All Images by : OCN


Yoo Ri sudah berhasil menangkap pelaku bahkan memborgol pelaku. tapi saat Yoo Ri hendak membawa nya dan melihat wajah pelaku Yoo Ri langsung pusing memejamkan mata. terlihat seperti ada bayangan pohon Tua dirumah Oh Soo. sekilas bayangan berubah ubah. hingga akhirnya Yoo Ri ambruk didepan pria bermasker hitam itu.


Melihat Yoo Ri tak sadarkan diri pria itu mencari cari kunci borgol disaku Yoo Ri dan melepaskan nya hingga akhirnya dia bisa kabur. tapi saat dia kabur terlihat ada kamera di mobil yang berhasil merekam nya.


Yoo Ri sudah terbaring dirumah sakit tak sadarkan diri dengan ditemani POlisi Shin. Sesaat Jin Woo datang dengan panik. Jin Woo bertanya apa yang terjadi? Polisi Shin menjawab kalau Polisi Seo sedang bertugas dan jatuh dari tangga. JIn Woo bertanya apakah Yoo Ri sudah tersadar? POlisi Shin menjawab belum dan dokter bilang kalau Petugas Seo tak apa apa walaupun sedikit terluka karena terjatuh.




lalu Polisi Shin bertanya apakah Jin Woo keluarga nya? JIn Woo menjawab bukan dan dia langsung datang ketika mendapat kabar dari adiknya.
dengan nafas masih tersengal sengal Jin Woo berkata untuk menemui dokter dulu. Polisi Shin mengangguk. Polisi Shin terus melihati Jin Woo dan menyangka JinWoo adalah pacar petugas Seo Yoo Ri.


Oh Soo dirumah nya sedang bekerja. sesaat pikiran nya teringat akan Yoo ri yang mengatakan sejak kecil jika mengalami kebahagiaan maka kejadian buruk akan datang setelah nya. Oh Soo langsung menelepon Yoo Ri.



POlisi Shin mendengar suara Ponsel Yoo Ri dibalik selimut. Polisi Shin meminta izin pada Yoo Ri yang tak sadar untuk mengangkat panggilan nya.

"halo.."sapa Petugas Shin


Oh Soo langsung melotot kaget mendengar yang mengangkat adalah pria. Oh Soo balik bertanya siapa kau? Polisi Shin menjawab dia adalah rekan petugas Seo. Oh Soo sedikit lega lalu bertanya dimana Seo Yoo Ri? Polisi Shin melihat nama kontak nya dengan nama 'orang perusak mesin penjual otomatis'. Polisi bertanya apakah kau merusak kan mesin?

"ahh tidak.. apakah Yoo Ri tak bisa menjawab teleponku?"


Polisi Shin enggan menjawab. Oh Soo kembali bertanya apakah terjadi sesuatu pada Yoo Ri? akhirnya Polisi Shin menjawab kalau Petugas Seo sekarang di UGD. sontak Oh Soo langsung terhenyak kaget bertanya apakah Yoo Ri terluka? Polisi Shin bingung bertanya apa hubungan nya dengan Petugas Seo?

"aku pacar nya, katakan sekarang Yoo Ri dimana?"teriak Oh Soo


Polisi Shin kaget mendengar orang ditelepon adalah pacar Yoo Ri. sambil melirik JIn Woo polisi Shin bertanya tanya siapa pria yang barusan bersama nya.


Oh Soo bergegas ke rumah sakit.


JIn Woo menunggui Yoo Ri bahkan membelai rambut Yoo Ri yang masih belum sadar. Polisi Shin nampak kebingungan dibelakang nya. Jin Woo mengatakan akan menunggui Yoo Ri sampai terbangun jadi polisi shin bisa pergi. tak langsung pergi Polisi Shin malah garuk garuk kepala.sesaat ponsel Jin Woo berdering dari Soo Jung. untuk bicara dengan Soo Jung, Jin Woo keluar agar tak berisik didekat Yoo Ri.


Polisi Shin langsung menggerak gerak kan tubuh Yoo Ri dengan panik menyuruh nya cepat bangun:"sunbaenim..cepat bangun, karena pacarmu ada disini tapi pria lain yang mengaku pacarmu akan datang, kau harus bangun agar kau bisa mengatasinya, nanti kau ketahuan kalau kau berselingkuh, sunbaenim...."ucap Polisi Shin agak keras.


akhirnya Yoo Ri terbangun tapi polisi Shin malah kaget. perlahan Yoo Ri membuka mata bertanya dimana dia? Polisi Shin menjawab di UGD. Yoo Ri hendak bangun tapi kesulitan. polisi shin menjelaskan kalau petugas Seo jatuh dari tangga apakah ingat? Yoo Ri malah balik bertanya apakah kelian berhasil menangkap pelaku?

"belum"jawab polisi Shin. Yoo Ri mendesis kesal.


lalu POlisi Shin terburu buru mengajak Petugas Seo untuk segera pergi dari UGD. dan polisi Shin sudah menenteng sepatu Yoo Ri. tiba tiba Oh Soo datang berteriak 'Seo Yoo Ri'. Polisi Shin kaget menjatuhkan lagi sepatu Yoo Ri.


Oh Soo marah marah dengan kesal kalau ini benar benar membuat nya gila bagaimana bisa kau terjatuh? apa yang dikatakan dokter? kau sudah memeriksanya?

Yoo Ri ingin bangun dan Oh Soo membantunya. Yoo Ri langsung memeluk Oh Soo. terlihat polisi Shin melotot ketakutan (hahaa sumpah Ni orang kenapa ya...takut banget kalau seniornya ketahuan selingkuh)


Oh Soo ngedumel kalau sudah bilang jika ada kasus yang berbahaya biar petugas KIm saja yang menangani.
"apa sih yang dia lakukan?"teriak Oh Soo sambil melirik Polisi Shin.



Polisi Shin balik ngedumel kalau Petugas Kim sekarang sedang bertugas di TKP. Oh Soo menatap nya. lalu Yoo Ri menenangkan kalau dia tak apa apa dan tak terluka. kalau begitu Oh Soo meminta Yoo Ri menunggu nya karena dia mau menemui dokter.


sesaat Jin Woo terlihat sedang menuju ke arah Yoo Ri. Polisi Shin langsung mengkerut ketakutan bahkan tak berani melihat nya.


Yoo Ri kaget melihat Jin woo. Yoo Ri bertanya bagaimana JIn Woo tahu kalau dia ada dirumah sakit? Jin Woo dan Oh Soo terus saling menatap tajam.


dengan masih menatap Oh Soo, Jin Woo menjawab kalau dia tahu Yoo Ri dirumah sakit dari Soo JUng. Yoo Ri bertanya lagi apakah Soo JUng memberi tahu ibu? Jin Woo menjawab tidak karena dia sudah melarang Soo Jung untuk menceritakan pada ibunya jadi jangan khawatir. Yoo Ri berterimakasih pada Jin Woo. Oh Soo langsung menatap nya tajam.


Jin Woo yang melihat Oh Soo terus memeluk Yoo Ri langsung menyenggol Oh Soo agar sedikit menjauh. Jin Woo bertanya apakah tangan Yoo Ri tak apa apa? karena barusan dokter mengatakan tangan Yoo Ri harus dirontgen.


tak mau kalah Oh Soo mendorong Jin Woo agar menjauh dari Yoo Ri. Jin Woo masih berusaha mendorong Oh Soo lagi menyuruh Yoo Ri untuk memutar mutar tangan nya.


karena berebut tangan Yoo Ri alhasil keduanya malah menarik tangan Yoo Ri sampai Yoo Ri kesakitan. sontak Oh Soo dan Jin Woo langsung berteriak dengan bersamaan memanggil dokter.


Polisi Shin hanya memandang aneh keduanya sedari tadi. Jin Woo terus berusaha membantu Yoo Ri bangun untuk diantar nya rontgen. Oh Soo cemberut dan akhirnya membantu memapah Yoo Ri juga dengan membawa infus.


Polisi Shin melihat nya bergidik bertanya tanya apakah mereka bertiga pacaran?? (Hahhaaha)


setelah selesai rontgen Jin Woo dan Oh Soo masih berebut menjaga Yoo Ri. sampai ketiganya berjalan keluar rumah sakit. Jin Woo terus mengingatkan Yoo Ri untuk sementara waktu jangan menggerakkan tangan nya dulu, dan jangan sampai lupa minum obat juga. Oh Soo mendengar nya langsung kesal berkata "aku akan mengurusnya".


ketiganya saling berpandangan satu sama lain. Oh Soo langsung menuntun Yoo Ri kemobil nya dan Jin Woo pasrah. Jin Woo berkata nanti akan menghubungi Yoo Ri. Yoo Ri sembari berjalan ke mobil juga mengatakan terimakasih nanti akan menghubungi Jin Woo.


Oh Soo menatap Jin Woo kesal. dan setelah memasukkan Yoo Ri kemobilnya tak lupa Oh Soo jalan sambil menyenggol Jin Woo agar minggir. (sumpah ini kocak banget, aku kira pertemuan mereka akan dipenuhi dengan ketegangan).


sampai dimobil Oh Soo malah meledek Jin Woo dengan mendekatkan wajah nya ke Yoo Ri padahal Oh Soo hanya memasangkan sabuk pengaman. JIn Woo kepanikan sendiri melihat nya.


lalu Oh Soo mengedipkan lampu mobilnya agar Jin Woo segera minggir. tapi Jin Woo tetap diam ditempat. Oh Soo
langsung menyalakan mesin nya dan barulah Jin Woo minggir dan Oh Soo melajukan mobilnya. Jin Woo terlihat sedih melihat kepergian Yoo Ri.


Dijalan Yoo Ri merasa tak enak karena Oh Soo terus diam ngambek. Yoo Ri memberi penjelasan kalau Soo Jung menelepon Jin Woo karena Soo Jung tak tahu nomor mu, jadi jangan marah ya?

"kau pikir aku marah karena hal itu, kau anggap aku apa?"ketus Oh Soo


"lalu kenapa kau bertindak seperti ini?"

"bagaimana jika kepalamu terluka, bagaimana jika kau mati? apa yang akan dilakukan ibumu dan adikmu tanpa dirimu, dan aku juga"tambah Oh Soo.


Yoo Ri mendengar nya malah tersenyum karena Oh Soo terdengar seperti ibunya. dulu ketika ayah nya masih hidup ibunya selalu mengatakan hal yang sama seperti Oh Soo pada ayah nya. Yoo Ri senang langsung mencium pipi Oh Soo. Oh Soo yang masih ngambek membentak Yoo Ri untuk jangan melakukan hal hal seperti itu saat dia sedang mengemudi. Yoo Ri meminta maaf. terlihat Oh Soo sebenarnya ngarep juga.


Oh Soo langsung meminggirkan mobil nya lalu menyuruh Yoo Ri keluar. Oh Soo langsung duduk disebuah bangku pinggir jalan dan menyuruh Yoo Ri duduk disamping nya. Yoo Ri menurut saja dengan cemberut.


"baiklah..sekarang lakukan"ucap Oh Soo membuat Yoo Ri kebingungan. Oh Soo langsung memonyongkan bibirnya.


Yoo Ri mengerti langsung tersenyum dan langsung mencium pipi kanan kiri dan juga bibir Oh Soo.


Oh Soo tersenyum dibuatnya. kemudian Yoo Ri tersenyum melihat kearah jembatan penyeberangan jalan. Yoo Ri langsung beranjak naik ke jembatan itu.


Oh Soo mengikutinya dan tak lupa memasukkan tangan Yoo Ri kesaku nya agar tak kedinginan. sambil jalan Yoo Ri bercerita kalau melihat ada seseorang jalan dijembatan ini sendirian rasanya dia ingin menghiburnya. karena dulu sebelum dia menjadi polisi dia selalu melintai jembatan ini setiap hari sendirian sepulang kerja part time. Yoo Ri mengaku jembatan ini penuh kenangan untuk nya.


sesaat Yoo Ri melihat seorang pria sedang berdiri dipinggir jembatan sendirian. Yoo Ri panik hendak menghampiri pria itu karena pasti akan melompat bunuh diri. Oh Soo melarangnya karena pria itu tidak akan melompat jadi jangan khawatir.



Yoo Ri bingung bagaimana Oh Soo tahu?
Oh Soo melihat aura merah ditubuh pria itu lalu mengatakan kalau pria itu sedang bahagia. dan itu terbukti beberapa detik kemudian seorang wanita menghampirinya yang juga memancarkan aura merah. pria dan wanita itu langsung berpelukan.


Yoo Ri bingung bertanya apakah Oh Soo mengenal nya? Oh Soo menjawab tidak. lalu Yoo Ri bertanya lagi bagaimana Oh Soo bisa tahu?

"aku mengetahui banyak hal sebagai pria yang merusak mesin penjual otomatis"canda Oh Soo tersenyum merangkul Yoo Ri


lalu Oh Soo bertanya kenapa Yoo ri menamai kontak nya dengan nama itu? Yoo Ri yang baru menyadari nya langsung merogoh ponselnya dan akan mengubah nya. Oh Soo bilang tak perlu tapi sebagai gantinya Yoo Ri harus dihukum. Yoo Ri bingung dihukum apa? Oh Soo langsung memonyongkan bibir nya. Yoo Ri berlagak tak mengerti bertanya apa maksudnya? Oh Soo ngambek mengajak Yoo Ri pergi saja.



Sesaat kemudian Oh Soo sudah mengantar Yoo Ri sampai kedepan pagar nya. Oh Soo bertanya kapan adik Yoo Ri pulang? Yoo Ri menjawab mungkin besok tengah hari.

"aku yakin kau pasti tidak akan nyaman sendirian, apa kau tak akan memberitahu adik mu agar pulang cepat"tanya Oh Soo.

"tidak, karena itu akan membuat ibu curiga"jawab Yoo Ri

"apa kau membutuhkan sesuatu,aku akan mengurusnya sebelum aku pulang"

Yoo Ri bilang tak perlu dan meminta Oh Soo meng SMS nya saja jika sudah sampai dirumah. Oh Soo mengangguk.


Yoo Ri sudah masuk kerumah. dan baru saja masuk ponselnya sudah bergetar sms dari Oh Soo yang mengatakan kalau dia tidur di Cafe jadi jika Yoo ri membutuhkan sesuatu panggil saja dia, dia akan segera datang. Yoo Ri cemberut membacanya lalu bergumam "kenapa dia tidur dicafe, itu kan tidak nyaman, dirumah ku tidak ada siapa siapa, dia bisa tidur dirumah ku"


Yoo Ri tersadar dia bicara apa? padahal kan belum lama pacaran kenapa berfikiran seperti itu. Yoo Ri histeris memukuli diri sendiri karena berfikiran seperti itu sampai dia merasa gerah.


saat Oh Soo berjalan ke Cafe, Oh Soo melihat CEO Nam sedang minum kopi di dekat mesin penjual milik Yoo ri. Oh Soo bertanya kenapa Hyung disini?

"apa masksudmu sedang apa? jelas aku menunggumu karena kau tak masuk kerja"ketus CEO Nam

Oh Soo tersenyum lalu mengajak CEO Nam masuk karena dingin.


Didalam Cafe CEO Nam bertanya apakah Oh Soo masih ingat saat dulu dia mengejar Cherry, saat itu keluarganya sangat miskin sampai dia harus menjadi guru les Cherry untuk membiayai hidup keluarganya. Oh Soo mengingatnya dan waktu itu Oh Soo menyarankan agar hyung terus mengejarnya. CEO Nam menghela nafas mengatakan kalau dia tak ingin menyakiti Cherry. Oh Soo menyabet lengan CEO Nam sambil bilang:"itu lebih buruk jika menghantui seseorang"


"ahh dasar..itu karena kau tak pernah berkencan dengan siapapun, lebih baik bagiku untuk menghantui nya daripada menjadi orang yang jahat"keluh CEO Nam

"apa itu yang kau pikirkan, entahlah bagi wanita itu,apa kau hanya orang yang jahat atau orang hina yang selalu menghantuinya, kurasa seperti itu"jelas Oh Soo

"Owww..lihat dirimu, kau tumbuh lebih banyak"


Oh Soo menyuruh CEO Nam untuk mengakui nya saja pada Cherry. CEO Nam langsung mengatakan tidak, dan berbohong kalau sekarang sudah tak ada perasaan pada Cherry. CEO Nam bertanya apakah Oh Soo memiliki minuman beralkohol di cafe ini? jika ada dia minta.


Oh Soo melihat dengan mata saktinya dan terpancar aura merah ditubuh CEO Nam. Oh Soo mengambil air putih dan tak lupa menuangkan serbuk sari warna merah kegelas CEO Nam. tentunya tanpa sepengetahuan CEO Nam.


saat meminum nya CEO Nam langsung protes karena dia minta alkohol bukan air putih. Oh Soo menyuruh CEO Nam minum saja itu. akhirnya CEO Nam menghabiskan air putih itu.


Cherry di klinik hewan nya sedang sibuk mencuci barang barang sampai dia tak terdengar kalau ada telepon dari CEO Nam.


CEO Nam kesal karena Cherry tak mengangkatnya. Oh Soo menyuruh CEO Nam datang saja langsung ke klinik Hewan. CEO Nam menjawab kalau jam segini Cherry pasti sudah pulang. Oh Soo tak mau mendengar ocehan CEO Nam dan langsung menyuruh nya datang saja langsung ke klinik hewan.
sambil berlari CEO Nam meminta OH Soo untuk menelepon Cherry selama 15 menit atau 10 menit. Oh Soo mengiyakan saja.



Oh Soo menelepon klinik hewan. dan benar saja Cherry sudah bersiap untuk pulang tapi terhenti karena telepon nya bunyi.
"halo.. ini klinik hewan Boeun"sapa Cherry

Oh Soo bertanya apakah klinik nya buka? Cherry menjawab kalau konsultasi umum tutup jam 8 malam. Cherry bertanya apakah hewan piaraan mu sakit?


Oh Soo menjawab tegas kalau hewan nya sakit sangat sakit dan sekarang menuju ke klinik,bisakah dokter menunggunya sebentar? Cherry menjawab tentu saja dan sekarang Cherry ingin mengajukan pertanyaan dasar dalam perjalanan menuju klinik.karena nomor oh soo tidak terdaftar di klinik Cherry bertanya apa binatang piaraan Oh Soo?

Oh Soo kebingungan menjawab hewan nya adalah anjing. Cherry bertanya berapa umur anjing nya? Oh Soo menjawab 36 tahun. jelas saja Cherry kaget. Oh Soo langsung menjelaskan kalau anjing nya sudah cukup tua. Cherry bertanya lagi apakah anjing nya pernah diperiksa diklinik lain?
Oh Soo tengah berfikir dan langsung teringat saat ngobrol bersama CEO Nam. waktu itu CEO Nam mengaku kalau hati dan kantung kemih nya tak beres.


dengan mengingat itu Oh Soo langsung memperjelas anjing nya memiliki masalah di hati dan kantung kemih. Cherry bertanya lagi apakah ada gejala lain?

"Dokter..aku akan segera kesana jadi bisakah kau memeriksanya sendiri"

Cherry menjelaskan kalau dia mencoba merujuk anjing Oh Soo ke klinik terdekat jika anjing nya dalam keadaan kritis. Oh Soo menegaskan tak perlu karena anjing nya ini hanya akan pulih di klinik nya Cherry.

sesaat CEO Nam sudah datang dengan nafas tersengal sengal merebut telepon CherRi. CEO Nam langsung berterimakasih ke Oh Soo dan sekarang dia sudah bertemu dengan Cherry.


lalu CEO Nam menutup panggilan nya. CEO Nam mengatur nafasnya lalu mengatakan pada Cherry kalau dia ingin mengatakan sesuatu. Cherry dengan cuek menyuruh CEO Nam katakan saja. CEO Nam hanya diam menatap Cherry. Cherry pamit pergi jika tak ada yang ingin dikatakan. CHerry langsung keluar. CEO Nam mengejarnya.


Didepan mobil CEO Nam melarang Cherry masuk mobilnya karena perkataan nya ini bukan sesuatu yang harus didengar saat Cherry mengemudi. Cherry santai lalu meminta CEO Nam mengantar nya saja. CEO Nam juga mengatakan kalau ini bukan sesuatu yang harus didengar nya ketika CEO Nam mengemudi. Cherry bingung.


CEO Nam langsung menarik nya pergi.

Lanjut Part 2

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...
EmoticonEmoticon