All Images By : OCN


Karena malu Yoo Ri turun dari meja dan hendak pergi. tapi Oh Soo langsung memeluk nya erat. Yoo Ri yang awal nya sedikit terkejut langsung tersenyum di pelukan Oh Soo.


Sesaat kemudian Oh Soo dan Yoo Ri sudah jalan berdua dengan bergandengan tangan. keduanya sudah didekat rumah Yoo Ri. Yoo Ri bilang kalau Oh Soo harus segera pulang. Oh Soo tersenyum mengatakan kalau masih ingin jalan lagi.

"tapi kita sudah melakukan 7 kali putaran, bukan kah kau kedinginan? tangan mu membeku"ucap Yoo Ri. Oh Soo menyangkal karena tangan nya sangat hangat.


karena sudah sampai didepan pagar Oh Soo menyuruh Yoo Ri masuk kedalam. tapi belum juga melangkah Oh Soo masih menarik nya. Yoo Ri dengan malu berkata Oh Soo harus melepaskan nya. Oh Soo tersenyum langsung menarik Yoo Ri kepelukan nya. Oh Soo berterimakasih pada Yoo Ri. Yoo Ri bertanya untuk apa?

"karena membiarkanku masuk kekehidupan mu Nona Seo Yoo Ri"jawab Oh Soo




Yoo Ri tersenyum mengangguk kalau dia akan menyambut Oh Soo. lalu Yoo Ri pamit untuk masuk. lagi lagi Oh Soo masih tak melepaskan tangan Yoo Ri. Yoo Ri tertawa meminta Oh Soo segera melepaskan nya. Oh Soo malah tertawa.


sesaat kemudian Yoo Ri sudah masuk kerumah nya. dan baru saja masuk Ponsel nya bergetar sms dari Oh Soo bertanya apakah Yoo Ri sudah tidur?
Yoo Ri senyum senyum sendiri membaca sms dari Oh Soo. Yoo Ri membalas 'belum'. Oh Soo kembali meng sms Yoo Ri 'apa yang kau lakukan? kenapa belum tidur?'.


'memikirkan mu'balas Yoo Ri membuat Oh Soo menjingkat kaget. sementara Yoo Ri malah kegirangan sendiri sambil memukul mukul bantal disamping nya. sekali lagi Oh Soo melihat sms dari Yoo Ri bahkan Oh Soo tak berani membaca sms dari Yoo Ri karena saking deg deg an nya dan juga senang.


Oh Soo senyum senyum langsung menelepon Yoo Ri. Yoo Ri juga langsung menerima nya. keduanya terlihat ngobrol malu malu lewat telepon. bahkan keduanya terlihat seperti sedang ngobrol berdampingan. Yoo Ri bertanya apakah Oh Soo pulang dengan selamat?


"iya..aku dikamarku sekarang"jawab Oh Soo tersenyum.

"apakah kau bekerja besok?"

"tentu saja"jawab Yoo Ri

"tidak bisakah kau tak pergi, aku ingin bersamamu"

"ayolah..jangan bercanda"ucap Yoo Ri tersipu.

"aku tidak bercanda"balas Oh Soo. Yoo Ri senyum senyum sendiri sampai berguling di kursi dan begitu pula dengan Oh Soo.


Paginya dimeja makan Ga Na melongo menatap Oh Soo yang terus bertelepon dengan Yoo Ri. Oh Soo menanyai Yoo Ri apakah Yoo Ri akan bekerja setelah sarapan? pastikan makan dulu sebelum pergi dan jangan lupa memakai pakaian hangat. lalu sambil menusuk nusuk Roti nya Oh Soo bertanya "apa yang kau lakukan sekarang? Ohhh..kau menyikat gigimu, jangan menyikat terlalu keras nanti bisa mengikis gigimu"


Ga Na langsung menghela nafas lalu bergumam tak percaya kalau Oh Soo mengkhawatirkan hal hal seperti itu "Hei..apakah kau berkencan dengan bayi baru lahir? atau apa? jika kau khawatir kenapa kau tak pergi kesana dan menggosok giginya saja sekalian? lalu mencuci mukanya dan meniup hidung nya juga"teriak Ga Na


Oh Soo yang belum menutup panggilan nya langsung mengacungkan jempol nya karena apa yang dibilang Ga Na sepertinya ide bagus. sambil beranjak Oh Soo mengatakan ke Yoo Ri kalau akan segera kesana. Ga Na melongo tak percaya lalu berteriak teriak mengatai Oh Soo sudah gila.


kesal Ga Na mencoba menelepon Hyo Jin tapi ponsel Hyo Jin tak aktif Ga Na langsung menaruh ponselnya dengan keras.


Oh Soo mengantar Yoo Ri kekantor nya. masih di mobil Yoo Ri berkata kalau sudah bilang tak akan ada yang berbahaya jadi Oh Soo tak perlu khawatir.

"bagaimana aku tak khawatir, kau bekerja menggunakan tubuh mu yang sudah menjadi milikku"jawab oh Soo membuat Yoo Ri tersenyum.

"Oh Ya Tuan Oh Soo..pastikan kau juga berhati hati dalam bekerja, kau selalu duduk didepan komputer bagaimana kalau kau sakit karena gelombang elektromagnetik?"

"apa?"tanya Oh Soo bingung

"lihat itu terdengar konyol kan bagimu"jawab Yoo Ri tersenyum.


dari arah seberang Rekan Yoo Ri mengomel karena siapa yang berani parkir didepan kantor polisi? Rekan Yoo Ri melihat plat dan mencoba mengintip dari kaca depan. Rekan Yoo Ri melongo melihat dua orang berpelukan didalam mobil. Rekan Yoo Ri bertanya apa yang sedang kalian lakukan? dan Rekan Yoo Ri tak tahu kalau wanita didalam adalah Yoo Ri.



Oh Soo yang sedikit terkaget melihat Rekan Yoo Ri langsung berkata:"kau bisa meminta dia untuk melakukan nya"ucap Oh Soo sambil menunjuk rekan Yoo Ri.


Yoo Ri melepaskan pelukan nya dan terkejut melihat rekan nya didepan mobil, begitupun rekan Yoo Ri yang juga terkejut ternyata wanita di dalam mobil adalah Yoo Ri. Rekan Yoo Ri langsung menyuruh mereka berdua untuk melanjutkan lagi lalu pergi. Oh Soo menjelaskan maksud nya jika Yoo Ri mendapat pekerjaan yang sedikit berbahaya Yoo Ri bisa meminta orang tadi untuk melakukan nya.


Yoo Ri mendesis kesal karena tertangkap basah oleh rekan nya. Oh Soo bertanya siapa orang yang tadi? Yoo Ri menjawab dia adalah rekan kerja nya dan Yoo Ri pamit untuk segera masuk kekantor.


Oh Soo mengangguk. setelah keluar tak lupa Yoo Ri melambaikan tangan nya dengan manis ke Oh Soo. Oh Soo membalasnya. seperginya Yoo Ri Oh Soo senyum senyum sambil bergumam sendiri:"Whoaa...dia imut sekali dan kenapa dia cantik sekali"


sesaat ponselnya berdering dari Ga Na tapi setelah diangkat Ga Na mengatakan kalau dia menelepon nomor yang salah dan langsung mematikan nya.

Dirumah Ga Na sambil memutar mutar telur ayam diluka lebam nya mengeluh kalau ternyata ponselnya masih berfungsi dengan sempurna tapi kenapa Hyo JIn tak mengangkat panggilan nya. lalu Ga Na mencoba menelepon Hyo JIn lagi. Hyo Jin yang baru keluar dari rumah nya mendapati ponselnya berdering telepon dari Ga Na. tapi Hyo JIn langsung merejectnya dengan kesal.


Ga Na kesal sekali karena Hyo JIn merejectnya. tapi akhirnya Ga Na mencoba menelepon Hyo JIn sekali lagi. Hyo Jin yang sudah dimobil melihat ponselnya terus berderig dari Kakak nya OH Soo. Hyo Jin kesal mengatai dirinya sendiri yang pasti sudah gila.


Flashback
malam itu saat Hyo JIn mabuk. Hyo JIn menarik Ga Na masuk kekamar hotel. Ga Na memapah Hyo JIn dan menduduk kan nya ke kursi. Ga Na terlihat kelelahan sekali. Hyo JIn tak mau Ga Na bermalas malasan. Hyo Jin menyuruh Ga Na untuk memesan minuman lagi. Ga Na dengan sangat ngantuk dan kesal melarang Hyo Jin untuk minum lagi. tapi Hyo Jin tak mau tahu dan malah memukuli Ga Na agar Ga Na segera memesan minum. karena terus terusan dipaksa akhirnya Ga Na mau memesan minum.Ga Na menyebut Hyo Jin perempuan Gi*a.


setelah sedikit minum Hyo Jin sepertinya bercerita ke Ga Na dengan menangis sampai make up nya meluber kemana kemana. Hyo Jin mengelap muka nya menggunakan Tisu, Ga Na merebutnya dan membantu Hyo Jin mengelap nya.



Ga Na merasa iba lalu menyuruh Hyo Jin melupakan Oh Soo dan mencari pria baik lainnya karena Hyo Jin cantik dan berbakat, Ga Na yakin Hyo Jin akan segera menemukan pria baik. Hyo JIn hanya diam cemberut. Ga Na kembali mengatai mungkin ini semua karena kepribadian Hyo JIn.


Hyo Jin tak terima langsung memukul Ga Na tapi beruntung Ga Na menangkap tangan nya, karena dihalangi Hyo Jin menggunakan tangan kanan nya untuk memukul Ga Na lagi, tapi lagi lagi Ga Na menangkap nya lagi.



Hyo Jin berusaha melepaskan tangan nya sementara Ga Na berusaha mempertahankan agar Hyo Jin tak memukulnya. saat keduanya saling bertahan.


 Ga Na melongo seperti terpesona melihat wajah hyo Jin dari dekat. dan pandangan Ga Na tertuju pada bibir Hyo Jin. Hyo Jin bertanya kenapa? Ga Na menjawab kalau Hyo Jin cantik, dan Ga Na langsung melepaskan tangann Hyo Jin.


Hyo Jin sepertinya juga semakin tergoda dengan tatapan Ga Na.


dan keduanya langsung berciuman dan melanjutkan nya di ranjang.


Flashback End

Hyo Jin sangat kesal mengingatnya.


Dirumah kakek sedang bertelepon dengan seseorang dan berencana mengatur kencan buta untuk Oh Soo dan kakek mengatakan kalau tak mau jika wanita nya sekolah di seni karena menurutnya Oh Soo tidak suka type cewek yang lembut dan sederhana. Ga Na yang masih dimeja makan menuangkan jus jeruk kedalam gelas dan belum sempat diminum. kakek duduk didepan Ga Na.


Oh Soo dari dalam kamar menyapa kakek berpamitan mau keluar. Kakek dengan semangat menghampiri Oh Soo dengan membawa begitu saja jus jeruk milik Ga Na. kakek menyuruh Oh Soo segera meminum nya.


Ga Na teriak teriak kenapa kakek nya membawa minuman nya? kakek memberikan sisa yang diminum Oh Soo untuk Ga Na (kasihan banget Ga Na hahaha).


Oh Soo bertanya apakah ada yang ingin kakek kaatakan? kakek mengiyakan dan meminta Oh Soo menyempatkan untuk kencan buta sebentar kakek janji ini yang terakhir kali karena yang terakhir kemarin Oh Soo mengacaukan nya. Oh Soo terkejut meminta kakek nya untuk jangan bercanda lagi.

"kenapa dia harus pergi kencan buta, kalau sudah punya pacar"sahut Ga Na membuat kakek terkejut.


Oh Soo melototi Ga Na. Ga Na dengan santai berkata:"aku benarkan? bayi baru lahir"



kakek bingung apa maksudnya pacar Oh Soo bayi baru lahir? Ga Na langsung menjelaskan ke kakek kalau Oh Soo sudah punya pacar dan sekarang akan menemui ibu pacar nya. karena barusan dia mendengar Oh Soo bicara ditelepon. Oh Soo salah tingkah meminta kakak nye diam sambil mendorong Ga Na. Ga Na malah menantang apa kau Ha????


Kakek yang terkejut langsung bertanya pada Oh Soo apakah itu benar? dan apakah sekarang akan menemui ibu nya? Oh Soo mengangguk tersenyum menjawab kalau ibunya sekarang sedang dirumah sakit jadi mau menjenguk nya.


saking bahagia nya kakek tak percaya apakah ini benar atau mimpi? kakek malah memarahi Oh Soo yang memakai baju hitam hitam jika menjenguk ibunya yang sedang sakit pasti ibu pacar nya akan menganggap Oh Soo malaikat pencabut nyawa. Ga Na malah tertawa mendengar nya. sementara Oh Soo kebingungan apakah benar seperti itu? kakek langsung mendorong Oh Soo untuk segera ganti pakaian yang lebih cerah.


seperginya Oh Soo kekamar. kakek begitu bahagia bersama Ga Na, tapi kakek sedikit tersadar karena yang harus dilakukan sekarang bukan lah seperti ini, kakek berinisiatif harus mengirimkan sesuatu untuk calon besan. Ga Na senyum senyum melihat tingkah kakek nya yang kegirangan bukan main.


 sesaat ponsel Ga Na berdering. Ga Na langsung antusias melihat nya karena mengira dari Hyo JIn. tapi ternyata bukan.


Oh Soo sudah ganti pakaian dan bersiap keluar. kakek menghentikan nya. kakek membawa beberapa catatan dikertas. kakek bilang sudah memesan jadi Oh Soo harus mengambil dan membawa nya ke rumah sakit. Oh Soo terkejut kenapa banyak sekali? tapi Oh Soo langsung tersenyum dan terimakasih pada kakek.


sebelum pergi kakek mengingatkan Oh Soo untuk jangan bertindak seperti sebelum nya karena itu bisa membuat ibu pacar Oh Soo tak suka. dan kakek juga mengingatkan agar Oh Soo berlaku dan berkata sopan.dan jika Oh Soo tak ingin bicara cukup dengan tersenyum saja. Oh Soo tersenyum mengangguk mengiyakan kakek lalu pamit segera pergi.



kakek terus tersenyum saking bahagia nya Oh Soo memiliki pacar. Ga Na yang disamping nya hanya bengong melihati kakek nya tak bisa berhenti tersenyum.


"Ya ampun kau sesenang itu?"ucap Ga Na

"tentu saja, aku senang sekali"jawab kakek

"kalau begitu balikan kartu kreditku"pinta Ga Na

"apa maksudmu?"tanya kakek dengan masih tertawa

"apa kau tahu betapa sulitnya aku melatih Oh Soo mengenai percintaan nya, dia tak tahu apa apa dan dia tak akan seperti itu tanpa aku"keluh Ga Na  (benar juga sihh heheh)

"Wooww..tumben sekali Hyung nya benar kali ini, kerja bagus"puji kakek


sambil kemayu tak enak Ga Na menjawab tentu saja karena dia adalah Hyun nya. Ga Na tak masalah jika kartu kredit yang diaktifkan cuma satu. kakek menjawab tak peduli satu atau dua tapi urus saja sendiri sana. Ga Na tersenyum manja apa maksudnya urus sendiri?

"kau mengatakan sendiri kan? kalau kau melakukan itu untuk nya"jawab kakek.



Ga Na langsung cemberut mengataii kakek nya ini benar benar. tapi sebagai gantinya kakek sudah mengatur Ga Na untuk mendapatkan peluang kerja bagus.

"apa apaan ini kakek? aku menggunakan semua waktu tenaga dan upayaku, aku tidak mau, tidak ada yang namanya gratisan, lihat aku akan mengacaukan nya"rengek Ga Na seperti anak kecil


"Baik..jika kau mau menjadi jahat sekalian Gila saja, siapa tahu nanti kau akan menjadi sadar"ucap kakek lalu pergi.

Sontak Ga Na langsung memukul mukul kursi dengan histeris. Ga Na terus merengek meminta kakek mengembalikan kartu kreditnya.



Oh Soo masih dimobil didepan rumah. Oh Soo meng sms Yoo Ri untuk bertemu dirumah sakit jika kerjaan nya sudah selesai. lalu Oh Soo melihat lagu pesanan kakek vitamin, minuman sehat bunga, pot bunga besar dll.


saat hendak melajukan mobil nya. Ga Na baru keluar dari rumah langsung naik saja ke mobil Oh Soo. Ga Na meminta Oh Soo menurunkan disuatu tempat. Oh Soo bingung bertanya dimana? Ga Na menjawab kalau kakek nya menyuruh nya bekerja paruh waktu.

"kau akan kerja paruh waktu?"tanya Oh Soo

"awalnya aku juga kaget tapi kakek bilang itu restoran sup iga, jadi aku setuju saja, dan kakek bilang aku akan menjadi manager restoran, jadi yang harus ku kerjakan hanya duduk disana"jawab Ga Na malas.


Oh Soo langsung melajukan mobil nya. dan Ga Na sudah sampai di restoran Sup iga yang dikatakan kakek. begitu masuk Ga Na begitu takjub karena restoran nya bagus juga. saat bertemu dengan salah satu karyawan Ga Na menyapa nya ramah mengatakan kalau dia adalah manajer restoran yang baru. tapi karyawan itu malah menyodorkan celemek untuk digunakan Ga Na.


Ga Na dengan senyum senyum menolak nya karena dia adalah manajer kenapa harus menggunakan itu. karyawan tetap memaksa Ga Na untuk menerimanya.
mau tak mau Ga Na menerimanya sambil bergumam pasti ini ulah kakek. belum juga dipakai nya para pelanggan meminta Ga Na untuk segera melayani nya. bukan hanya satu meja, tapi semua meja meminta pesanan tambahan. karena tak ada orang Ga Na kebingungan.


Dikantor polisi  Yoo Ri sedang membereskan meja nya dan tanpa sengaja melihat sarung tangan pemberian Jin Woo.


Yoo Ri sedih mengingat saat pulang digendong Jin Woo sehabis minum. Yoo Ri memikirkan sesuatu.


Lanjut Part 2

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...
EmoticonEmoticon