SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 42

All Images By : Anhui Tv
Across The Ocean To See You Episode 42

Dirumah sakit Dokter bertanya dimana keluarga Melinda? Melinda menjawab mereka sedang sibuk bekerja. Dokter menyarankan agar teman atau keluarga Melinda ada yang menemani Melinda karena bisa membuat perasaan Melinda lebih rileks dan membantu perawatan Melinda.
Melinda hanya diam menatap jendela dan mungkin mulai merasa kesepian.




Melinda menemani SuMang menemui dokter Krief. Dokter yang menangani bayi tabung su Mang dulu. Su Mang meminta agar diberi petunjuk siapa ayah bayi nya.
namun dr Krief menolak karena sudah peraturan rumah sakit tidak membolehkan membocorkan tentang pendonor sperma. Su Mang memohon setidak nya fotonya saja karena kalau bayi nya nanti lahir setidak nya bisa menceritakan siapa ayah nya.
Krief tetap tak bisa karena jika semua sperma yang masuk mencari ayah nya aka sistem rumah sakit akan hancur. akhirnya Su Mang hanya bisa diam dan menyerah.

Melinda seperti nya tak tahan langsung mengatakan "berapa jumlah uang nya?". Dokter mengatakan "tidak mungkin".
akhirnya Su Mang menyudahi dan berterimakasih dengan niat baik Melinda.

Krief menyarankan agar Su Mang fokus saja pada percintaan nya karena mungkin akan ada pria yang ingin menjadi ayah bagi anak nya.
Su Mang mengiyakan saja kata dokter dan akan lebih sering begaul dengan banyak teman pria. Melinda langsung melarang Su Mang. Su Mang bertanya kenapa?

Melinda menjawab kalau keponakan nya sudah merawat Su Mang dan "jangan kira aku tak tahu setiap malam Zheng Chu selalu menyelinap kerumah mu dan memasakkanmu, dia sangat baik padamu jika ini yang kau berikan padanya maka kau harus tinggal disini menemani dan menjagaku"

"apa? menjagamu..aku lagi hamil nanti aku yang menjagamu atau kau yang menjagaku"canda Su Mang.

"kau yang menjagaku, aku hanya ingin kau menemaniku saja tak menyuruh mu bekerja keras"jawab Melinda


Su Mang tertawa dan mengatakan kalau CEO Zheng sangat mirip sekali dengan Zhengg CHu jika sedang menyombongkan diri. Melinda melarang Su Mang memanggilnya CEO Zheng dan menyuruh Su Mang memanggilnya Bibi saja. Su Mang sedikit terkejut. dan akhirnya Su Mang menyetujui untuk menjaga dan menemani Melinda.


Melinda seselai di kemoterapi. Dokter menjelaskan ke Su Mang kalau pasien yang selesai di kemiterapi akan menunjukkan beberapa reaksi. seperginya dokter Su Mang bertanya apakah begitu menyakitkan?
Melinda berpura pura kalau sama sekali tak menyakitkan. Sambil membantu meminumkan obat Su Mang meminta Melinda jujur saja jika sakit karena tak akan ada yang mengejeknya. akhirnya Melinda mengakui kalau sangat menyakitkan dan Melinda menyuruh Su Mang untuk selalu menjaga kesehatan nya jangan terlalu fokus pada pekerjaan nya.
Melinda juga mengakui kalau sangat merindukan Zheng Chu saat ini karrena disaat seperti ini dia pasti akan bilang bibi sangat cerewet sekali.


"kau merindukan nya? jika kau merindukan nya cepatlah sembuh dan temui dia, dulu kau sendiri yang menyuruhku meninggalkan Zheng Chu tapi sekarang kau terus membicarakan nya didepanku,bagaimana jika aku menikahinya sekarang"ucap SU Mang bercanda.

"Baiklah, tidak masalah"tegas Melinda.
lalu Melinda menjelaskan kalau sebenarnya tak sekeras orang tuanya. Melinda mengakui kalau sebenarnya menyukai Su Mang hanya saja Melinda tak suka karena Su Mang sangat mirip dengan nya dan takut kelak Su Mang akan meninggalkan Zheng Chu.
Su Mang langsung menyahut kalau tak mau menikah dengan Zheng Chu. kenapa? tanya Melinda.

"apa kau pikir aku meninggalkan nya karena tekanan darimu, aku hanya ingin dia menjalani hidupnya sendiri,dia juga pernah memberitahuku kalau mimpinya adalah menjadi CEO aimei,bukankah kau juga bilang aku tak punya apa apa selain memberinya anak, jadi aku tak mau menahannya"jelas Su Mang.

Melinda menenangkan agar Su mang tak terlalu berfikir banyak karena Melinda tahu betul kalau Zheng Chu hanya mencintai Su Mang bukan karir nya. Melinda juga yakin kalau Zheng Chu pasti akan datang ke inggris mencari Su Mang. Su Mang menyahut akan pergi jika Zheng Chu datang.
Melinda menyahut balik kalau tak akan membiarkan Su Mang pergi. dan keduanya tertawa bersama.


Dikantor aimei sekretaris Zheng Chu memberikan lapporan pekerjaan nya di paris. sekretaris bertanya apakah Tuan Zheng ingin datang langsung kesana? Zheng Chu mengiyakan dan menyuruh sekretaris nya memesankan tiket ke paris segera.
seperginya sekretaris ponsel Zheng Chu berdering dari Tang Ming. Zheng Chu bertanya apakah Tang Ming sudah bertemu dengan Xiao Qiu? Tang Ming menjawab belum karena baru sampai. Tang Ming meminta Zheng Chu mengawasi Shanshan karena masih kefikiran tentang perkataan nya di pesta pernikahan. Tang Ming takut Shanshan akan nekat lagi. Zheng Chu mengiyakan akan mengawasi Shanshan dan meminta Tang Ming untuk tak khawatir.


Xiao Qiu sudah sampai mendekati puncak. Xiao Qiu berhenti sejenak dan menikmati keindahan pemandangan sambil memegangi gelang nya. Xiao Qiu teringat saat membawa gelang pasangan nya yang akan diberikan ke Tang Ming saat dirumah Shanshan.
Xiao Lu menghampiri Xiao Qiu. Xiao lu bertanya kalau gelang Xiao Qiu bagus sekali. Xiao Qiu menjawab kalau gelang nya adalah buatan nya sendiri dan akan diberikan pada orang yang dicintainya. Xiao Lu meminjam gelang Xiao Qiu dan memuji Xiao Qiu pasti orang yang dicintai Xiao Qiu bahagia. Xiao Qiu hanya tersenyum. tiba tiba teman Xiao Lu mengatakan kalau cuaca nya berubah dan mungkin akan segera hujan.
Xiao Qiu sedikit panik dan mengajak teman teman nya kembali ke titik kumpul karena kalau turun gunung sudah terlambat. dan semuanya segera bergegas kembali.


Tang Ming sudah sampai dirumah Xiao Qiu. Tang Ming mencari cari Xiao Qiu namun yang keluar paman Yan. paman Yan dengan gembira menyambut Tang Ming dan menanyakan bukan kah hari ini pernikahan nya dengan Shanshan?
Tang Ming dengan berhati hati meminta maaf karena tak bisa menikahi Shanshan. Tuan Yan sedikit terkejut dan mewakili Shanshan meminta maaf jika ada kesalahan tapi tak seharusnya Tang MIng membatalkan pernikahan nya. Tang Ming menjelaskan kalau Shanshan membohongi nya dan itu membuatnya yakin kalau Tang Ming mencintai Xiao Qiu.
sekali lagi Tang Ming meminta maaf tak bisa membahagiakan Shanshan. Tuan Yan mengerti dan menyalahkan dirinya sendiri karena sudah membuat Shanshan seperti ini.


Tang Ming bertanya dimana Xiao Qiu? karena tak bisa dihubungi dan mengganti nomornya. Paman Yan menjawab kalau Xiao Qiu naik kegunung bersama teman teman nya. Tang Ming terkejut. lalu paman Yan mencoba menelepon Xiao Qiu tapi ponsel nya tidak aktif. gantian Tang Ming yang menelepon Xiao Qiu berkali kali namun tetap saja tak aktif.


diapartemen nya Shanshan memegang pisau dan mendekatkan ke nadi nya. dalam batin Shanshan:"Tang Ming..Xiao Qiu aku tak akan membiarkan kalian berdua bersama, bahkan tanpa ku kalian tak akan bisa bersama selamanya, aku akan membuat kalian berdua menderita". dan Shanshan sudah menyayat tangan nya dengan pisau.


Saat perjalanan kembali Xiao Qiu dan kawan kawan berteduh dibawah tebing karena hujan lebat. Saat sudah berkumpul ternyata ada satu teman tertinggal. Xiao Qiu berinisiatif kembali mencari teman nya karena merasa hanya dia yang sudah tahu daerah sana. Xiao Lue menyuruh Xiao Qiu hati hati dan memakai helm nya. namun Xiao Qiu menolak dan memakaikan kembali helm Xiao Lu dan meminta Xiao Lu mengutamakan keselamatan.
akhirnya Xiao Qiu kembali mencari teman nya. saat menyeberang tiba tiba tanah longsor dari atas gunung . Xiao Lu berteriak agar Xiao Qiu cepat menyelamatkan diri namun Xiao Qiu tak sempat bisa menyelamatkan diri dan tertimpa tanah longsor . Xiao Lu menangis histeris melihat Xiao Qiu tenggelam didalam nya.


Zheng Chu mengetuk pintu apartemen Shanshan namun tak ada jawaban. Zheng Chu mencoba menelepon Shanshan tapi Shanshan tak menjawab akhirnya Zheng Chu masuk saja karena ternyata pintu tak terkunci. Zheng Chu langsung terkejut melihat Shanshan tergeletak dengan bersimbah darah dan ada pisau disamping nya. Zheng Chu memanggil ambulan segera.


malam hari dirumah Tuan Yan dengan Tang Ming sangat merasa cemas. Tuan Yan memegangi dadanya karena mencemaskan Xiao Qiu. Tang Ming terus mondar mandir sambil menelepon ponsel Xiao Qiu namun masih tak aktif. sampai pagi hari Tang Ming terus mondar mandir mencoba menelepon Xiao Qiu. samapi seorang tetangga memberi kabar dengan panik. tetangga itu bertanya apakah Xiao Qiu naik gunung?
Tuan Yan mengiyakan lalu balik bertanya dengan panik kenapa? si tetangga menjawab kalau dalam berita lembah harimau longsor dan banyak yang meninggal di lembah tersebut. seketika Tang Ming langsung berlari untuk mencari Xiao Qiu.


Tang Ming bergegas kerumah sakit tempat evakuasi korban longsor.dan terdapat banyak korban. Tang Ming menanyai setiap orang yang lewat dirumah sakit sampai Tang Ming bertemu dengan Xiao Lu yang sudah lusuh menangis di lantai. Tang Ming bertanya ke Xiao Lu apakah melihat yang namanya Xiao Qiu?
karena melihat gelang yang dipakai Tang Ming. Xiao Lu langsung mengetahui kalau Tang Mingg orang yang disukai Xiao Qiu. dengan menangis histeris Xiao Lu mengatakan kalau Xiao Qiu sudah meninggal. Tang Ming tak percaya pasti salah orang. Xiao Lue menyerahkan gelang Xiao Qiu kepada Tang Ming dengan mengatakan kalau Xiao Qiu selalu memakai gelang orang yang dicintai.
Xiao Lu bersujud didepan Tang Ming meminta maaf karena tak bisa menjaga Xiao Qiu. Tang Ming ling lung dan masih tak percaya.


tiba tiba dari arah depan ada satu jenazah di dorong oleh Suster. Xiao Lu mengenali tangan dan baju Xiao Qiu yang terlihat. Tang Ming perlahan membuka kain penutup jenazah dan benar ternyata Xiao Qiu yang terbaring tak bernyawa didepan nya.
Tang Ming tak kuat menahan tangis dan kesedihan nya lalu membelai dan memeluk wajah Xiao Qiu untuk terakhir kalinya.


Suster meminta Tang Ming segera minggir dulu karena menghalangi pekerjaan nya.
Tang Ming melepaskan Xiao Qiu dan menangis sejadi nya karena tak sanggup kehilangan orang yang dicintainya.


Dirumah sakit Shanghai Shanshan sudah sadar dan celingukan. "kau rupanya"ucap Shanshan melihat Zheng Chu.
"kalau bukan aku siapa lagi? Tang Ming? dia di Lijiang"jawab Zheng Chu.

