SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 3 PART 2

All Images By : OCN


Dikantor polisi Yoo Ri sedang menulis pesan untuk Min Hoo kalau sudah mengirimkan deposit yang dipinjamkan dulu 3 juta Won. namun sebelum dikirim Yoo Ri segera menghapusnya lagi. menurutnya tak perlu mengirimi pesan karena sudah jelas pasti nanti Min Ho akan mendapat notifikasi.

"tapi berkat seseorang aku masih bisa mempertahankan harga diriku"gumam Yoo Ri tersenyum




Di Cafe Tree Oh Soo melirik kedua pasangan yang sedang bertengkar. Oh Soo sekilas melihat aura hitam pada tubuh si wanita.
Si Pria menuntut penjelasan kenapa pacarnya memutuskan nya padahal dulu selalu mengejarnya bahkan akan menunggu nya sampai lulus ujian PNS.

"Astaga..aku memberimu uang kuliah dan juga uang sewa,tidak hanya itu aku juga mmeberi uang belanja dan baju baru setiap musim, sudah seperti itu selama 5 tahun, jika terus seperti ini akhirnya aku pasti juga akan menyeka pan*atmu juga, itu adalah suatu takdir yang tak bisa kulewati"balas si wanita tak mau kalah.


Si Pria tak mau kalah mengatakan jika bukan karena pacarnya dia tak akan melewati 5 tahun itu bahkan belajar sangat keras waktu itu.

Si Wanita terus nerocos menceritakan kekecewaan nya yaitu pertemuan pertamanya sebelum Si pria masuk ujian itupun ketemunya di warnet.
itupun karena si pria tinggal di warnet. Si pria membela diri kalau waktu itu sedang mengikuti tes online. Si Wanita tak percaya dan langsung berdiri menggebrak meja. si wanita meminta agar si pria itu tak mengganggu atau menghubungi nya lagi.


Si Pria menghentikan langkah pacarnya. Dia terlihat marah mengepalkan tangan tapi akhirnya dia berlutut minta maaf dan mohon ampun. Si Wanita tak peduli dan tetap meminta putus. Si Pria tak terima padahal sudah berlutut minta maaf tapi masih saja diputuskan. lalu Si pria mengancam akan bubuh diri.

"lakukan saja semaumu"jawab si wanita cuek.


Si pria terlihat frustasi dengan menggaruk kepalanya. lalu Si Pria mengatakan akan melakukan apapun semaunya lalu keluar ari cafe. Si Wanita menghela nafas cuek lalu duduk kembali.


Oh Soo menyajikan kopi untuk si wanita yang baru saja bertengkar dengan pacar nya. tapi sesaat kemudian terdengar ramai ramai diluar. Oh Soo mengintipnya melalui jendela kaca dan ternyata pria yang tadi bertengkar di cafe nya mencoba bunuh diri dengan naik ke atas gedung. Oh Soo segera berlari keluar.


Baek Seung Hyun nama pria yang hendak bunuh diri. Seung Hyun diatas gedung berteriak teriak ingin mati walaupun terlihat sebenarnya dia takut untuk melompat. Oh Soo baru saja tiba bersamaan dengan pacar Seung Hyun. Pacar Seung Hyun menyuruh Seung Hyun untuk segera turun.
Seung Hyun malah melempar pacarnya dengan sendal dari atas. Dia menyuruh semua nya menyingkir karena dia akan melompat.



Oh Soo menyuruh Pacar Seung Hyun untuk melapor polisi sementara dia akan naik mencoba membujuknya.

Dikantor Polisi Yoo Ri baru sampai. saat Yoo Ri datang hanya ada ketua Polisi yang ada. Yoo Ri bertanya kemana semua orang? Pak ketua menjawab kalau ada kebakaran di Suna. Yoo Ri terkejut bertanya haruskah dia kesana juga. namun sesaat kemudian telepon berbunyi lagi. Pak ketua mengatakan kalau ada sesuatu yang terjadi di perumahan Yonbit.

"bukan kah itu kawasan rumah mu?"tanya Pak ketua

"memang nya apa yang terjadi?"tanya Yoo Ri balik.


kembali ke perumahan Yonbit.
Oh Soo sudah sampai diatas gedung. Oh Soo menyuruh Seung HYun agar segera turun. Seung Hyun menolak turu. memang nya siapa kau? kenapa aku harus turun? Oh Soo kebingungan mau menjawab apa karena memang tak ada hubungan nya dengan seung Hyun. akhirnya Oh Soo menjawab kalau dia pemilik gedung.


Seung Hyan malah mengatai Oh Soo pemilik gedung kerjaan nya hanya santai jadi kalau dia bunuh diri disini akan lebih baik karena jika dia mati disini hari ini maka akan membuat kualitas bangunan menjadi buruk. Seung Hyun kembali ke pinggir membuat semua orang takut padahal Seung Hyun sendiri sepertinya takut untuk lompat.

Oh Soo menyahut kalau dia tak takut kalau kualitas bangunan nya turun tapi hanya mengingatkan sebaiknya tak memutuskan sesuatu terburu buru hanya karena sedang marah "kau harus lulus dan memperlakukan pacarmu dengan baik dan pacarmu ada dibawah sana sedang mengkhawatirkan mu"

"benarkah dia mengkhawatirkanku?"tanya Seung Hyun

Oh Soo membenarkan nya. tapi saat Seung HYun melihat kebawah pacarnya tak ada. Seung Hyun menuduh Oh Soo berbohong karena pacarnya sekarang sudah tak ada dibawah. Oh Soo tetap menyuruh Seung HYun untuk turun. Seung Hyun terus menuduh kalau Oh Soo pasti tak ingin kualitas bangunan nya turun.

"kau sebenarnya takut kan mau melompat, kau hanya menakuti dia saja agar dia tak meninggalkanmu, jadi akuilah dan segera turun, jika kau mati disini kau hanya akan mempermalukan diri sendiri dan..."ucap Oh Soo terhenti karena dibungkam oleh Yoo Ri yang baru datang. Yoo Ri mengeluh dengan kata kata Oh Soo seperti itu akan membuatnya malah melompat. lalu Yoo Ri ikut memanjat ke atas sedikit mendekati Seung HYun.


Oh Soo berteriak menyuruh Yoo Ri segera turun dan jangan bermain main.

"apa aku terlihat seperti bermain main?"sahut Yoo Ri.

Yoo Ri memberi pengertian kepada Seung HYun kalau dia datang kesini karena Seung HYun dan Jika Seung Hyun lompat maka dia akan ikut lalu mati bersama. "apakah Tuan tak percaya?"tanya Yoo Ri. Seung Hyun hanya diam.


lalu Yoo Ri menegakkan badan nya mulai bercerita:"aku tak memiliki penyesalan apapun didunia ini, aku dicampakkan oleh pria yang kupercaya akan kunikahi, dan ayahku meninggal 8 tahun lalu karena aku, dan karena itulah ibuku pingsan lalu tinggal difasilitas (semacam panti jompo),
aku memiliki adik perempuan tapi dia sangat psycho sehingga dia bisa saja membuat ku mati cepat, jadi aku akan melakukan nya bersamamu, jika kau jatuh aku akan ikut jatuh bersamamu"

Seung Hyun mewek meminta Yoo Ri untuk turun karena ini berbahaya bahkan Seung Hyun menyuruh Oh Soo dan satu polisi untuk menurunkan Yoo Ri. Yoo Ri mengajak Seng Hyun turun bersama sama. dan perlahan Seung Hyun mengulurkan tangan nya. tapi sebelum menerima uluran tangan Yoo Ri seung Hyun menyempatkan bertanya siapa kau? apakah kau orang usil?


Yoo Ri menjawab kalau dia polisi. Oh Soo sedikit terkejut Yoo Ri seorang polisi. Seung Hyun mengetahui Yoo Ri seorang polisi menolak untuk turun.



"jadi kau petugas kepolisian dan dia pemilik bangunan kalian tak tahu betapa keras nya aku berusaha"keluh Seung HYun kemudian berusaha berjalan ke pinggir.membuat semua orang berteriak tegang. beruntung Yoo Ri dengan cepat menariknya. Oh Soo yang juga panik hendak menolong tapi malah tertimpa Yoo Ri yang kehilangan keseimbangan. terjadilah Yoo Ri jatuh menimpa Oh Soo. keduanya sama sama canggung hingga akhirnya Yoo Ri bangun perlahan.



malam hari Yoo Ri dan Oh Soo keluar dari kantor polisi. Yoo Ri melihat ada luka disiku Oh Soo. Yoo Ri langsung menarik Oh Soo ke apotik.


diapotik Yoo Ri memesan desinfektan dan salep. Oh Soo kebingungan kenapa Yoo Ri memesan salep. Yoo Ri menunjukkan kalau tangan Oh Soo terluka.
YOo Ri membantu Oh Soo mengoles salep. terlihat Oh Soo senyum tipis melihat Yoo Ri.


