SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 5 PART 1

All Images By : OCN


Oh Soo mengantar Hyo Jin sampai didepan. Oh Soo mengatakan hati hati pada Hyo Jin dan akan masuk ke Cafe kembali. Hyo Jin yang masih akan membuka pintu mobil langsung dicopet tas nya oleh seorang pria. Oh Soo terkejut bertanya apakah Hyo Jin terluka. Hyo JIn tak apa apa. Yoo Ri yang belum jauh dari Cafe melihatnya langsung mengejar si copet. Hyo JIn berkata kalau seharus nya gadis tadi perlu mengejarnya. Oh Soo langsung menyuruh Hyo Jin pulang dengan hati hati lalu ikut mengejar Yoo Ri.





Yoo Ri terus mengejar copet hingga jauh sekali. sampai copet menabrak wanita penjual. tapi copet masih bisa berlari dan Yoo Ri terus mengejarnya. Oh Soo yang tak tahu pergi kemana lari nya Yoo Ri bertanya kepada bibi penjual yang ditabrak tadi apakah melihat wanita mengejar pria. bibi menunjukkan kearah dimana Yoo Ri berlari.


Yoo Ri terus berlari sampai harus melewati gang gang kecil. akhirnya pencopet berhenti karena jalan sudah buntu. Yoo Ri dengan ngos ngosan bergumam kalau hari ini hari yang sial untuk pencopet karena mencopet didepan polisi. tapi ternyata jalan buntu itu adalah markas si pencopet. dan datanglah satu teman dari pencopet itu. pencopet satunya menyerang Yoo Ri dan menendang lengan Yoo Ri.


"kau memukulku duluan jadi jangan salahkan aku kalau aku membela diri"ucap Yoo Ri langsung menyerang pencopet.

walaupun mereka berdua tapi Yoo Ri sangat tangguh bahkan membanting pria itu dengan lihainya.


sesaat kemudian 2 pencopet sudah dibawa polisi dan dimasukkan kemobil. Oh Soo yang sedari tadi mencari cari Yoo Ri akhirnya menemukan Yoo Ri yang sedang menggerak gerakan lengan nya yang sakit. Oh Soo mendekati Yoo Ri.

sesaat kemudian keduanya sudah berjalan. keduanya hanya diam lalu Yoo Ri berhenti memberikan tas Hyo Jin pada Oh Soo.
"ini tas pacarmu,dengan ini aku sudah memberikan kompensasi kan?"ucap Yoo Ri menyodorkan tas. Oh Soo hanya diam menatap Yoo Ri. Yoo Ri bertanya apakah tidak cukup.


"sudah kubilang aku tidak perlu"

"tapi kau bilang kau tak nyaman jadi aku harus ganti rugi, kalau ini tidak cukup..ya sudah katakan berapa yang kau inginkan?"

Oh Soo mendekat satu langkah ke Yoo Ri membuat Yoo Ri sedikit mundur. lalu Oh Soo bertanya berapa harga ciuman Yoo Ri? Yoo Ri kebingungan dengan terbata bata menjawab 50 ribu Won.. 100 ribu Won. Oh Soo menatap Yoo Ri maju selangkah dan selangkah lagi membuat Yoo Ri canggung. Yoo Ri gugup bertanya kau mau apa?



Oh Soo mendekatkan wajahnya didepan Yoo Ri:"aku akan mengembalikan ciuman mu, itu adil kan?"
dan oh Soo mulai meletakkan tangan nya dibelakang Yoo Ri. Yoo Ri terkejut panik langsung merem.
Oh Soo mengerutkan dahi merasa aneh melihat Yoo Ri merem sambil memonyongkan bibirnya.



"apa yang kau lakukan?"ucap Oh Soo membuat Yoo Ri langsung melek kaget

"apa kau ingin melakukan nya?"tanya Oh Soo lagi sedikit senyum



Yoo Ri masih diam tak mengerti dengan maksud Oh Soo. lalu Oh Soo memperjelas apakah Yoo Ri mau mencium nya?

Yoo Ri panik langsung mendorong Oh Soo sambil berkata:"tentu saja tidak apa aku gila?"

Oh Soo malah tersenyum sambil berlalu pergi mendahului Yoo Ri.


"apa ini? kau menertawaiku? aku tak mencoba mencium mu"gumam Yoo Ri mencoba menjelaskan tapi Oh Soo terus jalan sambil tersenyum.
Yoo Ri bergumam sendiri kenapa tadi mengerutkan bibirnya bikin malu saja.



lalu Yoo Ri mengejar Oh Soo dan jalan bareng. terlihat Yoo Ri lari larian jalan bareng Oh Soo. padahal Oh Soo cuma jalan santai tapi Yoo Ri salah tingkah sendiri.


Di depan toko Yoo Ri tanpa sengaja menemukan pot pohon kecil terguling. Yoo Ri mengeluh kasihan pada pohon yang terguling. bahkan Yoo Ri mengajak nya bicara siapa yang berani sekali menggulingkan nya? sekilas Oh Soo juga berhenti melihat Yoo Ri.


"siapa namamu?"tanya Yoo Ri kepohon. lalu Yoo Ri bertanya apakah Oh Soo tahu namanya? Oh Soo menjawab tidak.


lalu Yoo Ri menyirami pohon dengan air mineral agar tak mati. Yoo Ri juga mengalungkan syal nya kepohok kecil karena Yoo ri tak ingin pohon itu mati beku. sekilas Oh Soo tersenyum melihat nya.



sesaat kemudian Yoo Ri dan OH Soo sudah sampai didepan pagar rumah Yoo Ri. Yoo Ri memberikan tas Hyo JIn ke Oh Soo. Oh Soo tak mau karena dia benar benar tak apa apa. Yoo Ri merasa lega kalau Oh Soo sudah bilang seperti itu karena Yoo Ri sudah melakukan bagian nya.


Oh Soo malah tersenyum. Yoo Ri melihat senyuman Oh Soo jadi teringat saat Oh Soo mengatakan ingin mencium nya. Yoo Ri menepuk nepuk dada nya karena gugup sampai seperti sulit bernafas.



Oh Soo bertanya kenapa dengan Yoo Ri apakah Yoo Ri terluka? apakah Yoo Ri mau diantar kedokter? Yoo Ri mengatakan tak perlu dia tak terluka.
"apa kau harus menatap ku seperti itu?"tanya Yoo Ri

"aku? menatap seperti apa?"


"maksudku tatapan matamu, ahh terserah bagaimanapun juga hentikan hentikan dan pergilah"ucap Yoo Ri sambil merem lalu berlari masuk kerumah. Oh Soo mengerutkan dahinya tak mengerti apa maksud Yoo Ri.


Sampai dikamarnya Yoo Ri langsung merebahkan diri dikasur. saat menatap langit langit Yoo Ri masih saja terbayang wajah Oh Soo yang mengatakan akan mencium nya. Yoo Ri gemas sendiri membayangkan nya.



Sampai dirumah Oh Soo membongkar kotak obat. sesaat Ga Na keluar dari kamar dengan baju piyama nya. Oh Soo meminta Ga Na membantunya mencari antasida. dan setelah ketemu Ga Na bertanya apakah perut Oh Soo sakit? Oh Soo menjawab kalau perutnya agak mual.


Ga Na mengelus elus badan OH Soo kalau mual itu karena Oh Soo tak mau membagi makanan lezat padanya. dan Ga Na langsung mengunci leher Oh Soo dengan bercanda. Ga Na mengatakan itulah sebab nya pencernaan Oh Soo bisa terganggu. Oh Soo yang tak bisa gerak menggelitik Ga Na sampai ketawa ketawa geli.




lalu Oh Soo berdiri akan pergi kekamarnya. sebelum kekamar Oh Soo meminta Ga Na besok menjaga cafe karena besok ada rapat dikantor. Ga Na mengiyakan santai. beberapa detik kemudian Oh Soo berhenti lagi memanggil Hyung nya untuk mendekat. Ga Na benar mendekat. Oh Soo tak mengatakan apapaun hanya menatap serius pada Ga Na membuat Ga Na mengerutkan dahi merasa aneh.

"apa tatapan ku aneh?"tanya Oh Soo polos



Ga Na semakin aneh lalu menjawab "iya".

"aku serius"balas Oh Soo. lalu Oh Soo berusaha jinjit jinjit agar pandangan nya berada diatas Ga Na (mungkin karena Yoo Ri agak pendek Hihi).
Oh Soo meminta Ga Na melihat nya lagi, bagaimana? Ga Na bertanya apakah Oh Soo ingin jawaban sebagai orang asing atau saudaranya? Oh Soo menyuruh menjawab saja yang sejujurnya.

"kalau menurutku aku tidak suka dan sangat menggangguku, rasanya kau seperti merendahkan ku"kata Ga Na


Oh Soo langsung berhenti jinjit. Ga Na meperjelas lagi kalau itu berarti membuatnya merasa sangat tak penting dan menyedihkan. Oh Soo kesal langsung berjalann cepat menuju kamar nya. Ga Na tersenyum bergumam sendiri:"dia benar benar tak menyadarinya"


didalam kamar Oh Soo mengeluh kenapa perutnya jadi tak enak begini. lalu Oh Soo senyum senyum sendiri mengingat saat Yoo Ri memonyongkan bibir nya.


pagi nya JIn Woo dirumah nya baru selesai mandi dan langsung meng sms Yoo Ri mengajak nya bertemu jika ada waktu luang hari ini.


Jin Wo meletakkan ponsel nya dan baru beberapa detik sudah ada panggilan. Jin Wo bersemangat melihatnya tapi langsung kecewa karena dari sekretaris park. Jin Woo merejectnya. beberapa detik lagi langsung masuk pesan dari sekretaris park "aku menghubungi anda karena ada pertemuan keluarga besok, direktur menyuruh anda untuk datang"

Jin Woo sama sekali tak tertarik dan meletakkan kembali ponselnya dengan keras.


Yoo Ri dikamar nya masih tertidur. terdengar ada dering ponsel. dengan masih malas Yoo Ri mengambil ponselnya dimeja tapi ternyata bukan ponselnya.


YOo Ri langsung bangun dan ternyata ponsel Hyo Jin di tas Hyo Jin. Yoo Ri mengangkatnya. tanpa basa basi Hyo Jin langsung mengatakan kalau menelepon ingin mengambil tas nya. Yoo Ri yang masih mengantuk bilang untuk menunggunya sebentar.

"aku didepan cafe Tree, aku akan menunggumu"ucap Hyo Jin lalu menutup panggilan nya.


Hyo JIn dimobil ya mengingat kejadian semalam. saat Oh Soo buru buru hendak mengejar Yoo Ri dengan panik. Hyo Jin menahan nya karena kunci dan uang nya berada di tas nya jadi tak bisa pulang. Oh Soo langsung mengeluarkan dompet dan memberi nya uang 50 ribu Won. Hyo JIn merasa Oh Soo sangat peduli dengan Yoo Ri.



sesaat kemudian Yoo Ri menemui Hyo JIn didepan Cafe Tree. Hyo JIn memeriksa isi tas nya. Yoo Ri mengatakan kalau polisi sudah menangkap pencopet itu.

"baguslah, aku tak perlu membutuhkan mu untuk mendapatkan tas ku kembali"ucap Hyo JIn santai. Yoo Ri terdiam.

"ahhh uang tunai akan menjadi cara terbaik untuk mmebayarmu kan? aku rasa itu akan membuat kita berdua merasa nyaman"kata hyo Jin lagi.


dalam batin Yoo Ri:"kenapa dia".
lalu Yoo Ri menjelaskan dia tak apa apa dan Hyo JIn tak perlu membayarnya kareana Oh Soo sudah membayarnya lebih dari cukup kemarin jadi sepertinya sia sia saja datang jauh jauh. Yoo Ri juga mengatakan kalau dia dan Oh Soo sering bertemu jadi bisa menitipkan nya.

"aku pikir sudah selesai"ucap Yoo Ri sambil mengibaskan rambutnya lalu pergi. Hyo Jin menghela nafas sedikit kesal.


Saat Yoo Ri keluar bersamaan Ga Na masuk. Ga Na melihat ketegangan di wajah Hyo Jin. Ga Na menawarkan apakah Hyo JIn ingin memesan sesuatu yang dingin untuk mendinginkan ketegangan nya? Ga Na mengaku dia cucu pemilik Cafe ini. Hyo Jin menghela nafas tak mempercayai nya karena setau dia pemilik Cafe adalah Oh Soo.



