SINOPSIS Something In The Rain Episode 3 PART 3

All Images By : JTBC


Jin Ah dikamar nya senyum senyum sendiri sambil melihati gambar dari Joon Hee. sementara Joon Hee dirumah nya juga sedang melukis wajah JIn Ah dengan sangat indah dan bukan karikatur lagi.


paginya Jin Ah berangkat ke kantor dengan senyum sumringah lebih fresh tak seperti biasanya yang berpenampilan lesu dan kucel.


terlihat juga dikamar Jin Ah berserakan baju baju yang belum dimasukkan kelemari karena baru dicobanya. ayah melihat nya sedikit aneh.


sama hal nya dengan Joon hee yang sengaja tak menutup nutup pintu lift karena menunggu Jin Ah. tapi Jin Ah sudah dikantor nya sedang rapat.





saat rapay Dong Wook bertanya sampai kapan Yoon Daeri akan di toko Gasan? Jin Ah menjawab sampai beberapa waktu jadi selama di toko Gasan Jin Ah meminta bantuan agar menangani toko toko nya yang lain sebagai gantinya nanti setelah urusan selesai di Gasan akan mentraktir semuanya. karena Geum Bo Ra sudah banyak toko yang ditangani Jin Ah hanya memberikan 2 toko nya. lalu dengan manis Se Young mengatakan akan menangani toko di suseo(toko Kyung Sun).


JIn Ah mengangguk. lalu satu persatu dari mereka pamit pergi dulu. tinggalah Ye Eun dan Jin Ah. Ye Eun bercerita ke Jin Ah kalau semenjak Kang Daeri ditugaskan ke toko suseo bawaan nya senang terus. Jin Ah ikut senang kalau memang Se Young suka bekerja. tapi Ye Eun beranggapan lain.Se Young senang karena agar dapat dekat dengan Seo Joon Hee ssi.

JIn Ah bertanya kenapa Ye Eun terlihat tak suka jika Kang Daeri dengan Joon Hee?

"bukan tak suka sih, tapi bayangin saja jika Kang Daeri berpacaran dengan adikmu"

"adikku?"balas Jin Ah tertawa.

"iya tentu saja, adikmu kan teman nya Seo Joon Hee jadi sama saja seperti adik kandung mu"

Jin Ah mengangguk angguk tapi tetap saja beda, adik ya adik. sesaat Jin Ah membaca sms nya. Jin Ah tersenyum lalu bertanya ke Ye Eun ada apa saja kopi dikantor? Ye Eun bingung dan JIn Ah langsung bergegas pergi duluan.


ternyata yang sms tadi adalah Joon Hee. kini Jin Ah sudah menemui Joon He diatas gedung kantor dengan minum kopi. Joon Hee sangat menikmati kopi dari Jin Ah. padahal kata JIn Ah itu cuma asal seduh saja. Joon Hee memuji kalau kopi yang bagus memang beda, asal seduh saja bisa enak begini.


tapi lain dengan Geum Bora yang didapur kantor. Geum BOra kesal saat hendak menyeduh kopi tapi tak ada,dan terlihat berantakan sekali. dan sudah pasti itu perbuatan Jin Ah yang terburu buru menyeduhkan kopi untuk Joon Hee.


Dikantornya Joon Hee sedang rapat bersama atasan dan rekan rekan nya. terlihat Joon Hee hanya diam saja. saat senior nya menyinggung soal ide Joon Hee, Joon Hee masi diam. sampai Seung Chul menyenggolnya. Joon Hee kaget. lalu atasan Joon Hee bertanya apakah Joon hee tak enak badan?



Joon Hee mengiyakan dan perutnya terasa mual seharian puyeng. atasan Joon Hee memberikan seperti vitamin untuk dimakan jika sedang sakit. Joon Hee menerimanya.

"jika sedang sakit pergi kerumah sakit"saran atasan Joon Hee

dan Joon Hee langsung mengiyakan akan segera kerumah sakit. Joon Hee mengemas buku nya lalu keluar. semua rekan rekan Joon Hee menatap nya aneh. dan diam diam Joon Hee tersenyum dibelakang teman teman nya. Seung Chul mengeluh kalau tadi Joon Hee bilang hanya lemas saja tapi kenapa sampai kerumah sakit.



ternyata Joon Hee sengaja keluar duluan hanya untuk mengantar Jin Ah ketoko Gasan. Dimobil Jin Ah berkata kalau bisa naik taksi kenapa diantar segala, bukankah Joon He sedang sibuk sekali? apakah kau sengaja keluar untuk mengantarku?

"tidak..aku keluar setelah selesai rapat, kan aku sangat kompeten, tanpaku perusahaan tidak akan bisa beroperasi"jawab Joon Hee bohong

"Ohhh sehebat itukah kau, tapi aku tak merasa"

"nUna tak merasa? Nuna sungguh tak pintar menilai cowok"

"Hah.. kau cowok?"

"aku kan hanya memberi perumpamaan saja kenapa dipertegas?"sahut Joon Hee canggung.

JIn Ah yang juga canggung menjawab kalau sebenarnya Joon Hee cowok kok. keduanya sama sama tertawa karena membahas hal yang tak jelas. lalu Joon Hee bertanya nanti Nuna pulang jam berapa?

"resmi bekerja sih besok jadi kalau malam bebas mau pulang kapan saja, kenapa?"

"baguslah nanti aku jemput"jawab Joon Hee tersenyum sendiri.

"serius? nggak usah lah..tapi boleh kok"balas Jin Ah.



malam hari di toko Gasan. Jin Ah dengan semangat memperingatkan agar pemilik toko besok datang agak pagian sampai dirumah langsung tidur tak boleh minum agar besok tak kesiangan. pemilik Toko tersenyum seperti nya peran pemilik toko jadi terbalik sekarang. Jin Ah memberi semangat agar pemilik toko selalu semangat dan rizki akan mudah datang.


Pemilik Toko tersenyum melihat kesemangatan dari Jin Ah. lalu pemilik toko juga bertanya hari ini Yoon Daeri begitu ceria tak seperti biasanya apakah karena pria yang menunggunya diluar itu?

JIn Ah terkejut langsung menoleh dan ternyata Joon Hee sudah menunggunya, Jin Ah langsung bergegas pamit keluar.



sebelum pulang Jin Ah dan Joon Hee makan diluar. keduanya saling tertawa satu sama lain sambil bercerita. dan saat hening Joon Hee seperti hendak mengungkapkan sesuatu tapi sulitt sekali.


"Nuna itu, jika aku..."

"jika apa? kamu kenapa?"

"aku ...jika aku.."Joon Hee terus sulit untuk mengatakan sampai Jin Ah berhenti makan untuk mendengarkan Joon Hee.

"Nuna..aku..bolehkan aku minta kau mentraktirku makan besok"ucap Joon Hee asal


Jin Ah malah tertawa, Jin Ah berkata tentu saja boleh memang nya dia tak pernah mentraktir Joon Hee. Jin Ah janji besok akan mentraktir Joon Hee sampai kenyang. Joon Hee hanya bisa tersenyum terpaksa.


setelah makan Joon Hee dan Jin Ah jalan ke mobil. namun saat jalan tangan Joon Hee seolah hendak merangkul Jin Ah namun diurungkan Oleh Joon Hee karena malu.



Di dalam mobil sepanjang perjalanan keduanya hanya diam canggung sambil sesekali melirik. Joon Hee terlihat ingin sekali memegang tangan Jin Ah namun Joon Hee seperti ragu dan takut. dan saat Joon Hee hendak memberanikan diri memegang tangan Jin Ah tiba tiba ponsel Jin Ah bunyi ada sms. Joon Hee keringat dingin dibuatnya.



setelah memasukkan ponselnya ke dalam tas kini giliran Jin Ah yang pasang tangan nya di tempat yang tadi mungkin maksudnya agar Joon Hee memegang tangan nya namun Joon Hee yang sudah keburu keringat dingin tak kunjung memeggang tangan Jin Ah.



keduanya sudah sampai didepan rumah Jin Ah. dan masih terdiam canggung. Joon Hee mengeluh kalau cepat sekali sampai nya. Jin Ah mengangguk membenarkan. lalu dengan canggung juga keduanya melambaikan tangan karena Jin Ah harus masuk. JIn Ah juga menyuruh Joon Hee segera pulang.


Ye Eun berkunjung ke Toko di Gasan. Jin Ah melayani nya dengan membawakan secangkir kopi. Ye Eun tertawa karena Yoon Daeri bisa aja. Ye Eun memuji kalau Yoon Daeri dengan pemilik toko sangat kompak. dan itu Timing nya sangat pas karena hubungan antara pria dan wanita itu tergantung pada timing nya.



sejenak Jin Ah berfikir lalu berkata:"benar..tapi kalau timing nya salah terus gimana dong? haruskah nunggu timing yang tepat?"

"kalau bukan mati karena usia ya mati karena lemas, jika kau terus menerus mengetes mana yang jelas maka semua nya akan game over"

"kenapa? setidaknya sama sama tahu kalau saling naksir?"

"tahu tapi rasanya hampir mati karena sesak nafas, belum lagi kalau ada pemburu yang datang langsung menembak ke sasaran, maka dia akan direbut"jelas Ye Eun

Jin Ah berfikir sepertinya timing memang lah penting. Ye Eun mengangguk membenarkan.


Dikantornya Joon Hee dan rekan rekan nya sedang mengadakan permainan dari atasan nya yaitu menembak ke salah satu permainan dengan target para patung patung kecil. yang mana disetiap patung permainan itu terdapat tulisan berbagai macam jenis makanan, dan siapa yang berhasil menembak patung itu maka akan mendapat traktiran sesuai nama makanan yang tertera dipatung mainan itu.


Seung Chul dan teman nya berhasil menembak salah satu porsi makanan. dan kali ini Joon Hee menargetkan patung kecil yang diujung yang sangat sulit untuk ditembak namun makanan yang tertera pada patung kecil itu makanan yang enak dan mahal.


Seung Chul pesimis Joon Hee akan bisa menembak patung kecil itu. namun diluar dugaan Joon Hee justru bisa menembaknya. Seung Chul dan teman nya langsung kegirangan karena berhasil mendapatkan makanan mahal.



saat hendak keluar Joon Hee mendapat sms dari Jin Ah kalau hari ini sedang dikantor.


JIn Ah dikantor nya sudah selesai bekerja. mendapat sms dari Joon Hee yang bertanya apakah Nuna sudah selesai bekerja karena acara makan makan nya JOon Hee hampir selesai. Jin Ah membalas kalau masihh ada kerjaan lagi.

karena terus smsan dengan senyum senyum Se Yeong disamping nya bertanya smsan dengan siapa sih dari tadi? Jin Ah hanya menjawab "teman".

"apakah dari toko suseo? maksudku kakak nya Seo Joon Hee Ssi?"tanya Se Yeong penasaran.

"ahh bukan.. teman yang lain"

Se Yeong mengangguk angguk. karena pekerjaan nya sudah selesai Se Yeong mengeluh lapar dan mengajak Jin Ah mentraktirnya kan hari ini JinAh yang harusnya mentraktir. Jin Ah beralasan kalau masih belum selesai bekerja. padahal dia sudah janjian dengan JooN Hee. Se Yeong tak percaya mengintip kerjaan Jin Ah dan ternyata sudah selesai. Se Yeong memaksa JIn Ah untuk segera makan. dan akhirnya Jin Ah menyetujui untuk mentraktir Se Yeong.


Dirumah makan Joon Hee dan kawan kawan selesai makan traktiran dari Presdir nya (tapi presdir Joon Hee disini terlihat seperti kawan).
saat membayar dikasir Joon Hee berterimakasih pada Presdir nya. karena ingin segera bertemu Jin Ah dengan tak enak JOon Hee pamit dan mengatakan ronde keduanya lain kali saja.
Seung Chul mengeluh kenapa Joon He seperti itu kan yang bayar bukan Joon Hee. JOon Hee mengatai Seung Chul memang nya Seung Chul mau mencekoki nya dengan makanan sampai mati.


saat hendak keluar mereka berpapasan dengan Jin Ah dan Se Yeong. Seung Chul yang melihatnya langsung menyapa Nuna Nuna cantik dari perusahaan kopi. Joon Hee juga langsung bersemangat menyapa Jin Ah. kalian mau kemana?


JIn Ah menjawab mau mencari makan dan Se Yeong menyahut masih mencari cari tempat juga. Jin Ah balik bertanya apakah kalian selesai makan makan? Joon Hee mengangguk tersenyum. Seung Chul beralih ke belakang Se Yeong dan Jin Ah untuk memberi isyarat pada Joon Hee untuk mengajak serta Se Yeong dan Jin Ah.


Joon Hee yang mengerti maksud Seung Chul langsung beralasan kalau mereka mau minum minum dan mengajak serta apakah Nuna Nuna mau ikut? kan kalau minum minum tidak cocok dengan Nuna yang mau makan. JIn Ah menatap Se Yeong.

Se Yeong yang memang sedang PDKT dengan Joon Hee langsung berkata:"kami juga tidak berencana mau makan kok"


sesaat kemudian mereka sudah berkumpul untuk minum minum bersama. mereka mengobrolkan masalah pengalaman percintaan.


Se Yeong menyinggung kalau Yoon Daeri lebih berpengalaman dibanding dirinya kalau masalah pacaran. Jin Ah menatap Se Yeong canggung. begitupun Joon Hee yang duduk disamping nya.



Seung Chul bertanya seperti apa type pria Yoon Daeri? Jin Ah menjawab pria yang bisa membuatnya nyaman itu saja sudah cukup. Seung Chul berceletuk kalau Joon Hee type cowok nakal jadi otomatis gugur. teman Seung Chul bercanda menyuruh Joon Hee pulang.


Se Yeong bertanya apakah benar Joon He Ssi orang yang nakal? Joon Hee tersenyum dan bilang kalau teman teman nya hanya bicara sembarangan.
Seung Chul tak terima dikatai sembarangan. kalau Joon Hee tak nakal buktinya selalu berhasil setiap mengejar cewek. sekilas Joon Hee dan Jin Ah saling menatap tak enak.

Seung Chul terus bergumam kalau Joon Hee bukan orang yang biasa. Joon Hee membisiki Seungg Chul "kau cari mati ya?"

"maksudmu tingkat keberhasilan nya 100 %"tanya Se Young

"bukan tapi 99 %"jawab Joon Hee sembari sekilas menatap Jin Ah

teman yang lain menyahut:"lalu sisa 1 % nya lagi apa? berarti ada satu cewek yang gagal ditakhlukkan Seo Joon Hee?"

"siapa?"tanya Seung Chul penasaran.

Joon Hee terdiam tak enak. sementara Jin Ah melirik ke Joon Hee. karena Joon Hee dan Jin Ah terlihat gugup memutuskan meneguk minuman nya bersamaan.


sesaat Jin Ah ke toilet dengan Se Young. Se Young bertanya apakah Yoon Daeri tahu siapa wanita yang gagal ditakhlukan Joon Hee? Jin menjawab mana mungkin dia tahu.

"seharusnya dia wanita yang umurnya jauh dibawah kita kan?"keluh Se Yeong

"kita tidak setua itu juga kali"sahut Jin Ah sambil bercermin

"lalu siapa yang mengeluh kemarin susah bangun pagi?"


Jin Ah tertawa dan itu hanya karena tubuhnya kurang fit saja. Se Young penasaran sekali seperti apa sebenarnya wanita yang sulit ditakhlukkan Joon Hee? Jin Ah sekilas salah tingkah. sampai Se Young bertanya kenapa dari tadi Yoon Daeri senyum senyum sendiri. JIn Ah menggeleng kalau dia tidak senyum senyum sendiri.


Lalu sejenak Se Yeong berfikir jika melihat ekspresi Joon Hee sepertinya hubungan Joon Hee tidak ada perkembangan dengan cewek yang ditaksir nya jadi jika dia melakukan serangan sekarang akan menguntungkan nya. dan Se Yeong mempertegas akan mempercepat perkembangan nya. Jin Ah seakan panik dan langsung mengejar Se Young.


kembali ke meja. ternyata para cowok masih membahas tentang apa yang membuat seorang yang ahli seperti Joon Hee sampai ragu ragu untuk mengungkapkan cinta nya? dan pasti ada alasan.


"cuma takut ada jika.."jawab Joon Hee

"apa itu karena kau tak yakin?"tanya teman Joon He

"tidak..aku yakin"jawab Joon Hee lagi

Seung Chul:"lalu wanitanya yang tidak yakin?"

dengan sedikit terbata Joon Hee menjawab kalau dia belum bertanya pada wanita itu. Seung Chul tak menyangka Joon hee punya rasa gugup juga. apakah karena Joon Hee takut di tolak?

"maka nya itu aku bilang takut ada 'jika'"jelas Joon Hee menggertakkan giginya


"apakah cewek itu tahu kamu melakukan hal sampah semacam ini"sahut teman Joon Hee yang lain

"apa yang aku lakukan? sampah apa?

"sepertinya kau sangat menyukainya sampai rasanya kau mau mati"ejek teman JooN hee lagi

sambil minum Jin Ah terus melirik Joon Hee. sementara Joon Hee sudah gugup sendiri karena dari tadi dipojokin rekan rekan nya. sampai Joon Hee meminta ganti topik saja.

"yang penting untuk sekarang ini kalian belum mengambil keputusan apapun kan?"tanya Se Young ke Joon Hee membuat Jin Ah sedikit panik karena Se Young melancarkan pergerakan nya mendekati Joon Hee.

Joon Hee dengan sedikit terbata menjawab:"Ya untuk sekarang ini..bisa dibilang seperti itu"


dan tepat disaat Joon Hee menjawab itu tiba tiba tangan Jin Ah menggenggam tangan Joon Hee.


Joon Hee terkejut langsung cegukan tiada henti. sementara Jin Ah mencoba bersikap biasa saja dengan meneguk minuman nya.



Bersambung Episode 4

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SINOPSIS Something In The Rain Episode 3 PART 3"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...