Yoo Ri bertanya apakah sakit? Oh Soo menggeleng. tiba tiba suara perut Yoo Ri keroncongan. Yoo Ri tersenyum malu sambil memegang perutnya.

"apa kau lapar?"tanya Oh Soo tersenyum.

"sedikit"jawab Yoo Ri malu.


sesaat kemudian keduanya sudah makan di pinggiran. terlihat Yoo Ri bersemangat sekali makan. Yoo Ri menyuruh Oh Soo makan juga karena tempat ini merupakan tempat makan yang terbaik dikawasan sini. Oh Soo hanya tersenyum lalu bertanya apakah yang dikatakan Yoo Ri tadi semua nya benar? Yoo Ri bingung maksudnya yang mana? Oh Soo menjawab tentang perkataan Yoo Ri pada orang tadi.

"tentu saja benar, mana mungkin aku berbohong pada orang yang mau bunuh diri"jawab Yoo Ri



lalu Oh Soo bertanya bagaimana ayah Yoo Ri meninggal? Yo Ri dengan sedikit sedih menjawab kalau tadi Oh Soo juga sudah mendengarnya ayah nya meninggal karena dirinya. tak ingin bersedih terus Yoo Ri mengatakan kalau belut nya sangat enak bisakah dia memesan lagi? Oh Soo langsung memesan satu lagi untuk Yoo Ri.

sesaat ponsel Yoo Ri berdering dari Ji Yeon teman sekolah nya. Yoo Ri sangat bersemangat menerima panggilan Ji Yeon. Yoo Ri bertanya apakah Jie Yeon ingat dengan Kim Jin Woo yang pindah kesekolah lain saat kelas 3? Yoo Ri menceritakan kalau kemarin bertemu dengan nya di UGD. Yoo Ri mengeluh kalau ingin sekali bertemu lagi dengan Jin Woo. lalu Yoo Ri bertanya apakah Ji Yeon punya kontak tentang Jin Woo? tapi sayang sekali Ji Yeon tak tahu. lalu dengan bersemangat lagi Yoo Ri menceritakan kalau Jin Woo sekarang tampan sekali seperti idol terkenal.


sejenak Oh Soo melirik Yoo Ri. Yoo Ri yang tak enak menyudahi pembicaraan nya dengan Ji Yeon. Yoo Ri meminta maaf karena kelamaan mengobrol.
Oh Soo sepertinya kesal dengan ketus menyuruh Yoo Ri makan saja lalu pulang. Oh Soo langsung beranjak membayar makanan nya lalu pulang tanpa melihat ataupun pamit Yoo Ri. tentu saja Yoo Ri bingung. Yoo Ri langsung meminta penjual untuk membungkus makanan nya yang sebagian belum termakan.


Yoo Ri mengejar Oh Soo dengan membawa bungkusan makanan. Yoo Ri bertanya apa kau biasa meniupnya saat panas dan dingin?

"maksudmu"jawab Oh Soo kasar

"maksudku kau hanya memesan 2 porsi belut untuk ku, lalu kau pergi tiba tiba, aku tak memahamimu"

Oh Soo enggan menjawab hanya berlalu pergi begitu saja. Yoo Ri terus mengikuti Oh Soo sampai akhirnya keduanya sampai didepan rumah.
sebelum masuk mungkin Yoo Ri berharap saling bertegur sapa. tapi Oh Soo terus berjalan tanpa melihat Yoo Ri.


"pulanglah.."teriak Yoo Ri dibelakang Oh Soo. namun Oh Soo tak menjawab dan terus jalan.

