-->

SINOPSIS Here To Heart Episode 8 PART 2



Xiao Dai membawakan laptop Wen NUan keruangan CEO Zhan. Wen Nuan tak bisa berkata kata lagi selain berkaca kaca. Nan Xian menyandarkan kepalanya ke kursi.


Guan Ti antusias membuka laptop Wen Nuan. namun saat mau dibuka Guan Ti tak tahu kata sandi laptop Wen Nuan. Guan Ti menanyakan ke Wen Nuan. Wen Nuan tersenyum sinis:"kalian sudah memeriksa kotak masuknya, kenapa meminta kata sandiku, apakah perlu?"

"Wen Nuan... jangan marah"sahut Gao Fang santai.


dengan masih bersandar dan memejamkan mata Nan Xian menyuruh Guan Ti mencoba memasukkan kata sandi 1399. Guan Ti tak percaya mencoba bertanya ke Nan Xian lagi.

"1399"tegas Nan Xian lebih keras. Wen Nuan hanya bisa tersenyum sinis sembari bergidik.




dan ketika dimasukkan ternyata laptop Wen Nuan benar terbuka. Guan Ti melotot tak percaya. lalu Guan Ti menunjukkan ke Wen Nuan meskipun emailnya sudah dihapus tapi sistem perusahaan tetap bisa menemukan email nya.

Wen Nuan mencoba melihat dan langsung menjelaskan kalau dirinya benar benar tak mengirimkan email itu. Nan Xian menyahut:"kalau kau tak mengirimkan nya bagaimana Zhu Linlu bisa dengan sangat yakin menggunakan proposal itu?"


kali ini WEn Nuan meneteskan air matanya karena sudah dituduh mengirimkan email. dengan masih membelakangi semuanya Nan Xian mengatakan kalau Wen Nuan boleh pergi dulu karena sementara cukup pembahasan nya. Wen Nuan berjalan keluar dengan bercucuran air mata yang tak terbendung.


Wen Nuan menangis sendiri disebuah tempat makan pinggir jalan. Wen NUan menelepon Linlu. kebetulan Linlu dirumah sakit baru selesai diperban.
"Kenapa?"ucap Wen NUan terisak.



mendengar isakan Wen Nuan tentu saja membuat Linlu cemas. Linlu bertanya kenapa Wen Nuan menangis? Wen Nuan bertanya kenapa Linlu tega melakukan itu?. Linlu bingung tak mengerti apa yang dikatakan Wen Nuan, Linlu bertanya dimana Wen Nuan dia akan menemui Wen Nuan. Wen Nuan tak menjawab langsung mematikan panggilan nya.


walaupun Wen Nuan tak mengatakan lokasinya ternyata Linlu dengan mudah menemukan Wen Nuan. Linlu langsung menghampiri Wen Nuan dan bertanya dengan panik kenapa Wen NUan menangis sambil menyodorkan Tisu.


Wen Nuan tak menerimanya lalu bertanya apakah kemarin Linlu menerima email? Linlu bisa menebak penyebab tangisan Wen Nuan karena ini. Linlu mengakui menerima email itu.

dengan berlinang air mata Wen Nuan bertanya kenapa Linlu masih menggunakan proposal itu kalau dia tahu proposal itu milik Qianyu. Linlu berterus terang justru dia tahu itu milik Qianyu makanya dia menggunakan itu. Wen Nuan memarahi Linlu kenapa tak memberitahunya?

"aku memberitahumu atau tidak aku akan tetap menggunakan nya, sekarang apakah kau mencari keadilan untuk Qianyu"balas Linlu.

"aku tak melakukan itu, aku tak pernah menempatkan diri dalam perspekstif yang biasa dalam hal ini,apa kau pikir aku orang seperti itu? saat ini meskipun aku memiliki mulut seratus orang dikantor, itu tak akan bisa membersihkan namaku"isak Wen Nuan


"apa ini hubungan nya denganmu"

"apa kepercayaan diantara kita bahkan tidak bernilai satu panggilan telepon dari mu,setelah kau menerima email itu?"bentak WEn NUan.

"bukan aku yang tak mempercayaimu, tapi kau yang tak mempercayaiku Ok, kurasa tak ada yang salah dengan emailnya,jika itu bisa membuatmu keluar dari Qianyu, kurasa itu lumayan bagus,mendapatkan hasil besar dari pekerjaan yang sederhana, jadi kenapa aku tak menggunakan nya?"tegas Linlu.

"karena kau sudah mengatakan nya dengan jelas, kuharap kau bisa sukses besar dalam karirmu"ucap Wen Nuan sinis lalu pergi meninggalkan Linlu. Linlu hanya bisa kesal sembari menggebrak meja.



Linlu kembali kekantor dengan perasaan sedih dan kesal. sesaat adik sepupunya masuk. dengan songong adik sepupu Linlu memberi selamat karena sudah memenangkan Yizhong dengan memakai proposal Qianyu. tapi kenapa Linlu malah sedih bukankah seharusnya senang? mendengar Ocehan adik sepupunya Linlu langsung menyuruh nya keluar. mau tak mau adik sepupu Linlu keluar sembari ngomel Linlu tak tahu terimakasih.



Linlu memanggil asisten nya. lalu menyuruh sang asisten memeriksa apa yang terjadi dengan email dari Qianyu yang kemarin dikirimkan padanya.


Disebuah arena Golf Yi Xin dan Pan Wining selesai bermain Golf. Pan Weining memuji kalau ternyata Yi Xin menguasai hal seperti itu. Yi Xin tersenyum mengakui semua itu didapat tergantung dari pelatih nya. Pan Weining menyambut pujian Yi Xin dengan memberinya sebotol air minum. lalu Pan Weining bertanya apakah semua nya itu dianggap sudah berhasil?


Yi Xin tersenyum lalu memuji semuanya berkat Pan Weining karena dengan menggunakan Proposal Yizhong Weining berhasil sepenuhnya menjadikan Wen Nuan pelakunya, dan Yi Xin yakin mulai saat ini baik Nan Xian dan semua orang di Qianyu tak akan mempercayai Wen Nuan lagi.

Weining juga memuji Yi Xin yang pintar karena perusahaan seperti Qianyu itu sangatlah menjaga sistem web nya, jadi sangat sulit bagi orang luar untuk menyusup ke sistem web Qianyu.



"sebenarnya aku juga tak menyangka, pacar Du Xin Tong adalah peneliti inti dari departemen penelitian dan pengembangan Qianyu, tak heran kalau dia bisa mengakses akun Qianyu dengan mudah"

"jadi email jarak jauh ini bisa menghancurkan kepercayaan siapa saja yang percaya pada Wen Nuan?"tanya Weining.

Yi Xin mengangguk tapi trik terakhir juga sangat menguntungkan karena berkat Weining yang meyakinkan LInlu untuk memakai proyek itu makanya ini bisa sukses. lalu Yi Xin bertanya apakah Weining tak takut posisi nya di YiZhong akan sulit dengan adanya keterlibatan ini? bagaimana jika kakak Weining mengetahuinya?

"aku tak tahu, tapi bahkan kakak ku mengusirku dari Yizhong aku tak peduli, asal itu membuatmu senang, karena melihatmu tersenyum dengan tulus aku merasa bahagia"ucap Weining tulus. mendengar itu Yi Xin langsung mengalihkan topik dengan meminum air.



Yi Xin mengaku sebenarnya ada masalah dengan dokumen itu. lalu Yi Xin meminta maaf sudah memperalat Weining. dengan santai Weining menjawab kalau dia sudah tahu sejak lama. Yi Xin panik bertanya kalau Weining tahu kenapa tidak??? Weining segera menjawab kalau dia sudah tahu sejak lama dan asalkan itu yang bicara Yi Xin dia akan tetap mempercayai Yi Xin.


Yi Xin mendesah apakah Weining bodoh. Weining menegaskan kalau dia tahu dia tak akan bisa disamakan dengan Nan Xian dimata Yi Xin. tapi dia akan tetap melakukan yang terbaik untuk Yi Xin apapun itu. Yi Xin mengeluh meminta Weining jangan melakukan itu karena dia tak akan membalas budi Weining. Weining tak masalah dan dia tak meminta balasan dari Yi Xin dan seperti yang dikatakan sebelum nya asalkan dia melihat Yi Xin tersenyum dengan tulus itu sudah membuatnya bahagia. Yi Xin hanya bisa diam memalingkan wajahnya.


Dirumah nya Wen Nuan menyibukkan diri dengan melukis. lalu menelepon Direktur Chi. Wen Nuan meminta cuti sementara waktu karena pikiran nya sedang tak stabil untuk bekerja. Direktur Chi mengerti dan akan membicarakan dengan CEO Zhan.



Wen Nuan duduk sendiri diruang tamu, sesaat Wen Rou pulang. Wen Rou terkejut bertanya kenapa Wen Nuan pulang lebih awal? Wen Nuan hanya diam mengangguk. lalu Wen Rou duduk disamping Wen Nuan bertanya apakah ada masalah? Wen NUan menggeleng lalu mengaku hanya kelelahan dan meminta kakak nya besok pulang lebih awal dan makan bersama. Wen Rou mengangguk bertanya apakah ada acara khusus? Wen Nuan menjawab hanya tak ingin sendirian saja.


keesokan nya dikantor Nan Xian sedang sibuk bekerja. Direktur Chi masuk menemui CEO ZHan. Direktur Chi mengatakan kalau Wen Nuan menghubunginya untuk mengajukan cuti. Nan Xian bertanya apa jawaban Direktur Chi? Direktur Chi menjawab kalau masih menunggu persetujuan CEO Zhan.


Nan Xian memikirkan sesuatu lalu menyetujui untuk memberikan Wen Nuan cuti beberapa hari. lalu Direktur Chi menanyakan apakah CEO Zhan membutuhkan asisten pengganti sementara waktu saat Wen Nuan cuti. dengan tegas Nan Xian menjawab tidak perlu. Direktur Chi langsung pamit keluar.


dirumah Wen Nuan menyibukkan diri dengan memasak berbagai masakan.


Nan Xian jalan jalan mengunjungi kampus nya dulu. disana Nan Xian melihat mahasiswa sedang bermain basket. tak sengaja bola menggelinding ke kakinya. Nan Xian langsung teringat saat dulu pertama kenal dengan Wen Nuan.

Flashback



Nan Xian muda sedang bermain basket. banyak gadis gadis meneriakinya karena ngefans dengan Nan Xian. disaat itu pula Wen Nuan melihat pertandingan basket pertama kalinya.

tanpa sengaja Bola menggelinding didepan kaki Wen Nuan muda. Nan Xian meminta Wen Nuan melemparkan bolanya. Wen Nuan yang seakan terpesona dengan Nan Xian langsung tersenyum melempar bolanya ke Nan Xian.


begitu juga Nan Xian yang juga terlihat langsung jatuh hati dengan senyum Wen Nuan.


Flashback End

Nan Xian senyum senyum sendiri mengingat semua itu. dan Nan Xian langsung menembakkan Bola ke ring basket dari kejauhan dan ternyata tembakan nya masuk. semua nya langsung memberikan tepuk tangan ke Nan Xian bahkan memuji tembakan nya sangat bagus.


Wen Nuan masak banyak makanan dan sudah disiapkan rapi dimeja makan. Wen Rou menelepon dari kantornya mengatakan kalau sedang rapat jadi mungkin akan pulang agak telat. Wen Nuan mengerti dan meminta kakak nya segera pulang kalau sudah selesai. karena tak ada kerjaan Wen Nuan menuangkan Wine kegelas nya dan gelas Wen Rou (rencananya).



Diluar rumah terlihat Nan Xian sedang berdiri didepan pagar mengamati rumah Wen Nuan.


Bersambung Episode 9

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SINOPSIS Here To Heart Episode 8 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel