-->

SINOPSIS Here To Heart Episode 12 PART 2

All images BY : HUnan Tv


Nan Xian dan Wen NUan sudah hendak pulang. Wen NUan berterimakasih karena Nan Xian sudah menemaninya malam ini. dan Wen Nuan mengutarakan kalau selama duduk tadi dia sudah memikirkan tentang semua kejadian yang terjadi belakangan ini dan dia menyimpulkan seperti apa yang disarankan Nan Xian sebelumnya dia tak akan melarikan diri lagi.


Nan Xian tersenyum lalu menjelaskan kalau pekerjaan itu tak sama seperti sekolah yang mana setiap soal ada jawaban nya. Nan Xian memberi semangat Wen Nuan untuk terus maju dan yakin kebenaran akan terungkap suatu saat ini. Wen Nuan mengangguk tersenyum.


Nan Xian mengantar Wen Nuan pulang. sebelum keluar mobil Wen Nuan memberikan jaz Nan Xian dan mengucapkan selamat malam. Nan Xian tersenyum membalas selamat malam juga.


lalu WenNuan berdiri menunggu mobil Nan Xian pulang tapi Nan Xian tak kunjung melajukan mobil nya. Wen Nuan bertanya kenapa Nan Xian masih disini?

"aku ingin melihatmu masuk"jawab Nan Xian. akhirnya Wen Nuan perlahan masuk dan Nan Xian bisa pulang dengan tenang.





ketika Wen Nuan sudah sampai rumah Wen Rou langsung menghampiri Wen Nuan kedepan pintu. Wen Rou dengan cemas bertanya kemana saja Wen Nuan pergi bahkan sampai telepon nya mati. Wen Nuan menjawab kalau hari ini sangat sibuk dikantor.


tak puas dengan jawaban Wen Nuan, Wen Rou berkata kalau tadi menelepon kantor Wen Nuan katanya sudah pulang lebih awal? WEn Nuan beralasan kalau dia jalan jalan setelah bekerja,dan Wen Nuan meminta maaf karena sudah membuat kakak nya khawatir.

"aku bukan satu satunya yang khawatir,Zhan Nan Xian juga mencarimu"ucap Wen Rou

"aku tau,tadi dia mengantarku pulang"

"kami tak bisa menemukan mu dimana mana? bagaimana bisa dia menemukanmu?"tanya WeN Rou sedikit heran. Wen Nuan hanya diam canggung.

melihat Wen Nuan enggan menjawab Wen Rou memberikan ponsel nya menyuruh Wen Nuan menelepon Linlu karena sekarang Linlu sedang diluar dengan cemas mencari Wen Nuan.

Wen Nuan langsung menelepon Linlu. Linlu yang sedang dimobil langsung mengangkat panggilan dari Wen Rou lalu bertanya apakah Wen NUan sudah pulang?

"aku Wen Nuan,aku baik baik saja, sekarang dirumah"jawab Wen Nuan.


Linlu sedikit lega dan berkata akan menuju rumah Wen Nuan. Wen Nuan melarang nya karena dia baik baik saja hanya sedikit lelah jadi mau langsung istirahat. Wen Nuan juga menyuruh Linlu segera pulang untuk istirahat dan meminta maaf sudah membuat Linlu khawatir. dengan bercanda Linlu mengelak kalau sedang mengkhawatirkan Wen Nuan karena tak ada gunanya dan sekarang dia juga sudah mau pulang kok.


setelah Wen Nuan menutup panggilan nya. Wen Rou memberikan segelas air minum untuk Wen Nuan. Wen Rou bertanya sebenarnya apa yang terjadi karena dia mendengar ada gosip di Qianyu tentang Wen Nuan, Wen Rou juga meminta Wen Nuan untuk bercerita kalau ada masalah. Wen Nuan meyakinkan kakak nya kalau dia baik baik saja dan tak akan terkalahkan. lalu Wen Nuan pamit kekamar nya namun sebelum nya meminta maaf sudah membuat kakak nya khawatir menunggu nya sampai malam. dengan sedikit khawatir WEn Rou meneriaki Wen Nuan agar segera tidur dan jangan banyak berfikir.



Dirumah nya Nan Xian memberikan makanan untuk kura kura nya. Nan Xian senyum senyum sendiri menatap kura kura yang diberi nama kura kura kecil.



"Ya begitu..seharusnya kau memang harus begitu,kau harus mencoba belajar selangkah demi selangkah,kau seharusnya tidak selalu bersembunyi dalam tempurungmu, tampaknya kau perlahan lahan belajar untuk menghadapi dunia baru,syukurlah kerja keras ku selama beberapa hari terakhir tidak sia sia,selangkah demi selangkah..pelan pelan menuju kearahku"gumam Nan Xian menatapi kura kura nya.


keesokan nya pagi pagi Xiao Dai sudah sampai dikantor duluan. melihat meja Wen Nuan masih kosong Xiao Dai panik sendiri. takut terjadi apa apa dengan kak Wen Nuan. Xiao Dai menebak nebak bagaimana kalau kak Wen Nuan benar mengundurkan diri. Xiao Dai terduduk lemas merasa tak berdaya tanpa kak Wen Nuan.


sesaat kemudian pintu lift terbuka ternyata CEO Zhan dan Manager Guan. mereka terhenti melihat Xiao Dai apalagi Guan Ti langsung menghampiri Xiao Dai bertanya ada apa denganXiao Dai hari ini? karena biasanya Xiao Dai selalu ceria?



tak menjawab Xiao Dai malah dengan sedih menghampiri CEO Zhan yang tak jauh didepan nya. Xiao Dai meminta maaf sembari mengadukan kalau dari semalam dia terus mengikuti perintah CEO Zhan untuk terus menelepon kak Wen Nuan sampai tertidur, tapi tak ada satupun telepon nya yang diangkat kak Wen Nuan. Xiao Dai meminta maaf.


Nan Xian malah tersenyum menepuk lengan Xiao Dai bilang tak apa apa karena sekarang Wen Nuan baik baik saja. Xiao dai begitu lega mendengarnya tapi masih ada yang mengganjal dipikiran nya karena biasanya kak Wen Nuan datang pagi pagi, Xiao Dai sangat takut kak Wen Nuan benar benar mengundurkan diri. Xiao Dai meminta CEO Zhan untuk tak membiarkan nya pergi, Xiao Dai yakin kak Wen Nuan orang baik dan masalah Du Xin Tong kak Wen Nuan bukanlah pelakunya. Guan Ti menyahut meminta NanXian untuk menyelidiki kasus ini lebih detail lagi.

"siapa yang akan memecat Wen Nuan,tangan dan kaki WenNuan adalah miliknya sendiri jadi dia mau tetap disini atau pergi itu urusan nya sendiri"tegas Nan Xian lalu naik keruangan nya.


Xiao Dai malah menangis:"Ya Tuhan..bagaimana ini,bahkan CEO Zhan tak mau membujuk kak WenNuan untuk tetap tinggal,kalau kak Wen Nuan pergi siapa yang akan mengajariku?"


Guan Ti bingung sendiri melihat Xiao dai menangis tersedu sedu, lalu Guan Ti mengambilkan Tisu untuk Xiao Dai bahkan membuat mimik muka lucu agar Xiao Dai berhenti menangis. dan itu sukses membuat Xiao Dai tertawa sambil menangis.



Guan Ti menghampiri nan Xian ditempat main game nya.
"Boss..aku rasa akhir akhir ini akan banyak sekali gosip tentang Wen Nuan"

"apa maksudmu?"sahut Nan Xian dengan masih sibuk memainkan game nya.


"maksudku semua orang akan membicarakann masalah Wen Nuan dengan Du XinTOng,mereka bilang gosip itu seperti api,WEn NUan adalah wanita yang baik hati kenapa harus mengalami penderiataan seperti itu?"

"Lalu.."sahut Nan Xian lagi.

"lalu seorang wanita yang baik hati dan berbakat,dimana kau akan mencari wanita seperti itu?"sindir Guan Ti membuat Nan Xian langsung tersenyum. lalu Guan Ti menambahkan:"aku berani menebak bahwa jika dia pergi,kau tak akan sanggup melihatnya pergi".

"maksudku apa yang ingin kau katakan sebenarnya?"tanya Nan Xian

"aku hanya perhatian padamu"

"aku malah merasa kau menunjukkan perhatian pada Wen Nuan"

"bukankah sama?"balas Guan Ti

Nan Xian menatap Guan Ti lalu menjelaskan kalau sebenarnya untuk masalah Wen Nuan ini selama Wen Nuan tak ada hubungan nya dengan Du Xin Tong, Wen Nuan pasti bisa membuktikan kalau dia tak bersalah, jika Wen Nuan mau.


Guan Ti tersenyum menggoda Bos nya yang begitu mengerti akan Wen Nuan dan sangat perhatian pada Wen Nuan. Nan Xian tersenyum malu meminta Guan Ti diam karena dia sedang fokus memainkan Game. Guan Ti mengangguk lalu berdiri sambil terus menggoda Nan Xian sampai Nan Xian gemas mengambil bola basket melempari bokong Guan Ti.


di Daizhong. Wen Rou sedang menginterview calon asisten untuk nya. namun dari sekian yang melamar tak ada satupun yang cocok untuk Wen Rou. entah itu dari segi rambut, baju dan penampilannya. Wen Rou malas dan mengkritik bagian HR yang seharusnya memfilter dulu sebelum memulai interview.


sesaat Ling Hong masuk balas mengkritik Wen Rou yang mencari asisten seperti mencari calon suaminya saja. bahkan Ling Hong menyindir jika Wen Rou mencari asisten yang cakap penampilan bagus berbakat dan sempurna seperti itu jika ada sudah pasti dia akan merebut posisi Wen Rou.
Wen Rou kesal sendiri.


seperginya LIng HOng, rekan kerja Wen Rou mengajak Wen Rou istirahat makan siang dulu dan mudah mudahan nanti bisa menemukan asisten yang pas menurut Direktur Wen. WEn Rou menyetujui untuk makan siang dulu.


Direstoran sambil makan Wen Rou menelepon Linlu marah marah karena memberikan kandidat asisten yang tak selayaknya. Wen Rou juga menceritakan kekesalan nya pada Zhu LinHong. Wen Rou bersumpah tak akan baik baik pada Ling Hong.

saat setelah menutup panggilan nya terdengar dibelakang nya seorang pelanggan juga sedang asyik bertelepon. pria itu membicarakan soal menghabiskan uang begitu gampang, sampai kekurangan uang, dan pria itu meyakinkan seseorang yang ditelepon nya kalau saat ini juga tak makan mie instan.


Wen Rou bergidik mendengarnya lalu melirik gaya pakaian pria dibelakang nya itu. lalu Wen Rou sudah selesai makan dan berdiri hendak kembali kekantor. namun tak sengaja pria itu juga berdiri bersamaan sampai menabrak Wen Rou dan makanan yang dibawa pria itu tumpah mengenai baju Wen Rou.


Pria itu meminta maaf sembari membantu membersihkan baju Wen Rou. Wen Rou menolak dibantu dan akan membersihkan nya sendiri. pria itu menawarkan untuk mengganti rugi pakaian Wen Rou.

"apa? kau mau mengganti rugi pakaianku? tidak usah terimakasih"jawab Wen Rou.

"setidaknya aku mengganti ongkos laundry mu"tawar si pria itu lagi.

"uang sangat mudah dihabiskan,jadi kuharap kau menghabiskan nya dengan hemat oke"balas Wen Rou karena tadi mendengar percakapan pria itu ditelepon.

Pria itu akhirnya diam dan hanya meminta maaf. lalu Wen Rou melangkah pergi namun langkahnya terhenti ketika pria tadi bicara ditelepon kemungkinan tak bisa ikut wawancara karena bajunya terkena tumpahan makanan.


WEn Rou menghela nafas lalu berbalik menghampiri pria tadi. Wen Rou memberikan sejumlah uang untuk pria itu membeli pakaian baru karena dia juga bertanggung jawab atas tumpahan makanan tadi. pria itu berusaha menolak karena tak enak.

Wen Rou meletakkan uang nya dimeja sembari mengingatkan kalau wawancara pakaian tak perlu bagus dan bermerek tapi cukup bersih dan rapi. lalu Wen Rou langsung berbalik pergi.


Pria itu tak enak mengambil uang yang sebagian jatuh dan ternyata ada syal Wen Rou juga yang terjatuh. pria itu mau mengejar WEn Rou hendak mengembalikan uang dan syal namun Wen Rou sudah jauh.


Di Qianyu CEO Zhan sedang bekerja diruangannya. terdengar seseorang mengetuk pintu. Nan Xian menyuruhnya masuk dan ternyata Wen Nuan sedang tersenyum manis menuju kearah meja CEO Zhan. Nan Xian sedikit terkejut namun senang akhirnya Wen Nuan masuk kerja juga. Wen Nuan mengucapkan selamat pagi dan Nan Xian membalasnya.



lalu Wen Nuan menyerahkan laporan penelitian nya dari perusahaan konsultan. Nan Xian melihat laporan dari Wen Nuan dan memujinya cukup bagus karena WenNuan membuat datanya cukup jelas.


Wen Nuan tersenyum dan menyinggung soal Manager Gao yang juga membantunya memberi arahan tentang data yang ditangani nya saat ini. Wen Nuan juga mengaku sudah melakukan survey pasar lebih dulu sebelum memulai pekerjaan ini.

Nan Xian senyum senyum sendiri mendengar penjelasan Wen Nuan lalu memuji sepertinya dengan tak menyuruh Wen Nuan lembur makanya WenNuan bersemangat kerja hari ini.


Wen Nuan kembali tersenyum dan mengaku sepertinya angin semalam telah meniup semua masalahnya,jadi sekarang dia lebih jelas tentang apa yang harus dilakukan nya.


Nan Xian mengangguk angguk tersenyum lalu menyuruh Wen Nuan kembali bekerja. dan ketika Wen Nuan melangkah keluar Nan Xian terus menatapnya intens.


Di Daizhong Wen Rou kembali kekantor dengan sudah berganti pakaian. Rekan kerja Wen Rou terkejut karena tadi pagi bukan itu yang dikenakan oleh Direktur Wen. WEn Rou mengaku terjadi sesuatu yang buruk dan mengganti pakaian agar terhindar dari hal yang buruk.

Wen Rou mulai membuka CV dari para pelamar asisten baru. Wen Rou menemukan CV yang bernama LIU RUI namun di CV itu tidak terlampir foto. Wen Rou bertanya kerekan nya kenapa tak ada fotonya di CV Liu Rui? rekan Wen Rou menjawab kalau sudah menanyakan pada Liu Rui katanya CV di luar negeri memang tak ada fotonya. dan rekan kerja Wen Rou sengaja membiarkan Liu Rui ikut wawancara karena di CV nya terlihat memiliki bakat yang bagus.

Wen Rou menyuruh Liu Rui segera masuk karena jika terlambar satu menit saja dia tak akan menerimanya. dan benar Liu Rui masuk yang ternyata adalah pria yang tak sengaja ditabrak nya saat direstauran tadi. keduanya sama sama terkejut.


Bersambung Episode 13

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SINOPSIS Here To Heart Episode 12 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel