SINOPSIS Something In The Rain Episode 5 PART 1

All Images By : JTBC


JIn Ah datang kerumah Joon Hee.
"Kau datang?"sapa Joon Hee

"Kau yang menyuruhku datang"balas Jin Ah.

Joon Hee tersenyum lalu menarik JIn Ah masuk dan menutup pintu nya. didalam Joon Hee memeluk Jin Ah karena sangat merindukan Jin Ah. begitupun dengan JIn Ah juga merindukan Joon Hee. lalu Joon Hee menyuruh JIn Ah duduk karena dia akan membuatkan kopi untuk Jin Ah.



terlihat Jin Ah sangat canggung.

"kau seperti baru pertama kali datang saja, santai saja"pinta Joon Hee sambil menyiapkan kopi untuk Jin Ah.

"baiklah"balas Jin Ah sembari melepas mantel nya.




karena Jin Ah hanya duduk diam menunduk, Joon Hee menebak pasti saat ini Jin Ah berfikir 'kita seperti ini apakah tidak apa apa'.
Jin Ah membenarkan karena yang dilakukan nya saat ini seperti anak kecil yang ketika ditinggal orang tua nya lalu menyuruh teman datang kerumah lalu melakukan hal hal yang tabu.

Joon Hee langsung mencium Jin Ah "maksudmu hal seperti ini"tanya Joon Hee.


JIn Ah protes karena Joon Hee mengejutkan nya. Joon He kembali mencium Jin Ah dan kali ini Jin Ah membalasnya.



Dirumah ayah dan ibu menyiapkan makan bersama. ayah menyinggung soal Jin Ah yang hari ini apakah kerja lagi? Ibu tak tahu JIn Ah kerja atau keluyuran. setelah makanan siap Ibu memanggil Seung Ho. Seung Ho pun datang. ibu mengambilkan makanan untuk Seung Ho. ibu juga menasihati agar Seung Ho menjaga makanan nya karena Seung Ho satu satunya kebanggaan keluarga nya. sejenak seung Ho merasa risih namun hanya diam dan lanjut makan.


sambil makan Ibu mengajak SEung Ho untuk shoping dan melihat lihat sepatu untuk Seung Ho jika ada. Seung Ho menolak karena dia mau kerumah Joon Hee.

ibu melarang Seung Ho kerumah Joon Hee lagipula apa untung nya kesana kalau hanya main game, tak membantu sama sekali proses belajar.

"itu karena ibu tak mengerti saja, betapa pintar nya seseorang untuk bisa memainkan game ini dengan baik,Seo Joon Hee yang merancang game tersebut"jawab Seung HOo

"jika otaknya begitu cerdas, kenapa dia ambil fakultas seni rupa?"

"apa maksud ibu bicara seperti ini?"

"orang seperti mu yang fokus sekolah, beda level sama dia"

Seung Ho menatap ibu nya sedikit kesal lalu ayah bergidik memberi kode ke Seung Ho agar diam saja. Seung Ho lanjut makan.


belum sampai disitu ibu masih membicarakan tentang Joon Hee. ibu menyuruh Seung Ho menjaga jarak dengan Joon Hee kalaupun memang tak bisa kelak jangan cari teman seperti Joon Hee lagi. ibu menyuruh Seung Ho mencari teman yang nantinya ketika SEung Ho terjun ke masyarakat bisa membantu Seung Ho.
kesal tak mau mendengar ocehan ibu nya Seung Ho menaruh sumpit kemeja dengan keras. Seung Ho bilang sudah selesai makan dan beranjak masuk kekamar nya.


ayah juga menyudahi makan nya dan meninggalkan ibu sendirian dimeja makan. ibu bertanya kenapa semua nya hanya makan separuh? tak ada yang menjawab ibu. ibu ngedumel kalau saat ini mungkin mereka tak mau dengar, tapi lihat saja nanti.


Saat tengah bermesraan dengan Joon Hee, tiba tiba Kyung Sun menelepon ke nomor Jin Ah. Jin Ah terkaget karena Kyung Sun mau Video call. JOon Hee bertanya bisa gak kalau tak diangkat? Jin Ah kebingungan karena ini telepon kedua kalinya. Jin Ah langsung berlari keluar. JIn Ah turun untuk menjauh dari area apartemen Joon Hee.


setelah menemukan tempat yang dikira aman Jin Ah menerima panggilan Kyung Sun. Kyung Sun bertanya Jin Ah sedang apa? dengan sedikit gugup Jin Ah menjawab sedang bersama rekan kerja. Ternyata Kyung Sun menelepon nya untuk menunjukkan JIn Ah sebuah laut. lalu Kyung Sun bertanya ada apa dengan Jin Ah karena terlihat kalut sekali.



Jin Ah beralasan kalau sangat iri dengan Kyung Sun yang bisa liburan. Kyung Sun sangat menyesal tak mengajak Jin Ah padahal ini juga kegiatan perusahaan Jin Ah. lalu Kyung Sun menanyakan dimana JIn Ah seperti nya familiar. Jin Ah beralasan kalau sedang janjian diluar dengan orang didekat kantor.

"oh..dengan cowok?"

"ahh sayang nya bukan"jawab Jin Ah

"Ya sudah Eonni menginap semalam besok baru pulang jangan nangis ya?"

"iya Eonni"jawab Jin Ah manja.

setelah menutup telepon nya Jin Ah menghela nafas lelah. dan mulai kembali ketempat Joon Hee.



sampai didalam Joon Hee sudah menunggunya. JOon Hee bertanya ada apa? bagaimana? Jin Ah hanya bilang mau kekamar mandi sebentar. JOon Hee melihat kaos kaki Jin Ah kotor. sambil menahan tertawa JOon Hee meminta maaf sudah menyusahkan Jin Ah.


keduanya lanjut nonton film romantis sambil minum Wine. Jin Ah bersandar pada tubuh Joon Hee. Jin Ah berkomentar kalau pria nya begitu tenang padahal si cewek sangat kelihatan tegang,dan itu kesan nya hanya si cewek saja yang jatuh cinta. Joon Hee menyahut kalau cowok itu aslinya tegang tapi tak diperlihatkan saja, karena cowok takut jika memperlihatkan tegang nya maka si cewek akan khawatir.


"lalu dari mana akan mengetahui ketulusan nya? harus nya diungkapin biar tahu"

"mana mungkin tak mau diungkapkan tapi..."

"tapi apa?"

"mungkin tidak sanggup diungkapin dengan kata kata"jawab Joon Hee gugup lalu meminum wine nya.


Jin Ah merasa sekarang Joon Hee juga sudah mulai membuatnya khawatir. maka dari itu Joon Hee tak mengungkapkan nya.sekalipun dijawab akan ditanya lagi. Jin Ah hanya memanyunkan bibirnya meledek Joon Hee.

"tolong patuhlah sedikit"pinta Joon Hee

Jin Ah tersenyum menatap Joon Hee. Jin Ah menjewer kuping Joon Hee "apa? tolong patuhlah sedikit? beraninya kau bicara seperti itu pada Nuna"


"pacar..Ok"balas Joon Hee serius

Jin Ah melepaskan jeweran nya:"ahh kenapa aku merasa dirugikan"

"lalu apakah kau ingin jadi adik?"tanya Joon Hee merangkul Jin Ah. JIn Ah hanya diam.

"lihat aku.."pinta Joon Hee sambil menatap Jin Ah. JIn Ah tak mau karena dia hanya mau menonton film.


"tapi..aku ingin lihat Yoon JIn Ah"ucap Joon Hee serius. dan Jin Ah masih diam.
"aku ingin memeluk..aku ingin memeluk Yoon JIn Ah"ucap Joon Hee lagi. dan langsung membuat Jin Ah gugup setengah mati.


perlahan Jin Ah meletakkan wine dan berjalan keranjang.


sesaat kemudian keduanya sudah berada diranjang dan tertutup selimut. keduanya saling tertawa. Joon Hee menatap Jin Ah dan membelai pipinya. Joon Hee seakan tak percaya wanita cantik ada dihadapan nya. JIn Ah langsung mencubit pipi Joon Hee sampai Joon Hee mengaduh kesakitan.


"sekarang nyata kan?"kata JIn Ah

"yang jelas tak lebih dari 5 menit"

"itu karena aku malu"

"kenapa malu? kan yang seharus nya tak dilihat sudah dilihat semua nya"goda Joon Hee

Jin Ah langsung hendak memukul Joon Hee namun Joon Hee menghadang nya. saat hening Joon Hee berkata bisakah hari ini Jin Ah tak pulang. Jin Ah terdiam.


sesaat Jin Ah sudah dirumah dan dengan sedikit gugup Jin Ah menyuruh ayah dan ibunya untuk segera tidur dikamar jangan terkantuk kantuk sambil menonton tv. ayah menyangkal kalau sedang terkantuk dan ayah mengajak Jin Ah untuk minum minum sebentar. Jin Ah menolak dan beralasan kalau nanti bisa dmarahi ibu. ibu malah menyahut tak akan marah jika mau minum, minum saja. Jin Ah beralasan lagi kalau minum dimalam hari bisa gendut. dan Jin Ah segera mendorong ayah ibu nya agar segera tidur saja dikamar. setelah ayah dan ibu nya masuk Jin Ah mematikan lampu dan bergegas kekamar


dikamar nya JIn Ah menutupi tubuhnya dengan selimut dan saat dibuka ternyata Jin Ah sudah lengkap dengan jaket dan tas ditubuh nya. Jin Ah mengendap endap memastikan orang dirumah nya sudah tidur semua, dan saat sudah aman Jin Ah langsung berlari keluar dan ternyata diluar Joon Hee sudah menunggunya. keduanya lari bersama sambil tertawa.



diapartemen Joon Hee. Jin Ah dan Joon Hee main kartu tapi sialnya Jin Ah selalu kalah.



dan keduanya lanjut membuat kopi. sementara Joon Hee membuat kopi JIn Ah dengan manja memeluk Joon Hee. bahkan Joon Hee menggendong JIn Ah dari dapur ke ranjang.malam semakin larut dan keduanya terus saling bermesraan.




Hampir subuh Joon Hee mengantar Jin Ah pulang. keduanya saling bergandeng tangan dan terlihat keduanya sangat enggan untuk berpisah. bahkan saat Jin Ah sudah beberapa langkah masuk kedalam sampai kembali untuk memeluk Joon Hee dan mencium nya.



begitu masuk kembali giliran Joon Hee yang menghalangi agar pintu tak tertutup untuk melambaikan tangan ke Jin Ah. Jin Ah yang didalam seperti enggan juga menutup pintu lift.
sampai keduanya saling tertawa.


sampai dirumah Jin Ah mengendap endap untuk masuk kekamarnya namun alangkah terkejutnya karena ayah nya sudah bangun dan sibuk bermain laptopnya diruang tengah. Jin Ah berlagak santai menyapa ayah nya ternyata sudah bangun?



ayah mengiyakan dengan santai juga lalu bertanya dari mana Jin Ah? Jin Ah menjawab kalau keluar untuk olah raga. JIn Ah merasa akhir akhir ini badan nya kurang fit jadi sering terbangun tengah malam dan tak bisa tidur lagi. ayah meminta Jin Ah lain kali kalau olah raga menunggu hari terang dulu dan mengajak ayah nya juga bisa kok. Jin Ah beralasan kalau hanya sebentar dan mutar mutar disekitar saja. lalu Jin Ah pamit masuk kamar. ayah nampak merasa sedikit aneh.


Pagi nya Jin Ah datang ke kantor pusat dengan penuh semangat dan gembira. JIn Ah menyapa selamat pagi kesemuanya karena lama tak ketemu. sampai dimeja nya Geum Daeri langsung menyambut Jin Ah dengan mengajak nya Toss. Jin Ah bingung terdiam apa maksudnya tiba tiba Geum Daeri mengajak nya toss. Geum Daeri menyuruh JIn Ah menerima saja dulu Toss nya. dan Jin Ah membalas Toss Geum Daeri.


setelah Geum Daeri duduk kembali Geum Daeri merasa senang sekaligus memberi selamat ke Jin Ah karena kabar nya saat dinas luar JIn Ah membuat Gong Chajang menderita. Jin Ah tertawa dan balik bertanya memang nya dimata teman teman nya dia itu seperti apa?

"Loyal..tak ingin membuat orang sedih"sahut Kang Se Young dimeja samping nya.


Geum Daeri menyahut lagi sangat senang dengan perubahan JIn Ah saat ini jadi tetap semangat dan pertahankan seperti ini. dan terdengar sahutan dari teman teman lain mendukung Jin Ah. Jin Ah hanya tersenyum.


disaat yang bersamaan Gong Chajang masuk dan menghampiri Jin Ah. dengan ketus Gong Chajang menyuruh Jin Ah untuk ikut dengan nya. Gong Chajang pergi terlebih dahulu. Jin Ah menghela nafas namun sebelum menemui Gong Chajang, JIn Ah meminta Kang Se Young penutup telinga seperti yang dipakai SE Young sebelum nya jika mau diomeli oleh Gong Chajang.


seperginya Jin Ah, teman teman Se Young bergosip kalau ini sama sekali tak mirip dengan Style nya Yoon Tamburin (julukan Jin Ah karena sering mau diajak ke karaoke dengan membawa tamburin). Ye Eun membenarkan dan kali ini Yoon Daeri seperti orang yang berbeda.


Gong Chajang mengajak Jin Ah keruangan Direktur Nam. Direktur Nam mengomeli Jin Ah yang tak mau diajak makan makan bersama pemilik toko disana padahal dia kerabat Direktur Nam seharus nya JIn Ah bisa menjaga hubungan baik.

Jin Ah terus diam namun saat melihat Direktur Nam sudah selesai bicara JIn Ah berkata:"sepertinya saya tak pernah mengucapkan kata maaf"


mendengar itu Direktur Nam dan Gong Chajang saling berpandang bingung karena jawaban jin Ah tak nyambung. Jin Ah menjawab kalau dia masih belum mengerti letak kesalahan nya padahal dia sebagai supervisor marketing sudah melakukan pekerjaan nya dengan baik jadi Jin Ah tak mengerti letak kesalahan nya.

Gong Chajang melirik Direktur Nam lalu menegur Jin Ah kalau saat ini tak membicarakan hal itu. JIn Ah masih ngeyel belum mengerti letak kesalahan nya padahal dia sudah melakukan kewajiban nya dengan benar, apakah salah kalau dia tak mau diajak makan makan diluar tugas nya. Direktur Nam terdiam seakan terbata menjelaskan sesuatu hingga akhirnya dia malah mengomeli Gong Chajang yang membuat masalah seperti ini saja dibesar besar kan. dengan tak enak Gong Chajang menunduk meminta maaf pada Direktur Nam.


Diatap gedung kantor. Joon Hee dan Seung Chul sedang mengobrol. Seung Chul curhat kalau jaman sekarang nembak cewek itu susah sekali, mau mengajak makan saja susah nya minta ampun. Joon Hee memberi ide menyuruh Seung Chul minta traktir saja. Seung Chul mengeluh kalau ditraktir saja ceweknya belum tentu mau kok malah disuruh mentraktir, sudah pasti tak mau lah.

"di aku malah manjur"jawab Joon Hee senyum senyum.


lalu Seung Chul mendekati Joon Hee merengek agar dicomblangi lebih dalam lagi. dan disaat itu pula Seung Chul terlihat terkejut melihat ada JIn Ah sedang berjalan dibelakang Gong Chajang. Joon Hee juga melihat nya. Joon Hee menyuruh Seung Chul turun duluan. Seung Chul mengingatkan Joon Hee walaupun Nuna itu orang yang dikenal Joon Hee tapi jangan sampai ikut campur masalah kantor.

"aturan seperti ini aku masih ngerti"jawab Joon Hee.

"awas kalau kau cari masalah duluan"balas Seung Chul sambil berlalu pergi.



JOon Hee terus memperhatikan Jin Ah dan Gong Chajang dari tempat nya. dan kebetulan JIn Ah memang tak melihat ada Joon Hee.


Gong Chajang mengancam Jin Ah untuk tak bermacam macam disini. dan bertanya sebenarnya apa mau Jin Ah? Jin Ah hanya diam menunduk.
Joon Hee menghampiri keduanya lalu meminjam korek pada Gong Chajang. Gong Chajang menjawab kalau dia tak merokok.

"Ohh aku baru ingat ternyata aku sudah berhenti merokok"balas Joon Hee.


Jin Ah hanya diam.sekilas Joon Hee melihati JIn An lalu bertanya:"Ohh jadi ini benar Nuna? sedang apa disini?"
karena tak nyaman Gong Chajang mengingatkan Jin Ah untuk bekerja dengan benar. lalu berlalu pergi.


seperginya Gong Chajang Joon Hee bertanya gara gara apa Gong Chajang mengomeli JIn Ah? Jin Ah hanya diam menatap Joon Hee.

"apa alasan nya?"tanya Joon Hee lagi penasaran.

"kau sudah makan siang?"JIn Ah balik tanya.

"kenapa begitu?"

"apa katamu?"tanya Jin Ah mengeraskan suaranya.

"kenapa tiba tiba begitu?"

Jin Ah baru tersadar kalau kuping nya tersumpal penutup telinga. Jin Ah melepaskan penutup telinag sambil memuji efek nya sangat luar biasa sampai tak mendengar apapun yang dikatakan Gong Chajang. lalu JIn Ah bertanya apakah Joon Hee mendengarnya. Joon Hee hanya bisa geleng geleng melihat tingkah Jin Ah.


Lanjut Episode 5 Part 2

0 Response to "SINOPSIS Something In The Rain Episode 5 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel