SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 15 PART 2

All Images By : OCN


setelah urusan nya selesai. Oh Soo masuk kesebuah minimarket. Oh Soo ditelepon CEO Nam. Oh Soo mengatakan ditempatkan dimana saja tak masalah yang penting tempat nya tak jauh dari kantor. dan terakhir Oh Soo mengatakan kalau hanya butuh barang beberapa selebih nya akan beli dijerman saja.


Ditempat lain YOo Ri juga sedang berjalan sendiri dengan langkah lesu. Yoo Ri melihat ke area dimana biasanya memberi makan kucing liar, dan itu malah mengingatkan nya saat pertama kali memberi makan kucing liar bersama Oh Soo. malam itu Yoo Ri mengibuli Oh Soo untuk memanggil para kucing liar dengan nama nama kucing .


tanpa terasa Yoo Ri berkaca kaca mengingatnya. Yoo Ri segera menyadarkan dirinya kenapa malah datang ketempat ini dan mengingat semua nya. Yoo Ri menepuk nepuk pipinya agar sadar.




Yoo Ri berjalan lagi melewati minimarket yang dimasuki Oh Soo tadi. Yoo Ri melihat mesin permainan yang pernah juga menyimpan kenangan bersama Oh Soo.



Perlahan Yoo Ri mendekatinya dan tersenyum sedih. saat hendak pergi Yoo Ri malah melihat Oh Soo menatap nya dari dalam minimarket yang menembus kaca.



sesaat kemudian Yoo Ri sudah duduk disamping Oh Soo didalam minimarket.
"kita tak sengaja bertemu, jadi akan aneh rasanya kalau aku pergi begitu saja, jadi itulah alasan ku masuk dan ada hal lain juga yang ingin kukatakan padamu"ucap Yoo Ri tanpa berani menatap Oh Soo namun sesekali dia melirik mata Oh Soo. sementara Oh Soo terus menatap Yoo Ri.



"apa itu?"

"aku hampir melupakan mu, aku memberitahumu karena kupikir kau akan penasaran akan hal itu, dan aku..akan mengambil cuti untuk sementara waktu"jelas Yoo Ri menahan tangis nya tapi tetap tersenyum tabah.

"itu bagus"sahut Oh Soo

"aku menuliskan beberapa hal yang aku butuhkan dalam hidup ada 77 hal, itu karena aku mengantuk dan berhenti ditengah tengah,aku yakin akan menemukan lebih dari 1000 hal"


tanpa sengaja mata keduanya bertatap. Yoo Ri langsung menghindari tatapan Oh Soo. Yoo Ri meyakinkan kalau dia akan menjalani hidup yang baik tanpa Oh Soo,karena 77 hal yang menantikan untuk dilakukan nya jadi tak ada alasan baginya untuk tak bisa hidup tanpa Oh Soo.


"tidakkah kau berfikir begitu?"tanya Yoo Ri melirik Oh Soo. sementara Oh Soo hanya bisa menatap terus Yoo Ri dengan sedih. saling bertatap lama seperti itu membuat keduanya semakin berkaca kaca. akhirnya Yoo Ri pamit untuk pergi dulu. Oh Soo menghentikan nya dan mengajak nya pergi bersama.


tapi saat Oh Soo berdiri bola bola permainan disakunya terjatuh semuanya. nampaknya tadi Oh Soo bermain dimesin permainan yang didepan. Oh Soo beralasan kalau tadi hanya mencoba memainkan nya.



lalu Oh Soo beranjak pergi duluan dan tak lupa memungut satu bola dilantai dan dikantonginya.


sesaat kemudian keduanya sudah jalan berdua. saat berjalan Yoo Ri menceritakan kalau dia akan pindah. Oh Soo bertanya kenapa? Yoo Ri menjawab tidak masuk akal saja rasanya tetap tinggal di tempat rumah yang disewakan mantan pacar. Oh Soo melarang nya pindah karena alasan mereka putus juga tak masuk akal kenapa harus mempedulikan hal itu?


"terutama fakta kalau aku tinggal tak jauh dari rumah mantan pacarku, itu akan sulit bagiku menghadapinya,lihat saja sekarang kita bertemu di minimarket,aku mencoba yang terbaik untuk melupakanmu tapi aku merasa lelah karena harus bbertemu lagi dengan mu, aku tidak bisa membiarkan kemungkinan pertemuan secara kebetulan lagi"ucap Yoo Ri

"ini bukan kebetulan"sahut Oh Soo membuat keduanya terhenti.



Oh Soo mengatakan kalau dia sedang menunggu Yoo Ri untuk melihat wajah Yoo Ri. Yoo Ri salah tingkah melarang Oh Soo untuk jangan melakukan itu karena Oh Soo tak bisa terus menyukainya. Yoo Ri menunduk sedih.


lalu Oh Soo meminta Yoo Ri untuk tetap tinggal karena tak akan ada lagi alasan untuk bertemu dengan kebetulan. Oh Soo mengatakan kalau dia akan pergi ke jerman untuk waktu yang lama yaitu sekitar 3 atau 4 tahun. Yoo Ri langsung menatap Oh Soo dalam. Oh Soo menambahkan jika Yoo Ri butuh bantuan bisa minta bantuan pada kakek atau kakak nya.

"jika kau disana merasa tak betah kembalilah, aku akan pergi sebagai ganti nya"balas Yoo Ri berkaca kaca.


Oh Soo terus menatap Yoo Ri. Yoo Ri yang tak nyaman dilihat seperti itu langsung mengatakan kenapa Oh Soo meninggalkan korea padahal sudah memiliki rumah yang nyaman memang nya kau bisa bahasa jerman mau pergi kejerman?



Oh Soo tersenyum mengatai Yoo Ri yang ternyata masih mengkhawatirkan nya disaat seperti ini. dengan menunduk Yoo Ri menyangkal kalau mengkhawatirkan Oh Soo.


Malam hari Ga Na bertemu dengan Cherry di restoran. Ga Na menyuruh Cherry memberi tahu Ji Seok(CEO Nam) jika sedang bersama nya karena jika Ji Seok tahu bisa menendang nya. Cherry mengerti tapi sesaat kemudian Cherry mengangkat telepon dari teman kencan butanya yang mengajak bertemu di hotel besok siang. dan Cherry menyetujuinya. Ga Na mendengar nya langsung bertanya apakah Ji Seok tahu soal ini?



Cherry memberitahu Ga Na kalau Ji SEok tak melarang nya untuk kencan buta dengan banyak pria dan sekarang Cherry merasa menyesal sudah menyetujui kencan dengan Ji Seok. Cherry menegaskan akan menyelesaikan nya hari ini.


Sesaat CEO Nam datang dan alangkah terkejut nya Ga Na ternyata CEO Nam membawa serta Hyo JIn. CEO Nam menceritakan kalau Hyo Jin adalah investor nya jadi dia mengajak nya makan bersama. Terlihat Ga Na memberi isyarat ke Hyo Jin kenapa bisa datang kesini? tapi Hyo Jin terkesan cuek pada Ga Na.



Sesaat mereka semua sudah makan. Ditengah tengah saat makan Ga Na berceletuk ke CEO nam. kalau ada seorang wanita yang Ga Na selalu belikan minum ketika sedih, dan menyeka maskara nya saat menangis, bahkan Ga Na mengaku pernah menghabiskamn setengah tabungan nya pada wanita itu, jadi apa alasan wanita itu membuatku menjadi seperti itu? tegas Ga Na menatap Hyo Jin serius.



Hyo Jin yang disindir hanya diam cuek sambil makan. lalu CEO Nam menjawab kalau dia juga tak tahu. Ga Na menatap Hyo Jin lagi. dan Hyo Jin masih tetap cuek.


 akhirnya Ga Na memutuskan untuk keluar dari ruangan. Cherry bertanya apakah Ga Na mau pergi? Ga Na mengiyakan karena kalian sedang kencan jadi tidak enak. lalu sebelum pergi Ga Na mengajak serta Hyo Jin karena keberadaan Hyo Jin akan mengganggu Cherry dan CEO Nam.

Hyo Jin menyetujui untuk keluar juga walaupun CEO Nam menyuruh nya tetap tinggal. tak lupa HyO Jin mengucapkan salam pada Cherry.


CEO Nam kesal karena Ga Na seperti tak memiliki kesopanan pada investor nya. Ga Na tak peduli dan hanya berlalu keluar. CEO nam hendak mengikuti Ga Na tapi dihentikan oleh Cherry karena harus bicara.


Ga Na mengikuti Hyo Jin kemobil nya. Hyo Jin protes kenapa Ga Na bertingkah seperti tadi karena CEO Nam akan mengetahui nya. Ga Na balik protes kan hubungan nya ini tidak terlarang. atau apakah Hyo Jin merasa malu jika ketahuan sedang kencan dengan nya? dan kenapa Hyo Jin mengabaikan nya. Hyo Jin menghela nafas lalu menjelaskan "CEO Nam mengetahui kalau aku menyukai adikmu, jadi apa yang akan dia katakan jika aku berkeliaran disekitaran kakak nya, Astaga... dalam bisnis mereka tahu kekurangan mu,kau akan diperlakukan seperti orang bodoh"



perlahan Ga Na mengerti dan pura pura ngambek. lalu Hyo Jin bertanya apakah Ga Na mengenal wanita tadi? Ga Na mengiyakan saja tanpa menatap HyO JIn. Hyo Jin mengatai Ga Na kenapa merayu pacar CEO Nam?

"Heii..kau pikir aku binatang?"teriak Ga Na

"Ohh memang nya bukan?"ledek Hyo Jin

Ga Na protes kenapa Hyo Jin selalu memanggil nya 'Hei' dan terus bicara informal padanya memang nya berapa usia Hyo Jin? Hyo Jin balik protes kan Ga Na juga bicara seperti itu padanya. Ga Na melongo. lalu Hyo JIn mengatakan jika usianya 28 tahun. Ga Na langsung mengatakan usianya 30 tahun berharap Hyo JIn menyadari kalau dia lebih tua dari Hyo Jin. tapi Hyo Jin malah cuek bilang kalau dia sudah tahu usia Ga Na.

"Astaga..baiklah, kau kan menyelidiki latar belakang ku"keluh Ga Na memegangi leher nya sedikit kesal.



Cherry keluar ruangan dengan tergesa gesa dan disusul CEO Nam dibelakang nya. CEO nam menghentikan Cherry bertanya kenapa Cherry tiba tiba memutuskan nya? Cherry frustasi menjelaskan bukan kah tadi JI SEok sudah mendengar semuanya? Cherry tak suka kalau Ji Seok terus mengikutinya saat kencan buta. Ji Seok menyangkal mengikuti Cherry. tapi Cherry mencium bau parfum JI Seok yang dibelikan oleh nya. Ji Seok tak bisa menyangkal lagi. tapi itu dilakukan nya karena mencintai Cherry. Cherry tetap tak terima dan ngambek minta putus.



CEO nam terus meyakinkan Cherry agar Cherry jangan marah bahkan CEO Nam sampai menari nari agar Cherry tak marah lagi.


Didepan rumah nya Oh Soo bertemu dengan pengantar paket. Pengantar itu bertanya apakah benar ini rumah Tuan Oh Man Soo? Oh Soo membenarkan. lalu pengantar paket memberikan paket lalu berlari pergi.


Oh Soo membawa paket itu masuk dan saat dihalaman Oh Soo melihati pohon tua yang masih beraura hitam. Oh Soo membaca bungkus paket dengan serius'untuk Tuan Oh Man Soo'


sesaat kemudian Oh Soo sudah dikamar membuka paket didalam nya terselip tulisan 'semoga ini buku yang kau cari'
Oh Soo membuka halaman pertama tulisan nya 'Tempat dimana wanita yang kehilangan suaminya meninggal, dari bumi yang mengalirkan darah nyake akar pohon,keturunan keluarga bukan penjaga pohon itu, sebaliknya mereka adalah orang orang yang mewarisi kutukan pohon itu'

terlihat Oh Soo penasaran dengan apa yang ditulis dibuku itu, lalu Oh Soo lanjut membaca.



dan terlihat tulisan ini di tulis Oleh ayah Oh Soo.


'orang orang yang dicintai para penerus adalah kutukan,semuanya ditakdirkan untuk tidak memakan serbuk sari pohon tak peduli sewaspadanya mereka,tidak ada cara menghindari kutukan pohon nya, keturunan akan hidup dalam kesedihan selamanya, karena tidak tahu kapan mereka akan kehilangan orang yang mereka cintai, dan pada akhirnya mereka akan menjalani kehidupan dengan rasa sakit karena kehilangan orang yang mereka cintai, tidak ada yang bisa lari dari takdir ini, hanya ada satu cara yang bisa menyelamatkan orang yang dicintai yang telah meminum serbuk sari, bunga pohon yang melemahkan kehidupan setiap makhluk hidup yang menyentuh nya, jika penerus memakan bunga hitam pohon itu maka dia bisa menyelamatkan orang yang mereka cintai'


Oh Soo terkejut dan berkaca kaca membaca buku itu. lalu oh Soo membuka halaman demi halaman. dan yang membuat Oh Soo lebih terkejut lagi dibuku itu tertulis tulisan tangan ayah Oh Soo sebelum bunuh diri




"Oh Soo..aku menemukan buku yang hilang ini sebelum kakek, tapi..aku tak bisa membiarkanmu menemukan buku ini, aku benar benar bahagia hidup dengan ibumu selama 10 tahun, jika aku tahu takdir ibumu lebih cepat, mungkin aku tak akan bisa melakukan nya, kupikir karena alasan itulah buku ini hilang, kuharap kau tak mengetahui nya,karena buku ini tak bisa dibakar atau robek dan dibuang untuk alasan ini,tapi untuk menyembunyikan kebenaran nya itulah yang ku fikirkan, Oh Soo.. ayah harap kau tak mengikuti jejak ku agar setidaknya kau tidak merasa kesepian, itu saja yang kuingin kan tapi jika kau menemukan buku ini berarti apa yang kuharapkan tidaklahh berjalan dengan baik, aku tidak tahu berapa banyak waktu yang akan diberikan padamu, inilah hal terakhir yang bisa kutinggalkan padamu, entah lama atau sebentar kuharap ini bisa tersampaikan padamu, seperti saat aku dan ibu mu bersama sama"



Oh Soo tak bisa membendung lagi air mata nya sambil meremas buku itu.



Paginya sebelum pergi keluar Oh Soo menatap buku itu lagi hingga kemudian dia menyisipkan buku itu ke rak buku nya.


Yoo Ri dirumah nya sedang merangkai mainan yang dipungutnya dari kemarin saat Oh Soo menjatuhkan nya di minimarket.


sesaat Yoo Ri melihati  77 daftar apa saja yang akan dilakukan nya untuk mengisi hari hari nya diantara nya Yoo Ri akan pergi makan ayam dan bir bersama sama ditempat olah raga, menjadi relawan di penampungan hewan bersama, pergi naik kereta api bersama sama, berolah raga bersama,menonton konser bersama. Yoo Ri nampak berfikir membaca semua itu.


Oh Soo memakai mantel nya dan tanpa sengaja merogoh saku nya, Oh Soo menemukan satu permainan yang di pungutnya kemarin saat menjatuhkan nya di minimarket bersama Yoo Ri.


melihat permainan itu Oh Soo teringat saat di Cafe Yoo Ri pernah mengatakan ingin pergi bersama Oh Soo ke pantai dan waktu itu Oh Soo mengiyakan.


Oh Soo berfikir sejenak. lalu sesaat kemudian Ga Na masuk. Ga Na mengajak Oh Soo makan bersama sebelum Oh Soo berangkat ke jerman. tapi dengan tak enak Oh Soo menolak nya karena Oh Soo mau pergi kesuatu tempat.


"aku bekerja sangat keras untuk membeli makanan sebelum kau pergi, baiklah.. tidak apa apa lain kali saja juga bisa, nanti aku akan mengunjungimu di jerman dan mentraktirmu disana"jelas Ga Na menabuk lengan adik nya pelan dan merangkul nya. Oh Soo mengangguk.



Lanjut Part 3

2 Responses to "SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 15 PART 2"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel