SINOPSIS Something In The Rain Episode 2 PART 2

All Images By : JTBC


Didalam Gyoo Min terus menatap Jin Ah yang sedari tadi hanya diam. dengan wajah tanpa dosa Gyoo Min mengatakan kalau dia saat ini sedang berusaha memperbaiki hubungan dengan Jin Ah tapi dari tadi Jin Ah sama sekali tak bicara. apakah Jin Ah tahu dia sangat menderita.

"menderita? kau itu muka tembok atau gak punya muka"tanya Jin Ah tersenyum

"apa? aku ingin memulai lagi yang baru dengan mu"tanya Gyoo Min balik.



Jin Ah kesal sekali katanya Gyoo Min ingin memulai yang baru tapi kenapa malah datang ketempat ini. Jin Ah menyinggung stocking dan lipstic. Gyoo Min sedikit terkejut namun hanya diam. Jin Ah memegang botol wine sambil bertanya geram apakah Gyoo Min tak terima? Gyoo Min meminta Jn Ah menenangkan dirinya. dan sejenak Jin Ah melepaskan botol dan menghela nafas. Jin Ah mengatai Gyoo Min orang yang kejam dan mengerikan. lalu Jin Ah berdiri dan melangkah pergi.




Gyoo Min mengejar Jinn Ah hingga keluar. Gyoo Min tak mau disalahkan sendiri karena Jin Ah juga salah, JIn Ah selingkuh dengan pria yang waktu itu menarik nya didepan gedung tempat kerja. Jin Ah berteriak yang salah bukan Gyoo Min tapi Jin Ah sendirilah yang salah, salah karena bertemu dengan Gyoo Min. Jin Ah langsung meninggalkan Gyoo Min.


Gyoo Min masih belum terima bagaimana bisa Jin Ah meninggalkan nya begitu saja? Jin Ah berhenti dan memaki apakah Gyoo Min tak punya uang bayar parkir atau Gyoo Min butuh sopir pengganti karena mabuk. kali ini Jin Ah benar benar pergi dan Gyoo Min tak bisa menyembunyikan kekesalan nya.


keesokan paginya. Joon Hee dan teman nya sedang menunggu lift untuk ke atas. teman Joon Hee mencandainya tapi Joon Hee sama sekali tak menangaapi seperti biasanya. teman Joon Hee bertanya apakah ada masalah? Joon Hee hanya diam. kebetulan Seo Young juga baru datang untuk menunggu lift. Teman Joon Hee menyapa Seo Young dengan memuji pakaian Seo Young Nuna sangat bagus. SEo Young terimakasih lalu melihat Joon Hee dan bertanya kelihatan Nya Joon Hee tidak Mood kenapa?


JOon Hee hanya menjawab cuek kalau tidak ada apa apa. dan sesaat Joon Hee melihat Jin Ah berjalan ke arah nya karena juga mau naik lift. Joon Hee langsung berpura pura bertanya rumah Seo Young Mok Dong sebelah mana? Seo Young menjawab didekat MRT dan cuma lima menit dari sini.
Joon Hee mengiyakan namun pandangan nya tetap ke Jin Ah yang baru datang. Jinn Ah menyapa 'Hai' kesemuanya.



Lift sudah terbuka. sembari masuk Joon Hee berkata kalau dimok Dong ada sebuah pizza yang terkenal. Se Young dengan antusias menjawab ternyata Joon Hee juga mengetahui nya padahal didekat sini ada cabang nya. teman Joon Hee langsung menyahut bagaimana kalau siang nanti ke tempat pizza itu? Se Young tersenyum kalau itu ide bagus.



dan Se Young memberikan ponselnya meminta nomor hape. Teman Joon hee dengan semangat mengetikkan nomor nya dahulu. Jin Ah hanya diam didepan sembari sesekali melirik. saat Joon Hee mengetikkan nomor bertanya apakah Nuna mau ikut juga?


dengan cuek Jin Ah bertanya kemana? dia tak mendengar nya tadi karena sibuk mengetik sms. dan pintu lift terbuka Jin Ah segera melangkah duluan. seperginya Jin Ah dan Seo Young terlihat Joon Hee sesak dan kesal.



Diruang kantor Jin Ah dan beberapa rekan nya akan mengadakan rapat. Jin Ah yang sedari tadi memang bawaan nya kesal meletakkan buku nya ke meja dengan keras membuat semua yang dimeja rapat melihat nya dengan heran. Jin Ah yang baru menyadari meminta maaf dan duduk.


sebelum rapat dimulai presdir bertanya apakah kemarin ada yang melihat berita? melihat ekspresi semua nya presdir yakin pasti tak ada yang melihat berita. ternyata Direktur hendak mengatakan kalau permintaan Kopi dari tahun lalu meningkat tapi kenapa pengadaan waralaba masih begitu begitu saja. presdir menyindir bagaimana sebenarnya pekerjaan bagian marketing. presdir ingin lebih meningkatkan penjualan lagi kalau bisa menambah pengadaan waralaba nya.


saat kesal kesal nya asisten presdir masuk menyampaikan kalau masih ada toko yang belum buka yaitu di Gasan. seketika Jin Ah langsung terkejut karena itu toko yang menjadi tanggung jawab nya.



Presdir geram langsung berdiri diikuti para karyawan nya. Presdir berteriak kalau dalam 30 menit belum ada perkembangan maka semua yang ada diruang rapat akan dipecat semua. sontak semua orang yang ada disana langsung berhamburan keluar dengan ketakutan.


Didalam mobil yang dikemudikan Kim Dong Wook.ada JIn Ah, Geum Bo, Ye Eun dan Seo Yeong. semuanya sibuk menelepon para pemilik toko untuk mmebatalkan meeting karena ada salah satu toko yang bermasalah. disaat semua nya sudah selesai menelepon, terdengar Se Yeong menelepon Joon Hee untuk membatalkan janjinya makan pizza hari ini. Seo Yeong benar benar meminta maaf dan merasa bersalah tapi SE Yeong janji lain kali akan mentraktir nya. JIn Ah disamping nya diam diam mendengarkan dan sedikit kesal juga.



Dikantor nya Joon Hee bilang tak apa karena lain kali juga bisa kok. teman Joon Hee yang sedari tadi ikut nguping merasa kesal kenapa Joon Hee bilang lain kali kan nanti malam juga bisa. Teman Joon Hee memaksa menelepon nya kembali. tapi Joon Hee tak mau kan sudah dibilang sibuk, kenapa maksa? Teman Joon Hee menyahut ini bukan maksa tapi gigih. Joon Hee malah mengejek teman nya itu karena menggunakan jurus yang salah makanya tak punya punya pacar. Teman Joon Hee kesal dan ingin melihat seperti apakah pacar Joon Hee nanti?


karena sama sekali tak ada karyawan jadi Jin Ah dan kawan kawan nya membagi tugas untuk berjaga dan melayani pelanggan.


Dikantor Direktur Nam marah marah ke Jeong Young In (biasanya dipanggil Jeong Bujang) kenapa jadi menggunakan dana kantor padahal kemarin Jin Ah bersedia menggunakan dana pribadi? presdir juga sudah mengatakan kalau ini akan ditangani JIn Ah. Young In menjawab kalau ini bukan kesalahan Yoon Daeri jadi merasa tak adil saja untuk Yoon Daeri.

"lalu siapa yang harus bertanggung jawab kalau seperti ini?"bentak Direktur Nam.


Young In hanya menatap Direktur Nam serius. sampai Direktur Nam bertanya kenapa menatap nya seperti itu? Young In hanya menjawab akan menyerahkan nya lagi setelah mengoreksinya. Young In menunduk lalu melangkah pergi. seperginya Young In, Direktur Nam mengendus sepertinya Young In merencanakan sesuatu, dan Direktur Nam akan mencari cara untuk mengerjai Young In.



saat Young In keluar ruangan, kebetulan Presdir lewat. Presdir bertanya dimana Direktur Nam? Young In menjawab didalam.


mendengar ada presdir diluar ruangan nya direktur Nam langsung membuka pintu bertanya apakah Presdir mencarinya? Presdir mengajak Direktur Nam makan bersama kalau ada waktu. Direktur Nam mengiyakan dengan tersenyum dan akan mengganti sepatu dulu. Presdir mengejar Young In dan mengatakan ingin mengajak makan bersama juga karena ada yang ingin ditanyakan.

mendengar semua itu Direktur Nam sedikit gusar.


Dirumah makan Presdir makan bersama dengan Direktur Nam dan Jeong Young In. Presdir bertanya bagaimana perkembangan di Toko Gasan? Direktur Nam menjawab kalau menurut laporan berjalan dengan lancar. Presdir memuji kalau Yoon JIn Ah adalah pekerja yang rajin tapi kenapa akhir akhir ini sering bermasalah. Presdir juga menyinggung soal tanda tangan dari bagian marketing apakah sudah ketemu siapa yang tak memberi persetujuan? Jeong Young In meminta maaf karena dirinya lah yang lupa tak menandatangani.


Direktur Nam disamping nya merasa keringat dingin dan Presdir juga melirik nya diam diam. presdir hanya berpesan untuk menyelidiki secara menyeluruh.


sampai dikantor Direktur Nam mencegat Young In yang hendak memberikan laporan pada Presdir. Direktur Nam mengajak Young In bicara ditempat sepi lalu menanyai Young In apa yang akan dilaporkan Young In pada presdir? YounG In menjawab akan melaporkan seperti yang disetujui oleh Direktur Nam yaitu menggunakan dana pribadi Yoon JIn Ah dan melaporkan soal tanda tangan sebagaimana mestinya.


Direktur Nam gugup bertanya apa maksud dari 'sebagaimana mestinya'?. Young In membuka laporan nya kalau sudah mengecek dan waktu itu dirinya sudah tanda tangan.

Direktur Nam semakin gugup langsung meremas laporan yang dibawa Young In dan sepertinya secara tidak langsung mengakui kesalahan nya yang sudah lalai. Direktur Nam menyogok semua nya dengan akan mentraktir makan malam.

jelas saja Young In tak mau karena harga lipstic 200 adalah 2,1 juta, kupon online 100 lembar 320 won jadi total kerugian nya 2,42 juta won.
akhirnya dengan kesal Direktur Nam menyetujui permintaan Young In mengganti semua kerugian.


malam hari Toko Gasan sudah tutup. Jin Ah berterimakasih kepada rekan rekan nya karena hari ini sudah menyusahkan semuanya. Seo Young menyahut kalau tim nya memang kooperatif. Geum Bo Ra pamit pulang duluan disusul Seo Young. tinggal Kim Dong Wook JIn Ah dan Ye Eun. Dong Wook menyuruh para perempuan pulang duluan karena dia yang akan bawa mobil kantor. Jin Ah malah menyuruh Dong Wook dan Ye Eun pulang duluan karena dia mau mencari pemilik toko untuk membicarakan toko ini kedepan nya.


JIn Ah pergi kerumah pemilik Toko. dia terus memencet bel namun sama sekali tak ada sahutan. akhirnya Jin Ah meninggalkan pesan dipintu pemilik toko. 'Jeonju Nim bersembunyi tak akan menyelesaikan masalah, tolong hubungi aku'. Jin Ah kembali jalan lagi.


Jin Ah kembali kekantor untuk mengembalikan mobil kantor. kebetulan Joon Hee baru saja selesai bekerja dan menuju keparkiran. Joon Hee berhenti karena melihat Jin Ah yang tertidur di mobil. Joon Hee hanya diam terus menatap Jin Ah.



saking ngantuk nya JIn Ah sampai kepalanya terkantuk jendela dan dengan begitu barulah Jin Ah bangun dan menyadari ada Joon Hee didepan nya.


JIn Ah sangat malu sampai menundukkan kepalanya dan tak sengaja mengklakson Joon Hee. Jin Ah tersenyum malu menatap Joon Hee.


Sesaat kemudian Joon Hee dan Jin Ah sudah di rumah makan. seperti biasa Jin Ah minum. karena hening Joon Hee mengambil Konjac didepan nya.
"kau bilang kampret itu mirip konjac ini kan?"tanya Joon Hee

"apa maksudmu kampret?"

"Ouhh iya sekarang aku harus memanggil nya Hyung Nim ya..karena kalian balikan lagi"


Jin Ah terkejut mendengar Joon Hee, memang nya siapa yang Bilang? apakah Kyung Sun? dengan tak enak Joon Hee menjawab kalau pada dasarnya kan pasti Noona akan balikan. Jin Ah tersenyum bilang ke Joon Hee jangan asal menebak, memang nya tahu apa sih kamu?

"aku juga sudah dengar dulu waktu pacaran Nuna dan dia begitu saling mencintai sampai seorang junior mu sangat menyayangkan nya"

"memang nya kamu saat pacaran hanya bertegur sapa saja, tentu saja menggebu gebu, kalau tidak seperti itu berarti kamu orang yang sangat aneh, itu tidak sopan pada pasangan mu, bisa dibilang kau mengabaikan nya, dan saat kau bertemu pacarmu lalu perasaan mu menggebu gebu itu baru normal namanya"

"iya kah? caramu berpacaran sangat profesional sekali, akan aku ingat dan akan kugunakan kelak"jawab Joon Hee


Jin Ah menghela nafas lalu menuang soju ke gelas. Ngomong ngomong kenapa Joon Hee dari tadi mengejek nya? Joon hee bingung menjawab "nggak Tuh".

tapi Jin Ah merasa nada Joon hee terus mengejek nya. Joon hee meminta maaf kalau memang membuat Nuna marah. keduanya terdiam dan lanjut minum.



sejenak Joon Hee menengok keluar jendela ternyata Hujan dan Joon Hee mengeluh tak membawa payung. Jin Ah dengan ketus menjawab tak apa apa hujan, diguyur hujan sekalian juga tak apa apa. Joon Hee bertanya kenapa harus diguyur Hujan?

"kepanasan karena diejek olehmu"ketus Jin Ah.

"aku kan sudah minta maaf, jangan marah lagi ya?"ucap Joon hee sambil menyodorkan gelas.



Jin Ah tersenyum menuangkan Soju sembari berkata kalau seharus nya dia yang minta maaf dan tak akan menghalangi Joon hee dengan Seo Young. dan Jin Ah menyarankan untuk Joon hee pergi makan pizza bersama Seo Young. Jin Ah berharap Joon Hee memaafkan nya karena wakyu itu juga lagi sedih jadi sedikit  tak mendengar ajakan Joon Hee makan pizza.

"kenapa harus memaafkan segala, kita pergi saja bersama sama"

JIn Ah tak mau karena waktu itu Joon Hee mengajak nya dengan nada terpaksa juga. Joon Hee mengingat ingat kata kata nya tapi tak ingat dan Joon Hee mengaku mungkin salah ngomong.

"iya pasti saat itu jiwa mu sudah mati karena kegirangan,Hei..kalian laki laki apakah kalau melihat cewek cantik langsung suka?"ejek Jin Ah

Joon Hee sedikit terdiam lalu tersenyum dan menjawab"tentu saja".


"sialan"keluh Jin Ah sambil meneguk Soju

"Tapi Nuna lebih cantik dari nya"puji Joon Hee tanpa berani menatap Jin Ah. dan itu sukses membuat Jin Ah salah tingkah.



selesai makan makan keduanya pulang. tapi diluar hujan. karena sepertinya akan lama Jin Ah berinisiatif memanggil taksi. Joon Hee tak setuju karena nanti ketika turun dari taksi akan tetap basah, dan Joon Hee bilang akan membeli payung saja. Joon Hee langsung berlari membeli payung.


Di Toko Joon Hee mengambil 2 payung tapi diam sejenak sambil tersenyum. Joon Hee mengembalikan payung satu nya dan hanya membeli 1 payung.


sampai didepan kedai. Joon Hee berdiri agak jauh sambil membawa payung melambaikan tangan memanggil Jin Ah agar berlari kearah nya. Jin Ah memberi isyarat agar Joon Hee saja yang datang ketempatnya. tapi Joon Hee tetap menyuruh Jin Ah yang datang. akhirnya Jin Ah berlari ke arah Joon Hee.



Jin Ah mengeluh bukan nya tadi Joon Hee yang bilang tak ingin Nuna nya basah kuyup kena hujan. Joon Hee tersenyum menjawab kalau dia juga kena air hujan sedikit. hehehe.

"tapi kenapa kau cuma membeli satu payung, merah pula"tanya Jin Ah.

"masak kau tak tahu, membeli payung itu perilaku yang sangat boros"jawab Joon Hee sambil jalan.

"kelak kau pasti akan jadi orang kaya raya, karena pulang jalan kaki dan hanya satu payung lagi, dan ada kemungkinan setengah dari badan kita pasti akan basah kuyup"keluh Jin Ah

"Kalau itu aku ada solusinya"jelas Joon Hee langsung merangkul Jin Ah dan mendekatkan ke badan nya. terlihat Jin Ah gugup dibuat nya.



Joon Hee terus merangkul Jin Ah di sepanjang perjalanan.bahkan Joon Hee juga memiringkan payung nya agar Jin Ah tak terkena air hujan.


saat ada taksi Joon Hee bertanya apakah mau naik taksi? Jin Ah beralasan mungkin lebih baik menghilangkan pengaruh alkohol nya dulu sebelum pulang. Joon Hee mengangguk dan mengajak Jin Ah jalan lebih jauh lagi agar pengaruh alkohol nya hilang. Jin Ah tersenyum dan keduanya kembali lagi.



"NUna..ternyata kau kecil sekali, karena waktu memukul tenaga mu kuat sekali kukira besar tapi ternyata badanmu kecil sekali"

"Hei..aku tuh gak kecil, aku tuh standart tau"

"kau pikir aku siapa? aku tuh sangat memahami wanita"

"Oh begitu rupanya..."

"akhir pekan mau pergi nonton?"

"sudah beratus tahun aku tak pergi nonton"jawab Jin Ah

"bukankah itu kalimat yang biasanya diucapkan emak emak"ledek Joon He. JIn Ah langsung menyenggol Joon Hee dengan sedikit kesal, sampai membuat Joon Hee sedikit kehujanan.


Hujan sudah reda dan keduanya juga sudah sampai diarea rumah Jin Ah. Jin Ah menyuruh Joon Hee pulang karena sudah malam. tapi Joon Hee bilang ingin melihat Nuna masuk dulu. Jin Ah senyum senyum. Joon Hee menyodorkan payung merah nya sebagai hadiah.

"kenapa? itu kan kau yang beli?"

"maka nya, aku bilang ini hadiah"balas Joon Hee


Jin Ah tersenyum lalu menerima payung dan berterimakasih. karena sudah didepan pintu Jin Ah pamit masuk dulu.

Dirumah nya Joon Hee terus senyum senyum sendiri sambil melihati foto Jin Ah yang dicurinya saat tertidur di mobil.



Lanjut Episode 2 Part 3

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SINOPSIS Something In The Rain Episode 2 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...