SINOPSIS Something In The Rain Episode 10 PART 1

All Images By : JTBC


kepala ibu mendadak sakit mendengar pengakuan Jin Ah dan Joon Hee yang berlutut didepan nya. ditambah lagi keterkejutan nya terhadap Seung Ho yang ternyata sudah mengetahui hubungan Jin Ah dan Joon Hee namun hanya diam. Ibu malah memukul kepala Seung Ho. Ibu memaki maki Seung Ho kenapa tak fokus pada S-3 nya saja malah mengurusi Game tak jelas.


JIn Ah menyahut kenapa ibu meluapkan kemarahan nya pada Seung Ho? Ibu tak menjawab Jin Ah, ibu malah terus memarahi SEung Ho agar berbuat hal yang benar. Ibu mengajak Seung Ho masuk kedalam segera. dan ibu langsung bergegas masuk sendiri tanpa menghiraukan JIn Ah dan yang lain nya.


seperginya ibu, SEung Ho hanya mengatakan kalau masalah ini harus dibicarakan dulu. lalu Seung Ho menyusul ibunya kekamar. sementara Joon Hee hanya bisa diam sedih tak dianggap.


didalam kamar ibu langsung meminum obat herbal untuk menenangkan pikiran nya. sesaat SEung Ho masuk. ibu langsung menggelandang nya memukuli bahkan mencubiti SEung Ho. dengan histeris ibu mengatai SEUng Ho kenapa menyembunyikan hal semacam ini apakah SEung Ho ingin hidup Nuna nya hancur?

"hancur bagaimana?"sanggah SEung Ho kesal





ibu malah memukuli SEung Ho lagi dan melarang kedepan nya jangan main dengan Joon Hee lagi. Seung Ho menghela nafas tak mengerti dengan jalan fikiran ibunya.


diluar Jin Ah dengan sedih mengantar Joon Hee pulang hingga kedepan lift. Jin Ah bertanya apakah Joon Hee mau pulang? Joon Hee mengangguk karena untuk saat ini lebih baik begitu dulu. Jin Ah meminta maaf. JOon Hee membalas kalau seharusnya yang minta maaf adalah dirinya karena membuat onar tanpa memberi tau Jin Ah dulu.


"nanti apapun yang dikatakan ibu, kau cukup dengarkan saja..dan aku tidak berharap kau merasa tersiksa saat aku tak disamping mu, mengerti?"ucap Joon Hee sebelum masuk ke lift.


Jin Ah mengangguk. dan hendak ikut masuk kedalam lift. Joon Hee melarang nya dan menyuruhnya masuk kedalam rumah saja. kenapa? tanya JIn Ah. Jon Hee menjawab dia tahu caranya turun ke bawah sendiri.


Begitu JIn Ah masuk Ibu langsung menghampiri Jin Ah dengan sangat marah. IBu menyebut Jin Ah anak kurang ajar. Ibu berusaha memukul Jin Ah namun Seung Ho dengan cepat memegangi ibu nya. Seung Ho meminta kakak nya segera bilang kalau memang bersalah.


"aku tidak bersalah"tegas Jin Ah membuat ibu terdiam kaget

"apa kau manusia?"bentak ibu.

"kenapa? semarah apapun kenapa menganggap Joon Hee seperti angin"balas Jin Ah berteriak

"apa menurut mu pantas? berbuat seperti ini dengan Joon Hee?"

"atas dasar apa tidak boleh? apa karena kenal sejak kecil? atau karena kau menganggap dia seperti putramu?"bentak Jin Ah


SEung Ho menenangkan kakak nya kalau dalam situasi seperti ini jangan banyak bicara dulu. IBu tak habis fikir. saking kesal nya ibu hendak mencabik cabik JIn Ah, dan lagi lagi Seung Ho memegangi ibu nya. Ibu mengatai Jin Ah anak tak punya otak apakah tak ada pria lain sehingga Jin Ah memilih orang seperti Joon Hee.

"bukan aku yang memilih? tapi aku yang menjadi pilihan Joon Hee, Joon Hee yang memilihku..ibu kau tak akan pernah tahu betapa indahnya cinta yang aku rasakan"ucap Jin Ah berkaca kaca


Ibu kembali mengatai Jin Ah perempuan Gila sambil hendak memukul Jin Ah. Seung HO terus menghalangi ibunya agar tak berbuat kasar pada Nuna nya. IBu mengingatkan JIn Ah agar jangan bertemu lagi dengan Joon Hee sebelum dia lebih murka lagi.

namun JIn Ah menegaskan kalau dia akan tetap menemui Joon Hee walaupun langit terbelah menjadi dua. Jin Ah langsung berlalu masuk kamar nya. Ibu tak tahan terus mengejar JIn Ah hendak memukulnya. dan Seperti tadi SEung Ho terus berusaha memegangi ibu nya.


kali ini ibu lolos dari genggaman Seung Ho. Ibu langsung masuk kekamar JIn Ah lalu memukulinya bertubi tubi. kali ini SEung Ho sudah tak bisa mengontrol ibunya. ibu berteriak memang nya siapa Jin Ah berani berani nya kurang ajar dengan nya. dan apakah Jin Ah waras hingga pacaran dengan adik nya sendiri.

"adik apa? memang nya ibu melahirkan nya?"


Ibu menjelaskan kalau tak selamanya anak itu yang keluar dari rahim dan bagi ayah dan ibu Joon Hee itu sama dengan Seung Ho. JIn Ah langsung membantah kalau baginya Joon Hee bukan seperti itu tapi Joon Hee adalah seorang pria yang dicintainya. sontak ibu langsung memukul Kepala Jin Ah dengan keras hingga tertunduk. Seung Ho hanya bisa menatap iba kekakak nya.


"dasar kurang ajar.. anak tak tahu malu, Ok teruskan saja, dan coba lihat saja nanti"bentak ibu kemudian pergi keluar kamar dengan kesal.

Seperginya ibu, Seung Ho sedikit menceramahi kakak nya.
"apakah menurutmu dengan cara seperti ini akan berhasil? kalau menggunakan cara seperti ini yang rugi adalah kalian berdua, apa kau tak tahu ibu kita itu type ibu yang tak mau mengalah dengan anak nya"gerutu Seung Ho kemudian keluar juga. JIn Ah hanya bisa diam menahan kesedihan.



Joon Hee pulang dengan langkah lesu. dan ketika sampai dirumah Joon Hee mengsms Jin Ah:"sekedar berjaga jaga saja..jangan nangis".

nyatanya Jin Ah sedang menangis sesenggukan disamping ranjang nya.


Seung Ho sedang minum didapur. terdengar ayah pulang dengan mabuk. Seung Ho segera menghampiri ayah nya memberi kode ke ayah agar tenang. Seung Ho membisiki kalau barusan Ibu mengetahui tentang hubungan JIn Ah dan Joon Hee dan barusan telah terjadi peperangan.
ayah menabuk Seung Ho. dengan santai ayah berkata akan menyelesaikan nya.


ayah langsung masuk kamar dengan bernyanyi nyanyi karena masih dalam pengaruh alkohol. dengan gaya mabuk nya ayah menegaskan ke Ibu kalau Jin Ah dan Joon Hee ayah sudah merestuinya. memang nya apa salah nya anak muda pacaran. Seung Ho yang juga mengikuti ayah langsung menghampiri ibu nya memberinya minum agar tenang.



Ibu terkejut dengan apa yang dikatakan ayah. Ibu tak percaya kalau ternyata ayah juga sudah tahu.

"kau tahu terakhir kali makanya kau marah marah, aku tahu yang pertama lhoo hahaha"ledek ayah.

Ibu kesal langsung menghampiri suaminya itu. ibu hendak memukul suaminya namun malah jatuh terpeleset.



dikamarnya JIn Ah menelepon Joon Hee. sambil menahan air matanya JIn Ah mengaku tak menangis dan tadi hanya bilang ke iBu nya kalau lain kali dibicarakan lagi. ibu nya juga karena shock saja jadi terlihat begitu dingin. JIn Ah meminta Joon Hee juga jangan terlalu bersedih.
sesaat terdengar dari luar kamar Seung Ho meneriaki Jin Ah dan mengajak nya segera keluar. Jin Ah segera bilang ke JOon Hee kalau nanti akan menelepon nya lagi.



Sesaat kemudian Jin Ah dan keluarganya sudah ada didepan rumah hendak membawa ibu kerumah sakit karena tangan nya terkilir. Jin Ah menyuruh SEung Ho segera membawa mobilnya namun Seung Ho bilang kalau tadi sempat munum bir. JIn Ah langsung merebut kunci mobilnya dan bergegas mengambil mobil.


sampai dirumah sakit. Jin Ah menuntun ibunya. Seung Ho menghentikan ayah agar tak ikut kedalam dan biarkan saja mereka berdua yang masuk. ayah mengangguk.



Diruang tunggu ayah mengeluh kalau seharus nya Seung Ho jadi anak perempuan saja. Seung Ho balik mengeluh kalau seharusnya kehadiran ayah dirumah itu juga sebagai perempuan. keduanya sama sama mengeluh kalau terlahir menjadi pria itu dosa.


Diruang periksa Jin Ah berusaha membantu ibu melepaskan baju. namun ibu tak mau. Jin Ah mengeluh kalau tak akan menggunakan kejadian tadi sebagai bahan agar impas jadi ibu nya tenang saja. akhirnya ibu mau tapi ibu balik menyalahkan ini semua juga gara gara Jin Ah. JIn Ah hanya bisa bersabar sambil membantu ibu nya melepas bajunya.


Seung Ho celingkukan ke samping dan belakang nya ternyata semua yang menunggu adalahh pria sama seperti dirinya.


sesaat ibu sudah selesai dan tangan nya di gift. Seung Ho dan ayah hanya bisa diam menunggu disamping ibunya sementara Jin Ah mengurus semacam pembayarannya dan juga resep obatnya. begitu Jin Ah selesai ayah dan Seung Ho juga langsung berhambur sampai ibu celingukan kenapa Seung Ho dan suaminya pergi begitu saja. sementara JIn Ah dengan telaten membantu ibu memakai sepatu dan membantu nya berjalan.



Di Mobil semuanya hanya diam membisu sementara JIn Ah sedang fokus menyetir. kemudian ayah memecah keheningan. ayah memuji Jin Ah putrinya yang hebat. Coba kalau tak ada JIn Ah bagaimana? cara Jin Ah menangani masalah sangat hebat. Jin Ah memang putrinya yang bisa diandalkan.

"kau mau pulang naik taksi?"sahut ibu ke ayah. ayah langsung diam. Ibu juga menyindir apakah Seung Ho juga mau naik taksi. Seung Ho berkomentar kalau dia tak berbuat apa apa.

"kalau tak berbuat apa apa kenapa ikut?"balas ibu.

Ibu mengingatkan Jin Ah kalau tadi sudah bilang ya tak akan menjadikan kejadian ini untuk menjadi impas. Jin Ah mengiyakan saja.


sampai dirumah Jin Ah menatakan kasur ibunya. ayah baru saja masuk sudah langsung ditimpuk bantal oleh ibu.

"kenapa?"tanya ayah bingung

"sudah tahu nanya"

"makanya aku tidak tahu jadi aku bertanya?"balas ayah (ini konyol sekali wkwkwk).

Ternyata ibu menyuruh ayah tidur diluar. akhirnya mau tak mau ayah keluar dengan menggendong bantal.



Jin Ah membawakan ayah selimut dan bantal keruang tengah. ayah meminta Jin Ah untuk jangan marah dengan ibu nya. JIn Ah balik menggerutu ke ayah nya yang sudah tahu ibu emosi tapi ayah meladeninya.

"tapi seru kan?"tanya ayah. JIn Ah hanya diam menunduk.

ayah menasihati JIn Ah, kalau ibunya kan kukuh jadi JIn Ah jangan dendam atau membenci ibunya kan JIn Ah tahu semua itu juga demi Jin Ah. JIn Ah hanya cemberut diam. ayah menepuk tangan putrinya itu sambil berkata:"kita berjuang bersama sama". Jin Ah mengangguk angguk sedih.


paginya dikantor Choi Chajang dan Gong Chajang sedang menunggu lift bersama karyawan karyawan lain. Choi Chajang bertanya kenapa akhir akhir ini lama tak ada acara makan makan? Gong Chajang heran kenapa orang yang jarang ikut malah tahu. Choi Chajang beralasan kalau dia tak ikut kan karena ada urusan juga. sesaat Direktur Nam baru tiba dan ikut menunggu lift. pintu lift terbuka semua nya masuk kecuali Gong Chajang.
Choi Chajang mengajak nya masuk namun Gong Chajang menyuruh naik saja duluan.



Gong Chajang naik lift berikutnya. dan saat keluar lift ternyata Choi Chajang sudah menunggunya. Gong Chajang terkejut Choi Chajang menunggunya. Choi Chajang langsung menebak kalau Gong Chajang tak masuk karena ada Direktur Nam kan? Gong Chajang merasa aneh kenapa tiba tiba Choi Chajang perhatian padanya.

Choi Chajang berusaha membaik baiki Gong Chajang agar Gong Chajang mengaku. Gong Chajang membenarkan kalau gara gara Direktur Nam dia jadi tertekan tapi ya sudahlah. Choi Chajang masih penasaran lalu mengajak Gong Chajangg minum minum. agar tak terlihat aneh Choi Chajang beralasan kalau sesama rekan harus saling membantu kalau ada masalah. dan akhirnya Gong Chajang percaya dengan Choi Chajang. Choi Chajang celingukan mengajak agar Gong Chajag mengikutinya.


Jin Ah ketemuan dengan Joon Hee. Jin Ah makan dan Minum dengan sangat lahap sampai Joon Hee menyuruh Jin Ah pelan pelan saja makan nya. Jin Ah mengatakan kalau lengan ibunya sakit jadi harus pulang cepat dan setelah ini harus kembali ke Toko dulu. Joon He menggoda kalau seperti nya dia memilih pacar yang sibuk sekali.

"salah..lebih tepatnya kau memilih pacar yang membuat kepalamu pusing"celetuk Jin Ah

"salah kalau itu sih aku"balas Joon Hee

"kok aku?"tanya Jin Ah


Joon Hee tersenyum kalau hanya asal ngmong saja. Jin Ah melarang Joon Hee ngomong seperti itu walaupun hanya asal. Joon Hee menambahkan itu karena dia sudah membuat semua orang jadi kebingungan dan sedih. Jin Ah menegaskan kalau yang membuat nya jadi seperti ini adalah ibunya. jadi Joon Hee jangan menyalahkan diri sendiri. JIn Ah ngedumel padahal Joon Hee yang mengajarinya agar jangan rendah diri.


sekali lagi Jin Ah melarang JOon Hee untuk menyalahkan diri sendiri dan merasa rendah diri. Joon Hee tersenyum sambil mengelap bibir Jin Ah karena makan belepotan. dan Joon Hee juga berjanji tak akan merasa seperti itu lagi.


Lanjut Episode 10 Part 2

1 Response to "SINOPSIS Something In The Rain Episode 10 PART 1"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel