-->

SINOPSIS Here To Heart Episode 13 PART 2

All Images By : Hunan Tv


Xin Tong tak bisa tinggal diam karena jika dia dan Ru Qian dipecat habislah dia. lalu Xin Tong bergegas mencari Yi Xin kerumah nya.
Yi Xin terus menunggu didepan rumah Yi Xin sampai akhirnya mobil Yi Xin terlihat pulang. Xin Tong langsung menghadang mobil Yi Xin. LeLe asisten Yi Xin langsung turun menghampiri Xin Tong. Lele melarang XiN Tong membuat gaduh suasana. Xin Tong tetap ngotot hingga akhirnya Yi Xin mengizinkan Xin Tong bicara dengan nya.


dengan masih didalam mobil Yi Xin menyuruh Xin Tong langsung ke pokok intinya. Xin Tong memohon karena Nona Yi Xin sangat dekat dengan CEO Zhan jadi Nona Yi Xin bisa membantunya dengan mudah mengatasi masalah nya dengan Ru Qian.

"kau ingin aku membantu apa?"tanya Yi Xin dengan nada sombong.

"bantu aku mohon pada CEO ZHan karena dia pasti akan mendengarkanmu"pinta Xin Tong memelas.

"kau mau aku memohon atas kesalahan mu?"sinis Yi Xin

"bukankah sebelumnya kita dipihak yang sama, dan kau sekarang tahu kesulitanku..lagipula jika aku masih di Qianyu aku bisa membantumu"rengek Xin Tong.


"Cukup"tegas Yi Xin yang sudah malas mendengar ocehan Xin Tong. Yi Xin menegaskan kalau Xin Tong hanya punya satu kesempatan tapi Xin Tong malah melewatkan nya jadi sekarang sudah tak bisa lagi. wajah Xin Tong berubah sinis lalu mengancam Yi Xin jika tak membantunya maka dia akan memberitahu CEO Zhan kalau Yi Xin lah yang mempunyai ide untuk mengeluarkan Wen Nuan dari Qianyu.




Yi Xin tersenyum balas mengatai Xin Tong kalau Nan Xian adalah pacarnya jadi pasti akan lebih mempercayainya ketimbang omongan Xin Tong. Yi Xin langsung menutup kaca jendelanya mengajak asisten nya untuk segera menjalankan mobilnya masuk. Xin Tong tak terima terus menggedor gedor kaca mobil Yi Xin bahkan sampai dihalangi petugas keamanan rumah Yi Xin.



begitu sampai dirumah Lele memberi tahu jadwal Yi Xin seharian besok. yaitu pagi hari upacara pembukaan drama baru diteruskan malam hari makan malam,serta Manager Pan Weining memastikan ada disana besok. Lele memuji kalau Manager Pan sangat perhatian dan selalu mendukung Nona Yi Xin. lalu Lele bertanya apakah CEO Zhan juga akan kesana besok? karena sudah lama sekali tak melihat CEO Zhan.

"aku sudah mencatatkan jadwal untuk besok, jadi jemputlah aku besok"jelas Yi Xin sambil memangku boneka teddy bear nya. Lele mengiyakan lalu menyuruh Yi Xin segera beristirahat.


seperginya Lele, Yi Xin membatin sambil menatap bonekanya:"Nan Xian..jika seseorang memberitahumu kalau aku sudah memfitnah Wen NUan akankah kau masih mempercayaiku?". Yi Xin lalu menelepon Manager Pan mengatakan kalau dia membutuhkan bantuan manager Pan.



Diluar Xin Tong berjalan lunglai karena Yi Xin tak mau membantunya. dia melihat diponselnya ada berita kalau jadwal Yi Xin besok menghadiri upacara perayaan drama baru. Xin Tong membatin sinis:"Yi Xin kau sudah kasar padaku jadi jangan salahkan kalau aku berbuat tak baik padamu".


pulang kerja Wen Nuan dan Xiao Dai pergi jalan jalan ke mall untuk belanja. keduanya memilih milih. saat melihat setelan kemeja Wen Nuan teringat akan Nan Xian yang meminta hadiah tapi Wen Nuan harus berfikir sendiri hadiah apa untuk Nan Xian.

WEn NUan membatin kalau Nan Xian tak mungkin membutuhkan hal hal semacam ini karena Nan Xian memiliki segalanya. Wen Nuan bingung sendiri akan hadiah apa yang cocok untuk Nan Xian.


Xiao Dai mengajak Wen Nuan ke toko yang lain. Wen Nuan menghentikan Xiao Dai, dia meminta saran Xiao Dai hadiah apa yang cocok untuk teman nya.

Xiao Dai tersenyum mengaku kalau sangat senang mencarikan hadiah untuk orang lain tapi apakah kak Wen Nuan tak ingin membelikan nya minum dulu.

"ahhh kau sangat pandai"balas Wen Nuan tersenyum lalu menuruti permintaan Xiao Dai.


sambil menyeruput minumannya Xiao Dai memberi saran tentang hadiah jika dilihat dari sudut pandang bisnis yang cocok itu..pena dengan kualitas bagus atau kalau tidak sebotol parfum. tapi tergantung untuk pria atau wanita.

Xiao Dai bertanya untuk pria atau wanita? Wen Nuan hanya diam salah tingkah sambil meminum kopinya. melihat seperti itu Xiao Dai menebak pasti pria. jika seorang pria Xiao Dai bertanya tentang hobi pria itu. Wen Nuan berfikir sejenak lalu menjawab pria itu suka basket dan catur.

"apakah kalian sudah lama tak bertemu?"tanya Xiao Dai

"hemmm kurasa begitu"jawab Wen Nuan sambil memalingkan wajahnya malas.



Xiao Dai penasaran karena raut wajah Kak Wen Nuan sangat misterius lalu dengan manis Xiao Dai meminta Wen Nuan untuk memberitahu saja orang nya. Wen Nuan bercanda meminta Xiao Dai berhenti mencari petunjuk tentang orang itu. lalu Wen Nuan melangkah jalan duluan.

Xiao Dai mengejar Wen Nuan dengan masih bertanya bagaimana tentang kepribadian orang itu?

"kepribadian nya..pemilih, kata katanya kejam,sikapnya suka berubah ubah,dan membingungkan"jawab Wen Nuan

"hahaha..kenapa kau punya teman seperti itu..kedengaran nya seperti CEO Zhan? tapi aku cukup terkesan pada kak Wen Nuan karena jika itu aku aku sudah pasti tak tahan, kau sudah memiliki teman seperti CEO Zhan, kenapa kau punya teman lain yang seperti itu juga? lalu apa hubunganmu dengan dia?"celetuk Xiao Dai.


dengan salah tingkah Wen Nuan menjawab hanya teman biasa. Xiao Dai tak percaya karena jika teman biasa mana mungkin memilih hadiah begitu serius. Xiao Dai menebak kak Wen Nuan yang memiliki hubungan spesial dengan orang lain dibelakang Tuan Zhu Linlu.

"Ding Xiao Dai..hentikan omong kosongmu..itu hanya karena teman biasa, makanya aku bingung harus ngasih hadiah apa, kalau kau tak mau membantu ya sudah aku cari sendiri saja"balas Wen Nuan sedikit ngambek.

Xiao Dai menghentikan Wen Nuan dengan memberi saran agar memberi hadiah pria itu sebuah makanan. karena makanan akan cocok untuk semua kalangan, bahkan ada pepatah jika ingin memenangkan hati pria maka kejarlah dulu perutnya. mendengar itu Wen Nuan tersenyum mengatai Xiao Dai tukang makan tapi Wen Nuan nampaknya itu ide bagus. Wen Nuan langsung mengajak Xiao Dai kesupermarket belanja makanan.


Nan Xian dirumah nya sedang video Call dengan ibunya yang saat ini diprancis. Nan Xian menanyakan tentang pameran ibunya apakah berjalan lancar? kapan akan kembali? dengan tersenyum ibu Nan Xian mengiyakan dan masih ada beberapa kota yang harus dikunjungi dan setelah itu baru akan kembali.



Ibu Nan Xian menyinggung soal besok adalah hari perayaan drama baru Yi Xin, Ibu Nan Xian meminta bantuan Nan Xian memberikan hadiah untuk Yi Xin. dengan senang hati Nan Xian mengiyakan nya.

lalu Ibu Nan Xian bertanya bagaimana hubungan Nan Xian akhir akhir ini dengan Yi Xin? Ibu Nan Xian berharap Nan Xian mau berkencan dengan Yi Xin lalu menikah membangun keluarga yang bahagia jangan hanya mengurusi pekerjaan saja. Ibu Nan Xian juga mengingatkan Nan Xian agar membiarkan masa lalu yang sudah berlalu.

"baiklah..aku sudah tahu apa yang harus kulakukan,aku sudah menyuruh seseorang untuk selalu mengirimimu bunga disetiap pameran tur mu"balas Nan Xian mengalihkan topik.

Ibu Nan Xian menghela nafas mengatai Nan Xian yang hanya bisa mengubah topik agar ibunya senang. Nan Xian malah tersenyum lebar. Ibu juga tersenyum lalu menyuruh Nan Xian segera istirahat karena sudah larut. Nan Xian mengangguk mengucapkan selamat malam dan menutup panggilan nya.


dirumahnya Wen Nuan bersemangat membaca buku resep makanan. Wen Nuan membuat kue karena ingin memberikan nya untuk Nan Xian sebagai hadiah seperti saran Xiao Dai.



beberapa saat kue sudah matang. Wen Nuan mengeluarkan nya dari oven, tepat disaat itu WEn Rou pulang. Wen Nuan langsung menyembunyikan kue nya dan berkata kalau sudah memasakkan sup kacang hijau untuk kakak nya.



walaupun kue nya disembunyikan Wen Rou tetap mencium aroma kue yang dibuat Wen Nuan. Wen Rou bertanya apakah Wen Nuan membuat kue? Wen Nuan tersenyum sambil menyodorkan sup kacang hijau khusus untuk kakak nya.


Wen Rou curiga bertanya apakah suasana hati WeN Nuan hari ini sedang baik? karena sudah bekerja 8 jam,membuat sup kacang hijau dan masih sempat membuat kue, apakah terjadi sesuatu yang baik hari ini? Wen Nuan hanya tersenyum.

Wen Rou menebak apakah masalah tentang rekan kerja yang keguguran sudah terselesaikan? Wen NUan terkejut bagaimana kakak nya tahu? lalu Wen Rou menjelaskan kalau dia tahu dari Zhu Linlu, walaupun Wen Nuan sering mengabaikan Linlu tapi Linlu sangat perhatian dengan Wen Nuan bahkan Linlu menugaskan seseorang untuk menyelidiki kasus ini.



Wen Nuan mengangguk lalu juga menjelaskan kalau Qianyu sudah menyelidiki kasus ini dan sekarang sudah terbukti kalau dia tak bersalah dan namanya sudah bersih. Wen Rou cukup senang karena Qianyu akhirnya melakukan sesuatu yang memuaskan. Wen Nuan tersenyum.

lalu Wen Rou melirik kedapur karena bau kue Wen Nuan enak sekali dan saat ini dia lapar apakah bisa minta satu potong? dengan senang hati Wen Nuan beranjak kedapur tapi mau membuatkan semangkuk makanan untuk kakak nya.

Wen Rou menghentikan Wen Nuan, Wen Rou curiga karena dia tak boleh memakan kue itu, apakah Wen Nuan membuatnya untuk Linlu? Wen NUan seakan malas mendengarnya. melihat ekspresi Wen Nuan, Wen Rou menebak "bukan untuk Zhan Nan Xian kan?"


melihat ekspresi Wen Nuan yang seakan membenarkan nya Wen Rou langsung kaget. Wen NUan protes kenapa kakak nya seperti ini? dia hanya membuat kue karena Nan Xian kali ini benar benar membantunya, hanya itu saja.

"Nan Xian itu Bos perusahaan jadi wajar baginya melakukan ini, dan membersihkan nama baik pihak yang tak bersalah itu sudah menjadi tugasnya, kau membuat kue sebagai hadiah, orang pemilih seperti dia tak akan mau menerima hadiah yang kau berikan,itu hanya akan sia sia"jelas Wen Rou karena memang kesal dengan Nan Xian yang selalu membuat adiknya kesusahan. Wen Nuan hanya diam memikirkan sesuatu.


keesokan nya pagi pagi Wen Rou sudah hendak berangkat kantor. sementara Wen Nuan masih memasak. Wen Nuan bertanya pagi sekali kakak nya berangkat? Wen Rou menjawab mau ada pertemuan penting.


lalu Wen Nuan memberikan sekotak kue kepada Wen Rou. WEn Rou bingung bukankah kue itu untuk Nan Xian? Wen Nuan beralasan kalau dia tak tega melihat kakak nya kelaparan, apa kakak tidak mau?

"bukannya tak mau tapi semalaman kau menjaga nya seperti bayi bahkan aku tak boleh menyentuhnya, jadi kenapa sekarang kau memberikannya padaku?"

"kau benar,setelah dipikir pikir sepertinya dia tak memerlukan apapun"jelas Wen Nuan lalu memberikan kue nya pada Wen Rou. dan akhirnya Wen Rou menerimanya dan pamit pergi kekantor.


Dikantor Nan Xian sedang bersantai sembari membaca baca berkasnya.

sesaat kemudian WenNUan mengetuk pintu dan Nan Xian menyuruhnya masuk. Wen Nuan memberikan dokumen dari Manager Gao untuk diperiksa CEO ZHan sebelum ditanda tangani Manager Gao. Nan Xian langsung memeriksanya.


ditengah Nan Xian sedang serius memeriksa dokumen nya Wen NUan malah senyum senyum asyik sendiri memperhatikan Nan Xian.



dan setelah Nan Xian selesai memeriksanya Nan Xian menyerahkan pada Wen Nuan namun Nan Xian menahan dokumen itu dengan tak melepaskan dokumen itu.
WEn NUan bingung bertanya ada apa? Nan Xian tersenyum bertanya apakah Wen NUan sudah memikirkannya? Wen Nuan yang masih bingung bertanya memikirkan apa?

"memikirkan tentang bagaimana kau berterimakasih padaku"jelas Nan Xian tersenyum.



dengan salah tingkah Wen NUan menjawab:"aku sudah berfikir semalaman dan kau terlihat tak kekurangan suatu apapun,jadi..."

"bagaimana kau tahu aku tak kekurangan apapun?"balas Nan Xian tersenyum lalu menyuruh Wen NUan duduk disamping nya.


dengan hati hati Wen Nuan duduk disamping Nan Xian lalu berkata jujur kalau CEO Zhan memang sudah memiliki segalanya.

"aku rasa itu alasanmu saja"tegas Nan Xian menatap Wen Nuan.

dengan sedikit berfikir Wen Nuan berkata:"atau begini saja, bagaimana kalau CEO Zhan mengatakan apa kekurangan anda?"

"ini solusi bagus..karena kau tak bisa memikirkannya, biar aku yang memikirkan nya,tapi kau harus ingat..apa yang dihutang tak bisa dihilangkan"tegas Nan Xian.


"aku tahu"balas Wen NUan. lalu Nan Xian terbatuk batuk. Wen Nuan khawatir bertanya apakah CEO Zhan baik baik saja? Nan Xian meyakinkan Wen Nuan kalau dia baik baik saja sembari meminum minuman dari botolnya. setelah itu Nan Xian memperbolehkan Wen NUan kembali bekerja.



Disebuah restorant Pan Weining mengajak Xin Tong ketemuan, tentunya atas perintah Yi Xin. Pan Weining menanyai Xin Tong kenapa menemui Yi Xin? Xin Tong menjelaskan kalau dia ingin meminta bantuan Yi Xin karena sayang sekali jika Guo Ru Qian harus dipecat padahal Ru Qian memiliki bakat penelitian yang luar biasa.

Pan Weining memberi peringatan ke Xin Tong kalau Yi Xin sangat sibuk akhir akhir ini jadi jangan mengganggu Yi Xin. Xin Tong tak terima karena dia dan Yi Xin sudah ada perjanjian jadi kenapa harus menghindar.



Weining tersenyum sinis lalu mengatakan kalau Wen Nuan kan masih di Qianyu jadi sama saja perjanjian itu tidak sah. Xin Tong hanya diam sinis tak bisa berkata lagi. lalu Weining menyodorkan sebuah atm sebagai tanda simpati Yi Xin terhadap Xin Tong karena sebenarnya Yi Xin juga masih peduli dengan Xin Tong, dan dengan tegas Weining memperingatkan Xin Tong untuk tak mengganggu Yi Xin.

"oh...jadi kau kesini untuk meyakinkanku? aku tak berharap lebih, aku hanya ingin Guo Ru Qian bisa kembali bekerja diindustri ini,karena jika bukan karena masalah ini, dia tak akan kehilangan posisi ini,apa begitu sulit untuk membantunya?"jelas Xin Tong.

"Xin Tong..kita sudah dewasa,sudah seharusnya kita bertanggung jawab atas keputusan kita sendiri,jadi aku sarankan terima saja ini"ucap Weining sembari menyodorkan lagi atm.

dengan tegas Xin Tong menolak tawaran dari Weining lalu melangkah keluar meninggalkan Weining.



Dikantor Xiao Dai sedang sembunyi dibawah meja karena makan snack. kebetulan Guan Ti masuk. lalu tak sengaja melihat Xiao Dai dikolong meja. Guan Ti memergoki Xiao Dai lalu bertanya sedang apa Xiao Dai?



dengan sedikit terkejut dan malu Xiao Dai perlahan memasukkan makanan nya kelaci namun Guan Ti justru memintanya. mau tak mau Xiao Dai memberikan nya. lalu Xiao Dai bertanya apakah Manager Guan ingin mencari CEO Zhan karena CEO Zhan sedang tak ada.


"aku sedang mencarimu karena mau mengajakmu makan siang tapi ternyata kau sudah makan"

"ini bukan makan siangku"jelas Xiao Dai malu malu karena manager Guan terus mentraktirnya makan.

Bersambung Episode 14

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SINOPSIS Here To Heart Episode 13 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel