ayah dan ibu mereka dari jendela.
dan ternyata ayah dan ibu mereka membahas soal piano. Perlahan kedua nya malah tertawa karena sudah salah faham dengan pertemuan ayah dan ibu mereka.

Karena mendengar seperti ada suara dari Luar ayah Hae Rim berinisiatif untuk memeriksa keluar jendela.
Hae Rim yang mendengar nya langsung menarik Dong Kyung menjauh dari tempat itu.


Di dekat dermaga Dong Kyung merasa canggung karena Hae Rim menggenggam tangan nya.
perlahan Hae Rim melepaskan genggaman nya. Dong Kyung merasa lapar kemudian mengajak Hae Rim mencari makan disekitar sana.


Di Warung dekat pantai Dong Kyung hanya menatap Hae Rim makan. Hae Rim heran kenapa Dong Kyung tak makan?
Dong Kyung bilang kalau ada makanan di bibir Hae Rim. sontak Hae Rim mengelap bibir nya karena tak tahu.


Dong Kyung malah memuji Hae Rim lucu. Hae Rim terdiam mendengar pujian Dong Kyung.
tak sampai disitu Dong Kyung bertanya apakah Hae Rim sudah punya pacar. Hae Rim menjawab kalau senang dengan kesendirian nya.
Dong Kyung merasa senang karena hari ini bertemu dengan gadis yang tak punya pacar. membuat Hae Rim tersedak.


Dijalan Ki Seok sedang menikmati Es Krim dengan gembira. lalu Ki Seok melihat ada ibu Hae Rim.
Ki Seok menghampiri nya dan menyapa ibu Hae Rim. Ibu Hae Rim menanyakan kabar ibu Ki Seok? Ki Seok menjawab baik baik saja.
kemudian Ibu Hae Rim mengajak kapan kapan makan bersama. Ki Seok mengiyakan.
Ibu Hae Rim bertanya apakah Ki Seok tahu kemana perginya Hae Rim? Ki Seok terkejut dan malah balik bertanya apa Hae Rim pulang?


Di halte Dong Kyung dan Hae Rim sedang mengobrol. Hae Rim bercerita kalau sedang bingung mencari kado apa untuk ulang tahun ibunya.
Kalau Hae Rim mau Dong Kyung bisa memeberi saran. Hae Rim bertanya kenapa harus minta saran Dong Kyung?

"apa kau lupa aku dari kota" jawab Dong Kyung.

"Ohh..iya aku akan cari disana"


Dong Kyung bertanya Hae Rim tinggal dimana? jauhkah dari sekolahan?
Hae Rim menjawab tak terlalu jauh dan tak dekat juga. kenapa? tanya Hae Rim. Dong Kyung merasa penasaran saja dengan Hae Rim dan ingin tahu segala sesuatu tentang Hae Rim.
Hae Rim dengan polos memuji kalau Dong Kyung itu lucu.

Dong Kyung tertawa lalu berkata:"Bukan kah itu berarti kau menyukai ku"
Hae Rim bengong. Dong Kyung bercanda menyuruh Hae Rim melupakan nya. keduanya tertawa.
sesaat Ponsel Hae Rim berdering dari Ki Seok. tapi Hae Rim menolak nya.


Ki Seok ternyata dirumah Hae Rim. Ibu Hae Rim bertanya apakah Hae Rim tak mengangkat nya. Ki Seok membantu Ibu Hae Rim memotong sayuran.


Hae Rim menawari Dong Kyung untuk mampir ke rumah nya.tapi Dong Kyung mau langsung pulang saja karena sudah larut malam.
Hae Rim menebak kalau Dong Kyung tak mau mampir karena takut pada orang Tua Hae Rim. Dong Kyung tertawa. bukan karena itu tapi karena aku ada Les piano. jawab Dong Kyung.
Hae Rim menebak " jangan jangan Kimni Piano?" (mungkin Kimni Piano tempat yang yang didatangi ayah Hae Rim dan Ibu Dong Kyung)


sambil memotong sayuran Ki Seok curhat tentang Teman nya.(padahal Ki Seok menceritakan dirinya) dia seoarang teman yang peduli dan pintar,
selalu bahagia dan pemicu semangat,kadang kadang juga sering membantu teman.

Setelah mendengar cerita Ki Seok ibu Hae Rim menyarankan agar  menunjukkan rasa peduli dan dukungan nya karena hal itu bisa merebut hati seseorang.
Ki Seok mengangguk faham. tapi Ibu Hae Rim kemudian menggoda "kau tidak jatuh cinta pada teman mu itu kan?"

Ki Seok terbatuk batuk"ahh tentu saja tidak, aku yakin kami akan berteman selamanya" jawab Ki Seok ragu.


Ibu Hae Rim tertawa mendengar nya. Sesaat Hae Rim pulang dan terkejut melihat ada Ki Seok dirumah nya.
Ki Seok bertanya darimana saja Hae Rim? apa kau lelah? Hae Rim mengiyakan nya.
Ibu Hae Rim menyuruh Hae Rim mandi lalu makan. Hae Rim langsung bergegas kekamar nya.


Dikamar nya Hae Rim mendengar Ki Seok pamit pulang. Hae Rim bertanya tanya tentang apa yang dibicarakan ki Seok an ibunya.


Pagi nya Disekolah Ki Seok pucat dan terbatuk batuk. Hae Rim memeriksa dahi Ki Seok. Hae Rim menyuruh Ki Seok untuk pulang saja dan istirahat.
tapi Ki Seok menolak. Hae Rim heran kenapa Ki Seok tak mau bolos walau hanya sehari. Ki Seok beralasan kalau hanya ingin terus belajar dan tak mau ketinggalan pelajaran.mungkin Ki Seok tak ingin memberi kesempatan Dong Kyung untuk bersama Hae Rim.


Setengah 11 malam. Hae Rim berusaha membuka kunci sepeda Ki Seok belum sempat terbuka hujan turun.
tiba tiba ada seseorang yang memayungi nya. yaitu Dong Kyung. Hae Rim bengong menatap Dong Kyung. Dong Kyung bertanya apa yang difikirkan Hae Rim.
Hae Rim malah balik bertanya apakah Dong Kyung akan memayunginya terus. Dong Kyung mengangguk kalau itu ide bagus. Hae Rim tertawa.


kemudian Dong kyung menyarankan kenapa Hae Rim tak meninggalkan sepedanya saja. Dong Kyung mengajak Hae Rim pulang bersama.
Hae Rim seperti ragu namun akhirnya keduanya pulang bersama.


Di bawah payung Hae Rim an Dong Kyung saling bercanda penuh tawa. sampai hujan reda Dong Kyung mengantar Hae Rim sampai didepan rumah nya.


Hae Rim berterimakasih kemudian hendak masuk, namun Dong Kyung menghentikan Hae Rim.
tak disangka ternyata Dong Kyung mengungkapkan perasaan nya pada Hae Rim.
Dong Kyung:"semakin hari kita semakin dekat, aku selalu memikirkan mu,aku ingin terus bersamamu, aku tak tahu apakah kau merasakan hal yang sama,
aku menyukaimu, maukah kau jadi pacarku?"

Hae Rim terkejut dan galau. lalu melirik rumah Ki Seok.


Keesokan nya disekolah Hae Rim bersama teman nya hendak masuk kelas namun tak sengaja Dong Kyung juga tepat akan keluar kelas.
jadi lah Dong Kyung terhenti. Dong Kyung dan Hae Rim sama sama canggung dan tersenyum. setelah itu Hae Rim masuk kekelas.

"Hey apa itu tadi kenapa dia menatapmu terus?" goda teman Hae Rim

Hae Rim malu malu kalau bukan apa apa. kemudian Hae Rim teringat dimana Ki Seok karena ingin mengajaknya makan,
teman Hae Rim menebak mungkinkah KI Seok masih sakit?


Teman teman Ki Seok melarang Ki Seok untuk ikut bermain bola karena tak mau Ki Seok tambah parah.
Ki Seok terlihat sangat pucat. di pinggir lapangan Ki Seok melihat kesal karena Dong Kyung baru saja mencetak goal dan melakukan celebrasi.


kekesalan Ki Seok bertambah ketika melihat Hae Rim juga menonton sepak bola dengan penuh senyum.
Ki Seok langsung berlari melepas jaket dan memaksa teman nya untuk keluar dan mengganti dirinya.


Di tengah lapangan Ki Seok seperti bermain curang karena terus menyerang Dong Kyung bahkan menarik nya hingga jatuh. namun Dong Kyung hanya biasa saja menanggapi.
saat Ki Seok menyerang Dong Kyung, KI Seok malah terjatuh. Dong Kyung dengan baik hati mengulurkan tangan nya namun Ki Sok menampik nya dengan ksal.
Hae Rim bengong melihat tingkah Ki Seok.


lagi lagi Ki Seok mencoba mendorong dan menarik Dong Kyung dengan sengaja, tapi lagi lagi Dong Kyung mencetak Goal.
membuat Ki Seok bertambah kesal.


Ki Seok tak bisa mengendalikan dirinya saat bola didekat gawang. Ki Seok hendak menyundul bola. namun Ki SEok menyundul nya terlalu keras hingga Ki Seok kejedot Tiang besi gawang.
semua teman nya berkerumun mengerumuni Ki Seok.


Hae Rim menunggui Ki Seok yang pingsan di UKS. perlahan Ki Sok membuka mata namun melihat ada Hae Rim, Ki Seok berpura pura pingsan lagi.


Hae Rim langsung memukul jidat Ki Sok untuk tak berpura pura lagi. Ki Seok memiringkan badan nya. Hae Rim memarahi Ki Seok karena masih main bola saat sakit.
Ki Seok langsung bangun dengan kesal dan pucat. Hae Rim bingung bertanya apa?


Ki Seok sendiri juga bingung kemudian mengajak nanti untuk bicara setelah pulang. Hae Rim bengong.

Bersambung Part 3

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "SINOPSIS Drama Spesial : If We Were A Season 1 PART 2"

Post a Comment

Jangan lupa Tinggalkan Komentar ....
Boleh Share Link tapi jangan Copast yaa ..

Happy Reading.....