SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 43

All Images By : Anhui Tv
Across The Ocean To See You Episode 43

Zheng Chu dan Direktur Fei latihan bertarung bersama. Zheng Chu menceritakan tentang pacar dr Tang Ming yang meninggal akibat tanah longsor.
Zheng Chu sangat menyayangkan kisah dr Tang Ming karena Tang Ming begitu tak tegas menghadapi situasi didepan nya. dan mungkin jika Tang Ming tegas pacar nya mungkin saja masih hidup karena tak pergi ke Lijiang.
"jadi kau kesal karena masalah dr Tang Ming ini?"



"entahlah..jika Tang Ming disini aku ingin meninjunya dengan keras"jawab Zheng Chu.

"benar dan sekarang aku yang ingin meninjumu dengan keras"keluh direktur Fei.

Direktur Fei mengatai Zheng Chu yang tak tegas terhadap cintanya pada Su Mang. Direktur Fei tak menyangka Zheng Chu orang seperti itu. Zheng Chu mengakui kalau memang masih cinta pada Su Mang. dan Zhneg Chu juga mengutarakan ingin mengejar Su Mang tapi takut kalau Su Mang tak memberi nya kesempatan.
Direktur Fei memberi semangat ke Zheng Chu siapa tahu sU Mang sudah berubah fikiran karena perginya sudah lama jadi Zheng Chu harus mengejarnya. Zheng Chu mengingat saat Video Call dengan Bibi nya dan disana ada Su mang. Zheng Chu langsung izin untuk pergi dulu karena ada urusan. Direktur Fei berteriak mengingatkan Zheng Chu agar selalu ingat pesan nya tadi.


Malam harinya Zheng Chu video call lagi dengan bibinya. Zheng Chu langsung menanyakan apakahh su Mang bersama bibi nya? Melinda mengeluh karena Zheng Chu tak peduli kesehatan bibi nya malah menanyakan su mang. Melinda mengakui kalau tak sengaja bertemu dengan Su Mang di rumah sakit.
lalu Zheng Chu bertanya dimana Su Mang sekarang? apakah bibi memarahinya? dia sedang hamil jangan memarahi nya.

"apa aku orang seperti itu? dia sudah pergi, lagipula kau baru ditinggal pacarmu beberapa hari sudah bersama mantan pacar mu, jika itu aku, aku juga akan melakukan hal yang sama, aku tak akan memaafkan mu"ucap melinda.

Zheng Chu mencoba menjelaskan ke bibi nya tentang situasi sebenarnya. tapi Melinda tak mau dengar dan menyuruh Zheng Chu menjelaskan sendiri ke Su Mang karena bibi nya sudah tak akan melarang Zheng Chu lagi.lalu Melinda pamit untuk istirahat dulu.


pagi hari di inggris saat Su Mang hendak menyebrang Su mang melihat ada poster peluncuran buku dengan judul "hilang nya waktu yang berharga" Su Mang tersenyum membaca judulnya dan sedikit terkejut dan aneh ternyata buku tersebut 'dipersembahkan untuk orang terkasih Melinda'.


Tang Ming dipenginapan Xiao Qiu. Tang Ming melihat semua foto foto yang digantung oleh Xiao Qiu. Tang Ming mengingat semua kejadian saat pertama bertemu dengan Xiao Qiu hingga perpisahan nya dengan Xiao Qiu. Tang Ming membawa abu Xiao Qiu. dan terlihat bayangan Xiao Qiu tersenyum padanya didepan Tang Ming. dan perlahan bayangan Xiao Qiu menghilang.


Tang ming hendak keluar dan tanpa sengaja berpapasan dengan Shanshan. Tang Ming terus melangkah tanpa menghiraukan Shanshan. Shanshan menghentikan Tang Ming lalu berkata:"Tang Ming,aku tahu kau tahu ertemu denganku dan aku tahu orang yang kau harapkan meninggal adalah aku bukan Xiao Qiu".

"Shanshan..tak ada yang menginginkan kematian mu, tak ada yang layak untuk mati"jawab Tang Ming sedih.


"apa kau tahu dimalam Xiao Qiu mengalami kecelakaan aku mencoba bunuh diri, dan jika Zheng Chu tak tepatt waktu menolongku aku sudah meninggalkan dunia ini bersamanya, Tang Ming kenapa kau memberiku harapan jika tak menyukaiku,kenapa kau malah menyuruh Zheng Chu menemuiku, kenapa kau tak membiarkan aku meninggal, yang menyebabkan Xiao Qiu meninggal bukan tanah longsor, bukan siapa siapa tapi dirimu sendiri lah,
aku membencimu, karena kau tak mencintaiku dan membuat kakak ku meninggal, kakak kandungku"ucap Shanshan.

"kau benar, aku telah menyakiti kalian berdua diwaktu yang bersamaan, aku bersedia menggunakan seluruh hidupku untuk menyelesaikan nya,dia akan selalu disisiku, aku yakin dia bisa melihat dan merasakan apa yang aku rasakan"ucap Tang Ming lalu pergi.

Shanshan menghentikan Tang Ming. Shanshan bertanya mau kemana Tang Ming? Tang Ming menjawab ingin pergi ketempat dimana Xiao Qiu ingin datangi.
"Tang MIng..aku mencintaimu, aku tak menyesalinya tapi jika aku tahu akan berahir seperti ini dan aku harus memilih antara dirimu dan kakak ku, aku akan memilih kakak ku"Ucap Shanshan berkaca kaca lalu meneteskan air matanya.


Tang Ming hanya mengangguk sediih lalu melangkah pergi dengan membawa abu Xiao Qiu.seperginya Tang Ming Shanshan perlahan masuk ke penginapan kakak nya dan melihat lihat foto foto yang digantung Xiao Qiu.
Shanshan menangis dibawah pohon foto tersebut:"kakak..aku salah, kembalilah..aku mohon padamu aku benar benar bersalah"

Tuan Yan menghampiri Shanshan. Shanshan menatap Tuan Yan dan pertama kali memanggil ayah nya dengan sebutan ayah.
"ayah..aku tahu aku salah, aku mengakuinya, jadi kalian bisa berhenti berbohong padaku dan suruh kakak segera pulang, jika dia kembali aku tak akan bertengkar lagi dengan nya dan memberikan semuanya padanya, aku akan baik dan tinggal disisimu, aku akan menjadi anak yang baik, adik yang baik, aku tak akan melakukan kesalahan lagi, suruh kakak pulang ayah"isak Shanshan.


Tuan Yan mengatakan kalau Xiao Qiu tak akan menyalahkan Shanshan. dan Tuan Yan senang Shanshan mau kembali. tangis Shanshan pecah dan langsung memeluk ayah nya dan meminta maaf. Tuan Yan meminta putrinya untuk tak menangis lagi.

dengan membawa abu Xiao Qiu Tang Ming mendatangi tempat tempat yang pernah didatangi dengan Xiao Qiu. Tang Ming mendatangi danau erhai. Tang Ming tersenyum karena seperti saat ini Xiao Qiu sedang bersamanya dengan tersenyum.


Tang Guo menghadiri acara launching perhiasan merek IDEAL tempat Yan Xiao Qiu bekerja dulu. karena Tang Guo brand ambassador nya Tang Guo berpidato didepan dan menceritakan dengan sedih kalau sebenarnya perancang perhiasan sebenarnya adalah Yan Xiao Qiu bukan lah Lu Yao.

Tang Guo memperkenalkan kalung yang terlihat dilayar belakang nya adalah karya Yan Xiao Qiu yang sebelum diluncurkan meraih penghargaan nasional. Tang Guo juga menjelaskan kalau beberapa hari kemarin Yan Xiao Qiu telah meninggal karena ingin menyelamatkan teman nya di tanah longsor. Tang Guo mengutarakan kepada para wartawan untuk meliput bahwa pernah ada desainer berbakat bernama Yan Xiao Qiu. Tang Guo tak bisa menahan Tangis nya dan berterimakasih.
semua orang bertepuk tangan untuk Tang Guo. lalu direktur perhiasan maju menenangkan Tang Guo. Direktur mengatakan kalau Direktur Lu Yao sudah mengundurkan diri dan untuk mengenang desainer Yan Xiao Qiu perusahaan akan mendonasikan sejumlah dana untuk mendanai para pemuda berbakat untuk belajar desain. semua orang langsung bertepuk tangan.


Tang Ming sudah berada dikaki gunung. Tang Ming teringat dan seperti disamping nya ada Xiao Qiu mengatakan:"aku memiliki seseorang yang ku cintai untuk menabur abuku diatas gunung setelah meninggal dunia".
bayangan Xiao Qiu menghilag lagi. dan beberapa saat Tang Ming sudah diatas gunung salju. Tang Ming duduk disamping abu Xiao Qiu "Xiao Qiu kau sudah bebas sekarang, aku akan mendatangi tempat yang belum pernah kau datangi"


Dikantornya Zheng Chu tanpa sengaja membuka surat cinta nya untuk Su Mang. ternyata Su Mang membalas surat cintanya saat dibandara waktu itu.
surat Su Mang:"aku pergi dulu,aku hanya mencari cara untuk mengatakan nya,aku menerima surat cintamu dan menerima cintamu,aku akan selalu ingat bahwa ada orang yang tulus mencintaiku,aku harus meninggalkan cinta ini saat kau tak perlu lagi jawaban nya"


Zheng Chu langsung menelepon sekretarisnya dan memerintahkan untuk membatalkan penerbangan nya ke paris. Zheng Chu langsung pesan tiket ke inggris melalui ponsel nya.
Zheng Chu kerumah rahasia mencari cari cincin yang waktu itu dilempar Su Mang karena Su Mang menolak lamaran nya. setelah lama sekali mencari cari akhirnya Zheng Chu menemukan cincinnya.


ke esokan nya Zheng Chu sudah dibandaa dan bersamaan TangMing datang dari Lijiang dijemput Tang Guo. Tang Ming dengans edih menghampiri Zheng Chu dan Zheng Chu langsung memukul perut Tang Ming. Zheng Chu mengatakan pukulan nya itu untuk Xiao Qiu. Tang Guo protes kenapa Zheng chu harus memukulnya padahal kakak nya sudah sperti ini.
Tang Mig mengatakan kalau tak apa apa. Zheng Chu langsung memeluk Tang Ming. dengan berkaca kaca Zheng Chu pamit akan ke inggris dan akan berpisah dengan sahabat nya. Zheng Chu menyuruh Tang Ming menjaga diri baik baik.
TangMing mengangguk lalu mengatakan agar Zheng Chu baik baik disana dan sudah melakukan hal yang benar dan jangan sampai Zheng Chu seperti dirinya selamanya menyesali perbuatan yang tak pernah bisa diperbaiki. Zheng Chu berkaca kaca mendengar nasihat sahabat nya.


Tang Ming merangkul Zheng Chu dan Tang Guo:"Zheng Chu setelah kau kembali nanti mungkin aku sudah tak ada lagi". Zheng Chu menyahut apakah Tang Ming mau bunuh diri?
Tang ming menjawab kalau mau meninggalkan negara yang menyedihkan ini, dan sudah berjanji pada Xiao Qiu akan membawa nya kepemandangan yang lebih baik dan akan sering naik gunung. Zheng Chu mengangguk meminta Tang Ming menjaga diri baik baik.
kemudian Zheng Chu berpamitan karena mau berangkat.


Su Mang tinggal dirumah Cailing. Su Mang mengetahui kalau Xiao Qiu sudah meninggal. SuMang memandangi gelang pemberian dari Xiao Qiu dengan sedih dan mengingat semua saat saat bersama Xiao Qiu. sesaat kemudian Cai Ling datang dan langsung aneh melihat Su Mang yang sedih sendirian,
Cailing bertanya apakah Jia Ming menemui Su Mang lagi? atau Zheng Chu yang memberikan gelang itu? Su Mang menceritakan kalau gelang nya dari sahabat nya namaya Xiao Qiu. dia perancang hebat dan juga seperti tempat sampah bagi Su Mang. Su Mang menceritakan Xiao Qiu dengan menangis. membuat Cai Ling bingung. akhirnya Su Mang menceritakan kalau Xiao Qiu meninggal.


Su Mang tak percaya Xiao Qiu akan pergi secepat itu bahkan Su Mang berjanji akan menemui nya di Lijiang. Cailing memeluk Su Mang dan menenangkan nya agar Su Mang tenang karena menangis tak baik buat bayinya. Su mang menceritakan kalau Xiao Qiu terus menyuruh nya agar bersama Zheng Chu karena bayi tak bisa tumbuh tanpa ayah. Cai Ling juga sependapat agar Su mang memikirkan kembali tentang Zheng Chu karena anak tak bisa tumbuh tanpa seorang ayah.
"tapi Zheng Chu sudah pergi"jawab Su Mang menangis. Cai Ling menyuruh Su Mang memikirkan baik baik dulu lalu bertindak. Su Mang menangis mengingat saat terakhir kali bersama Xiao Qiu di wahana bermain.


Zheng Chu sudah sampai di inggris. Zheng Chu menaiki taksi sambil membawa bantal ikan nya. Zheng Chu mencoba menghubungi nomor Su Mang tapi nomornya tak aktif. Zheng Chu menghela nafas karena tak bisa menghubungi Su Mang.


akhirnya Zheng Chu ke rumah sakit menemui Melinda. Zheng Chu langsung masuk dan mengagetkan bibinya. "kau mau membuatku mati"ucap melinda senang. Zheng Chu langsung duduk didepan melinda dan mengatakan kalau sangat merindukan bibinya.
Melinda tak percaya karena waktu menyuruh Zheng Chu datang Zheng Chu tak datang dan sekarang melarang nya datang Zheng Chu malah datang.


"Bibi..Su Mang dimana?"tanya Zheng Chu dengan nada bercanda. Melinda langsung protes Zheng Chu tak berperasaan yang difikiran nya hanya Su Mang. Zheng Chu meminta bantuan Bibi nya untuk mencarikan Su Mang. Melinda menjawab benar benar tidak tahu. Zheng Chu langsung bangkit dan akan mencarinya sendiri kalau bibinya tak mau membantu.
Melinda menghentikan Zheng Chu dan bertanya mau kemana malam malam begini? kau hanya mempedulikan wanita itu bahkan kau tak peduli bibimu lagi. dengan tertawa Zheng Chu kembali duduk disamping bibinya. Zheng Chu menggoda kalau bibinya kan juga seorang wanita. Melinda menjawab itu pengecualian.

"kau juga pernah jatuh cinta,waktu itu kau merindukan pamanku,apakah kau akan menjadi seperti ku ini"ucap Zheng Chu


Melinda langsung murung dan meminta Zheng Chu tak membicarakan itu karena dirinya berbeda dengan Zheng Chu. Zheng Chu membalas kalau semua orang dimata cinta itu sama.
lalu Zheng Chu bertanya jika paman nya sekarang muncul dan ingin membawa bibi pergi apakah bibi akan pergi bersamanya? Melinda tak menjawab dan hanya diam. Zheng Chu meminta maaf sudah membuat bibinya marah.
Melinda menyuruh Zheng Chu keluar dulu karena besok ada operasi dan akan membicarakan itu lagi setelah operasi selesai. Zheng Chu keluar dan sebelum nya mengatakan kalau menunggu nya dirumah sakit jika ada sesuatu agar memanggilnya.
seperginya Zheng Chu, Melinda membuka ponselnya dan ada foto mantan kekasihnya. Melinda bergumam:"kau dimana? kenapa aku tak bisa menemukan mu selama ini? apakah kau belum memaafkanku".


esoknya Pria bernama allen sedangg berjalan cepat di koridor rumah sakit. asisten dengan gugup mengatakan kalau sudah memesankan tiket untuk terbang ke luarnegeri tapi kenapa allen malah datang kesini. Allen menyuruh asisten nya duluan saja karena nanti akan menyusul.


sementara Melinda sudah mau menjalani operasi ditemani Zheng Chu. melinda terus menerus mengatakan kalau takut dan menolak untuk operasi. Dokter menegur Melinda agar tenang karena jantung nya berdegup kencang dan itu bahaya untuk operasi. Melinda langsung duduk dan menolak operasi. Zheng Chu berusaha menenangkan bibinya.
tiba tiba allen datang mengagetkan Melinda:"Meiling lama tak bertemu apakah kau baik baik saja?". melinda terbengong. Zheng Chu bertanya siapa anda? Allen menjawab kalau dia yang hampir menjadi paman Zheng Chu. Zheng Chu terkejut. Allen meminta izin dokter apakah bisa bicara sebentar dengan melinda. dokter menyetujuinya.


allen bersama Melinda diruang rawat. keduanya saling menanyakan kabar. Allen memuji Melinda masih sama seperti yang dulu. Melinda tersenyum lalu mengatakan kalau allen tambah tua tapi tetap tampan. Melinda bertanya bagaimana allen bisa sampai kesini? Allen menjawab ada seorang wanita datang ke peluncuran buku barunya dan meminta agar dia datang kerumah sakit karena Melinda dirawat dirumah sakit.
Melinda bertanya wanita siapa? Allen menjawab Su Mang. lalu allen mengatakan kalau kata Su Mang Melinda juga mencarinya apakah ada yang ingin dikatakan?


"sebenarnya aku merindukanmu, aku tahu kita tak akan seperti ini kalau dulu aku tak mementingkan karir, aku tak akan melewatkan cinta satu satunya dalam hidupku,aku hanya ingin dengar kalau kau tak akann menyalahkanku"ucap melinda.

"Meiling,aku tak menyalahkanmu bahkan cintaku padamu sampai sekarang tak berkurang sedikitpun, kita berpisah bukan karena tak saling cinta tapi karena kau memilih karir dan aku mengejar impian ku"


lalu Allen memberikan buku yang khusus ditulisnya untuk Melinda. Melinda tersenyum membaca judulnya 'hilangnya waktu yang berharga'. Allen bertanya bagaimana kabar Melinda sekarang? Melinda menjawab sampai sekarang masih sendiri, pengangguran karena sudah menyerahkan aimei ke keponakan nya dan bahkan kondisi kesehatan nya kurang baik.
Allen menyemangati Melinda kalau operasi nya pasti berjalan sukses. Melinda tersenyum lalu bertanya apakah Allen sekarang sudah menikah? Allen mengangguk sudah. Melinda bertanya siapa wanita yang beruntung itu?
allen menunjukkan foto nya bersama istri dan anaknya. Melinda memuji pasti Allen sangat bahagia.
"makanya kau juga harus sembuh dan menemukan kebahagianmu sendiri"ucap Allen tersenyum. Melinda membuka buku dan membaca pesan dari allen "hidupku sudah lengkap hanya dirimulah penyesalan dalam hidupku". Melinda tersenyum menatap Allen.


seperginya allen, Zheng Chu menemui bibinya. Zheng Chu bertanya kemana perginya paman? Melinda menjawab sudah pergi. Zheng Chu tak percaya bibinya membiarkan nya pergi begitu saja. Melinda menjelaskan kalau Allen sudah menikah dan bahagia dengan keluarganya.
Melinda menasihati agar Zheng Chu mencari Su Mang karena kalian masih muda jangan sia siakan kesempatan. Zheng Chu beralasan kalau london sangatlah luas bagaimana mencarinya. Melinda percaya jika Zheng Chu tulus akan bisa menemukan Su Mang.


Melinda mengungkapkan kalau keinginannya saat ini hanya satu yaitu melihat Zheng Chu dan Su Mang menikah. Zheng Chu memegang lengan bibinya dan bersumpah akan mewujudkannya.

Bersambung Episode 44

1 Response to "SINOPSIS Across The Ocean To See You Episode 43"

  1. Lanjutkan mba. Tinggal sedikit lagi.
    Plisss... Penasaran

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel