All Images By : OCN


Yoo Ri dan Oh Soo saling bertatapan.

"apakah kau tertarik padaku?"tanya Yoo Ri serius.

Oh Soo terdiam bingung hendak menjawab. sekilas Oh Soo melihat JIn Woo datang berdiri tak jauh dari mereka.
Oh Soo melihat Yoo Ri  terpancar aura merah di tubuh Yoo Ri itu menandakan sedang jatuh cinta (kalau tak salah).






Oh Soo langsung menjawab "Tidak.. aku tak tertarik padamu"

"begitu ya.. tentu saja aku tahu.."ucap Yoo Ri terbata dan sekilas berkaca kaca.

"kenapa kau tak khawatir dengan orang yang kau sukai saat ini"tegas Oh Soo

"kau membingungkanku jadinya aku salah faham"

"aku??? membingungkanmu? sepertinya kau yang salah faham"

"seperti yang sudah kukatakan bukan itu maksudku, kau membingungkan kenapa kau harus membuatku mengulanginya lagi"gerutu Yoo Ri



melihat perdebatan antara Yoo Ri dan Oh Soo, JIn Woo mendekat dan perlahan menatap Oh Soo. keduanya saling berpandangan. Oh Soo yang tak mau berlama lama langsung pergi meninggalkan Yoo Ri dan Jin Woo.



Yoo Ri masih terdiam. Jin Woo tersenyum kecil menatap Yoo Ri. untuk mencairkan suasana Jin Woo menanyakan mesin penjual kopi apakah rusak lagi? Yoo Ri menjawab tidak dan langsung mengajak Jin Woo untuk segera pergi. saat berjalan Jin Woo malah melangkah ke arah Cafe Tree.
Yoo Ri bingung Jin Woo mau kemana? Jin Woo mengatakan kalau ada yang ingin dibicarakan jadi harus ke Cafe dulu.


jelas Yoo Ri terkejut tak mau. Yoo Ri mengajak ada Cafe yang nyman diseberang sana. Jin Woo tak mau tau dan malah menarik Yoo Ri untuk masuk ke Cafe Tree.


sesaat kemudian Yoo Ri dan Jin Woo sudah duduk diCafe Tree. Oh Soo menyajikan kopi untuk keduanya. Yoo Ri bilang ke Jin Woo kalau dia tak bisa minum kopi. JIn Woo memesan lagi apakah ada minuman lain selain kopi. namun Oh Soo menjawab ketus kalau disini hanya menjual kopi. Jin Woo tersenyum. kemudian Oh Soo kembali ke mejanya.



JIn Woo terus menatap Yoo Ri sampai Yoo Ri salah tingkah bertanya apakah ada sesuatu diwajah nya. Jin Woo menjawab tidak. Yoo Ri tersenyum tipis.

"hari ini aku...datang karena ada sesuatu yang ingin ku katakan"ucap Jin Woo. sekilas Oh Soo juga mendengar nya.



"Ohhh.."balas Yoo Ri sedikit panik. Yoo Ri menebak pasti Jin Woo mau menembak nya karena tadi dikantor rekan kerja nya sudah meyakini kalau Jin Woo akan menyatakan perasaan nya.

Jin Woo menebak sepertinya Yoo Ri tahu apa yang ingin dikatakan nya jika melihat ekspresi Yoo Ri sekarang. YOo Ri langsung menjawab"tentu saja tidak"

"Ohh.. benarkah?? lalu aku akan memberitahumu sekarang juga"


Yoo Ri melotot panik sambil melirik Oh Soo, bahkan Yoo Ri hendak meminum kopi tapi diurungkan karena dia tak bisa meminum kopi. JIn Woo tersenyum melihat kepanikan Yoo Ri. akhirnya Yoo Ri berdiri mengajak Jin Woo untuk segera pergi.



sesaat keduanya sudah berjalan diluar. ternyata Jin Woo hendak mengatakan kalau dia mendengar dari Soo JUng,katanya Yoo Ri mau memasukkan ibunya ke rumah sakit Yeonhe? apakah benar? Yoo Ri membenarkan dan sudah mendaftarkan ibunya sekarang dalam daftar tunggu RS Yeonhe. Yoo Ri bertanya jadi ini yang akan dikatakan oleh Jin Wo? JIn Woo mengiyakan nya.


keduanya berjalan melewati toko tanaman yang kemarin malam dilewati nya bersama Oh Soo. Yoo Ri mencari cari pohon yang diberinya Syal kemarin. Yoo Ri bergumam apakah pemilik toko sudah membuangnya? Jin Woo yang bingung bertanya membuang apa?


"Oh.. kemarin ada pot disini,bahkan aku menyiraminya kemarin tapi aku tak melihatnya sekarang"keluh Yoo Ri.

lalu JIn Woo menunjuk setangkai bunga didalam. JIn Woo bertanya apakah Yoo Ri melihatnya dan Jin Woo merasa bunga itu sangat mirip dengan Yoo Ri. sontak Yoo Ri senyum senyum lalu dengan narsis nya bertanya apakah dirinya secantik bunga?

"Ya..kelopak bundarnya mengingatkanku pada wajahmu"balas JIn Woo bercanda.



Yoo Ri mendesis kesal. lalu Jin Woo masuk kedalam membeli bunga itu dan memberikan nya ke Yoo Ri. Yoo Ri sangat terkesan tapi Yoo Ri tak enak karena sudah memiliki banyak tanaman pot dirumah nya jadi Jin Woo jangan buang buang uang untuk ini.


Jin Woo tak masalah lalu melepas mantel nya dan memakaikan nya ke Yoo Ri. Yoo Ri bertanya bukankah JIn Woo kedinginan? dengan santai Jin Woo bercanda kalau dia terserang flu akan meminta pertanggung jawaban Yoo Ri. Yoo Ri hendak melepas mantel nya tapi JIn Woo melarang nya dan akan menjaga dirinya agar tak terserang flu. akhirnya Yoo Ri mau memakainya.


Oh Soo yang biasanya belum tutup. malam ini menutupnya lebih awal. Ga Na yang baru datang heran kenapa Oh Soo menutupnya? Oh Soo menjawab ketus kalau tak ada pelanggan. lalu Oh Soo melangkah pergi. Ga Na heran kenapa Oh Soo tak menaiki mobilnya? Oh Soo terus jalan dan Ga Na mengikutinya.


dijalanan Ga Na terus mengikuti Oh Soo dibelakang nya. sampai keduanya melihat diseberang jalan Yoo Ri sedang berjalan dengan Jin Woo. bahkan Yoo Ri memakai mantel Jin Woo.



Oh Soo terdiam kemudian menatap Ga Na dibelakang nya. Ga Na celingukan bergaya seakan tak melihat apapun. lalu Oh Soo melihat ada permainan peninju. Ga Na terus mengikuti Oh Soo.


Oh Soo menengadahkan tangan nya pada Ga Na meminta koin untuk bermain. dengan malas Ga Na memberikan sejumlah koin dan menuntut Oh Soo membayarnya kembali karena oh Soo tahu sendiri sekarang dia sudah tak punya uang lagi. Oh Soo mulai bermain dan langsung memukul permainan nya dengan keras.

"kau pikir kau akan menyelesaikan masalah jika sudah memukul sesuatu"tegas Ga Na.


Oh Soo malah memukul kembali dengan lebih keras lagi. Ga Na hanya bisa memperhatikan adiknya melampiaskan kekesalan nya pada permainan.


sampai dirumah Ga Na terus mengekori Oh Soo. Ga Na berkomentar kalau selama 5 tahun rekornya tak terpecahkan tapi kali ini Oh Soo memecahkan rekor nya karena memukul permainan dengan keras. tapi walaupun begitu Ga Na sangat bangga pada adiknya dan berharap adiknya akan melupakan semuanya lalu menyelesaikan semuanya menggunakan kepalan tangan nya. Ga Na terus mengekori OH soo bahkan sampai Oh Soo mengambil air mineral dikulkas lalu berbalik lagi.


 kesal Oh Soo menghentikan nya sampai Ga Na terdiam. Oh Soo melangkah kekamarnya. sementara Ga Na masih dengan gaya kungfunya. setelah Oh Soo masuk kamar Ga Na tersenyum lalu berkata:"ahhh kutu buku ku sekarang sudah tumbuh dewasa"



Yoo Ri sudah sampai dirumah dan terdengar Soo JUng sedang memutar musik sangat keras dikamarnya. Yoo Ri menggerutu agar Soo JUng mengecilkan volumenya kalau tidak Soo JUng akan diomeli lagi sama nenek yang tinggal dilantai bawah.


Yoo Ri masuk kekamar mandi dan langsung kesal karena melihat ada air hangat tergenang di bak mandinya. Yoo Ri meneriaki Soo Jung bukankah sudah bilang jangan mandi malam karena air hangat sangat mahal. lalu Yoo Ri menyentuh air hangat nya dan memutuskan untuk mandi saja agar airnya juga tak terbuang sia sia.

sesaat kemudian Yoo Ri sudah di bak mandi. dan terdengar ada pesan masuk dari rekan kerja nya yang menanyakan apakah Mr.88 nya sudah menyatakan cinta?


"ahh kau ini benar benar membodohiku"kesal Yoo Ri yang hanya membacanya lalu meletakkan kembali ponselnya.

sambil menyeka tubuhnya Yoo Ri teringat akan Oh Soo yang mengatakan kalau tak tertarik dengan Yoo Ri. Yoo Ri bertambah kesal karena nya. Yoo Ri berusaha melupakan wajah Oh Soo yang mengesalkan itu tapi lagi lagi bayangan Oh Soo tetap terlintas. Yoo Ri kesal sekali.


Oh Soo dikamarnya sedang melihati pohon yang kemarin terguling didepan toko tanaman. ternyata Oh Soo yang membawanya pulang lengkap dengan syal Yoo Ri. Oh Soo mengeluh kenapa semakin layu. lalu Oh Soo memegang tangkainya dan tak sengaja malah patah. Oh Soo panik berusaha menjilatnya lalu merekatkan nya (haha emang bisa ya bang..).



panik Oh Soo mengambil semprotan lalu menyemprot pohon nya. Oh Soo bergumam:"minumlah dan tumbuh menjadi besar ok"
tanpa disadari ternyata ucapan nya sama dengan apa yang diucapkan Yoo Ri saat menyirami pohon itu. Oh Soo langsung senyum senyum tak jelas sambil melihati pohon itu.



Dikantornya Oh Soo sedang bertelepon membicarakan bisnis. terlihat CEO Nam sedang menunggu didepan nya dengan antusias. setelah selesai menelepon CEO Nam bertanya apa yang dikatakan mereka? apakah mereka mau mengadakan pertemuan?



Oh Soo menjawab kalau mereka akan datang ke korea. Sontak CEO Nam langsung jingkrak jingkrak kesenangan. CEO Nam tak menyangka setelah menandatangani kontrak dengan jerman sekarang akan menandatangani dengan jepang juga. ini luar biasa.

CEO Nam:"apa yang harus kita lakukan? apakah kita membeli sebuah bangunan atau kita melakukan perjalanan dulu, kita tidak pernah melakukan apapun selain bekerja"

"kau harus bersiap siap untuk melakukan perjalan bisnis ke jerman nanti"tegas Oh Soo.


CEO Nam dengan perlahan memijat pundak Oh Soo dan membujuknya agar pergi ke jerman bersama sama. OH Soo bertanya kenapa dia harus ke jerman itu kan pekerjaan CEO Nam?

"Hei.. tidak ada yang namanya pekerjaan ku pekerjaanmu disini, yang ada hanya pekerjaan kita, Direktur Han bilang kita harus membawanya, aku tahu ini penting tapi perusahaan Direktur Han berinvestasi besar pada perusahaan kita tapi.."ucap CEO Nam sedikit tak enak untuk melanjutkan.

"wanita(Hyo Jin) itu juga ikut.."tebak Oh Soo.


Oh Soo dengan malas mengatakan tak akan ikut. CEO Nam memijat Oh Soo lagi membujuknya agar ikut. tiba tiba Ga Na datang. Oh Soo yang masih dipijat bertanya kenapa Hyung nya datang? Ga Na menjawab kalau kesini bukan mencari Oh Soo tapi... Ga Na langsung nimbrung memijat CEO Nam.

sambil memijat CEO Nam, Ga Na merengek apakah CEO Nam mau pergi berkencan buta jika ada waktu luang?



"apa yang kau bicarakan"bentak CEO Nam.

"ayolah.."rengek Ga Na sambil terus memijat

sementara CEO Nam yang juga memijat Oh Soo terus membujuk Oh Soo "ayolah Oh Soo.." (Hadehhh sumpah ngakak bagian ini)


sesaat kemudian Ga Na dan CEO Nam sudah berada didepan sebuah gedung. seperti nya sudah hal yang biasa Ga Na menyuruh CEO Nam kencan buta.
CEO Nam:"jadi kali ini wanita yang ingin kau putuskan adalah seorang dokter hewan?"

"Bukan begitu tapi karena dia aku jadi tak bisa keluar malam dan mungkin dia juga bosan dengan gaya hidupnya jadi aku ingin membantunya"jelas Ga Na sambil melirik CEO Nam

"jadi maksudmu aku tak menggantikan mu tapi aku yang berkencan?"tanya CEo Nam.Ga Na langsung mengiyakan dengan gaya konyol.



YOo Ri sedang bertugas dengan polisi shin. sesaat mereka istirahat di sebelah mesin penjual kopi. Polisi Shin mengambilkan kopi untuk Yoo Ri.
saat minum tanpa sengaja Yoo Ri melihat Oh Soo baru datang hendak masuk ke Cafe. Yoo Ri teringat kaetika bertanya apakah Oh Soo tertarik padanya. sontak Yoo Ri langsung sembunyi dibalik mobil dinas nya.



Polisi Shin mengejar Yoo Ri bertanya ada apa Sunbaenim? Yoo Ri mengepalkan tangan pada Polisi Shin agar menjauh tapi Polisi Shin malah melihat ke arah Oh Soo. POlisi Shin tertawa.
Oh Soo yang melihat Yoo Ri bersembunyi bergumam sambil tersenyum:"kenapa dia?" lalu masuk. Yoo Ri kesal sendiri karena sangat malu.



Ga Na membawa keluar wanita yang akan dikenalkan pada CEO Nam. dan ternyata wanita itu Cherry.
CEO Nam yang baru berbalik seolah terpesona melihat nya begitu juga Chery. Ga Na hendak mengenalkan satu sama lain tapi Cherry sudah menyapa CEO Nam lebih dulu.

"Lama tak berjumpa Guru"ucap Cherry tersenyum. Ga Na terkejut apakah kalian sudah saling mengenal.


Flashback
dulu CEO Nam adalah guru les Cherry saat SMA. saat mengajar dirumah Cherry justru Cherry yang menjelaskan soal pelajaran pada CEO Nam.
Cherry dengan centil bertanya apakah kau yakin kuliah di jurusan teknik di universitas papan atas?

"tentu saja"jawab CEO Nam lalu mengambil ID mahawasiswa nya akan ditunjukkan pada Chery. tapi Cherry langsung mendekatkan wajah nya ke CEO Nam dengan bertanya:"jadi katakan saja GUru, sebenarnya kau menyukaiku kan? karena itulah semua jawaban mu salah dan kau gugup kan?"



Cherry terus menatap CEO Nam lalu mendekatinya sambil terus memberondong pertanyaan apakah GUru menyukainya? akhirnya CEO Nam langsung kabur.

Flashback ENd

CEO Nam dan Cherry saling tersenyum namun perlahan senyum Cherry menghilang. dan Cherry langsung pergi begitu saja. CEo Nam berusaha memanggilnya tapi tak dihiraukan sama sekali.akhirnya CEO Nam mengejarnya. Ga Na hanya melongo aneh melihatnya.



Seorang wanita penjaga minimarket memiliki putra namanya Joon Young. wanita itu sepertinya single parent jadi kadang kala harus membawa serta anak nya. saat ini anak nya sedang bersama ibunya di minimarket. ibu Joon Young memberi Joon Young uang untuk bekal Joon Young kerumah bibinya. sebelum pergi ibu Joon Young memastikan apakah anak nya hafal alamatnya? Joon Young mengucapkan alamatnya dengan lancar. bahkan joon Young juga menghafal nomor ibunya. Ibu Joon Young mengelus rambut Joon Young dengan manja memuji anak nya sangat pintar.


bersamaan Oh Soo sedang belanja di minimarket itu. Oh Soo mendengar saat ibu Joon Young mengingatkan anak nya tujuan nya di smile Ddobokki.
dan setelah sampai harus segera meminta bibi memberinya sup dan nanti kalau bos nya sudah datang akan segera menelepon Joon Young. Joon Young mengerti lalu keluar minimarket.


Oh Soo membayar dan nampak khawatir dengan Joon Young.


akhirnya Oh Soo mengikuti kemanapun langkah Joon Young dibelakang nya.
ketika sudah sampai di smile Ddoboki Joon Young enggan masuk dan akhirnya memilih jalan lurus. Oh Soo merasa heran dan melihat aura hitam ditubuh Joon Young. akhirnya Oh Soo memutuskan untuk terus mengikuti langkah Joon YOung.



Joon Young pergi ke taman. disana Joon Young naik jungkit jungkitan tapi dia hanya diam sambil melihati anak anak seusianya yang bermain bersama ayah ayah nya. Oh Soo terus memperhatikan Joon Young.



Yoo Ri baru sampai dikantor. para rekan kerja Yoo Ri menyambutnya dengan berterimakasih sarapan nya. Yoo Ri bingung dan saat ke mejanya sudah terdapat kotak makanan dan surat diatasnya. Yoo Ri membacanya 'pastikan kau makan dan berenergi untuk bekerja keras'. Yoo Ri tersenyum dan sudah tahu itu dari JIn Woo.



Polisi Shin ikut nimbrung apakah itu dari pacar Sunbaenim? Yoo Ri menjawab kalau ini dari teman nya. Polisi Shin tak percaya mana mungkin bukan pacar memberi banyak makanan bahkan ke semua orang. Yoo Ri kesal melarang Polisi Shin untuk makan.

Yoo Ri membuka makanan dan sangat terkesan dengan isinya.



JIn Woo yang sedang berjalan dihalaman sekolah mendapat pesan dari Yoo Ri dengan gambarnya sedang memakan makanan dari Jin Woo.
'makanan nya sangat enak, terimakasih banyak' .


Jin Woo tersenyum membacanya. namun sesaat kemudian Yoo Ri mengiriminya pesan lagi 'kenapa kau menyia nyiakan banyak uang untuk seperti ini, jika kau melakukan lagi aku akan memarahimu'. Jin Woo malah tersenyum membacanya.


Oh Soo terus mengikuti Joon Young. kali ini Joon Young hendak menyeberang jalan. Oh Soo mendekati Joon Young menyapanya dengan ramah kalau jalan ini bukan jalan yang benar. lalu Oh Soo menggandeng tangan Joon Young mengatakan akan mengantar nya ke jalan yang benar. Joon Young tak mau hendak melepaskan genggaman nya tapi Oh Soo berkata akan mengantarnya. dan itu membuat Joon Young ketakutan. Joon Young langsung berlari kencang menjauh dari Oh Soo.



tentu saja Oh Soo semakin panik karena Joon Young harus pulang dan takut tersesat. Oh Soo terus mengejarnya tapi Joon Young juga tak kalah kencang larinya. Oh Soo meneriakinya kalau salah jalan tapi JOon Young tak mendengarnya dan malah berlari menyeberang jalan disaat jalan ramai. Oh Soo terhenti dipinggir jalan dan melihat Joon Young masuk ke kantor polisi.



dikantor polisi Joon Young sudah berada didepan Yoo Ri dan polisi Shin. Joon Young menceritakan tentang ketakutaan nya pada seseorang yang hendak membawanya. Yoo Ri dan polisi Shin menenangkan Joon Young kalau Joon Youn sudah aman. Yoo Ri bertanya siapa nama anak itu?

"Joon Young namaku Go Joon Young, umurku 6 tahun lahir ditahun ular"jawab Joon Young.


Yoo Ri dan polisi Shin tepuk tangan memuji Joon Young anak pintar. lalu Yoo Ri bertanya dimana Jon Young tinggal? berapa nomor telepon ayah atau ibunya? Joon Young hanya diam. lalu Yoo Ri dengan bahasa anak nya menenangkan kalau Joon Young tak akan apa apa. Polisi Shin memberi kode ke Yoo Ri kalau celana Joon Young basah karena ngompol. Joon Young mengaku sangat takut pada pria tadi jadi dia pipis dicelana saat berlari kekantor polisi. Yoo Ri menenangkan kalau itu tidak apa apa karena dulu dia juga sering pipis dicelana saat seusia Joon Young. Joon Young tersenyum.



lalu Yoo Ri mengajak Polisi Shin sedikit menjauh. Yoo Ri memerintah Polisi Shin menyelidiki apakah ada berita anak hilang atau tidak sementara dia akan mengajak Joon Young membeli celana baru dan pulang. polisi Shin siap.


Oh Soo masih diseberang jalan dan melihat ada Yoo Ri menggandeng Joon Young yang menggunakan kain seperti rok. Oh Soo mengikutinya.



di toko pakaian Yoo Ri sengaja memilihkan Joon Young celana yang harganya sedikit terjangkau. tapi Joon Young malah memilih jaket yang dipasang di maneukin. Yoo Ri berusaha meyakinkan agar Joon Young memilih celana pilihannya.


saat sedang memilih Joon Young ketakutan karena melihat Oh Soo diluar kaca sedang melihatnya. Joon Young bersembunyi dibelakang Yoo Ri lalu menunjuk Oh Soo dan menyebutnya orang jahat itu. Oh Soo masuk kedalam.

Joon Young menakuti Oh Soo kalau wanita disamping nya ini petugas polisi. Oh Soo menatap Yoo Ri.

Yoo Ri:"apa yang kau lakukan? dia mengira kau seorang penculik?"

"penculik?"ucap Oh Soo terkejut



lalu Yoo Ri menjelaskan ke joon Young kalau pria itu bukan penculik tapi memang pria itu memiliki bakat membuat orang salah faham. tapi dia bukan orang jahat kok. lalu Oh Soo menjelaskan bukankah tadi bertemu di toko. Joon Young menjawab kalau kata ibunya juga banyak orang jahat yang datang ke toko. Yoo Ri tersenyum kecil.


Oh Soo memperjelas lagi kalau dia bukan orang seperti itu. Joon Young tak percaya dengan mensedekapkan tangan nya. Yoo Ri juga ikut mensedekapkan tangan nya seperti melawan Oh Soo.


Tak mau kalah Oh Soo langsung menawari Joon Young membeli baju yang dimaneukin "bukan kah tadi Joon Young menginginkanya". JOon Young langsung ikut saja dengan oh Soo.


sesaat kemudian Joon Young sudah mencoba pakaian nya didepan cermin. Yoo Ri beralasan kalau bukan nya tak mau menghabiskan uang nya untuk membeli jaket itu tapi Yoo Ri merasa celana pilihan nya cukup bagus dan harganya terjangkau. Oh Soo hanya tersenyum.

penjaga toko memuji putra mereka berdua terlihat tampan memakai jaket pilihanya. Yoo Ri segera menyangkal nya kalau mereka tak ada hubungan. terlihat sedikit kekecewaan di wajah Oh Soo. lalu Yoo Ri memberikan celana pada penjaga toko untuk dibayarnya. Oh Soo melarang nya karena dia yang akan membayar dan biarkan anak kecil memilih pilihan nya sendiri.


sesaat kemudian Oh Soo dan Yoo Ri mengantar Joon Young ke Minimarket ditempat ibunya bekerja. ibu Joon Young sedikit memarahi Joon Young bukankah tadi menyuruh nya ke tempat bibinya karena takut pada Bos dan sekarang Bos akan segera datang.lalu ibu Joon Young menyuruh Joon Young ketempat bibi nya lagi.


Yoo Ri menghentikan Ibu Joon Young. Yoo Ri meminta ibu Joon Young mempercayakan Joon Young padanya dia akan mengantarnya dan ketika Bos nya datang ibu Joon Young bisa menghubunginya.

ibu Joon Young tak enak tapi Joon Young malah berlari kearah Oh Soo dan menggenggam tangan Oh Soo. Yoo Ri bilang tak apa apa karena Joon Young sangat dewasa dari anak seusinya "benarkan?"tanya Yoo Ri ke Oh Soo.


Oh Soo mengiyakan. JOon Young malah langsung naik kegendongan Oh Soo. Yoo Ri meyakinkan Ibu Joon Young kalau akan menjaga dan mengawasinya dan lagi ada pembeli masuk ke minimarket. Yoo Ri menyuruh Ibu Joon Young segera masuk. Ibu Joon Young mengangguk sangat berterimakasih lalu masuk.


seperginya Ibu JOon Young, Yoo Ri mencoba membujuk Joon Young apakah ingin pergi dengan nya membaca ke perpustakaan? Joon Young menjawab kalau sudah sangat sering membaca buku jadi bosan. Yoo Ri dan Oh Soo tersenyum mendengarnya.


lalu Yoo Ri menyuruh Joon Young turun segera karena ahjussi ini sangat sibuk dia mau bekerja. Joon Young malah membisiki Oh Soo.
Yoo Ri bertanya apa yang dikatakannya?

Oh Soo tersenyum mengatakan kalau Joon Young ingin Yoo Ri yang pergi menggantikan pekerjaan nya.



"ahhh..biarkan ahjussi ini pergi dan kita akan bersenang senang hanya kita berdua"ucap Yoo Ri

Joon Young membisiki Oh Soo lagi. Yoo Ri bertanya apa yang dikatakan nya kali ini.

"dia ingin kita bertiga main bersama"jawab Oh Soo.



Lanjut Part 2

3 komentar

Ya ampun so sweet banget sih, yang baca sampai diabetes... 😍😍😍

Aku tunggu kelanjutan y 😊😊

Senyum senyam gaje aku sekarang liat oh soo sama yeo ri

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...
EmoticonEmoticon