Hyo Jin berlalu pergi begitu saja. Ga Na menggerutu kalau temperamen nya sangat buruk. dan Saat Hyo Jin masuk mobil. Ga Na langsung teriak teriak apakah itu mobilmu? berapa harga nya? kau cantik dan kaya. Hyo JIn sama sekali tak menghiraukan Ga Na.


Yoo Ri baru saja keluar dari rumah nya. hape nya bunyi ada sms dari Jin Woo yang bertanya apakah ada waktu luang hari ini. Yoo Ri masih membaca nya dan tiba tiba saja Jin Wo sudah ada disamping nya mengejutkan nya. Yoo Ri bertanya ada Jin Woo datang kemari? Jin Woo mengeluh kalau Yoo Ri tak membalas pesan nya jadi dia langsung datang kesini untuk menanyakan jawaban nya langsung. Yoo Ri meminta maaf karena dia baru saja melihat pesan nya dan juga baru akan membalasnya.



"lalu kau mau balas apa?"

"tentu saja aku bisa"tegas Yoo Ri

Jin Woo bertanya apakah Yoo Ri mau pergi kesuatu tempat? Yoo Ri menjawab kalau Jin Woo bisa menganggapnya kerja lembur. Jin Woo bingung apa maksudnya kerja lembur?

"Ya..aku harus menikah dan dipromosikan secepat mungkin"

"kulihat kau tak mungkin menikah dengan pakaian seperti ini?"

"Ya..mungkin itu akan lebih cepat bagiku untuk dipromosikan"

"jujur saja katakan padaku apakah aku menghalangi rencanamu?"Goda Jin Woo

"ahh tentu saja tidak, ayo kita pergi"jawab Yoo Ri tersenyum lalu mengajak Jin Woo segera pergi.


saat dijalan Jin Woo menggoda apakah bisa membawakan tas Yoo Ri karena terlihat imut dan lucu. Yoo Ri tersenyum seharusnya Jin Woo tak usah membawakan tas nya tapi menggendong nya saja sebagai gantinya. Jin Woo mencari cari apakah Yoo Ri ada pegangan nya agar bisa diangkat. Jin Woo memegang rambut Yoo Ri apakah bisa rambutnya sebagai pegangan?



saat Jin Woo dan Yoo Ri terlihat sangat akrab dan saling tersenyum tanpa sengaja Oh Soo lewat dengan mobil nya dibelakang. terlihat Oh Soo sedikit kesal. Oh Soo mengklakson Yoo Ri dan Jin Woo dengan keras. Yoo Ri yang melihatnya bergumam"sepertinya wanita itu mengadu padanya,dia benar benar..."
JIn Woo memperhatikan Yoo Ri yang mengomel. Jin Woo bertanya ada apa? Yoo Ri berkata tidak apa apa lalu mengajak Jin Woo segera pergi.



Jin Woo dan Yoo Ri bertemu dengan para ahjuma karena Yoo Ri ingin menggali informasi tentang kasus yang sedang diselidikinya. mereka bermain kartu. ahjuma yang satu melihat kartunya kalau hari ini adalah keberuntungan nya karena pasti akan menang. Yoo Ri melihat kartu ahjumma lalu memberi kode ke Jin Woo dan JIn Woo langsung mengeluarkan kartu yang mirip dengan si ahjumma. dengan begitu entah jin Woo yang kalah atau menang yang jelas mereka tertawa bersama.



diluar ruangan salah satu ahjumma memberi tahu gambar buronan tersangka kejahatan seksual. Yoo Ri bertanya ciri ciri jelas pelakunya selain berbau rokok dan tingginya 175 cm. si ahjumma menjelaskan selain ciri ciri yang dimaksud juga pernah mendengar suaranya saat tanpa sengaja bertabrakan terakhir kali.
sesaat Jin Woo datang. si bibi langsung pamit. Yoo Ri berterimakasih atas informasinya.



Jin Woo bertanya apakah Yoo Ri sudah mendapatkan informasinya? Yoo Ri mengangguk dan memuji kalau Jin Woo melakukan nya dengan baik tadi.

"aigoo...aku hampir saja memberi semua uang ku pada wanita itu"keluh Jin Woo

Yoo Ri mengajak Jin Woo makan dan setelah itu melakukan penyelidikan lagi disekitaran sini. "apa?"keluh Jin Woo lagi.


Oh Soo kembali ke Cafe. Dan sudah ada Ga Na sedang asyik main Game. Oh Soo bertanya apakah ada antasida? Ga Na menyuruh Oh Soo memeriksa dilemari. Ga Na bertanya apakah perut Oh Soo tak enak lagi?

"entahlah"jawab Oh Soo (ini pasti gara gara melihat Yoo Ri dan JIn Woo hihi)

Oh Soo yang kesal mencoba menyibukkan diri dengan laptop nya tapi tetap terbayang wajah Jin Woo yang tersenyum pada Yoo Ri. karena kesal Oh Soo mengetik laptopnya dengan keras dan kasar.kesal Oh Soo beranjak pergi pamit akan ke apotik. Ga Na mengiyakan saja.


Saat berjalan menuju apotik. Oh Soo melihat dari luar ada Yoo Ri disebuah minimarket. Oh Soo memutuskan untuk masuk. Yoo Ri yang juga melihat OH soo baru masuk hanya menatapnya canggung. begitupun juga Oh Soo.


 entah apa yang ada difikiran keduanya tiba tiba Jin Woo dari samping keluar membawa sejumlah belanjaan. Yoo Ri langsung tersenyum ngobrol bersama Jin Woo. Oh Soo langsung kekasir untuk membeli antasida.



Jin Woo hendak membayar. dan setelah mendapatkan antasida Oh Soo langsung bergegas keluar tapi sebelum keluar Oh Soo menatap Yoo Ri serius. seperginya Jin Woo, Yoo Ri bergumam kesal:"apa yang diadukan wanita itu? kenapa dia jadi seperti itu"



Di Cafe Ga Na membolak balikan paketan Oh Soo yang isinya kandang kucing. saat Oh Soo kembali Ga Na bertanya dengan penasaran apakah Oh Soo mau memelihara kucing?

"tidak, kenapa kau membuka paketan orang lain"ketus Oh Soo

"lalu untuk apa ini, kenapa kau memesan kandang kucing"tanya Ga Na


Oh Soo menegaskan kalau itu untuk kucing Liar. Ga Na semakin tak percaya lagi. lalu Ga Na mengambil makanan kucing. Ga Na bisa mengerti kalau makanan kucing bisa diberikan pada kucing tapi apakah Oh Soo harus membelikan rumah segala, nanti jadinya tak liar lagi karena memiliki rumah.

"kau pikir mereka mau berkeliaran tanpa punya rumah, itu karena mereka tak memiliki tempat berlindung jadinya mereka berkeliaran diluar sehingga disebut kucing liar, mereka bisa saja bertemu dengan orang jahat lalu disiksa dan dibunuh"bentak Oh Soo panjang lebar.


Ga Na melongo"baiklah baiklah.. tapi kenapa kau marah marah?"keluh Ga Na


"karena kau membuatku frustasi dengan pertanyaan bodohmu itu"bentak Oh Soo lagi lalu nyelonong ke mejanya. Ga Na melongo kenapa Oh Soo melakukan hal sekonyol ini. lalu Ga Na lebih tak percaya lagi melihat Oh Soo membeli banyak antasida. Ga Na bertanya apakah sebaiknya Oh Soo tak pergi kedokter saja. Oh Soo kesal dengan isyarat menyuruh Ga Na pergi saja.

"berani nya kau memperlakukan kakak mu seperti ini, baiklah aku akan pergi"omel Ga Na


sebelum pergi ponsel Ga Na berdering. dari Cherry. dengan nada manja Ga Na memuji suara Cherry hari ini manis sekali. Oh Soo mendengarnya kesal sendiri.


Lanjut Episode 5 Part 2

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 5 PART 1"

  1. Terimakasih sinopsisnya, cara penulisannya bagus dan mudah dimengerti, kalo boleh kasih koment juga dong di antara tulisannya dan diakhir. Semangat terus ya

    ReplyDelete
  2. Terimakasih untuk saran nya dan mungkin kedepan nya akan di kasih komentar.

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...