SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 25

Across The Ocean To See You Episode 25
All Images By : Anhui Tv

Di Cafe Tang Guo turun duluan dan sudah berbaikan dengan Zheng Chu. sesaat kemudian Xiao Qiu dan Su Mang juga turun. Xiao Qiu menanyakan dimana Tang Ming?
Tang Guo kaget kalau tadinya ada kakak nya juga. Zheng Chu menyahut kalau Tang Ming ada urusan karena barusan ada telepon. Tang Guo heran dan curiga urusan apa karena hari ini hari libur.
Tang Guo curiga kalau kakak nya menemui Moster tulang putih(Shanshan). Xiao Qiu bingung apa maksud monster Tulang putih. Zheng Chu langsung menyahut mengingatkan Tang Guo kalau Tony tadi mencarinya.




Tang Guo ingat namun sebelum pergi Tang Guo menatap Su Mang mengatakan kalau akan mengungkapkan cinta nya ke Zheng Chu didepan Su Mang.
Tang Guo langsung meraih kepala Zheng Chu seperti posisi akan mencium nya. reflek Zheng Chu langsung menutupi mulut nya dengan jaket nya.
"Chu CHu..beri aku beberapa waktu, aku akan membuatmu jatuh cinta padaku"ucap Tang Guo.
dengan masih menutupi mulut nya Zheng Chu menjawab "tidak mungkin". Tang Guo melepaskan pelukan nya lalu melangkah pergi. belum beberapa detik Tang Guo kembali membisiki Su Mang. kalau Su Mang bisa memecat Ella karena Ella yang memberi tahu semuanya tentang Su Mang.
sambil nyelonong pergi Tang Guo mengatakan kalau Su Mang tak perlu berterimakasih.


Zheng Chu memuji kalau Su Mang dan Tang Guo sepertinya sudah berdamai. Xiao Qiu menyahut kalau keduanya berteman baik.
Su Mang langsung menginjak kaki Zheng Chu karena mengatur semua nya tanpa mengatakan dulu. Zheng Chu mengaduh kesakitan dan Xiao Qiu hanya tertawa melihat Zheng Chu.


Tang Ming menemui Shanshan. Shanshan memberikan Mahjong dari Giok untuk ibu nya Tang Ming. Tang Ming terkejut karena Shanshan tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk memberi ibunya hadiah.
tapi Tang Ming tetap menerimanya. Shanshan bertanya hendak pergi kemana Tang Ming? karena kalau bisa Shanshan meminta Tang Ming untuk mengantarnya.
Tang Ming menyetujui untuk mengantar Shanshan.


Su Mang menemui Dokter kandungan untuk mengambil hasil Tes Talasemia kemarin dan ternyata hasil nya adalah Su Mang terkena Talasemia ringan.
Su Mang terkejut dan panik. Dokter menjelaskan kalau sebenar nya tak terlalu beresiko jika hanya Su Mang yang terkena Talasemia ringan dan tidak berbahaya untuk janin.
Dokter menyarankan agar ayah si janin untuk melakukan tes darah juga karena jika sama Talasemia ringan maka tak masalah. namun jika si Ayah terkena Talasemia parah maka resiko nya terlalu tinggi dan Su Mang harus aborsi.
Su Mang panik sampai meremasi tas nya mengatakan :"Dokter ayah anak ini... tidak ada disini"ucapSu Mang terbata.


Sampai diluar ruangan Su Mang terus bengong sambil membaca hasil tes nya. Zheng Chu yang sedari tadi menunggu bertanya bagaimana hasil nya?
karena hanya diam Zheng Chu merebut hasil tes nya dan bertanya apa itu Talasemia? apakah parah? Su Mang langsung merebut kertas nya dan berlari duluan. Zheng Chu mengejar Su Mang agar jangan berlari lari.


sampai dirumah nya Zheng Chu mengetuk pintu rumah Su Mang dan meminta keluar agar tak bersedih karena bisa dihadapi bersama. sedangkan Su Mang sendiri didalam sedang browsing tentang apa itu penyakit Talasemia.


Di inggris Asisten Melinda memberitahu kalau Dokter dari rumah sakit ingin bertemu. Melinda mengeluh kalau sedang sibuk.
akhirnya Dokter yang sudah diluar memaksa masuk keruangan Melinda. Dokter mengatakan kalau hasil Tes Melinda menyatakan kemungkinan besar Melinda terkena kanker payudara.
dan karena itulah Dokter mengajak Melinda untuk segera kerumah sakit untuk menjalani tes dan juga perawatan. terlihat sekali Melinda terkejut dengan kondisinya sendiri.


Setelah browsing banyak Su Mang membuka pintu untuk Zheng Chu. Zheng Chu panik bertanya apakah Su Mang tak apa apa? Su Mang dengan lemas mengatakan kalau kemungkinan anak nya dalam masalah.
Zheng Chu menduduk kan Su Mang agar Su Mang bicara pelan pelan. Zheng Chu bertanya apa kata Dokter? Su Mang menjelaskan kalau dirinya terkena Talasemia ringan dan untuk memastikan Dokter meminta ayah anak ini harus di tes juga.
dengan pelan Zheng Chu menyarankan agar Su Mang menghubungi si ayah bayi. Su Mang hanya tertunduk sedih tak menjawab. akhirnya Zheng Chu mengerti kalau itu tak akan nyaman.
Zheng CHu meminta Su Mang tenang lalu Zheng Chu menghubungi Tang Ming untuk menanyakan soal Talasemia?


Tang Ming sedang dijalan bersama Shanshan menjelaskan kalau hanya salah satu orang tua mengalami talasemia ringan maka itu tak ada masalah.
tapi jika kedua orang tua mengalami talasemia ringan maka mungkin ada resiko,resiko janin nya 25% normal,50%menderita penyakit ringan,dan 25% lagi terkena talasemia akut.
Tang Ming menyarankan agar ayah nya Bayi menjalani Tes darah.


setelah menutup telepon nya Zheng Chu menyampaikan kalau Tang Ming juga menyarankan agar ayah si bayi juga menjalani Tes. Su Mang hanya diam dan dengan pelan menyuruh Zheng Chu pulang dulu karena ingin sendiri.
"dengan keadaan mu seperti ini bagaimana bisa aku meninggalkanmu sendiri"ucap Zheng Chu.
Su Mang dengan lemas hanya mengatakan ingin sendirian. Zheng Chu menyetujui dan keluar.


Shanshan menanyakan siapa yang sakit? Tang Ming menjawab kalau atasan Zheng Chu tapi tidak parah. dengan sinis Shanshan mengatakan kalau pada akhirnya mereka berhubungan padahal dulu saat aku bertemu dengan nya Zheng Chu mengatakan kalau tak akan menyukai wanita seperti itu.
lalu Shanshan menanyakan dimana belinya Bros yang kemarin dipakai Tang Ming karena ingin memberi hadiah ke teman nya yang ulang tahun.
Tang Ming menjawab itu adalah desain sendiri jadi Shanshan tak akan pernah menemukan nya. Shanshan langsung berubah sinis. Shanshan bertanya lagi siapa desainer nya?
Tang Ming menjelaskan kalau sebenarnya bukan desainer dan hanya asisten tapi Tang Ming yakin suatu saat dia akan menjadi desainer karena berbakat.
Shanshan dengan sinis bergumam:"ini tidak mungkin kebetulan kan?"


Karena sudah kebingungan Su Mang akhirnya menelepion dokter nya di inggris menanyakan apakah masih ada sample darah ayah dari bayi tabung nya.


Di tempat lain Melinda juga sedang melakukan tes lanjutan tentang penyakit nya. Melinda menanyakan lagi ke dokter nya apakah dia benar benar terkena kanker payudara.
karena Melinda merasa tak pernah merasakan sakit dibagian dada nya. Dokter meyakinkan kalau diagnosa nya tak salah dan Melinda harus segera dirawat. Melida berfikir sejenak lalu berdiri dan hendak keluar.
dokter menanyakan mau kemana melinda karena Melinda harus segera menjalani perawatan. Melinda mengatakan masih banyak pekerjaan dan pergi begitu saja.


Malam hari nya Zheng Chu bekerja keras mencoba menelepon dokter untuk menanyakan solusi tentang Talasemia namun semua dokter yang ditelepon menyarankan agar ayah si bayi Tes darah dulu.


Paginya Zheng Chu dan Su Mang semobil untuk berangkat ke kantor. Karena Su Mang hanya diam saja Zheng Chu memberanikan diri bertanya apakah Su mang semalam begadang?
dengan cuek Su Mang mengiyakan nya. Zheng Chu mengomeli Su Mang kalau begadang itu tak baik buat orang normal apalagi Su Mang lagi hamil. Su Mang menyuruh Zheng Chu berhenti menggerutu dipagi hari.
Zheng Chu menyuruh Su Mang untuk tak terlalu khawatir karena Zheng Chu sudah menanyakan ke berbagai dokter. Zheng Chu memberikan berkas berkas untuk dibaca Su Mang nanti.
Su Mang berterimakasih kepada Zheng Chu. Su Mang menceritakan kalau sebenar nya punya cara untuk menanggulangi nya. Zheng Chu dengan semangat bertanya apa rencana Su mang?

"menunggu"jawab Su Mang. Su Mang menambahkan kalau kemarin terlalu emosi dan sekarang setelah pulang kerja Su mang berniat akan menjalani tes Talasemia lagi dirumah sakit.
Zheng Chu baru bisa tersenyum mendengar nya.


Dikantor Fang Yuan menghampiri Gu Yuan dan Dong Jia. Fang Yuan menceritakan kalau baru saja mendengar karyawan dari Divisi Marketing ada 2 orang dipecat.
masalah nya bukan karena kerja tak bagus namun Direktur Fei mendengar kalau 2 orang itu bergosip tentang Direktur Su dan Zheng Chu.
Dong Jia memuji Direktur Fei yang keren sekali. Sesaat Su Mang datang dengan muka sinis nya. Semua orang langsung berpura pura mengerjakan pekerjaan nya.
begitu pula Zheng Chu yang baru tiba langsung duduk dikursinya.


Su Mang mendekati Gu Yuan. Gu Yuan yang takut langsung mengambil makanan nya dengan terbata bata menjelaskan kalau makanan nya bukan makanan instan yaitu darirumput laut yang sehat apalagi untuk ibu hamil,
baik sekali untuk bayi. Su Mang dengan gaya tenang nya mengambil makanan dari tangan Gu Yuan berterimakasih nanti akan memakan nya.


seperginya Direktur Su semua orang terkejut bahkan Dong Jia sampai mangap melihat perubahan direktur Su.
Gu YUan menyuruh Dong Jia menamparnya untuk menyadarkan dirinya apakah mimpi atau tidak.


Siang nya Zheng Chu mengantar Su Mang kerumah sakit. saat Su Mang mendaftar Tang Ming menghampiri Zheng Chu. Tang Ming memuji Su Mang yang dewasa dan tenang lalu mengejek Zheng Chu yang terlihat seperti mau menangis.
Zheng Chu mengatai Tang Ming begitu melebih lebihkan. Zheng Chu mengakui kalau sebenar nya lebih menakutkan jika Direktur nya itu diam. karena dia itu seperti landak.
Tang Ming:"Hey..kau ini mendalami peranmu sebagai pengasuh atau jatuhh cinta padanya?"goda Tang Ming.


Zheng Chu bingung dengan maksud Tang Ming. sesaat telepon Zheng Chu berdering dari Guo Guo menanyakan dimana Zheng Chu?
Zheng Chu menjawab sedang dirumah sakit kakak nya.Tang Guo menyuruh Zheng Chu disana saja karena 10 menit akan tiba disana. setelah menutup telepon bersamaan Su Mang selesai mendaftar.
Tang Ming menenangkan Su mang agar tak terlalu khawatir dengan Talasemia nya dan jika ada apa apa bisa menemui Tang Ming. Su Mang mengiyakan.


seperginya Tang MIng. Su mang menanyakan apakah Guo Guo akan datang? Zheng Chu menjawab iya. dengan canggung Su Mang menyuruh Zheng Chu mengobrol saja dengan Tang Guo sedangkan dia akan menjalani tes darah dan kembali ke kantor.
Zheng Chu menyuruh Su Mang hati hati.


Tang Guo menemui Zheng Chu dirumah sakit. Tang Guo langsung menanyakan ada apa dengan mangga besar? ZhengCHu balik bertanya bagaimana Tang Guo tahu dia menemani Su Mang?
Tang Guo menjawab kalau itu tak sulit karena kakak nya hari ini libur tak mungkin kau berwisata ke rumah sakit. Zheng Chu bertanya kenapa Tang Guo mencarinya.
kali ini Tang Guo lebih serius ingin mendengar sesuatu dari Zheng Chu dan jika belum mengklarifikasinya belum tenang. Zheng Chu yang sepertinya tahu dengan apa yang akan ditanyakan Tang Guo langsung berdiri hendak pergi.
namun Tang Guo menghentikan nya. tak disadari keduanya Su Mang melihat dan mendengarkan dari samping.


Tang Guo mengancam kalau Zheng Chu tak mau menjawab pertanyaan nya nanti akan berteriak kalau Guo Guo menyukai Zheng Chu. Zheng Chu langsung menyetujui nya.
Su Mang hendak pergi namun terhenti saat mendengar Tang Guo guo bertanya apakah Zheng Chu menyukai Su Mang?

Zheng Chu:"dengar Guo Guo ini 2 masalah yang berbeda pertama aku selalu menganggapmu adik kecilku dan kedua dari awal aku tak menganggap Su Mang sebagai wanita"

Tang Guo:"lalu sekarang?"


Zheng Chu tak bisa menjawab namun Zheng Chu selalu mengatakan kebaikan kebaikan SuMang dan memuji Su Mang yang intinya walaupun penampilan luar Su Mang acuh tak acuh sombong, sebenarnya dia sangat murah hati,
Zheng Chu juga menceritakan tentang karyawan karyawan nya yang seharus nya dipecat namun Su Mang dengan baik hati masih mau menerima karyawann nya.
yang terakhir kasus Ella padahal Su Mang sebelum nya benar benar tahu kalau Ella mata mata namun Su Mang masih mempertahan kan nya.

Tang Guo:"kenapa kau tak ngomong langsung kalau kau benar benar menyukai Su Mang?"

"ahhh dalam pekerjaan dia benar wanita karir yang sukses namun ketika dirumah dia seperti wanita idiot yang tak tahu apa apa soal memasak, disisi ini dia jauh darimu, terlebih dikantor biasanya dia marah marah pada kami,
tapi pribadinya dia selalu perhatian tentang siapapun,itulah sebabnya aku tak ingin dia menderita dan tak ingin dia dalam masalah,aku akan memilih berdiri disisinya dan tak membiarkan siapapun menyakitinya"ucap Zheng Chu tulus


Tang Guo bertanya apakah kau mengatakan panjang lebar seperti itu agar aku menyerah? tapi kau harus tahu aku tak mudah menyerah.
Tang Guo langsung berdiri berbalik membelakangi Zheng Chu. dengan berkaca kaca Tang Guo berkata:"kau jangan khawatir mulai sekarang aku tak akan mengganggu nya lagi"
Tang Guo langsung berlari keluar dengan berlinang air mata.


Su Mang juga menyaksikan kepergian Tang Guo. Zheng Chu menghela nafas lalu menelepon Su Mang bertanya apakah Su Mang sudah dikantor.
Su Mang yang takut terdengar Zheng Chu menjawab dengan berbisik kalau sudah dikantor. Zheng CHu tanya lagi kenapa berbisik? Su Mang mengatakann kalau sedang meeting.
Zheng Chu meminta maaf dan akan menutup telepon nya. Setelah menutup telepn nya Su Mang tersenyum menatap Zheng Chu.


Melinda menelepon Zheng Chu kalau sudah mengirim proposal ke email Zheng cHu agar Zheng Chu mengatur perjalanan tentang perusahaan Aimei.
Zheng Chu memberikan proposal nya ke Su Mang. Su Mang tersenyum. Zheng Chu ikut tersenyum karena menemukan keanehan juga. Zheng Chu merasa aneh sejak kapan bibi nya peduli tentang kesejahteraan masyarakat dan pencegahan penyakit apalagi ini perusahaan pakaian dalam.
Tapi Su mang cukup tertarik dengan proposal nya. lalu dengan senyum senyum Sinis Su Mang menunjukkan beberapa email yang mengatakan kalau proyek Aimei sepenuh nya dipegang oleh Zheng Chu.
Su Mang menyuruh Zheng Chu membaca sendiri. setelah membaca nya, dengan takut takut Zheng Chu bertanya apakah email itu dikirim oleh Bibi nya?

"tentu saja, kalau bukan bibi mu siapa lagi yang bisa menulis kontrak yang sangat peduli dengan kesejahteraan mu?"jawab Su Mang


Zheng Chu yang tak enak ingin menelepon Bibi nya dulu meminta penjelasan. Su Mang langsung membentak dan melarang Zheng Chu karena ini menyangkut proyek besar.
Su Mang langsung dengan manis berpura pura menunduk sambil berkata:"Baiklah kepala Zheng..aku Su Mang tolong beri aku petunjuk"
Zheng Chu meminta Su Mang jangan seperti itu.


Su Mang langsung membentak agar Zheng Chu kembali bekerja. sambil berlari pergi Zheng Chu mengatakan kalau lebih nyaman jika Su Mang membentak nya seperti itu.


Xiao Qiu menelepon Su Mang kalau sudah menunggunya di lobi bawah.keduanya sudah berada di cafe. Xiao Qiu khawatir menanyakan bagaimana tes nya Su Mang?Xiao Qiu bilang mengetahui nya dari Tang Ming.
Su Mang bercerita kalau sangat bingung sampai tak berani berfikir tentang bayi nya. dan Su Mang juga menceritakan kalau sebenar nya ingin mencari ayah si bayi namun tak bisa.
Xiao Qiu bertanya kenapa? Su Mang menjawab kalau bayi nya hasil bayi tabung.


"tak heran jika kau tak ingin menyebut siapa ayah nya?"jawab Xiao Qiu.
Xiao Qiu juga janji tak akan menceritakan ke siapapun. Su Mang melanjutkan cceritanya kalau waktu itu pikiran nya sederhana hanya akan membesarkan anak nya sendiri, tanpa memikirkan kalau akan ada masalah seperti ini.
Su Mang juga takut jika akan ada masalah masalah lain atau tes tes lain. Xiao Qiu menenangkan Su Mang agar tak menyerah karena walaupun belum menjadi ibu Xiao Qiu tau perasaan Su Mang.
Xiao Qiu meyakinkan Su Mang agar tak menyerah.

"aku tak berfikir untuk menyerah, aku hanya menyembunyikan semua nya dalam dalam tapi dengan adanya kau disini aku jadi menceritakan semuanya"jawab Su mang tersenyum.


Xiao Qiu tak masalah kalaupun harus dijadikan Tong sampah oleh Su Mang. keduanya tersenyum.lalu Xiao Qiu menyarankan Su Mang untuk mencoba mencari ayah si bayi demi kebaikan bayi nya.
sesaat ponsel Su Mang ada pesan masuk. Xiao Qiu bertanya kenapa? Su mang menjawab kalau dari rumah sakit tes Talasemia nya sudah keluar.
"jangan takut aku akan menemanimu"ajak Xiao Qiu.


Zheng Chu bingung sendiri dikantor karena tak ingin menjadi kepala Proyek seperti yang diinginkan Bibi nya. akhirnya Zheng Chu Video Call Bibi nya.
Melinda yang sudah berada dirumah sakit lengkap dengan pakaian pasien nya memilih tak mengangkat nya. Zheng Chu mencoba menelepon lagi tapi kali ini panggilan suara. Melinda mengangkat nya.


Zheng Chu bertanya kenapa Bibi nya tak ingin Video call? Melinda beralasan kalau camera ponsel nya rusak. Zheng Chu mengutarakan kalau tak siap menjadi kepala proyek karena itu tugas seorang Diektur dan masih banyak orang dikantornya yang lebih bisa dan mampu menangani proyek Aimei.
Zheng Chu mengeluh kalau Bibi nya ingin mengganggu pekerjaan nya.

"Zheng Chu dengar, aku sudah seperti ini?" ucap Melinda. Zheng Chu yang mendengar nya aneh bertanya ada apa dengan bIbi nya. Melinda tak menjawab hanya mengatakan kalau semua ini dilakukan demi Zheng Chu. Melinda menyuruh Zheng Chu memimpin proyek dengan baik dan Bibu nya akan membantu nya.
dan tak akan ada Gosip tentang Zheng Chu lagi. Zheng Chu mengeluh kalau tak bisa begitu. Bibi tak mau membahas ini lagi pokok nya Zheng Chu harus bertanggung jawab untuk proyek ini sampai akhir.

"jika kau tak mau melakukan nya kau dan MG tak perlu repot repot mencariku lagi"ketus Melinda langsung menutup telepon nya.

Zheng Chu hanya bisa pasrah.


Tony memberi naskah Guo Guo diruang Make up. Tony meminta Tang Guo untuk menghafal naskah nya jangan sampai lupa.
tapi Tang Guo malah mengeluh ponsel nya yang tak kunjung dapat balasan dari Su Chang.


Dirumah sakit Xiao Qiu bertanya dengan panik apa yang dikatakan oleh dokter pada Su mang.


Su Mang menjawab kalau dirinya normal dan tes kemarin kesalahan Diagnosa.

Bersambung Episode 26

0 Response to "SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 25"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel