SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 2 PART 2

All Images By : OCN


Di Cafe kakek bersama Ga Na. Kakek mengeluh karena menelepon Oh Soo beberapa kali tapi tak ada jawaban. Ga Na memberitahu kakek kalau Oh So mengabaikan panggilan 58 kali dan tak membalas pesan 34 kali itu berarti Oh Soo tak akan datang (ke kencan buta).



"tapi dia sudah janji kemarin jam 2 akan datang"ucap kakek sedikit kesal

Ga Na menawarkan diri bagaimana kalau dia saja yang datang. kakek tak mau dengar dan malah mau pergi sendiri lalu menyuruh Ga Na menjaga cafe.
Ga Na berteriak kalau cuaca sangat dingin memang nya kakek mau kemana?

"bukan urusan mu"jawab kakek sambil pergi begitu saja


sementara Soo Jung dirumah bersama para genk nya sedang asyik menonton Tv tertawa keras padahal waktunya jam sekolah.
sigendut melihat jam berkata bukankah kita harus nya pergi sekolah? tapi salah satu teman nya mengatakan kalau sudah begini seharusnya membolos saja. Soo Jung membenarkan kalau itu memang ide bagus. ketiganya terus bercanda tertawa keras.

sesaat ponsel Soo JUng bergetar pesan dari ketua kelas "gawat Babi api telah kembali". Sontak Soo JUng terkejut dan langsung memberi tahu kalau sampai kali ini kita tertangkap habislah kita. dan ketiganya langsung bergegas pergi kesekolah.


Kakek ternyata pergi sendiri untuk mewakili kencan buta Oh Soo. Si wanita sangat tak terima karena selama hidupnya sering melakukan kencan buta tapi baru kali ini kencan buta diwakili oleh kakek kakek.

"memang benar dia pria yang hebat tapi aku juga wanita sukses jika kau mengetikkan nama di mesin pencari namaku juga akan muncul disana"tegas wanita itu kesal sekali.

kakek meminta maaf ini memang salah nya. Si wanita benar benar tak terima akhirnya pergi meninggalkan kakek begitu saja. kemudian kakek mencoba menelepon Oh Soo tapi nomornya tak aktif.


Soo JUng dan para genk nya mengendap endap hendak menyelinap masuk ke sekolah melalui celah kecil belakang sekolah. Soo Jung dan teman nya yang berbadan kecil lancar lancar saja bisa melewati celah itu tapi untuk si gendut tentu sulit untuk melewatinya. si gendut tersangkut di celah itu sulit untuk masuk dan kembali pun lebih sulit. Sigendut meminta teman nya untuk meninggalkan nya saja. tapi Soo Jung tak mau karena dia setia kawan. Soo JUng gan teman nya berusaha membantu si gendut agar bisa keluar dari celah pagar dengan menarik nya.



Saat menarik si gendut tiba tiba datang Guru Kim berjalan santai menuju ke arah Soo Jung dan genk nya. Soo Jung dan teman nya langsung minggir ketakutan sementara Si Gendut yang belum bisa keluar juga ketakutan sambil bergumam kalau dia tak bisa bernafas.


Guru Kim bergidik heran. tapi akhirnya Guru Kim membantu menarik Si gendut. walaupun bersusah payah akhirnya sigendut bisa keluar juga.



Guru Kim menyindir ketiganya kenapa tak istirahat saja dirumah. padahal kurang 1 jam pelajaran lagi kenapa baru muncul?


"ahh kita tak seteledor itu pak"jawab Soo JUng asal

"ahh benar..aku hampir saja menyerah pada kalian, tapi aku rasa aku tak bisa menyerah pada seseorang yang memiliki harapan"Ucap Guru Kim tersenyum

"benar benar benar"jawab Soo Jung dan teman teman nya cengengesan.


"ok aku panggil orang tua kalian minggu ini ya.."

Sontak Soo Jung dan teman teman nya langsung memohon agar orang tua mereka jangan dipanggil karena bisa marah. tapi Guru Kim malah menyuruh ketiganya segera masuk. akhirnya Soo Jung dan teman nya terus menyalahkan sigendut karena badan nya gendut.


malam harinya Oh Soo baru pulang lalu menemui kakek yang sedang terbaring karena sakit dikamar nya. kakek bertanya apakah dokter Wang sudah pergi? apakah dokter mengatakan kapan aku mati?

Oh Soo menenangkan kakek nya kalau kakek tak akan mati. bukan nya kakek mau membebani Oh Soo dengan rasa bersalah tapi kakek mengatakan kalau dia terbaring seperti itu karena Oh Soo. OH Soo meminta maaf tapi hari ini benar karena ada sesuatu hal jadi tak bisa datang ke kencan buta.

entah pura pura atau tidak kakek mengatakan kalau sekarang tak akan memaksa Oh Soo kencan buta lagi dan tak akan memaksa Oh Soo menjadi penerus keluarga dan kakek akan menutup bisnis keluarga. Oh Soo sedikit terkejut.

"kau kan tahu sendiri apa yang akan terjadi pada penerus kalau tak mematuhi aturan pohon"kata kakek.

lalu kakek menyentuh dada Oh Soo "jika pohon menghilang itu artinya akhir bagi ku dan juga kau, jadi sekarang tentukan, kau mau menerima takdirmu atau tidak?"


Oh Soo terdiam lalu menjawab kalau bisnis keluarga memang penting tapi pekerjaan nya juga jauh lebih penting. Oh Soo meminta maaf lalu pamit kembali kekamarnya dan menyuruh kakek nya untuk istirahat. seperginya Oh Soo kakek hanya bisa mengelus dada dan terlihat tanda gambar pohon di tangan kakek seperti milik Oh Soo.


saat keluar dari kamar kakek, Oh Soo menatap pohon dihalaman rumah nya.


Flashback

Oh Soo kecil dan Oh Ga Na sedang menatap pohon bersama ayah nya. perlahan Oh Soo kecil memegang pohon didepan nya. seketika bunga bunga dipohon itu mekar dan keluar aura warna warni. Oh Soo kecil tersenyum mengatakan kalau sepertinya pohon sangat menyukainya.

"bunga nya mekar saat Oh Soo tersenyum"ucap Ga Na kecil cemberut.

"tidak apa apa Ga Na"Ayah mengelus rambut Ga Na.



lalu Ayah menengadahkan tangan nya mengambil aura aura warna itu lalu memasukkan nya ke botol. ayah berkata kalau pohon itu sudah ada sejak 1000 tahun lebih memberi anugerah cinta pada manusia.

"tapi pohon ini dari dulu selalu disini"kata Oh Soo

"tapi ada seseorang yang secara khusus dipilih oleh pohon itu sejak dulu seperti kakek ayah dan juga Oh Soo ku"ucap ayah tersenyum menggenggam tangan Oh Soo kecil


Flashback end

Oh Soo tersenyum mengingat nya lalu kembali ke kamar dan melanjutkan pekerjaan dilaptop nya. Ga Na mencari kakek nya dikamar tapi kamar Kosong tak ada kakek. Ga Na mencari kekamar Oh Soo. Ga Na bertanya kemana kakek kenapa tak ada dikamar? Oh Soo menjawab mungkin kakek keluar sebentar. Ga Na sedikit bingung takut kakek nya terkena flu karena diluar sangat dingin.



sementara Yoo Ri sedang berjalan melamun sedih dijalanan. Yoo Ri melewati sebuah kedai dan langsung teringat Min Ho ketika dulu pernah makan dikedai itu. dulu Min Hoo menyuruh Yoo Ri untuk memakai make up jika Yoo Ri tak punya Min Ho akan belikan. Yoo Ri menjawab malas memakai make up lagipula bukan kah dia sudah cantik. Min Ho hanya tersenyum tipis menanggapinya.



Yoo Ri bergumam kalau Min Ho sangat jahat dan seharusnya dari dulu itu dia sudah menyadarinya. lalu Yoo Ri melewati toko make up. Yoo Ri langsung masuk dan mencoba salah satu lipstick. sambil bercermin Yoo Ri berkaca kaca mengatakan "Seo Yoo Ri kau terlihat benar benar cantik".


Yoo Ri kembali berjalan lagi sambil menangis. bertepatan Oh Soo sedang lewat. Oh Soo menghentikan mobil nya untuk melihat Yoo Ri sampai tak mendengar jika kakek nya menelepon.
Oh Soo melihat di tubuh Yoo Ri terpancar aura hitam. Oh Soo mengingat saat terjebak di lift tadi siang yang Yoo Ri mengatakan kalau sudah move on tapi nyatanya sekarang Yoo Ri masih menangisi Min Ho. Oh Soo kembali melajukan mobil nya.



Oh Soo sudah sampai dirumah kembali dan langsung menuju kamar kakek nya. Oh Soo melihat kakek nya sudah tertidur dengan selimut menutupi seluruh tubuh nya. Oh Soo terlihat lega lalu kembali ke kamar nya. setelah Oh Soo kekamar nya ternyata yang tidur bukanlah kakek tapi Ga Na.



malam hari Pohon berubah menjadi kering dan daun berguguran.


paginya Oh Soo sudah dikantor. perlahan Oh Soo bercermin dan melihat tanda pohon didada nya. tiba tiba CEO Nam masuk mengagetkan Oh Soo.
CEO Nam mengajak Oh Soo segera berangkat. Oh Soo mengiyakan tapi dia ingin menelepon dulu.



Oh Soo menelepon Ga Na meminta agar telepon nya diberikan ke kakek. Ga Na yang baru bangun mengeluh kalau kakek semalaman tidak pulang. Oh Soo menyuruh Ga Na mencari kakek nya dicafe dan jika sudah ketemu segera menghubunginya. Oh Soo juga mengatakan kalau penerbangan nya jam 4.
setelah menutup telepon nya Oh Soo kembali meraba tanda pohon didada nya.



Di Mobil bersama CEO Nam Oh Soo berusaha menelepon kakek nya tapi ponsel dimatikan. Oh Soo mengingat semalam kakek nya mengatakan jika pohon itu lenyap maka itu akhir dari Oh Soo dan juga kakek nya.


CEO Nam yang sedang menyetir bertanya kenapa Oh Soo serius sekali apakah ada yang membuatnya resah? Oh Soo bilang tak apa apa lalu meminta CEO Nam menghentikan mobilnya didepan. CEO Nam enggan menghentikan mobil tapi akhirnya menghentikan nya juga. Oh Soo meminta maaf menyuruh CEO Nam pergi ke jerman sendiri dan nanti akan menjelaskan alasan nya. CEO Nam terus memanggil Oh Soo tapi Oh Soo malah terus jalan dengan menaiki taksi.


Dikantor polisi seorang polisi muda (polisi Shin) mengangkat telepon mendapat laporan ada tindak kejahatan. Polisi Shin langsung melaporkan ke seniornya.

"sunbaenim kita harus pergi"ucap polisi Shin

senior nya adalah seorang wanita dan saat menoleh ternyata Seo Yoo Ri. "sekarang"jawab Yoo Ri tegas.



Yoo Ri dan juniornya langsung menuju ke TKP. ternyata Yoo Ri dan juniornya mendapat laporan ada orang gila berkeliaran dipasar membuat gaduh dengan bermain ikan laut. Yoo Ri bersama Polisi Shin berhasil membawa paman gangguan jiwa.



sambil memapah orang gila Yoo Ri nampak akrab pada para pedagang. bahkan Yoo Ri menanyakan apakah anak bibi sudah jadi menikah? Bibi menjawab sudah. lalu Yoo Ri menyapa bibi yang satunya lagi kalau Bibi terlihat sangat cantik karena sepertinya melakukan operasi plastik.
Bibi membenarkan dan bertanya apakah polisi Seo ingin tahu dimana klinik bedahnya. Yoo Ri menolak nya sopan dengan berkata kalau sudah cantik tanpa operasi plastik.


"cantik apaan?"sahut orang gila yang sedang dipapah Yoo Ri. Yoo Ri hanya bisa kesal mendengar orang gila menyahut.


Yoo Ri dan Polisi Shin memasukkan orang gila ke mobil. YOo Ri menyuruh polisi Shin membawa nya dulu sementara Yoo Ri akan mencari walinya.


Oh Soo masih dijalan menaiki taksi dengan gelisah. Oh Soo terus menatap arlojinya. saat digang kecil taksi tak bisa lanjut jalan karena didepan nya ada mobil mogok. Oh Soo gelisah sambil melihat tanda pohon nya dan terlihat tanda pohon semakin memudar. akhirnya Oh Soo terpaksa turun disitu dan memilih berlari.


Sambil berlari Oh Soo terus memegangi tanda pohon didadanya. sepertinya Oh Soo kelelahan dan hampir ambruk. kebetulan didepan nya terlihat Yoo Ri sedang berjalan. saat Yoo Ri berbalik Oh Soo sudah lemas sekali hingga akhirnya terjatuh pingsan. Yoo Ri panik memegangi Oh Soo.



"hai kau.. sadarlah.."panik Yoo Ri.

terlihat tanda pohon semakin memudar.


Bersambung Episode 3

1 Response to "SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 2 PART 2"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel