-->

SINOPSIS Here To Heart Episode 14 PART 2

All Images By : HUnan Tv


Wen NUan kedapur mencari cari bahan dikulkas. WEn NUan bertanya Nan Xian ingin makan apa? Nan Xian menjawab ingin makan salmon asparagus dan steak panggul risotto.

Wen Nuan langsung menengadahkan tangan nya meminta ponsel Nan Xian, Nan Xian bingung untuk apa? Wen NUan menjawab dia tak bisa memasak seperti yang diinginkan Nan Xian jadi dia akan memesankan makanan ke restoran saja. Nan Xian pasrah Wen Nuan bisa masak apa? Wen NUan tersenyum berarti itu terserah dirinya.

Wen Nuan mulai mencari cari bahan dan langsung mengatakan akan memasakkan Nan Xian dengan bahan sayur sayuran. Nan Xian protes memang nya dia kelinci. kalau Nan Xian tak mau Wen Nuan akan mendadarkan telur saja.


"aku mau daging.."keluh Nan Xian

"hei..pasien tidak boleh makan daging karena berlemak"

"tapi pasien ini butuh makanan yang berlemak karena aku butuh nutrisi"

"aku ini asistenmu bukan koki yang kau pesan untuk menghitung kekurangan nutrisimu"keluh Wen Nuan.

Nan Xian langsung melangkah lebih dekat ke Wen NUan:"bukankah kau tadi sudah berjanji akan memenuhi semua permintaanku selama disini"


keduanya saling berdebat dan akhirnya Nan Xian punya solusi lain yaitu Wen Nuan boleh memasak sayur tapi sebagai gantinya Wen Nuan bersihkan saja rumah nya selama sehari. Wen Nuan cemberut mengatai Nan Xian kekanak kanakan. Nan Xian tersenyum karena Wen Nuan sudah janji jadi yang kekanak kanakan Wen NUan. dan akhirnya mau tak mau Wen Nuan menyetujuinya.





WEn Rou mengajak Liu Rui belanja. namun saat WEn Rou memilihkan baju untuk Liu Rui, Liu Rui malah memperhatikan Wen Rou seakan terpesona akan kecantikan Wen Rou.



Wen Rou menunjukkan baju pilihan nya. Liu Rui melihatnya dan tak cocok antara bahan dengan harga seperti itu karena jika dimasukkan kemesin cuci akan terkelupas. Wen Rou tahu itu dan makanya itu Liu Rui harus mencuci nya pakai tangan.

Wen Rou memarahi Liu Rui yang terlihat seperti anak manja jadi jika Liu Rui bekerja di bidang keuangan maka harus bisa mengatur keuangan nya sendiri. dimarahi Liu Rui malah bengong menatap kecantikan Wen Rou saat marahh marah menasihatinya. sampai Wen Rou melambaikan tangan didepan Liu Rui karena Liu Rui melamun. Liu Rui yang baru tersadar langsung menerima baju yang disarankan oleh Wen Rou.


Liu Rui sudah mencoba baju dan dasi atas saran Wen Rou. keduanya kekasir. Liu Rui memberikan kartu nya ke kasir. saat kesulitan memakai dasi Wen Rou membantu Liu Rui memakai nya. disitu Liu Rui sedikit gugup.


kasir memberi tahu kalau Kartu Liu Rui limit. Wen Rou menghela nafas bergumam sendiri kalau dia sepertinya menyesal telah memperkerjakan Liu Rui sebagai asisten nya. Wen Rou menyarankan agar Liu Rui bisa menghemat uang nya. Liu Rui janji mulai bulan depan akan mulai menghemat uang nya. jadi kali ini mau tak mau Wen Rou membayar tagihan baju LIu Rui tapi Liu Rui harus menggantinya bulan depan. Liu Rui janji akan menggantinya setelah gajian nanti.


Nan Xian sedang makan sementara Wen Nuan mempersiapkan obat untuk Nan Xian. Nan Xian terus melirik Wen Nuan.



Flashback

dulu saat Wen NUan sakit Nan Xian terus memaksa Wen Nuan makan. Wen Nuan tak mau makan karena sedang sakit jadi tak begitu punya energi untuk makan.


Nan Xian tetap memaksa Wen Nuan makan karena jika tidak makan maka Nan Xian akan marah. akhirnya Wen Nuan mau makan tapi minta disuapi. Nan Xian dengan gemas menyuapi Wen Nuan.

Flashback end

setelah selesai mengadukkan obat Wen Nuan pamit pulang dan menyuruh Nan Xian istirahat lebih awal. Nan Xian langsung terbatuk batuk sembari meletakkan mangkuknya. dengan cemberut Nan Xian protes kalau Wen Nuan tak memiliki belas kasihan terhadap pasien.


Nan Xian mengeluh kalau habis ini harus cuci piring lalu bersih bersih, dengan memikirkan nya saja sudah lelah. akhirnya Wen Nuan duduk kembali dan janji akan cuci piring. belum sampai disitu Nan Xian juga merengek kalau rumah nya berantakan sampai frustasi melihatnya.

Wen Nuan melihat kesekililing lalu bilang kalau rumah Nan Xian rapi mana yang berantakan? Nan Xian beralasan kalau memang rapi tapi banyak debunya dan debu kan tak baik bagi kesehatan. akhirnya Wen Nuan bersedia akan membersihkan rumah Nan Xian.


lalu Wen NUan perlahan menuju ke dekat kura kura, Nan Xian langsung berteriak menghentikan nya. sampai Wen Nuan kaget. Nan Xian tersenyum nyengir lalu menunjukkan vacum cleaner nya disebelah sana.


"mau disini atau tidak..kenapa kau harus berteriak"protes Wen Nuan terkaget.

"Ohh...iya..bisakah kau bersihkan juga kamarku"pinta Nan Xian

"kamarmu???? bagaimana jika ada barang wanita lain?"balas Wen Nuan ragu

"baiklah jika kau tidak mau aku tidak akan memaksa, tapi aku benar benar sakit dan tidak merasa baik"balas Nan Xian memelas. akhirnya lagi lagi WEn Nuan menyetujui membersihkan kamar Nan Xian. Nan Xian hanya tersenyum melihat WenNuan yang pergi mengambil vacum cleaner.



WEn Nuan mulai masuk kekamar Nan Xian. terlihat kamar bersih dan rapi, hanya tergantung barang barang milik Nan Xian. Wen NUan tersenyum membatin:"tak ada barang barang wanita, sepertinya aku berfikir berlebihan". Wen Nuan mulai membersihkan lantai lalu mengelap meja dekat ranjang.
disitu Wen Nuan menemukan kotak kecil.



Flashback

dulu sehari setelah putus Wen Nuan memberikan kotak yang berisikan barang barang pemberian Nan Xian dulu.


Flashback End

Wen Nuan membuka kotak itu dan ternyata masih tersimpan rapi barang barang kenangan nya bersama Nan Xian dulu. foto foto Wen Nuan dan Nan Xian. Wen Nuan tak bisa membendung air matanya lagi.


sudah malam Wen Nuan juga sudah selesai membersihkan rumah Nan Xian. lalu Wen Nuan hendak pamit tapi Nan Xian malah tertidur dikursi. dengan hati hati Wen Nuan bertanya apakah CEO Zhan tidur?

dengan cepat Nan Xian menoleh karena memang sebenarnya dia tak tidur. Nan Xian bertanya apakah Wen Nuan sudah membersihkan barang wanita lain dengan baik?

"kamarnya sangat berantakan sampai aku tak bisa membersihkan barang barang pria itu, aku sudah masak dan bersih bersih, jadi aku harus pulang sekarag"ucap Wen Nuan.



Nan Xian dengan tegas akan mengantarkan Wen Nuan. Wen Nuan menolak karena Nan Xian pasien jadi harus istirahat lagipula dia bisa pulang sendiri. Nan Xian berdiri mengatakan sudah sembuh. WEn Nuan tetap menolak dengan tegas dan serius dia bisa pulang sendiri lalu berbalik. Nan Xian langsung memegang lengan Wen NUan dengan berkata:"apa kau akan mengatakan 'tidak' pada pasien?"

"baiklah kalau begitu"balas Wen NUan tak bisa menolak Nan Xian.



Wen Nuan masuk ke mobil Nan Xian. sebelum berangkat Nan Xian mendekat ke kursi WEn Nuan membuat Wen Nuan gugup tapi ternyata nan Xian hanya memasangkan sabuk pengaman pada WenNUan.



dan disaat itu pula Yi Xin melihat nya dari belakang dengan sedih dan hancur karena terlihat Nan Xian sedang mencium Wen Nuan.



Didepan rumah Wen Nuan terlihat Linlu sedang mondar mandir didepan pagar. Linlu ragu dan takut untuk memencet bel, hingga akhirnya terdengar ada suara mobil, begitu melihat sepertinya mobil Nan Xian,Linlu langsung bersembunyi.


mobil Nan Xian sudah sampai dan Nan Xian langsung terbatuk batuk. Wen Nuan khawatir karena flu Nan Xian belum sembuh tapi barusan kena angin lagi, Wen Nuan menyuruh Nan Xian segera pulang dan istirahat lebih awal.


Nan Xian menatap WenNUan serius lalu mengenggam tangan Wen Nuan. Wen Nuan gugup. Nan Xian memuji kalau hari ini Wen Nuan sudah bekerja keras.



"jika kau mau berterimakasih maka pulanglah dan minum obat lalu segera tidur dan besok kembali bekerja dengan sehat karena semua karyawan Qianyu sedang menunggumu"ucap Wen Nuan yang perlahan melepaskan tangan nya. Nan Xian tersenyum.

"baiklah aku akan mendengarkanmu.. asistenku Wen Nuan"balas Nan Xian.

keduanya tersenyum lalu saling mengucapkan selamat malam.



setelah Nan Xian kembali pulang Wen Nuan hendak membuka pagar dan Linlu baru keluar menyapa Wen Nuan. Wen Nuan kaget protes kenapa Linlu menakutinya? dengan melas dan sedih Linlu mengaku dia sudah disana sejak lama menunggu Wen Nuan. Linlu juga bertanya apakah Wen Nuan seharian bersama Zhan Nan Xian?


tak menjawab Wen NUan mengalihkan topik dengan bertanya apakah Linlu mencarinya? Linlu mengangguk karena ada hal yang ingin dibicarakan dengan Wen Nuan tapi sekarang sudah larut jadi besok saja akan menemui Wen Nuan lagi. Wen Nuan mengiyakan. lalu Wen Nuan pamit masuk dulu. tapi sebelum masuk Wen Nuan teringat sesuatu yaitu dia menceritakan kalau namanya di perusahaan sudah bersih jadi sekarang Linlu tak perlu lagi menyelidiki kasus itu. dan Wen Nuan meminta maaf sudah menyulitkan Linlu. Linlu mengangguk.


ketika Wen Nuan masuk, Linlu tak bisa menyembunyikan kesedihan nya.


disebuah bar yang tertutup Yi Xin minum minum sendirian dengan sedih. sesaat kemudian Pan Weining datang. Weining bingung kenapa Yi Xin minum terlalu banyak. YI Xin malah tersenyum berpura pura menyembunyikan kesedihan nya.


Yi Xin menuangkan bir kegelas Weining lalu mengajak Weining bersulang. Weining setuju meminumnya tapi Yi Xin harus berhenti minum. Yi Xin menolak dan terus minum. Weining bertanya ada apa dengan Yi Xin?

Yi Xin menjawab tak ada apa apa karena dia sangat senang dan bahagia karena semua orang menganggap nya dewi dihati mereka dan bahkan semua orang memujanya. lalu Yi Xin mengajak Weining bersulang lagi.


Weining menolak dan akan mengantar Yi Xin pulang. Yi Xin tetap tak mau dan akan minum sendiri kalau Weining tak mau minum. Yi Xin berusaha mengambil gelas tapi dengan cepat Weining menahan gelasnya karena Yi Xin sudah mabuk. karena meminta gelas tak diberikan akhirnya Yi Xin hendak meminum langsung dari botolnya, dan dengan cepat Weining menahan nya.



"apa yang kau mau sebenarnya?"bentak Yi Xin.

"kau mengundangku kemari bukan untuk melihatmu marah marah kan?"balas Weining.


Bersambung Episode 15

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SINOPSIS Here To Heart Episode 14 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel