-->

SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 23 PART 2


all images By : Hunan Tv

SINOPSIS Here To Heart Episode 23 PART 2


Dikantor Nan Xian hendak keluar. Xiao Dai dan Wen Nuan langsung berdiri namun Wen Nuan hanya berdiri terdiam kosong tak menatap nan Xian. Nan Xian berpesan kalau dia mau pergi dan jika ada sesuatu segera telepon saja dia. Xiao Dai mengangguk mengiyakan sementara Wen Nuan duduk kembali dengan malas. Nan Xian juga menatap nya.


sesaat Guan Ti masuk membawa berkas untuk dilihat Nan Xian. tapi karena buru buru NanXian meminta Wen Nuan saja untuk menandai poin poin penting untuknya. Wen Nuan tak menjawab dan hanya diam.

Guan Ti berkomentar kalau dari kemarin banyak sekali berita tentang Yi Xin dan Bos, apakah sekarang Bos buru buru keluar mau menemui Yi Xin? mendengar itu Wen Nuan semakin mengeratkan pegangan pada pulpennya. sementara Nan Xian memilih tak menjawab dan akan memberitahu soal ini ke Guan Ti nanti setelah kembali.





Wen Nuan tak tahan langsung berdiri menghampiri Nan Xian. dengan kesal Wen Nuan berkata kalau surat pengunduran dirinya sudah sampai dibagian administrasi jadi dia tak mau menangani dokumen dokumen itu.

Nan Xian terdiam lama lalu perlahan mendekati Wen Nuan. terlihat ketegangan diwajah Wen Nuan dan Nan Xian sampai Guan Ti dan Xiao Dai ikut tegang melihatnya.



Nan Xian:"aku belum menyetujui surat pengunduran dirimu,itulah sebabnya kau masih pegawai Qianyu saat ini,lanjutkan saja melakukan apa yang seharusnya kau lakukan,aku tak harus mengulangi ini kan?"tegas Nan Xian. akhirnya mau tak mau Wen Nuan menuruti ucapan Nan Xian.



Guan Ti hendak menyerahkan berkas namun Wen Nuan merebutnya dengan kasar karena emosi. Guan Ti hanya bisa diam pasrah dan bingung melihatnya.


dilokasi syuting Yi Xin benar benar seperti menjadi bahan bullyan. karena saat beradegan Yi Xin berakting seolah olah menjadi orang yang membuang orang tuanya. dan lawan main Yi Xin bahkan sampai menyiram air ke muka Yi Xin. itupun sutradara harus meng cut karena kurang puas dengan acting Yi Xin yang kurang greget. Yi Xin meminta maaf dan minta diulang.



saat diulang terlihat Lifan dengan sengaja dan emosi menyiram muka Yi Xin dengan air. namun lagi lagi sutradara mengcut karena merasa lifan kurang emosi saat menyiram air ke muka Yi Xin, seharusnya Lifan lebih cepat menyiramnya. Lifan malah tersenyum dan senang karena adegan menyiram muka Yi Xin akan diulang. sutradara menanyai Yi Xin bagaimana pendapat Yi Xin tentang emosi Lifan?


Yi Xin berdiri justru malah menyarankan bagaimana kalau adegan nya diganti dengan tamparan saja. Lele sangat terkejut dan tak tega. tapi Lifan justru senang dan antusias menanti adegan itu. sutradara menyetujui dan syuting dimulai lagi.


benar saja Lifan dengan sangat emosi menampar Yi Xin. sampai membuat Yi Xin menangis menjiwai peran nya yang acting sudah membuang orang tuanya. kali ini sutradara sangat puas dan memuji Yi Xin yang menjiwai sekali peran nya. dengan sedih Yi Xin berterimakasih karena secara tidak langsung ini penghinaan bagi nya.

tapi Lifan malah menyindir kalau Yi Xin kan memang membuang orang tuanya jadi Yi Xin bisa menjiwai sekali peran ini.



disaat itu juga Nan Xian datang. sutradara langsung menyambut CEO Zhan dengan hangat. Yi Xin terkejut dan terkesan melihat Nan Xian datang.


Nan Xian menjabat tangan sutradara sembari bertanya apakah dalam kru sutradara ada yang bisa dengan mudah nya mengubah adegan syuting? sutradara cengengesan sulit untuk menjawab. Nan Xian menepuk lengan sutradara menyindir apakah sangat sulit menjawab pertanyaan dari seorang penanam modal?


sutradara tak enak sendiri. Yi Xin menatap Nan Xian dengan penuh keharuan. lalu Nan Xian menggandeng tangan Yi Xin dan mengajak nya pergi.


Dirumah sakit ayah Yi Xin sedang keluar kamar. tak sengaja dia mendengar suster yang berjaga sedang menggosipkan Yi Xin yang sudah keterlaluan membuang ayah nya dan tak mengakui ayah nya karena ayah nya tak sukses.


tak tahan mendengarnya ayah Yi Xin memarahi 2 suster itu, dia tak terima suster menjelek jelekan Yi Xin bahkan dia malah mengakui kalau ini bukan kesalahan Yi Xin tapi kesalahan nya yang sudah menelantarkan Yi Xin dari kecil. dan disaat itu banyak sekali orang yang mengerumuninya dan merekamnya. dan tanpa disadari dari kejauhan ada orang yang mengintai nya dengan aneh. yang ternyata orang itu adalah orang suruhan Pan Weining.



Nan Xian membawa Yi Xin kekantor nya. berita tentang ayah Yi Xin sudah beredar. Yi Xin benar benar tak tahu apa yang dilakukan ayah nya sehingga menyebabkan berita menjadi seperti ini. Nan Xian menenagnkan YI Xin untuk jangan menangis karena maksud paman juga baik. lalu Nan Xian menyarankan bagaimana kalau Yi Xin mengakui saja kebenaran nya ke publik karena Yi Xin layak dimaafkan. Yi Xin berfikir sejenak dan berkata akan mendengarkan usulan Nan Xian.



benar saja Yi Xin langsung mengadakan konferensi pers, dan terlihat dari kejauhan NanXian menemaninya. Yi Xin mengaku kepada para media kalau dia memang benar mengarang latar belakang keluarganya yang pergi keluar negeri tapi itu dilakukan nya bukan karena untuk kesombongan tapi karena sebuah alasan.



Yi Xin menceritakan dulu saat masuk kuliah ibunya meninggal, dan ayah nya tak pernah pulang, itulah alasan nya membeci ayah nya.
 Yi Xin mengaku sangat membenci ayah nya karena bagaimanapun juga ayah nya yang membuat ibunya meninggal, tapi sebenarnya dalam hati dia ingin memiliki keluarga yang utuh. Yi Xin juga mengaku kalau sampai saat ini dia berdiri dan bersandar pada diri sendiri.

"aku sangat membencinya, sekarang ayah ku kembali dengan keadaan sakit kanker, bagaimana bisa aku tak peduli padanya, tak peduli apapaun dia masih ayah yang pernah kucintai, aku minta maaf"ucap Yi Xin dengan tulus kemudian membungkuk minta maaf pada semua orang yang sudah mendukung nya. semua wartawan langsung bertepuk tangan karena terharu mendengar cerita Yi Xin.


terlihat ayah Yi Xin menangis mendengar pengakuan anak nya ditv.


setelah selesai Yi Xin langsung menghampiri nan Xian yang sedari tadi disamping stage Yi Xin. dan Nan Xian juga menyambut Yi Xin lalu menggandengnya turun.


berita itu juga sedang dilihat Wen Nuan dan Wen Rou dirumah. Wen Rou kesal langsung mematikan tv nya sambil menggerutu berita sekarang sungguh konyol masak kebohongan menjadi hal yang biasa. Wen Nuan melarang kakak nya marah marah karena bisa cepat tua, lagipula Yi Xin memiliki alasan sendiri untuk berbohong. Wen Rou hanya diam.


lalu Wen Nuan pamit mau ke tempat Gym. Wen Rou melarang karena sudah larut malam? Wen Nuan tetap ngeyel lagipula kartu pemberian kakak nya waktu itu hampir habis masa berlakunya. Wen Rou setuju dan berniat ingin menemani Wen Nuan tapi Wen Nuan malah menyuruh kakak nya untuk segera istirahat saja kan baru pulang. Wen Rou tak bisa apa apa, namun setelah itu dia menelepon Linlu memberitahukan kalau Wen Nuan pergi ke Gym.


benar saja Linlu langsung ke pusat kebugaran. disana Linlu berpura pura datang untuk berolah raga namun saat celingukan mencari Wen Nuan dia tak menemukannya. Linlu langsung bergegas keluar.


ternyata Wen NUan sedang melamun sendiri di pinggir sungai dan Linlu menemukan nya. namun Linlu tak segera mendekati Wen Nuan, Linlu benar benar tak tega bahkan tak sanggup melihat Wen Nuan sedih.


lalu dari kejauhan Linlu menelepon Wen Nuan, Linlu bertanya apakah WenNuan di pusat kebugaran? Wen Nuan balik bertanya darimana Linlu tahu? Linlu beralasan kalau dia hanya menebak karena sekarang dia mau kesana dan sampai ketemu ditempat Gym.


akhirnya Wen Nuan segera ke tempat Gym. ditempat Gym Linlu sengaja datang setelah Wen Nuan. Linlu menyapa Wen Nuan seolah olah baru datang. Linlu mengaku kalau dia harus diet karena akhir akhir ini banyak minum alkohol jadi kelihatan gemuk. Wen Nuan menyahut agar Linlu jangan banyak minum karena tak baik untuk kesehatan. Linlu mengiyakan sambil berlari.


Wen Nuan menyinggung soal yang waktu dirumah Linlu itu. Linlu segera menyahut apakah Wen Nuan masih kepikiran dengan orang tuanya? Linlu menjelaskan ke Wen Nuan kalau orang tuanya memang suka bercanda seperti itu jadi jangan terlalu diambil hati. Wen Nuan mengerti dan menyarankan Linlu jika ingin Bibi bahagia maka sebaiknya Linlu membawa pacar Linlu kerumah.

Linlu sedikit terdiam namun segera membiasakan sikapnya. Linlu bercanda kalau pacarnya banyak dan jika membawa pulang salah satu maka akan terjadi ketidak adilan.

"ah.. kau bercanda lagi denganku?"sahut Wen Nuan

Linlu tersenyum lalu menyuruh Wen Nuan lari dengan lengan terbukka karena jika tidak Wen Nuan akan terengah engah. padahal yang terengah engah adalah Linlu sendiri, Wen Nuan menyindir bukan kah Linlu yang terengah engah. Linlu menyangkal kalau dia sama sekali tak terengah engah.


lalu Wen Nuan mengejek yang ketika lari malam itu Linlu yang berhenti ditengah jalan. Linlu tak terima karena ucapan Wen Nuan terdengar menantang. lalu Linlu mengajak Wen Nuan ke tempat barble.



saat bermain barble Linlu mengangkat dengan sekuat tenaga barble yang 4 kilo, namun Wen Nuan malah justru tertarik orang yang disebelah Linlu mengangkat barble 20 kilo.

Wen Nuan tersenyum sambil mengambil barble 5 kilo dibelakang Linlu dan memamerkan ke Linlu kalau dia lebih kuat dari Linlu. dan setelah itu Wen Nuan langsung berjalan sambil senyum senyum memabawa barble yang terlihat enteng buat Wen NUan.


seperginya Wen NUan, Linlu membatin:"hanya demi membuatmu tersenyum, kekuatanku tak ada artinya".


Bersambung Episode 24

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 23 PART 2"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel