-->

SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 16 PART 1

All Images By : Hunan Tv


Linghong yang awalnya bersikukuh meminta dibuatkan juga laporan keuangan bagian Litbang menjadi takut karena Wen Rou mengancam akan membuat salinan laporan keuangan Litbang secara rinci lalu ditunjukkan ke Manager Umum Zhu Linlu. sekali lagi Wen Rou bertanya apakah Ling Hong masih ingin dibuatkan?

"tidak perlu.."sinis Linghong kemudian pergi.

sontak semua nya langsung bertepuk tangan memuji Direktur Wen yang begitu menakjubkan. Wen Rou menyuruh semuanya segera kembali bekerja.


Wen Rou kembali keruangan nya dan Liu Rui mengikutinya. Liu Rui memuji Direktur Wen yang begitu pemberani. Wen Rou menjawab santai kalau itu bukanlah apa apa karena sebenarnya Linghong tidaklah menginginkan Laporann keuangan hanya saja dia ingin mencari gara gara saja.

Liu Rui memuji WEn rOu lagi yang begitu memahami situasi apapun dan nampaknya dia harus banyak belajar dari Direktur Wen. Liu Rui juga bertanya bagaimana dia membalas Direktur Wen karena tadi sudah membelanya. Wen Rou menyuruh Liu Rui untuk bekerja lebih keras saja dan jangan membuat masalah.


Liu Rui malah senyum senyum gak jelas didepan Wen Rou sampai Wen Rou menegur nya kenapa Liu Rui malah senyum senyum bodoh seperti itu? Liu Rui tersadar langsung pamit kembali bekerja.


Di Qianyu Yi Xin datang menemui Nan Xian. disebuah ruangan tersendiri Yi Xin dan Nan Xian mengobrol. disaat itu Wen Nuan sedang menerima telepon dari seseorang untuk mencari Nan Xian. dan tanpa sengaja Wen Nuan terhenti karena mendengar obrolan Nan Xian dan Yi Xin.





Nan Xian bertanya kenapa Yi Xin mencarinya? Yi Xin menjawab kalau dia ingin mengakui sebuah kebenaran. Yi Xin langsung menebak kalau Nan Xian sudah tahu kan tentang dirinya menjebak Wen Nuan bekerja sama dengan Du Xin Tong kenapa tak membongkar nya? Nan Xian menjawab kalau dia berharap Yi Xin mengakui sendiri padanya.

"Nan Xian..aku tahu 7 tahun lalu ketika Wen Nuan pergi kau hancur sekali, aku tidak mau kau terluka lagi, ketika Xin Tong datang padaku katanya dia punya rencana membuat Wen Nuan pergi jadi aku setuju saja pada rencananya,aku melakukan nya demi kau, aku tahu metodeku salah tapi aku lebih baik dimaki dari pada melihatmu terluka.."tegas Yi Xin.


Nan Xian menatap Yi Xin mengangguk lalu perlahan sedikit mendekat ke YI Xin.
Nan Xian:"Yi Xin aku pikir seharusnya kita membiarkan masalah ini jangan membiarkan seorang pun tahu tentang masalah ini, aku tidak akan memperpanjang masalahnya dan aku tak akan menyalahkanmu, tapi aku harap kau berhenti menguji batas toleransi seorang teman,aku harap ini akan menjadi yang terakhir kali"ucap Nan Xian sembari menepuk tangan Yi Xin.

Wen Nuan mendengarnya terdiam lalu membatin:"kau sangat peduli terhadap Yi Xin".



Nan Xian kembali ke lantai 66. kebetulan Wen Nuan baru keluar dari Ruangan CEO Zhan, mungkin pikiran dan hati Wen Nuan masih terganggu dengan pertemuan Yi Xin dan Nan Xian barusan jadi Wen Nuan agak cuek dan sebal dengan Nan Xian.


dengan nada cuek tapi sopan Wen Nuan memberitahu CEO Zhan kalau baru saja meletakkan dokumen dimeja dan harus segera ditanda tangani CEO Zhan.
setelah mengatakan itu Wen Nuan langsung berlalu tanpa melihat Nan Xian. Nan Xian menghentikan WenNUan karena nanti dia akan bertemu klien penting dan ingin WEn Nuan ikut dengan nya.

"aku mengerti"jawab Wen Nuan masih cuek

"tapi waktunya larut malam jadi ayo makan malam bersama dulu"ucap Nan Xian mendekat ke Wen Nuan.


"karena kita akan bertemu klien jadi aku rasa aku pulang saja dulu dan ganti pakaian"tegas Wen Nuan

"Ok baiklah.."lalu melihat Wen NUan cuek Nan Xian bertanya apakah Wen Nuan tak enak badan?

"aku baik baik saja, terimakasih atas perhatian mu CEOZhan"ucap Wen NUan lalu langsung kembali ke mejanya.

Nan Xian hanya memandang Wen Nuan yang agak aneh.



pulang kerja Wen Nuan terus melamun dikamarnya memikirkan kata kata Nan Xian yang peduli akan Yi Xin. WenNUan membatin kalau memang benar orang yang dipedulikan Nan Xian adalah Yi Xin dan dia hanyalah asisten nya. lalu WenNuan mulai berdandan.


Nan Xian sudah berada ditempat pertemuan dengan para klien. sesaat Wen Nuan datang dengan dandanan yang berbeda dan cantik. sampai semua orang terpukau melihatnya dan Nan Xian sendiri juga sedikit aneh melihatnya.



klien Nan Xian bertanya siapa yang datang ini? Nan Xian menjawab Wen NUan adalah asisten nya. pria itu langsung berdiri menyambut Wen Nuan lalu menjabat tangan Wen NUan bahkan mengelus elus tangan WEn Nuan. walaupun risih Nan Xian tersenyum lalu memperkenalkan ke Wen Nuan pria ini adalah CEO Cheng dari perusahaan Loshang. Wen Nuan mengangguk sembari melepaskan tangan nya.



CEO Cheng protes karena CEO Zhan menyembunyikan wanita cantik selama ini, kan seharusnya memperkenalkan sejak awal. Nan Xian tersenyum lalu menepuk lengan CEO Cheng:"belum terlambat kok untuk mengenalnya hari ini".

mendengar itu Wen Nuan lebih agresif mengajak CEO Cheng untuk duduk:"benar..belum terlambat kok".


CEO Cheng mempersilahkan Wen Nuan duduk dan posisi Wen Nuan berada ditengah tengah CEO Zhan dan CEO Cheng. CEO Cheng sangat senang karena Wen Nuan datang tepat waktu karena dia butuh teman. CEO Cheng menuangkan wine untuk WEnNuan.

"baiklah kalau begitu aku akan meminumnya"jawabb Wen Nuan sembari melirik Nan Xian sinis. Nan Xian juga sedikit aneh dengan sikap Wen Nuan namun hanya diam.



melihat Wen NUan bersulang dengan gembira dengan Tuan Cheng, Nan Xian berbisik lirih pada Wen Nuan:"sungguh kekanakan". Wen Nuan hanya diam bahkan menawari Tuan Cheng untuk menuangkan minuman ke gelas Tuan Cheng. sebenarnya Wen Nuan tak ingin minum makanya dia menawarkan menuangkan ke gelas Tuan Cheng tapi Tuan Cheng tetap memaksa untuk menuang ke gelas Wen NUan karena dia tak bisa membiarkan wanita cantik menuang ke gelasnya.



Wen Nuan tak bisa menolak, dan karena itu Tuan Cheng lebih berani bahkan merangkul Wen Nuan tapi dengan cepat Wen Nuan melepaskan nya dengan sopan. Wen Nuan melirik Nan Xian kesal karena Nan Xian hanya diam saja.


karena tambah kesal Wen Nuan mengajak Tuan Cheng bersulang lagi. kali ini Nan Xian justru tersenyum melirik Wen Nuan lalu memberi tahu digelasnya masih ada Wine sedikit yang tersisa meminta Wen Nuan minum lagi. mau tak mau Wen Nuan meminumnya.



Tuan Cheng memuji CEO Zhan yang begitu pandai memilih asisten karena cantik pintar dan menarik, itu pasti akan menjadikan proyek nya menjadi sukses. Nan Xian mengangguk lalu memperjelas ke Wen Nuan kalau Tuan Cheng sangat mengaguminya jadi teruskan saja minumnya. lalu Nan Xian beranjak berdiri dan mendekat ke klien lain nya meninggalkan Wen Nuan.



Wen Nuan mendiskusikan tentang kontrak dengan Tuan Cheng tapi Tuan Cheng meminta Wen Nuan untuk jangan terburu buru membicarakan kontrak, Tuan Cheng juga terus memaksa WenNuan untuk minum,itupun tangan Tuan Cheng terus mencoba merangkul Wen Nuan. Wen Nuan ketakutan sendiri. dan Nan Xian terus memperhatikan Wen Nuan dari agak jauh.


Tuan Cheng mengajak Wen Nuan main game kalau kalah Wen Nuan harus minum. Wen Nuan berkata tak tahu cara main game yang disarankan Tuan Cheng. Tuan Cheng malah semangat untuk mengajari Wen Nuan. Tuan Cheng mencoba memegang tangan Wen Nuan dan dengan cepat Wen Nuan menariknya sambil melirik Nan Xian mencoba meminta bantuan Nan Xian.



Nan Xian malah tersenyum berkata kalau kesuksesan kerjasama dengan Tuan Cheng itu bergantung pada kerja keras Wen Nuan. Wen Nuan melotot ke Nan Xian. melihat persetujuan Nan Xian, Tuan Cheng langsung agresif merangkul Wen Nuan.


Wen Nuan ketakutan langsung menjauh dan bergeser duduk disamping Nan Xian:"tolong selamatkan aku"lirih Wen Nuan.

Nan Xian langsung berkata ke Tuan Cheng dengan ramah:"lihatlah Tuan Cheng asistenku sudah tak bisa minum lagi, biarkan aku yang menggantikan nya untuk minum"



"hahaha..nampaknya CEO ZHan begitu memahami Nona Wen dengan baik, maafkan aku terlalu kasar"balas Tuan Chen tersenyum.

Wen Nuan menatap sinis Nan Xian, dia protes karena sedari tadi memanggil Nan Xian tapi Nan Xian diam saja. Nan Xian membalas kalau pertunjukan nya baru saja dimulai jadi dia tak bisa memotong nya. Wen Nuan terus menatap Nan Xian sinis dan kesal sampai Nan Xian meniup wajah Wen Nuan.



karena pertunjukkan sudah selesai Nan Xian bertanya bagaimana Wen Nuan akan berterimakasih? Wen Nuan hanya diam. lalu Nan Xian meminta pada salah satu klien nya untuk memilihkan lagu 'jika tak ada dirimu'. terlihat Wen Nuan menatap Nan Xian serius.

Nan Xian memberikan mike pada Wen Nuan dan mau tak mau Wen Nuan mulai menyanyi. dan ternyata lagu itu adalah lagu kenangan mereka saat muda dulu.



♪ Hei..aku sangat merindukan mu.. ♪
♪ saat ini mulai hujan lagi diluar jendela..♪
♪ mataku kering tapi hatiku menangis..♪
♪ aku tidak tahu dimana kau sekarang..♪

Nan Xian mulai ikut bernyanyi dan Wen Nuan tak bisa membendung air matanya sambil menyanyi.


♪ Hei..aku benar benar sangat merindukan mu..♪
♪ saat ini mulai hujan lagi diluar jendela..♪
♪ mataku kering tapi hatiku menangis..♪
♪ aku tidak tahu dimana kau sekarang..♪
♪ terlalu banyak emosi dan tidak ada ekspresi yang cocok..♪
♪ hal yang ingin kutanyakan adalah apakah kau merindukanku seperti aku merindukan mu..♪
♪ jika tidak ada kau..tidak akan ada masa lalu, dan aku tak akan sedih..♪
♪ tapi jika tak ada pilihan aku akan tetap memilih mencintaimu..♪
♪ jika tidak ada kau..kemana aku harus pergi,apakah aku harus menyesal?♪
♪ bagaimanapun sudah terlambat sekarang aku sudah kehilangan diriku sendiri..♪

♪ Hei..aku benar benar merindukanmu tapi aku tidak tahu dimana dirimu sekarang..♪
♪ apa kau merindukanku..seperti aku merindukanmu..♪

selesai menyanyi keduanya saling berpandang. Nan Xian berkaca kaca sementara Wen Nuan sudah banjir air mata.


Nan Xian mencoba mengalihkan pandangan nya namun sedetik kemudian menatap Wen Nuan lagi mengelap air mata dipipi WEn Nuan lalu bertanya:"kenapa kau menangis?"



Wen Nuan hanya diam. Nan Xian malah tersenyum dan mengelus rambut Wen Nuan. jadilah Wen Nuan ikut tersenyum lalu mengalihkan pandangan nya mengaku kalau dirinya banyak minum jadi sedikit mabuk.



"Wen Nuan.."panggil Nan Xian lirih dan Wen Nuan menatap Nan Xian serius.
"apakah kau tahu..berapa kali aku mendengarkan lagu itu 7 tahun terakhir ini? dan setiap kali aku mendengarkan nya selalu merasakan hal yang berbeda..kau tidak akan tahu"ucap Nan Xian membuat Wen Nuan terdiam dan sesak.


Perlahan Nan Xian mendekat mengelap air mata Wen Nuan lagi seakan hendak mencium Wen Nuan. Wen Nuan gugup sekali tapi mencoba diam dan seakan setuju kalau Nan Xian ingin menciumnya. dan akhirnya Nan Xian pun mendaratkan ciuman nya walau hanya sekilas.




entah apa yang dipikirkan Nan Xian dia langsung menuang wine dan meminumnya. Wen Nuan sedih mencoba mengatur nafasnya yang tak karuan bercampur dengan perasaan nya.


sesaat ponsel Nan Xian berdering dan sekilas Wen Nuan melirik nya ternyata dari Yi Xin. Nan Xian bertanya ada apa? Yi Xin dirumah nya dengan ketakutan berkata kalau sedang diintai.

"Yi Xin dengarkan aku..apapun yang terjadi kau tenanglah,tunggu aku, aku akan segera kesana"tegas Nan Xian lalu menutup panggilannya.



dan tanpa berbicara apapun Nan Xian langsung berdiri. namun sebelum pergi Nan Xian membisiki Tuan Cheng. Tuan Cheng mengangguk mengerti.


Wen Nuan hendak menghentikan Nan Xian tapi Nan Xian sudah berlalu. dengan sedih Wen Nuan membatin:"kau benar benar meninggalkanku..Wen Nuan kau bodoh sekali, jelas jelas Yi Xin orang yang paling penting bagi Nan Xian sekarang,kita berdua benar benar tak bisa kembali ke masa lalu"


Lanjut Episode 16 PART 2

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 16 PART 1"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel