All Images By : OCN


Malam hari Oh Soo sedang mengemudikan mobilnya. tanpa sengaja melihat Yoo Ri sedang menyeret koper lagi. Oh Soo yang penasaran bertanya tanya kenapa dia selalu menyeretnya?


sesaat kemudian Yoo Ri sudah sampai di tebing yang didatangi kemarin. ternyata isi koper adalah beberapa makanan dan minuman kucing. Yoo Ri memberi makan kucing kucing liar. Oh Soo yang ternyata membuntutinya tersenyum melihat Yoo Ri memberi makan kucing liar.





"kemarilah atau kau mau pergi"kata Yoo Ri yang mengetahui ada Oh Soo. perlahan Oh Soo mendekat. Yoo Ri bertanya apakah keingintahuan Oh Soo sudah terpuaskan tentang isi koper? Oh Soo balik bertanya apakah itu daging ayam? Yoo Ri mengangguk karena Kucing menyukai daging mentah.
lalu Oh Soo bertanya lagi kenapa Yoo Ri pergi kegunung?

"karena digunung ada kucing juga"

"malam malam begini?"

"kau menyelidikiku?"tanya Yoo Ri bercanda


Oh Soo menjawab hanya ingin tahu saja dan ternyata tak mengasyikkan seperti yang dibayangkan. Yoo Ri langsung menyahut kalau ini menyenangkan karena ini juga termasuk menyelamatkan kucing. Yoo Ri menyarankan Oh Soo jangan hanya mengandalkan kekayaan nya saja tapi sesekali juga memberi makan kucing liar maka hidup OH Soo akan 2 kali lebih menyenangkan.

"dan kau melakukan nya kau akan menyadari kalau ini menarik, benarkan Geum Son(nama kucing)"kata Yoo Ri


Oh Soo heran memangnya kucing kucing ini memiliki nama? Yoo Ri menyebutkan nama kucing yang satu Seo Da Boo dan yang satu lagi Seo Geum Bo.
Yoo Ri menceritakan kalau kucing kucing ini sangat pintar karena jika mereka dipanggil namanya akan mengaung imut sekali. lalu Yoo Ri menyuruh Oh Soo untuk mencoba memanggilnya. Oh Soo tak percaya mana mungkin? tapi akhirnya Oh Soo benar mencoba memanggil kucing.


'Seo Da Bo' kucing hanya diam. lalu Oh Soo mencoba memanggil yang satunya Seo Geum Bo dan kucing masih diam. Yoo Ri malah tertawa keras karena Oh Soo benar benar melakukan nya.
"ini benar benar lucu, kau mempercayainya? apakah aku aktor yang hebat?"kata Yoo Ri terus tertawa.

"kau jahil sekali"balas Oh Soo tersenyum


Sesaat kemudian keduanya jalan pulang. sambil jalan Oh Soo bertanya bolehkah dia memberi makanan kucing? tentu saja boleh tapi jika Oh Soo memberinya makan sebaiknya yang premium saja karena Oh Soo kan orang berduit.

Oh Soo bertanya lagi apakah sebaiknya dia membeli makanan yang mahal saja? Bukan itu maksudnya tapi Oh Soo harus melihat kualitas bahan nya. Oh Soo terhenti sedikit bingung. Yoo Ri tersenyum "aku bercanda,aku akan memberitahumu merek nya nanti, lebih baik kasih makanan setiap hari dari pada makanan mahal"kata Yoo Ri. Oh Soo mengangguk lalu keduanya lanjut jalan lagi.



Keesokan paginya. Yoo Ri menyirami tanaman dirumah nya. lalu berteriak membangunkan Soo JUng karena hari ini akan mengunjungi ibu. sesaat Yoo Ri melihat makanan kucing, Yoo Ri langsung teringat Oh Soo yang ingin memberi makanan kucing juga.



Didepan Cafe Tree Ga Na sedang duduk berkaca mata dengan penuh percaya diri. Oh Soo yang baru datang bertanya "ngapain?".
Oh Soo menjawab kalau dirinya sedang menarik perhatian gadis gadis disini. dan setiap ada gadis lewat Ga Na senyum senyum pada gadis itu. para Gadis malah bergumam kalau pria itu sangat aneh. Oh Soo menghela nafas lalu masuk.



Yoo Ri membawa makanan kucing hendak ditunjukkan ke Oh Soo. sejenak dia ragu haruskah dia memberitahunya makanan kucing? tapi.. bodoh amat lah dia kan cuma mau memberi tahu saja. Yoo Ri bergegas ke Cafe Tree.


Ga Na mengikuti Oh Soo masuk. Ga Na bertanya apakah Oh Soo sudah mengecek nya? tentang apakah 'selamat tinggal' atau 'selamat datang'?
Oh Soo salah tingkah malah mengalihkan pertanyaan apakah Hyung pernah memberi makanan kucing? Ga Na merasa aneh lalu menebak kalau wanita itu kan? wanita yang putus dengan pacarnya karena serbuk sarimu kau campur di kopinya..yang dicampakkan setelah minum..wanita yang menciummu..

Oh Soo terkejut menatap Ga Na. Ga Na malah senyum senyum gak jelas.



Flashback
Malam saat Yoo Ri mabuk mimisan lalu mencium Oh Soo, ternyata Ga Na mengintip keduanya dari luar jendela. Ga Na terkejut sekali dan langsung tertawa melihatnya.



Flashback End

Ga Na meminta maaf sambil terus menggoda Oh Soo. Oh Soo tak bisa menyembunyikan rasa malunya. lalu Ga Na menggoda Oh Soo kalau ciuman pertama Oh Soo sudah dicuri.

"siapa bilang itu ciuman pertamaku?"sangkal Oh Soo

Ga Na meledek Oh Soo yang sangat kelihatan kalau itu ciuman pertama Oh Soo. Oh Soo diam.
"kenapa? kau menikmatinya kan? mungkinkah dia datang kesini karena mabuk lalu menganggapmu sebagai mantan kekasih nya,tapi jika kau jatuh cinta padanya karena itu..berarti kau punya masalah serius, dia bahkan juga tidak secantik itu"kata Ga Na


"kau pikir aku gila,setelah diserang kenapa aku menyukainya? itu tidak menyenangkan, tidak nyaman biasa biasa saja, Puas!!!"tegas Oh Soo dengan keras karena kesal Ga Na terus meledeknya.

"tak udah segitunya..akan sangat aneh jika kau terlalu membencinya"ucap Ga Na yang langsung terkejut karena ternyata dibelakang mereka ada Yoo Ri.


Ga Na menyenggol nyenggol Oh Soo memberitahu keberadaan Yoo Ri. setelah Oh Soo menoleh Yoo Ri dengan ketus mengatakan kalau hanya ingin memberitahunya soal makanan kucing lalu bergegas kembali. Oh Soo sedikit panik. Ga Na berbisik ke Oh Soo apakah tadi dia mendengar banyak? dia tidak mendengar tentang serbuk sari kan? Oh Soo kesal langsung memukuli Ga Na dengan serbet. Ga Na menyuruh Oh Soo untuk segera mengejarnya.



Oh Soo benar mengejarnya. Oh Soo bertanya seberapa banyak Yoo Ri mendengarnya? Yoo Ri mengatakan kalau yang dia dengar adalah tidak enak dan tak nyaman setelah diserang. Oh Soo mencoba menjelaskan itu karena Hyung nya...


Yoo Ri langsung nerocos.
"aku minta maaf, aku memang biasanya mencium siapa saja saat aku mabuk,aku bahkan mencium tanah, kadang tempat sampah kadang lampu,aku tidak melakukan nya karena aku suka jadi jangan dibahas, anggap saja kecelakaan kecil, oh ya biasanya pelaku mengkompensasi korban kan ya, aku sudah melanggar hak mu, kau dicium oleh wanita yang tak kau kenal,jadi aku akan ganti rugi,jadi jangan laporkan aku karena tabrak lari, sekarang pikirkan bagaimana kau mau dikompensasi?"kata Yoo Ri panjang lebar tak memberi celah untuk Oh Soo.


"aku tidak perlu itu"ucap Oh Soo

"tapi aku perlu itu, aku benci berhutang budi pada orang lain, jadi aku mengimbangimu meski kau tak mau, jadi pikirkanlah"tegas Yoo Ri lalu pergi

Oh Soo menghela nafas lalu kembali ke Cafe.


Dirumah nya Yoo Ri mempersiapkan makanan lalu diwadahkan ke kotak. Yoo Ri ngedumel kenapa Oh Soo diam saja kalau selama ini membencinya.harusnya kan bilang. kesal Yoo Ri memecah apel langsung dengan tangan nya dan benar saja apel langsung terbelah.


masih kesal Yoo Ri berteriak membangunkan Soo Jung "si kunyuk itu belum bangun juga"gerutu Yoo lalu bergegas kekamar Soo JUng.
dikamar Soo jung. Yoo Ri menarik selimut Soo Jung hingga Soo jung terjatuh. Yoo Ri marah marah agar Soo JUng cepat bangun karena ibu sudah menunggunya.


'Rumah Tinggal Terpandu'
Yoo Ri dan Soo Jung sudah sampai ditempat ibunya tinggal (sekilas seperti rumah sakit). Yoo Ri mengingatkan adiknya untuk jangan bilang apa apa termasuk kalau dia sudah putus dengan MIn Ho. Soo JUng malah menggoda kakak nya apakah boleh bilang kalau kakak nya gagal dipromosikan? Yoo Ri mengancam apakah Soo Jung tak mau uang saku? Soo Jung langsung tersenyum mengunci mulutnya. dan satu lagi Yoo Ri meminta agar Soo Jung tak menangis saat pulang karena akan membuat ibu sedih. Soo JUng mengangguk tersenyum merangkul kakaknya.


Didalam Yoo Ri dan Soo JUng sudah bersama ibunya. mereka makan bersama dengan bekal yang dibawa Yoo Ri. Yoo Ri bertanya enak kan? ini sengaja membawa yang organik agar ibu bisa memakan nya. Ibu meminta lain kali yang berbumbu juga karena disini setiap hari makanan sehat jadi kenapa membawa yang ini juga?

"apakah ini tidak enak?"tanya Yoo Ri sambil mencicipi makanan yang dibawanya.

"sudah kubilang datanglah kesini membawa pizza"canda ibu membuat Soo Jung tersenyum kecil


lalu ibu merogoh kertas dari sakunya dan menyerahkan ke Yoo Ri. Yoo Ri bertanya apa ini? Ibu meminta setelah Yoo Ri menikah dengan Min Ho agar ibunya dipindah ke tempat itu. ibu sudah memeriksa ternyata tempat itu 2 kali lebih besar dari tempat ini dan harganya lebih terjangkau.

Yoo Ri tak mau tempat ini sudah jauh ibunya menginginkan lebih jauh, lagipula aku sudah dipromosikan dan dapat gaji besar jadi jangan khawatir. dan juga..aku tak akan menikah dengan MIn Ho. Ibu terkejut bertanya apakah kau putus dengan Min Ho? Yoo Ri hanya diam.


Soo JUng langsung merangkul ibunya berkata tidak mungkin mereka putus mereka saling mengenal satu sama lain jadi jangan khawatir.
Ibu tersenyum berharap Yoo Ri menikah dengan MIn Ho karena tak ada yang sebaik Min Ho. Min Ho mampu bertahan dengan kepribadianmu selama 3 tahun. tenang saja sebentar lagi Min Ho akan membuatmu dipanggil Nyonya. Soo Jung melirik kakak nya sambil memberi tanda 'OK'dengan jari nya. Yoo Ri melotot menyuruh Soo Jung diam.



Oh Soo sedang membersihkan meja Cafe yang diluar. kebetulan Yoo Ri lewat. Yoo Ri dengan ketus bertanya apakah Oh Soo sudah memikirkan tentang kompensasinya apa? Oh Soo menjawab nya tidak perlu. Yoo Ri tetap memaksa karena dia tidak nyaman.

"sudah kubilang aku baik baik saja, kenapa kau seperti ini"teriak Oh Soo

"terserah, aku sibuk..kuberi waktu sampai malam ini jadi cepat pikirkan"tegas Yoo Ri lalu bergegas pergi.


malam hari Yoo Ri memeriksa semua CCTV di kawasan nya dan memastikan lampu bekerja dengan baik.


Yoo Ri istirahat ngemil sambil melihat lihat hasil pemeriksaan nya tadi. tak sengaja dia tersedak langsung berlari ke Toko kecil membeli susu dan meminumnya. saat minum terlihat layar TV ditoko itu sedang menayangkan wawancara Oh Soo. Yoo Ri bergumam ternyata dia sangat sukses.



Hyo JIn datang ke Cafe Tree. saat masuk Oh Soo sedikit terkejut dengan kedatangan Hyo JIn.

"kau masih ingat aku?"tanya Hyo JIn tersenyum.

"Uhm..iya"jawab Oh Soo biasa saja sambil menuang kopi.

"ternyata cukup menyenangkan"ucap Hyo Jin

"aku pribadi merasa tersinggung karena kita bukan anak anak"

"aku juga agak merasa tersinggung karena kau tak memberiku kartu nama aku rasa kita sudah impas"

lalu Oh Soo bertanya bagaimana hyo JIn tahu dia disini? Hyo JIn menjawab kalau Oh Soo tahu ketua Dae Soo dari HYoSoo Group kan? dia adalah kakek nya. dan Hyo Jin mengatakan maksudnya datang kesini untuk menggantikan membuat proposal investasi.


kemudian Hyo JIn duduk mencium aroma kopi yang dibuat Oh Soo. Hyo Jin bertanya apakah ini Blue Montain? Oh Soo membenarkan walaupun itu tidak tumbuh dijamaika. Hyo JIn tersenyum mengatakan kalau sangat sulit mendapatkan kopi yang benar benar tumbuh dijamaika. Hyo JIn mengaku memiliki beberapa disuatu tempat apakah Oh Soo mau? tapi tak gratis. Oh Soo hanya diam lalu meletakkan kopi untuk Hyo Jin dan Hyo Jin meminum nya. Hyo JIn memuji rasanya lumayan enak.



Yoo Ri didepan Cafe Tree berjalan lirih sambil memegangi perutnya karena kebelet PUP. Yoo Ri sudah tak tahan lagi sampai berfikiran akan PUP di Cafe Tree. tapi Yoo Ri terus meyakinkan dirinya kalau sebentar lagi akan sampai rumah nya. YOo Ri mengeluh seharusnya tadi tak minum susu itu.


Oh Soo sedang berbincang sambil minum kopi dengan Hyo Jin. tiba tiba sosok Yoo Ri berlari kencang langsung masuk ke toilet. Oh Soo yang melihatnya hanya diam bingung, entah tahu itu Yoo Ri atau tidak.


sesaat kemudian Yoo Ri kebingungan didalam tak berani keluar. bahkan Yoo Ri berniat keluar lewat jendela tapi jendela terlalu kecil jadi tak muat. setelah lama berfikir akhirnya Yoo Ri memberanikan diri keluar.
tepat saat keluar Yoo Ri melihat Hyo JIn sedang membenarkan rambut Oh Soo mungkin ada kotoran dirambut Oh Soo. Yoo Ri melihatnya membatin:"itu pasti pacarnya"


Hyo JIn hendak pamit. Oh Soo melihat ada Yoo Ri. Yoo Ri mengatakan kalau datang ingin menanyakan tentang ganti rugi dan izin menggunakan toilet sebentar tapi karena ada tamu jadi nanti saja. Yoo Ri langsung keluar.



Hyo Jin pamit pulang. Oh Soo hanya mengangguk tapi Hyo JIn memberi isyarat agar mengantarnya kedepan.

didepan Oh Soo mengatakan hati hati pada Hyo Jin dan akan masuk. Hyo Jin yang masih akan membuka pintu mobil langsung dicopet tas oleh seorang pria. Oh Soo terkejut bertanya apakah Hyo Jin terluka. Hyo JIn tak apa apa. Yoo Ri yang belum jauh dari Cafe melihatnya langsung mengejar copet. Hyo JIn berkata kalau seharus nya gadis tadi perlu mengejarnya. Oh Soo langsung menyuruh Hyo Jin pulang dengan hati hati lalu ikut mengejar Yoo Ri.



Yoo Ri terus mengejar copet hingga jauh sekali. sampai copet menabrak wanita penjual. tapi copet masih bisa berlari dan Yoo Ri terus mengejarnya. Oh Soo yang tak tahu pergi kemana lari nya Yoo Ri bertanya kepada bibi penjual yang ditabrak tadi apakah melihat wanita mengejar pria. bibi menunjukkan kearah dimana Yoo Ri berlari.



Yoo Ri terus berlari sampai harus melewati gang gang kecil. akhirnya pencopet berhenti karena jalan sudah buntu. Yoo Ri dengan ngos ngosan bergumam kalau hari ini hari yang sial untuk pencopet karena mencopet didepan polisi. tapi ternyata jalan buntu itu adalah markas si pencopet. dan datanglah satu teman dari pencopet itu. pencopet satunya menyerang Yoo Ri dan menendang lengan Yoo Ri.


"kau memukulku duluan jadi jangan salahkan aku kalau aku membela diri"ucap Yoo Ri langsung menyerang pencopet.

walaupun mereka berdua tapi Yoo Ri sangat tangguh bahkan membanting pria itu dengan lihainya.



sesaa kemudian 2 pencopet sudah dibawa polisi dan dimasukkan kemobil. Oh Soo yang sedari tadi mencari cari Yoo Ri akhirnya menemukan Yoo Ri yang sedang menggerak gerakan lengan nya yang sakit. Oh Soo mendekati Yoo Ri.



sesaat kemudian keduanya sudah berjalan. keduanya hanya diam lalu Yoo Ri berhenti memberikan tas Hyo Jin pada Oh Soo.
"ini tas pacarmu,dengan ini aku sudah memberikan kompensasi kan?"ucap Yoo Ri menyodorkan tas. Oh Soo hanya diam menatap Yoo Ri. Yoo Ri bertanya apakah tidak cukup.



"sudah kubilang aku tidak perlu"

"tapi kau bilang kau tak nyaman jadi aku harus ganti rugi, kalau ini tidak cukup..ya sudah katakan berapa yang kau inginkan?"

Oh Soo mendekat satu langkah ke Yoo Ri membuat Yoo Ri sedikit mundur. lalu Oh Soo bertanya berapa harga ciuman Yoo Ri? Yoo Ri kebingungan dengan terbata bata menjawab 50 ribu Won.. 100 ribu Won. Oh Soo menatap Yoo Ri maju selangkah dan selangkah lagi membuat Yoo Ri canggung. Yoo Ri gugup bertanya apa yang kau mau?


Oh Soo mendekatkan wajahnya didepan Yoo Ri:"aku akan mengembalikan ciuman mu, itu cukup kan?"


dan oh Soo mulai meletakkan tangan nya dibelakang Yoo Ri. Yoo Ri terkejut panik langsung merem.



Bersambung Episode 5

Preview Episode 5

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...
EmoticonEmoticon