"baiklah aku juga akan pulang"teriak Yoo Ri lagi dan tetap sama Oh Soo sama sekali tak menoleh sedikit pun.


paginya dicafe Oh Soo sedang melamun. sementara Ga Na asyik main VR Box (kalau gak salah itu namanya).
saat asyik main tiba tiba Oh Soo menariknya membuat Ga Na menjingkat kaget. lalu Oh Soo menuntut penjelasan Ga Na kemarin tentang kontak fisik antara hubungan pria dan wanita apakah itu berlaku pada wanita yang tak dikenal juga? siapa yang menemukan temuan ini? apakah ada bukti ilmiah yang mendukung penyataan ini?



Ga Na menjawab kalau ada bukti yang labih terpercaya dari pada tulisan akademis untuk membuktikan validitasnya secara ilmiah. Oh Soo penasaran benarkah? apa itu?

dengan percaya diri Ga Na menunjuk dirinya sendiri. Ga Na bilang itu karena pengalaman latihan dan juga eksperimen yang dilakukan nya selama 30 tahun terakhir. Oh Soo kesal sendiri mendengarnya lalu memilih kembali menyibukkan diri dengan laptopnya.



lalu Ga Na mendekati Oh Soo lagi. Ga Na memberi saran kalau Oh Soo ingin jawaban nya Oh Soo sebaiknya melakukan kontak fisik dengan wanita yang dimaksud maka Oh Soo akan tahu jawaban nya "jika kau tidak merasakan apapun ucapkan selamat tinggal, jika hatimu berdebar maka ucapkan selamat datang"saran Ga Na

Oh Soo terlihat memikirkan kata kata Ga Na.


Oh Soo diam melamun didepan cafe. kebetulan Yoo Ri sedang lewat. Yoo Ri menyapa Oh Soo bertanya bagaimana lukanya. Oh Soo mendengarnya malah cuek tak menjawab hanya menatap sinis Yoo Ri .



lalu Oh Soo sambil telepon berjalan menuju mobil nya lalu melajukan mobilnya. Yoo Ri mangap tak percaya "apakah aku baru saja diabaikan?".



Oh Soo dirumah nya sudah berdandan rapi memakai Jas. kakek masuk bertanya apakah Oh Soo mau pergi? Oh Soo mengiyakan karena CEO Nam menyuruhnya datang kekantor. kebetulan kakek menyuruh OH Soo mampir dulu kencan buta sebelum Oh Soo kekantor. Oh Soo beralasan bukankah kakek sudah selesai membahas ini. kakek sudah menyuruhnya mengambil alih bisnis keluarga dan sekarang menyuruhnya kencan buta. kakek tak boleh seperti itu terhadap semua hal.


kakek mengatakan kalau akan membatalkan semua kencan Oh Soo dengan yang lain tapi memohon agar Oh Soo datang untuk yang satu ini karena kakek benar benar tak bisa mengabaikan nya. kali ini sangat menawan.

"tidak"jawab Oh Soo sedikit bercanda

kakek mengeluh kalau sudah akan mati tapi Oh Soo tak mau mengabulkan permintaan orang yang akan mati. akhirnya Oh Soo menyetujuinya tapi ini yang terakhir ya? kakek langsung tersenyum puas. kakek memberitahu gadis kali ini sangat beda, sangat cantik dan sederhana. dan kakek juga mendengar gadis ini lulusan dari perguruan tinggi terkenal. lalu kakek memperlihatkan foto gadis itu tapi Oh Soo enggan melihatnya dan langsung saja memasukkan foto ke dalam tas.


sebelum pergi kakek memperingatkan ini yang terakhir jadi jangan mengabaikannya ya? Oh Soo mengiyakan saja ucapan kakek nya.

Oh Soo datang ke tempat perjodohan. saat tiba Oh Soo melihat ada 2 gadis yang sama sama sepertinya sedang menunggu. Oh Soo hendak melihat foto ditasnya tapi teringat kata kakek yang katanya gadis nya cantik sederhana dan lulus dari perguruan tinggi terkenal. Oh Soo sepertinya sudah tahu dan langsung saja Oh Soo duduk didepan gadis yang sebelah kiri.


"maaf aku terlambat"kata Oh Soo membuat gadis itu sedikit terkejut. nama gadis itu Hyo Jin.


Hyo Jin meminta maaf mungkin anda salah orang. namun sejenak Hyo Jin melihat Oh Soo yang terlihat sangat tampan dan menawan jadi dia mengikuti saja apa kata Oh Soo.


