SINOPSIS Something In The Rain Episode 10 PART 3

All Images By : JTBC


Pulang kerja JIn Ah naik Bus, dan Begitu turun dihalte Jin Ah dikejutkan adanya ayah yang tiba tiba menjemputnya. JIn Ah bertanya ada apa ayah? ayah menjawab kalau hari ini ingin ngedate dengan putrinya. JIn Ah tersenyum langsung mengikuti ayah nya walaupun terlihat diwajah nya ada rasa penasaran akan ayah nya.

ayah dan JIn Ah berhenti disebuah rumah makan. ayah hanya menunduk diam seperti ingin mengatakan sesuatu. JIn Ah bertanya apakah ada yang ayah ingin katakan?


ayah:"apa yang ayah katakan padamu mulai sekarang kuharap kau jangan salah faham, ayah dan ibu selalu menempatkan mu didepan tak peduli kapan pun ayah dan ibu selalu punya kewajiban membimbingmu kejalan yang benar, aku tahu ibumu telah membuatmu kesal"

"aku tidak kesal tapi hanya kecewa saja"sahut Jin Ah

ayah:" tapi bukan berarti tidak bisa difahami kan?"

"tidak..aku tak bisa memahami, kenapa benci Joon Hee? dia kenapa memang nya?"

"dia memang tidak kenapa napa, aku juga tahu tak seharus nya menilai seseorang dari status sosialnya,tapi keberadaan ada tidak nya orang tua itu memberikan pengaruh yang sangat besar, saat tumbuh dalam masayarakat, ada beberapa hal yang membutuhkan ajaran orang tua, dalam setiap ada kendala juga membutuhkan kehadiran orang tua sebagai guru kehidupan dalam memberikan saran dan pendapat, begitulah cara orang tua mempersiapkan anak anak nya"jelas ayah dengan sabar.




Jin Ah protes memang nya Joon Hee orang yang sembarangan? apakah dia orang yang jahat dan angkuh? ayah menjawab bukan begitu.
JIn Ah langsung memotong "lalu apa? tidak ada alasan? apakah menurut ayah jika aku memiliki orang tua akan selalu diterima dimana saja? dimata ayah dan ibu mungkin aku adalah anak perempuan yang sangat hebat tapi aku hanya lah orang biasa yang tak bisa dibandingkan dengan yang lain nya,bisa jadi dalam segi tertentu aku malah tidak ada apa apa nya, dan JOon Hee? dia bersamaku saja sudah membuatku merasa bersyukur, cukup membuatku merenung cukup pantaskah aku berhubungan dengan nya orang yang sehebat itu"

"caramu menilai Joon Hee dengan cara menilai orang tuamu sangatlah beda"

"apa itu cinta?"tegas Jin Ah membuat ayah menghela nafas lalu minum.

JIn Ah menambahkan bukan kah katanya orang tua adalah orang yang mengajar dan membimbing anak nya bertumbuh dewasa jadi tolong ajari aku apa itu artinya cinta? ayah tak bisa menjawab sembari minum lagi.


"baru pertama kali akhirnya aku mengerti arti cinta yaitu melalui Joon Hee, cara mencintai,yaitu saat dirumah sakit juga menjaga ibu.. membantu mengganti baju, membantu memakai sepatu dan menuntun turun dari ranjang, berbicara dengan suara yang lebih lembut, dan Joon Hee sangat takut aku akan jatuh dan terluka sekalipun aku sudah dewasa. Joon Hee mencurahkan segala nya untuk mencintaiku anak perempuan ayah. orang yang begitu mencintai dan menghargai ku kenapa harus diabaikan? bagaimana bisa dikatakan tidak pantas? Joon Hee orang yang lemah lembut baik hati, aku tidak akan mengindahkan nasihat kalian, hingga saat nya aku merasakan sendiri kalau ini adalah sesuatu yang salah, pada saat itulah baru aku akan menyerah, dan sebelum aku menyadari kalau ini salah aku tak akan meninggalkan Joon Hee, walaupun kalian merasa kecewa padaku, karena aku juga merasa kecewa pada kalian berdua"jelas JIn Ah lalu pergi meninggalkan ayah begitu saja.



sambil bekerja Joon Hee menelepon Jin Ah. Joon Hee memberondong Jin Ah dengan berbagai pertanyaan, bukankah kau sudah keluar dari toko sejak tadi? kenapa belum pulang? pergi kemana saja kau? dimana sekarang? sementara Seung Chul dibelakang Joon Hee menirukan gaya Joon Hee dengan lebay.



Joon Hee bertanya lagi kenapa suara Jin Ah sangat aneh? apakah tak enak badan? Jin Ah mengaku kalau hanya dingin saja. Joon Hee menyarankan agar JIn Ah memakai pakaian yang hangat. JIn Ah menjawab kalau pakaian nya sudah cukup hangat kok. lalu Jin Ah bertanya apakah hari ini Joon He begadang lagi? JOon Hee menjawab tidak karena proyek baru yang dikerjakan sebentar lagi sudah selesai jadi dia ingin mengajukan proposal.


"apa itu?"

"akhir pekan kerumah ku makan yang enak enak"

"tapi aku tidak bisa masak, kau mau masak apa buatku?"

"asal kau makan apapun boleh"

"apapun boleh?"

"iya.. untuk Yoon JIn Ah apapun aku sanggup, kau mau makan apa?"tanya Joon Hee

"aku mau... Seo JOon Hee dan aku hanya menginginkan Seo JOon Hee"jawab Jin Ah tersenyum.


SEsaat Jin Ah sudah sampai dirumah. baru saja melepas sepatu Ibu sudah menanyai nya kenapa pulang sendiri? dengan ketus JIn Ah menjawab kenapa ibu tidak ikut sekalian kalau penasaran. sambil berlalu didepan ibu, JIn Ah menyuruh ibunya bertanya ke ayah sendiri karena dia malas mengulang. Ibu menghentikan Jin Ah agar Jin Ah meluangkan waktunya akhir pekan karena teman nya mau memperkenalkan JIn Ah dengan seseorang. JIn Ah menatap ibu nya dengan sinis dan mengatai kalau ibunya sangat kekanak kanakan sampai membuatnya merinding.



Dikamar ayah dan ibu JIn Ah sudah bersiap tidur. sebelum nya ayah menceritakan tentang pertemuan nya dengan JIn Ah tadi kesimpulan nya kalau JIn Sh dan Joon Hee sudah memiliki pemikiran sendiri jadi bagaimana kalau dipantau saja dulu. Ibu mengeluh bagaimana nanti kalau akhirnya perasaan mereka semakin dalam. ibu mengatai ayah yang bagaimana bisa berkata seperti itu? sama sekali tak bertanggung jawab sebagai ayah.


ayah beralasan kalau mereka saling menyukai dan saling mencintai. ibu terhenyak kaget mendengar kata Cinta? karena menurut ibu itu adalah perasaan antara kakak dan adik. ayah membalikkan apakah istrinya tau apa itu cinta? IBu tak terima kembali membentak ayah "memang nya kau tau apa itu cinta?". ayah tak tahan memilih tidur dengan menutup tubuhnya dengan selimut. Ibu tak terima menyuruh suami nya untuk bangun karena belum mematikan lampu. akhirnya mau tak mau ayah bergegas mematikan lampu. kali ini ibu sudah siaga kalau tak akan terinjak lagi kakinya.


Kyung Sun sedang dirumah Joon Hee. Kyung Sun melihat lihat laptop Joon Hee. Kyung Sun bertanya apakah Game yang akan dikembangkan berhubungan dengan masakan? Joon Hee menggeleng sambil senyum senyum membaca sms. Kyung Sun bertanya lagi kenapa website yang dibuka Joon Hee semua tentang masakan? Joon Hee menjawab kalau akhir pekan berencana mengundang JIn Ah makan makan enak disini. Kyung Sun langsung mendekati JOon Hee lalu menoyor kepalanya. Kyung Sun protes kenapa Joon Hee tak seperhatian ini pada NUna nya sendiri.



JOon Hee bertanya apakah kakak nya secepat ini sudah syirik? dengan bercanda Kyung Sun mengatai JOon Hee yang begitu lebay, saking lebay nya tak tahan. lalu Kyung Sun beranjak keluar untuk pulang. Joon Hee hanya tersenyum.

sampai diluar pintu Kyung Sun nampak sedih melihat adiknya yang begitu mencintai JIn Ah namun Joon Hee sama sekali tak diterima oleh keluarga Jin Ah.


sampai dirumah nya KYung SUn berusaha meneleponn seseorang yang diberi nama 'kanada'. Kyung Sun nampak ragu namun akhirnya memutuskan untuk menelepon nya.


"halo..aku Kyung Sun, ada yang ingin aku katakan"

"sekarang?"ketus seseorang dari seberang telepon

"sekarang? kenapa? tak bisa?"

"oh sekarang aku lagi keluar dengan anak anak"

"aku juga anak ayah"

"tiba tiba menelepon, kenapa malah ngomong begini?"

"lalu aku harus ngomong apa? ngomong semoga kau bahagia? atau ngomong kalau aku tidak akan menelepon kesana lagi, kau tahu sudah berapa lama ini? dan kau sama sekali tak penasaran dengan keadaan ku dan Joon Hee, mau sampai kapan kau akan menghindar, terhadap seorang ayah sepertimu tak bisakah aku mengharapkan sesuatu"teriak Kyung Sun.


"lain kali kita ngobrol lagi"ucap ayah Kyung Sun langsung memutus panggilan nya. Kyung Sun hanya bisa sedih menangis menatap ponselnya.


Dirumah nya Joon Hee bertelepon dengan Jin Ah sambil minum bir. Joon Hee mengatakan kalau dia sengaja minum bir karena takut tak bisa tidur karena merindukan Jin Ah. Jin Ah protes kenapa harus menggunakan nya sebagai alasan minum bir. Joon Hee ingin sekali menunjukkan kalau dia benar benar merindukan Jin Ah.

"aku juga merindukan mu"balas JIn Ah

"rasanya seperti mau mati"tambah JOon Hee

"kalau aku sih gak segitunya"

Joon Hee langsung muram mendengarnya.


JIn Ah seakan tahu kalau Joon Hee cemberut. JIn Ah berkata:"jangan cemberut". JOon Hee langsung tersenyum mengakui kalau sangat nyaman sekali karena hubungan nya sekarang ini sampai tahap dimana walaupun berbicara lewat telepon tapi seolah olah berdektan. Joon Hee mengetahui kalau saat ini JIn Ah juga sedang minum bir kan? Jin Ah beralasan kalau kekasih nya sedang minum bir jadi harus menemaninya.



Joon Hee:"kalau kau ada didekatku pasti sudah kusumbat mulutmu"

"pakai apa?"tanya Jin Ah

"pakai apa yang sedang dibayangkan oleh otakmu sekarang ini"

Jin Ah senyum senyum lalu meminta Joon Hee menghitung sampai 10. JIn Ah langsung bergegas mengambil tas nya dan keluar rumah mungkin kerumah Joon Hee.


Ibu membuka kamar JIn Ah dan terlihat Jin Ah tak ada dikamarnya.


Jin Ah kerumah Joon Hee. begitu keluar Lift Jin Ah menelepon JOon Hee agar membukakan pintunya. Joon hee langsung membukakan pintunya dan keduanya langsung berpelukan lalu masuk kedalam.



IBu turun dari taksi dan langsung naik keapartemen Joon Hee. dengan raut muka yang tajam ibu berjalan menuju ke pintu apartemen Joon Hee lalu menombol bel nya.


terlihat didalam, baju Joon Hee dan Jin Ah berserakan dimana mana.


Bersambung Episode 11

Note;
Maaf update nya agak lama yaa.. dikarenakan jadwal yang tak menentu.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "SINOPSIS Something In The Rain Episode 10 PART 3"

  1. Lanjuttttt ep 11 ny :) makasih :) di tunggu sinopsis2 selanjutnyaaa ;)

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...