SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 13 PART 1

All Images By : OCN


Di Cafe Tree Oh Soo mengambilkan air putih untuk Yoo Ri dengan cangkir yang sama persis saat dulu Yoo Ri pertama kali datang ke Cafe.
Yoo Ri melihat cangkir itu langsung tersenyum "dulu aku pernah minum kopi disini dan dilarikan ke UGD, lalu aku menciummu kan?"
Oh Soo langsung terkejut.

"kalau dipikir pikir saat itulah awalnya hubungan kita terjalin, iya kan?"tambah Yoo Ri tersenyum.

Bagaikan tersambar petir Oh Soo bertanya dengan berkaca kaca apakah benar Yoo Ri meminum kopi itu? Yoo Ri mengangguk tersenyum.




Oh Soo tak bisa berkata apa apa lagi. kepalanya seakan tak bisa berfikir. Bayangan nya teringat akan ayah nya. Yoo Ri melihat nya bertanya ada apa?


Flashback
Ayah sedang di Cafe Tree dan kebetulan ada 2 sepasang kekasih yang datang. Oh Soo kecil baru masuk dan sejenak Oh Soo memperhatikan pasangan kekasih itu. laki laki itu terpancar aura merah sedangkan wanita nya terpancar aura biru. itu artinya si pria sangat mencintainya wanita itu sementara si wanita justru sangat marah dengan si pria.


Oh Soo kecil menghampiri ayah nya. ayah dengan tersenyum berkata ke Oh Soo alangkah baik nya jika pasangan didepan nya itu mau meminum kopinya lalu berbaikan lagi. Oh Soo kecil tersenyum mengangguk mengerti maksud dari ayah .


ayah melihat arloji nya dan mengatakan akan memeriksa biji kopi dulu dan meminta Oh Soo memberi tahu ayah jika ada pelanggan lain.
"baik ayah"jawab Oh Soo ceria.

saat ayah sedang pergi. sepasang kekasih itu tak meminum kopi nya. si wanita sudah tak tahan meminta putus saja lalu pergi. si pria mengejar pacar nya keluar.

Oh Soo tersenyum melihat kopi yang tertinggal belum di minum sekali. dan terpancar aura serbuk merah dalam kopi itu.


sesaat ayah kembali ke Cafe. ayah mencari cari Oh Soo tapi tak ada. lalu ayah berniat membereskan cangkir kopi dimeja pelanggan. tapi ayah menyadari kalau cangkir nya tinggal satu. ayah teringat Oh Soo langsung panik berlari keluar.


Oh Soo berjalan membawa kopi dan terlihat kopi meluber tumpah kemana mana dalam nampan. Oh Soo berniat memberikan kopi itu pada ibunya yang sedang mencuci piring didapur. Oh Soo meminta maaf sudah menumpahkan sebagian kopinya karena berjalan dari Cafe. lalu Oh Soo mengatakan kalau ayah nya menyuruh nya memberikan kopi itu pada ibu.


"ayah memintamu memberikan kopi untukku?"tanya Ibu.

"Ya..ayah bilang dia ingin baikan dengan ibu, jadi minum lah ini dan jangan marah lagi"

"kau lebih baik dari pada ayah mu, baiklah aku tidak akan marah lagi karena kau sangat perhatian"ucap Ibu tersenyum kemudian membelai rambut Oh Soo.


dan perlahan ibu mulai meminum kopi yang tinggal sedikit itu. ayah yang berlari dari Cafe baru sampai dan langsung berteriak "jangan.."
tapi terlambat, kopi sudah habis. ayah segera merebut gelas itu dan membanting gelas itu membuat Oh Soo ketakutan. Ibu berteriak "apa yang kau lakukan?"



ayah tak bisa berkata kata lagi. bahkan ditambah ibu Oh Soo yang langsung memegangi tenggorokan nya terbatuk batuk. sekilas ada bayangan bunga di pohon tua.




ayah dengan panik langsung mencari cari buku diperpustakaan rumah nya tentang sejarah pohon Tua. bahkan ayah sampai membuat semua buku berserakan. ayah tak bisa menemukan apa yang dicarinya sampai terduduk frustasi.


saat terduduk frustasi Oh Soo kecil masuk dengan menangis terisak. Oh Soo meminta maaf pada ayah berjanji tak akan melakukan nya lagi. perlahan ayah meraih kedua pipi anak nya dengan kasih sayang:"Oh Soo..kau harus ingat jangan sampai kau memberikan serbuk sari pada orang yang kau cintai, mengerti?"



"bagaimana dengan ibu? apa yang akan terjadi pada orang yang ayah cintai saat ayah memberinya serbuk sari?"tanya Oh Soo terisak

dengan sedih dan berat ayah mengatakan:"kau akan kehilangan orang yang kau cintai"

"apa itu artinya kita akan kehilangan ibu?"

ayah langsung memeluk Oh Soo. ayah menenangkan kalau itu tidak akan pernah terjadi,ayah janji akan mencari tahu. keduanya saling berpelukan dengan penuh isak tangis.



beberapa hari kemudian
ayah sedang di Cafe Tree didepan tungku perapian. terlihat ada botol serbuk sari berserakan, dan seisi Cafe berantakan bahkan kursi kursi berserakan.


Dalam hati ayah:"aku harus mengakhiri kutukan yang tidak menyenangkan ini,aku tidak bisa Oh Soo mewarisi kutukan ini,apapun yang terjadi aku tidak bisa membiarkan nya, jangan sampai terjadi"
ayah memegangi leher nya yang juga ada tanda Pohon. tapi tanda pohon itu perlahan menghilang. dan ayah Oh Soo tak bernyawa lagi.


bersamaan Oh Soo baru saja masuk. Oh Soo dengan senang hati menghampiri ayah nya. Oh Soo mengatakan kabar gembira kalau ibunya akan keluar dari rumah sakit. Oh Soo menggoyang goyangkan tubuh ayah menyuruh nya segera bangun, tapi ayah tak bergerak sama sekali. Oh Soo menyadari ayah nya yang tak bergerak langsung berteriak menangis memanggil ayah nya.



Flashback End

Oh Soo langsung keluar Cafe dan muntah muntah. Yoo Ri mengejar nya panik bertanya apakah kau baik baik saja? Yoo Ri menepuk nepuk punggung Oh Soo.


sesaat kemudian didalam Cafe Oh Soo baru saja keluar dari kamar mandi. Oh Soo sudah terlihat sedikit tenang. Yoo Ri bertanya apakah yakin Oh Soo tak ingin kerumah sakit? Oh Soo mengangguk meyakinkan kalau dia baik baik saja. walaupun terlihat diraut muka nya ada kesedihan.



Yoo Ri meraih tangan Oh Soo. Yoo Ri beranggapan mungkin saja Oh Soo perut nya kembung jadi pernafasan ikut terganggu. Yoo Ri bertanya apakah di Cafe ada jarum? karena dengan menusuk jari dengan jarum maka pernafasan akan sedikit membaik. karena di Cafe tak ada jarum Yoo Ri mengatakan akan berlari saja membeli Obat ke apotik.


Oh Soo terus menatap Yoo Ri dalam. saat Yoo Ri hendak berlari keluar Oh Soo langsung menarik kepelukan nya.


Yoo Ri bingung bertanya ada apa? Oh Soo tak menjawab hanya mengeratkan pelukan nya dan tanpa terasa air mata nya menetes.



sesaat oh Soo sudah sampai dirumah dengan langkah lunglai tak bersemangat pandangan kosong. Oh Soo terhenti saat melintasi pohon tua. saat hendak masuk kekamar Oh Soo seperti melihat ada harapan ketika melihat kamar kakek nya. Oh Soo berniat mengetuk pintu kamar kakek tapi diurungkan nya.



akhirnya Oh Soo masuk kekamar. perlahan Oh Soo duduk di tepi ranjang dengan sedih dan melamun. fikiran nya teringat akan Yoo Ri yang kemarin ketika dirumah sakit tiba tiba pusing menjatuhkan gelas.



Oh Soo merogoh ponsel nya walaupun ragu akhirnya Oh Soo menelepon Yoo Ri. Yoo Ri dikamar nya langsung mengangkat telepon dari Oh Soo karena baru saja dia akan menelepon oh Soo. Yoo Ri bertanya bagaimana keadaan mu?



Oh Soo malah mengajukan pertanyaan apakah Yoo Ri ingat saat pusing dirumah sakit kemarin? apakah itu pertama kalinya? Yoo Ri menjawab iya tapi sekarang bukan saat nya mengkhawatirkan dirinya. Oh soo bertanya lagi apakah kemarin jatuh dari tangga juga karena pusing?

"tidak...hanya saja..kaki ku tersandung"jawab Yoo Ri asal

"jika..hal seperti itu terjadi lagi, pastikan kau memberitahuku"

"jangan khawatirkan aku, khawatirkan saja dirimu, jika kau lemas dan lemah lagi awas kau, mari kita rencanakan perjalanan kita lagi setelah keadaan mu membaik, Ok"ucap Yoo Ri

"ayo kita pergi...bersamaku"jawab Oh Soo pelan.

Yoo Ri tersenyum malu malu:"Baiklah mari kita bicarakan ini besok lagi..semoga tidur mu nyenyak.."


"kau juga.."Balas Oh Soo kemudian mematikan ponsel nya.


Pagi nya Yoo Ri datang ke Cafe Tree tapi Cafe tutup. Yoo Ri bergumam apakah Oh Soo masih sakit?


Dikamar nya OH Soo masih terlelap tidur dengan obat tidur disamping nya. terdengar ponsel nya terus berdering. sampai kakek diluar masuk.



kakek menggerutu apa yang dilakukan Oh Soo sampai tak mengangkat telepon nya? kakek melihat Oh Soo masih tertidur. akhirnya kakek mengangkat.

"halo..."sapa kakek

"apa dia masih tertidur?"tanya Yoo Ri

"ini siapa?"


Yoo Ri yang menyadari ini kakek langsung menyapa kakek dengan sopan. kakek juga menyadari kalau ini dari nona unit 301, kakek mengatakan kalau Oh Soo masih tertidur. Yoo Ri mengerti dan akan menelepon lagi nanti. kakek melarang nya dan malah menyuruh Yoo Ri datang saja kerumah nya sekarang. Yoo Ri terkejut mendengar kakek menyuruh nya datang.



Sesaat kemudian dengan membawa bingkisan Yoo Ri berjalan kerumah kakek. dan kini Yoo Ri sudah sampai didepan pintu pagar. Yoo Ri memencet pintu rumah kakek.


kakek membuka kan pintu pagar. sambil masuk kedalam Yoo Ri berbincang kalau dari dulu selalu bertanya tanya siapa pemilik rumah ini dan mengagumi keindahan rumah ini tapi ternyata rumah nya OH Soo, kakek tersenyum mendengar nya lalu menyuruh Yoo Ri masuk kedalam. Yoo Ri melihat lihat pohon tua dihalaman rumah kakek dan sangat terkesan.


Diruang tamu. kakek mengupaskan apel untuk Yoo Ri sampai Yoo Ri merasa tak enak. Yoo Ri menawarkan agar dia saja yang mengupaskan karena dia ahli mengupas apel. kakek menolak biar dia sendiri saja yang mengupas nya. lalu kakek bertanya apakah hari ini Yoo Ri libur?


Yoo Ri mengangguk. kakek tersenyum dan mengajak Yoo Ri belanja bersama karena kemarin kakek melihat baju yang sangat cocok untuk Yoo Ri tapi masalah nya kakek tak mengetahui ukuran nya. Yoo Ri terkejut. lalu kakek meletakkan apel dan mengajak Yoo Ri segera berangkat belanja.

"tapi kakek bagaimana dengan Oh Soo?"tanya Yoo Ri tidak enak.

"oh iya..kau datang kesini untuk bertemu dengan oH Soo kan? aku lupa, kalau begitu kita pergi lain kali saja saat kau libur lagi, Ok"pinta kakek

Yoo Ri mengangguk tersenyum mengiyakan kakek.



sesaat kemudian Yoo Ri masuk kekamar Oh Soo, tentunya sudah mendapat izin dari kakek. melihat Oh Soo tertidur pulas Yoo Ri melihat lihat isi kamar Oh Soo. Yoo Ri melihat tulisan rumus rumus di kaca. Yoo Ri bergumam kalau tulisan tangan nya sangat mengerikan.


lalu Yoo Ri ke rak buku. Yoo Ri mengambil satu buku dan membolak balikkan buku. Yoo Ri mengeluh melihat ketebalan buku "ahh membosankan sekali.. memang nya apa yang mereka dapat setelah membaca buku ini, siapa sih penulis nya?"gumam Yoo Ri lalu melihat Cover buku dengan judul 'Robot pria itu' By Oh Soo. dan terlihat juga ada foto Oh Soo dalam Cover buku itu.

Yoo Ri langsung tersenyum dan memuji sepertinya Oh Soo berbakat menulis juga.



"ada satu lagi yang membosankan"sahut Oh Soo dari tempat tidur nya yang tiba tiba sudah terbangun. Yoo Ri terkejut bertanya "kau sudah bangun?"

Oh Soo tersenyum lalu menghampiri Yoo Ri. Oh Soo menunjukkan satu buku yang menarik lalu Oh Soo bertanya kapan Yoo Ri sampai?

"baru saja, tadi aku menelepon mu tapi yang mengangkat kakek"jawab Yoo Ri.



Oh Soo langsung celingukan bertanya jam berapa sekarang? Yoo Ri mengatakan kalau lain kali saja jalan jalan nya karena dia juga lelah.

"kalau begitu berbaringlah"ajak Oh Soo langsung menarik Yoo Ri kedekat ranjang. Yoo Ri terkejut beralasan kalau dia tidak terlalu lelah. Oh Soo mengatakan tidak apa apa kakek nya sudah pergi dari tadi. Yoo Ri memberi penjelasan kalau dia bukan nya takut akan ada orang yang menghampirinya tapi Yoo Ri ingin Oh Soo yang beristirahat karena Oh Soo terlihat lebih buruk dari kemarin. Yoo Ri berpamit pulang karena sekarang sudah melihat Oh Soo.


Oh Soo justru menarik Yoo Ri sampai Yoo Ri terduduk disamping nya. Oh Soo tersenyum meminta Yoo Ri pulangnya nanti saja.


Yoo Ri menatap Oh Soo dengan penuh pertanyaan. lalu Yoo Ri memberanikan diri bertanya:"sekarang katakan? kupikir kau tidak sakit secara tiba tiba, apa terjadi sesuatu ditempat kerjamu?"

Oh Soo membelai rambut samping Yoo Ri. Yoo Ri menegaskan lagi kalau ini terkait pekerjaan nya kan? Oh Soo hanya sedikit tersenyum tak menjawab.



Yoo Ri:"aku juga tidak suka dinasihati seperti ini, tapi bertahan lah ok,lihat saja aku, aku gagal dipromosikan bertahun tahun,tapi aku tetap berharap dan baik baik saja,orang yang kucintai disisiku,dan aku bisa menyediakan semua kebutuhan dasarku untuk diriku sendiri lebih dari cukup, kau akan sembuh sedikit lebih cepat"

Oh Soo tersenyum kemudian tertawa. Yoo Ri protes apakah barusan Oh Soo menertawainya? apakah menurut Oh Soo lucu karena dinasihati orang yang gagal dipromosikan?

"tidak juga"jawab Oh Soo

"Oh iya.. seharusnya kau jadi seorang pria,kau bertindak seakan dunia berakhir karena sesuatu yang salah,jadi kau benar benar tidak tertarik?"goda Yoo Ri

"tidak juga..haruskah aku main gitar lagi?"tantang Oh Soo


Yoo Ri bergidik tak mau karena permainan gitar hanya membuatnya pingsan saat pertama kali tapi untuk saat ini bermain gitar tidaklah efektif.
lalu Yoo Ri seperti memikirkan sesuatu. Yoo Ri mengutarakan kalau sebelum nya pernah mendengar Oh Soo dicafe sedang bertelepon dan Oh Soo pandai berbahasa asing. Oh Soo bertanya apakah Yoo Ri menyukai hal seperti itu? Yoo Ri meminta Oh Soo mengatakan sesuatu yang ingin dikatakan padanya dengan menggunakan bahasa asing.



dengan bahasa jepang Oh Soo mengatakan:"terimakasih sudah mendengarkan ku, aku bahagia kau disisiku saat aku bangun"

entah mengerti atau tidak Yoo Ri langsung mencium bibir Oh Soo dengan cepat. Oh Soo sedikit terkejut. Yoo Ri bingung bertanya "jadi kau tadi tidak memintaku untuk menciummu?"



"oh..jadi kau akan melakukan apapun yang aku minta?"tanya Oh Soo.

"ya itu tergantung"jawab Yoo Ri sambil mengangkat kedua bahu nya.



Oh Soo menatap Yoo Ri sedih lalu berkata dengan bahasa jepang lagi yang artinya:"aku takut akan fakta bahwa aku mencintaimu"
entah mengerti atau tidak Yoo Ri juga menatap Oh Soo dengan pandangan penuh arti dan berkaca kaca.



Di Cafe Ga Na bersama kakek. Ga terus menatap ponselnya dengan dekat sampai kakek menyindir nya apakahh Ga Na sedang melakukan kontes melihat hape. Ga Na menjawab kalau ini bukan kontes tapi keinginan. Ga Na menggerutu kalau dia (Hyo JIn) seharus nya penasaran dengan apa yang kulakukan sekarang.



"Ya ampun..wanita seperti apa dia?"sahut kakek

Ga Na langsung menatap kakek nya dengan serius. Ga Na mengatakan akan membawa wanita itu kepada kakek dan meminta kakek melihatkan aura wanita itu? Ga Na merasa wanita itu sedang mengujinya tapi Ga Na tak yakin?

sambil mengelap Gelas kakek bertanya bagaimana kalau perasaan Ga Na benar? Ga Na mempertegas kalau benar maka dia akan menyingkirkan nya.

"apa?"kaget kakek

"kau tahu bagaimana aku membiarkan wanita mendesakku, tapi jika itu terjadi padanya, aku sebenarnya tidak akan punya kesempatan"

"benarkah?"

"dia akan memberikan pendapat terbaik dan mengalahkan ku secara fisik juga, dia membuatku merasa sangat rendah"ucap Ga Na menunduk

kakek tersenyum lalu melihat aura terpancar merah ditubuh Ga Na. kakek langsung menyuruh Ga Na membawa wanita itu kepada kakek dan kakek akan melihat nya.



Ga Na mendongak kaget bertanya benarkah? kakek mengiyakan.


lalu Ga Na bertanya apa yang dilakukan Oh Soo kenapa kakek nya disini? kakek sedikit berbisik mengatakan kalau Seo Yoo Ri ada dirumah sekarang. Ga Na langsung melotot terkejut. lalu Ga Na berpamit untuk segera pergi. kakek mengancam Ga Na untuk jangan berani berani pulang sekarang? (kakek ini pengertian banget hehehe)


"ah.. tentu saja tidak,kakek anggap apa aku ini"jawab Ga Na langsung pergi. kakek senyum senyum menatap kepergian Ga Na.


Lanjut Episode 13 Part 2

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 13 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...