SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 27 PART 1

Sinopsis sebelumnya Here To Heart Episode 26 PART 1
Sinopsis sebelumnya Here To Heart Episode 26 PART 2

All Images By : Hunan Tv
Sinopsis Here To Heart Episode 27 PART 1


Wen Nuan masih enggan turun mobil, tapi karena perutnya semakin terasa sakit akhirnya mau tak mau turun juga.

Di Hongkong.


disebuah kamar hotel yang ada Liu Rui juga Wen Rou marah marah memarahi receptionist yang tiba tiba mengganti kamar nya menjadi suite, karena sebelumnya dia memesan kamar yang standart. Receptionist memberi tahu kalau itu layanan VIP. Wen Rou tak terima karena walaupun dikamar ini terdapat 2 tempat tidur tapi apakah bisa wanita lajang dan pria lajang tidur satu kamar? pokoknya Wen Rou meminta 2 kamar.

tapi sayang sekali kamarnya sudah habis. Wen Rou kesal sekali. lalu setelah menutup telepon nya Wen Rou berkata ke Liu Rui untuk mencari hotel yang lain saja. Liu Rui memberi pengertian ke Direktur Wen kalau hari ini musim sibuk pasti dihotel manapun juga sama, lagian dia bisa tidur di sofa dan walaupun dia menyukai Wen Rou dia memiliki integritas yang tinggi, dia janji tak akan mengganggu Wen Rou dan akan menghormati Wen Rou.


kalau memang begitu Wen Rou setuju saja dan dia bergegas kekamarnya. Liu Rui menghadang nya, dia mengajak Direktur Wen untuk jalan jalan nanti malam karena dia tau banyak tentang hongkong. Wen Rou cuek menjawab kalau dia besok harus bertemu klien jadi harus istirahat lebih awal.


Liu Rui mencoba memaksa Wen Rou lagi tapi Wen Rou tak bisa dan jika Liu Rui tetap memaksanya seperti ini lebih baik Liu Rui keluar saja dari kamarnya. akhirnya Liu Rui mengerti dan perlahan minggir mempersilahkan Direktur Wen untuk masuk kekamar nya.




setelah minum obat dan perutnya sedikit membaik Wen Nuan memutuskan untuk pergi dari villa itu. perlahan Wen Nuan mengendap endap agar tak ketahuan Nan Xian, namun begitu sampai didepan tangga Nan Xian sudah mencegatnya lebih dulu.



"kau terlihat lebih baik..tapi kau benar benar tak berubah sama sekali dalam 7 tahun terakhir, kau masih diam diam mau pergi lagi,bahkan tanpa mengatakan selamat tinggal? apa Luoyang Road berbeda dengan apa yang kau bayangkan?"tanya Nan Xian.

(Luoyang Road atau villa ini yang ternyata Wen Nuan sudah menyadari kalau ini rumah impian yang dijanjikan Nan Xian)

"ini sama persis..jadi kau membangun tempat ini sama persis dengan gambar yang kubuat? kenapa kau harus sekejam ini? apa tujuan mu mengajak ku melihat semua ini?"balas Wen Nuan sinis tapi berkaca kaca karena merasa dipermainkan yang katanya mau menikah dengan Yi Xin tapi malah membuat rumah ini dan hendak menempatinya dengan Yi Xin. Wen NUan tak tahan hendak pergi tapi Nan Xian menghentikan langkahnya.




"kau percaya dengan perkataan semua orang, tapi apa kau pernah pada perkataan ku? sekarang aku mengabulkan keinginan yang kau buat 7 tahun lalu, apa kau anggap kata kata ku 7 tahun lalu itu sebuah lelucon? sehingga kau tidak peduli sama sekali, kau tidak pernah peduli dengan apa yang ku katakan, 7 tahun lalu hanya karena Wen Rou mengakui perasaan nya padaku, kau tetap diam..kau bahkan tak bertanya padaku kenapa? kau sendiri secara kasar memutuskanku"kata Nan Xian masih berkaca kaca.

"waktu itu aku pikir dengan melakukan itu agar semua tak menderita..aku tidak pernah berfikir bahwa.."ucap Wen Nuan terhenti karena tak tega melihat air mata Nan Xian.

"kau pikir? apa kau tahu bagaimana aku bertahan selama 7 tahun terakhir ini? aku selalu bertanya pada diriku sendiri apa alasan mu memutuskan ku? apa hubungan kita selemah itu? aku benar benar tak bisa mengerti Wen Nuan? apa aku benar benar tak berarti dihatimu?"bentak Nan Xian.


dengan menangis Wen Nuan menjawab kalau dia tahu Nan Xian menderita tapi Wen Nuan mohon Nan Xian juga mempercayai nya kalau beberapa tahun terakhir ini dia juga menderita seperti Nan Xian. Nan Xian menggelengkan kepalanya tak percaya, dia mengatai Wen Nuan begitu egois dan mempercayai kalau Wen Nuan meninggalkan nya karena Wen Nuan sudah tak menginginkan nya lagi,dan Wen Nuan tak pernah mempertimbangkan perasaan nya, memangnya kapan Wen NUan pernah memikirkan nya sebentar saja?



Wen Nuan tersedu sedu tak tega melihat air mata Nan Xian menetes, dia meminta maaf bahkan Wen Nuan hendak menyeka air mata Nan Xian tapi Nan Xian segera menghindar. Nan Xian terdiam menghela nafas dalam dalam. begitu sudah tenang Nan Xian mengatai Wen Nuan:"kau tak berhak menangis..aku tidak akan memaafkanmu, malam ini jadilah anak baik dan tinggalah disini, jangan pernah berfikir untuk pergi kemana mana"tegas Nan Xian lalu pergi meninggalkan Wen Nuan yang menangis sendiri.



akhirnya Wen Nuan kembali kekamarnya dan berbaring dalam kesedihan memikirkan semua yang terjadi padanya. lalu perlahan dia kebalkon menghirup udara malam untuk menenangkan pikiran nya, sama seperti Nan Xian yang dikamar sebelah nya juga sedang menghirup udara malam.namun keduanya sama sama tak menyadarinya karena terhalang dinding.



Paginya Yi Xin terbangun diranjang nya. dia menghela nafas panjang dalam kesedihan dia menyadari semalam sudah melakukan nya dengan Pan Weining. sesaat ponselnya bergetar dari Pan Weining:'Yi Xin aku akan memenangkan dunia untukmu, karena kau ratu dihatiku'.

Yi Xin kesal langsung membanting hapenya. Yi Xin kesal bersumpah tak ingin melihat Pan Weining lagi.


Wen NUan juga sudah bangun, kini dia sudah berganti baju. saat turun Bibi Huan menyapa nya selamat pagi apakah tidur Nona Wen semalam nyenyak? Wen Nuan mengangguk tersenyum.

Bibi Huan memuji pakaian yang dipakai Nona Wen sangat pas dan cocok. Wen Nuan tertarik untuk bertanya kenapa dilemari banyak sekali baju yang pas untuk ukuran nya?

"semua ini disiapkan oleh CEO Zhan untukmu"jawab Bibi Huan tersenyum. Wen Nuan terdiam lalu celingukan bertanya dimana Nan Xian? Bibi Huan menjawab kalau CEO Zhan pergi pagi pagi sekali dan CEO Zhan sebelum pergi juga berpesan untuk membuatkan bubur untuk Nona Wen karena perut Nona Wen sakit. Wen NUan tersenyum kecil mendengar perhatian Nan Xian.


lalu Bibi HUan bertanya Nona Wen mau makan diruang makan atau dimana? Wen Nuan mengajak keruang tengah saja. sambil berjalan Bibi Huan bercerita:"ini pertama kalinya CEO Zhan membawa pulang orang lain,aku akhirnya bisa melihatnya, ini sangat berat"

"pertama kali? kalau begitu kapan tempat ini dibangun?"tanya Wen Nuan terkejut

"sekitar 4 tahun yang lalu, CEO Zhan bilang tempat ini adalah janjinya pada seorang gadis,selama bertahun tahun CEO Zhan mencurahkan darah dan keringatnya untuk tempat ini,dia sangat terlibat dalam pembuatan detail rumah ini dan memilih sendiri setiap tampilan..Nona Wen..makanlah dulu sarapan mu setelah itu aku akan membawamu berkeliling, nanti kau akan tahu apa yang ku maksud"jelas Bibi Huan.


Wen Nuan mengangguk terima kasih. sejenak Wen Nuan memikirkan sesuatu.

Di Qianyu Nan Xian sedang bekerja diruangan nya. namun Nan Xian terlihat lesu bahkan terus memejamkan matanya. sesaat Gao Fang masuk. melihat raut wajah Nan Xian, gao Fang menebak pasti semalam Nan Xian tak tidur nyenyak?



"aku pergi keLuoyang Road kemarin"ucap Nan Xian

"bersama Wen Nuan"balas Gao Fang terkejut.

"aku menunggu hari ini selama 7 tahun"

"karena ini vilamu pasti dia sudah melihat semua hal yang kau persiapkan untuknya selama ini, itu hal yang bagus tapi kenapa kau tak terlihat senang?"tanya Gao Fang

"biar kuberitahu kau, aku benar benar tidak tahu apa yang dia pikirkan? aku membawanya ke vila tapi dia bahkan tak mau melihat lihat vila itu,kau tahu..selama 7 tahun ini aku persiapkan secara detail vila itu, dia tidak peduli sama sekali"ucap Nan Xian pelan tak bersemangat.


"aku sangat memahamimu tapi jangan menyalahkan nya,lagipula memang ada jarak yang memisahkan kalian selama 7 tahun, kau perlu memberinya waktu"

"aku sudah memberinya cukup waktu..apa waktu 7 tahun itu kurang? sejak kita mulai berpacaran selalu aku yang memanjakan nya,dia tak pernah melihat inisiatif melihat kebelakang sekalipun, itu mungkin karena aku selalu memanjakan nya, itulah sebabnya dia menganggap hubungan ini seperti tidak penting"

Gao Fang menenagkan Nan Xian untuk jangan terlalu khawatir, karena kalau tidak karena cinta dimasa lalu yang begitu kuat mana ada dendam yang begitu kuat sekarang. lalu Gao Fang meminta Nan Xian mendengarkan nasihat nya kali ini, yaitu hari ini kan Wen Nuan masih divila jadi gunakan waktu sebaik baiknya untuk mengucapkan kata kata yang belum terucapkan, karena memegang nya erat sekarang lebih penting dari apapun.



Diluoyang Road Bibi Huan mengajak Wen Nuan melihat lihat isi di vila itu. sambil berkeliling Bibi Huan menceritakan selama ini selain sibuk bekerja CEO Zhan sangat mencurahkan sekali energinya untuk tempat ini.


perlahan Wen Nuan membuka jendela dan teringat sesuatu. lalu Wen Nuan bertanya ke Bibi Huan apakah disini juga ada ruang studio? Bibi Huan mengangguk yaitu disebelah kamar ini, lalu Bibi Huan menunjukkan ke Wen Nuan.


Disebuah ruang yang disebut studio lukis. Bibi Huan menunjukkan ke Wen Nuan, disana juga terdapat album album musik. Bibi Huan juga menceritakan kalau CEO Zhan pernah bilang jika seseorang lelah melukis maka bisa mendengarkan musik, tapi CEO Zhan tak pernah memainkan nya sekalipun, mungkin itu karena dipersiapkan untuk seseorang yang dicintai, CEO Zhan juga pernah bilang kalau suatu saat akan membawa gadis itu kesini lalu menikah dan membesarkan anak anak mereka disini dan orang yang dibicarakan sepertinya adalah Nona Wen.


Wen Nuan berkaca kaca sambil meraba alat alat lukis yang dipersiapkan oleh Nan Xian, lalu WEnNuan membatin:"rumah yang kami impikan,dia benar benar mewujudkan nya"

Bibi Huan ingin menunjukkan lagi ke Wen Nuan tapi Wen Nuan malah pamit mau pergi sebentar nanti akan kembali lagi.


Dilantai 66 Guan Ti mengendap endap ingin menemui Xiao Dai. Xiao Dai bertanya dengan santai apakah Manager Guan butuh sesuatu? Guan Ti ingin Xiao Dai mencarikan dokumen untuknya. Xiao Dai langsung mencarikan nya dan setelah ketemu dia langsung memberikan nya ke Guan Ti tanpa melihat Guan Ti. Guan Ti terimakasih lalu dengan hati hati dia bertanya apakah yang dikatakan Xiao dai semalam benar? apa maksud Xiao Dai impas?


dengan santai juga Xiao Dai menjawab:"sama seperti kali ini, jika kau membutuhkan aku carilah aku, maka aku akan membantumu dan setelah itu tak ada apa apa"



Xiao Dai tersenyum lalu nanti malam ingin mentraktir makan Xiao Dai karena ada restoran enak. dengan cepat Xiao Dai menjawab tidak bisa karena ada kencan. Guan Ti terdiam lalu bertanya lagi bagaimana kalau besok. Xiao dai menjawab besok juga tak bisa karena ada janji. akhirnya Guan Ti perlahan mundur dan akan datang lagi besok. sekilas pun Xiao Dai tak menatap Guan Ti dan hanya sibuk mengetik.


Lanjut Episode 27 PART 1

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 27 PART 1"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...