-->

SINOPSIS Here To Heart Episode 15 PART 2

SINOPSIS Sebelumnya Here To Heart Episode 15 PART 1
All Images By : HUnan Tv


Guan Ti turun dari ruangan CEO. GUan Ti berfikir fikir tentang nan Xian lalu menghampiri Wen Nuan kemejanya. Guan Ti bertanya pada Wen Nuan tentang ada apa dengan Bos hari ini? karena mudah sekali marah. Xiao Dai juga menyahut membenarkan ucapan Guan Ti.


Wen Nuan dengan tak enak menjawab kalau mungkin saja Bos marah marah karena kalian makan disaat bekerja. Guan Ti merasa aneh karena sebelumnya Bos tak mempermasalhkan ini. lalu Guan Ti mewanti wanti Xiao dai untuk tak makan terus karena biasanya Xiao Dai suka makan. WeN Nuan hanya tersenyum sedari tadi.


dirumah nya Ru Qian sedang sibuk menyiapkan banyak makanan untuk Xin Tong. Xin Tong dengan sedih berkata kalau Ru Qian tak seharusnya menyiapkan banyak makanan seperti ini karena makan 2 jenis saja sudah cukup. Ru Qian hanya ingin mempersiapkan makanan yang ingin Xin Tong makan, dan dia juga meminta maaf saat Xin Tong keguguran dia tak ada disamping Xin Tong karena sedang diluar kota. Ru Qian menyadari walaupun pekerjaan sangat penting tapi Xin Tong lah yang terpenting baginya.

Xin Tong menunduk sedih lalu meminta maaf sudah menyeret Ru Qian hingga akhirnya dipecat bersamanya. Ru Qian mengaku awalnya saat tahu kebenarannya memang kecewa tapi ketika dia melihat Xin Tong seperti ini dia lebih kasihan terhadap Xin Tong. sekarang dia bahkan meminta maaf tak bisa memenuhi kebutuhan Xin Tong.


dengan menangis Xin Tong mengaku kalau dia tak apa apa hidup dengan gaya apapun karena dia tidak materialistis. dan Xin Tong meminta maaf dan menyesal karena Ru Qian harus kehilangan pekerjaan diperusahaan besar dan sekarang Ru Qian malah harus mendaftar lagi diperusahaan kecil.

Ru Qian menenangkan Xin Tong karena dia yakin pasti akan segera mendapatkan pekerjaan lagi. Xin Tong bertanya bagaimana kalau tidak bisa mendapatkan pekerjaan? Ru Qian akan mengganti bidang pekerjaan nya, dan asal untuk Xin Tong dia akan rela belajar apapun.




Xin Tong malah menangis keras meminta maaf ini semua salahnya kalau saja dia tak menuruti egonya yang cemburu dengan keberhasilan Wen Nuan maka dia tak akan menjadi seperti ini menyebabkan Ru Qian jadi terseret seperti ini. Ru Qian memeluk menenangkan Xin Tong.


saat istirahat kantor Wen Nuan kerestoran menemui Linlu yang sudah menunggunya. dengan tak berani menatap Wen Nuan LInlu mengira Wen NUan tak akan datang.

"maaf"ucap Wen Nuan.

Linlu melarang Wen Nuan meminta maaf karena ini semua kesalahan nya. Wen NUan balik melarang Linlu menyalahkan diri sendiri karena seharusnya sudah sejak dulu mereka melakukan ini untuk menyelesaikan masalah. Wen Nuan mengaku saat itu sangat marah sekali sampai tak mendengar apapun yang Linlu katakan.


"tidak..aku yang seharusnya minta maaf karena sejak aku mencuri rencana Qianyu kau harus bekerja keras membersihkan semuanya aku minta maaf"balas Linlu

"aku benar benar marah padamu tapi apa kau pikir aku marah karena hal itu? kau menerima email dari ku seharusnya kau mencariku dan bertanya dulu padakku,apa kau pikir aku orang semacam itu, lalu perusahaan menemukan email nya tak bernama, ini membuatku semakin marah,aku marah karena terjadi kesalah pahaman ini, dan kenapa kau tidak datang menemuiku lalu membereskan masalah ini? hanya ada satu alasan yaitu dendam, kau dendam padaku atau Zhan Nan Xian? atau kau memang tidak dewasa"tegas Wen Nuan


"jadi kau tahu emailnya tidak bernama?"tanya Linlu

"iya..awalnya aku tidak tahu tapi perusahaan terus menyelidiki akhirnya menemukan emailnya tak bernama"

"jadi kau mengatakan itu karena ini? itulah mengapa kau marah?"tanya Linlu

"tentu saja"jawab Wen NUan.

Linlu merasa lega dan menjelaskan kalau waktu itu saat menjemput Wen NUan dia ingin menjelaskan ini tapi Wen Nuan sama sekali tak mau mendengarnya. Wen Nuan mengaku saat itu sedang ada masalah dengan Du Xin Tong jadi pikiran nya kemana mana jadi tak ada mood membicarakan ini dengan Linlu.

Linlu tersenyum merasa lega lalu bertanya apakah dengan ini berarti mereka sudah berbaikan?


"menurutmu?"balas Wen Nuan tersenyum. Linlu tersenyum lebar menyuruh Wen Nuan meminum minuman nya.

sambil minum Wen Nuan memperingatkan Linlu dimasa depan jangan seperti ini lagi karena Linlu adalah orang yang terpenting dihatinya, Linlu adalah teman baiknya, dan jangan sampai menyimpan dendam padanya.

Linlu menatap serius Wen Nuan karena selamanya Wen Nuan hanya akan menganggapnya sebagai teman baik. lalu Linlu menyuruh Wen Nuan makan.



hingga malam hari Xiao Dai masih bekerja. GUan Ti kelantai 66 terkejut melihat Xiao Dai masih bekerja karena biasanya Wen Nuan yang lembur. Xiao Dai tak tahu kenapa CEO Zhan menyuruhnya menyelesaikan banyak dokumen tua ini. Guan Ti juga merasa aneh karana akhir akhir ini Bos sering marah marah. Guan Ti mengaku juga sedang mengerjakan proposal atas perinta bos. dan itu berarti sama dengan Xiao Dai. karena Guan Ti merasa banyak kesamaan dengan Xiao Dai kemudian dia mengajak Xiao Dai untuk nonton bersama.


Xiao Dai langsung tersipu tapi Xiao Dai takut dimarahi CEO Zhan jika tak segera menyelesaikan tugasnya. akhirnya Guan Ti dengan senang hati membantu Xiao dai. dan karena posisi mereka jadi berdekatan itu sukses membuat Xiao Dai dag dig dug dan senyum senyum sendiri.


Keesokan nya Yi Xin sedang dirumah. bel rumah nya berbunyi dia segera membukakan pintu dan ternyata Pan Weining. Yi Xin langsung berusaha menutup lagi pintu nya namun dihadang Weining. Weining bertanya apakah Yi Xin baik baik saja? karena hari ini dia datang kelokasi syuting tapi Yi Xin tak hadir, Weining sangat khawatir.



Yi Xin hanya diam. Weining tahu Yi Xin marah padanya karena itu dia dengan tulus meminta maaf atas kejadian semalam. dengan dingin Yi Xin mengaku kalau dia mabuk berat jadi tak ingat apapun. Weining tak masalah jika Yi Xin ingin melupakan semuanya tapi Weining memohon untuk menjadi teman seperti sebelumnya.

"Manager Pan..perlu kau tahu didalam hatiku aku hanya punya Zhan Nan Xian"tegas Yi Xin.

walaupun pedih mendengar itu akhirnya Pan Weining mengangguk mengerti dan bersedia jika harus menjadi teman baik Yi Xin selamanya asal terus bisa bersama Yi Xin. Yi Xin pun tersenyum lalu mempersilahkan Weining masuk.


Weining perlahan masuk lalu bertanya kalau dia mendengar dari Lele(manager Yi Xin) katanya Yi Xin sering mendapat hadiah aneh dan kata kata kasar? Yi Xin mengangguk tapi mengaku sudah terbiasa dengan itu, dan Yi Xin menganggap itu karena penggemar terlalu mencintainya jadi sampai berbuat gila. Weining mengangguk tersenyum berat.

karena akhir akhir ini suasana hati Yi Xin kurang baik maka Weining mempunyai ide untuk mengajak Yi Xin jalan jalan. Yi Xin sebenarnya malas tapi Weining memaksa karena jika Yi Xin menolak itu artinya Yi Xin belum menganggapnya teman. akhirnya mau tak mau Yi Xin ikut Weining. dan keduanya sepakat untuk karaoke.


disebuah karaoke Weining memaksa Yi Xin menyanyi.Yi Xin menolak karena tak bisa bernyanyi. Weining tak percaya karena Yi Xin aktris yang hebat mana mungkin tak bisa menyanyi, lalu Weining memaksa Yi Xin dengan memilihkan lagu yang cocok untuk Yi Xin.


akhirnya Yi Xin bernyanyi dengan perasaan sedih dan berderai air mata. Yi Xin teringat dulu saat dikampus Nan Xian selalu menyanyikan untuk Wen Nuan dengan gembira.



setelah selesai menyanyi Weining memberi tepuk tangan ke Yi Xin. Yi Xin bertanya apakah fals? Weining menggeleng bahkan memuji nyanyian Yi Xin bagus dan meminta Yi Xin menyanyi lagi lagu lain.


Yi Xin tak mau dan tak ingin nyanyi lagi. melihat kesedihan Yi Xin Weining bertanya kenapa? Yi Xin menjawab hanya kepikiran hal sedih saja. Weiining iba melihat Yi Xin karena ini sudah beberapa hari kenapa Yi Xin tak mengungkapkan nya saja jangan memendam sendiri karena sebenarnya dalam situasi sekarang jika Yi Xin memulai serangan pasti masih ada harapan.

"memulai serangan?"tanya Yi Xin yang kemudian memikirkan baik baik kata Weining.


Di Daizhong Wen Rou keruangan Linlu untuk melaporkan masalah keuangan. Linlu memuji arus keuangan Daizhong semakin membaik itu pasti berkat Direktur Keuangan yang dibayarnya tinggi. Linlu benar benar tak menyangka kalau dirinya tahu pandangan kedepan yang baik itu seperti apa.

"aku benar benar mengagumi diriku sendiri"puji Linlu sendiri.


WEn Rou bergidik karena Linlu sangat narsis, lalu Wen Rou bertanya apakah Linlu sudah menyelesaikan masalah dengan Wen Nuan? Linlu mengangguk. Wen Rou terkejut dan tak menyangka akhirnya berbaikan juga. lalu Wen Rou menyuruh Linlu untuk berterimakasih padanya karena ini berkat dia yang terus memotivasi Linlu berbaikan dengan Wen Nuan.

sekarang gantian Linlu yang bergidik mendengar kenarsisan Wen Rou. sesaat salah satu karyawan masuk melaporkan kalau Direktur Zhu dari pusat penelitian dan pengembangan sedang membuat gaduh di departemen keuangan. Wen Rou langsung bergegas mengikuti karyawan itu.


namun sebelum keluar Wen Rou melirik Linlu yang anteng meneruskan pekerjaan nya. Wen Rou bertanya apakah Linlu tak ikut kan yang membuat rusuh sepupu Linlu? Linlu dengan santai mempercayakan ke Wen Rou karena masalah sekecil ini dia yakin Wen Rou bisa mengatasinya. Wen Rou bergidik mengatai Linlu sungguh pemimpin yang hebat.


Dibagian keuangan Linhong sedang marah marah karena bagian keuangan keliru dalam memasukkan angka padahal hanya antara angka 0 sampai 9 saja tapi masih keliru.

Liu Rui terlihat kesal lalu dengan berani dia membalas omelan Linhong yang jika mudah hanya asal memasukkan angka saja kenapa harus ada yang bekerja di bagian keuangan.



Linhong tak percaya ada yang berani membantah nya. lalu Ling Hong bertanya:"kau baru? siapa namamu?"
dengan berani dan tegas Liu Rui berdiri lalu menjawab Liu Rui.


LinHong tersenyum licik lalu memerintahkan Liu Rui membuat laporan keuangan bagian penelitian dan pengembangan 6 bulan terakhir. dengan tegas Liu Rui menolak karena semua karyawan dibagian keuangan hanya akan patuh pada perintah Direktur Wen. dan disaat itu Wen Rou sejak tadi menyaksikan nya dari jauh.


"jika hari ini aku memerintahmu bagaimana? apa yang bisa kau lakukan? biar kuberitahu kau,jika aku tidak menerima apa yang aku inginkan sekarang maka kau harus pergi, aku ingin lihat siapa yang bisa membantumu"tantang LinHong

Liu Rui cuek bahkan tak mau memandang Linhong. Linghong kesal bahkan mengancam Liu Rui yang tak tahu siapa dia sebenarnya. keduanya sudah saling kesal dan hendak beradu pukul namun beruntung Wen Rou menghentikan nya.


Wen Rou mengatakan kalau Liu Rui adalah bawahan nya jadi yang punya hak memerintah hanya dirinya. lalu Wen Rou bertanya kalau kedatangan Linhong untuk laporan pengeluaran pusat Litbang kan? Linhong mengangguk dan bertanya memangnya apa susahnya?

"boleh boleh saja tapi Liu Rui sedang mengerjakan laporan anggaran perusahaan dan dia perlu waktu sampai tengah malam jika kau mau menemaninya sampai tengah malam tentu itu hal yang bagus untuk Liu Rui"tegas Wen Rou.


"direktur Wen..jika dia memerlukan banyak waktu untuk membuat laporan itu berarti kamampuan nya sangat diragukan, tidakkah seharusnya kau meninjau ulang tentang kemampuan nya?"ejek Linghong

"kau tepat sekali..ini membuatku penasaran untuk meninjau permasalahan kita, mari kita lakukan ini, setelah catatan pengeluaran mu selesai, aku akan buat salinan untuk manager umum Zhu LInlu juga,aku juga akan melampirkan analisis secara terperinci juga"tegas Wen Rou yang sukses membuat Linghong sedikit ketakutan.



Bersambung Episode 16

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SINOPSIS Here To Heart Episode 15 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel