SINOPSIS Something In The Rain Episode 12 PART 2

All Images BY : JTBC


malam hari dirumah IBu JIn Ah sedang menonton Tv bersama ayah. sesaat ponselnya berdering dari teman nya yang mengatur perjodohan JIn Ah. Ibu sangat terkejut karena teman nya melapor sedang malu sekali karena pria yang kencan buta dengan Jin Ah bercerita ke orang tua nya kalau wanita yang kencan buta dengan nya adalah seorang janda. Ibu JIn Ah teriak teriak kesal lalu menutup telepon nya.


ayah bertanya ada apa? ibu menjelaskan kalau teman kencan Jin Ah sesampainya dirumah menceritakan ke orang tua nya kalau wanita yang yang barusan kencan buta nya dengan nya adalah janda bahkan bertemu dengan kakak iparnya. ibu sangat kesal sekali langsung menelepon Jin Ah tapi tak diangkat. ibu menebak pasti Jin Ah sekarang bersama Joon Hee. Ibu mengira Joon Hee yang memperngaruhi Jin Ah. Ibu langsung hendak menelepon Joon hee namun ayah segera mencegah nya karena JIn Ah bukan anak sekurang ajar itu terhadap orang tua jadi tunggu saja Jin Ah dan dengarkan dulu penjelasan nya.


Jin Ah berhenti disebuah Cafe. Jin Ah diam termenung sendirian. sesaat Joon Hee meng sms nya bertanya sebenarnya apa yang terjadi hari ini? JIn Ah hanya melihat pesan dari Joon Hee tanpa membalasnya.


JOon Hee dirumah nya juga sedang duduk terdiam menunggu balasan dari JIn Ah.





JIn Ah berjalan menyusuri jalanan yang biasanya dilaluinya bersama Joon Hee. Tiba tiba Hujan Turun. Jin Ah langsung berlari mencari perteduhan.


Joon Hee dirumah nya melihat keluar jendela sedang turun Hujan.


dirumah ibu ngotot mau keluar mencari Jin Ah dan menyeretnya pulang. ayah menghentikan nya tapi Ibu tetap ngotot. ayah bertanya apakah ibu tahu dimana Jin Ah sekarang. Ibu yakin kalau sekarang Jin Ah ditempat JOon Hee karena dia sudah mabuk kepayang dengan Joon Hee. ayah terus menghentikan istrinya. keduanya saling ngotot satu sama lain sampai tiba tiba SEung Ho keluar dari kamar nya berteriak "cukup".


ayah dan ibu sama sama terkejut melihat kearah Seung Ho. Seung Ho menghampiri ibunya lalu bertanya kenapa ibunya selalu seperti ini pada Yoon Jin Ah, kalau terus seperti ini bagaimana kalau terjadi sesuatu dengan Jin Ah? Ibu menyahut kalau sekarang sudah terjadi.

"bukan percintaan..tapi bagaimana kalau Yoon Jin Ah meloncat ke sungai Han"teriak Seung Ho


sontak ayah dan ibu terkaget kenapa Seung Ho bilang sembarangan. lalu Seung Ho menjelaskan kalau hal semacam itu tak hanya terjadi pada orang yang bermasalah dengan cinta saja bahkan dulu saat dia berusaha masuk keperguruan tinggi ternama seperti yang diinginkan ibu bahkan dia mau melompat ke sungai Han berulang kali. IBu langsung Shock mendengar unek unek Seung Ho.

lalu Seung Ho menjelaskan lagi kalau yang dilakukan ibu saat ini adalah seperti menyiram bengsin pada api, bagaimana kalau mereka berdua bersembunyi ditempat yang tak kita ketahui? sekalipun ibu tak menyukainya tapi jangan memaksanya malah akan jadi bumerang.

"Bumerang apa? kenapa tidak ada satupun yang seperti anak orang"keluh Ibu.


"perlakuan anak anakmu memang seperti itu. seperti anak orang lain, saat diluar kalau melihat anak anak orang lain melakukan hal bodoh ibu kesal kan? orang orang lain juga sering memperlakukan seperti itu juga ke aku dan Nuna, inilah wujud asli anak anak ibu, lagipula hidup atau mati itu hidupnya Yoon Jin Ah,kenapa harus seenaknya campur tangan, kenapa?"bentak SEung Ho

Ibu dengan pelan dan takut bertanya kalau orang tua peduli kenapa dibilang ikut campur? Seung HO menjelaskan lagi kalau campur tangan yang menggunakan rasa peduli sebagai alasan adalah kekerasan.


"Seung HO"teriak ayah karena Seung HO sedikit keterlaluan.

"menyiksa nya secara psikis dan membuatnya tidak mundur, itu apa namanya kalau bukan kekerasan? ibu bisakah kita hidup jangan terlalu bebal?"teriak SEung HO lagi kemudian pergi berlalu kekamar nya.

Ibu Shock sementara ayah memilih pergi berlalu begitu saja.


ayah menemui Seung HO kekamarnya. ayah mengatakan kalau ibunya sudah masuk kekamar dan rebahan. Seung Ho meminta maaf karena barusan teriak teriak. ayah malah memuji kata kata SEung Ho hebat tapi ayah juga tak menyalahkan ibu yang seperti itu. karena dari sudut pandang orang tua, orang tua selalu menginginkan anak anak nya hidup dijalan yang benar dan tak berbahaya.


Seung Ho tahu itu, tapi apa salah nya dengan Joon Hee sampai menyebutnya jalan yang berbahaya? ayah mengangguk dan akan memberi pengertian ke ibu pelan pelan. ayah keluar kamar Seung HO. namun sebelum keluar ayah bertanya apakah Joon Hee tak menghubungi Seung Ho? Seung HO menyahut kalau dia akan menghubungi Joon Hee segera. bukan apa apa tapi karena ayah khawatir diluar hujan. SEung Ho mengerti maksud ayah nya. ayah sudah keluar dan Seung Ho mulai meng sms Joon Hee.


Joon Hee sudah menghabiskan beberapa kaleng bir. sesaat dapat sms dari Seung Ho yang menanyakan apakah Yoon JIn Ah sekarang bersamamu? Joon Hee balik bertanya dimana SEung Ho sekarang? Seung HO menjawab dirumah.


JOon Hee sejenak berfikir mungkinkah JIn Ah masih bersama teman kencan nya? tapi kenapa SEung Ho dirumah tak mengetahui keberadaan Jin Ah. Joon hee tak tahan lagi langsung menyahut jaket nya dan beranjak keluar, namun baru saja membuka pintu ternyata Jin Ah sudah berjongkok disamping pintunya dengan membawa payung Hijau.


Joon Hee terkejut bertanya ngapain JIn Ah disini? JIn Ah hanya diam salah tingkah karena ketahuan baru saja kencan buta. Joon Hee mengeluh seharusnya kalau datang ya masuk saja atau telepon. JOon Hee membantu mengatupkan payung lalu menyuruh Jin Ah bangun.


JIn Ah yang masih merasa bersalah mencoba mengalihkan dengan mengatakan kalau hujan turun di musim semi sangat lebat sekali. Joon Hee tahu itu lalu membantu Jin Ah agar cepat berdiri. JIn Ah tak mau berdiri dan tetap berjongkok. Joon Hee ikut berjongkok didepan JIn Ah bertanya kenapa? Jin Ah menjawab kalau kakinya mati rasa. Joon Hee malah tersenyum menuduh ini trik JIn Ah yang takut kalau dia marah. JIn Ah bersikeras kalau dia tak bohong. Joon Hee malah semakin menertawai JIn Ah.


sesaat JIn Ah sudah didalam rumah Joon Hee. Joon Hee membuatkan minuman hangat untuk JIn Ah lalu duduk didepan Jin Ah. dengan salah tingkah JIn Ah berkata:"kau pasti marah sekali"


"aku sangat marah..taktikmu mengulur waktu sangat pintar"

"bukan begitu maksudku"

"kalau bukan begitu kenapa tidak menelepon?"

"karena aku takut"

"takut aku marah?"

Jin Ah menggeleng lalu menjawab "takut kalau kau tak mengangkat telepon ku"

Joon Hee bersendekap lalu memperhatikan JIn Ah dengan seksama lalu membelai rambut JIn Ah. Joon Hee mengatakan kalau disaat seperti ini rasanya Nuna seperti adik yang umurnya jauh dibawah nya. Jin Ah tersenyum kecil lalu menjawab:"Gitu ya..OPpa?"



Joon Hee tersenyum menyindir seperti nya Nuna sudah pulih. JIn Ah meraih tangan Joon Hee lalu meminta maaf. Joon Hee mengangguk membenarkan karena Jin Ah memang seharus nya minta maaf.

"kau boleh marah"

"ku bilang sudah terlambat"sahut Joon Hee menatap Jin Ah serius.

Jin Ah berjanji ini yang pertama dan terakhir kalinya karena dia hanya ingin membuat ibu nya merasa tenang,dan supaya kedepan nya ibu tak memaksanya lagi melakukan hal seperti ini. JIn Ah meminta maaf karena tak berfikir panjang mau maunya melakukan hal ini.


dengan sedikit menahan emosi Joon Hee mengejek Jin Ah yang setiap hari cuma bikin onar saja. JIn Ah meminta maaf apakah sekarang Joon Hee tak mau bertemu dengan nya lagi?

"saking tidak mau nya sampai mau mati?"jawab Joon Hee

"mati? sudah kubilang tanpa persetujuanku kau tidak boleh mati"

"kenapa? aku mau berbuat sesuai keinginanku"

"apa?"

"menyayangi dan mencintai Yoon JIn Ah, apakah ini juga tak boleh?"jawab Joon Hee

"coba deh aku pertimbangkan dulu, aku pikirkan sampai lusa aku kasih jawaban nya"canda Jin Ah.

Joon Hee langsung tersenyum sambil memegang pipi JIn Ah gemes. Joon Hee mewanti wanti Jin Ah awas saja kalau berani mengulah lagi. Jin Ah menegaskan kalau dia sudah tidak berani lagi dan tak akan pernah seperti tadi lagi. JIn Ah meminum minuman nya. saat hening Joon Hee memperhatikan Jin Ah dengan seksama lalu menyindir kenapa hari ini Jin Ah dandan cantik sekali bahkan memakai anting anting segala.



"apa? cantik ya? padahal aku selalu pakai baju ini setiap kencan buta?"sanggah JIn Ah tersenyum salah tingkah.

"setiap kencan buta? sepertinya kau sudah berkali kali pergi kencan buta?"

"hei Nuna mu ini umurnya sudah berapa, jadi sudah pasti mengalami nya beberapa kali"

"berapa kali?"

JIn Ah langsung menutup telinganya pura pura tak mendengar jOon Hee. JOon Hee terus bercanda meminta JIn Ah menjawab berapa kali pergi kencan buta? Jin Ah mengalihkan pembicaraan kalau diluar hujan. JIn Ah mengajak Joon Hee main main.


dan sesaat kemudian keduanya sudah jalan jalan dengan satu payung. keduanya terus berjalan hingga jauh bahkan berciuman.


lalu berteduh minum kopi. saat minum kopi Jin Ah memeluk bahkan mencium Joon Hee. Jin Ah meminta maaf karena sudah melakukan kesalahan besar. Joon Hee mengangguk dan sepantasnya Jin Ah menerima hukuman.



JIn Ah bertanya apa? tanpa pikir panjang Joon Hee langsung membopong JIn Ah ke tengah hujan tanpa membawa payung. keduanya hujan hujanan bersama tertawa bersama dibawah guyuran hujan.



setelah hujan reda Joon Hee mengantar Jin Ah pulang. keduanya berjalan melewati jalan pintas dan saat sudah sampai didepan rumah Jin Ah. Joon Hee memberikan payung hijau milik Jin Ah namun seperti yang dilakukan Joon He waktu itu, JIN Ah memberikan payung hijau ke Joon Hee sebagai hadiah dan mewanti wanti Joon He awas saja kalau berani membuang nya. Joon Hee tersenyum menerima payung dari Jin Ah. lalu Jin Ah masuk kerumah nya.



didalam ayah duduk disofa sambil menonton tv. begitu Jin Ah pulang ayah mematikan tv nya lalu menyapa Jin Ah dengan bertanya kenapa pulang agak malam? JIn Ah diam tak enak kepada ayah nya. ayah memaklumi lalu menyuruh Jin Ah kekamar untuk istirahat.


ayah masuk kekamar lalu tidur disamping ibu. Ibu terlihat masih belum tidur namun hanya diam saja.


bukan nya masuk kekamarnya Jin Ah memilih kekamar Seung Ho. Jin Ah membuka pintu kamar Seung HO dan melihat Seung Ho masih belum tidur. Jin Ah dengan tersenyum bertanya apakah tidak ada kejadian hari ini?


"mana mungkin tak ada"sahut Seung Ho

"tapi kenapa ibu bisa diam seperti itu?"

"mungkin energinya sudah habis"jawab Seung Ho santai.

JIn Ah bercerita kalau masalah kencan butanya diketahui Kyung Sun dan Joon Hee. Seung Ho langsung terkejut lalu mengejek kenapa setiap hal yang dilakukan JIn Ah selalu bermasalah. Jin Ah malas menanggapi Seung Ho karena seperti nya dia salah sudah cerita ke Seung Ho. Jin Ah hendak keluar dari kamar Seung Ho.


 namun Seung Ho menghentikan Jin Ah dengan berkata:"Seo JOon Hee..jika kau remehkan dia, kau akan menyesal,kalau dia sudah marah habislah semuanya, begitu dia bilang tidak, sampai mati pun dia tidak akan berpaling lagi,jadi kau harus tahu batas"jelas Seung Ho mengingatkan Jin Ah. Jin Ah diam menyerap apa yang dikatakan Seung Ho lalu bergegas keluar.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SINOPSIS Something In The Rain Episode 12 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...