"aku sudah mendengar dari kakek katanya kau gadis pintar sederhana dan juga mantan Miss Korea,aku bisa mempercayai itu, tapi aku tidak tertarik pada wanita yang seperti itu"tegas Oh Soo

"Ohh..aku mengerti lalu bagaimana dengan gadis muda dan seksi apakah kau tertarik?"tanya balik Hyo Jin

"tidak juga"

"apa kau Homoseksual"

"tidak"tegas Oh Soo

Hyo JIn tersenyum lalu meminta kartu nama Oh Soo karena Oh Soo bilang tak menyukai gadis apapun di planet ini.
saat akan memberikan kartu nama Oh Soo melihat ada aura kuning lalu berubah merah di tubuh Hyo Jin yang tersenyum. perlahan Oh Soo memasukkan kembali kartu nama dan mengatakan kalau lupa tak membawanya. Hyo Jin hanya tersenyum.


lalu keduanya sama sama keluar. saat diluar hyo JIn bertanya apa kata para gadis yang berkencan buta dengan Oh Soo tapi Oh Soo mengatakan kalau tak tertarik pada semua gadis? Oh Soo menjawab kalau rata rata mereka semua marah ada yang berteriak ada pula yang menyiramkan air.
"kau adalah orang pertama yang begitu tak peduli tentang itu terimakasih sudah mengerti"kata Oh Soo



sesaat mobil Hyo JIn tiba. sebelum masuk mobil Hyo JIn berterimakasih atas pujian nya dan pujian yang paling dia suka adalah Oh Soo menyebutnya Mantan Miss korea karena itu berarti kau menganggapku cantik dan lain kali jika bertemu lagi Hyo JIn berharap tak hanya minum kopi tapi makan juga. Oh Soo hanya diam tak mengiyakan ataupun menolak.



malam hari dicafe Oh Soo hendak pulang. tapi masih ada satu pembeli aneh memakai jaket dan topi hitam yang meminta satu kopi. Oh Soo mengiyakan saja dan sekilas melihat ada aura hitam ditubuh si pria itu.



saat pria itu duduk Oh Soo terus memperhatikan pria bertopi itu. dan terlihat pria itu terus melirik ke luar jendela. saat pria itu melihat ada gadis menyeret koper pria itu langsung berlari keluar sebelum kopi disajikan. Oh Soo yang curiga langsung mengikutinya.



pria itu mengikuti gadis yang menyeret koper itu. dan ternyata gadis itu adalah Yoo Ri. Oh Soo yang juga mengikutinya melihat ada darah yang bercecer keluar dari koper Yoo Ri.



saat dipertigaan jalan Yoo Ri sepertinya tahu kalau sedang diikuti, Yoo Ri memilih jalan kesamping. sementara pria bertopi yang juga mengetahui sedang diikuti sejenak menoleh kebelakang. Oh Soo langsung berpaling seolah tak melihat. akhirnya si pria bertopi memilih jalan lurus. Oh Soo yang penasaran lebih tertarik mengikuti Yoo Ri.


Yoo Ri terus menyeret koper bahkan menaiki tangga batu. sepertinya Yoo Ri naik ke bukit dan menyadari kalau dia sedang diikuti. Yoo Ri jalan lagi sampai akhirnya Oh Soo tanpa sengaja menginjak ranting kayu kering. Yoo Ri mendengarnya hanya merasa curiga lalu hendak jalan lagi.


"Uhmm permisi"sapa Oh Soo.

Sontak Yoo Ri langsung berbalik dan hendak menyerang Oh Soo. tapi kaki Yoo Ri terpeleset membuatnya Oleng. Oh Soo menahan nya dan keduanya kehilangan keseimbangan membuat keduanya jatuh berguling guling kebawah.



sampai dibawah posisi Yoo Ri berada diatas Oh Soo. Yoo Ri hendak bangun tapi tangan Yoo ri ditahan oleh Oh Soo. Oh Soo teringat kata Ga Na 'melakukan kontak fisik dengan wabita itu akan memberikan mu jawaban,jika kau tak merasakan apapun ucapkan selamat tinggal tapi jika hatimu berdebar ucapkan selamat datang'



karena canggung Yoo Ri hendak bangun tapi lagi lagi Oh Soo menahan nya. dalam batin Oh Soo:"jadi apa? selamat tinggal atau selamat datang?"


Bersambung Episode 4

0 Response to "SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 3 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel