SINOPSIS Something In The Rain Episode 7 PART 3

All Images By : JTBC


Jin Ah ke kedai bersama Kyung Sun untuk menjemput ayah nya yang sudah mabuk berat. Jin Ah bertanya dengan panik kenapa ayah nya sampai minum sendirian dan mabuk apakah ada yang terjadi? ayah menatap Jin Ah dan Kyung Sun. sejenak ayah sedih namun sesaat kemudian ayah langsung pasang wajah gembira dan mengatakan kalau dia sangat senang karena kedua putrinya ada disini.
Jin Ah dan Kyung Sun langsung memapah nya untuk pulang.


diluar rumah ibu sudah menunggu ayah dengan panik, karena tadi awal nya pemilik kedai menelepon ibu dan ibu menelepon jin Ah untuk menjemput ayah nya.


sudah sampai didekat area perumahan Jin Ah. ayah terus ngelantur kemana mana saat dipapah Kyung Sun dan Jin Ah. ibu yang melihat nya langsung menghampiri suaminya lalu memukulinya. namun bukan nya marah ayah justru memeluk istrinya sambil mengomel kalau dia akan memperlakukan istrinya dengan baik.



Ibu mendorong ayah karena baunya alkohol sangat menyengat. ayah terus ngelantur sambil berjalan dahulu. sejenak Jin Ah berfikir apa yang terjadi dengan ayah nya.




Dikantor Direktur Nam terlihat gelisah diruangan nya. sesaat Gong Chajang masuk dengan celingukan. Gong Chajang dengan lirih melaporkan kalau memang benar staf wanita sedang menerima pertanyaan survey tapi belum sampai ke tangan Presdir.


Direktur Nam semakin merasa panik bahkan Direktur Nam sampai menyalahkan Gong Chajang yang dulu ketika makan makan kenapa selalu berbuat berlebihan pada staf wanita. Gong Chajang terdiam canggung. Direktur Nam menimpahkan semua ini karena kesalahan Gong Chajang.


Presdir sedang makan bersama Jeong Bujang. Presdir menanyakan bagaimana atmosfer para staf wanita tentang pertanyaan survey nya? Jeong Bujang menjawab kalau sebagian masih ada yang ketakutan untuk menuliskan kesaksian nya.


sesaat ponsel presdir berdering, presdir mengangkatnya. karena Presdir sedang mengobrol JeonG Bujang pamit keluar dulu. namun saat diluar Jeong Bujang seperti melihat sepatu yang dia kenal sedang terparkir disebelah ruangan makan nya bersama presdir.


ternyata memang benar, pria yang biasanya bersama Gong Chajang sedang serius berusaha mendengar percakapan presdir di ruangan sebelah nya. tiba tiba presdir membuka pintu nya membuat pria itu terjorok dan ketakutan panik setengah mati.



"makan makanan mahal sendiri? nampaknya gaji yang kuberikan padamu terlalu tinggi"ucap Presdir dingin membuat pria itu panik terbata bata dalam menjawab.


Dikantor Gong Chajang mencari cara agar para staf wanita tak mengadukan perlakuan para atasan pada staf wanita selama ini, intinya Gong Chajang ingin mencari aman.


Di Toko Gasan Gong Chajang sengaja menemui Jin Ah dan mengajak nya makan bersama pulang kerja. walaupun sedikit ketakutan Jin Ah menyetujuinya.


dan semua itu dilaporkan ke Joon Hee kalau sepulang kerja mau ada janji dengan Gong Chajang. Joon Hee bertanya mau apa dia mengajak Jin Ah makan? Jin Ah menjawab katanya mau traktir makan dan ada seuatu yang ingin disampaikan. Joon He menyuruh Jin Ah agar tak pergi saja.


"mana boleh begitu..sudahlah kau kenapa marah marah terus dari tadi"

"kau mau pergi dengan si cabul itu mana mungkin aku gak marah?"

"iya tahu..aku akan pulang secepatnya"

"mati pun kau tidak bersedia bilang 'tidak' sungguh bandel, ya sudah jangan pergi ketempat yang jauh dan ingat kalau sudah sampai kirimkan alamat nya"tegas Joon Hee

"aku tidak punya hape..ahh ya sudahlah aku akan cari cara nanti"

"makanya aku bilang mau belikan buatmu"

"wahh..belangku ketahuan lagi, baiklah aku tutup yaa"ucap Jin Ah kemudian menutup telepon nya.


setelah menutup panggilan nya Jin Ah memberikan ponsel ke pemilik Toko dan berterimakasih. Jin Ah janji akan mentraktir pemilik toko.


malam hari Jin Ah sudah bertemu dengan Gong Chajang di sebuah restoran. Gong Chajang dengan ramah dan baik hati memberikan makanan pada Jin Ah sampai Jin Ah merasa aneh. karena biasanya Gong Chajang bersikap arogan. Jin Ah menyuruh Gong Chajang makan juga. saat ada pelayann mengantar minuman ke meja sebelah, Jin Ah bertanya apakah Gong Chajang tak mau minum? aneh nya Gong Chajang menjawab hari ini lagi tak ingin minum. dan Gong Chajang menawari apakah Yoon Daeri mau minum? JIn Ah menggeleng tapi kalau Gong Chajang mau minum,ya minum saja. Gong Chajang menggeleng hari ini tak ingin minum.



merasa aneh Jin Ah bertanya apakah Gong Chajang mentraktirnya karena suruhan Direktur Nam? Gong Chajang langsung menyangkal nya dan mengaku kalau dari dulu ingin sekali mengajak Yoon Daeri makan dan tentu nya karena dinas luar itu Yoon Daeri sudah bekerja keras makanya mentraktirnya makan. Jin Ah mengangguk angguk penasaran akan apa yang sebenarnya maksud Gong Chajang mengajak nya makan.

saat hening Gong Chajang dengan tak enak menyinggung kalau staf wanita kabarnya mendapat survey dari perusahaan? Jin Ah membenarkan nya dan dia juga dapat. lalu dengan berlagak santai Gong Chajang bertanya Yoon Daeri mau tulis apa?

Jin Ah menjawab kalau dia tak akan menulis apa apa. sekilas Gong Chajang merasa tenang. namun Jin Ah menambahkan kalau tulisannya akan banyak dan tak rapi jadi dia akan menjawab secara lisan saja. Gong Chajang langsung terkejut melongo. namun aagar terkesan biasa saja Gong Chajang mengangguk angguk sambil makan.

sesaat Jin Ah terkejut karena melihat tiba tiba Joon Hee duduk di belakang Gong Chajang. Jin Ah langsung pamit ke belakang dulu. Jin Ah mengkode Joon Hee agar mengikutinya.



di belakang ruangan yang agak sepi Joon Hee mengikuti Jin Ah. Jin Ah langsung memeluk Joon Hee, Jin Ah bertanya apakah Joon Hee terlalu mengkhawatirkan nya? kenapa sampai datang.

"lalu kenapa kau mengirimkan alamat dan nomor telepon tempat ini? aku kangen padamu"balas Joon Hee tersenyum


"kau terlambat"

"begitu masuk kedalam aku mau duduk disamping mu"

"apa? ya sudah mati sama sama saja kalau gitu"protes Jin Ah

"duduk berhadapan seperti itu saja aku sudah kesal, bagaimana aku bisa menahan diri"

"aku akan segera selesai jadi tahan ya.."

"kita lihat saja"

"selagi Nuna berbicara itu dengarkan baik baik.."ucap Jn Ah sambil menjewer telinga Joon Hee manis. lalu kembali ke meja.



Jin Ah dan Joon Hee sudah kembali ke meja masing masing. terlihat Gong Chajang keringat dingin. JIn Ah berterimakasih sudah ditraktir makan oleh Gong Chajang. Gong Chajang tak masalah dan nanti akan mentraktir Yoon Daeri lagi bahkan lebih mahal dan enak. JIn Ah menolak karena ditraktir makan membuatnya terbebani.


lalu dengan tak enak Gong Chajang mengungkapkan kalau selama ini ada perlakuan nya yang membuat Yoon Daeri tertekan maka ambil positif nya saja. dan Gong Chajang meminta maaf.

"Gong Chajang mendadak berubah seperti ini, jujur saja aku merasa kaget"ucap Jin Ah

"kalau mendadak berubah sih, jujur Yoon Daeri lah yang berubah dan itu bukan aku saja yang bilang, belakangan ini kau sungguh berbeda disekelilingmu apakah tak ada yang bilang seperti itu"

"ada sih..."jawab Jin Ah pelan.

"nah tu kan..coba ceritakan mumpung di topik ini apa yang membuatmu berubah seperti ini"


"sebenarnya aku ingin..membantu seseorang, Dulu aku tidak pernah menyadari jika betapa berharganya kehadiranku, tapi ada seseorang yang lebih menghargaiku dibandingkan aku menghargai diriku sendiri, seseorang yang berusaha keras hanya supaya bisa melindungiku, melihatnya seperti ini aku ingin membantunya,karena aku ingin supaya orang itu tidak terlalu mengkhawatirkan ku dan membuatnya lebih tenang, aku harus lebih bisa menghargai diriku sendiri"jelas Jin Ah membuat Joon Hee tersenyum mendengarnya.


Dirumah Jin Ah memakai ponsel ayah nya karena ponsel nya rusak. Jin Ah menyapa ayah nya yang baru masuk. Jin Ah mengatakan kalau ponselnya rusak jadi barusan meminjam ponsel ayah. dengan santai ayah menyuruh Jin Ah segera memperbaikinya. Jin Ah mengangguk lalu bertanya keadaan ayah nya apakah sudah mendingan? karena tadi ibu bilang setelah mabuk ayah rebahan seharian?


ayah menjawab tak apa apa. dan ayah balik bertanya apakah ada yang ingin dikatakan Jin Ah? Jin Ah menggeleng.

"apapun itu katakan saja, dan apapun itu ayah sudah siap bathin untuk mendengar nya"kata ayah sambil membaca buku

"siap bathin untuk apa? bukan kah kemarin aku sudah bilang, bersabarlah sejenak"jawab Jin Ah canggung kemudian pamit kekamar.


sampai dikamarnya Jin Ah merasa berat dan frustasi karena harus diawali dari mana untuk bercerita dengan ayah nya. sampai dia guling guling dikasur kesal.



keesokan malam nya pulang kerja Jin Ah menunggu Gyoo MIn diluar gedung tempat Gyoo MIn kerja.


saat Gyoo Min keluar, JIn Ah segera menghampirinya. Gyoo Minn nampak malas berjalan mendahului Jin Ah. Jin Ah menyapa nya:"bukan kah diarah sana ada toko, kenapa harus jalan kesana?"

"aku kan harus ambil mobil dulu"jawab Gyoo MIn malas.


Jin Ah mengikuti Gyoo MIn ke parkiran lalu naik ke mobil Gyoo MIn. Gyoo Min mengeluh kalau bukan karena ingin mengganti nama hape Jin Ah tak mungkin akan menghubunginya kan? Jin Ah berbasa basi kalau bukan seperti itu.

"kenapa? kau takut pacar brondong mu itu cemburu?"


Jin Ah menghela nafas meminta Gyoo Min untuk jangan menyinggung nyinggung soal Joon Hee. Gyo Min tertawa sinis apakah membicarakan nya saja tak boleh? sehebat apa dia? apakah dia putra Chaebol? sesuka suka nya pada pria masak teman adik sendiri diembat. seleramu itu sungguh aneh.
sebenarnya Jin Ah kesal namun demi bisa mengganti nama hape nya JIn Ah beralasan kalau toko nya akan segera tutup. dengan berat hati Gyoo Min melajukan mobil nya.



Joon Hee sedang jalan jalan diarea kantor dengan mengendarai sepedanya dan tak lupa dengan headphone di telinga nya. Joon Hee bersepeda sambil mendengarkan musik namun saat list musik berganti tanpa disadari ada rekaman suara Jin Ah.JIn Ah merecord nya saat hape Joon Hee dibawa nya. Joon Hee mendengar nama nya disebut langsung berhenti memeriksa hape nya.



Suara Jin Ah:"Joon Hee..ini aku..memegang hape mu tiba tiba aku ingin mengungkapkan sesuatu padamu 'terimakasih' karena sangat menghargaiku dan mencintaiku,tak pernah kubayangkan aku akan mendapatkan cinta yang begitu besar dari seseorang,kauu tidak akan pernah tahu betapa berterimakasihh nya aku padamu bisa melewati masa masa yang begitu bahagia,aku jadi belajar banyak, Cinta itu..tiada batas dan tanpa pamrih, memberikan cintaku secara keseluruhan hanya pada seseorang, karena itu pada saat mencintai seseorang harus seperti Seo Joon Hee, Joon Hee..aku mencintaimu dengan sangat, dan selama lamanya aku akan selalu mencintaimu"

Malam dimana Jin Ah membawa hape Joon Hee.

Joon Hee berkaca kaca mendengarnya namun juga tersenyum bahagia karena Jin Ah begitu mencintainya.


Gyoo MIn melajukan mobil nya dengan kencang. sejenak Jin Ah merasa curiga karena jalan yang dilalui sudah tak normal. Jin Ah bertanya ini mau kemana? Gyoo MIn hanya diam, dia hanya fokus mengemudikan mobil dengan kencang bahkan sampai mendahului mobil mobil yang lain. Jin Ah semakin panik sampai harus berpegangan.



sementara Joon Hee sedang dimobil hendak menjemput Jin Ah, Joon Hee terus memutar rekaman suara Jin Ah dengan senyum senyum.


Gyoo Min semakin melajukan mobil nya dengan kencang. Jin Ah ketakutan meminta Gyoo Min menghentikan mobil nya namun Gyoo Min tak bergeming. JIn Ah berusaha keluar dengan membuka pintu mobil namun segera diklakson mobil disamping nya. Jin Ah mengenakan kembali sabuk pengaman dengan ketakutan. Gyoo Min tersenyum sinis melirik Jin Ah.



Joon Hee menjemput Jin Ah ketoko Gasaan namun karyawan lain memberi tahu kalau Yoon Daeri sudah pulang. Joon Hee terkejut dan kebingungan karena Jin Ah belum memegang hape.


JIn Ah dengan ketakutan bertanya sebenarnya apa mau Gyoo Min? Gyoo Min menjawab ingin mati bersama Jin Ah. Jin Ah tak percaya akan jawaban Gyoo Min. Gyoo Min mengklakson mobil didepan nya dengan terus menerus.


Bersambung Episode 8

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "SINOPSIS Something In The Rain Episode 7 PART 3"

  1. Lanjuuuttttt ep 8 ny makin seru Gyu Min makin mnggila yaaa :@ makasih :) #JanganLama2 di tunggu sinopsis2 selanjuttt nyaaa ;)

    ReplyDelete
  2. Unnie gumawo...
    D tgg ep slajutnya yaw....

    ReplyDelete
  3. Ditunggu selanjutnya,,
    Jangan lama" y,,hihii
    Trimakasih,,

    ReplyDelete
  4. Ditunggu selanjutnya,,
    Jangan lama" y,,hihii
    Trimakasih,,

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...