All Images By : OCN


Oh Soo kembali ke Cafe dengan tak bersemangat. Ga Na yang sudah menunggunya bertanya apa yang dikatakan Petugas Seo? Oh Soo menjawab kalau tadi bertemu dengan Yoo Ri tapi Yoo Ri malah pergi.

"sudah kubilang kan sebelum nya, kau hanya sampah yang rendah dari yang lain nya"ucap Ga Na




Oh Soo hanya bisa diam. lalu Ga Na memiliki cara yaitu lawan api dengan api. Oh Soo terlihat antusias kali ini mendengar saran dari Ga Na.
Ga Na:"karena hari ini dia mengabaikan mu dan pergi, kuyakin bahwa setidak nya dia merasa buruk akan hal itu, jadi lain kali jika kau melihat nya lihatlah dia seolah olah kau benar benar terluka dengan apa yang dia lakukan, Ok lihat aku"perintah Ga Na mulai mempraktekkan mimik muka melas.

dan aneh nya Oh Soo juga mengikuti gaya Ga Na yang memelas tapi gak jelas. hahaha.


Ga Na menyuruh Oh Soo melakukan itu setiap kali bertemu dengan Yoo Ri. dan yang paling penting lagi Oh Soo tak boleh sama sekali bicara dengan Yoo Ri, Oh Soo hanya diperbolehkan untuk menyampaikan semuanya dengan ekspresi. Oh Soo mengangguk angguk mengerti.


Di restoran Jin Woo dan Yoo Ri mulai makan. terlihat sekali Yoo Ri tak bersemangat. sesaat ponsel Yoo Ri bergetar sms dari Oh Soo mengatakan kalau meminta Yoo Ri datang ke Cafe karena ada hal yang ingin dibicarakan dan memohon untuk benar benar datang walaupun pulang tengah malam.

Yoo Ri terlihat memikirkan sesuatu sampai Jin Woo bertanya apakah makanan nya tidak enak? Yoo Ri segera meletakkan ponsel nya dan mengatakan kalau makanan nya enak. Jin Woo sendiri juga menyadari sepertinya pikiran Yoo Ri ditempat lain. sesaat ponsel Yoo Ri bergetar lagi sms dari Oh Soo yang mengatakan 'kau harus datang, aku menunggumu'.

Jin Woo bertanya lagi ada apa? karena Yoo Ri terlihat aneh sepanjang malam ini. Yoo Ri menggeleng tidak apa apa.


Di Cafe Ga Na meneriaki Oh Soo karena Oh Soo terus mengirimi sms Yoo Ri. Ga Na bertanya berapa banyak kau mengirim sms?
padahal Ga Na sudah memperingatkan untuk jangan bicara sama sekali. Ga Na langsung merebut ponsel Oh Soo karena yang perlu dikatakan Oh Soo hanyalah 'datanglah ke Cafe ada yang ingin kubicarakan' itu saja. jika kau terus meng sms dia itu kesan nya kau mengemis padanya.


sambil meminta kembali ponsel nya Oh Soo beralasan kalau Yoo Ri tak membalas sms nya. Ga Na kembali berteriak kalau Oh Soo harus memberinya waktu untuk membalas nya. Oh Soo masih berusaha merebut ponsel nya. Ga Na semakin menjauhkan ponsel nya karena dia tak akan memberikan ponsel Oh Soo.


terlihat Oh Soo ingin sekali merebut ponselnya dan sesaat kemudian bunyi telepon berdering. Oh Soo langsung semangat melihat nya.

"jangan terlalu bersemangat ini bukan ponsel mu"ketus Ga Na kemudian merogoh ponsel nya sendiri.


 Ga Na langsung frustasi karena telepon nya dari Hyo Jin. Ga Na dengan nada kesal memperingatkan Oh Soo karena seharusnya Oh Soo membayarnya atas apa yang dilakukan sekarang ini padanya. Ga Na meletakkan ponsel Oh Soo kemudian keluar untuk mengangkat telepon dari Hyo Jin. Oh Soo langsung mengambil ponsel nya dengan semangat.

Jin Woo mengantar Yoo Ri kerumah sakit. di mobil Jin Woo bertanya apakah yakin Yoo Ri akan menginap dirumah sakit? Yoo Ri mengangguk. lalu Jin Woo nitip salam untuk ibu Yoo Ri.


setelah Yoo Ri masuk Jin Woo memikirkan sesuatu dan langsung turun menuju bagian administrasi rumah sakit. JIn Woo mengeluarkan dompetnya untuk membayar tagihan rumah sakit ibu Yoo Ri.


Diruangan Ibu nya Yoo Ri makan dengan lahap. Ibu Yoo Ri mengambilkan air putih. Ibu Yoo Ri mengira tadi Yoo Ri sudah makan malam.
Yoo Ri berasalan kalau makan bukan karena lapar tapi memaksa makan karena tidak ingin menyia nyiakan makanan. Ibu Yoo Ri bertanya apakah Yoo Ri bersenang senang dengan Jin Woo? sambil makan Yoo Ri mengangguk angguk. lalu Ibu Yoo Ri bertanya lagi apa yang dilakukan Yoo Ri jika bertemu dengan Jin Woo?


"Uhhmm terakhir kali kami pergi main bowling,dan kami pergi ke jajanan kaki lima, dan kami juga makan bersama"jawab Yoo Ri sambil makan.

"Dan apa yang kau lakukan ketika kau bersama dengan pria yang kau bawa sebelum nya?"tanya Ibu tersenyum

"Ohhh kita bahkan tidak sedekat itu"jawab Yoo Ri asal dan langsung terdiam menyadari kalau sebelum nya mengatakan dia adalah pacar nya.

Ibu Yoo Ri tersenyum mengatakan kalau memang sudah tahu kemarin itu bukan lah pacar Yoo Ri. dengan tak enak Yoo Ri menjawab sebenarnya tak berniat untuk berbohong tapi situasi nya saja tidak pas. Ibu Yoo Ri mengangguk angguk.


lalu Yoo Ri dengan semangat bercerita kalau beberapa waktu lalu pergi ketempat baseball dengan pria itu, dia bukan type orang yang seperti biasanya bahkan dia mengajariku main baseball disana.

"benarkah?"tanya Ibu juga bersemangat

"iyaa.. Rupanya dia bermain baseball karena dia belajar dari ayah nya ketika masih kecil, dia bisa bermain baik sekali, dan kami juga pergi ke Trampolin bersama anak kecil bernama Joon Young, dia bermain disana dan tiba tiba dia pandai sekali bermain dengan anak anak"cerita Yooo Ri tiba tiba tertawa, ibu Yoo Ri hanya diam tersenyum mendengar anak nya bercerita.


Yoo Ri melanjutkan lagi:"OH Yaa.. dia benar benar lucu karena mudah sekali tertipu,kubilang kucing liar akan bertindak imut sekali jika kita memanggil nama nya, dan dia benar benar mempercayaiku, dia benar benar memanggil 'Seo Geum Bo, Seo Da Bo' seperti itu, bukankah itu lucu?"

Ibu Yoo Ri terus menatap putrinya yang bercerita sambil tertawa lepas.

"kau sangat menyukainya?"tanya Ibu


dengan tersenyum salah tingkah Yoo Ri menyangkal karena dia hanya bilang kalau itu lucu sekali.


 Yoo Ri yang merasa salah tingkah langsung mengatakan sudah kenyang dan akan membereskan piring nya. Ibu menghentikan Yoo Ri:"pastikan untuk...memberitahu JIn Woo secara langsung agar dia tidak terluka". Yoo Ri terdiam mendengar ibu.


sesaat kemudian Yoo Ri berjalan didepan ruangan ibunya dengan melamun lalu duduk dikursi tunggu. entah apa yang difikirkan nya tiba tiba dokter yang juga kakak Jin Woo datang menyapa nya dan mengajak nya untuk bicara.



sesaat kemudian diruangan Dokter menjelaskan kalau operasinya berjalan dengan baik karena tekad pasien cukup kuat, jadi ibu Yoo Ri pulih lebih cepat dari beberapa orang yang lebih muda. Yoo Ri tersenyum berterimakasih karena itu semua berkat dokter. lalu Yoo Ri bertanya kapan ibunya bisa keluar? Dokter menjawab lusa bisa pulang.


lalu dengan nada sungkan Dokter mengatakan kalau Tagihan rumah sakit Yoo Ri bisa mendapatkan dana dari TIm Bantuan keuangan. biayanya bisa mencakup 90 persen dari biayanya jadi Yoo Ri hanya perlu membayar 10 persen sisa nya. dan departemen keuangan akan menghubungi Yoo Ri besok.

Yoo Ri terdiam memikirkan sesuatu. lalu berterimakasih pada dokter.


Diluar ruangan Dokter. Yoo Ri mengingat waktu itu pernah mengajukan bantuan keringanan biaya rumah sakit dibagian administrasi tapi ditolak karena Ibu Yoo Ri bukan dari keluarga yang berpenghasilan rendah dan ibu Yoo Ri juga tidak mendapatkan kesejahteraan.

Yoo Ri menyadari itu pasti Jin Woo. Yoo Ri langsung menemui Jin Woo di apartemen nya.


JIn Woo sedikit terkejut ketika membuka pintu adalah Yoo Ri. Yoo Ri langsung marah mengatakan apakah dia meminta Jin Woo untuk membayar biaya rumah sakit ibunya? dan kenapa JIn Woo melakukan nya tanpa bertanya dulu? JIn Woo mengajak Yoo Ri untuk bicara didalam saja.


Didalam Yoo Ri dengan masih marah mengatakan:"aku tahu kau melakukan nya karena ingin membantuku, terimakasih tapi..ambil kembali uang mu, ketika dokter memberitahuku tentang tagihan nya aku berpura pura kalau aku tidak tahu,aku ingin berfikir kalau aku salah informasi,akuu telah menjalani kehidupan dengan baik tanpa mendapat bantuan dari orang lain,dan aku sudah diberitahu jika tagihan biaya ibuku tidak bisa ditutupi jadi aku mengajukan pinjaman, jangan khawatir"ucap Yoo Ri memelan.



"lalu...jika orang lain membayar tagihan mu kau masih tak mau menerimanya?"jawab Jin Woo tak melihat Yoo Ri

"tidak ada orang lain yang melakukan itu, kalaupun ada aku tidak akan menerimanya, darimu atau siapapun"tegas Yoo Ri

"baiklah..aku mengerti"jawab Jin Woo

"Terimakasih..aku yakin jika kau bertemu dengan ayahmu itu tidak nyaman bagimu, tapi meskipun begitu kau tetap membawa ibuku kerumah sakit, dan aku bersyukur kau mendapatkan dokter untuk melakukan operasi ibuku"


Jin Woo bertanya bagaimana Yoo Ri tahu tentang semua itu? Yoo Ri mendesis memang nya dia bodoh, Yoo Ri mengaku sudah tahu ketika Jin Woo membawa ibunya kerumah sakit itu. Jin Woo menghela nafas mengatakan sejujurnya itu bukan lah rahasia besar hanya saja dia tak ada kesempatan untuk memberi tahu Yoo Ri soal keluarga nya. Yoo Ri hanya diam. lalu Jin Woo bertanya Yoo Ri tak marah kan?

"kenapa aku harus marah, sudah kubilang aku sangat bersyukur"tegas Yoo Ri.

keduanya terdiam dan dalam keheningan Yoo Ri ingin mengatakan sesuatu "Dan juga..."


Jin Woo langsung menyahut:"tidak..sejujurnya aku tidak memberitahumu dengan sengaja karena aku merasa itu akan menekanmu saat pergi denganku,dan aku tidak ingin terlihat menyedihkan,tapi aku telah mengubah pikiranku, tagihan rumah sakit itu tidak ada artinya, dan aku benci jika aku membuatmu datang jauh jauh kemari hanya untuk membicarakan hal itu, dan aku benci fakta bahwa hal hal yang aku lakukan karena aku menyukaimu membuatmu tertekan,aku akan menyukainya jika kau mau menerima perasaanku, supaya aku bisa melakukan hal hal baik padamu tanpa merasa buruk"ucap Jin Woo.

Yoo Ri hanya terdiam menatap Jin Woo sedih.


sesaat kemudian Yoo Ri sudah berjalan sendiri di area perumahan nya. Yoo Ri bergumam sendiri kalau Jin Woo hanya ingin membantunya tapi dia sudah begitu panik dan seharusnya dia memberitahunya hari ini.(mungkin ingin memberi tahu soal perasaan nya ke Oh Soo, mungkin yaa..)


bersamaan Oh Soo keluar dari Cafe dengan tetap melihati ponselnya. dan saat menoleh Oh Soo melihat Yoo Ri berjalan didepan nya. Oh Soo langsung meng sms 'Dimana kau?'. Yoo Ri hanya melihatnya lalu mengantongi lagi ponselnya.


Oh Soo kembali meng sms Yoo Ri 'kau bahkan tak merasa buruk setelah pergi tanpa sepatah katapun sebelum nya?'. Yoo Ri hanya menghela nafas setelah membaca nya kemudian lanjut jalan lagi.
Oh Soo hanya bisa melihat kepergian Yoo Ri sambil bergumam kalau ini sangat sulit sekali.


Jin Woo dirumah nya mengingat sesuatu.


Flashback
saat membayar tagihan ibu Yoo Ri, petugas administrasi mengatakan kalau tagihan untuk pasien Kim Jeong Soon sudah dibayar. Jin Woo terkejut lalu bertanya siapa yang membayar nya? petugas administrasi menjawab kalau orang bernama Oh Soo yang membayar nya. Jin Woo sangat terkejut.


Flashback End

Dikamarnya Oh Soo sedang bekerja. dan tak bisa fokus karena terus teringat Yoo Ri. Yoo Ri yang tadi ketika berjalan didepan nya dengan aura merah.



Oh Soo terus kefikiran sampai dia mematahkan pensil nya. Oh Soo yang tak bisa fokus memilih untuk keluar saja.



Yoo Ri dirumah nya berguling guling sendiri dikursi, fikiran nya tak tenang lalu mengambil ponsel nya dan menulis pesan untuk Oh Soo 'apa yang ingin kau katakan?' tapi Yoo Ri tak jadi mengirimnya lalu menulis lagi meminta maaf karena tak melihat sms dari Oh Soo. namun lagi lagi Yoo Ri menghapus nya.


dan Yoo Ri kembali berguling lagi sambil bergidik.


Di Bar Ga Na sedang menemani Hyo Jin yang frustasi karena tak bisa dekat dengan Oh Soo walaupun sudah membuat berita tentang dirinya dan Oh Soo. Ga Na dengan sedikit mabuk bertanya kenapa Hyo Jin melakukan itu? Hyo Jin menjawab setidak nya dia ingin Oh Soo menganggap dirinya sebagai wanita yang selalu disamping nya. Ga Na malah menertawakan Hyo JIn karena Oh Soo tak akan mungkin jatuh cinta pada Hyo Jin. Hyo Jin memicingkan bibirnya memandang Ga Na sebal.


Hyo Jin menatap Ga Na lalu meraih muka Ga Na dan bertanya siapa yang lebih cantik? aku atau wanita itu?


Ga Na menghela nafas lalu menghempaskan tangan Hyo Jin kesal. Ga Na menuangkan kembali minuman ke gelas Hyo JIn sembari mengatakan kalau Hyo Jin dan Yoo Ri sama sama bukan type nya. perlahan Hyo Jin mengelus elus kepala Ga Na dengan lembut tapi sesaat kemudian langsung memukul nya dengan kesal karena disebut bukan type nya.


Ga Na kesakitan langsung mengomel memang nya apa yang digunakan Hyo Jin memukulnya tadi? apakah batu? Ga Na menunjukkan jari jari Hyo JIn yang memakai banyak senjata cincin jadi jangan berani berani memukulnya lagi. Hyo Jin hanya cemberut memainkan tangan nya.



selesai minum Ga Na membayarkan tagihan bar dengan uang Hyo JIn. keduanya sama sama mabuk Hyo JIn malah mengajak Ga Na pergi. Ga Na bingung mau kemana? Hyo Jin tetap menariknya.

sesaat kemudian Ga Na sudah memapah Hyo Jin yang sudah sangat mabuk tak jelas. Hyo Jin menarik Ga Na masuk kekamar hotel.


Paginya Ga Na terbangun dikamar hotel karena ada suara ponselnya. Ga Na hanya mematikan suara ponsel lalu perlahan bangun dengan malas dan mata bengkak merah.


Ga Na baru menyadari kalau dia tak dikamar nya dan perlahan mengingat semalam diajak Hyo Jin masuk kekamar hotel untuk menghiburnya. Ga Na juga mengingat tengah berciuman dengan hyo JIn diranjang.


lalu perlahan Ga Na melihat dirinya tak berpakaian dan menoleh kesamping dengan takut. perlahan Ga Na membuka selimut disamping nya. alangkah lega nya dia karena hanya guling yang ada disamping nya.


tiba tiba ada bel pintu. Ga Na langsung membuka nya ternyata petugas Hotel memberinya tagihan hotel. Ga Na langsung panik menelepon Hyo Jin.


Hyo Jin sedang dimobil nya dan melihat Ga Na menelepon Hyo Jin malah dengan cuek tak mengangkat nya.


Ga Na panik sendiri dan ketika bercermin baru menyadari kalau matanya bengkak merah. Ga Na menyentuh nya dan mengaduh kesakitan.


Lanjut Episode 10 Part 3

2 komentar

This comment has been removed by the author.

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...
EmoticonEmoticon