All Images By : OCN


Yoo Ri berlari menuju kamar ibunya. Ibu nya sudah terbaring tertidur. Yoo Ri bertanya pada perawat apakah ibunya baik baik saja? Perawat menjelaskan kalau kondisi ibu Yoo Ri sangat lemah. lalu Yoo Ri bertanya lagi apakah Ibunya pergi kesuatu tempat? Perawat tak tahu tapi kata dari perawat yang menjaga nya mengatakan kalau Ibu Yoo Ri katanya hendak menemui menantunya.



Yoo Ri terdiam memelas menatap ibunya. Yoo Ri menunggui ibunya hingga larut tapi ibunya masih tertidur. Yoo Ri menangis disamping ibu nya.


lalu Yoo Ri memutuskan untuk keluar sebentar dan ketika keluar langsung terkejut karena melihat Oh Soo menunggu nya diluar ruangan.
Yoo Ri bertanya kau belum pulang? Oh Soo balik bertanya bagaimana keadaan ibu Yoo Ri? Yoo Ri menjawab Ibunya sudah stabil.

"syukurlah"balas Oh Soo.



Yoo Ri mengantar OH Soo kedepan rumah sakit. Oh Soo bertanya apakah Yoo Ri baik baik saja? Yoo Ri mengiyakan karena dia harus baik baik saja agar bisa menjaga ibunya. Yoo Ri berterimakasih dan akan membayarnya apapun itu setelah sampai diseoul nanti. Oh Soo menjawab nya tidak perlu. Yoo Ri tetap akan membalasnya nanti.


lalu Yoo Ri mengatakan akan mencari bubur untuk ibunya. sebelum pergi Yoo Ri mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa. Oh Soo mengangguk lalu masuk mobil nya. Oh Soo menatap punggung Yoo Ri yang berjalan didepan nya dan Oh Soo nampak memikirkan sesuatu hingga kemudian dia  melajukan mobilnya.



dijalan Yoo Ri berjalan sambil melamun dan tak terasa sudah sampai di depan toko bubur tapi sayang sekali sudah tutup.


sementara Oh Soo yang mengikuti Yoo Ri ke toko bubur, bukan nya pulang ke Seoul dia malah membalikkan arah mobil nya dan masuk ke toko bubur yang masih buka.


Yoo Ri duduk diluar sendirian kedinginan. Oh Soo menghampirinya mengatakan kalau ini bukan toko bubur. Yoo Ri terdiam. lalu Oh Soo mengatakan kalau toko bubur dilingkungan ini sudah tutup dan dia berhasil mendapatkan bubur tapi tak tahu enak apa tidak.



Yoo Ri menatap Oh Soo penuh arti. lalu Oh Soo mengajak nya masuk karena diluar dingin.


Di Cafe keduanya minum teh. sekilas Yoo Ri melihat keluar jendela. Yoo Ri terlihat sedih melihat ada anak gadis yang sedang berjalan dengan ayah nya. Oh Soo juga melihat nya. lalu Oh Soo bertanya kenapa Ibu Yoo Ri pingsan tiba tiba?


"ini salahku hari ini membuatnya pingsan dan dia sudah sakit sejak lama"jawab Yoo Ri sedih lalu meminum teh nya.

Oh Soo hanya bisa diam mendengarnya. lalu Yoo Ri menceritakan kalau ayah nya dulu adalah perwira polisi juga.
Yoo Ri:"saat itu hari ulang tahun ku, dia akan berjanji datang untuk memotong kue bersamaku tapi dia malah bilang tak bisa datang, aku bilang padanya jika aku dilahirkan kembali aku tidak mau dilahirkan jadi putrinya lagi, aku tidak tahu kenapa aku bertindak seperti itu dihari itu"cerita Yoo Ri berkaca kaca


Flashback

ayah Yoo Ri ke toko kue untuk mencarikan kue untuk Yoo Ri.


saat dijalan ayah Yoo Ri melihat sekelompok anak sedang mengeroyok seseorang. sejenak ayah Yoo Ri berfikir apakah dia akan menolong pria yang dikeroyok atau pulang karena nanti bisa saja terlambat. tapi karena dia seorang polisi dia akhirnya melerai pengeroyokan. tapi saat berada dikejadian justru ayah Yoo Ri yang terkena pukulan hingga membuatnya terbentur ke tiang dan membuat nya ambruk. semua pelaku pengeroyokan langsung berlari ketakutan bahkan orang yang dikeroyok pun ikut berlari karena takut.



Flashback End

"jika ayahku berada dikantor polisi saat itu, dan jika ayah ku tak melewati jalan itu maka dia akan bersamaku sekarang bersama ibu dan Soo JUng juga, apa kau tahu apa kata kata terakhir ayahku 'tidak ada yang terluka' meskipun dia seperti itu karena orang orang itu, meskipun orang yang ayahku selamatkan lari ketakutan, kenapa dia tidak mengkhawatirkan nya"kata Yoo Ri sedih dan tanpa disadari sampai meneteskan air mata.



Oh Soo menatap Yoo Ri diam. lalu Yoo Ri tersenyum karena tak seharusnya dia menceritakan ini pada Oh Soo. Oh Soo mengatakan kalau akhirnya dia tahu kenapa Yoo Ri sangat empatik pada orang pada kucing liar, dan bahkan pada tanaman pot yang jatuh dijalan "kau menjalani kehidupan mu dengan melindungi harapan terakhirnya dan membuatmu menjadi petugas polisi juga, jika itu aku, aku akan merasa bersalah dan penuh kebencian, ketika aku menjalani kehidupan ku, kau luar biasa Seo Yoo Ri ssi"


Yoo Ri tersenyum dengan berkaca kaca. Yoo Ri mengatakan sebelum nya tak pernah mengatakan ini pada siapapun. dan sekarang dia bertanya tanya kenapa menceritakan nya tapi Yoo Ri mengucapkan terimakasih karena "hari ini kau membuatku lebih baik"tegas Yoo Ri. Oh Soo tersenyum mendengar nya.



sesaat kemudian Yoo Ri sudah kembali ke ruangan ibunya dengan membawa bubur dari Oh Soo.


Paginya Oh Soo tertidur di bangku depan ruangan ibu Yoo Ri. dan terlihat sudah ada nenek nenek yang sengaja iseng menggambar Love dipipi Oh Soo. lalu perawat memanggil nenek itu untuk makan.


bersamaan Ibu Yoo Ri sedang keluar untuk mengambil air minum. Ibu Yoo Ri melihat ada Oh Soo sedang teridur di kursi. Ibu Yoo Ri bertanya tanya kenapa anak muda ini tidur disini? lalu ibu Yoo Ri membangunkan Oh Soo karena disini sangat dingin.



perlahan Oh Soo membuka matanya dan sedikit agak bingung. melihat ibu Yoo Ri Oh Soo langsung bertanya bagaimana keadaan Ibu Yoo Ri apakah sudah baikan? jelas ibu Yoo Ri bingung bertanya "kamu siapa?"

dengan canggung juga Oh Soo menjawab "aku teman Seo Yoo Ri Ssi..ahh bukan teman tepatnya tapi...aku hanya orang yang tinggal dilingkungan nya"jawab Oh Soo lalu mengangguk menyapa ibu Yoo Ri. Ibu Yoo Ri mengangguk balik.



lalu Oh Soo melihat ibu Yoo Ri membawa botol air kosong dan Oh Soo langsung meminta nya agar dia saja yang mengambilkan air. Ibu Yoo Ri terbengong namun juga tersenyum. sambil jalan Oh Soo memegangi lengan nya yang sakit karena tertidur di kursi semalaman.



Sesaat kemudian Oh Soo menuangkan air minum ke gelas ibu Yoo Ri didalam dan masih dengan pipi bergambar Love. Ibu Yoo Ri berterimakasih.


dan sekilas Oh Soo melihat ibu Yoo Ri menggerak gerakkan pergelangan tangan nya. suasana sangat canggung dan tiba tiba tangan Yoo Ri mengepal ke atas sambil berteriak:"bajingan jahat"


Oh Soo terkejut sekaligus tersenyum mendengar nya. ternyata dari tadi Yoo Ri tidur disamping ranjang ibunya dan barusan mengigau tentang Min Hoo.


Ibu Yoo Ri yang sedikit malu membangun kan putrinya. Ibu Yoo Ri terus melirik Oh Soo karena Yoo Ri sangat sulit dibangunkan. dan ketika sedikit lebih keras akhirnya Yoo Ri terbangun. Yoo Ri langsung panik menanyai ibu nya apakah baik baik saja? kenapa ibu menemui baj*ngan itu? padahal Yoo Ri berencana akan memberi tahu ibunya minggu depan.


Ibu mengeluh kenapa tak segera memberitahunya. sambil tersenyum ibu Yoo Ri mengatakan "karenamu aku jauh jauh datang ke seoul dan menghirup udara tercemar, kau yang salah kenapa kau yang marah"keluh ibu Yoo Ri senyum senyum melirik Oh Soo.


"aku punya pacar baru yang lebih tampan, dan memiliki kepribadian jauh lebih baik dan jauh lebih pintar darinya jadi jangan khawatirkan aku Ok"tegas Yoo Ri yang belum mengetahui ada Oh Soo dibelakang nya. Ibu Yoo Ri langsung tersenyum menatap Oh Soo. Yoo Ri bingung kenapa ibu nya melirik kesana. dan akhirnya Yoo Ri terkejut melihat Oh Soo sedang duduk dibelakang nya dengan pipi bertanda Love lagi hahaha.



"jadi kamu bertemu dengan nya dilingkungan tempat tinggalmu"tanya Ibu Yoo Ri yang mengira Oh Soo adalah pacar Yoo Ri.

Yoo Ri yang terkejut bertanya apa itu dipipimu? Oh Soo bingung meraba pipinya.



karena tak kunjung tahu akhirnya Ibu Yoo Ri membantu mengelap pipi Oh Soo. Ibu Yoo Ri menceritakan mungkin nenek yang dirawat disini dengan iseng menggambari pipi Oh Soo karena nenek itu selalu mengisengi seseorang yang dianggapnya menarik. dulu saat ibu Yoo Ri pertama datang kesini nenek berkali kali menggambari nya tapi aneh nya kedua anak nya sama sekali tak ada yang digambari oleh nenek. Yoo Ri kesal menyindir ibunya kalau anaknya sekarang ada disamping nya.


lalu Oh Soo bertanya apakah Ibu Yoo Ri pergelangan nya sakit? Oh Soo melihatnya saat minum tadi dan kemungkinan terkilir. Yoo Ri langsung panik memegang tangan ibu nya dan menggoyang goyangkan nya. Oh Soo menebak mungkin Ibu Yoo Ri terluka saat pingsan dan sebaik nya segera di rontgen kalau tidak akan semakin memburuk.

"benar ibu..ayo kita periksa, dia ini bukan dokter tapi dia sangat profesional bahkan dia merawat pergelangan kaki ku"ucap Yoo Ri


lalu Yoo Ri mengajak Ibunya segera periksa. Ibu Yoo Ri pamit ke Oh Soo dia akan segera kembali. seperginya Yoo Ri dan Ibunya Oh Soo senyum senyum sendiri.


Oh Soo menelepon Ga Na mengabarkan kalau ibu teman nya sakit jadi dia mengantar nya kerumah sakit. Ga Na yang masih tidur dikamar bingung kenapa Oh Soo menelepon nya? Oh Soo meminta tolong agar Ga Na mengatakan pada kakek nya karena kakek tak mengangkat telepon nya.



"kau sedang bersama wanita kan?"tebak Ga Na

"wanita apa? apa maksudmu seorang wanita?"teriak Oh Soo salah tingkah.

"bukan.. maksudku kau berbohong iya kan? pertama kau tak punya teman, benar kan? kedua Ok katakan lah kau punya teman tapi apa? kau bersama teman mu karena ibunya sakit, kau.. sejak kapan kau menjadi type orang yang melakukan hal seperti itu, aku akan memberi tahu kakek Oh Soo telah menghabiskan malam bersama wanita untuk pertama kali dalam hidupnya"ledek Ga Na lalu mematikan telepon nya.

Oh Soo teriak teriak memanggil Ga Na. tapi Ga Na sudah mematikan nya.


ternyata Ga Na tidur di ranjang Oh Soo. lalu Ga Na melihat rumus yang ditulis Oh Soo di kaca. kemudian dengan iseng Ga Na mengganti hasil nya dengan kata 'Bodoh' lalu tertawa ngakak.

sesaat ponselnya bunyi dari CEO Nam yang sedang meringis di balik mobil nya. CEO Nam meneriaki Ga Na sekarang dimana? Ga Na bertanya apa maksud nya dimana?

"kau bilang akan membantuku cepat kesini"kata CEO Nam lalu menutup telepon nya. Ga Na kesal sekali menggerutu:"ahh orang bodoh ini"



sesaat kemudian Ga Na sudah bersama CEO Nam didepan klinik hewan nya Cherry. CEO Nam meminta Ga Na untuk membantunya berbicara apa saja yang baik baik tentang nya didepan Cherry. Ga Na dengan malas tak mau karena dia tak bisa berbohong jika dia berbohong akan segera ketahuan.

"apa maksudmu sialan? lalu bagaimana kau merayu semua wanita itu selama ini?"

"aku jujur 100 %"jawab Ga Na santai


CEO Nam tak percaya Ga Na bisa jujur lalu CEO Nam menyuruh Ga Na menunjukkan wajah pokernya. Ga Na melongo. dan itu yang diharapkan CEO Nam. Ceo Nam mengajak Ga Na dan meminta nya untuk menunjukkan wajah nya seperti itu saja sudah cukup.


lalu CEO Nam menunjukkan sesuatu didalam bagasi mobil nya dan Sontak membuat Ga Na terkejut bertanya apa itu? CEO Nam menyuruh Ga Na diam saja karena mereka semua sakit.
Ga Na terlihat ngeri dan CEO Nam malah menyuruh nya membantu membawanya masuk.


ternyata Yang dibawa oleh CEO Nam adalah hewan hewan piaraan nya yang sehat sehat saja tapi sengaja dibawa ke klinik Cherry untuk alasan saja.
pertama CEO Nam membawa kura kuranya pada Cherry. dia mengatakan kalau kura kura nya bertingkah aneh. karena biasanya berjalan lambat tapi kali ini terlalu cepat.


Ga Na mengintip dari balik pintu sambil ngedumel sebenarnya apa yang CEO nam lakukan?


Cherry memeriksa kura kura dan ternyata kura kura baik baik saja. CEO Nam langsung melambaikan tangan nya yang dibelakang untuk mengkode Ga Na.


Ga Na langsung masuk sambil membawa ikan nya dalam akuarium. CEO Nam kali ini beralasan kalau ikan nya kehausan. lagi lagi ikan nya tak bermasalah. CEO Nam mengkode Ga Na lagi. Ga Na membawa masuk sekotak ayam kecil.


lalu Ga Na melepaskan jas CEO Nam sambil mengatakan kalau CEO Nam ini sungguh seksi sekali. CEO Nam menepuk nepuk dada nya seakan memperlihatkan keseksian nya.



tapi Cherry malah membungkuk mengatakan "selamat tinggal". Ga Na dengan kesal memakaikan kembali jas CEO Nam. "sudah kubilang kan aku tak bisa bohong"kesal Ga Na. akhirnya CEO Nam meminta Ga Na mengeluarkan kembali hewan hewan nya.


 Lanjut Episode 7 Part 3

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...
EmoticonEmoticon