SINOPSIS Something In The Rain Episode 10 PART 2

All Images By : JTBC


Ibu Jin Ah datang ketoko Kyung Sun. Kyung Sun sangat panik melihat tangan ibu yang di gips. tapi IBu menanggapi nya dengan cuek lalu mengajak Kyung Sun untuk bicara didalam saja.


didalam ibu tersenyum sinis. ibu tak percaya ternyata Kyung Sun juga sudah tahu. Kyung Sun dengan pelan menjawab kalau juga baru baru ini tahu, awalnya dia sangat kaget tapi sudah kejadian jadi tak ada hal lain selain harus merestui mereka.




Ibu kesal tak percaya akan apa yang diucapkan Kyung Sun. Ibu tak bisa menerimanya karena mereka adalah keluarga. awalnya Kyung Sun juga menganggap seperti itu tapi mereka saling mencintai.

"aku benar benar malu mendengar kata katamu"ejek ibu

ibu menambahkan kalau sudah menganggap Joon Hee seperti putranya dan Ibu percaya perasaan antara Joon Hee dan Jin Ah bukanlah cinta hanya saja mereka saling bertemu jadi salah menafsirkan. Ibu menyuruh Kyung Sun untuk mengarahkan Joon Hee kejalan yang benar karena Kyung Sun adalah Nuna nya JoonHee dan Nuna itu sama seperti orang tua. Ibu juga mengaitkan tentang ayah Joon Hee yang salah dalam jalan hidupnya jadi ibu menyuruh Kyung Sun mengarahkan hidup Joon Hee kejalan yang benar.

"ingat..kau adalah aku, aku adalah kau, kita sangat kompak kan? mengerti?"ucap ibu sinis membuat Kyung Sun tak percaya mendengarnya.


JIn Ah dan Joon Hee saling telepon tertawa bahagia.



selepas Ibu JIn Ah pergi Kyung Sun hanya bisa menangis di dapur toko karena memikirkan kemalangan Joon Hee.


Ibu sudah sampai dirumah. Ibu langsung mengajak bicara ayah. ibu mengatakan kalau barusan sudah bertemu dengan kyung Sun. dan ibu sangat tak percaya bagaimana bisa suaminya ini begitu damai padahal JIn Ah adalah putri satu satunya berpacaran dengan seorang Joon Hee. ayah menjawab kenapa memangnya kan mereka saling menyukai.


Ibu mendesah. memang sih banyak orang bilang lebih baik hidup tak punya apa apa dari pada harus mendapat siksaan mertua, tapi keluarga Joon Hee tidak seperti itu. Ibu berfikiran kalau Joon Hee memiliki banyak saudara tiri yang nantinya pasti akan Joon Hee yang menghidupi dan Jin Ah akan kena imbas nya.

"jadi kau setuju kalau mereka menikah?"tanya ayah

Ibu langsung memukul suaminya. ibu memohon dengan sangat agar suaminya itu menjadi ayah yang bijaksana karena ini menyangkut kelangsungan hidup putri satu satunya. ibu langsung masuk kedalam sambil ngedumel kalau memikirkan saja sudah takut akan seperti apa hidup JIn Ah nanti. sejenak ayah berfikir. entah apa yang ada dalam fikiran nya.


Joon Hee datang kerumah kakak nya karena diminta oleh kakak nya. Joon Hee merasa sangat terkejut dan aneh karena kakak nya sudah menyiapkan banyak makanan kesukaan Joon Hee. Kyung Sun menyuruh Joon Hee segera makan. tapi Joon Hee malah bertanya maksudnya dulu kenapa masak sebanyak ini dan baru makan nanti.


Kyung Sun tersenyum beralasan kalau sudah lama tak makan seperti ini jadi sekalian tadi belanja. JOon Hee merasa aneh. dan Kyung Sun mengajak Joon Hee bersulang.

"mulai sekarang kita harus menjalani hidup sebaik mungkin, jangan mau kalah dengan orang lain OK"tegas Kyung Sun. JOon Hee mengangguk saja lalu makan.



Ibu sedang berusaha susah payah menggunting kukunya. sesaat Jin Ah masuk membawakan obat. JIn Ah langsung merebut gunting kuku dan membantu ibu walaupun awal nya ibu tak mau.

sambil dipotong kukunya ibu menatap JIn Ah. IBu berkata pelan kalau JIn Ah bukan nya menutupi hubungann nya malah menggembir gemborkan nya sampai Kyung Sun saja sudah tahu. Jin Ah menatap ibu nya serius lalu bertanya ibu bicara apa sama Kyung Sun? Ibu menjawab apalagi yang bisa dikatakan selain itu.JIn Ah menjelaskan kalau dia sudah dewasa jadi boleh pacaran dan menikah.

"iyakah??"sahut ibu sinis



JIn Ah menatap ibu nya sinis juga sampai ibunya melengos. JIn Ah menghela nafas lalu menarik jari ibunya untuk tak gerak gerak, agar jangan sampai sudah berdarah nanti baru menyesal.

"aku bukan type orang yang akan menyesal"tegas ibu sinis



Jin Ah menelepon Joon Hee. Joon Hee bertanya apakah sudah mau tidur? JIn Ah mengiyakan karena sudah lama tak melakukan pekerjaan rumah jadi terasa lelah sekali. JOon Hee tersenyum menyuruh Jin Ah cepat tidur saja. JIn Ah mengiyakan dan sebelum menutupnya JIn Ah mengucapkan kalau dia sangat mencintai Joon Hee.


ternyata Jin Ah menelepon Joon Hee tepat berada didepan pintu rumah Kyung Sun. Jin Ah tak ingin Joon Hee tahu kalau dia kerumah Kyung Sun untuk mengkonfirmasi perihal ibunya mendatangi Kyung Sun.


Jin Ah memencet bel rumah Kyung Sun. dan begitu Kyung Sun membuka pintunya keduanya langsung berpelukan.


didalam Jin Ah dan Kyung Sun sama sama menangis. JIn Ah meminta maaf.

"kenapa kau meminta maaf, sungguh menyebalkan kenapa dari tadi air mataku mengalir terus"keluh Kyung Sun

"Kyung Sun..Eonni harus berbuat apa?"ucap Jin Ah membelai rambut Kyung SUn


akhirnya Jin Ah berinisiatif menghibur Kyung Sun dengan melakukan tarian tarian tak jelas didepan KYung Sun. dan itu sukses membuat Kyung Sun tertawa ngakak.


dan sesaat Kyung Sun sudah terlelap, Jin Ah menyelimutinya dan langsung pulang. diluar Jin Ah hanya memandang pintu rumah Joon Hee dari Kejauhan.



sementara JOon Hee sendiri sedang tidur dengan menggenggam hape dan terlihat disamping nya sketsa wajah Jin Ah sedang tersenyum lepas.



Keesokan paginya dikantor Choi Chajang menemui presdir diruangan nya. Choi Chajang melaporkan kalau Jeong Bujang menyuruh nya menyelidiki dan mencari bukti soal pelecehan seksual. Presdir nampak berfikir. Presdir beranggapan kalau Jeong Bujang menyuruh mencari bukti itu berarti pasti ada sesuatu yang terjadi. Choi Chajang bertanya kalau misalnya Presdir keberatan dia mencari bukti maka dia akan berhenti. namun Presdir menyuruh Choi Chajang melakukan saja.


Jeong Bujang mengundang Bo Ra dan salah satu staf wanita. Jeong Bujang ingin Bo Ra dan staf wanita itu mencari bukti tentang pelecehan seksual. Jeong BUjang mengundang Bo Ra dan teman nya itu karena saat survey terlihat sangat bersemangat dengan masalah ini. Bo Ra dengan tak enak bertanya bukan kah kemarin survey nya tanpa nama. Jeong Bujang tersenyum kalau dia tak bisa dibohongi.

lalu Bo Ra bertanya lagi bagaimana kalau para staf pria tahu tentang masalah ini? Jeong Bujang meminta mencari bukti dengan secara rahasia.


SE Young masuk keruangan Direktur Nam untuk melaporkan Tren penjualan Toko nya. Direktur Nam berbasa basi bertanya sudah berapa lama Kang Daeri bekerja diperusahaan ini? Se Young menjawab 7 tahun. Direktur Nam memuji 7 tahun bukan waktu yang singkat jadi sudah waktu nya memiliki meja sendiri tapi diperusahaan ini banyak wanita nya. Se YOung sedikit bingung. kemudian Direktur Nam memperjelas kalau dia akan bisa membantu Se Young tapi dia harus mengukuhkan posisinya dulu. dengan tak enak Direktur Nam bertanya Kang Daeri mengerti maksudnya kan?

"aku akan mencari tahu"jawab Se Young.



Direktur Nam tersenyum dan memuji kalau dia tahu Kang Daeri sangat pintar. lalu Se Young keluar.


Se Young nampak berfikir fikir dimejanya. Bo Ra bertanya ke Se Young kalau kasus pelecehan seksual dilaporkan apa yang terjadi pada pelakunya? apakah akan diberhentikan semua? Se Young nampak malas menjawab nya.


Bo Ra mengeluh kalau hanya sekedar dihukum saja itu keterlaluan. Se Young menyahut kenapa harus seperti itu pada orang yang sama sama mencari makan. Bo Ra sedikit tak terima dengan membentak "memang nya kita sedang main main disini?"

Se Young membalas kenapa Bo ra marah padanya. Se Young menasihati Bo Ra kalau Bo Ra terlalu bersemangat takutnya nanti akan terpengaruh.

"kenapa kau mengecualikan dirimu"balas Bo Ra tersenyum sinis. Se Young sedikit gugup lalu berkata mau keluar karena ada urusan. Bo Ra nampak sedikit curiga dengan gelagat Se Young.


Disebuah restoran Choi Chajang mentraktir Gong Chajang. Gong Chajang bertanya apakah tidak apa apa ditraktir makanan mahal seperti ini? Choi Chajang tak masalah kan untuk teman seangkatan. terlihat ada pena berCamera disaku Choi Chajang.



Choi Chajang mengajak Gong Chajang bersulang untuk keberhasilan nya bisa bertahan sampai hari ini yaa walaupun ada bantuan dari seseorang. Gong Chajang sedikit bingung apa maksud bantuan seseorang?

dengan santai Choi Chajang menjawab kalau berbicara soal Gong Chajang bukan kah Direktur Nam selalu membantu Gong Chajang. Gong Chajang sedikit terpancing. Gong Chajang mengatakan kalau itu terbalik karena selama ini berkat dirinyalah Direktur Nam bisa bertahan. dan sekarang ini jika dia buka suara maka habislah Direktur Nam. Choi Chajang berpura pura terkejut.


Gong Chajang menceritakan kalau wanita yang dulu bekerja dibagian personalia yang kemudian menikah itu dulu dipakai oleh Direktur Nam. Choi Chajang bergumam kenapa dia tak tahu ya.. Gong Chajang belum selesai. Gong CHajang menceritakan lagi soal dinas luar dengan Yoon Jin Ah itu tak bisa dikatakan lagi dan jangan sampai diungkit lagi, parah pokok nya. Choi Chajang mengangguk angguk. lalu Gong Chajang juga menunjukkan sms dari Direktur Nam.


isi sms
'ajukan dulu persyaratan yang menguntungkan'
'setelah itu suruh Yoon JIn Ah sebagai penghidup suasana'
Gong Chajang menjelaskan isi sms itu maksudnya adalah Direktur Nam menyuruh nya memperalat Yoon JIn Ah untuk merayu para tua bangka mabuk kepayang sehingga mau menanda tangani kontrak. tapi nampaknya Yoon JIn Ah hari itu sudah mencurigai sesuatu jadi dia melarikan diri.

karena Choi Chajang nampak tak percaya Gong Chajang menunjukkan sms sms nya. dan disaat itulah Choi Chajang mendekatkan ponselnya ke  saku nya agar terekam semuanya.


Lanjut Episode 10 Part 3

0 Response to "SINOPSIS Something In The Rain Episode 10 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel