SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 11 PART 2

All Images By : OCN


JIn Woo dirumah nya berniat menelepon Yoo Ri tapi tak jadi. akhirnya Jin Woo memilih pergi saja mungkin mau nyamperin Yoo Ri secara langsung.
Yoo Ri sudah berjalan disekitaran apartemen Jin Woo. Yoo Ri berniat menelepon Jin Woo tapi diurungkan nya.


Jin Woo yang baru keluar melihat Yoo Ri dari belakang. Jin Woo menghampiri nya dan menyuruh Yoo Ri masuk saja jika mau datang. Yoo Ri terkejut. lalu JIn Woo mengajak Yoo Ri untuk segera masuk.


Jin Woo dan Yoo Ri sudah berada disebuah Cafe. Yoo Ri hanya diam canggung didepan Jin Woo. Jin Woo bertanya apakah Yoo Ri sudah mengurus tagihan rumah sakit nya?

"aku sudah mengurusnya tapi.. orang itu...mungkin terluka..dan aku baru menyadarinya"jawab Yoo Ri terbata sambil menunduk. JIn Woo tersenyum mendengar nya.




Yoo Ri:"Jin Woo.."ucap Yoo Ri sambil memainkan tangan nya karena ingin mengatakan sesuatu tapi bingung bagaimana mengatakan nya. akhirnya Yoo Ri memberanikan diri untuk mengatakan nya tapi JIn Woo segera menghentikan kata kata Yoo Ri. Jin Woo melarang Yoo Ri mengatakan nya. entah Jin Woo benar benar tahu atau tidak apa yang akan dikatakan Yoo Ri tapi Jin Woo mengatakan kalau tahu jika Yoo ri ingin meminta maaf.

"jangan katakan, itu akan membuatmu lebih baik, agar aku bertingkah baik baik saja, tapi itu sulit bagiku, aku tak menginginkan apapun darimu, aku hanya ingin tetap didekatmu, dan berlari kepadamu setiap kali kau memanggilku, biarkan seperti itu"ucap Jin Woo dan Yoo Ri hanya bisa diam.

malam hari Jin Woo menatap jauh jendela kaca dirumah nya. sesaat ponselnya berdering telepon dari kakak nya. tapi Jin Woo hanya menatap nya.
lalu kakak Jin Woo meng sms 'Oh maaf, hari ini ulang tahun mu kan? selamat ulang tahun, apakah kau marayakan nya dengan Seo Yoo Ri? hubungi aku jika kau melihat sms ku'.



JIn Woo membaca nya dengan sedih lalu meletakkan kembali ponselnya. Jin Wo mengambil air minum dikulkas dan meminum nya dengan malas. lalu meletakkan botol di meja dan meja itu sudah terdapat tas Pink yang sedari tadi di bawa oleh Yoo Ri.



Flashback
sore tadi saat Jin Woo mengantar Yoo Ri keluar. Yoo Ri memberikan tas pink itu untuk JIn Woo. JIn Woo bertanya apa ini?
Yoo Ri mengatakan kalau ini hadiah untuk Jin Woo dan itu tidak banyak.


Flashback End

Jin Woo membuka tas dan ada sebuah kartu ucapan. 'selamat ulang tahun dan..aku minta maaf Jin Woo.."
Jin Woo membukanya lagi dan terdapat sup rumput laut untuk JIn Woo.


Di dalam Bus Yoo Ri terus melamun. mungkin karena pertemuan nya dengan Jin Woo barusan membuat nya sedih.


sesaat Oh Soo menelepon nya bertanya sedang dimana? Yoo Ri menjawab perjalanan pulang karena ada sesuatu yang harus diurus tadi. lalu Yoo Ri bertanya apakah Oh Soo masih dirumah sakit? Yoo Ri langsung mengatakan kalau sudah hampir sampai. setelah menutup telepon nya Yoo Ri bergumam pasti Oh Soo dan ibunya merasa canggung karena hanya berdua saja.


tapi ternyata salah. Oh Soo dirumah sakit justru bermain bersama ibu Yoo Ri dengan nyaman dan tanpa rasa canggung. entah apa permainan nya Ibu Yoo Ri memuji Oh Soo sangat pandai sekali. Yoo Ri yang baru masuk tersenyum melihat keduanya.


sesaat kemudian sudah ada perawat mengajak Ibu Yoo Ri untuk diperiksa. Ibu Yoo Ri mengatakan tak perlu diantar karena sudah ada perawat.


seperginya ibu Yoo Ri. Oh Soo bertanya kemana saja Yoo Ri? kenapa terlambat? Yoo Ri menjawab jujur baru saja menemui Jin Woo. Oh Soo terkejut bertanya kenapa? Yoo Ri mengatakan kalau kemarin seharusnya bertemu tapi tidak bisa. dan terlihat sekali Yoo Ri masih terbawa suasana sedih.


"jadi kau..."oh Soo hendak protes tentang pertemuan Yoo Ri dengan Jin Woo tapi tiba tiba ponsel Oh Soo berdering dari CEO Nam. Yoo Ri menyuruh Oh Soo mengangkatnya dan bicara lagi nanti. Oh Soo mengangkatnya langsung mengatakan jika tak ada yang mendesak telepon saja lagi nanti. tapi CEO Nam malah mengajak Oh Soo bertemu sekarang karena orang orang jepang sudah ada disana. Oh Soo menatap Yoo Ri dengan tak enak. Yoo Ri beranjak mengambik air minum sementara Oh Soo melanjutkan obrolan nya dengan CEO Nam.


saat Yoo Ri berbalik Yoo Ri merasakan pusing dan bayangan didepan nya seakan terlihat gelap terang. Yoo Ri tak tahan sampai menjatuhkan gelas yang dibawanya. Oh Soo kaget langsung membuang ponselnya dan menghampiri Yoo Ri dengan panik.


sesaat kemudian Yoo Ri sudah duduk menjelaskan kalau akhir akhir ini ibunya sakit jadi dia merasa khawatir akan sesuatu.


Oh Soo yang sepertinya masih ngambek dengan pertemuan Yoo Ri dan Jin Woo hanya menjawab "terserah, sekarang dengarkan saja aku" lalu Oh Soo menyodorkan obat untuk diminum Yoo Ri.


Oh Soo mengajak Yoo Ri untuk periksa kedokter tapi tidak dirumah sakit ini rumah sakit yang lain. (Ciyee..cemburu karena ini rumah sakit keluarga Jin Woo).

"lupakan itu..apa yang terjadi dengan tagihan ibuku, itu menggangguku tau"sahut Yoo Ri

"tunggu..kau berencana mengambil pinjaman 3 juta won, aku pikir itu terlalu sulit, aku bahkan tak bisa melihatmu"


Yoo Ri tersenyum mengejek Oh Soo darimana Oh Soo belajar kata kata seperti itu?


Oh Soo menghela nafas mengatakan "tidak mungkin aku menjalani hari hari ini, apapun yang kudengar selalu terlintas kau, dan kepalaku selalu terisi penuh olehmu, aku bahkan tidak bisa fokus bekerja"


Yoo Ri tersenyum lalu menyentuh kening Oh Soo"apa kau yakin yang sakit bukan kau? aku merasa gejala nya agak parah, bagaimana ini"ucap Yoo Ri manis terhadap Oh Soo.


"apa maksudmu bagaimana? aku bisa lakukan ini"Ucap Oh Soo langsung memeluk Yoo Ri dan mengunci gerak Yoo Ri. Yoo Ri tak bisa menahan tertawa nya menangani perlakuan Oh Soo.



Oh Soo pulang kerumah dan saat berjalan dibawah pohon Tua tak menyadari ada aura aneh terpancar di pohon Tua itu.


Dikamar mandi Yoo Ri sedang mencuci muka lalu mengelap nya dengan handuk. Yoo Ri baru tersadar kalau ada darah dihanduknya dan ternyata hidung nya mimisan. Yoo Ri langsung mengelap nya dan bergumam mungkin dia sangat kelelahan.


Keesokan nya di sebuah rumah susun ada sebuah rumah dengan pintu yang ditempeli tulisan 'tolong jangan tinggalkan salinan (the Johan Daily) disini'


rumah itu milik gadis cilik yang mungkin saja tinggal sendirian. saat itu sedang ada pengantar makanan. Gadis cilik itu mengatakan kalau sudah mengumpulkan 10 kupon apakah bisa lain kali mendapat gratis? pengantar paket makanan yang memakai masker menjawab tentu saja boleh dan meminta untuk menghubungi nya lagi jika memerlukan nya.



 saat diluar pengantar makanan melihat lihat pintu gadis cilik itu lalu pergi.


Yoo Ri dan rekan nya sedang menyelidiki sebuah camera CCTV yang kemungkinan dilewati oleh para korban kejahatan seksual jadi Yoo ri menyimpulkan kalau CCTV itu juga dilalui oleh pelaku. Rekan Yoo Ri memuji kerja bagus Yoo Ri dan pasti sebentar lagi Yoo ri akan mendapat promosi. Yoo Ri menghela nafas sembari memberikan foto foto yang didapatnya dari rekaman CCTV.



lalu keduanya masuk mobil untuk kembali. Petugas Kim Dong Soo (ini nama rekan Yoo Ri ya, soal nya baru tahu hari ini).
saat didalam mobil petugas Kim mengingat kata kata dukun yang pelaku nya berada di arah selatan. Petugas Kim mencoba melihat lihat lagi peta nya. dan tanpa disadari orang pengantar paket tadi sedang lewat disebelah nya.



Petugas Kim dan Yoo Ri sudah sampai di kantor polisi. Petugas Shin langsung memberi nya sebuah sketsa foto dari seseorang untuk Yoo Ri. Yoo Ri melihat nya dan langsung teringat pada anak dukun yang waktu itu berjanji akan menggambar saksi mata yang juga berhasil menolong nya malam itu.



Yoo Ri dan petugas Kim melihat lagi sketsa gambar itu dan Yoo Ri merasa seperti pernah melihat nya sebelum nya. Petugas KIm nampak berfikir dan langsung teringat kalau itu seperti apoteker yang kemarin dilihat nya. Yoo Ri membenarkan kalau sketsa nya mirip wajah apoteker.


Diapotik Oh Soo sedang mencari obat untuk Yoo Ri. petugas apotek memberikan banyak obat untuk dipilih oleh Oh Soo. Oh Soo membaca nya dosis obat lalu meminta obat yang lain karena obat ini cocok untuk pacar nya tapi dosis nya akan membuat pacar nya ngantuk karena pacar nya seorang polisi jadi tak akan berhasil.


Oh Soo memilih obat nya sendiri yang itu dan yang itu banyak sekali. lalu membayar nya dan beranjak keluar.



saat hendak keluar tanpa sengaja berpapasan dengan Yoo Ri dan petugas Kim yang baru datang. Yoo Ri terkejut bertanya apakah Oh Soo kurang sehat?


Oh Soo menjawab kalau obat obat ini untuk Yoo Ri karena Yoo Ri sampai minggu depan tak bisa kerumah sakit. Yoo Ri menerimanya dan langsung melongo karena sebanyak itu obat nya.


Polisi Kim yang juga terkejut menyahut "sepertinya kau belum mengenal polisi Seo dengan baik,dia sudah sangat penuh energi kok".
Yoo Ri langsung menabok perut polisi Kim.


Oh Soo hanya tersenyum lalu bertanya kenapa Yoo Ri kesini? Yoo Ri menjawab sedang ingin bertemu apoteker. lalu Yoo Ri meminta Oh Soo menunggu nya sebentar sembari memberikan obat nya dulu. Oh Soo duduk disamping menunggui Yoo Ri.


Yoo Ri dan petugas Kim langsung menanyai apoteker tentang kemarin tanggal 2 april sudah menyelamatkan wanita di gang kan? dan Yoo Ri menyuruh apoteker tersebut untuk melihat sketsa komposit yang dibawanya.

apoteker menjawab tegas kalau pelaku mengenakan topeng dan masker jadi tak begitu jelas melihatnya. Yoo Ri bertanya lagi apakah sempat melihat tahi lalat di lehernya?

"tidak kayaknya"jawab apoteker sedikit malas


"ngomong ngomong kenapa kau waktu itu meminta wanita itu tak memberitahu siapapun kalau kau menyelamatkan nya?"tanya Yoo Ri

"seperti sekarang, karena aku berfikir itu menjengkelkan"jawab petugas apotek menatap serius Yoo Ri.


Yoo Ri tak enak meminta maaf karena sudah membuat mengganggu. Petugas apotek tersenyum kalau dia hanya bercanda dan mengatakan kalau seharusnya dia menangkap pelaku itu tapi dia sangat takut karena mungkin saja pelaku membawa senjata.

walaupun begitu Yoo Ri tetap memuji keberanian petugas apotek. petugas apotek senyum senyum memandang Yoo Ri dan sepertinya tergoda dengan kecantikan Yoo Ri. tiba tiba petugas apotek meminta nomor telepon Yoo Ri untuk memberi tahu jika ada sesuatu.


sontak Oh Soo yang semula duduk langsung berdiri menatap petugas apotek. Oh Soo menggunakan mata saktinya dan terlihat aura hitam terpancar di tubuh apoteker itu. tanpa curiga Yoo Ri memberikan nomor ponsel nya. padahal apoteker terus menatap Yoo Ri dengan senyum senyum aneh. Oh Soo terus menatap nya tajam.


setelah selesai Yoo Ri pamit keluar dan tak lupa mengajak Oh Soo juga. sebelum keluar Oh Soo terus menatap apoteker itu dengan serius.


sampai diluar Yoo Ri menyuruh Petugas Kim pergi duluan saja. Petugas Kim malah mengajak bagaimana jika minum soju sepulang kerja. Yoo Ri melirik Oh Soo dengan tak enak. Yoo Ri menolak lain kali saja.


petugas Kim terus ngeyel ngajak minum Yoo Ri dengan merangkul Yoo Ri. Oh Soo terlihat terkejut sambil cemberut melihat nya.


Yoo Ri langsung melepaskan nya dan mengajak besok makan kulit babi bersama.

"apa kau lupa besok hari liburku, dan kau tahu kan aku kesulitan semenjak putus dengan Ji Hye, apa kau tak ingat apa yang sudah kulakukan padamu padamu setiap kali kau putus dengan..."


Yoo Ri langsung membungkam mulut Petugas Kim. Yoo Ri membisiki apakah Petugas Kim mau dipukul? diam dan pulanglah kita makan bersama lusa mengerti? Petugas Kim mengangguk sambil cemberut.



Yoo Ri langsung mendekat ke Oh Soo lalu melambaikan tangan ke petugas Kim dengan tersenyum agar Petugas Kim pulang dengan hati hati. petugas Kim juga tersenyum dan mengajak Oh Soo minum lain kali.



seperginya petugas Kim, Oh Soo masih melirik ke apoteker yang didalam. Yoo Ri dengan manis mengajak Oh Soo pulang.
"aigooo..."keluh Oh Soo


Yoo Ri bertanya kenapa? Oh Soo dengan nada kesal berkata kenapa Yoo Ri sembarangan memberikan nomor ke semua orang. YOo Ri memberi penjelasan kalau tadi Oh Soo pasti juga sudah mendengar nya kalau apoteker itu akan menghubungi nya jika mengingat soal pelaku. Oh Soo ngambek masih tak mau menatap Yoo Ri. Yoo Ri menggoda Oh Soo tak mungkin kan kalau Oh Soo cemburu pada saksi?


"Bukan itu..tapi.. ya sudahlah bagaimanapun, jika mendapat telepon dari orang itu, jangan lupa membawaku, mengerti?"tegas Oh Soo

"iyaa..."


"dan ingat jangan berkeliling memberikan nomor kesembarang orang"tegas Oh Soo langsung nyelonong pergii sok cuek. Yoo Ri langsung mengejarnya sembari menggandeng tangan Oh Soo. dan akhirnya Oh Soo pun jalan sambil merangkul nya.


seperginya Oh Soo dan Yoo Ri apoteker itu keluar untuk melihat Yoo Ri dan Oh Soo yang berjalan semakin menjauh.


Dirumah nya kakek dan Oh Soo sedang membaca buku diperpustakaan nya. Oh Soo bertanya apakah kakek nya pernah datang ke apotek dekat Cafe? kakek tak menyangka jadi Oh Soo juga sudah melihat aura itu pada apoteker. OH Soo mengangguk.


kakek:"aku pergi kesana beberapa kali karena aura itu benar benar mendekatiku, dan buku itu mengatakan bisa saja orang itu adalah orang jahat, tapi itu belum tentu benar,karena bisa saja dia mempunyai aura itu karena menjalani kehidupan nya yang keras"

Oh Soo mengangguk angguk nampak berfikir. sesaat kemudian ponsel kakek berdering dari Ga Na. kakek tertawa mengatakan kalau Ga Na menelepon nya setiap 30 menit.


"apa?"jawab kakek keras


Ga Na yang direstoran sedang mencuci piring mengeluh kalau dirumah dia tak pernah mencuci piring tapi kenapa direstoran dia mencuci piring. kakek tersenyum langsung mematikan panggilaan nya.


Lanjut Part 3

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 11 PART 2"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...