Shanshan mengatakan kalau akan menelepon Tang Ming, karena pasti Tang Ming akan kembali. Zheng Chu menyindir apakah Shanshan akan mengatakan jika usaha bunuh dirinya gagal lagi. Zheng Chu dengan ketus menyuruh Shanshan sadar dari obsesinya karena yang dicintai Tang Ming kakak nya.
"tidak mungkin, karena Tang Ming milikku"balas Shanshan.


Shanshan membentak Zheng Chu kenapa menyelamatkan nya dan kenapa Zheng Chu tak membiarkannya mati saja karena dia ingin menyiksa Tang Ming dan Xiao Qiu karena mereka semua membenciku. Shanshan ingin Tang Ming dan Xiao Qiu merasa bersalah atas kematian nya.Zheng Chu menyalahkan Shanshan karena sebenarnya Tang Ming dan Xiao Qiu sangat peduli dengan Shanshan.


Di rumah sakit inggris Su Mang izin hendak pergi tapi melinda terus menahan nya agar Su Mang tak pergi. Su mang heran kenapa Bibi melakukan nya karena sebelum nya bibi sangat membencinya. Melinda menjawab kalau Su Mang harus tinggal karena banyak berhutang. Su Mang mengakui memang banyak berhutang pada Zheng Chu tapi kalau pada Bibi berhutang apa?
akhirnya Melinda menjelaskan kalau yang membeli rumah Su Mang adalah dirinya dan semua itu di minta oleh Zheng Chu dengan balasan Zheng Chu menjadi CEO aimei. Su mang terkejut lalu bertanya kenapa Bibi mengatakan nya padanya? Melinda menyuruh Su Mang duduk karena ingin menceritakan alasan nya kenapa tak merestui hubungan nya dengan Zheng Chu. yaitu karena jarak.

Tang Guo sedang bersenang senang dengan Tony dan Su Chang karena akhirnya Tang Guo mendapat banyak tawaran bernyanyi. sesaat kemudian wajah Tang Guo berubah karena mendapat telepon dari kakak nya.


kembali kerumah sakit inggris. Melinda menceritakan kalau dulu pernah berpacaran dengan seseorang bernama anhe dia penulis.dia sangat mirip dengan Zheng Chu senyumannya manis dan berbakat. lalu melinda mengatakan kalau suatu ketika dia mendirikan aimei bersama teman teman nya dan melupakan anhe. anhe pernah meminta melinda untuk pergi dengan nya tapi karena Melinda sangat mencintai karir nya Melinda menolak ajakan anhe.akhirnya anhe meninggalkan nya dengan hanya sepucuk surat.
melinda mengakui kalau merindukan sekali suasana romantis dan melinda juga mengakui kalau sebenarnya menentang hubungan Su mang dengan Zheng Chu karena tak ingin Su mang seperti dirinya yang mementingkan karir.


Su mang menjawab kalau sebenarnya bagi dirinya yang terpenting bukan lah karir bagus tapi cinta tulus tanpa harus kita mencarinya. Su mang mengakui kalau bukan karena anak nya pasti sekarang sudah bersama Zheng Chu dan mengikuti kemanapun Zheng Chu pergi dan dengan pekerjaan apapun.
Melinda tersenyum dan menyesal karena terlambat menyadari. Melinda hanya bisa berharap bertemu anhe kembali dan meminta maaf. Su Mang bertanya kenapa Bibi mengatakan semua itu padanya?
Melinda menjawab sangat sedih melihat Zheng Chu seperti sekarang ini dan tak ingin nasib Zheng Chu sama seperti dirinya. Su Mang tersenyum dengan mata berkaca kaca. Su mang mengatakan kalau dirinya dan Zheng Chu tak mungkin bersama lagi "karena aku sudah mengatakan kalau aku tidak mencintainya dan pasti dia sangat membenciku".


melinda langsung menelepon Zheng Chu dengan Video call. Su Mang kaget kenapa Bibi menelepon Zheng Chu. Melinda bertanya dimana Zheng Chu sekarang? Zheng Chu menjawab dirumah sakit. Melinda terkejut dan bertanya kenapa? belum sempat Zheng Chu menjawab Melinda menyuruh memutar kameranya dan bertanya siapa wanita itu?


Zheng Chu menjawab "Chen shanshan, Bibi pernag bertemu dengan nya sekali". lalu Zheng Chu terkejut melihat ada Su Mang bersama Bibinya. Zheng Chu bertanya kenapa Su Mang ada disana? biarkan aku bicara dengan nya?. Melinda masih penasaran dengan apa yang terjadi dengan Shanshan. namun Zheng Chu menyudahi panggilan nya karena ada Tang Guo datang. Su mang mengetahui Zheng Chu sedang bersama Shanshan langsung terkejut dan mungkin cemburu. akhirnya Su Mang berlari keluar dengan sedih.


Tang Guo menemui Shanshan, Shanshan bertanya kenapa Tang Guo datang? apakah ingin menertawakan nya?

"menertawakan mu,apa kau pikir layak mendapatkan semua itu berpura pura mati agar orang datang menemuimu, nyaman sekali"ucap tang Guo menahan tangisnya.

Shanshan tak menaggapi dan hanya memalingkan wajahnya. Tang Guo tak tahan langsung melempar selimut Shashan dan memaksanya turun untuk ikut dengan nya. Zheng Chu memegangi Tang Guo dan bertanya apa yang dilakukan Tang Guo.
Tang Guo terus berteiak sedih:"ini semua gara gara kau, jika kau tak menyuruh Xiao Qiu pergi, maka Xiao Qiu tak akan ke Lijiang dan jika Xiao Qiu takk ke Lijiang maka dia tak akan mati"teriak Tang Guo membuat semua terhenti dan terkejut.


Zheng Chu bertanya apa katamu? Tang Guo menjelaskan kalau Xiao Qiu meninggal dunia di Lijiang karena longsor. Tang Guo kembali mengatai Shanshan:"Kau puas,kau menyebabkan Xiao Qiu meninggal dan menyebabkan kakak ku kehilangan cintanya, saat kau memaksa kakak ku menikah denganmu saat kau memaksa Xiao Qiu meniinggalkan shanghai apakah kau lupa kalau dia kakak kandungmu"ucap Tang guo lalu pergi keluar.

baik Zheng Chu dan Shanshan sama sama terdiam.hingga akhirnya Shanshan melepas infusnya dan hendak keluar. Zheng Chu menahan nya bertanya mau kemana Shanshan? Shanshan menjawab mau ke Lijiang.

"ke Lijiang? apakah kau mau bertarung dengan orang yang sudah mati"bentak Zheng Chu/


"Bicara apa kau? dengan siapa aku bertarung? dia kakak ku, kakak kandungku, bisakah aku melihat mayatnya"ucap Shanshan meneteskan airmatanya. akhirnya Zheng Chu menyetujui shanshan ke Lijiang.
seperginya Shanshan, Zheng Chu menangis sedih teringat Su Mang karena jika mengetahui sahabatnya meninggal pasti akan sangat sedih juga.


dikegelapan Tang Guo bersama Su Chang menangis sedih mengingat saat saat bersama Xiao Qiu. Tang Guo masih belum percaya kalau Xiao Qiu akan pergi secepat itu.
Su Chang menghapus air mata dan menenangkan agar Tang guo tak bersedih lagi.


Zheng Chu dan Direktur Fei sedang bertarung di arena latihan. Direktur Fei terlihat sangat kewalahan melawan Zheng Chu. akhirnya Direktur Fei menyerah dan mengakui kalau Zheng Chu memang ahlinya.
Direktur Fei menyinggung Soal Su mang yang sudag lama pergi apakah Zheng Chu sudah menyerah? Zheng Chu malah membicarakan soal sahabatnya. apakah Direktur Fei ingat dr Tang Ming? Dir.Fei menjawab ingat karena dia teman Zheng Chu dan terakhir kali minum bersama.memang nya kenapa? tanya Direktur Fei.


Zheng Chu menceritakan kalau 2 hari yang lalu pacar nya meninggal dunia karena tanah longsor di Lijiang. Zheng Chu mmengatakan kalau akan meninjunya keras jika saja Tang Ming berada disini.Zheng Chu merasa situasi ini terjadi karena ketidak tegasan Tang Ming. direktur Fei melongo. mungkin Direktur Fei beranggapan kalau Zheng Chu juga kurang tegas.

Bersambung Episode 43

0 Response to "SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 42"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel