All Images By : OCN


Oh Soo mengajak Yoo Ri masuk kesebuah toko gitar. didalam Oh Soo memainkan gitar untuk Yoo Ri. Yoo Ri disamping nya terus tersenyum menatap Oh Soo.


dan setelah selesai Oh Soo menatap Yoo Ri mungkin dalam hatinya bertanya bagaimana dengan penampilanku?. Yoo Ri membalasnya dengan tersenyum.


Oh Soo kembali Ke Cafe Tree. dan disana sudah terdapat Ga Na sedang melihat lihat foto keluarganya. Oh Soo mendekati kakkak nya.

"kau datang lebih awal"sapa Ga Na

"karena kupikir kau akan bertindak semaumu, dan sepertinya aku benar"

"apa yang salah jika aku ingin melihat foto ayah dihari ulang tahun nya"ucap Ga Na



Oh Soo tersenyum dan mengajak kakak nya untuk melihat bersama. saat melihat foto foto Oh Soo bertanya apakah hyung melihat wajah ayah saat sebelum meninggal waktu itu? Ga Na menatap serius ke Oh Soo.


Oh Soo mengakui sejujurnya hari itu dia tidak tertidur karena dia hanya berpura pura agar tak dimarahi lagi. Ga Na mengangguk mengerti.




Oh Soo:"aku sangat takut bertanya padamu, tapi..bagaimana dia..ketika kau melihat untuk terakhir kalinya"

Ga Na nampak berfikir.

Flashback
malam hari ayah mendatangi kamar Ga Na dan Oh Soo yang sudah tertidur berdampingan. perlahan ayah melihat lihat mainan anak nya.


lalu berjongkok didepan kedua anak nya. pertama ayah membelai rambut Ga Na dengan sayang. lalu mencium Oh Soo. terlihat sekali ayah sangat sedih.



lalu ayah keluar dan saat ayah keluar Oh Soo membuka matanya yang ternyata sedari tadi tidak tidur.


ayah duduk termenung sendiri dibawah pohon Tua, ayah sangat sedih. Ga Na yang terbangun mendekati ayah nya. ayah bertanya kenapa Ga Na bangun? Ga Na menjawab mau kekamar mandi ayah mau kemana?



Ayah yang sudah memiliki firasat akan meninggal perlahan meraih tangan Ga Na dan bertanya mau kah Ga Na berjanji pada ayah? Ga Na mengangguk.

"Oh Soo akan mengalami kehidupan yang sulit kedepan nya, jadilah kakak yang baik untuk Oh Soo dan jangan menyulitkan nya Ok"pinta ayah

"kakak yang baik?"tanya Ga Na

"bantu Oh Soo agar dia bisa mengandalkanmu,bahkan jika dia tidak bisa bergantung pada orang lain, lakukan itu Ok"



Ga Na terus menatap ayah nya polos. ayah menegaskan lagi mau kah Ga Na berjanji pada ayah? Ga Na mengangguk berjanji pada ayah lalu mengaitkan jari kelingking nya pada ayah. Ayah tersenyum lalu memeluk Ga Na.


Flashback End

Ga Na menghela nafas mengingat nya. Ga Na berucap jika waktu itu dia tahu kalau terakhir kalinya melihat ayah dia akan memeluk ayah nya lebih erat lagi. Oh Soo melihat kakak nya sedih dan berniat memeluk kakak nya tapi diurungkan.



Ga Na:"saat itu aku sangat marah dan ingin ke kamar mandi, itulah yang kuberikan padanya"

Oh Soo tersenyum langsung merangkul kakak nya. lalu meraih tangan kakak nya:"terimakasih sudah menjadi kakak yang baik, selama 20 tahun terakhir, kau telah bekerja keras"



"ahhh anak anjing kecilku"ucap Ga Na menepuk punggung adik nya.


keduanya saling tersenyum melihati foto foto ayah nya sambil berpegangan tangan. bahkan sampai pulang pun Ga Na menggandeng tangan Oh Soo dengan penuh kasih sayang.


sampai dirumah keduanya masih bergandengan tangan. dibawah pohon Oh Soo menghentikan kakak nya bertanya apakah kakak nya tak akan melepaskan tangan nya kan sudah sampai. Ga Na dengan kemayu mengatai Oh soo sangat pemalu. lalu Oh Soo teringat sesuatu. Oh Soo bertanya apakah kakak ingat aura aneh yang terakhir kali diceritakan nya?



Ga Na mengingat nya dibuku itu kan? Oh Soo membenarkan dan melihat aura itu pada seseorang. kakek bilang sih itu orang baik dan tak perlu mengkhawatirkan nya tapi ada sesuatu yang benar benar mengganggu nya. Ga Na penasaran bertanya apakah orang itu akan membunuh atau semacam nya?



"Dia berdalih minta nomor Seo Yoo Ri,dan bertemu dengan nya dengan alasan menyedihkan dan dia menceritakan lelucon yang tidak lucu, tapi hal yang membuatku paling kesal dia terus menatap Seo Yoo Ri dengan tersenyum, memang nya dia siapa tersenyum pada Seo Yoo Ri, bukan kah dia aneh, ada sesuatu yang dia sembunyikan kan?"cerita Oh Soo seperti mengadu.


Ga Na menghela nafas lalu mengangkat tangan nya yang memegang tangan Oh Soo lalu melepaskan nya dengan keras. Ga Na langsung masuk kekamarnya karena merasa Oh Soo sangat kekanakan. Oh Soo belum selesai. Oh Soo masih ingin bercerita lagi kalau orang itu nampak seperti penjahat. Oh Soo mengejar kakak nya.



Paginya Dikantor polisi Yoo Ri menggambar sketsa wajah pelaku yang dilihat nya kemarin kemudian mencocokkan dengan sketsa wajah sebelum nya yang sudah ada, dan setelah dicocokkan ternyata ada kesamaan dengan pelaku kejahatan seksual. Polisi Shin yang sedari tadi bersama nya juga membenarkan kalau ada kesamaan. Yoo Ri menyimpulkan kalau semua korban kejahatan seksual memiliki kesamaan, mereka semua melaporkan kejadian dalam minggu yang sama saat diserang dan barang barang yang dicuri bukanlah barang yang berharga tapi barang milik pribadi yang biasa.

Polisi Shin membenarkan dan baru baru ini dukun juga melaporkan kalau gambar putrinya dicuri.



"ini jenis Voyeurisme (kegemaran melihat kegiatan seksual orang lain) dia diam diam mengawasi mereka lalu menyerang mereka secara seksual"gumam Yoo Ri

"lalu dalam kasus ini, dia kepergok sebelum bisa menyerang nya"ucap Polisi Shin

Yoo Ri sependapat dengan Polisi Shin. Polisi Shin mengacungkan 2 jempol nya memuji sangat respect pada Petugas Seo.
Yoo Ri mengeluh kalau sekarang ini masalah nya dia tak tahu dimana baj*ngan itu bersembunyi.


Yoo Ri dan Polisi Shin mendatangi lagi tempat dimana Yoo Ri dan pelaku berkelahi kemarin. saat didalam Yoo Ri mendapat telepon dari Oh Soo yang menanyakan dimana Yoo ri sekarang? Yoo Ri menjawab sedang tugas diluar tapi akan segera selesai. Yoo Ri juga mengatakan akan mampir ke Cafe nanti.



 setelah menutup telepon nya Yoo Ri memerintah Polisi Shin mencari apakah ada kamera di truk dan mobil disekitar nya karena jika ada kamera dimobil sudah pasti pelaku akan terekam kamera. Polisi Shin mengiyakan. lalu keduanya jalan lagi untuk mencari bukti sampai akhirnya Yoo Ri menemukan topi hitam tergeletak di pasir. POlisi Shin bertanya apakah itu milik pelaku? Yoo Ri mengangguk membenarkan.

Pulang kerja Yoo Ri mampir ke Cafe Tree. Oh Soo menyambutnya lalu menyuruh Yoo Ri duduk. Oh Soo menunjukkan sebuah gambar pemandangan di laptopnya. Yoo Ri sangat takjub dengan keindahan nya. Oh Soo tersenyum mengatakan "kita akan kesana dan aku akan membuat reservasi"

"mana mungkin kita pergi kesana"sahut Yoo Ri

"tapi kau bilang ingin pergi ke swiss"

"aku hanya mengatakan nya saja, lagipula mana mungkin kita pergi ke swiss sementara liburku hanya 2 hari"



karena Oh Soo terlihat kecewa, Yoo Ri mengajak Oh Soo untuk pergi saja ketempat tempat korea karena korea juga banyak tempat yang bagus. Yoo Ri menawarkan bagaimana kalau meihat laut. Yoo ri ingin sekali melihat laut bersama Oh Soo. dengan begitu barulah Oh Soo bisa tersenyum dan Oh Soo menyetujuinya.


Yoo Ri beranjak dari tempat duduk nya membawa gelas. Oh Soo bertanya mau kemana Yoo ri? Yoo Ri mengatakan mau mengambil air minum. Oh Soo menyuruh Yoo Ri duduk saja karena dia yang akan mengambilkan untuk Yoo ri.

sambil menuangkan minuman Oh Soo bertanya bagaimana keadaan Yoo Ri sekarang? Yoo Ri merasa lebih baik berkat suplemen yang dibelikan oleh seseorang khusus untuk nya. Oh Soo tersenyum memberikan secangkir air putih.


saat hendak minum Yoo Ri melihat cangkir nya. Yoo ri jadi teringat saat minum kopi waktu pertama kali ke Cafe tree saat mabuk. dan itu menyebabkan dia mencium Oh Soo. Yoo Ri senyum senyum sendiri menatap cangkir. lalu Yoo Ri bercerita kalau pernah dibawa ke UGD setelah minum kopi disini.


Oh Soo langsung terkejut.


"dan aku menciummu saat itu juga, aku membuat keributan, jika aku akan memberimu kompensasi ketika menciummu,lalu kau bertanya berapa harga ciuman ku, kalau dipikir pikir itulah awal nya, sehingga kita terperangkap seperti ini, benarkan?"tanya Yoo Ri bersemangat ke Oh soo.


Oh Soo benar benar terkejut sampai sulit untuk berbicara bahkan berkaca kaca "kau...meminum kopi itu?". Yoo Ri mengangguk tersenyum dan menjelaskan kopi yang waktu itu ada meja sebelah sana.


Oh Soo seakan lemas dan memejamkan mata. dan langsung terngiang ucapan Ga Na 'cinta tak akan pernah menjadi kenyataan bagi orang menggunakan serbuk sari' itu hukum pohon.



lalu Oh Soo mengingat saat bersama Yoo Ri ketika mati lampu. Oh Soo menceritakan kalau orang tua nya meninggal karena dirinya. dia adalah orang yang sangat berdosa.


Oh Soo memegang kepalanya seperti kesakitan.


Oh Soo mengingat juga dulu saat kecil ayah dengan sedih mengingatkan Oh Soo yang terus menangis.
"Oh Soo ingat..kau tidak boleh memberikan serbuk sari pada orang yang kau cintai, mengerti?"



Yoo Ri bingung melihat Oh Soo.


dengan bingung dan linglung Oh Soo menjauh dari Yoo Ri lalu perlahan menatap Yoo Ri:"jika aku mencintai wanita ini, maka wanita ini ...akan mati"batin Oh Soo.



Bersambung Episode 13

5 komentar

Sebenarnya ayah oh soo kenapa meninggal ya,? Kasian sekali kalo mereka harus pisah. Seperti yang dibilang yoori, kalau dia merasa bahagia pasti ada hal buruk yang menunggu.. sigh :'(

aku suka interaksi Ga na dan Oh soo,
thanks udah buat sinopnya.
di tunggu lanjutannya...

Oh soo dilemaa.. Mungkin nnti mereka putus, yoo ri di lepas sm oh soo buat jin woo ,,,drpd oh soo melanggar pantangan n yoori meninggal

Whooo... nggak nyangka ceritanya bakal jadi kayak gini ^_^

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...
EmoticonEmoticon