All Images By : OCN


karena kakek langsung mematikan panggilan nya Ga Na marah marah tak mau mencuci piring lagi. akhirnya Ga Na memutuskan untuk pulang. namun saat jalan keluar Ga Na berpapasan dengan Hyo Jin yang hendak makan di restoran Sup Iga. keduanya sama sama terkejut apalagi Ga Na masih menggunakan celemek.


Ga Na seolah bersikap santai dan mengaku kalau mau pergi setelah makan. Ga Na bertanya apakah Hyo Jin mau makan? kalau mau makan maka Hyo Jin harus menggunakan celemek juga. Ga Na memberikan celemek nya pada HYo JIn. lalu beranjak keluar. namun sial nya saat hendak keluar pelayan yang menemani nya tadi menyodorkan menu makanan pada Ga Na dan meminta Ga Na untuk mengurus pesanan.




Hyo Jin tertawa kecil mendengar nya. sementara Ga Na tak bisa menyembunyikan kekesalan nya. jadi mau tak mau Ga Na melayani pesanan Hyo Jin.


sambil menyodorkan menu makanan pada Hyo Jin Ga Na bertanya kenapa Hyo Jin tak mengangkat telepon nya? Hyo Jin malah bertanya apa menu yang lezat di restoran ini?

"apa yang terjadi malam itu?"tanya Ga Na lagi

"ini..apa ini enak?"tanya Hyo Jin lagi sambil menunjuk menu makanan

Ga Na menghela nafas menahan amarah nya lalu berkata:"Ya pelanggan..hidangan ini sangat lembut dan ringan sehingga memberikan rasa yang lezat"
Ga Na langsung mendekatkan wajah nya sambil menunjuk matanya yang lebam. Ga Na menuduh Hyo Jin yang melakukan nya kan? karena ukuran nya sama dengan ukuran kepalan tangan Hyo Jin.


 Ga Na menonjokkan nonjokkan kepalan Hyo Jin ke mata Ga Na sendiri. Hyo Jin tak menjawab malah meminta pesanan nya. Ga Na kesal karena Hyo Jin benar benar tak mau menjawab pertanyaan nya. OK Ga Na tak apa apa tapi Ga Na meminta nanti setelah makan Hyo Jin harus mengobrol dengan nya.


Ga Na menyuruh Pelayan yang tadi untuk memberi wanita yang di meja 4 dengan porsi Sup iga yang banyak karena Ga Na sudah mengenal wanita itu.

Ga Na kembali masuk ke dapur restoran. tapi sebelum masuk Ga Na mengejek Hyo Jin yang makan sendirian, apakah Hyo Jin tak punya teman? Hyo Jin menggerutu apakah Ga Na mengajak nya berkelahi atau apa? tapi Ga Na sudah masuk kedalam.


Didapur Ga Na mencuci piring sambil goyang goyang pinggul. sesaat Ga Na berfikir apakah Hyo Jin menikmati hidangan nya? lalu Ga Na kedepan berniat melihat Hyo Jin tapi Hyo Jin sudah pergi. Ga Na bertanya tanya kenapa Hyo Jin kabur lagi. Ga Na menyimpulkan pasti malam itu terjadi sesuatu.



Saat sedang bicara sendiri pelayan yang tadi tanpa sengaja memanggil Ga Na dengan sebutan manajer.
"manajer tolong bersihkan panggangan nya"

"aku manajer setidak nya kau memberikan aku waktu 30 menit saja untuk istirahat"keluh Ga Na yang kemudian tertawa keras karena baru mennyadari pelayan tadi memanggilnya manajer. sementara pelayan itu merasa malu karena keceplosan.


Oh Soo dengan serius menempel sesuatu di mesin penjual otomatis. dan sesaat setelah menempel Oh Soo celingukan memastikan tak ada yang melihat nya.


Oh Soo langsung kabur dengan membawa segelas minuman dari mesin penjual. ternyata Oh Soo menempel stiker dengan Caption 'jika mesin rusak tolong hubungi Cafe Tree'


Paginya Oh Soo membawa Ibu Yoo Ri dan Yoo Ri ke Cafe Tree. Oh Soo masih sibuk dimobilnya yang berada didepan Cafe Tree. kakek yang baru datang menyapa Oh Soo dengan ceria lalu masuk ke Cafe.


didalam Cafe Yoo Ri menunjukkan ibunya kalau warna warna didalam Cafe sangat menarik kan? Ibu Yoo Ri mengangguk tapi kenapa tak ada pengunjung? Yoo Ri tersenyum. dan sesaat kakek masuk menyapa Yoo Ri. dan Yoo Ri juga menyapa Kakek dengan sopan lalu mengenalkan wanita yang disamping nya adalah ibunya. kakek langsung menyapa ibu Yoo Ri dengan sopan juga.


Yoo Ri memberitahu ibunya kalau kakek ini adalah pemilik gedung tempat tinggalnya. Ibu Yoo Ri tersenyum mengatakan kalau Yoo Ri sering bercerita tentang kakek dan Yoo Ri bilang sangat menyukai kakek karena kakek menganggapnya seperti cucunya sendiri. ibu Yoo Ri berterimakasih.

Kakek:"ahh tak perlu berterimakasih, Nona ini sangat berani dan pintar"

Ibu Yoo Ri:"ahh benarkah, aku sangat khawatir karena dia begitu pendiam"

"Tidak kok, terakhir kali ketika dia putus dengan pacar nya aku khawatir sekali karena dia terlihat sedih, tapi dia berhasil bertemu dengan pria muda baik setelah itu, dia tampak nya pemuda yang rajin loh"ucap kakek.



sesaat Oh Soo masuk. kakek memperkenalkan Oh Soo adalah cucu nya. sementara Yoo Ri juga bilang ke ibu nya kalau Oh Soo adalah cucu dari kakek pemilik gedung. Ibu Yoo Ri nampak terkejut dan kebingungan. begitupun Oh Soo melihat nya jadi celingukan.


sesaat kemudian mereka berempat sudah saling duduk berhadapan.
kakek:"jadi pria muda yang terakhir kali itu hanya teman mu"ucap kakek ke Yoo Ri

Yoo Ri mengangguk mengiyakan dengan sopan.


"tapi sepertinya kau bukan sekedar teman baginya, baiklah aku mengerti..jadi kau dan Oh Soo Ku saling menyukai ya????"tanya kakek

"iya kakek"jawab Oh Soo langsung. Yoo Ri dan ibu Yoo Ri sama sama canggung. kakek mengangguk angguk mengerti lalu langsung menanyai ibu Yoo Ri:"jadi kapan kita mengadakan pernikahan untuk anak anak kita Nyonya?"

Ibu Yoo Ri tersenyum kebingungan mau jawab apa. sedangkan Oh Soo malu malu karena kakek nya begitu to the point. sementara Yoo Ri langsung terbatuk batuk.


sesaat kemudian Oh Soo dan Yoo Ri mengantar ibu Yoo Ri kerumah fasilitas lagi. Oh Soo membantu membawakan koper ibu Yoo Ri. sampai diruangan ibu Yoo Ri meletakkan kembali foto keluarganya di meja sebelah tempat tidur nya. dan kebetulan Yoo Ri belum masuk.


sambil meletakkan Foto Ibu Yoo Ri mengatakan kalau Yoo Ri selalu tersenyum dan tampak selalu bahagia. tapi sebenar nya Yoo Ri tidaklah tersenyum dalam hatinya.

Ibu Yoo Ri meraih tangan Oh Soo:"tidak ada lagi yang kuinginkan, tapi tolong bersenang senanglah dengan Yoo Ri ku,buatlah dia bahagia, dan buatlah senyum Yoo Ri menjadi nyata"


Oh Soo membalas genggaman tangan ibu Yoo Ri lalu mengatakan akan melakukan itu dan ibu jangan khawatir. Ibu Yoo Ri tersenyum mengangguk.


sesaat Yoo Ri masuk langsung menggoda kalau ada adegan mellow disini. ibu Yoo Ri langsung beralasan bilang kalau Oh Soo mau lembur kan? jadi boleh kembali sekarang. Yoo Ri menyahut kalau Soo Jung akan datang nanti sepulang sekolah dan Yoo Ri berniat menginap saja disini.


"ngapain kau disini? apakah Oh Soo harus ke seoul sendirian? dia kan bukan supir mu"ucap Ibu.

"benarkah?"tanya Yoo Ri

Oh Soo langsung menyahut:"Ohh aku bisa tidur disini, Umm saat tidur terakhir kali disini, kursi diluar cukup bagus dan empuk"

Ibu Yoo Ri dan Yoo Ri saling memandang dan tersenyum kecil menertawai Oh Soo. mana ada Kursi ruang tunggu lembut dan empuk.


akhirnya Yoo Ri dan Oh Soo kembali ke Seol. selama perjalanan Yoo Ri hanya melamun sedih. Oh Soo melihat nya bertanya apakah Yoo Ri merasa tak nyaman karena harus meninggalkan ibunya?


dengan sedih Yoo Ri menjawab:"operasi ibu berjalan dengan baik, dan sekarang kau disisiku,semuanya baik dan aku merasa takut karena sangat bahagia,aku sudah seperti ini sejak masih muda,setiap kali aku bahagia karena hal hal baik terjadi sesuatu hal yang buruk pasti terjadi setelah nya"


masih dengan menyetir Oh Soo menggenggam tangan Yoo ri. lalu dengan tersenyum Oh Soo mengatakan "jangan khawatir aku tak akan membiarkan hal buruk terjadi". Yoo Ri tersenyum menatap Oh Soo.


malam hari dirumah susun. seseorang memakai baju hitam lengkap dengan masker dan topi sedang mengetuk pelan dirumah gadis kecil yang selalu memesan makanan. Pria bertopi itu menyapa kalau datang untuk membawakan pesanan. tapi karena tak ada sahutan dari dalam. Pria itu celingukan dan mulai memencet kode rahasia rumah itu. entah tahu darimana kode nya tapi akhirnya pintu benar benar terbuka.



Pria itu perlahan masuk dan berjalan pelan membuka kamar gadis kecil. gadis kecil sedang tertidur dimeja setelah belajar. Pria itu menciumi seragam sekolah yang baru dipakai gadis cilik yang tergantung didepan lemari.


setelah itu dia meletakkan seragam kembali. lalu pria itu mengambil lotion milik gadis cilik itu dan menciuminya juga sembari dia melirik gadis cilik yang tertidur.

karena gadis cilik sedikit gerak gerak pria itu langsung keluar.


Dikantor polisi petugas Kim membawakan kopi untuk Yoo Ri. Yoo Ri mengeluh kalau dia tak bisa meminum kopi. Petugas KIm lupa dan dia langsung menuangkan kopi Yoo Ri ke gelas nya sendiri.


tapi Yoo Ri langsung teringat saat pertama kali minum kopi di Cafe Tree dan karena itu terjadilah dia mencium Oh Soo.

Yoo Ri tertawa tawa sendiri. Petugas KIm bertanya apakah kau jadi gila? kenapa tertawa sendiri?

Yoo Ri langsung menceritakan dengan kemayu kalau Oh Soo bilang dia adalah orang yang pertama disukai Oh Soo dan itu artinya dia adalah cinta pertamanya Oh Soo. Yoo Ri dengan percaya diri mengatakan kalau dirinya penuh kharismatik. Petugas Kim langsung nyinyir dan beralasan kalau dia sangat lelah hari ini. Yoo Ri langsung cemberut.


sesaat Petugas KIm mendapat laporan dari walkie talkie nya kalau ada laporan dari stasiun mulpure. POlisi Kim menjawab segera akan pergi.


Yoo Ri dan petugas Kim sudah berada di rumah gadis kecil. Yoo Ri meminta kronologi gadis itu melaporkan kejadian ini. Gadis itu menceritakan awal nya dia tertidur saat belajar dan tiba tiba dia merasakan kehadiran seseorang. gadis itu mengajak Yoo Ri masuk kekamar nya.


Yoo Ri bertanya apakah ada barang atau uang tunai yang hilang? Gadis cilik menjawab seperti nya tak ada tapi dia yakin kalau lotion nya berpindah tempat karena sebelum nya tak pernah menaruh lotion di tempat itu. dan saat itu pula terlihat pria yang bertopi hitam sedang dibalik tirai mendengarkan nya.


saat Petugas Kim mendekat pria itu langsung berlari dan Yoo Ri melihat nya. Yoo Ri dan petugas Kim langsung mengejar pria itu.
ketiganya sama sama menuruni tangga. Yoo Ri meminta petugas Kim untuk berpencar mencari jalan lain. akhirnya keduanya berpencar. awal nya petugas KIm bisa menghadang nya tapi pria itu langsung berbalik arah menuju jalan yang lain.


Yoo Ri dan petugas KIm terus mengejarnya hingga jauh. tapi sayang sekali petugas KIm kelelahan terbatuk batuk.


sementara Yoo Ri terus mengejar pria itu. bahkan Yoo Ri sampai mengejar pria itu di gedung kosong. pria itu terus berlari kencang dan berhenti dibalik sekat tembok dengan membawa balok kayu. Yoo Ri yang baru datang mencari cari keberadaan pria itu. dengan berani Yoo Ri menyuruh nya keluar saja dan jangan buang buang waktu.


saat Yoo Ri sudah semakin dekat pria itu langsung memukul Yoo Ri dan mengenai Yoo Ri. beruntung Yoo Ri tak apa apa. Yoo Ri langsung menendang nya sampai pria itu terjatuh.


pria itu masih sanggup berdiri. dan pria itu hendak memukul Yoo Ri dengan balok nya tapi terlebih dulu pria itu menjambak rambut Yoo Ri dan mengunci gerak Yoo Ri. Yoo Ri berhasil menyiku nya dan langsung membanting pria itu. pria itu tak mau kalah balik membanting Yoo Ri lalu menindih dan mencekikk Yoo Ri.


Yoo Ri berusaha membuka kerah pria itu dan melihat ada semacam tahi lalat atau tato kurang jelas. Yoo Ri berhasil menendang pria itu dan menyirami mata pria itu dengan pasir dibawah nya. tapi Pria itu tak kalah balik membanting Yoo ri ke tembok. Yoo Ri kesakitan.


dan kesempatan itu digunakan pria itu untuk kabur. tapi sial nya saat berlari pria itu tersandung balok kayu besar hingga terjatuh. Yoo Ri yang masih mengejarnya langsung menyerang nya kembali. dan kali ini Yoo Ri menyiku tubuh pria dengan keras hingga pria itu terjatuh tak bisa bangun lagi walaupun masih tersadar.


dengan tertatih Yoo Ri mengambil borgol lalu memborgol pria itu. Yoo Ri mencengkeram kerah pria itu lalu membangun kan nya.
"dasar baj*ngan tamat riwayatmu, sekarang ayo kita lihat wajah mu"ucap Yoo Ri geram.


tapi seketika Yoo Ri langsung terpejam merasakan pusing dan sekilas ada bayangan bunga dipohon tua, bayangan aura aura merah biru ungu dan semacam nya.


Yoo Ri tak bisa menahan lagi hingga akhirnya ambruk didepan pria bermasker hitam.


Bersambung Episode 12

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...
EmoticonEmoticon