SINOPSIS Here To Heart Epiosde 11 PART 1



setelah dari rumah sakit Nan Xian mengantar Wen Nuan pulang. saat berjalan Nan Xian bertanya apakah kaki WEn Nuan terasa sakit? Wen Nuan menjawab walaupun sakit bisa menahan nya.

saat masuk rumah Wen Rou terkejut melihat jalan Wen Nuan terpincang pincang. WEn Rou langsung mengomeli Nan Xian karena memperlakukan karyawan nya semena mena sampai kaki nya sakit. Nan Xian hanya diam.


Wen Nuan menyahut kalau kakak nya sudah salah faham. Wen Rou terus mengomeli Nan Xian. akhirnya Wen Nuan mendekati kakak nya agar kakak nya diam sampai Wen Nuan hampir terjatuh. beruntung Nan Xian segera menangkapnya dan membantunya duduk.


Wen Nuan menjelaskan kalau dia terluka karena dirinya kurang hati hati dan Nan Xian justru membantunya kerumah sakit lalu mengantar pulang, kalau tidak pasti akan melompat lompat ketika pulang. dengan santai Nan Xian menjawab kalau Wen Nuan terluka nya diperusahaan jadi sudah menjadi tanggung jawab nya mengantar Wen Nuan pulang. baik Wen Nuan maupun Wen Rou hanya diam.

"jaga dia baik baik"ucap Nan Xian lalu berbalik hendak pergi.



"Maaf"kata Wen Rou menghentikan nan Xian. Nan Xian berbalik lalu tersenyum tipis. nan Xian menyindir kalau sudah lama mengenal Wen Rou tapi baru kali ini dia mendengar kata maaf dari Wen Rou. Wen Rou hanya diam. sebelum pergi Nan Xian berpesan agar Wen Nuan tak buru buru bekerja sebelum cedera nya pulih.




Wen Rou mengantar Wen Nuan kekamar nya. Wen Rou bertanya apa yang terjadi sampai terluka seperti ini? Wen Nuan menjawab santai kalau hanya kecelakaan biasa saja karena kurang hati hati.

Wen Rou mengeluh kalau Wen Nuan bisa saja berbohong pada orang lain tapi dia tak bisa dibohongi. Wen Nuan mengatakan kalau hari ini sangatlah buruk dan ingin istirahat. Wen Rou menghela nafas lalu berdiri. sebelum keluar Wen Rou menatap WeN Nuan serius. Wen Rou mengeluh kalau Wen NUan dari dulu kepribadian nya selalu seperti ini, selalu memendam perasaan sendiri tanpa mau bercerita.



Wen Nuan hanya tersenyum kecil. Wen Rou akhirnya keluar dan meminta Wen Nuan lain kali jangan menanggung nya sendiri. Wen Nuan mengangguk sambil tersenyum. namun begitu Wen Rou keluar, senyuman nya langsung tertahan hingga berubah menjadi tangisan.


Paginya Wen Nuan sudah berdandan rapi hendak berangkat ke kantor namun jalan nya masih tertatih tatih. Wen Rou yang sedang menyiapkan sarapan langsung terkejut dan bertanya mau kemana Wen Nuan? apakah mau bekerja? Wen Nuan mengangguk sambil mengambil sepatu di rak.


Wen Rou melarang nya kerja karena cederanya sangat parah. Wen Nuan meyakinkan kakak nya kalau kaki nya sudah tak bengkak dan dia memakai sepatu datar. walaupun begitu Wen Rou tetap tak setuju Wen Nuan pergi kerja.


Wen Nuan memohon bahkan memberi ide bagaimana kalau kakak nya mengantar nya kekantor, kan sekalian jalan searah. WEn Rou berfikir sejenak lalu menjawab tak bisa mengantar nya karena kantor nya tak searah sekarang. dan kesempatan itu digunakan Wen Rou untuk memberi tahu Wen Nuan kalau saat ini Wen Rou bekerja di Daizhong sebagai direktur keuangan.


Wen Nuan sangat terkejut mendengar nya. Wen Rou mengangguk lalu menjelaskan kalau dia sudah memikirkan tawaran inisejak lama dan jika dipikir pikir sangat menguntungkan. karena selain ini keahlian nya dia juga mendapat gaji yang besar dari linlu. jadi dari mana lagi dia akan mendapat pekerjaan seperti ini.


Wen Nuan membenarkan memang banyak menguntungkan tapi satu yang tak menguntungkan yaitu perusahaan tempat kakak nya bekerja dengan Qianyu saling bersaing. Wen Nuan mengeluh apakah dia harus mengunci laptopnya setiap pulang kerumah. Wen Rou tak enak mau menjelaskan kalau Linlu sebenarnya tak ada niatan melakukan curang. namun tiba tiba bel berbunyi. Wen Rou bergegas membukakan pintu.

ternyata yang datang Linlu. Wen Rou sengaja memanggil Linlu memberitahu kalau kaki Wen Nuan terkilir.


Wen NUan hendak berangkat dan berpapasan didepan pintu dengan Linlu dan Wen Rou. Linlu menyapa Wen Nuan dengan canggung, Linlu mengaku ingin menjenguk Wen Nuan karena mendengar kaki Wen Nuan terkilir.

dengan dingin Wen Nuan menjawab kalau dia baik baik saja. ketiganya terlihat canggung. lalu Wen Rou mengatakan kalau dia yang mengundang LInlu untuk menjaga Wen Nuan rencananya karena dia karyawan baru di Daizhong jadi tak bisa izin dan harus bekerja.



Wen Nuan melangkah pergi mengatakan kalau dia bisa berangkat sendiri. Wen Rou segera menahan nya. Wen Rou mengancam Wen Nuan kalau ingin pergi kekantor harus diantar LInlu tapi kalau tak mau ya harus tinggal dirumah. akhirnya Wen Nuan menyetujuinya.


Linlu langsung mencoba ingin membantu Wen Nuan jalan. tapi Wen Nuan segera melototi Linlu dengan sinis, dia mengatakan kalau bisa jalan sendiri. Linlu hanya bisa angkat tangan melihat kesinisan Wen Nuan.


karena Wen Nuan melangkah duluan, Wen Rou sedikit berbisik ke Linlu kalau dia sudah memberikan kesempatan ke Linlu dan masalah selanjutnya terserah Linlu. Linlu berterimakasih ke Wen Rou dan langsung menyusul Wen Nuan kedepan.

Di Mobil Linlu dan Wen Nuan hanya diam tanpa kata kata. akhirnya Linlu mulai bertanya bagaimana kaki WEn NUan bisa terluka? dengan dingin Wen Nuan menjawab kalau dia terjatuh. lalu Wen Nuan meminta Linlu menurunkan di lampu merah saja karena sudah dekat dengan Qianyu karena masih sangat sensitif keadaan nya jika Linlu mengantar nya sampai ke depan Qianyu.

"kau masih marah padaku soal email itu?"tanya Linlu memelas

Wen Nuan mengaku kalau dia hanya kecewa saja pada Linlu karena sudah bertahun tahun Linlu menjadi teman satu satunya dia. Linlu hanya bisa diam sedih.


Wen Nuan sampai digedung kantor. saat berjalan di lobi, Wen Nuan mendengar para karyawan sedang bergosip kalau Du Xin Tong keguguran karena terjatuh kemarin, padahal jatuh nya tak begitu serius. WenNuan langsung terkejut mendengarnya.


disaat itu pula Ru Qian(pacar Du Xintong) memanggil Wen Nuan dengan keras. Ru Qian menghampiri Wen Nuan lalu memarahinya, dia tak menyangka dibalik keanggunan Wen Nuan ternyata hati nya jahat.

Wen Nuan panik mengatakan maaf kalau dia juga tak tahu akan jadi seperti ini dan tak sengaja. Ru Qian terus membentak Wen Nuan yang seenaknya saja minta maaf karena dengan permintaan maaf tak akan bisa mengembalikan bayinya.


dengan berkaca kaca Wen Nuan benar benar meminta maaf karena tak seharusnya diamengobrol didekat tangga, karena sebenarnya dia juga tak tahu bagaimana Xin Tong bisa terjatuh, Wen Nuan meminta maaf dan menyesal.

"jika permintaan maaf bisa mengembalikan bayiku, aku bisa terima tapi ini kehidupan, aku tidak bisa memaafkanmu"bentak Ru Qian, membuat Wen Nuan semakin ketakutan. ditambah lagi banyak karyawan yang mengerumuninya.


Wen Nuan sudah sampai ke lantai 66, begitu duduk Wen Nuan terlihat frustasi dan gelisah. diam diam dari ruangannya Nan Xian dan Gao Fang memperhatikan Wen Nuan yang tertunduk dimejanya.

Gao Fang:"cedera kaki Wen Nuan merupakan usaha WenNuan untuk menyelamatkan Du Xin Tong, dan semua orang sudah tahu,jika terus berlanjut maka ini tak baik bagi Wen Nuan, apa tak sebaiknya kau memberikan waktu istirahat untuk Wen Nuan"

Nan Xian malah beda pendapat karena jika seseorang sendirian maka akan lebih berfikiran untuk melakukan hal yang tak berguna jadi hal yang pas adalah membiarkan Wen Nuan untuk berada disini.



Xiao Dai tak tega melihat WenNuan terus tertunduk sedih, Xiao Dai mendekati Wen Nuan menenangkan kalau kecelakaan itu bukanlah kesalahan Kak Wen NUan. Wen Nuan mengerti tapi gara gara kecelakaan itu Xin Tong kehilangan bayi nya.

Wen Nuan meminta Xiao Dai mengurus pekerjaan nya karena dia mau pergi mengunjungi rumah Xin Tong. Xiao Dai melarang Wen Nuan karena terlalu berbahaya apalagi Ru Qian dan Xin Tong baru saja kehilangan calon bayinya.

Wen Nuan tetap ngeyel akan datang karena dia ingin meminta maaf secara pribadi walaupun ini bukan kesalahannya tapi bisa dikatakan dia juga ikut terlibat dalam kecelakaan itu. Xiao Dai tak bisa menolak lagi tapi dia menyarankan untuk ikut menemani Wen Nuan. Wen Nuan tak mau karena ini masalah pribadi dia tak ingin Xiao Dai ikut terlibat dalam masalah nya. Xiao Dai meyakinkan Wen Nuan kalau dia sangat peduli pada Kak Wen Nuan apalagi Kak Wen Nuan sudah banyak menolong nya, lagipula Xiao Dai sangat khawatir jika mereka lepas kendali pada kak Wen Nuan. akhirnya Wen Nuan mengangguk menyetujui Xiao Dai ikut.


Pan Weining mengantarkan Yi Xin pulang kerumah nya. didepan rumah Yi Xin berterimakasih pada Pan Weining karena hari ini sudah membantunya dari masalah yang menyebalkan. Pan Weining tersenyum malah berterimakasih pada CEO Zhan karena jika hari ini CEO Zhan tak sibuk mana bisa dia punya kesempatan menjadi pelindung Yi Xin. Yi Xin tersenyum.



membicarakan soal CEO Zhan, Pan Weining menyinggung soal Qianyu yang akhir akhir ini selalu dalam masalah. Yi Xin sedikit terkejut lalu bertanya masalah apa yang belum dia ketahui?

Pan Weining menceritakan baru baru ini soal karyawan bernama Du Xin Tong yang terjatuh dan keguguran, dan situasi ini melibatkan Wen Nuan, tak cuma itu Pan Weining juga menceritakan berita yang didengarnya ketika kecelakaan itu Wen Nuan ikut terjatuh dan saat CEO Zhan mendengarnya CEO Zhan langsung berlari dengan cemas lalu menggendong Wen Nuan kerumah sakit. Pan Weining tersenyum karena semua itu terdengar berlebihan seorang CEO menggendong asisten nya, tapi tak cuma itu gosipnya yaitu Wen Nuan dengan sengaja mencederai Du Xin Tong.


Yi Xin terlihat cemburu mendengar nya lalu Pan Weining menambahkan:"ini tergantung bagaimana CEO Zhan menangani masalah ini, apakah berat sebelah atau tidak karena menyangkut reputasinya, dan apakah CEO Zhan memilih melindungi seseorang atau reputasinya, aku rasa ini pilihan yang sulit bagi CEO Zhan, bagaimana menurutmu?"

"pilihan yang sulit? aku juga ingin tahu apa yang akan dia pilih?"ucap Yi Xin terdengar cemburu.

Begitu masuk Yi Xin langsung minum Wine mondar mandir dengan kesal. mungkin Yi Xin kefikiran dengan perhatian Nan Xian pada Wen Nuan. asisten Yi Xin sedang berberes bertanya mau diapakan hadiah dari penggemar penggemar ini? Yi Xin menjawab dengan ketus menyuruhh asisten nya melakukan sesukanya saja mau diapakan.


asisten bertanya lagi saat hadiahnya boneka beruang karena biasanya Yi Xin suka boneka beruang. asisten bertanya apakah tak ditaruh dikursi saja kan sayang kalau ditaruh digudang. Yi Xin langsung berteriak membentak asisten nya untuk melakukan semaunya saja. Yi Xin terlihat kesal sekali lalu meletakkan gelas Wine dengan keras ke meja.


Lanjut Episode 11 PART 2

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SINOPSIS Here To Heart Epiosde 11 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel