-->

SINOPSIS Here To Heart Episode 7 PART 1

All Images By : Hunan Tv


setelah bermain Golf Pan Weining dan Yi Xin minum bersama. Pan Weining menyinggung saat ini tak enak bertemu dengan Zhu Linlu semenjak kejadian Dokumen itu.

Ralat: 
di episode sebelum nya Yi Xin memberikan ke Pan Weining sebuah amplop ternyata adalah Dokumen penting yang diambilnya dari Nan Xian bukan sebuah Cek.

Yi Xin bertanya kenapa? bukankah Daizhong memenangkan alpha? Weining mengiyakan tapi kejadian nya lebih buruk dari pada kalah. tapi Weining segera menghentikan percakapan nya karena hal sudah berlalu jadi tak perlu dibahas dan Weining mempercayai Yi Xin.


"kenapa? kau tak takut setelah membantu dan mempercayaiku? hasilnya tak seperti yang kau inginkan"ucap Yi Xin

"Nona Yi Xin.. menurutmu hasil seperti apa aku harapkan?"tanya Weining.

"seorang pria yang mendekati wanita,secara alami dia akan melakukan apapun untuk wanita itu, hasil seperti apa yang dia harapkan? atau kau masih ingin aku menjelaskan nya?"

"kalau begitu aku bisa katakan kalau kau belum sepenuh nya mengerti diriku,hasil yang kuharapkan adalah agar kau senang dan hidup bahagia"jelas Weining tulus lalu pamit mau mengganti baju. Yi Xin hanya diam lalu membatin:"benarkah ada seseorang yang keberadaan nya hanya untuk kebahagiaan ku?".


Dikantor Wen NUan diberitahu petugas receptionis kalau ada kiriman bucket bunga. Wen Nuan bertanya siapa pengirimnya? dan ternyata terselip kartu.

'Bunga yang indah seperti namamu Wen Nuan(kehangatan). dari Pan Weining'.


Wen NUan sangat terkejut kenapa Pan Weining mengirimi bunga. sesaat CEO Zhan lewat karena baru saja datang. namun CEO Zhan hanya berjalan tanpa menoleh walaupun sebenarnya tau ada Wen Nuan. Receptionis menawarkan apakah asisten Wen mau dibantu membawanya ke meja? Wen Nuan menolak dan meminta tolong agar dikembalikan saja ke pengirimnya. 



Wen Nuan sengaja berjalan lambat karena lift masih digunakan CEO Zhan. tapi Nan Xian malah memanggil Wen NUan menyuruh nya masuk. pertama dipanggil Wen Nuan pura pura tak dengar sambil melihat kelain arah. Nan Xian langsung meneriaki Wen Nuan lagi menyuruh nya masuk. akhirnya mau tak mau Wen Nuan masuk ke lift.



Didalam lift posisi Nan Xian membelakangi Wen Nuan. Nan Xian menegaskan agar Wen Nuan jangan dekat dekat dengan putra termuda keluarga Pan, yaitu Pan WEining. Wen NUan menyahut apakah ada peraturan perusahaan kalau karyawan tak boleh menerima bunga?



Nan Xian langsung berbalik lalu mengatai Wen Nuan yang hebat karena bisa menggaet pertama Zhu Linlu lalu Pan Weining. Nan Xian mengejek sekarang dia memandang rendah karisma Wen Nuan. tak mau kalah Wen Nuan membalas kalau ada semacam teori yang mana bawahan nya akan mencontoh atasan nya.

"apa maksudmu? aku tak mengerti"timpal Nan Xian.

"CEO Zhan orang yang sangat sibuk,jadi tak heran kalau sudah lupa"jelas Wen NUan.

Nan Xian langsung mengingat kata kata Yi Xin waktu itu yang membicarakan Wen Nuan.

"Oh..jadi kau mendengar pembicaraan ku dengan Yi Xin?"

"apa ada masalah kalau aku mendengar nya?"tanya Wen Nuan.

"jadi kau berfikir aku berkolaborasi dengan Yi Xin untuk membodohimu? kau kecewa?"

"aku hanya fokus untuk bekerja dengan baik, aku tak bisa dan tak berani untuk bertanya"jawab Wen Nuan santai.

"baguslah kalau begitu"balas Nan Xian lalu keluar karena pintu Lift sudah terbuka.


sudah larut malam Wen Nuan hendak pulang. ponselnya berdering dari Wen Rou. dengan mabuk Wen Rou mengatakan kalau dia tak enak badan. setelah mengatakan itu Wen Rou langsung tertidur di meja Bar. 



WEn Nuan memanggil manggil kakak nya dengan sedikit panik. saat hendak masuk lift kebetulan Nan Xian juga hendak pulang. Nan Xian bertanya ada apa? Wen Nuan menjawab kakak nya sedang mabuk dan dia mau menjemputnya. tanpa bertanya Wen Nuan mau atau tidak Nan Xian mengatakan akan mengantar Wen Nuan. jadi Wen Nuan ikut saja apa kata Nan Xian.



Nan Xian membopong Wen Rou keluar dari Bar. di luar Wen Rou memberontak minta diturunkan karena dia mau mencari bedebah yang sudah memutuskan nya. akhirnya Wen Nuan dan Nan Xian mendudukkan Wen Rou di pinggir jalan. Wen Rou mabuk berat sambil mengomel karena pacar nya sungguh berani memutuskan nya duluan padahal yang berhak memutuskan adalah dia. Wen Nuan menenangkan kakak nya dan akan membawanya pulang.


Nan Xian meminta Wen Nuan memberikan kunci mobil kakak nya nanti biar dia yang menyetir saja. mendengar suara Nan Xian, Wen Rou berfikir itu Zhu Linlu. 

"ohh Linlu kau ada disini juga, baiklah ada yang ingin ku sampaikan padamu, kau pengecut..bukankah kau bilang menyukai adikku, kenapa kau tak mengungkapkan nya lalu kau bisa melamarnya"gerutu Wen Rou mabuk.

mendengar itu Nan Xian langsung tertarik lalu jongkok didepan Wen Rou mendengarkan ocehan Wen Rou. Wen Nuan memberitahu kakaknya kalau didepan nya bukan Linlu tapi Wen Rou tak percaya karena dia tak bodoh jelas jelas yang dihadapan nya adalah Linlu.



"Linlu..kau bodoh..kau bilang sangat peduli dengan Wen Nuan"omel Wen Rou lagi yang langsung dibungkam Wen NUan. tapi Nan Xian justru tersenyum mendengarnya. Wen Rou mengatai semuanya bodoh. 

belum sampai disitu Wen Rou terus nerocos tak sadar:"LInlu..kau bilang hanya Wen NUan yang kau cintai tapi kau malah selalu jalan dengan wanita lain sampai menyebabkan skandal, apakah kau mencari kenyamanan, apakah itu kau lakukan karena masih ada seseorang didalam hati Wen NUan? ya kan?"

"kak berhentilah ku mohon..kau mabuk"teriak Wen Nuan memegangi WEn rou. Nan Xian justru senyum senyum mendengarnya.


Wen Nuan meminta maaf pada CEO Zhan karena kakak nya sedang mabuk jadi jangan didengar. Nan Xian tak masalah dan biasanya memang orang mabuk selalu berkata Jujur dan blak blakan. lalu Nan Xian mengambil kunci mobil dari tangan Wen NUan.



Linlu mondar mandir didepan rumah Wen NUan karena sudah selarut ini belum ada yang pulang. sesaat mobil Wen Rou datang dan Linlu sedikit terkejut karena yang menyetir Nan Xian. 



Wen Nuan keluar lalu memanggil Linlu agar membantunya. Linlu langsung menghampiri Wen Nuan bertanya apa yang terjadi? Wen Nuan menjawab kakaknya mabuk karena pikiran nya kacau. Linlu meminta maaf ke Nan Xian karena tak seharusnya Wen Nuan menyusahkan Bos nya sampai seperti ini.


Nan Xian tersenyum tipis lalu berkata:"kau tak perlu sungkan, sebagai pacar resminya seharusnya ini dilakukan olehmu,aku tidak seharusnya melampaui batasku,tapi sekarang aku jadi mengerti kenapa kau menjadi seorang playboy diluar sana"

"apa maksudmu?"jawab Linlu

"tampaknya jalan mu masih panjang untuk bisa mendekap wanita cantik ini, perasaan cemas gugup semacam ini saat kau menunggu pasti sangat tak enak bagimu"kata Nan Xian yang kemudian dipotong Wen Nuan agar Linlu membantu kakak nya masuk kedalam.


karena sudah dibantu Linlu, Nan Xian menuju mobil nya yang dikemudikan sopir tak jauh dari rumah Wen NUan. WeN Nuan mengejar Nan Xian yang belum begitu jauh. Wen Nuan berterimakasih karena sudah membantunya. Nan Xian tak masalah karena dengan kejadian tadi dia jadi tahu fakta menarik dan sayang sekali jika tak datang malam ini. Wen Nuan hanya bisa diam.



Dirumah nya Wen NUan menidurkan kakak nya dan tentunya masih dengan bantuan Linlu. setelah sampai dikamar WenNuan berterimakasih ke Linlu dan menyuruh nya segera pulang. tapi tiba tiba Wen Rou berlari ke kamar mandi dan muntah muntah karena mabuk. akhirnya Linlu tak jadi pulang.


Nan Xian sedang berolah raga dirumah nya, sambil berolah raga Nan Xian mengingat ocehan Wen Rou saat mabuk. tiba tiba Yi Xin menelepon nya bertanya apakah masih dikantor? Nan Xian menjawab tidak lagi. lalu Yi Xin mengajak besok untuk makan siang bersama karena besok ada acara didekat Qianyu. Nan Xian mengiyakan ajakan Yi Xin.



setelah menutup panggilan nya Yi Xin mengingat ternyata tadi saat Nan Xian mengantar Wen Nuan, Yi Xin melihat nya dari dalam mobil. Yi Xin nampak kecewa. 



sambil minum wine Yi Xin membatin:"aku tak akan mengaku kalah dengan mudah". lalu Yi Xin menelepon Manager Pan. Yi Xin mengatakan kalau membutuhkan bantuan Manager Pan.


Keesokan paginya. Wen Nuan memasak lalu memesan seorang asisten rumah tangga dari ponsel nya. sesaat Wen Rou bangun. seolah tak terjadi apa apa Wen Rou meminta Wen Nuan menuangkan air minum. Wen Nuan menuruti nya sembari bertanya apakah kakaknya baik baik saja? Wen Rou menjawab kalau dia sedang buruk tapi masih bisa bertahan hidup. Wen Rou menoleh ke kursi dan terlihat ada seseorang tidur yang hanya terlihat kakinya.WEn Rou bertanya siapa itu?



dengan perlahan orang itu bangun dan ternyata Linlu. Wen Rou bertanya kenapa Linlu ada disini??



"beraninya kau tanya kenapa aku disini, kau semalam sangat mabuk sampai kehilangan kesadaran, kau terus muntah dan cerewet jadi mana tega aku meninggalkan kau sendiri dengan Wen Nuan"sahut Linlu dengan masih mengantuk.


lalu dengan tak enak Wen Rou menanyai Wen Nuan apakah semalam dia mengatakan hal yang tak seharusnya dikatakan? Wen Nuan hanya diam. namun Linlu yang menyahut kalau WEn Rou mengatakan nya dengan sangat jelas.

sesaat bel pintu berbunyi Wen Nuan segera membukanya. ternyata asisten yang dipesan Wen Nuan sudah datang. Wen Nuan langsung mengajak asisten rumah tangga untuk membersihkan kamar mandi yang sejak semalam digunakan Wen Rou muntah muntah.


Wen Nuan lanjut masak lagi. dengan tak enak Wen Rou mendekati Wen Nuan hendak membantunya memasak tapi WEn Nuan malah sudah selesai lalu mempersiapkan nya ke meja yang dimeja sudah ada LInlu juga. 

Wen Rou meminta maaf karena semalam benar benar mabuk jadi tak ingat apa apa. Wen Nuan menyindir bahkan kakak nya pasti tak ingat gimana pulang nya. Wen Rou menebak pasti dibantu Zhu Linlu karena LInlu sekarang ada disini.


Linlu mengatakan kalau Zhan Nan Xian lah yang mengantar Wen Rou pulang. Wen Rou sangat terkejut dan sedikit malu. karena tak mau terlambat Wen Nuan menyuruh agar segera makan saja.


Lanjut Episode 7 PART 2

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SINOPSIS Here To Heart Episode 7 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel